RUPST HARUM ENERGY SETUJUI BAGIKAN DIVIDEN TUNAI Rp100 MILIAR


PT. Harum Energy Tbk. (HRUM) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 8 Juni 2021.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 2.182.321.209 saham atau 86,385% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2020, termasuk Laporan Kegiatan dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2020 serta Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja.

RUPST menyetujui penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2020 ditetapkan sebagai Dana Cadangan sebesar USD100.000 atau 0,35% dari modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan, sehingga nantinya Dana Cadangan menjadi sebesar USD4.087.485, atau setara dengan 14,15% dari keseluruhan modal ditempatkan dan disetor dan sebesar Rp100 milyar atau setara dengan USD7.007.217 yang mencerminkan 11,88% dari laba bersih Tahun Buku 2020 sebagai dividen tunai atau sebesar Rp39,58 per lembar saham (menggunakan nilai tukar tanggal 8 Juni 2021, USD 1 =Rp14.271) dan sisanya sebesar USD51.897.577 untuk menambah saldo laba guna mendukung pengembangan usaha Perseroan.

Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 16 Juni 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 18 Juni 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 17 Juni 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 21 Juni 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 18 Juni 2021 waktu 16.15 dan Pembayaran Dividen jatuh pada tanggal 9 Juli 2021.(end/ar)

Sumber: IQPLUS

Kinerja kuartal I-2021 apik, Uni-Charm (UCID) sukses cetak laba bersih Rp 103 miliar


Produsen popok dan pembalut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) membukukan kinerja ciamik di kuartal I-2021. Buktinya, perusahaan berhasil mengerek pendapatan dan kembali mencetak laba bersih di tiga bulan pertama tahun ini. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, pendapatan bersih UCID di kuartal I-2021 mencapai Rp 2,1 triliun. Realisasi ini naik 2,94% secara tahunan (yoy), mengingat di periode yang sama tahun 2020, pendapatan bersih perusahaan sebesar Rp 2,04 triliun.

Bersamaan dengan itu, beban pokok pendapatan UCID naik 4,32% (yoy) menjadi Rp 1,69 triliun pada kuartal I-2021, dibandingkan capaian di kuartal I-2020 sebesar Rp 1,62 triliun.

Dengan hasil itu, laba bruto UCID menyusut 3,23% (yoy) dari Rp 424,42 miliar pada kuartal I-2020 menjadi Rp 410,68 miliar pada akhir Maret 2021.

UCID turut mengalami penurunan beban penjualan sebesar 2,71% (yoy) menjadi Rp 219,91 miliar pada kuartal I-2021. Sedangkan pada kuartal I-2020, perusahaan ini mencatatkan beban penjualan sebesar Rp 226,05 miliar.

Biaya keuangan UCID juga berkurang 45,42% (yoy) pada kuartal I-2021 menjadi Rp 8,05 miliar. Pada kuartal yang sama tahun sebelumnya UCID menanggung biaya keuangan sebesar Rp 14,75 miliar.

Pada kuartal I-2021 pula UCID meraih keuntungan selisih kurs sebesar Rp 10,55 miliar. Hal ini berbanding terbalik dengan kuartal I-2020 yang mana UCID mengalami rugi selisih kurs mencapai Rp 259,31 miliar.

Alhasil, UCID berhasil membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 103,28 miliar pada kuartal I-2021. Sedangkan pada kuartal I-2020, perusahaan ini mengalami rugi bersih periode berjalan sebesar Rp 131,46 miliar.

UCID memiliki jumlah aset sebanyak Rp 7,62 triliun pada akhir kuartal I-2021. Angka ini berkurang 0,26% dibandingkan jumlah aset perusahaan pada akhir tahun 2020 sebesar Rp 7,64 triliun.

Hingga akhir kuartal I-2021, UCID memiliki total liabilitas sebesar Rp 3,02 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 4,59 triliun.

Sumber: KONTAN

Metrodata Electronics (MTDL) targetkan pendapatan tumbuh 8% tahun ini


PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) yakin mampu memenuhi target kinerja di tahun ini seiring adanya peningkatan kebutuhan digitalisasi di tengah periode pemulihan ekonomi nasional saat masa pandemi Covid-19.

