[BRPT] BARITO PACIFIC CATAT PENDAPATAN US$2,33 MILIAR TAHUN 2020


PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatat pendapatan sebesar US$ 2,33 miliar di sepanjang tahun 2020, atau turun tipis dibanding realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya, yang sebesar US$ 2,40 miliar.

Dalam laporan keuangannya, disebutkan bahwa, perusahaan berhasil menakan beban pokok pendapatan dan beban langsung dari US$ 1,82 miliar menjadi US$ 1,75 miliar. Sehingga laba kotor perusahaan tumbuh menjadi US$ 583,39 juta dari US$ 579,45 juta.

Di sepanjang tahun 2020, BRPT berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih tahun berjalan menjadi US$ 141 juta, dibanding raihan laba bersih tahun berjalan yang didapat BRPT tahun 2019 yang sebesar US$ 137 juta.

Namun demikian, laba bersih tahun berjalan yang datribusikan kepada pemilik entiitas induk sebesar US$ 36,274 juta pada akhir tahun 2020, atau turun dibanding akhir tahun 2019, yang mencatatkan laba bersih US$ 44,13 juta.

Alhasil, laba per saham dasar turun menjadi US$ 0,00039, dibandingkan akhir tahun 2019, yang mencatatkan laba per saham US$ 0,00049.

Sementara aset BRPT pada tahun 2020, mencapai US$ 7,68 miliar, atau lebih tinggi dibanding aset perusahaan pada tahun 2019, yakni sebesar US$ 7,18 miliar. (end)

Sumber: IQPLUS

[BJBR] BANK BJB DUKUNG PENUH PROGRAM PETANI MILENIAL DI LEMBANG


Bank BJB bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menggelar kick off program Petani Milenial di perkebunan warga di kawasan Patrol, Suntenjaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (26/3/2021). Kick off tersebut menjadi penanda mulai bergulirnya salah satu program unggulan Jabar dalam memajukan pertanian lokal berbasis teknologi.

Dalam program tersebut, bank bjb menjadi bank utama yang memberikan dukungan dalam bentuk akses permodalan. Dukungan tersebut disalurkan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Di program Petani Milenial, ada dua dukungan yang kami berikan. Pertama pada offtaker secara langsung, juga kepada para petani untuk pembiayaan KUR yang tingkat bunganya sangat ringan," ungkap impinan Divisi Kredit UMKM Bank BJB Denny Mulyadi.

KUR yang ditawarkan bank bjb dalam program Petani Milenial memiliki keunggulan bunga sangat ringan, yakni 6%. Adapun Total alokasi dana yang dikucurkan untuk program Petani Milenial tahun ini mencapai Rp1,1 Triliun.

"Di tahun ini bank bjb mengalokasikan Rp1,1 Triliun. Kami tidak membatasi jumlah peserta Petani Milenial yang dapat terlibat, namun anggaran disesuaikan dengan kuota KUR Bank bjb dari pemerintah yakni Rp 1,1 triliun, jumlah ini yang akan kami serap. bank bjb memastikan bagaimana petani memiliki akses terhadap benih, pupuk dan obat-obatan karena lahannya telah disiapkan Pemprov Jabar," ungkap Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari.

Adapun besaran dana yang akan diterima oleh para petani milenial akan disesuaikan dengan rencana kerja usaha (RKU) yang diajukan petani milenial atau pihak offtaker. Sementara pola pembayaran angsuran dapat dilakukan sesuai dengan siklus usaha yang dibuat dalam RKU tersebut. Pembayaran kredit dapat dilakukan baik sesudah panen maupun berdasarkan kesepakatan bersama.

Para petani muda yang hendak bergabung menjadi Petani Milenial sebelumnya harus sudah terseleksi oleh pihak penyelenggara program, yakni Pemprov Jabar. Sementara syarat untuk mendapatkan akses permodalan dari bank bjb, tidak berbeda dengan syarat pengajuan KUR.

Dalam program Petani Milenial juga dilibatkan 72 off-taker yang berasal dari pihak swasta maupun BUMD.

