JASA MARGA RAIH TIGA PENGHARGAAN DALAM AJANG TOP CSR AWARDS 2021


Rangkaian program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang digagas PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang TOP CSR Awards 2021 yang diselenggarakan oleh TopBusiness. Ketiga penghargaan tersebut adalah TOP CSR Awards # Star 4, TOP Leader on CSR Commitment yang diraih oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur serta Special Category: Program Lingkungan-Green Toll Road.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Enkky Sasono A.W dan Corporate Communication & Community Jasa Marga Dwimawan Heru, dalam acara Puncak Penghargaan TOP CSR Awards 2021 yang bertemakan .Peran Strategis CSR dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Era New Normal. pada Kamis (22/04).

Usai menerima ketiga penghargaan dalam acara yang berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut, Enkky menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya atas apresiasi serta komitmen terhadap program TJSL yang dilakukan Jasa Marga selama ini.

"Ahamdulillah, kami ucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh TopBusiness. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus mengutamakan program-program yang memberikan manfaat bersama dan berkontribusi pada Creating Shared Value (CSV), pemberdayaan masyarakat (community development), serta membangun kapasitas stakeholder (capacity building)," ujar Enkky.

Enkky menambahkan, selain mengadopsi CSV, program TJSL Jasa Marga juga telah memulai untuk mengadopsi standar-standar dalam ISO 26000. Dengan konsep inilah seluruh program TJSL Jasa Marga menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan sosial kemasyarakatan dan perbaikan kualitas lingkungan hidup, termasuk inisiatif penyelesaian permasalahan sosial yang relevan melalui kompetensi inti Perusahaan demi kemaslahatan bersama.

Ketua penyelenggara TOP CSR Awards 2021 sekaligus Pemimpin Redaksi majalah Top Business M. Lutfi Handayani menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi dari kegiatan CSR perusahaan yang bedampak untuk sekitarnya.

"Setiap CSR yang dibuat oleh masing-masing kandidat sangat berdampak besar pada masyarakat dan lingkungan sekitar, maka dari itu kami TopBusiness sebagai media yang juga partner perusahaan mengapresiasi semua program CSR yang ada dengan mengadakan ajang penghargaan ini," ucapnya.

Lutfi mengatakan, kegiatan tahunan TOP CSR Awards ini, bukan hanya sekadar ajang pemberian penghargaan tertinggi kepada perusahaan yang dinilai berhasil dalam menjalankan program CSR/ TJSL/Community Development yang efektif dan berkualitas saja. Namun juga sebagai sarana pembelajaran bersama bagi para peserta, untuk meningkatkan kualitas program CSR dalam mendukung bisnis yang berkelanjutan.

Jasa Marga hingga saat ini mengelola sejumlah program TJSL unggulan yang merupakan insiatif di era kenormalan baru (new normal) dalam rangka menangani pandemi Covid-19. Beberapa program TJSL unggulan tersebut melingkupi pelibatan dan pemberdayaan komunitas (community involvement and development) , praktek ketenagakerjaan (labour practices) dan lingkungan hidup (the environment) sekaligus yaitu Dukuh Binaan Kelengkeng Kristal di Desa Wijimulyo, Kulonprogo, DI Yogyakarta, program Kebun Kopi Hutan Majaksingi untuk budidaya serta proses olah kopi organik di Balkondes Majaksingi Magelang serta Pembangunan Taman Keanekaragaman Hayati Melalui Penanaman dan Koleksi Pohon Langka di rest area Km 88 Purbaleunyi.

Selain itu, Jasa Marga juga melakukan inisiatif program Green Toll Road dengan mengganti lampu Penerangan Jalan Umum dengan menggunakan jenis lampu LED, penanaman jenis-jenis vegetasi penyerap polutan pada area terbuka pada ruang milik jalan tol, pembuatan tempat-tempat penampungan air limpasan (run-off) pada lokasi tertentu di jalan tol hingga penggunaan material bahan bangunan bagi kegiatan konstruksi yang .ramah lingkungan..

Jasa Marga juga turut melakukan inisiatif program penanganan Covid-19. Antara lain, dengan melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment), bantuan bencana non alam Covid-19 dalam bentuk pemberian alat kesehatan, vitamin hingga masker untuk para karyawan Perusahaan maupun masyarakat hingga bersama Kementerian BUMN menggelar kegiatan donor darah plasma konvalesen.(end)

Sumber: IQPLUS

KINERJA ESSA MENCERMINKAN PEMULIHAN BERKELANJUTAN DI KUARTAL I 2021


PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) emiten yang bergerak di sektor Energi dan Kimia melalui Kilang LPG (liquefied petroleum gas) dan produksi Amonia, mencatatkan kinerja keuangan yang meningkat secara signifikan pada Kuartal I-2021.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasi Interim yang tidak diaudit per 31 Maret 2021, ESSA berhasil membukukan pendapatan sebesar USD 68,5 juta pada Kuartal I-2021, meningkatsebesar 8,86% dibandingkan pada Kuartal I-2020 sebesar USD 62,9 juta.

