[BTPN] PT Bank BTPN Tbk Pastikan Fundamental Kuat Di Tengah Pandemi


PT Bank BTPN Tbk (BTPN) berhasil mencatatkan pertumbuhan yang sehat serta menjaga fundamental tetap kuat pada akhir kuartal IV-2020 di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dalam negeri akibat hantaman pandemi COVID-19. Bank BTPN fokus dalam memastikan kesehatan nasabah dan karyawan, bekerja sama dengan nasabah yang terdampak, serta mendukung kelangsungan usaha mereka dengan melakukan relaksasi kredit menurut ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pada saat bersamaan juga merealisasikan fasilitas program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Kami memitigasi dampak dan risiko dengan cara memberikan pinjaman secara selektif, melakukan restrukturisasi dan manajemen biaya kredit, secara proaktif mengelola NPL, mengurangi biaya dana, aktif mengelola likuiditas dan pendanaan serta meningkatkan efektivitas operasional secara berkesinambungan. Kami juga terus mengakselerasi kapabilitas perbankan digital kami untuk menghadirkan layanan perbankan yang bukan saja relevan tapi menjawab tantangan pandemi bagi para nasabah kami," tutur Direktur Utama Bank BTPN, Ongki Wanadjati Dana.

COVID-19 berdampak pada perlambatan penyaluran kredit di industri perbankan. OJK mencatat terjadi penurunan rata-rata industri sebesar 2,4% pada akhir 2020. COVID-19 juga berdampak pada penyaluran kredit Bank BTPN, terutama pada segmen mikro, small and medium enterprises (SME), komersial, pembiayaan konsumen dan Syariah.

Perlambatan kredit juga disebabkan karena adanya pelemahan aktivitas bisnis dan repayment kredit yang lebih tinggi dibandingkan pemberian fasilitas kredit baru sehingga pada akhir triwulan IV-2020, total kredit Bank BTPN turun sebesar 4% (year-on-year/yoy) menjadi Rp 136,2 triliun. Namun segmen korporasi masih mencatat pertumbuhan sebesar 4% menjadi Rp 78,7 triliun (yoy).

Perseroan melakukan upaya-upaya restrukturisasi pada portofolio yang terdampak langsung oleh pandemi COVID-19. Hingga akhir Desember 2020 akumulasi total nilai kredit yang disetujui untuk mendapat restrukturisasi kredit adalah sebesar Rp 13,2 triliun atau sekitar 9,7% dari keseluruhan portofolio kredit konsolidasi.

Kualitas kredit Bank BTPN terjaga baik, seperti tercermin dari gross NPL yang berada di level 1,21% pada akhir Desember 2020. Angka ini masih relatif rendah dibandingkan NPL industri perbankan yang pada akhir Desember 2020 tercatat sebesar 3,06%. Untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan kredit, perseroan menghimpun pendanaan sejumlah Rp 145,5 triliun sampai dengan akhir Desember 2020.

Total dana pihak ketiga meningkat sebesar 16% menjadi Rp 100,8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saldo CASA meningkat sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Upaya menghimpun dana pihak ketiga dilakukan sejalan dengan upaya menekan biaya dana seiring dengan tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia. Pertumbuhan dana pihak ketiga tidak lepas dari tingginya tingkat kepercayaan nasabah serta kuatnya fondasi bisnis Bank BTPN.

Rasio likuiditas dan pendanaan berada di tingkat yang sehat, dimana liquidity coverage ratio (LCR) mencapai 281,70% sementara Net Stable Funding Ratio (NSFR) 115,14% pada posisi 31 Desember 2020.

Perseroan mencatat pertumbuhan aset sebesar 1%, dari Rp 181,6 triliun menjadi Rp 183,2 triliun, dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 25,6%.

Melemahnya sektor perekonomian akibat COVID-19 dan dampaknya terhadap debitur perbankan menyebabkan Bank BTPN perlu menyiapkan biaya pencadangan kredit sebesar Rp 2,8 triliun. Penurunan suku bunga dan restrukturisasi kredit berdampak pada penurunan pendapatan bunga bank. Sebagian dari dampak penurunan ini dapat di-offset oleh penurunan beban bunga.