"Ini adalah bentuk kontribusi bank bjb dalam menjamin kesejahteraan petani milenial dan memastikan keberlangsungan usaha mereka baik dari sisi penanaman, produksi hingga hasilnya dapat berjalan dengan baik dan lancar," ungkap Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Selain akses permodalan untuk petani milenial, bank bjb juga menjalankan program Pesat (Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu) bagi pelaku UMKM. Program ini memberikan pendampingan intens kepada nasabah UMKM agar berkembang. "bank bjb juga akan memberikan program pensiun bagi petani atau DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Hal ini penting untuk mulai dipahami petani milenial agar masa tua mereka terjamin dan sejahtera," ungkapnya.

Di samping itu, bank bjb juga terus mendorong pembentukan kultur pembayaran digital bagi masyarakat. Pembiasaan transaksi digital yang bersifat cashless dan peningkatan inklusi keuangan menjadi fokus yang hendak dikedepankan bank bjb.

Hal ini salah satunya didorong melalui digitalisasi penerimaan pajak pemerintah daerah melalui teknologi Quick Response Code Indonesia Standar (QRIS). Diharapkan, digitalisasi transaksi berbasis big data ini dapat menjadi modal untuk menyusun strategi pengembangan produk dan layanan digital lainnya.

Gaet Ribuan Milenial

Bank BJB juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Agro Jabar terkait penyaluran dan penjaminan KUR bagi mitra binaan PT Agro Jabar. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari.

Turut hadir pula Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat Hengky Kurniawan, Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Jabar Benny Bachtiar, Ketua TP-PKK Jabar Atalia Praratya, Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria , Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jabar Herawanto, Perwakilan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pimpinan Divisi Kredit UMKM Bank BJB Denny Mulyadi, serta para perwakilan stakeholder, offtaker, petani milenial juga tamu undangan lainnya.

Ridwan Kamil mengapresiasi dukungan bank bjb untuk membiayai permodalan para petani muda di program Petani Milenial. Dia mengatakan, program ini juga merupakan program inovatif yang bertujuan mengurangi pengangguran, khususnya pascapandemi COVID-19.

"Jadi tujuan paling dekatnya adalah pengurangan pengangguran pasca-COVID-19. Bidang pertanian dipilih karena selama pandemi tidak terpengaruh," ungkapnya.

Program Petani Milenial pun diharapkan dapat menarik minat generasi milenial untuk membawa perubahan pada sektor pertanian masa depan. Lebih jauh, program ini diharapkan dapat mewujudkan food security di Jabar berbasis teknologi.

Sejauh ini, Ridwan Kamil mengatakan, animo para milenial terhadap program Petani Milenial terbilang tinggi. Hal ini tercermin dari jumlah pendaftar awal yang telah melampaui target. Dari semula ditujukan untuk 5.000 petani muda, namun pendaftar telah mencapai lebih dari 8.600 orang.

"Saya menargetkan lewat program ini akan lahir di atas 100 ribu petani baru, untuk masa pendaftar awal sudah ada 8 ribuan orang meskipun keudian ada yang gugur dari seleksi alam. Tapi saya optimis akan dapat mencapai target," ungkapnya.

Dari jumlah tersebut, milenial yang paling banyak mendaftar berasal dari kawasan Bandung Raya seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, serta Kabupaten Sumedang dan Garut. Profil para pendaftar sekitar 45% berumur 20-24 tahun dan 28% berumur 25-29 tahun. Pendaftar didominasi laki-laki sekitar 87 persen sedangkan perempuan 13 persen.

Hingga saat ini, tersisa milenial yang meminati tanaman pangan sebanyak 1.010 orang. Sementara hortikultura 951 orang. Mereka tengah dalam posisi evaluasi akhir atau wawancara sampai tanggal 10 April 2021 nanti.

KUR Bank BJB Berdayakan Peternak Muda

Salah satu penerima manfaat program KUR bank bjb adalah Cecep Syaiful Milah (28), pengelola Peternakan Domba Amanah Agro Ma'had Nurul Hidayah di Kampung Cibulakan, Kabupaten Garut. Sejak bermitra bersama bank bjb melalui program KUR di 2017, Cecep menyebut peternakannya terus berkembang pesat.