Pendapatan Amonia meningkat 11,8% di Kuartal I-2021 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini turut berpengaruh terhadap kenaikan pendapatan ESSA yang sebagian besar kontribusi penjualannya berasal dari segmen Amonia sebesar 86% lalu diikuti oleh segmen LPG sebesar 14%. Sedangkan dari sisi operasional, ESSA berhasil mengurangi beban penjualan sebesar 18% dan beban administrasi dan umum dengan 17% lebih baik dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal tersebut memungkinkan Perseroan menghasilkan marjin operasi yang lebih baik yang menjadikan laba bersih Perseroan naik menjadi sebesar USD 9,5 juta pada Kuartal I-2021, dibandingkan sebesar USD 0,3 juta pada Kuartal I-2020.

Presiden Direktur ESSA, Vinod Laroya, menyatakan, "Peningkatan pendapatan serta laba bersih ESSA seiring dengan adanya pemulihan kembali harga Amonia secara tajam sejak Januari 2021. Kenaikan harga Amonia tersebut didorong oleh hambatan pasokan serta karena sektornya memasuki masa awal pemulihan permintaan. Ke depan, ESSA akan terus meningkatkan kinerjanya seiring dengan pemulihan harga dan permintaan di pasar global".

Amonia banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk, plastik, dan bahan kimia di seluruh dunia. Namun demikian, perkiraan permintaan Amonia saat ini belum mempertimbangkan peran Amonia sebagai alternatif bahan bakar masa depan karena kandungan hidrogennya yang tinggi, nol emisi CO2 pada saat pembakaran, serta pengiriman logistik yang dapat diandalkan.

Seiring dengan adanya peningkatan permintaan Amonia global, ESSA melihat sumber tambahan untuk pengembangan permintaan amonia melalui Amonia Biru yang saat ini juga memperlihatkan prospek yang cukup signifikan. Oleh karena itu pada Maret 2021 lalu, Perseroan bekerjasama dengan Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (.JOGMEC.), Mitsubishi Corporation (.MC.), dan Institut Teknologi Bandung (.ITB.) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengumpulan, Pemanfaatan dan Penyimpanan Karbon (Carbn Capture, Utilization & Storage /CCUS) untuk produksi Amonia Biru di Indonesia di Pabrik Amonia di Banggai, Sulawesi Tengah.

"Selanjutnya, pada Maret 2021 melalui anak perusahaannya - PT Panca Amara Utama (.PAU.) - ESSA telah berhasil membiayai kembali pinjaman jangka panjang sebesar USD 495 juta. Hal ini memungkinkan PAU untuk memiliki struktur permodalan yang lebih sederhana dan lebih ramping. Kami percaya pembiayaan baru ini menempatkan Perusahaan dalam posisi yang tepat untuk menciptakan fondasi yang kuat di masa-masa yang penuh ketidakpastian ini serta untuk selalu berkontribusi sebagai Satu untuk Indonesia," tutup Vinod.(end)

Sumber: IQPLUS

KINERJA KEUANGAN SOLID BCA DENGAN POSISI NERACA SEHAT DI TENGAH PANDEMI


PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) dan entitas anak mencatatkan kinerja keuangan yang solid pada triwulan I 2021, serta posisi permodalan dan likuiditas berada pada posisi yang sehat melewati setahun pandemi COVID-19. BCA mencatatkan laba bersih sebesar Rp7 triliun, tumbuh 7,0% secara tahunan (YoY). Sejalan dengan perekonomian yang berangsur pulih dari pandemi, portofolio total kredit dan obligasi korporasi telah relatif stabil sejak Desember 2020, mencapai Rp610 triliun per 31 Maret 2021.

Hal ini didukung oleh penempatan pada obligasi korporasi yang meningkat sebesar 6,9% dibandingkan posisi Desember 2020. Sementara itu, BCA membukukan pertumbuhan kredit yang positif pada segmen korporasi, ditopang permintaan pada industri telekomunikasi, minyak nabati dan hewani, serta perkebunan.

"Kinerja solid BCA dan entitas anak tidak lepas dari dukungan para nasabah, regulator, dan seluruh pihak terkait, yang senantiasa bergandengan tangan dengan kami dalam melewati masa-masa sulit ini. Bersamaan dengan stimulus pemerintah untuk memacu permintaan kredit konsumer, BCA Online Expoversary diselenggarakan pada Maret 2021 untuk memberikan penawaran khusus KPR dan KKB bagi segmen ritel. Selama satu bulan pelaksanaan Expoversary ini, hasilnya sangat menggembirakan, di mana mencatatkan 1,2 juta pengunjung serta pengajuan aplikasi KPR dan KKB masing-masing Rp15 triliun dan Rp5 triliun.