Net interest income turun 3% menjadi Rp 10,6 triliun. Biaya operasi dapat dijaga dengan baik, turun sebesar 3% (yoy). Di luar biaya CKPN, walaupun ada tekanan di pendapatan perseroan akibat COVID-19, Bank BTPN dapat mempertahankan laba sebelum biaya kredit dan pajak pada tingkat yang sama dengan tahun lalu yaitu sebesar Rp 5,4 triliun, sehingga dapat menjadi penyangga yang memadai untuk mengantisipasi kebutuhan biaya pencadangan.

Kenaikan biaya CKPN menekan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik tahun 2020 turun menjadi Rp 1,75 triliun (32% lebih rendah dibandingkan tahun lalu). Sebagai salah satu pionir dalam pengembangan layanan perbankan digital di tanah air, Bank BTPN semakin terpacu untuk terus meningkatkan keandalan Jenius, aplikasi life finance solution bagi digital savvy, di tengah tantangan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pesat jumlah pengguna Jenius menjadi 3,1 juta atau naik 27% (yoy), dengan jumlah dana pihak ketiga bertumbuh 100% menjadi Rp 13,3 triliun pada akhir triwulan IV-2020.

Adapun jumlah transaksi yang dilakukan melalui Jenius turut mengalami peningkatan hingga sebesar 70% (yoy), dengan tiga jenis transaksi yang mendominasi adalah berbelanja secara daring (online), menabung, dan top up e-wallet.

"Kami melihat perubahan tren perilaku pengguna Jenius ini selaras dengan imbauan pemerintah Indonesia untuk menjalankan social distancing dan agar lebih banyak beraktivitas di rumah saja. Dengan memanfaatkan expertise dan experience kami dalam menyediakan layanan perbankan digital itu pula, maka pada pertengahan tahun lalu kami juga menghadirkan Sinaya Prioritas, yaitu layanan khusus segmen nasabah affluent yang menyediakan priority banking service berbasis digital. Layanan Sinaya Prioritas yang diintegrasikan dengan aplikasi Jenius tersebut menyediakan fitur-fitur baru khusus untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah Sinaya Prioritas yang akan terus kami tambah dan kembangkan kedepannya," ungkap Ongki. (end)

Sumber: IQPLUS

[SMGR] PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Raih Kinerja Positif di 2020


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tahun 2020 berhasil meraih pertumbuhan kinerja yang positif. SIG berhasil mencatatkan kenaikan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 16,73% menjadi Rp2,79 triliun.

Kinerja Keuangan Konsolidasian tahun 2020 dapat disampaikan sebagai berikut:

-Pendapatan tercatat sebesar Rp35,17 triliun, turun 12,87% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp40,37 triliun.

-Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp23,56 triliun turun 14,82% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp27,65 triliun.

-Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp2,79 triliun naik 16,73% dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp2,39 triliun.

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan, meskipun kondisi ekonomi dan industri semen di Indonesia mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, serta semakin ketatnya persaingan, Perseroan mampu melalui tahun 2020 dengan pencapaian kinerja yang baik, khususnya dalam hal efisiensi biaya.

Perseroan mampu menjaga kinerja melalui berbagai inisiatif strategis, Beban Pokok Pendapatan tahun 2020 mengalami penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan pendapatan sehingga mampu mencatatkan peningkatan marjin EBITDA menjadi 25,80%. Selain itu, Perseroan juga melakukan pengelolaan arus kas secara disiplin, serta menerapkan kebijakan belanja modal yang ketat, sehingga Perseroan mampu mengelola arus kas dari aktivitas operasi tetap positif.

Hendi Prio Santoso menyampaikan, akibat pandemi Covid-19, sepanjang tahun 2020, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp35,17 triliun, lebih rendah 12,87% dibandingkan tahun sebelumnya, penurunan ini disebabkan oleh turunnya permintaan akan produk bahan bangunan serta beberapa proyek strategis nasional yang mengalami penundaan akibat kebijakan realokasi anggaran Pemerintah. Menyikapi kondisi pasar dalam negeri, pada tahun 2020, Perseroan melakukan penjualan ekspor ke berbagai negara, seperti Australia, Bangladesh, Srilanka, dan Cina.