"Dulu sebelum bekerjasama dengan bank bjb, total populasi domba di peternakan ada di kisaran 10-25 ekor. Setelah permodalan dijamim oleh bank bjb, saat ini domba sudah mencapai 600 ekor. Awalnya (modal) saya pakai untuk membeli hingga 200 ekor domba dan populasinya terus berkembang sampai saat ini," ungkap Cecep saat ditemui dalam kesempatan yang sama.

Alhasil, dia mengatakan, saat ini pondok pesantren Nurul Hidayah telah mampu memberdayakan tak hanya para santri, namun juga masyarakat sekitar lewat budidaya domba. Terdapat 220 santri dan puluhan warga yang terlibat mengelola Peternakan Domba Amanah Agro Ma'had.

"Alhamdulillah tak hanya santri, tapi masyarakat sekitar juga saat ini ikut andil budidaya domba. Lewat kemitraan ini kami tak hanya berkembang secara ekonomi, tapi juga secara SDM. Skill santri berkembang dan terus disupport," jelasnya.

Cecep menyebut, kemudahan akses untuk mendapat kredit modal menjadi salah satu kelebihan utama program KUR bank bjb. Selain itu, program Petani Milenial juga menjadi gerbang bagi pihaknya untuk dapat bersinergi lebih luas dengan pemerintah provinsi dan para off-taker.

"Prosesnya dimudahkan sekali, bahkan saat itu pihak bank bjb yang datang ke pesantren untuk ijab qobul. Saya berharap sinergi ini terus terjalin ke depannya, terutama setelah ada program Petani Milenial. Mudah-mudahan program ini bisa menumbahkan ekonomi masyarakat desa seperti slogan-nya," ungkapnya.(end)

Sumber: IQPLUS

[MDKA] PEFINDO MENETAPKAN PERINGKAT "idA" UNTUK RENCANA OBLIGASI MDKA


PEFINDO telah menetapkan peringkat "idA" untuk rencana Obligasi Berkelanjutan II Tahun 2021 PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) sebesar maksimum Rp3,0 triliun. Dana dari obligasi tersebut akan digunakan untuk melakukan pembiayaan kembali obligasi yang akan jatuh tempo pada tahun 2021, pembiayaan belanja modal dan sebagai tambahan kebutuhan modal kerja Perusahaan. PEFINDO juga menegaskan peringkat .idA. untuk Perusahaan dan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2020. Prospek untuk peringkat Perusahaan adalah "stabil".

Obligor dengan peringkat idA memiliki kemampuan yang kuat dibandingkan obligor Indonesia lainnya untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya. Walaupun demikian, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibandingkan obligor dengan peringkat lebih tinggi.

Peringkat tersebut mencerminkan biaya tunai (cash cost) Perusahaan yang rendah, potensi perolehan pendapatan yang lebih tinggi dari proyek Acid Iron Metal (AIM), serta permintaan emas yang tinggi. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh sumber daya tambang yang terbatas, eksposur terhadap fluktuasi harga komoditas dan cuaca yang tidak menguntungkan, dan risiko pengembangan tambang di daerah baru.

Peringkat dapat dinaikkan jika Perusahaan mampu meningkatkan profil tambang dengan memperbesar cadangan emas dan tembaga serta progres perkembangan proyek AIM yang lebih baik. Hal tersebut juga harus diikuti oleh struktur permodalan yang konservatif dan perlindungan arus kas yang kuat dengan tetap mempertahankan marjin profitabilitas yang baik. Peringkat dapat diturunkan jika Perusahaan membiayai belanja modalnya dengan utang dalam jumlah yang besar sehingga menyebabkan struktur permodalan Perusahaan menjadi lebih agresif yang ditandai oleh rasio utang terhadap EBITDA lebih besar dari 3,0x secara berkelanjutan tanpa disertai oleh profil bisnis yang lebih kuat.

Penurunan signifikan pada harga emas juga dapat menyebabkan penurunan peringkat karena dapat memberikan dampak negatif kepada profil keuangan Perusahaan. Sebagai tambahan, Perusahaan mempunyai proyek jangka panjang yang terletak di Pani dan Banyuwangi (proyek Tembaga Tujuh Bukit) yang membutuhkan belanja modal dalam jumlah signifikan. Kami belum mempertimbangkan rencana belanja modal dan potensi pendapatan dari proyek tersebut kedalam proyeksi keuangan Perusahaan.