Hal ini menjadi sinyal bahwa daya beli masyarakat masih ada di pasar. Kemudian, untuk mendukung pemulihan ekonomi di segmen UMKM, kami juga menggelar pameran online BCA UMKM fest yang diikuti sekitar 1.700 merchant yang memasarkan lebih dari 18.000 produk ke pasar domestik maupun ekspor,. tutur Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja.

Selaras dengan komitmen BCA untuk meningkatkan pembiayaan, fasilitas kredit untuk bisnis naik hingga 6% YoY. Meski demikian, aktivitas bisnis yang belum pulih sepenuhnya menyebabkan fasilitas tersebut tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga total kredit BCA terkoreksi menjadi Rp586,8 triliun di akhir Maret 2021. Kredit korporasi mencapai Rp262,6 triliun di Maret 2021, naik 0,9% YoY. Sementara itu, kredit komersial dan UKM turun 6,4% YoY menjadi Rp178,9 triliun. Total kredit konsumer terkontraksi 10% YoY menjadi Rp139,5 triliun.

Pada portofolio kredit konsumer, KPR turun 3,4% YoY menjadi Rp89,4 triliun, serta KKB berkurang 23,7% YoY menjadi Rp36,0 triliun. Saldo outstanding kartu kredit turun 10,2% YoY ke Rp11,1 triliun. Pengajuan aplikasi kredit konsumer baru dari BCA Online Expoversary diharapkan akan berkontribusi bagi penyaluran kredit baru pada triwulan II tahun ini. Dari total portofolio kredit, sekitar 21,4% atau Rp126,0 triliun merupakan portofolio kredit keuangan berkelanjutan.

Dari sisi dana pihak ketiga, BCA berhasil membukukan kinerja yang kuat pada triwulan I 2021.Current account and savings account (CASA) naik 15,4% YoY mencapai Rp655,8 triliun, berkontribusi bagi kenaikan total dana pihak ketiga yang sebesar 14,6% YoY menjadi Rp849,4 triliun. Sementara itu, deposito berjangka meningkat 12,2% YoY menjadi Rp193,6 triliun. Kuatnya pertumbuhan dana pihak ketiga mendorong total aset tumbuh 12,1% YoY menjadi Rp1.090,4 triliun di akhir Maret 2021.

Tingginya tingkat kepercayaan nasabah serta kuatnya franchise bisnis perbankan transaksi sebagai hasil pengembangan solusi digital secara konsisten, telah memperkokoh kontribusi CASA sebagai dana inti bank. CASA berkontribusi sebesar 77,2% dari total dana pihak ketiga. BCA memproses 40,5 juta transaksi per hari secara rata-rata pada triwulan I 2021, naik dari 31,5 juta dari periode yang sama tahun lalu. Seiring pergeseran tren masyarakat ke arah digitalisasi, BCA terus mencatatkan pertumbuhan pesat pada jumlah transaksi melalui mobile dan internet banking.

Solidnya pertumbuhan dana pihak ketiga memungkinkan BCA untuk mencetak pendapatan bunga yang lebih tinggi dari aset treasury, sehingga menyeimbangkan penurunan imbal hasil (yield) dan outstanding kredit yang lebih rendah. Selain itu, sejalan dengan tren penurunan suku bunga acuan dari Bank Indonesia, BCA mampu menurunkan suku bunga produk deposito, yang mana berdampak pada beban bunga yang lebih rendah. Oleh karena itu, BCA mampu membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 3,3% YoY menjadi Rp14,1 triliun.

Di sisi lain, pendapatan non-bunga berkurang menjadi Rp4,9 triliun, atau turun 14,5% YoY karena pendapatan non-bunga pada triwulan I tahun lalu sebagian besar didorong oleh keuntungan tidak berulang (one-off gain) dari penjualan portofolio reksa dana. Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp19,1 triliun atau terkoreksi 2,0% YoY, sementara laba bersih tumbuh 7,0% YoY menjadi Rp7,0 triliun.

Permodalan BCA tetap berada di posisi yang solid dengan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) tercatat sebesar 24,5%, lebih tinggi dari ketetapan regulator, serta likuiditas tetap memadai dengan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 65,2%. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) terjaga pada tingkat yang bisa ditoleransi sebesar 1,8%,dibandingkan triwulan I tahun lalu yang sebesar 1,6%, didukung oleh relaksasi kebijakan restrukturisasi. Normalisasi restrukturisasi kredit akan menjadi salah satu fokus BCA pada tahun 2021. Sebagai tambahan, rasio pengembalian terhadap aset (return on asset/ROA) tercatat sebesar 3,1%, dan rasio pengembalian terhadap ekuitas (return on equity/ROE) sebesar 15,8%.