Sejalan dengan visi perusahaan yaitu Menjadi Perusahaan Penyedia Solusi Bahan Bangunan Terbesar di Regional, SIG terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar baru dan menghadirkan berbagai solusi di bidang building material. Pada tahun 2020 SIG meluncurkan berbagai solusi baru, baik produk baru seperti Masonry Cement, maupun pengembangan digital marketing dengan menghadirkan beberapa platform seperti Sobat Bangun, Akses Toko serta Official Store untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan produk-produk SIG.(end)

Sumber: IQPLUS

[WEGE] PT Wijaya Karya Gedung Tbk Bangun Nasdem Tower, 23 Lantai


Nasdem Tower telah memasuki pekerjaan penutupan atap (topping off).. Gedung milik partai NasDem ini berada di Jalan RP Soeroso No.46 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.

Seremonial prosesi Topping Off Nasdem Tower, dihadiri langsung dari Pimpinan BAPILU Partai NasDem Prananda Surya Paloh, kader Partai Nasdem sekaligus sebagaimana Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, serta kader partai NasDem dan juga serta serta sebagaimana Wakil Pimpinan MPR-RI Lestari Moerdijat.

Proyek ini digarap dari PT Wijaya Karya Gedung Tbk (WEGE). Adapun manajemen WEGE yg turut hadir ialah Direktur Utama WEGE Nariman Prasetyo dan juga serta Direktur Operasi I Bagus Tri Setyana, serta Manajer Proyek NasDem Tower Rieza Ardi Wirawan. Kegiatan ini turut disaksikan pula dari kader Partai NasDem di seluruh Indonesia secara virtual pada hari Minggu (28/2).. .

"Pembangunan gedung ini (NasDem Tower) tetap berjalan sesuai dengan target dan juga serta memenuhi standar protokol kesehatan Corona," ungkap Prananda Surya Paloh.

Pekerjaan konstruksi Proyek Nasdem Tower ini telah mencapai 70 persen serta ditargetkan selesai pada Juni 2021 mendatang. Proyek ini ditaksir bernilai Rp132 miliar.

Selaku kontraktor utama, WEGE mengerjakan pekerjaan struktur, arsitektur, dan juga serta plumbing. Proyek ini mempunyai luas bangunan 30.000 meter persegi, yg terdiri berasal dari 23 lantai dan juga serta satu semi basement serta dilengkapi dengan helipad.(end)

Sumber: IQPLUS

[BJBR] KPR Bank BJB Terus Ekspansi


Bank BJB terus melakukan ekspansi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggaet pihak pengembang properti sebagai mitra. Pada Rabu (24/2/2020), bank bjb menjalin kesepakatan kerja sama pembiayaan dengan 4 pengembang dalam rangka mendukung pembiayaan sektor industri property.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara bank bjb dengan 4 pengembang, antara lain PT Koprima Sandysejahtera, PT Sindur Sentosa Land, PT Putera Papan Hutama dan PT Bhumi Cipta Suwarna. Penandatanganan PKS dihadiri oleh Pemimpin Divisi KPR & KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo, Pemimpin bank bjb KC Sumbersari Erni Rosniawaty, Pemimpin bank bjb KC Depok Eko Muhammad Julianto, Pemimpin bank bjb KC Buahbatu Mulyana, Pemimpin bank bjb KC Suci Anre Rasjidin Pamuntjak, Direktur PT Koprima Sandysejahtera Priyo Untomo, Direktur PT Sindur Sentosa Land Fajar Wibawa, Direktur PT Putera Papan Hutama Hendrie Ammar, dan Direktur PT Bhumi Cipta Suwarna Abdul Razak.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan kerja sama ini merupakan langkah positif bagi kedua belah pihak sekaligus sebagai bentuk implementasi bank bjb dalam mendukung pengembnag-pengembang di Indonesia untuk menyediakan hunian yang terjangkau dan berkualitas kepada masyarakat.

"Bank BJB berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Indonesia khususnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak melalui langkah kerja sama dengan pengembang ini. Diharapkan langkah kerja sama ini akan semakin menguatkan daya dukung kedua belah pihak dalam memenuhi kebutuhan perumahan di tanah air," kata Widi.

Dalam kesepakatan ini, bank bjb menjalin kerja sama dengan 4 pengembang untuk pembangunan 6 proyek, antara lain Prima Talaga Sunda di Kabupaten Subang, Prima Amerta di Kabupaten Bandung, Prima Surya Residence di Kabupaten Indramayu, Graha Sigma Residence di Kabupaten Bogor, Padasuka Park di Kota Bandung dan Bumi Cikoneng Indah di Kabupaten Bandung.

