Rekomendasi Saham CPIN dan WINS oleh Phillip Capital Sekuritas | 19 Oktober 2023
Rekomendasi Saham WINS, ADMR dan MEDC oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia | 16 Oktober 2023
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Rekomendasi Saham HRUM, WINS dan DOID oleh Mirae Asset Sekuritas Indonesia | 10 Oktober 2023
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Rekomendasi Saham ADMR, TOWR dan WINS oleh Indo Premier Sekuritas | 31 Agustus 2023
Indo Premier Sekuritas
Saham ADMR (Buy)
Saham TOWR (Buy)
Saham WINS (Buy-swing)
Tambah Kepemilikan, Dirut WINS Koleksi Saham Di Harga Rp310-320 Per Saham
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menyampaikan bahwa ada perubahan sekitar 0.036% porsi kepemilikan saham Direktur Utama yakni Sugiman Layanto. Hal itu setelah Sugiman Layanto melakukan pembelian saham WINS pada tanggal 3 Mei 2023.
Rekomendasi Saham UNVR, KLBF, WIIM dan WINS oleh RHB Sekuritas Indonesia | 7 Maret 2023
RHB Sekuritas Indonesia
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)
Rekomendasi Saham ELSA, AKRA, WINS dan LSIP oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 24 Februari 2023
NH Korindo Sekuritas Indonesia
IHSG
ELSA
AKRA
WINS
LSIP
Wintermar (WINS) Beri Jaminan Atas Pinjaman Anak Usaha Usd6,5 Juta
Manajemen PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menyampaikan bahwa perseroan memberikan jaminan atas pinjaman anak usaha. Demikian disampaikan Corporate Secretary WINS, Nely Layanto, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/12).
Rekomendasi Saham ENRG, WINS dan PNBN oleh Mirae Asset Sekuritas | 24 November 2022
Mirae Asset Sekuritas
Rekomendasi Saham PNLF, CTRA, ANTM dan WINS oleh Jasa Utama Capital Sekuritas | 24 November 2022
Jasa Utama Capital Sekuritas
PT Panin Financial Tbk (PNLF)
PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)
Sugiman Layanto Tambah Kepemilikan Saham WINS
Sugiman Layanto selaku Direktur Utama dan pengendali PT. Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 7 November 2022.
Janto Lili Beli 1,8 Juta Saham WINS
Janto Lili selaku Direktur PT. Wintermar Offshore Marine Tbk. (WINS) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 8 November 2022.
Rekomendasi Saham SMGR, WINS dan INDY oleh Mirae Asset Sekuritas | 27 Oktober 2022
Mirae Asset Sekuritas
WINTERMAR OFFSHORE RAIH PENDAPATAN USD42,25 JUTA HINGGA DESEMBER 2021.
[Saham WINS] PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) meraih pendapatan USD42,25 juta hingga periode 31 Desember 2021 turun dari pendapatan USD43,37 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba kotor diraih sebesar USD5,99 juta naik tajam dari laba kotor USD1,13 juta.
Laba usaha diraih sebesar USD2,37 juta usai mencatat rugi usaha USD9,69 juta tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak penghasilan tercatat USD807,00 ribu usai mencatat rugi sebelum pajak USD14,79 juta tahun sebelumnya.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat USD182,02 ribu dari rugi USD12,35 juta tahun sebelumnya.
Total liabilitas turun menjadi USD42,12 juta hingga periode 31 Desember 2021 dari total liabilitas USD79,89 juta hingga periode 31 Desember 2020.
Total aset perseroan mencapai USD196,08 juta hingga periode 31 Desember 2021 turun dari total aset USD220,31 juta hingga periode 31 Desember 2020. (end)
sumber : IQPLUS
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Wintermar (WINS) rencanakan ekspansi di tahun depan, berikut rencananya
PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menilai dampak penyebaran varian omicron belum terlalu besar terhadap bisnisnya.
"Sementara masih belum ada dampak besar. kalau ada border closure mungkin bisa ganggu crew change," ujar Investor Relation WINS, Pek Swan Layanto kepada Kontan.co.id, Selasa (7/12).