"Sejalan dengan perekonomian yang berangsur pulih dari pandemi, BCA tetap optimis dalam memanfaatkan peluang bisnis di seluruh segmen pada tahun ini. Tidak kalah penting, sebagai responsible corporate citizen dan komitmen mendukung nilai Environment, Social and Governance (ESG), BCA senantiasa aktif terlibat dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan budaya,pendidikan, dan kesehatan," ujar Bapak Jahja Setiaatmadja.

Di bidang kesehatan, CSR BCA memberikan donasi kepada puskesmas dan sumbangan masker untuk masyarakat, serta mengajak karyawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. BCA juga menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat bagi para nasabah dan karyawan sejak awal munculnya pandemi. Dalam mengemban misi sosial, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada korban bencana gempa dan banjir yang baru saja terjadi. Pada triwulan I 2021, .Desa Pentingsari. di Yogyakarta diakui sebagai "Desa Berkelanjutan. oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Desa ini merupakan salah satu perwujudan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat di bawah program CSR "Bakti BCA".(end)

Sumber: IQPLUS

ZINC BAKAL CARI PINJAMAN Rp1,6 TRILIUN UNTUK EKSPANSI


PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) memperoleh restu dari para pemegang saham untuk melakukan proses peminjaman dana sebesar-besarnya Rp 1,6 Triliun melalui pihak perbankan. Aksi Perseroan tersebut diputuskan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis, 22 April 2021.

Menurut rencana, Padli Noor selaku Direktur ZINC mengungkapkan, dana hasil pinjaman tersebut akan digunakan untuk menambah modal usaha Perseroan.

"Melalui rapat hari ini, kami sudah diberikan izin oleh para pemegang saham untuk mengajukan proses pinjaman kepada pihak perbankan dengan nilai sebesar-besarnya Rp 1,6 Triliun. Dana tersebut akan digunakan sebagai modal untuk percepatan peningkatan kapasitas produksi ZINC, yang di mana selain untuk produksi timbal dan seng, Perseroan juga berencana untuk melanjutkan produksi bijih besi untuk dijual di dalam negeri."

Pada tahun ini, Perseroan akan fokus pada bisnis inti dan menambah kapasitas penambangan dan produksi untuk meningkatkan kinerja. Perseroan optimis

kinerja akan terus tumbuh seiring dengan pemulihan ekonomi setelah adanya vaksinasi Covid-19. "Kami optimis kinerja tahun ini akan lebih baik dari tahun 2020. Hal ini didorong dengan dengan adanya peningkatan harga komoditas, serta peningkatan permintaan akan konsentrat timbal dan seng dari berbagai negara. Sehingga dengan demikian diharapkan harga komoditas akan stabil, dan penjualan untuk komoditas tersebut juga dapat terus meningkat," tambah Padli.

Sebagai informasi, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris Perseroan. Perseroan telah menunjuk Bambang Ghiri sebagai Komisaris Independen yang baru, menggantikan Alm. Wilmar Marpaung yang wafat pada Desember 2020.

"Kami senang Bapak Bambang bergabung sebagai Komisaris Independen Perseroan yang baru. Beliau merupakan seorang profesional, dimana beliau akan membantu dan mengawasi dari sisi Good Corporate Governance (GCG) Perseroan ke depan," tutup Padli. (end)

Sumber: IQPLUS

BTPN SYARIAH CATAT LABA Rp375,14 MILIAR HINGGA MARET 2021


PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) mencatat laba tahun berjalan Rp375,14 miliiar hingga periode 31 Maret 2021 turun dari laba Rp402,29 miliiar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan operasional bersih tercatat Rp480,42 miliar turun dari Rp537,33 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp480,43 miliar tahun dari laba sebelum pajak Rp 538,34 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas mencapai Rp2,37 triliun hingga periode 31 Maret 2021 turun dari jumlah liabilitas Rp2,63 triliun hingga periode 31 Desember 2020.

Total aset perseroan hingga periode 31 Maret 2021 sebesar Rp17,29 triliun naik dari total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 yang Rp16,44 triliun.(end)

Sumber: IQPLUS

ASSA BAKAL TAWARKAN OBLIGASI KONVERSI SENILAI Rp720 MILIAR


PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menawarkan sebanyak - banyaknya 600 juta Obligasi Konversi, dimana setiap pemegang 453 Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada tanggal 14 Juni 2021 berhak memperoleh 80 HMETD.

Dalam prospektus ringkasnya, disebutkan bahwa dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 unit Obligasi Konversi dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp1.200 setiap 1 unit Obligasi Konversi, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

"Jumlah dana yang akan diterima oleh Perseroan dalam PMHMETD I ini adalah sebesar Rp720 miliar. Obligasi Konversi dalam PMHMETD I ini diterbitkan tanpa warkat (scripless). Obligasi Konversi tersebut dapat dikonversi sebesar nilai nominalnya, yang akan ditawarkan dengan harga konversi Rp1.200 per saham. Nilai nominal Saham Hasil Konversi adalah sebesar Rp100 per lembar Saham,"terang Manajemen ASSA.