Kerja sama ini mencakup pembiayaan fasilitas untuk rumah subsidi dan rumah non subsidi. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini bank bjb dapat berpartisipati dalam memenuhi kebutuhan masyarakat memiliki hunian dan turut serta mensukseskan program pemerintah di bidang perumahan untuk semua kalangan serta meningkatkan portofolio berkualitas sesuai dengan target yang ditetapkan.(end)

Sumber: IQPLUS

[BRIS] PT Bank Syariah Indonesia Tbk Gandeng UNHCR Salurkan Bantuan Untuk Pengungsi


PT Bank Syariah Indonesia Tbk. menggandeng Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat (LAZ BSMU) dan Lembaga PBB untuk urusan Pengungsi, UNHCR (The United Nations High Commissioner for Refugees), menyalurkan dana zakat untuk program kesehatan dan makanan pengungsi di seluruh Indonesia. Dana zakat yang disiapkan sebesar Rp 1 miliar untuk menjalankan program selama satu tahun.

Penandatangan nota kesepahaman kerjasama program kesehatan dan makanan untuk pengungsi tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Yayasan Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat Suhendar dan Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia Ann Maymann, serta disaksikan Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna di Jakarta, Senin (1/3).

Menurut Direktur Sales and Distribution Bank Syariah Indonesia Anton Sukarna, dukungan program kemanusiaan ini merupakan salah satu komitmen Bank Syariah Indonesia untuk memberikan kemaslahatan yang luas bagi masyarakat.

"BSI memiliki komitmen untuk mensejahterakan umat dan memberikan kebaikan bagi seluruh lapisan dan golongan masyarakat. Sinergi dengan lembaga zakat dan organisasi nirlaba seperti UNHCR merupakan salah satu wujud dari komitmen kami tersebut. Mudah-mudahan, langkah ini dapat membantu pengungsi di seluruh Indonesia," kata Anton Sukarna.

Saat ini, dunia mengalami krisis pengungsi terburuk sepanjang sejarah dengan 79,5 juta orang mengungsi secara paksa. Dari jumlah tersebut, sebesar 60% diantaranya berasal dari negara-negara Islam (OIC countries) dan memenuhi persyaratan untuk menerima dana Zakat dan Shadaqah.

Atas dasar itu, sejak tahun 2013 UNHCR telah mengembangkan .Refugee Zakat Fund., sebuah model pemberdayaan dan penghimpunan dana bantuan kepada Pengungsi (Muslim) berbasis dana Zakat (dan juga sedekah) dan telah dipercaya banyak lembaga filantropi Islam sebagai mitra strategis pendistribusian dana zakat dan sedekah untuk Pengungsi.

Kepala Perwakilan UNHCR Indonesia, Ann Maymann mengatakan tahun ini, pandemi Covid-19 kemungkinan masih menjadi tantangan dan banyak pengungsi yang rentan terdampak pandemi. UNHCR pun berharap kondisinya akan membaik dengan adanya vaksin.

"Kami sangat senang dapat memulai perjalanan baru yang strategis ini bersama Bank Syariah Indonesia dan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat. Kami berharap melalui kolaborasi ini, solusi yang lebih komprehensif dapat ditemukan sebagai bagian dari tujuan kami untuk memperkuat perlindungan dan harapan baru bagi para pengungsi," ujar Ann Maymann.

UNHCR telah memainkan peran strategis sebagai mitra penyalur terpercaya untuk dana filantropi Islam di berbagai negara karena UNHCR telah memiliki tujuh fatwa dari beberapa lembaga dan cendekiawan Islam terkemuka seperti dari Mesir, Yaman, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Maroko.

Dalam kurun 3 tahun terakhir, zakat yang berhasil dikumpulkan Lembaga Amil Zakat Bangun Sejahtera Mitra Umat mencapai rata-rata lebih dari Rp40 miliar per tahun yang dibagi dalam berbagai program diantaranya sosial ekonomi, kesehatan, kemanusiaan dan ziswaf. (end)

Sumber: IQPLUS

[JSMR] PT Jasa Marga (Persero) Tbk Maksimalkan Teknologi di Semua Lini Bisnis


Memasuki usia ke-43 tahun pada Senin (1/3), PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada semua level dan lini bisnis.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan untuk terus mewujudkan visi Menjadi Perusahaan Jalan Tol Nasional Terbesar, Terpercaya, dan Berkesinambungan, Jasa Marga konsisten melakukan transformasi dan inovasi pada semua lini bisnis. Tantangan ke depan yang akan dihadapi perseroan kian berat, apalagi pandemi ini juga diperkirakan masih belum berakhir.