MDKA berdiri pada tahun 2012 dan bergerak dalam kegiatan pertambangan. Pada saat ini, Perusahaan mempunyai dua operasional tambang yang terletak di Tujuh Bukit, Banyuwangi untuk pertambangan emas dan Pulau Wetar, Maluku untuk pertambangan tembaga. Per 30 September 2020, pemegang saham Perusahaan adalah PT Saratoga Investama Sedaya (19,13%), PT Mitra Daya Mustika (13,47%), Garibaldi Thohir (8,20%), PT Suwarna Arta Mandiri (6,33%), Pemda Kabupaten Banyuwangi (5,23%), dan lainnya termasuk publik (47,64%). (end)

Sumber: IQPLUS

[TPIA] CHANDRA ASRI TAWARKAN OBLIGASI SENILAI Rp1 TRILIUN


PT Chandra Asri Petrochem Tbk.(TPIA) akan menawarkan Obligasi berkelanjutan III tahap III tahun 2021 dengan jumlah pokok Rp1 triliun. Menurut keterangan perseroan Senin, Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan III dengan target dana yang dihimpun Rp5 triliun.

Obligasi terdiri dari 3 seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri C yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk memilih seri Obligasi yang dikehendaki.

Seri A dengan jumlah Pokok sebesar Rp50 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,80% per tahun dengan jangka waktu 3 tahun terhitung sejak sejak Tanggal Emisi.

Seri B dengan jumlah pokok sebesar Rp587,95 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun sejak Tanggal Emisi.

Seri C dengan jumlah pokok sebesar Rp362,05 miliar tingkat bunga tetap sebesar 9% per tahun dengan jangka waktu 5 tahun sejak Tanggal Emisi.

Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri A pada saat jatuh tempo Obligasi Seri A, B dan C.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 15 Juli 2021 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing Obligasi adalah pada tanggal 15 April 2024 untuk Obligasi Seri A, 15 April 2026 untuk Obligasi Seri B, dan 15 April 2028 untuk Obligasi Seri C.

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 kitab undang-undang hukum perdata.

Hak pemegang obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Pembelian kembali obligasi baru dapat dilakukan 1 tahun setelah tanggal penjatahan, perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh obligasi sebelum tanggal pelunasan pokok obligasi. perseroan mempunyai hak untuk memberlakukan pembelian kembali tersebut untuk dipergunakan sebagai pelunasan obligasi atau untuk disimpan dengan memperhatikan ketentuan dalam perjanjian perwaliamanatan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

TPIA hanya menerbitkan sertifikat jumbo obligasi yang didaftarkan atas nama ksei dan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik yang diadministrasikan dalam penitipan kolektif di ksei. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Pokok Obligasi.

Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek. Satuan Perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5 juta dan/atau kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan Bursa Efek dan/atau perjanjian tersendiri yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek.

Jumlah Minimum Pemesanan Pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya senilai Rp5 juta atau kelipatannya. Dana bersih yang diperoleh Perseroan dari hasil Obligasi ini, setelah dikurangi komisi-komisi, biaya-biaya, dan pengeluaran-pengeluaran akan digunakan seluruhnya untuk keperluan modal kerja.

Pemeringkat Efek Indonesia telah memberikan peringkat "idAA-" (Double A minus ) untuk obligasi ini hingga periode 4 Juni 2020 sampai dengan 1 Juni 2021. Adapun penjamin pelaksana emisi obligasi ini adalah BCA Sekuritas, dan DBS Vickers Sekuritas, PT. Bahana Sekuritas sebagai Agen penjualan dan PT. Bank Tabungan Negara bertindak sebagai wali amanat.

Perkiraan Masa Penawaran Obligasi pada tanggal 9-12 April 2021, Perkiraan Tanggal Penjatahan pada 13 April 2021 sedangkan Tanggal Distribusi Secara Elektronik pada 15 April 2021 dan Tanggal Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia jatuh pada 16 April 2021. (end)

Sumber: IQPLUS

[ESSA] ESSA BERHASIL MELAKUKAN REFINANCING PINJAMAN DI ANAK USAHA


PT Surya Esa Perkasa Tbk. (ESSA) menyampaikan bahwa pihaknya telah berhasil dalam refinancing fasilitas pinjaman berjangka panjang di anak perusahaannya, PT Panca Amara Utama (PAU). Fasilitas pinjaman berjangka senilai USD 495 juta (Fasilitas) tersebut di-arrange oleh sebuah sindikasi yang terdiri atas bank lokal dan internasional.