Sebagai informasi, pendapatan MTDL melesat 13,9% (yoy) menjadi Rp 3,9 triliun pada kuartal I-2021. Di saat yang sama, laba bersih MTDL juga naik 29% (yoy) menjadi Rp 121,6 miliar.

Direktur Metrodata Electronics Randy Kartadinata mengatakan, pihaknya optimistis dapat mencapai target pertumbuhan pendapatan lebih dari 8% dan laba bersih lebih dari 10% hingga akhir tahun nanti.

Untuk itu, MTDL berupaya memanfaatkan momentum pengembangan digitalisasi di Indonesia yang semakin cepat. Mulai dari adanya kegiatan work from home, school from home, dan transformasi digital di berbagai perusahaan.

Dari situ, MTDL terus menambah layanan dan produk dengan terus menambah mitra strategis yang jumlahnya sudah mencapai 5.200 channel parner sekaligus memiliki lebih dari 100 merek produk dan jasa teknologi informasi kelas dunia.

“MTDL telah bekerja sama dengan berbagai mitra untuk layanan cloud, artificial intelligence, IoT, data analytics, business applications, dan sebagainya,” tutur dia, Kamis (10/5).

Saat ini, MTDL juga telah membantu banyak bank di Indonesia dalam bertransformasi menuju digital banking. MTDL melalui anak usahanya, PT Mitra Integrasi Informatika (MII) turut mendukung program yang diinisiasi oleh Bank Indonesia, yaitu BI FAST yang merupakan infrastruktur sistem pembayaran ritel.

Di sini, MTDL menyediakan hardware, software, security, layanan implementasi, integrasi dengan aplikasi Bank Indonesia, serta dukungan pasca implementasi dan pelatihan untuk keperluan implementasi BI FAST sehingga diharapkan nasabah dapat melakukan transfer online atau antarbank secara real time dan dikenakan biaya yang lebih muarh dari yang tersedia saat ini.

Selain itu, baru-baru ini MTDL meluncurkan platform virtual 360° yang disebut Nexworld° melalui anak usahanya, PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI). Nexworld° akan menjadi pusat tempat berkumpulnya global ICT principal, channel partner (dealer), end-user dan business partner, dan karyawan secara virtual yang dibuka nonstop selama 365 hari. “Alhasil, semua kegiatan ada dalam genggaman sarana digital tanpa dibatasi ruang dan waktu,” imbuh Randy.

MTDL pun memperkuat bisnis distribusi hardware seperti notebook, PC, dan smartphone. Potensi segmen bisnis ini untuk menjadi pendorong pertumbuhan kinerja MTDL sangat besar berhubung di masa pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang menjalani work from home dan school from home sehingga kebutuhan hardware tadi cukup besar.

Terbukti, manajemen MTDL menyebut, penjualan di unit bisnis distribusi smartphone meningkat hingga 93% pada kuartal I-2021 bila dibandingkan kuartal I-2020.

“Meski masih ada hambatan dari sisi suplai karena kelangkaan chip sebagai bahan baku produk TIK secara global, namun tahun ini kondisinya sudah lebih baik daripada tahun sebelumnya,” kata Randy.

Tak hanya itu, MTDL dengan 8 pilar solusi Metrodata juga mendukung kebutuhan seperti layanan solusi Cloud Service, Big Data & Analytics, Security, Hybrid IT Infrastructure, Business Application, Digital Business Platform, Consulting & Advisory Services, dan Managed Services.

Lebih lanjut, Randy bilang, di tahun ini belanja modal atau capital expenditure (capex) MTDL disiapkan sekitar Rp 40 miliar. Rencananya, dana tersebut digunakan untuk rencana investasi gudang di daerah luar Jabodetabek dan upgrade perlengkapan TIK. Ia juga memastikan, berdasarkan penyesuaian PSAK sejak 2020, maka dana peralatan TIK yang dibeli untuk disewakan kembali tidak termasuk dalam capex.

“Namun, di luar itu kami tetap mengalokasikan dana sekitar Rp 200 miliar untuk IT Equipment leased,” imbuh dia.

Sumber: IQPLUS

Simak upaya Buana Lintas (BULL) untuk mempertahankan kinerja positif pada tahun ini


Emiten perkapalan PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mengungkapkan tahun ini fokus mempertahankan komposisi pendapatan usaha yang berasal dari kontrak-kontrak Pertamina dan anak usahanya tahun ini.