"Untuk itulah dalam semangat 43 tahun Jasa Marga, kami terus berinovasi dan mengawal transformasi. Untuk mendukung transformasi, kami turut memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada semua level dan lini bisnis. Diharapkan hal ini menjadi katalis lahirnya inovasi-inovasi baru lainnya, mengakselerasi pengembangan teknologi, dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya," ujar Subakti Syukur dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Dia juga menambahkan bahwa tantangan utama yang dihadapi perseroan di tahun 2020 adalah dampak penurunan volume lalu lintas yang cukup signifikan karena diberlakukannya kebijakan pembatasan mobilisasi dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 oleh pemerintah.

"Namun demikian, kami telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja perseroan, di antaranya dengan prioritas program kerja, efisiensi dan pengendalian beban usaha dan belanja modal, menyiapkan skema untuk menjaga likuiditas, serta berbagai upaya lainnya, sehingga Insya Allah, capaian kinerja perseroan di tahun 2020 masih positif," katanya.

Mengusung tema Transformasi dan Inovasi untuk Indonesia Maju, Jasa Marga terus bergerak maju dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi pengembangan infrastruktur jalan tol. Hal ini menunjukkan optimisme dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang telah memberikan tekanan yang cukup signifikan kepada perseroan.

Corporate Secretary Jasa Marga M. Agus Setiawan menyatakan Jasa Marga mengedepankan berbagai upaya terobosan yang solutif untuk semua lini bisnis. Dalam perayaan HUT kali ini, Jasa Marga meresmikan sejumlah inovasi yang dibangun dan dikembangkan oleh Roadster Jasa Marga, sebutan untuk para karyawan Jasa Marga Group, salah satunya di bidang human capital, untuk terus dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja Roadster Jasa Marga.

"Transformasi di bidang human capital dilakukan dengan meluncurkan Internet of Things Laboratory sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi untuk mendukung bisnis perusahaan di masa depan. Selain itu kami juga meluncurkan modul learning terbaru Gamification, yaitu metode pembelajaran yang dikemas dalam bentuk game digital berupa snake ladder yang dikembangkan internal oleh Roadster Jasa Marga," ujarnya.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

[BSDE] PT Bumi Serpong Damai Tbk Andalkan Pertumbuhan Organik di 2021


PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) pengembang kota mandiri terbesar di Indonesia dan bagian dari Sinar Mas Land - pengembang properti terkemuka di Indonesia, fokus pada pertumbuhan bisnis organik sepanjang 2021.

"Kami memandang prospek industri properti kian membaik di 2021. Terlebih pemerintah telah memberikan beragam insentif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, termasuk properti," papar Hermawan Wijaya, Direktur BSDE.

Ditambahkan, kami sangat mengapresiasi kebijakan tersebut. Seperti adanya kebijakan Uang Muka 0% untuk pembelian hunian, bahkan pemerintah menghapus pencairan bertahap sehingga pencairan bisa dilakukan sekaligus dari nilai KPR. Kebijakan tersebut sangat membantu bagi calon pembeli maupun pengembang.

Beragam kebijakan tersebut akan meringankan para pembeli properti yang hendak membeli properti secara kredit dan bagi pengembang untuk meningkatkan kemampuan modal dan cash flow selama masa New Normal ini.

"Tahun ini kami akan memaksimalkan angka penjualan dari penjualan unit/ lot properti yang kami miliki (organic growth). Untuk kawasan residensial kami menargetkan pra-penjualan Rp4.4 triliun," ungkap Hermawan Wijaya.

Sedangkan segmen kawasan komersial akan ditopang oleh penjualan apartemen dan ruko senilai Rp1,6 triliun, tambah Hermawan Wijaya. Kawasan residensial yang ditargetkan memberikan kontribusi positif adalah: BSD City, Nava Park dan The Zora di BSD City, Grand Wisata, Kota Wisata, Grand City Balikpapan, Taman Banjar Wijaya dan Legenda Wisata.