Presiden Direktur ESSA, Vinod Laroya, menyatakan, "Kami bangga dapat mengumumkan keberhasilan refinancing atas kewajiban jangka panjang di PAU melalui fasilitas baru ini. Fasilitas ini akan memungkinkan PAU untuk memiliki struktur keuangan yang lebih ramping dan solid serta membebaskan utang di level induk perusahaan."

"Kami yakin fasilitas pinjaman baru ini akan memperkuat posisi keuangan Perusahaan terutama di masa-masa yang penuh ketidakpastiaan ini. Kami juga berterima kasih kepada semua pemangku kepentingan atas dukungan mereka selama ini."imbuhnya. (end)

Sumber: IQPLUS

[KRAS] DUKUNG PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI, KRAS TAMBAH MODAL DI ANAK USAHA


Manajemen PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menyampaikan, pihaknya telah melakukan penambahan penyertaan modal di anak usaha yakni, PT Krakatau Tirta Industri (PT KTI) melalui mekanisme penyertaan modal dalam bentuk tanah milik perseroan.

Dalam keterangan tertulisnya, Pria Utama Corporate Secretary KRAS mengatakan, nilai penambahan penyertaan modal berupa lahan seluas 2.765.437 m2 sekitar Rp798.427.448.000. Alhahsil, peningkatan kepemilikan saham Perseroan di PT KTI menjadi sebesar 818.427.447 saham atau sebesar 99,99%.

"Tujuannya adalah untuk memperbaiki struktur permodalan PT KTI dalam rangka memperoleh sumber pendanaan yang akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi melalui pembangunan Water Treatment Plant Air Laut, sehingga dapat meningkatkan kinerja Perseroan secara konsolidasi,"katanya.(end)

Sumber: IQPLUS

[SMGR] GENJOT PASAR EKSPOR, SIG RAMBAH PASAR AMERIKA UTARA


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG tengah membidik beberapa pasar baru untuk mengoptimalkan ekspor produk semen. Salah satu negara yang dituju adalah pasar Amerika Utara.

Agresifnya perusahaan dengan menggenjot pasar ekspor tersebut, seiring masih rendahnya permintaan di pasar dalam negeri disebabkan adanya pandemi Covid-19. Langkah ini pun dilakukan pasca sudah ditandatanganinya perjanjian kemitraan dengan investor asal Jepang, Taiheiyo Cement Corporation (TCC).

Perjanjian kemitraan antara TCC, SIG, bersama dengan anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) itu ditandatangani pada 8 Desember 2020 lalu. Perjanjian tersebut bertujuan membangun suatu kemitraan antara TCC, SMGR, dan SBI, dalam berbagai bidang usaha, seperti produksi semen dan produk turunannya, sumber daya alam termasuk batu kapur, lingkungan hidup, bahan bangunan, perdagangan semen, serta penelitian dan pengembangan.

"Kami akan membuka pasar baru ke kawasan Amerika Utara melalui strategi aliansi dengan Taiheiyo semen korporat Jepang yang baru diluncurkan. Kami menargetkan ekspor sebanyak 500 ribu hingga 1 juta ton di tahun 2021,"kata Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso, usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2021, di Jakarta, Senin (29/3/2021).

Langkah tersebut, kata Hendi, sebagai upaya tidak berpangku tangan lantaran efek pandemi ini masih dirasakan. "Di kuartal I tahun ini saja, kita masih merasakan dampak yang signifikan dari Covid-19 tersebut," terangnya.

Kebijakan ekspor sendiri, sudah digenjot sejak tahun lalu. Tercatat, di tengah ketatnya persaingan industri semen dalam negeri tersebut, ternyata emiten dengan kode saham SMGR itu telah melakukan penjualan ekspor ke berbagai negara seperti Australia, Bangladesh, Srilanka dan China.