Nantinya, sisa Obligasi Konversi yang belum dilaksanakan, maka seluruh sisa Obligasi Konversi yang tersisa akan dibeli oleh International Finance Corporation secara tunai sebagai Pembeli Siaga dengan jumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp720 miliar pada Harga Pelaksanaan sebesar Rp1.200 setiap Obligasi Konversi berdasarkan Perjanjian Pembelian Siaga.

Adapun seluruh dana atau sekitar 90,38% akan digunakan untuk pelunasan dan pembayaran atas sebagian pinjaman bank Perseroan, sekitar 7,01% akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Dan sisanya sekitar 2,62% akan digunakan untuk penyetoran modal kepada PT Adi Sarana Logistik yang akan

digunakan untuk pengembangan usaha baru di bidang jasa pergudangan (warehouse) dengan merek "titipaja" dimana untuk usaha baru ini Perseroan tidak memerlukan perizinan baru karena saat ini masih memiliki status sewa gudang dengan pihak ketiga.

"Dengan demikian, kewajiban kepemilkan perizinan untuk usaha penyimpanan barang di gudang ini adalah Tanda Daftar Gudang (TDG) ada di pemilik gudang/lahan. Apabila dikemudian hari ASL memiliki gudang dari tanah dan bangunan sendiri, maka ASL wajib memiliki TDG untuk menjalankan kegiatan usahanya,"paparnya.

Dalam hal penerbitan obligasi konversi ini, Perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) idA- (Single A Minus). Adapun Wali Amanat dalam aksi korporasi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan dibantu oleh PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penasihat keuangannya. (end)

Sumber: IQPLUS

GANDENG UNIPIN, BANK MANDIRI HADIRKAN PROMO TOP UP GAME SELAMA RAMADAN.


Kehadiran bulan suci Ramadan 1442 Hijriyah di situasi pandemi mendorong Bank Mandiri memperkuat inovasi guna menghadirkan kemudahan bagi masyarakat. Kali ini, Bank Mandiri melalui aplikasi Livin. by Mandiri, menggandeng platform UniPin memberikan serangkaian program promo bagi gamer yang berlaku sejak 22 April hingga 13 Mei 2021.

Pada program ini, nasabah Bank Mandiri dapat menikmati diskon promo Ramadan Big Sale, berupa cashback senilai maksimal Rp20.000 setiap hari untuk transaksi pembelian UniPin Voucher senilai minimal Rp100.000 di aplikasi Livin.by Mandiri.

Menurut Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi, pihaknya akan terus menggandeng merchant ataupun platform pilihan dalam berbagai program promo melalui Livin. by Mandiri untuk meningkatkan awareness nasabah akan kemudahan bertransaksi di aplikasi mobile banking Bank Mandiri ini.

"Aplikasi Livin. by Mandiri ini hadir untuk menjadi kawan setia nasabah yang mampu memfasilitasi berbagai urusan finansial, termasuk dalam pembelian voucher game. Hal ini juga sejalan dengan kondisi pembatasan aktivitas sosial saat ini dalam rangka mencegah penyebaran virus covid-19," tambah Thomas.

Khusus pada 22, 24, 29 April dan 1,6,8 Mei 2021, lanjutnya, nasabah juga berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp50.000 untuk setiap transaksi minimal Rp100.000 di antara pukul 02.00 - 04.00 WIB dalam program Sahur Bareng UniPin di aplikasi Livin.by Mandiri.

Tak hanya itu, Bank Mandiri juga telah menyiapkan program promo istimewa pada saat Hari Raya Idul Fitri, 12-13 Mei 2021 agar hari kemenangan menjadi semakin bermakna. Melalui Lebaran Flash Sale, nasabah akan menikmati cashback sebesar Rp20.000 untuk pembelian UniPin Voucher senilai minimal Rp300.000 pada pukul 13.00 - 15.00 WIB saja.

Sementara Poeti Fatima selaku General Manager Business platform UniPin menyebutkan bahwa kolaborasi dengan Bank Mandiri hadir sebagai upaya memberikan kemudahan semua penggunanya dalam bertransaksi di tengah-tengah kesibukan beraktivitas dan beribadah selama bulan ramadan,

"Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan kemudahan bagi pengguna UniPin dan Mandiri dalam mengakses kebutuhan hiburan digital dimana saja dan kapan saja dengan harga yang terjangkau," tambah Poeti.