Adapun di kawasan komersial yang ditargetkan memberikan kontribusi positif antara lain: kawasan komersial BSD City, Apartment The Element, Apartment Southgate, Apartment Akasa dan Upper West di BSD City,Apartment Aerium dan Klaska Residence.

Hermawan Wijaya lebih lanjut mengatakan, selain fokus pada pertumbuhan secara organik, kami juga terbuka untuk pertumbuhan secara an-organik jika secara bisnis menguntungkan dan memberikan nilai lebih kepada pemegang saham.

BSD City merupakan flagship project Sinar Mas Land di Indonesia yang berada dalam pengelolaan BSDE. Saat ini sudah memasuki tahap 3 dengan luas lahan yang dikelola mencapai 2.450ha dari total 5.950ha kawasan BSD City.

Sebelumnya, BSD City telah mengembangkan Tahap I seluas 1.500ha dan Tahap II seluas 2.000ha. Kawasan seluas setengah kota Paris ini terdiri atas kawasan perumahan dan kawasan niaga terpadu.

"Selaku pengembang, BSDE selalu mendukung dan melaksanakan peraturan pemerintah, termasuk konsep hunian berimbang. Sejak tahap I hingga terbaru yakni Apartemen Akasa, apartemen untuk hunian sederhana di BSD City," tutur Hermawan Wijaya.

Kami telah meluncurkan 3 tower untuk Apartemen Akasa yakni Tower Kalyana, Kirana dan Kamaya. Respon masyarakat sangat tinggi, dari ketiga tower tersebut telah terjual sebanyak ±1.500 unit apartemen dan ±50unit kios. (end)

Sumber: IQPLUS

Analisa Saham TPIA | 2 Maret 2021

Analisa Saham TPIA


Saham TPIA pada tanggal 1 Maret 2021 ditutup melemah pada harga 9600, turun -1,53%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 158% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish dengan penguatan. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Investor asing terlihat melakukan aksi Beli sebesar 500 juta pada saham ini.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Bearish

Rekomendasi dari kami adalah Beli Spekulatif jika di atas 9750

Jika naik di atas 10450 maka berpeluang ke 11350

Jika turun di bawah 9300 maka berpeluang ke 8900

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Analisa Saham LPKR | 2 Maret 2021

Analisa Saham LPKR


Saham LPKR pada tanggal 1 Maret 2021 ditutup menguat pada harga 218, naik 7,92%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 384% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish dan baru saja mengalami golden cross. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Investor asing terlihat melakukan aksi jual sebesar 1,3 milyar pada saham ini.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Uptrend

Sinyal saat ini adalah Beli

Jika naik di atas 226 maka berpeluang ke 236-262

Jika turun di bawah 212 maka berpeluang ke 197

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.

Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham ACES, AKRA, HOKI dan INTP oleh Binaartha Sekuritas | 2 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

2 Maret 2021

by Nafan Aji

Ace Hardware (ACES)

Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham ACES. Rekomendasi saham ACES adalah akumulasi pada area level Rp 1.500 – Rp 1.525, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.540, Rp 1.595, Rp 1.815, Rp 2.040 dan Rp 2.260. Support ada di Rp 1.475. Saham ACES ditutup di Rp 1.525. (RoE: 14.16%; PER: 36.92x; EPS: 41.31; PBV: 5.24x; Beta: 0.68).

AKR Corporindo (AKRA)

Terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham AKRA. Nafan memberi rekomendasi akumulasi pada saham AKRA di area level Rp 3.270 – Rp 3.380, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.440 dan Rp 3.770. Support ada di Rp 3.270 dan Rp 3.110. Saham AKRA ditutup di Rp 3.380. (RoE: 8.47%; PER: 15.01x; EPS: 221.80; PBV: 1.28x; Beta: 1.74). 

Buyung Poetra Sembada (HOKI)

Pergerakan harga saham HOKI telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham HOKI adalah akumulasi pada area level Rp 270 - Rp 274, dengan target harga secara bertahap di level Rp 284, Rp 298, Rp 330 dan Rp 364. Support ada di Rp 266, Rp 258 dan Rp 248. Saham HOKI ditutup di Rp 274. (RoE: 5.85%; PER: 17.38x; EPS: 15.88; PBV: 1.01x; Beta: 0.51). 