"SIG terus berupaya mengoptimalkan potensi pasar baru dan menghadirkan berbagai solusi di bidang building material. Tahun 2020 lalu, SIG telah meluncurkan produk masonry cement maupun pengembangan digital marketing dengan menghadirkan beberapa platform seperti Sobat Bangun, Akses Toko serta Official Store untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan produk SIG," papar Hendi lagi. (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham SAME, LSIP dan AKRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 30 Maret 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Maret  30, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,166.82(-0.46%), consolidation. Trading range 6,132 – 6,210. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode  weekly terlihat indikator MFI optimized terlihat konsolidasi di support trend line  namun indikator Stochastic% optimized relatif flat. Daily support di 6,132 dan daily resistance di 6,210. Cut loss level di 6,080.

SAME Daily, 432 (-5.68%), buy on weakness, trading range 424 – 456. Indikator MFI optimized cenderung naik dan RSI optimized masih konsolidasi. Daily support di 424 dan daily resistance di 456 Cut loss level di 410.

LSIP Daily, 1,335 (-2.1), buy on weakness, trading range 1,310 – 1,365. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan indikator  RSI  optimized akan menguji support trendline. Daily support  di  1,310  dan daily resistance di 1,365. Cut loss level di 1,300.

AKRA Daily, 3,270 (-3.25%), buy on weakness,, trading range 3,250 – 3,360.  indikator MFI optimized kana menguji support trendline dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 3,250 dan daily resistance terdekat di  3,360. Cut loss level di 3,200.

Rekomendasi Saham BMRI, BSDE, MAIN dan PTBA oleh Indopremier | 30 Maret 2021


IHSG (6.120 – 6.210) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target penurunan indeks pada level 6.120 dan 6.075 dengan resist di level 6.210 kemudian 6.255.

BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.325 dengan resist di level 6.500 kemudian 6.625.

BSDE (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.225 kemudian 1.245 dengan support di level 1.185, cut loss jika break 1.165.

MAIN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 790 kemudian 805 dengan support di level 760, cut loss jika break 745.

PTBA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.660 dengan resist di level 2.740 kemudian 2.800.


XIHD (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 453 dengan resist di level 460 kemudian 464.

XIIC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.004 dengan resist di level 1.022 kemudian 1.028.

XIPI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 175 dengan resist di level 180 kemudian 182.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbrwk

Rekomendasi Saham PGAS, UNVR, INKP dan LPKR oleh MNC Sekuritas | 30 Maret 2021


MNC Daily Scope Wave

30 Maret 2021

IHSG ditutup terkoreksi 0,5% ke level 6,166 pada perdagangan kemarin (29/3). Kami perkirakan, IHSG akan menguji level 6,128-6,160 dan selama IHSG masih mampu bertahan di atas level 6,060, maka IHSG berpeluang untuk menguat kembali menguji 6,240-6,250 untuk membentuk wave (iv) dari wave [c] dari wave 2 pada skenario merah. Hal tersebut berarti, penguatan IHSG akan relatif terbatas dan masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave 2. 

Support: 6,060, 5,735

Resistance: 6,360, 6,400

PGAS - Buy on Weakness (1,375)

PGAS ditutup menguat 1,1% di level 1,375 diiringi dengan munculnya tekanan beli pada perdagangan kemarin (29/3). Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah 1,310, maka kami memperkirakan saat ini posisi PGAS sedang membentuk awal wave [iii] dari wave 5. Hal tersebut berarti, PGAS masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,330-1,375

Target Price: 1,500, 1,660

Stoploss: below 1,310

UNVR - Buy on Weakness (6,725)

Pada perdagangan kemarin (29/3), UNVR ditutup menguat 1,9% ke level 6,725 disertai dengan tekanan beli. Saat ini, posisi UNVR kami perkirakan sedang berada di awal wave (Y). Hal tersebut berarti, UNVR masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya, selama tidak terkoreksi ke bawah 6,475.

Buy on Weakness: 6,600-6,700

Target Price: 7,000, 7,350

Stoploss: below 6,475

INKP - Spec Buy (11,575)

INKP ditutup terkoreksi 1,3% di level 11,575. Kami perkirakan, selama tidak terkoreksi ke bawah 11,200 sebagai supportnya, maka saat ini INKP sedang berada di awal wave (5) dari wave [C]. 