Informasi lebih lanjut terkait program promo Ramadan Big Sale, Sahur Bareng UniPin dan Lebaran Flash Sale dapat diakses secara langsung melalui akun instagram UniPin Indonesia @UniPinindonesia atau akun Facebook resmi UniPin. Detail profil dan deskripsi penawaran juga dapat dicek langsung melalui situs resmi UniPin www.UniPin.com.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BNGA, BSDE dan SAME oleh Mirae Asset Sekuritas | 23 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

April 23, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,994.18(+0.02%), Consolidation. Trading range 5,966 – 6,034. indikator MFI optimized.dan indikator RSI optimized masih sudah berada di oversold area. Pada periode  weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversol area. Daily support di 5,966 dan daily resistance di 6,034. Cut loss level di 5,900.

BNGA Daily, 1,015 (0.00%), buy on weakness, trading range 1,000 – 1,040. Indikator MFI optimized dan RSI optimized sudah berada sekitar support trendline. Daily support di 1,000 dan daily resistance di 1,040. Cut loss level di 980.

BSDE Daily, 1,155 (-1.28%), buy on weakness, trading range 1,135 – 1,185. Indikator MFI optimized dan indikator  RSI  optimized masih cenderung terkoreksi. Daily support  di  1,135 dan daily resistance di 1,185. Cut loss level di 1,110.

SAME Daily, 550 (+3.77%), sell on strength, trading range 530 – 570.  Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik namun mulai terbatas. Perkiraan daily support di 530 dan daily resistance terdekat di 570. Cut loss level di 500.

Analisa Saham ADHI | 23 April 2021


Analisa Saham ADHI

Saham ADHI pada tanggal 22 April 2021 ditutup melemah pada harga 1100, turun -0,45%, dengan bentuk candlestick doji. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 75% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Sideway

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 1150

Jika naik di atas 1150 maka berpeluang ke 1350

Jika turun di bawah 1070 maka berpeluang ke 1000

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON

Rekomendasi Saham BSDE, MAPI dan MDKA oleh Indopremier | 23 April 2021


IHSG (5.950 – 6.040) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.950 dan 5.905 dengan resist di level 6.040 dan 6.085.

BSDE (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.140 dengan resist di level 1.165 kemudian 1.200.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 820 kemudian 835 dengan support di level 790, cut loss jika break 775.

MDKA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.250 dengan resist di level 2.320 kemudian 2.380.vvv

RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 870 kemudian 890 dengan support di level 830, cut loss jika break 810.


XIIC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 962 dengan resist di level 976 kemudian 986.

XIPI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 166 dengan resist di level 170 kemudian 172.

XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 694 dengan resist di level 711 kemudian 721.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbsme

Ulasan Pasar Global | 23 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 23, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Bursa AS ditutup lebih rendah karena berita proposal pajak Biden

Bursa AS turun pada hari Kamis karena laporan Presiden Joe Biden berencana untuk melipatgandakan pajak capital gain, analis berita mengatakan memberikan alasan untuk mengambil keuntungan di pasar tanpa arah menjelang pendapatan teknologi besar minggu depan.

Dow Jones turun 0,94% menjadi 33.815,9. S&P 500 kehilangan 0,92% pada 4.134,98. Nasdaq turun 0,94% menjadi 13.818,41.

Tiga indeks utama di Wall Street juga jatuh karena laporan bahwa Biden berencana menaikkan pajak penghasilan pada orang kaya, sebuah proposal yang menurut beberapa orang akan sulit untuk disahkan di Kongres. Biden akan mengusulkan untuk menaikkan tarif pajak pendapatan marjinal menjadi 39,6% dari 37% dan hampir menggandakan pajak capital gain menjadi 39,6% untuk orang-orang yang berpenghasilan lebih dari $1 juta, berdasarkan sumber informasi kepada Reuters. Proposal tersebut menargetkan sekitar $1 triliun untuk penitipan anak, pendidikan pra-taman kanak-kanak universal dan cuti berbayar untuk pekerja.

Eropa

Penghasilan yang solid meningkatkan bursa Eropa karena ECB berdiri tegak

Bursa Eropa bergerak menuju rekor tertinggi pada hari Kamis, menyusul serangkaian pendapatan perusahaan yang kuat dan karena Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakan seperti yang diharapkan.

STOXX Eropa berakhir 0,70% menjadi 439,69.

Kelas berat Nestle naik hampir 3% setelah melaporkan pertumbuhan penjualan kuartalan terkuatnya dalam 10 tahun, sementara grup perangkat lunak SAP dan grup minuman keras Prancis Pernod Ricard termasuk di antara beberapa saham lain yang melonjak setelah rilis laporan keuangan. Credit Suisse turun 2,1% setelah terpukul dari runtuhnya dana investasi AS Archegos menghapus apa yang akan menjadi periode perdagangan yang luar biasa, meninggalkannya dengan kerugian sebelum pajak triwulanan yang sedikit lebih kecil dari yang dilaporkan sebesar 757 juta franc Swiss.

Analisa Saham BSDE, BTPS dan INCO | 23 April 2021

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)


Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120. BSDE berpeluang kuat menguat minimal menuju ke level resistance pertama. Indikator MACD dan RSI memberi status netral. 