Oleh karenanya, perusahaan optimis pada kuartal IV ini masih dapat mencatatkan pertumbuhan. Dia berujar, sampai dengan kuartal III kemarin utilisasi meningkat menjadi 66% dibandingkan 63% periode yang sama tahun lalu.
"Sehingga target kami untuk utilisasi kuartal IV harusnya bisa tercapai, tetapi 2022 akan lebih baik lagi karena ada kontrak baru yang mulai tahun depan," katanya.
Sekedar informasi, sampai dengan kuartal III 2021 perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran dengan fokus pada kapal penunjang kegiatan angkutan lepas pantai bagi industri minyak dan gas bumi ini telah menggenggam kontrak sebesar US$ 64 juta.
Berangkat dari hal itu, perusahaan berencana melakukan ekspansi di tahun depan. Pek Swan menuturkan, langkah ekspansi tersebut sudah mulai dijalani sejak tahun ini dengan menjual kapal tua. Hal itu lantaran perusahaan berkeinginan membeli kapal tipe lain dengan charter rate lebih tinggi untuk meningkatkan yield dari armada.
Selain itu, WINS juga akan melakukan kerjasama dengan perusahaan lain untuk mencari kontrak di energi terbarukan. Kemudian, investasi di digitalisasi supaya meningkatkan standar efisiensi dan prosedur streamline.
Karenanya, tahun depan perusahaan berencana menganggarkan belanja modal hingga US$ 8 juta setelah tahun ini perusahaan tidak menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) akibat situasi Covid-19 yang masih tidak tentu. "Tahun depan ada rencana capex US$ 5 juta sampai US$ 8 juta," imbuhnya.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
Pemegang Saham Independen PT Wintermar Offshore Marine Tbk Setuju Terbitkan 415 Juta Saham
Pemegang saham independen WINS menyetujui penerbitan baru sebanyak-banyaknya 415 juta saham tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu untuk memungkinkan Perusahaan berinvestasi di tengah kondisi industri yang lebih baik.
PT Wintermar Offshore Marine Tbk telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (.RUPS.) pada tanggal 19 Agustus 2021, dengan kuorum lebih dari 84% pemegang saham.
Ini adalah pertama kalinya Perusahaan menyelenggarakan RUPS "hybrid", memanfaatkan platform baru eASY.KSEI untuk RUPS virtual, platform yang juga menyediakan sistem elektronik bagi pemegang saham untuk memberikan suaranya dalam RUPS.
Rapat tersebut juga memenuhi kuorum kehadiran termasuk pada Mata Acara Kelima dimana Rapat dihadiri oleh mayoritas pemegang saham independen, sebagaimana disyaratkan oleh peraturan OJK untuk dapat membahas perihal rencana penerbitan saham-saham baru tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu.
Semua mata acara disetujui, termasuk penerbitan 415 juta saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, di mana hanya pemegang saham independen diizinkan untuk memberikan hak suara.
Selain menerima dan menyetujui Laporan Tahunan FY2020, rapat juga mengangkat Bapak Sim Idrus Munandar sebagai Komisaris Independen. Bapak Sim menjabat beberapa posisi sebagai Komisaris dan Direktur Independen pada perusahaan-perusahaan yang tercatat di BEI dan Bursa Efek Singapura.
Pada RUPS, Bapak Johnson Williang Sutjipto yang menjabat sebagai Dewan Komisaris sejak Wintermar tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010, mengundurkan diri dari jabatannya. Bapak Sugiman Layanto, Managing Director, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Johnson W. Sutjipto atas kontribusinya yang sangat signifikan kepada Wintermar Group, terutama atas kebijaksanaan dan bimbingannya dalam mengarahkan Perusahaan melalui masa yang penuh tantangan beberapa tahun terakhir.
Dalam RUPS, Direktur Keuangan Janto Lili melaporkan hasil FY2020 dimana Perseroan memperoleh laba kotor meskipun terkena penundaan dan pembatalan kontrak akibat pandemi COVID-19.