Sebagai informasi, sepanjang 2020 lalu, kontribusi pendapatan paling banyak disumbang segmen time charter sebanyak US$130,54 juta, disusul segmen angkutan sebesar US$ 36,54 juta, lalu perjanjian pool sebanyak US$ 25,95 juta dan keagenan senilai US$ 1,38 juta.

Lebih jauh lagi, PT Pertamina tercatat menjadi pengguna jasa BULL dengan nilai revenue sebesar US$ 74,60 juta, lalu Maersk Tanker sebesar US$ 25,45juta dan Trafigura Maritme Logistic Pte Ltd senilai US$ 20,28 juta.

Direktur BULL, Kevin Wong menuturkan pihaknya mempertahankan kontrak Pertamina dan anak usahanya minimal 85%. "Sesuai dengan strategi usaha BULL, kami tetap mempertahankan komposisi pendapatan usaha yang berasal dari kontrak minimal sebesar 85% dimana fokus kami tetap pada kontrak-kontrak Pertamina dan anak usahanya," ujarnya kepada Kontan, Kamis (10/6).

Adapun tahun ini BULL menargetkan kontrak baru mencapai US$220 juta dengan fokus pada operasional kapal tanker.

Ia Melanjutkan, dengan armada kapal tambahan yang baru diakuisisi sejak akhir 2019 sampai dengan awal tahun 2021, BULL juga memanfaatkan peluang untuk mendapatkan kontrak dari pasar internasional melalui kontrak time charter dan kontrak pool charter.

Untuk mendukung rencana bisnis tersebut BULL menargetkan pula bisa mendapatkan dana rights issue sebesar lebih dari Rp 500 miliar. BULL juga berencana terus mengembangkan armada. Rencananya, dana tersebut digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha.

"Kami merencanakan untuk menetapkan harga penawaran di harga premium dengan mempertimbangkan kondisi pasar modal pada saat rights issue dilaksanakan," sambungnya.

Ia melanjutkan, pihaknya masih akan memprioritaskan pembelian pembelian kapal bekas pakai dengan usia 10-15 tahun. Pihaknya beralasan, kapal tersebut memiliki risiko kapital yang sangat rendah. Dengan demikian BULL dapat mengimbangi risiko fluktuasi tarif sewa kapal dengan risiko kapital dari pembelian kapal tersebut.

Adapun saat ini, BULL sudah memiliki total 42 kapal dengan total kapasitas mendekati 3 juta DWT serta tingkat utilitas 100%. Pada 2017, BULL telah menambah 4 kapal, pada 2019 menambah 14 kapal.

Sepanjang 2020, BULL membukukan kinerja cemerlang BULL mencatat kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan pemilik entitas induk sebesar 125,84% dan kenaikan revenue sebesar 91,64%.

BULL mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 36,00 juta dari US$ 18,94 juta. Adapun revenue berada di nilai US$ 194,42 juta dari US$ 101,45 juta dari perolehan tahun 2019.

Kontribusi pendapatan paling banyak disumbang segmen time charter sebanyak US$ 130,54 juta, disusul segmen angkutan sebesar US$ 36,54 juta, lalu perjanjian pool sebanyak US$ 25,95 juta dan keagenan senilai US$ 1,38 juta.

Peningkatan juga terjadi pada lini aset, liabilitas dan ekuitas pada tahun 2020. Aset BULL tercatat meningkat 50,31% menjadi US$ 828,00 juta secara year on year, lalu liabilitas naik 78,44% atau setara US$ 477,97 juta dan ekuitas meningkat 23,68 secara tahunan sebesar US$350,03 juta.

Tahun ini, BULL menargetkan peningkatan laba bersih bisa terjadi 50% tahun ini dengan peningkatan tarif sewa rata-rata internasional dan juga effective tonnage armada perusahaan yang naik 40% daripada tahun lalu. 

Sumber: KONTAN

BANK MANDIRI LAYANI PEMBAYARAN FIDUSIA ONLINE VIA MANDIRI MICROSITE



Bank Mandiri berkomitmen mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada setiap layanan Direktorat Jenderal Adminstrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Untuk itu, Bank Mandiri mengembangkan mekanisme pembayaran online untuk memudahkan notaris melakukan pembayaran PNBP fidusia yang merupakan salah satu layanan utama Ditjen AHU Kemenkumham.