Rekomendasi: Akumulasi beli

Support: Rp 1.140

Resistance: Rp 1.180

M. Nafan Aji, Binaartha Sekuritas

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)


BTPS berhasil keluar dari resistance MA20. Jika BTPS masih memiliki kekuatan untuk naik, maka fibonacci retracement 61,8% sekaligus MA50 akan menjadi resistance selanjutnya. Sebelumnya, BTPS tergolong cukup kuat mendekati fibonascci retracement 50% di angka sekitar Rp 3.450. Harap kurangi posisi jika BTPS kembali ditutup di bawah Rp 3.200 atau terlebih di bawah Rp 3.140. 

Rekomendasi: Sell on strength 

Support: Rp 3.330

Resistance: Rp 3.600

Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)


Muncul bullish harami pattern. Indikator RSI menguat dan indikator stochastic golden cross meski MACD dead cross. Volume perdagangan INCO menurun.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 4.110

Resistance: Rp 4.300

Achamd Yaki, BCA Sekuritas


Rekomendasi Saham BBCA, BMRI, BSDE dan CTRA oleh Binaartha Sekuritas | 23 April 2021


Binaartha Sekuritas Daily

23 April 2021

Nafan Aji

Bank Central Asia (BBCA)

Saham BBCA ditutup di Rp 31.075. (RoE: 14.69%; PER: 27.92x; EPS: 1,111.93; PBV: 4.10x; Beta: 0.93). Pergerakan harga saham BBCA masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area Rp 30.900 – Rp 31.100, dengan target harga secara bertahap di level Rp 31.700, Rp 33.000, Rp 36.025, Rp 37.600 dan Rp 39.050. Support ada di Rp 30.500 dan Rp 29.275.

Bank Mandiri (BMRI)

Saham BMRI ditutup di Rp 6.125. (RoE: 8.83%; PER: 16.73x; EPS: 370.55; PBV: 1.48x; Beta: 1.01). Pergerakan harga saham BMRI telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 6.050 – Rp 6.150, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.350, Rp 6.575, Rp 7.125, Rp 7.550, Rp 7.850 dan Rp 8.050. Support ada di Rp 6.050 dan Rp 5.600.

Bumi Serpong Damai (BSDE)

Saham BSDE ditutup Rp 1.155. (RoE: 0.82%; PER: 86.91x; EPS: 13.29; PBV: 0.71x; Beta: 1.64). Pergerakan harga saham BSDE telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level level Rp 1.145 – Rp 1.155, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.215, Rp 1.360, Rp 1.505 dan Rp 1.650. Support ada di Rp 1.140 dan Rp 1.070.

Ciputra Development (CTRA)

Saham CTRA ditutup di Rp 1.115. (RoE: 7.57%; PER: 15.70x; EPS: 71.01; PBV: 1.19x; Beta: 2.07). Pergerakan harga saham CTRA telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 1.100 – Rp 1.130, dengan target harga secara bertahap di level prices Rp 1.190, Rp 1.225, Rp 1.255 dan Rp 1.375. Support ada di Rp 1.080 dan Rp 1.035.

Indofood Sukses Makmur (INDF)

Saham INDF ditutup di Rp 6.675. (RoE: 8.16%; PER: 9.10x; EPS: 733.59; PBV: 0.74x; Beta: 0.57). Pergerakan harga saham INDF telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 6.550 – Rp 6.675, dengan target harga secara bertahap di level Rp 6.800, Rp 7.000, Rp 7.325 dan Rp 8.275. Support ada di Rp 6.550 dan Rp 6.450.

Bukit Asam (PTBA)

Saham PTBA ditutup di Rp 2.360. (RoE: 14.09%; PER: 11.37x; EPS: 207.55; PBV: 1.61x; Beta: 1.07). Pergerakan harga saham PTBA telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 2.340 – Rp 2.360, dengan target harga secara bertahap di level Rp 2.540, Rp 3.120 dan Rp 3.700. Support ada di Rp 2.290 dan Rp 2.100.

Rekomendasi Saham ICBP, MEDC, BBTN dan DSNG oleh MNC Sekuritas | 23 April 2021


MNC Daily Scope Wave

23 April 2021

Pada perdagangan kemarin (22/4), IHSG ditutup menguat tipis 0,02% ke level 5,994. Pergerakan kemarin pun sudah mengenai level koreksi minimal yang kami berikan, tetap waspadai rentang 5,927-5,960. Meskipun menguat, kami perkirakan akan menguji area 6,020-6,040.