Indocement Tunggal Prakasa (INTP)

Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham INTP. Rekomendasi saham INTP adalah akumulasi pada area level Rp 12.600 – Rp 12.900, dengan target harga secara bertahap di level Rp 13.075, Rp 13.850, Rp 14.875, Rp 17.250 dan Rp 19.625. Support ada di Rp 12.300 dan Rp 11.950. Saham INTP ditutup di Rp 12.900.(RoE: 6.58%; PER: 31.81x; EPS: 402.43; PBV: 2.08x; Beta: 1.33). 

Krakatau Steel (KRAS)

Pergerakan harga saham KRAS menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Nafan memberi rekomendasi saham KRAS untuk diakumulasi pada area level Rp 685 – Rp 705, dengan target harga secara bertahap di Rp 725, Rp 770, Rp 880 dan Rp 990. Support ada di Rp 685 dan Rp 660. Saham KRAS ditutup di Rp 705. (RoE: 1.97%; PER: 101.88x; EPS: 6.92; PBV: 2.01x; Beta: 2.02). 

Timah (TINS)

Pergerakan harga saham TINS menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi untuk saham TINS akumulasi pada area Rp 2.150 – Rp 2.170, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.340, Rp 2.390 dan Rp 2.870. Support ada di Rp 2.090. Saham TINS ditutup di Rp 2.170. (RoE: -6.99%; PER: -47.42x; EPS: -45.97; PBV: 3.34x; Beta: 2.49).  

Analisa Saham TOWR, CPIN dan BRPT | 2 Maret 2021

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)


Pergerakan TOWR memperlihatkan candlestick membentuk pola dark cloud cover dengan potensi terkoreksi jangka pendek setelah gagal break out resistance 1265-1270. Indikator stochastic dead-cross pada area overbought dengan MACD yang bergerak overvalue berpotensi divergence negatif

Rekomendasi : Partial sell

Support: Rp 1.195

Resistance: Rp 1.265

Lanjar Nafi, Reliance Sekuritas

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)


Pergerakan CPIN memperlihatkan munculnya pola hammer candle dengan MACD berpotensi golden cross dan RSI menguat namun volume perdagangan menurun. MA20 akan menjadi level uji terdekat untuk kenaikan harga saham CPIN.

Rekomendasi: Sell on Strength

Support: Rp 5.925

Resistance: Rp 6.550

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

PT. Barito Pacific Tbk (BRPT)


Pergerakan BRPT diperkirakan selama tidak menembus level supportnya, maka BRPT berpeluang menguat untuk membentuk awal dari wave (C) dari wave [Y]. MACD dan indikator stochastic dari sisi indikator mulai memperlihatkan tanda-tanda penguatan dalam jangka pendek terlebih dahulu.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.020

Resistance: Rp 1.160

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


Rekomendasi Saham BBNI, PTPP, INDY dan TINS oleh MNC Sekuritas


MNC Daily Scope Wave

2 Maret 2021

IHSG ditutup menguat 1,6% di level 6,338 pada perdagangan kemarin (1/3). Pergerakan IHSG kemarin telah menembus level resistance di 6,315 dan berhenti di fibo 78.6. Dengan demikian, kami perkirakan IHSG berpeluang untuk menguji fibo 85.4 di area 6,400 atau bahkan menguji resistance 6,505 untuk membentuk akhir wave B. Tetap waspadai support 6,173, bila IHSG terkoreksi ke bawah level tersebut, maka kami perkirakan IHSG sudah terkonfirmasi menyelesaikan wave B. Hal tersebut berarti, IHSG akan rawan terkoreksi ke area 6,000-6,100 terlebih dahulu.

Support: 6,173, 6,069

Resistance: 6,505, 6,600

BBNI - Buy on Weakness (6,225)

BBNI ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 4,6% di level 6,225 disertai dengan tekanan beli yang cukup baik. Selama tidak terkoreksi di bawah 5,900, maka posisi BBNI saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3. Hal tersebut berarti, BBNI masih berpeluang menguat terlebih bila mampu menembus resistance di 6,400.