Adapun inovasi yang dikembangkan adalah solusi integrasi sistem antara portal AHU online dengan channel pembayaran Microsite Bank Mandiri. Saat ini, portal layanan fidusia tersebut banyak diakses oleh notaris untuk melakukan pendaftaran, perbaikan, dan perubahan jaminan fidusia.

Layanan Fidusia sendiri merupakan jaminan kebendaan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud sehubungan dengan utang piutang antara debitur dan kreditur.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, inovasi channel microsite ini sangat efektif karena para notaris nasabah Bank Mandiri yang telah teraktivasi layanan SMS Financial/Banking dapat langsung melakukan transaksi pembayaran PNBP Fidusia pada portal https://fidusia.ahu.go.id/ secara One Stop Payment Service.

"Harapannya, kemudahan dan keamanan bertransaksi yang ditawarkan dapat meningkatkan frekuensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari pembayaran jaminan fidusia," kata Alexandra Askandar saat meresmikan integrasi layanan ini bersama Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar di Bali, Kamis (10/6).

Dijelaskannya, inisiatif ini akan terus dikembangkan sebagai salah satu realisasi komitmen Bank Mandiri untuk Kementerian Negara dan Lembaga Pemerintah dalam menciptakan solusi untuk mendukung penerimaan negara yang transparan dan akuntabel.

"Melalui perluasan channel pembayaran ini, kami berharap Bank Mandiri dapat berkontribusi secara lebih optimal dalam meningkatkan penerimaan negara," ujarnya.

Lebih lanjut Alexandra menambahkan, saat ini Bank Mandiri juga telah melayani seluruh pembayaran PNBP melalui fasilitas e-channel Bank Mandiri antara lain Mandiri ATM, Mandiri Cash Management, Mandiri EDC Mini ATM dan Cabang Bank Mandiri termasuk melalui aplikasi Livin' by Mandiri.

Sementara itu, Dirjen AHU Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar mengatakan, inovasi perluasan channel pembayaran melalui Bank Mandiri dapat membantu memberikan kemudahan dan peningkatan PNBP di lingkungan direktorat jenderal yang dipimpinnya agar berkontribusi positif bagi negara. (end/as)

Sumber: IQPLUSBank Mandiri berkomitmen mendukung Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada setiap layanan Direktorat Jenderal Adminstrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Untuk itu, Bank Mandiri mengembangkan mekanisme pembayaran online untuk memudahkan notaris melakukan pembayaran PNBP fidusia yang merupakan salah satu layanan utama Ditjen AHU Kemenkumham.

Adapun inovasi yang dikembangkan adalah solusi integrasi sistem antara portal AHU online dengan channel pembayaran Microsite Bank Mandiri. Saat ini, portal layanan fidusia tersebut banyak diakses oleh notaris untuk melakukan pendaftaran, perbaikan, dan perubahan jaminan fidusia.

Layanan Fidusia sendiri merupakan jaminan kebendaan atas benda bergerak baik yang berwujud maupun tidak berwujud sehubungan dengan utang piutang antara debitur dan kreditur.

Menurut Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Alexandra Askandar, inovasi channel microsite ini sangat efektif karena para notaris nasabah Bank Mandiri yang telah teraktivasi layanan SMS Financial/Banking dapat langsung melakukan transaksi pembayaran PNBP Fidusia pada portal https://fidusia.ahu.go.id/ secara One Stop Payment Service.

"Harapannya, kemudahan dan keamanan bertransaksi yang ditawarkan dapat meningkatkan frekuensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berasal dari pembayaran jaminan fidusia," kata Alexandra Askandar saat meresmikan integrasi layanan ini bersama Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar di Bali, Kamis (10/6).

Dijelaskannya, inisiatif ini akan terus dikembangkan sebagai salah satu realisasi komitmen Bank Mandiri untuk Kementerian Negara dan Lembaga Pemerintah dalam menciptakan solusi untuk mendukung penerimaan negara yang transparan dan akuntabel.