Ke depan, Managing Director Sugiman Layanto menguraikan prospek bisnis positif untuk industri kapal pendukung lepas pantai sekarang ini dimana harga minyak telah pulih di atas US$70 per barel dan beberapa proyek minyak dan gas besar direncanakan untuk beberapa tahun kedepan di Asia, dengan SKK Migas Indonesia juga menetapkan target produksi yang ambisius untuk mencapai 1 juta barel per hari setara minyak pada tahun 2030.
Dengan gearing di bawah 30% pada akhir Juni 2021, setelah merampingkan armada dan mengurangi biaya overhead, Wintermar sekarang siap untuk mulai berinvestasi lagi. Manajemen telah mengejar beberapa peluang potensial untuk berinvestasi dalam aset untuk meningkatkan profitabilitas Perusahaan dan penerbitan saham baru tersebut menyediakan akses ke pendanaan saat dibutuhkan.
Pada akhir Juni 2021, Kontrak yang dimiliki Perusahaan adalah sebesar US$69 juta.(end)
Sumber: IQPLUS
Saham WINS | WINTERMAR SEWAKAN 2 PSV KE PERUSAHAAN MIGAS
IQPlus, (19/11)- Wintermar telah menandatangani perjanjian untuk menyediakan 2 PSV untuk menyediakan persediaan dek dan kargo berjalan untuk mendukung operasi pengeboran dari perusahaan minyak dan gas bumi terkemuka di Timur Indonesia. Sugiman Layanto,
Direktur Utama dari PT Wintermar Offshore Marine Tbk menyatakan, Wintermar bangga dipilih sebagai mitra kelautan untuk proyek penting jangka panjang ini. Pekerjaan tersebut membutuhkan pengoperasian Dynamic Positioning 2 (DP2) saat kapal-kapal mendekat ke rig.
"Dengan pengalaman panjang kami dalam pekerjaan pengeboran lepas pantai di laut dalam sejak 2011, kami percaya diri untuk dapat memenuhi standar tinggi yang dibutuhkan untuk pekerjaan ini. Kami berkomitmen untuk mendukung SKK Migas untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi di Indonesia," ujar Sugiman dalam keterangan yang diperoleh Senin.
"Wintermar telah memulai program pengembangan awak kapal dan saat ini telah memiliki awak kapal berdarah Papua di atas kapal-kapal kami yang bernilai tinggi," ungjap Sugiman lagi. (end)
Saham WINS | Bisnis Migas Lesu, Wintermar (WINS) Diversifikasi Usaha
Pek Swan Layanto, Head of Corporate Planning Department Wintermar menjelaskan bahwa lini bisnis perseroan dalam pelayanan kapal pengangkut minyak dan gas belum dapat membaik di tengah melemahnya industri tersebut.
Kondisi tersebut telah berlangsung dalam kurun waktu 4 tahun kebelakang. Pelemahan tersebut terus berlanjut hingga kuartal I/2019 yang disebabkan oleh adanya gelaran Pemilihan Umum yang membuat pelaku bisnis bersikap menunggu.
Hingga kuartal I/2019, utilisasi armada perseroan turun menjadi 46% dari 53 kapal yang dimiliki oleh perseroan. Adapun, nilai kontrak kerja yang dimiliki perseroan hingga periode tersebut senilai US$75,8 juta.
Pendapatan perseroan pada kuartal I/2019 turun 3% menjadi US$12,3 juta dari tahun sebelumnya yang tercatat US$12,6 juta.
“Utilisasi kami pada kuartal I/2019 dimulai cukup rendah, jadi ada pemilik proyek dari kuartal IV/2018 hingga kuartal I/2019 ada yg di-hold,” ungkapnya kepada Bisnis.com, Kamis (23/5/2019).
Untuk itu, perseroan memulai untuk pengembangan lini bisnis baru di sektor yang sama yakni di bidang perkapalan untuk menutupi kekurang dari lini bisnis utama perseroan.