Buy on Weakness: 6,075-6,225

Target Price: 6,400, 6,800

Stoploss: below 5,900

PTPP - Buy on Weakness (1,705)

Pada perdagangan kemarin (1/3), PTPP ditutup menguat 5,6% ke 1,705. Kami perkirakan, selama PTPP tidak terkoreksi ke bawah 1,525, maka pergerakan PTPP saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Hal tersebut berarti, PTPP masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,640-1,700

Target Price: 1,900, 2,200

Stoploss: below 1,525

INDY - Buy on Weakness (1,490)

INDY masih ditutup menguat tipis sebesar 0,7% di level 1,490 pada perdagangan kemarin (1/3). Pergerakan INDY saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5, yang berarti INDY berpotensi untuk melanjutkan penguatannya. Skenario ini akan gagal bila INDY terkoreksi di bawah 1,405.

Buy on Weakness: 1,470-1,490

Target Price: 1,600, 1,900

Stoploss: below 1,405

TINS - Sell on Strength (2,170)

Kemarin (1/3), TINS ditutup terkoreksi 2,3% ke level 2,170. Perhatikan resistance di 2,500, selama TINS belum mampu menguat di atas level tersebut maka TINS masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave C ke area terdekat 2,000 dan terburuknya ke 1,400 bila menembus support 1,690.

Sell on Strength: 2,200-2,280

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 2 Maret 2021


Stocks rocket higher in broad rally to start March, S&P 500 jumps 2% for best day since June

U.S. stocks jumped sharply on Monday in a broad-based rally as stocks tied to the economic reopening jumped on vaccine optimism, while tech names rebounded from steep losses last week.


Dow.......31536  +603.1  +1.95%

Nasdaq.13589  +396.5  +3.01%

S&P 500..3902  +90.7     +2.38%

 

FTSE...... .6559  +105.1   +1.62%

Dax........14013  +226.5   +1.64%

CAC........5794    +89.6     +1.57%


Nikkei...29664  +697.5    +2.41%

HSI.......29453   +206.5    +1.84%

Shanghai .3551 +42.3      +1.21%

ST Times..2973 +23.96    +0.81%


IDX..6338.51  +96.72    +1.55%

LQ45..967.72 +22.97    +2.43%


JAKMIND....1027.29  +30.54  +3.06%

JAKCONS...1702.89  -4.46      -0.26%

JAKTRADE..866.31   +4.37    +0.51%

JAKBIND.....952.10    +1.01    +0.11%

JAKAGRI....1448.51   +10.23  +0.71%

JAKFIN.. ...1503.06   +44.20  +3.03%

JAKPROP...390.78     +12.82  +3.39%

JAKINFR...1075.09     +4.70    +0.44%

JAKMANU..1285.12   +4.70    +0.37%   

JAKMINE....2054.83   +5.91    +0.29%

 

Indo10Yr.6.7671   -0.0069      -0.10%

ICBI....308.5801    +0.2921    +0.09%

US10Yr....1.4460   -0.0140      -0.96%

VIX...........23.35    -4.60         -16.46%👍

  

USDIndx .....91.0060  +0.1270  +0.14%

Como Indx...189.37    -1.06        -0.56%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .146.31   +0.14       +0.10%


IndoCDS....74.847   -4.475   -5.635%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14255.00  +20.00     +0.14%‼

Jisdor....14300    +71           +0.50%‼



Euro.........1.2046  -0.0022  -0.18%


TLKM.........24.30  +0.32    +1.33%

(3475)

EIDO........23.77    +0.92   +4.03%

EEM.........55.17    +1.44    +2.68%


Oil...........60.64       -0.86        -1.40%

Gold .....1723.00     -5.80        -0.34%

Timah...23547.50  -1625.00  -6.46‼%

Nicke.l...18612.50   +50.00     +0.27%

 

Coal price....86.00  +3.05   +3.68%

(Mar/Newcastle) 

Coal price..83.50    +2.05   +2.52%

(Apr/Newcastle)

Coal price....65.50   +0.25   +0.38%

(Mar/Rotterdam) 

Coal price. ..65.00   -0.10    -0.15%

(Apr/ Rotterdam)

 

CPO(May)...3674      -69        -1.84%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn...........538.00    -9.50    -1.74%

SoybeanOil...49.12   -0.82    -1.64%

Wheat....... 650.25    -10.00  -1.51%


Wood pulp.5950.50  unch  +0%


( DE/ Phintraco(AT)  02-03-21)