"Melalui perluasan channel pembayaran ini, kami berharap Bank Mandiri dapat berkontribusi secara lebih optimal dalam meningkatkan penerimaan negara," ujarnya.

Lebih lanjut Alexandra menambahkan, saat ini Bank Mandiri juga telah melayani seluruh pembayaran PNBP melalui fasilitas e-channel Bank Mandiri antara lain Mandiri ATM, Mandiri Cash Management, Mandiri EDC Mini ATM dan Cabang Bank Mandiri termasuk melalui aplikasi Livin' by Mandiri.

Sementara itu, Dirjen AHU Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar mengatakan, inovasi perluasan channel pembayaran melalui Bank Mandiri dapat membantu memberikan kemudahan dan peningkatan PNBP di lingkungan direktorat jenderal yang dipimpinnya agar berkontribusi positif bagi negara. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BBNI, BBRI, INDF dan TINS oleh Indopremier | 11 Juni 2021


IHSG (6.065 – 6.155) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.155 dan 6.200 dengan support di level 6.065 dan 6.020.

BBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.775 kemudian 5.875 dengan support di level 5.575, cut loss jika break 5.475.

BBRI (Buy ) : Target kenaikan harga pada level 4.360 kemudian 4.420 dengan support di level 4.240, cut loss jika break 4.180.

INDF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 6.200 dengan resist di level 6.350, kemudian 6.475.

TINS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.555 dengan resist di level 1.630, kemudian 1.665.


XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 249 kemudian 251 dengan support di level 245, cut loss jika break 243.

XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 366 kemudian 370 dengan support di level 358 , cut loss jika break 354.

XIHD (Buy) : Target kenaikan harga pada level 458 kemudian 463 dengan support di level 448, cut loss jika break 443.


Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbu2m

Rekomendasi Saham DOID, CENT dan JPFA oleh Mirae Asset Sekuritas | 11 Juni 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Juni 11, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,107.54(+0.99%), test resistance at 6,123. Trading range 6,044 – 6,123. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung bergerak naik. Daily support di 6,044 dan daily resistance di 6,123. Cut loss level di 6,040.

DOID Daily, 354 (-1.67%), buy on weakness, trading range 350  – 370 Indikator MFI optimized dan RSI optimized akan menguji support trend line. Daily support di 350 dan daily resistance di 370. Cut loss level di 340.

CENT Daily, 258 (+0.00%), buy on weakness, trading range 256 – 274. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung turun. Daily support di 256 dan daily resistance di 274. Cut loss level di 240.

JPFA Daily, 2,100 (+1.45%), trading buy, trading range 2,070 – 2,170.  Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 2,070 dan daily resistance terdekat di 2,170. Cut loss level di 2,030.

Ulasan Pasar Global | 11 Juni 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jun 11, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 ditutup pada level tertinggi sepanjang masa karena kegelisahan inflasi jangka panjang memudar

Saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, dengan S&P 500 ditutup di atas rekor tertinggi sebelumnya yang ditetapkan pada 7 Mei, karena data ekonomi tampaknya mendukung pernyataan Federal Reserve bahwa gelombang peningkatan inflasi saat ini akan bersifat sementara.

Dow Jones naik 19,1 poin atau 0,06% menjadi 34.466,24. S&P 500 naik 19,63 poin atau 0,47% pada 4.239,18. Nasdaq Composite menambahkan 108,58 poin atau 0,78% pada 14.020,33.

Data indeks harga konsumen (CPI) Departemen Tenaga Kerja keluar di atas konsensus dan menambah perdebatan tentang apakah lonjakan harga saat ini dapat berubah menjadi inflasi jangka panjang, meskipun ada jaminan Fed sebaliknya. Tetapi pengamatan lebih dekat menunjukkan bahwa sebagian besar lonjakan harga berasal dari barang-barang seperti komoditas dan tiket pesawat, dan oleh karena itu cenderung bersifat sementara. Komite DPR AS mengesahkan RUU pengeluaran infrastruktur senilai $547 miliar yang menargetkan transportasi permukaan, mengadopsi beberapa proposal Presiden Joe Biden sebagai bagian dari paket infrastrukturnya yang lebih luas senilai $2,3 triliun. Namun, sektor-sektor yang mendapat keuntungan dari belanja infrastruktur mengakhiri sesi lebih rendah. Industri dan transportasi masing-masing turun 0,5% dan 0,7%.