Emiten berkode saham WINS tersebut masuk ke bisnis kapal pembakit listrik bertenaga angin yang saat ini sudah berlabuh di Taiwan. WINS juga telah memulai untuk pelayanan kapal survei seismik yang saat ini berada di Afrika.
Selain itu, WINS memiliki kapal yang mendukung untuk pertelekomunikasian dan kapal pengeboran minyak yang saat ini permintaan layanannya sedang banyak diburu.
“Kontribusinya belum cukup besar karena kami masih mencari pengalaman, dan untuk pengeboran utilisasinya ada yang tidak jangka panjang,” jelasnya.
Pek menyebut pada tahun ini perseroan akan meningkatkan pendapatan lain-lain perseroan.
Upaya yang dilakukan WINS pada tahun ini ialah dengan memulai bisnis penyediaan kapal yang dinilai menguntungkan karena perseroan tidak perlu mengeluarkan modal untuk usaha tersebut.
“Tahun ini kami ingin menambah cartering dan ship management. Kami sudah ada ahli disana, jadi dengan itu kami bisa menambah fee base income,” ungkapnya.
Analisa Saham WINS | 5 April 2018
Analisa Saham WINS
UOB Kay Hian on Wintermar Offshore Marine (WINS) 03/22/20184Q17: Results In line; Higher Utilisation Driving Gradual Recovery
- Wintermar Offshore Marine (WINS) melaporkan kerugian bersih sebesar US $ 17,9 juta untuk 4Q17, yang dipengaruhi oleh penurunan kerugian sebesar 19,6 juta dolar AS selama kuartal tersebut. Tidak termasuk bagiannya atas kerugian penurunan nilai, bagian dari rugi penurunan entitas asosiasi, kerugian penurunan nilai untuk piutang dan biaya aktivasi ulang satu kali, kerugian inti diperkirakan sebesar US $ 1,2 juta, sedikit penurunan dari kerugian US $ 1,6 juta pada 3Q17. Untuk FY17, laba bersih inti adalah US $ 8,6 juta, membentuk 95% / 77% dari perkiraan UOBKH / consensus
- Pemanfaatan untuk 4Q17 adalah 69% (3Q17: 58%, 4Q16: 56%), mendorong peningkatan 10% qoq dalam pendapatan. Pemanfaatan yang lebih tinggi dikaitkan dengan penyebaran kapal tingkat tinggi pada proyek seismik di Indonesia Timur dan proyek pengeboran di Papua New Guinea. Optimalisasi biayanya akan meningkatkan laba kotor menjadi US $ 2,0 juta (+ 26% qoq) untuk 4Q17. Namun hal ini dipengaruhi oleh biaya aktivasi ulang satu kali (seperti yang disorot sebelumnya). Dikecualikan, laba kotor diperkirakan lebih dekat ke US $ 3 juta. Blended gross margin adalah 11% untuk 4Q17 (3Q17: 10%, 4Q16: 1%), dengan margin kotor kapal yang dimiliki datang pada 9% (3Q17: 10%, 4Q16: -13%).
- Valuasi: BUY dengan TP Rp380
Berita Saham WINS | 21 Maret 2018
Berita Saham WINS
PT Wintermar Offshore Tbk (WINS) alami kenaikan rugi tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi US$27,10 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 dari rugi US$16,03 juta di periode tahun sebelumnya.Laporan keuangan perseroan Rabu menyebutkan, pendapatan turun menjadi US$61,95 juta dari US$89,13 juta dan beban langsung turun menjadi US$59,47 juta dari US$75,52 juta serta laba bruto turun menjadi US$2,47 juta dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$13,61 juta.
Rugi usaha meningkat jadi US$28,92 juta dari rugi usaha tahun sebelumnya yang US$13,78 juta serta rugi sebelum pajak tercatat US$39,73 juta naik dari rugi sebelum pajka tahun sebelumnya yang US$22,06 juta.
Total aset perseroan mencapai US$338,51 juta hingga 31 Desember 2017 turun dari total aset US$401,33 juta di periode yang berakhir 31 Desember 2016. (end)




.jpg)


.jpg)