Support: 5,880, 5,735

Resistance: 6,115, 6,230

ICBP - Buy on Weakness (8,750)

Kemarin (22/4), ICBP ditutup terkoreksi 0,6% ke level 8,750. Kami perkirakan, posisi ICBP saat ini sudah berada di akhir wave [ii] sehingga koreksi ICBP akan relatif terbatas dan berpeluang untuk berbalik menguat kembali. Penguatan ICBP ini akan terkonfirmasi, bila ICBP mampu break 9,000.

Buy on Weakness: 8,625-8,725

Target Price: 9,200, 9,700

Stoploss: below 8,550

MEDC - Buy on Weakness (570)

MEDC ditutup menguat 2,7% ke level 570 pada perdagangan kemarin (22/4) diikuti dengan tekanan beli yang cukup besar. Posisi MEDC saat ini, diperkirakan sudah berada di akhir wave [v] dari wave C dari wave (A). Hal ini berarti, meskipun MEDC terkoreksi, namun akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 525-570

Target Price: 610, 675

Stoploss: below 480

BBTN - Buy on Weakness (1,700)

BBTN ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 5,6% di level 1,700 pada perdagangan kemarin (22/4) diiringi dengan tekanan beli yang besar. BBTN sudah pernah kami rekomendasikan di 16/4 lalu dan masih cenderung inline. Saat ini, posisi BBTN diperkirakan sedang berada di awal wave (B), sehingga BBTN masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,640-1,685

Target Price: 1,800, 1,950

Stoploss: below 1,575

DSNG - Sell on Strength (650)

Pada perdagangan kemarin (22/4), DSNG ditutup terkoreksi 1,5% ke level 650, disertai tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, posisi DSNG saat ini sedang berada di akhir wave D dari wave (B) pada pola triangle di skenario biru. Hal ini berarti, DSNG akan rawan terkoreksi ke area 580-620 untuk membentuk wave E, worst case bila DSNG terkoreksi di bawah 560 maka akan membentuk skenario merah.

Sell on Strength: 665-680

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 23 April 2021


Dow closes more than 300 points lower following reports of Biden eyeing capital gains tax hike

U.S stocks reversed lower in a swift fashion on Thursday after reports that President Joe Biden is slated to propose much higher capital gains taxes for the rich.


Dow.......33815  -321.4       -0.94%

Nasdaq.13818  -131.8       -0.94%

S&P 500..4135  -33.8          -0.92%

 

FTSE...... .6938   +42.95    +0.62%

Dax........15321   +124.6    +0.82%

CAC........6267    +56.7       +0.91%


Nikkei...29188    +679.6     +2.38%

HSI........28755   +133.4     +0.47%

Shanghai .3465  -7.82         -0.23%

ST Times..3188 +32.7        +1.04%


IDX.....5994.18   +0.94        +0.02%

LQ45.....893.96  +1.17        +0.13%


JAKMIND...1025.67    +30.76    +3.09%

JAKCONS....1638.88   -6.57       -0.40%

JAKTRADE...881.41     -1.39       -0.16%

JAKBIND......938.40     -7.08       -0.75%

JAKAGRI...1566.40      -11.81     -0.75%

JAKFIN.. ....1372.27     +0.16     +0.01%

JAKPROP......346.57     -1.21       -0.35%

JAKINFR...1044.37      +5.08      +0.48%

JAKMANU..1254.89     -0.08       -0.01%   

JAKMINE....1780.06    +2.77      +0.16%

 

Indo10Yr..6.6643    -0.0071      -0.11%

ICBI.....313.3780    +0.4177     +0.13%

US10Yr..1.5540       -0.0100      -0.64%

VIX...........18.71     +1.21         +6.91%

  

USDIndx .....91.2850   +0.1520  +0.17%

Como Indx...194.68    +1.02       +0.53%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .148.95    -0.21        -0.14%


IndoCDS.....79.8979  -0.1065   -0.13%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14520.00      -10.00   -0.07%

Jisdor....14530.00  -19         -0.13%



Euro.........1.2017  -0.0016   -0.13%



TLKM........22.74       -0.15      -0.66%

(3304)

EIDO...........21.38      -0.34      -1.57%

EEM...........53.85       -0.19      -0.35: c%


Oil............61.43        +0.08       +0.13 %

Gold .......1782.00    -11.10      -0.62%

Timah....26740.00   -155.00   -0.58%

Nickel...15992.50     -237.50   -1.46%

 

Coal price.....93.95   +0.20     +0.21%

(Apr/Newcastle) 

Coal price.....88.10   -0.05      -0.06%

(May/Newcastle)

Coal price....71.80   +0.30     +0.42%

(Apr/Rotterdam) 

Coal price....74.10   +0.95     +1.30%

(May/ Rotterdam)

 

CPO(Jul)..3993        +101       +2.60%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........631.50    +25.00    +4.12%

SoybeanOil..58.95  +2.01       +3.53%

Wheat...... 710.50   +35.50     +5.26%


Wood pulp.5387.50  -37.50     -0.69%


( DE/ Phintraco(AT)  23-04-21)