Langsung ke konten utama

[BJBR] KPR Bank BJB Terus Ekspansi


Bank BJB terus melakukan ekspansi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan menggaet pihak pengembang properti sebagai mitra. Pada Rabu (24/2/2020), bank bjb menjalin kesepakatan kerja sama pembiayaan dengan 4 pengembang dalam rangka mendukung pembiayaan sektor industri property.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara bank bjb dengan 4 pengembang, antara lain PT Koprima Sandysejahtera, PT Sindur Sentosa Land, PT Putera Papan Hutama dan PT Bhumi Cipta Suwarna. Penandatanganan PKS dihadiri oleh Pemimpin Divisi KPR & KKB bank bjb Triastoto Hardjanto Wibowo, Pemimpin bank bjb KC Sumbersari Erni Rosniawaty, Pemimpin bank bjb KC Depok Eko Muhammad Julianto, Pemimpin bank bjb KC Buahbatu Mulyana, Pemimpin bank bjb KC Suci Anre Rasjidin Pamuntjak, Direktur PT Koprima Sandysejahtera Priyo Untomo, Direktur PT Sindur Sentosa Land Fajar Wibawa, Direktur PT Putera Papan Hutama Hendrie Ammar, dan Direktur PT Bhumi Cipta Suwarna Abdul Razak.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan kerja sama ini merupakan langkah positif bagi kedua belah pihak sekaligus sebagai bentuk implementasi bank bjb dalam mendukung pengembnag-pengembang di Indonesia untuk menyediakan hunian yang terjangkau dan berkualitas kepada masyarakat.

"Bank BJB berkomitmen untuk memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat Indonesia khususnya dalam rangka pemenuhan kebutuhan perumahan yang layak melalui langkah kerja sama dengan pengembang ini. Diharapkan langkah kerja sama ini akan semakin menguatkan daya dukung kedua belah pihak dalam memenuhi kebutuhan perumahan di tanah air," kata Widi.

Dalam kesepakatan ini, bank bjb menjalin kerja sama dengan 4 pengembang untuk pembangunan 6 proyek, antara lain Prima Talaga Sunda di Kabupaten Subang, Prima Amerta di Kabupaten Bandung, Prima Surya Residence di Kabupaten Indramayu, Graha Sigma Residence di Kabupaten Bogor, Padasuka Park di Kota Bandung dan Bumi Cikoneng Indah di Kabupaten Bandung.

Kerja sama ini mencakup pembiayaan fasilitas untuk rumah subsidi dan rumah non subsidi. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini bank bjb dapat berpartisipati dalam memenuhi kebutuhan masyarakat memiliki hunian dan turut serta mensukseskan program pemerintah di bidang perumahan untuk semua kalangan serta meningkatkan portofolio berkualitas sesuai dengan target yang ditetapkan.(end)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.