Spec Buy: 11,300-11,575

Target Price: 13,000, 14,225

Stoploss: below 11,200

LPKR - Sell on Strength (196)

Kemarin (29/3), LPKR ditutup terkoreksi 1,5% ke level 196. Kami perkirakan, saat ini pergerakan LPKR sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave 2. Hal tersebut berarti, LPKR masih rawan terkoreksi, terlebih bila menembus support terdekat yang berada di 192. Arah koreksi LPKR kami perkirakan berada pada rentang 176-184 dan dapat dicermati untuk melakukan buyback.

Sell on Strength: 196-202


Disclaimer On

Analisa Saham MDKA | 30 Maret 2021


Saham MDKA
pada perdagangan tanggal 29 Maret 2021 ditutup pada harga 2300, mengalami penurunan, yaitu -1,28% dibandingkan hari sebelumnya. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 58% dibandingkan hari sebelumnya. Indikator Stochastic Slow menunjukkan bahwa saham ini berada pada kondisi jenuh jual dengan arah bullish Indikator MACD menunjukkan bahwa saat ini berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Rekomendasi :

Beli jika di atas 2400

Jika naik di atas 2600 maka berpotensi menuju 3000

Jika turun di bawah 2300 maka berpotensi menuju 2200

Disclaimer: ON

https://www.youtube.com/channel/UCXM_s4ZsWIL835TdMZwPxXQ

www.sahamonline.id

Rekomendasi Saham ADRO, AKRA, LSIP dan MNCN oleh Binaartha Sekuritas | 30 Maret 2021


Binaartha Sekuritas Daily

30 Maret 2021

oleh M. Nafan Aji Gusta Utama 

Adaro Energy (ADRO)

Pergerakan harga saham ADRO telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 1.190 – Rp 1.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.255, Rp 1.305, Rp 1.360 dan Rp 1.715. Support ada di Rp 1.150 dan Rp 1.030. Saham ADRO di harga Rp 1.205. (RoE: 3.72%; PER: 18.53x; EPS: 64.76; PBV: 0.69x; Beta: 1.32).

AKR Corporindo (AKRA)

Pergerakan harga saham AKRA telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan, minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 3.250 – Rp 3.270, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.420, Rp 3.600, Rp 4.010 dan Rp 4.420. Support ada di di Rp 3.190 dan Rp 3.090. Saham AKRA ditutup di Rp 3.270. (RoE: 8.76%; PER: 14.31x; EPS: 231.23; PBV: 1.26x; Beta: 1.75). 

Alam Sutera Realty (ASRI)

Pergerakan harga saham ASRI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 226 – Rp 232, dengan target harga secara bertahap di level Rp 244, Rp 260, Rp 300, Rp 340 dan Rp 356. Support ada di Rp 220 dan Rp 212. Saham ASRI ditutup di Rp 232. (RoE: -14.17%; PER: -3.49x; EPS: -66.51; PBV: 0.50x; Beta: 2.31). 

Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC)

Pergerakan harga saham IPCC telah menguji beberapa garis MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 600 – Rp 620, dengan target harga secara bertahap di level Rp 665, Rp 710, Rp 820 dan Rp 1.000. Support ada di Rp 570 dan Rp 530. Saham IPCC ditutup di Rp 615. (RoE: -4.27%; PER: -25.78x; EPS: -24.24; PBV: 1.11x; Beta: N/A). 

Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia (LSIP)

Pergerakan harga saham LSIP telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada level Rp 1.320 – Rp 1.340, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.380, Rp 1.425, Rp 1.480, Rp 1.610 dan Rp 1.740. Support ada di Rp 1.320 dan Rp 1.280. Saham LSIP ditutup di Rp 1.335. (RoE: 7.50%; PER: 13.14x; EPS: 102.35; PBV: 0.99x; Beta: 1.07). 

Media Nusantara Citra (MNCN)

Pergerakan harga saham MNCN telah menguji beberapa garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada level Rp 1.000 – Rp 1.020, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.060, Rp 1.160, Rp 1.390 dan Rp 1.620. Support ada di Rp 985. Saham MNCN ditutup di Rp 1.020. (RoE: 12.79%; PER: 8.40x; EPS: 122.09; PBV: 1.07x; Beta: 1.74).