Eropa

Bursa Eropa mencatat rekor baru karena ECB meningkatkan prospek pemulihan

Bursa Eropa beringsut ke puncak baru pada hari Kamis karena Bank Sentral Eropa menaikkan prospek pemulihannya dan berjanji untuk menjaga stimulus yang cukup mengalir, sementara saham perjalanan turun setelah kenaikan baru-baru ini.

Indeks STOXX 600 Eropa naik hanya 0,1%.

Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan para pembuat kebijakan setuju untuk melakukan pembelian darurat lebih lanjut selama kuartal berikutnya "pada kecepatan yang jauh lebih tinggi" daripada selama bulan-bulan pertama tahun ini" tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang tingkat yang diharapkan. Bank sentral sekarang melihat pertumbuhan ekonomi zona euro 2021 sebesar 4,6%, di atas 4% yang diproyeksikan pada bulan Maret. Proyeksi inflasi juga dinaikkan, dengan ECB memperkirakan pertumbuhan harga sebesar 1,9% tahun ini, sejalan dengan targetnya dan di atas proyeksi terakhirnya sebesar 1,2%.

Analisa Saham BMRI | 11 Juni 2021


Analisa Saham BMRI

Saham BMRI pada tanggal 11 Juni 2021 ditutup menguat pada harga 6200, naik 0,81%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 92% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Uptrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli

Jika naik di atas 6325 maka berpeluang ke 7050

Jika turun di bawah 6000 maka berpeluang ke 5750

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham INCO, ESSA dan PTBA oleh Phintraco Sekuritas | 11 Juni 2021


PHINTAS Shares Review

11 Juni 2021

INCO PT Vale Indonesia Tbk

Speculative Buy

Neckline breakout pada level 4830 sebagai validasi sinyal minor bullishreversal. Oleh sebab itu, akumulasi beli dapat dilakukan di atas level 4830. Target level terdekat padalevel 5200-5370. Stoploss pada rentang 4500-4600.

ESSA PT Surya Esa Perkasa Tbk

Speculative Buy

Aksi beli dapat dilakukan di atas pivot level 368. Berpotensi uji resistance382. Resistance breakout membuka peluang minor bullish reversal continuation dengan target level400. Stoploss jika breaklow indikator MA5 pada kisaran 350-356.

PTBA PT Bukit Asam Tbk

Speculative Buy

Speculative buy dapat dilakukan pada rentang 2190-2230. Potensirebound ke 2300-2350. Stoploss ketat jika breaklow level pivot 2190.

Bandarmologi Saham BJBR, SRTG, ERAA dan BBRI | 11 Juni 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (11/06/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,069 - 6,161

SUMMARY: STRONG BUY!!


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY!!

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT‼️

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILITY

ADX (14): BUY!!

CCI (14): *BUY

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT‼️

BULLBEAR (13): BUY


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


BJBR 1,365 - 1,435

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,395

TARGET PRICE: 1,435

STOP-LOSS: 1,365


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



TLKM 3,400 - 3,580

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 3,480

TARGET PRICE: 3,580

STOP-LOSS: 3,400


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



SRTG 1,615 - 1,715

TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 1,665

TARGET PRICE: 1,715

STOP-LOSS: 1,615


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ERAA 600 - 720

TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 645

TARGET PRICE: 720

STOP-LOSS: 600


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BBRI 4,240 - 4,400

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG  BUY & OVERBOUGHT, BUY 4,300

TARGET PRICE: 4,400

STOP-LOSS: 4,240


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



JSKY 185 - 219

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 199

TARGET PRICE: 219

STOP-LOSS: 185


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Rekomendasi Saham AGRO, AKRA, INCO dan PWON oleh MNC Sekuritas | 11 Juni 2021


MNC Daily Scope Wave

11 Juni 2021

IHSG kembali ditutup menguat 1% ke level 6,107 pada perdagangan kemarin (10/6), pergerakan IHSG juga telah menembus resistance terdekatnya di 6,103. Hal ini berarti, IHSG telah menyelesaikan wave [iv]nya dan berpeluang melanjutkan penguatannya membentuk wave [v] ke area 6,120-6,200. Namun demikian, waspadai akan adanya gap yang terbentuk di 6,047-6,065.