Analisa Saham INTP, ANJT dan HMSP | 30 Maret 2021

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)


Muncul Inverted hammer candle dengan Stochastic berpotensi Golden Cross dan volume perdagangan meningkat namun RSI melemah dan MACD berpotensi dead cross.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 12.450

Resistance: Rp 13.825

Achmad Yaki - BCA Sekuritas

PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT)


Pergerakan secara teknikal menguji support MA20 dengan momentum indikator RSI dan Stochastic yang cukup rendah di area oversold. Potensi bergerak mencoba bertahan dan rebound. 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 685-Rp 655

Resistance: Rp 715-Rp 745

Lanjar Nafi - Reliance Sekuritas

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)


HMSP pada perdagangan kemarin ditutup menguat bergerak konsolidasi. HMSP nampak ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif ramai melebihi rata-rata perdagangan HMSP 5 hari ke belakang. 

HMSP Nampak masih mencoba kembali menguji resistant MA20 sekaligus mencoba menutup Gap Rp 1.425. Terjadi golden cross pada indikator stochastic di areal oversold / jenuh jual. 

Rekomendasi: Buy 

Support: Rp 1.350

Resistance: Rp 1.425

Hendri Widianto - Erdikha Elit Sekuritas


Update Harga Komoditas dan Indeks | 30 Maret 2021


Stock futures are higher after Dow closes at record

U.S. stock index futures advanced during overnight trading on Monday after the Dow Jones Industrial Average closed at a record high.


Dow.......33171  +98.5      +0.30%

Nasdaq.13060   -79.1       -0.60%

S&P 500..3971   -3.5         -0.09%

 

FTSE...... .6736   -4.4        -0.07%

Dax........14818  +68.8     +0.47%

CAC.......6016    +26.7     +0.45%


Nikkei...29385    +207.8    +0.71%

HSI........28338   +1.9         +0.01%

Shanghai .3435  +16.97   +0.50%

ST Times..3179  +21.3     +0.67%


IDX.....6166.82  -28.74     -0.46%

LQ45.....933.53 -5.30       -0.56%


JAKMIND...1029.73    -10.47     -1.01%

JAKCONS....1718.74  +9.90      +0.58%

JAKTRADE...858.93    -2.07       -0.24%

JAKBIND.....987.66     +14.13   +1.45%

JAKAGRI...1447.20     -15.81     -1.08%

JAKFIN.. ....1426.25   -10.59      -0.74%

JAKPROP......374.94   -5.30        -1.39%

JAKINFR...1052.32     -14.75      -1.38%

JAKMANU..1309.10   +8.66      +0.67%   

JAKMINE....1818.07   -38.13     -2.05%

 

Indo10Yr..6.8731   +0.0121    +0.18%

ICBI...308.3065     +0.0606    +0.02%

US10Yr....1.7210    +0.0610    +3.67%

VIX............20.74   +1.88         +9.97%

  

USDIndx .....92.9440 +0.1780  +0.19%

Como Indx...187.53   -0.20        -0.11%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .144.49  -1.31         -0.98%


IndoCDS.....87.138    +0.772    +0.894%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14445.50 +27.50     +0.19%

Jisdor....14434    -12            -0.08%



Euro.........1.1771  -0.0023   -0.20%



TLKM........23.87    -0.41        -1.69%

(3445)

EIDO..........22.65    -0.38        -1.65%

EEM...........52.90    -0.37        -0.69%


Oil............61.82       +0.85      +1.39%

Gold ......1713.00    -21.70      -1.25%

Timah....25302.50  +127.50  +0.57%

Nickel...16202.50   -190.00    -1.16% 

 

Coal price.....93.00  -2.40      -2.52%

(Apr/Newcastle) 

Coal price.....88.30  -2.40      -2.65%

(May/Newcastle)

Coal price.....70.60  -0.30       -0.42%

(Apr/Rotterdam) 

Coal price.....70.55  -0.30       -0.42%

(May/ Rotterdam)

 

CPO(Jun)....3752   +57       +1.54%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn...........546.75   -5.75     -1.04%

SoybeanOil...52.96 +0.48     +0.91%

Wheat....... 616.75  +3.50     +0.57%


Wood pulp.5700.00  unch     +0%⁰


( DE/ Phintraco(AT)  30-03-21)