Support: 5,947, 5,840

Resistance: 6,113, 6,230

AGRO - Buy on Weakness (1,165)

Kemarin (10/6), AGRO ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 7,4% ke level 1,165 dan diiringi dengan tekanan beli yang cukup besar. Kami perkirakan, posisi AGRO saat ini sedang membentuk wave [iii], sehingga AGRO berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,100-1,165

Target Price: 1,215, 1,300

Stoploss: below 1,010

AKRA - Buy on Weakness (3,220)

AKRA ditutup menguat 1,9% ke level 3,220 pada perdagangan kemarin (10/6), pergerakan AKRA pun masih tertahan MA20-nya. Kami perkirakan, posisi AKRA saat ini sedang berada di akhir wave (ii) dari wave [c]. Hal ini berarti, meskipun terkoreksi maka akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 3,170-3,220

Target Price: 3,430, 3,600

Stoploss: below 3,050

INCO - Buy on Weakness (4,730)

Pada perdagangan kemarin (10/6), INCO ditutup terkoreksi 1,5% ke level 4,730. Selama tidak terkoreksi ke bawah 4,420, maka kami perkirakan saat ini posisi INCO sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi INCO akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 4,630-4,730

Target Price: 5,275, 5,600

Stoploss: below 4,420

PWON - Sell on Strength (472)

Kemarin (10/6), PWON ditutup menguat 0,4% ke level 472. Kami perkirakan posisi PWON saat ini sedang berada pada bagian dari wave (C) dari wave [B]. Hal ini berarti, penguatan PWON akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali. Adapun rentang koreksi PWON berada pada area 440-460.

Sell on Strength: 478-490

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 11 Juni 2021


June 11th, 2021

Good morning

The S&P 500 rose to an all-time high on Thursday as investors shrugged off a key inflation report that showed a bigger-than-expected increase in price pressures.


Dow.......34466  +19.1      +0.06%

Nasdaq.14020  +108.6    +0.78%

S&P 500..4239  +19.6      +0.47%


FTSE.......7088   +7.2       +0.10%

Dax........15571  -9.9         -0.06%

CAC........6547   -16.96     -0.26%


Nikkei...28959    +97.8        +0.34%

HSI........28739    -3.8           -0.01%

Shanghai .3611  +19.5       +0.54%

ST Times..3162  +9.03       +0.29%


IDX.....  6107.54  +60.06    +0.99%

LQ45.....905.42    +6.51       +0.72%


Indo10Yr..6.4822  -0.0209      -0.32%👍

ICBI.....319.4238   +0.4310     +0.14%👍

US10Yr..1.4590     -0.0300      -2.01%

VIX.........16.10    -1.79           -10.01%👍

  

USDIndx .....90.0570   -0.0760    -0.08%

Como Indx...212.19    +1.02       +0.48%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......158.05   -0.32         -0.21%


IndoCDS.....74.9108   -0.0291   -0.04%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14247.50      -7.50     -0.05%

Jisdor....14240.00  -22         -0.15%


Euro.........1.2171   -0.0006    -0.05%


TLKM........25.54     +0.46     +1.83%

(3637)

EIDO.......... 22.39   +0.37  +1.69%

EEM...........55.48    +0.44     +0.80%


Oil............70.13      +0.41       +0.59%

Gold ....1890.80     +5.60       +0.30%

Timah.31267.50     -12.50      -0.04%

Nickel..18195.00    +62.50    +0.34%

Silver..........28.03    +0.15       +0.54%

Copper.......448.50  -3.50        -0.77%


Coal price...126.00   +2.30    +1.86%

(Jun/Newcastle) 

Coal price....123.95  +5.45    +4.60%‼

(Jul/Newcastle)

Coal price....110.00  +1.75    +1.62%

(Jun/Rotterdam) 

Coal price....111.20   +5.25    +4.96%‼

(Jul/ Rotterdam)

 

CPO(Agt).....3845     -13         -0.33%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........616.50    +6.75      +1.11%

SoybeanOil...66.67 +0.65      +0.98%

Wheat.......683.75   +1.50      +0.22%


Wood pulp...4987.50  -12.50  -0.25%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas