Tampilkan postingan dengan label Saham KOBX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham KOBX. Tampilkan semua postingan

Laba Bersih Kobexindo (KOBX) Berhasil Tumbuh 12,24% Di Triwulan I-2023


Emiten penyedia alat berat terintegrasi PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih (laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk) sebesar 12,24% atau sebesar Rp63,46 miliar year on year (YoY) dibandingkan tahun lalu sebesar Rp56,54 miliar pada tiga bulan pertama tahun ini.

Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk, Andry B. Limawan mengatakan tahun ini Perseroan mulai merubah metode pencatatan laporan keuangan ke dalam rupiah.

Hal tersebut dikarenakan KOBX kini telah menggunakan mata uang rupiah dalam sebagian besar transaksi dan sebagai bagian dari mitigasi risiko dari volatilitas mata uang.

"Jadi dengan perubahan ini menyebabkan kenaikan laba selisih kurs di triwulan pertama tahun 2023 ini.. Jelas Andry B. Limawa dalam siaran persnya.

Ia menjelaskan pencapaian laba bersih tersebut dikontribusikan oleh pencapaian penjualan yang mencapai Rp525,11 miliar pada triwulan I-2023. Nilai ini terkoreksi 21,27% dibandingkankan pencapaian tahun lalu sebesar Rp667,01 miliar.

Hal in terjadi karena adanya perlambatan pada segmen penjualan unit alat berat pada tiga bulan pertama yang menyebabkan adanya adanya penjualan fleet (armada/penjualan alat berat secara bundling) yang tertunda dan baru akan terealisasi pada triwulan II 2023 mendatang.

Andry menambahkan, Berdasarkan kontribusi, kontributor terbesar kedua adalah segmen suku cadang yang berkontribusi sebesar 13,17% terhadap pendapatan konsolidasi. Pencapaian tersebut setara pencapaian sebesar Rp69,14 miliar.
Adapun kontributor terbesar ketiga lanjutnya, yakni dari segmen jasa perbaikan dan kontraktor pertambangan. Segmen ini berkontribusi sebesar 11,71% atau senilai Rp61,47 miliar. Segmen ini bahkan tercatat sebagai segmen dengan pertumbuhan tertinggi yakni 103% jika dibandingkan pencapaian tahun lalu yakni Rp30,14 miliar, sebelumnya di tahun 2022 segmen ini hanya berkontribusi sebesar 4,52%.

"Sedangkan dari segmen sewa (sewa alat berat dan sewa bangunan) tercatat berkontribusi sebesar 5,20% atau senilai Rp27,30 miliar terhadap Pendapatan secara konsolidasi," sambungnya.

Keempat segmen tersebut menurut Andry menyumbang pendapatan perseroan di tiga bulan pertama 2023 sebesar Rp525,11 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan tercatat Rp440,51 miliar, Adapun laba usaha tercatat tumbuh 12,98%.

Sedangkan laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp65,87 miliar tumbuh 9,36% dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp60,23 miliar.

Tambahan terbesar perseroan bersumber dari pendapatan operasional lainnya sebesar Rp69,68 miliar yang disebabkan oleh laba selisih kurs dan pendapatan incentive, dimana kurs tengah triwulan I-2023 lebih rendah ketimbang akhir tahun 2022 lalu. Sehingga pada tiga bulan pertama 2023 KOBX berhasil membukukan laba usaha sebesar Rp71,02 miliar dibandingkan tahun lalu sebesar Rp62,85 miliar. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Kobexindo Berhasil Bukukan Pertumbuhan Penjualan Alat Berat 41% Di 2022


PT Kobexindo Tractors Tbk (BEI: KOBX) penyedia alat berat terintegrasi berhasil membukukan pertumbuhan penjualan sebesar 41% di 2022. Angka tersebut merupakan angka sementara dan masih menunggu hasil audit (unaudited). Pertumbuhan tersebut dikontribusikan oleh penjualan alat berat pertambangan dan non tambang yang dipasarkan oleh Perseroan.

"Sepanjang 2022 kami berhasil membukukan angka penjualan sebesar US$ 168,5 juta tumbuh 41% dibandingkan angka penjualan tahun 2021 sebesar US$ 119,3 juta. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pencapaian ini tidak lepas dari strategi Perseroan untuk mengoptimalisasikan penjualan unit alat berat baik tambang maupun non tambang yang berada dalam segmen bisnis kami." Jelas Martio, Wakil Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk.

Tingginya permintaan alat berat tersebut tidak lepas dari tingginya harga komoditas tambang yang dimulai sejak 2021 lalu. Adapun di tahun 2022, meskipun terjadi penyesuaian harga komoditas, namun besaran harga yang berlaku masih menguntungkan pemilik pertambangan untuk meningkatkan kuota produksi guna memenuhi permintaan bahan tambang.

"Membaiknya perekonomian paska pandemi Covid-19 yang berujung pada pelonggaran aktivitas dengan tetap memperhatikan prosedur kesehatan dan keamanan juga menjadi katalis positif pertumbuhan. Hal tersebut memicu sektor-sektor usaha tambang, industrial, logistik serta konstruksi yang menjadi target pasar kami." Ungkap Martio.

Sepanjang 2022, manajemen mencatat beberapa poin yang harus diperhatikan untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan di 2023 dan tahun-tahun mendatang. Terutama yang berkaitan dengan supply unit alat berat.

Beberapa hal tersebut diantaranya adalah: 1. Kapasitas produksi produsen alat berat, 2. Harga bahan baku alat berat (Baja), 3. Keterbatasan armada dan kenaikan biaya logistik/transportasi dalam memenuhi lonjakan permintaan, 4. Tingkat permintaan konsumen 5. Kenaikan suku bunga dan 6. Fluktuasi nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, serta 7. Ancaman dampak resesi global.

Atas hal-hal tersebut Perseroan telah melakukan antisipasi seperti strategi inventori dengan memproyeksikan pesanan pelanggan dalam beberapa bulan ke depan, mengamankan pasokan alat berat, seperti yang telah dilakukan dengan Doosan dan NHL Terex, Mercedes Benz, serta strategi pricing.

"Kami optimis pertumbuhan bisnis di 2023 akan melanjutkan momentum pertumbuhan di tahuntahun sebelumnya. Hal ini ditopang oleh penjualan lini produk unggulan yang handal dan memiliki tingkat efisiensi yang tinggi serta didukung oleh layanan purna jual dan kesediaan sparepart di 13 titik kantor cabang kami agar dapat memberikan yang terbaik untuk para pelanggan kami." Papar Martio.

Untuk mendukung strategi pertumbuhan di tahun 2023 tersebut, Perseroan telah menyiapkan capex sebesar US$ 4 juta guna mendukung operasional dan peremajaan unit rental alat berat. Selain itu Perseroan telah menyiapkan beberapa produk baru yang akan diperkenalkan di 2023 untuk memperkuat lini produk, baik itu alat berat pertambangan maupun non tambang. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Kobexindo Tractors Catat Pendapatan USD127,78 Juta Hingga September 2022


PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) mencatat pendapatan USD127,78 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari pendapatan USD89,48 juta i periode yang sama tahun sebelumnya, demikian menurut laporan keuangan perseroan, Kamis.

Beban pokok pendapatan naik menjadi USD102,57 juta dari beban pokok pendapatan USD72,65 juta dan laba kotor naik menjadi USD25,21 juta dari laba kotor USD16,83 juta tahun sebelumnya.

Laba usaha diraih sebesar USD7,30 juta meningkat dari laba usaha USD7,11 juta dan laba sebelum beban pajak diraih USD6,98 juta naik dari laba sebelum beban pajak USD4,84 juta tahun sebelumnya.

Laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi USD6,36 juta dari laba bersih USD4,68 juta dan laba per saham menjadi USD0,00280 naik dari laba per saham USD0,00206 tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas mencapai USD144,68 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari jumlah liabilitas USD81,09 juta hingga periode 31 Desember 2021 dan jumlah aset mencapai USD184,26 juta hingga periode 30 September 2022 naik dari jumlah aset USD116,53 juta hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

KOBEXINDO BAKAL BAGI DIVIDEN Rp20,45 MILIAR KE PEMEGANG SAHAM.

[Saham KOBX] PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX/KOBEX) telah mendapat persetujuan pemegang saham untuk membagikan dividen sebesar US$1,433,352 atau ekuivalen IDR 20.452.500.000 atau 10,6% dari laba bersih tahun 2021.

Para pemegang saham juga menyetujui alokasi laba bersih 2021 sebesar US$ 27,865 sebagai dana cadangan serta sisa dari laba bersih 2021 yang tidak ditentukan penggunaannya sebesar USD 12,084,085 ditetapkan sebagai laba ditahan. Perseroan menilai struktur alokasi laba bersih 2021 tersebut merupakan keputusan terbaik dengan mempertimbangkan prospek bisnis 2022.

Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk, Andry B. Limawan mengatakan, pembagian dividen ini merupakan bentuk terima kasih Perseroan atas dukungan dan kepercayaan para pemegang saham.

Dalam RUPST yang berlangsung hari ini, para pemegang saham juga telah menyetujui agenda perubahan anggota Dewan Komisaris Perseroan yaitu menambah Ibu Christina sebagai Komisaris Independen. Adapun susunan pengurus terbaru berdasarkan hasil rapat hari ini adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Yudi Budiman (Tetap)

Komisaris Independen : Jeffrey Mulyono (Tetap)

Komisaris Independen : Christina (Baru)

Direksi

Direktur Utama : Andry B. Limawan (Tetap)

Direktur : Martio (Tetap)

Direktur : Yohanes William Soputro (Tetap)

Direktur : Almuqri Sagitri Putra (Tetap)

Direktur : Fahmi Rizal (Tetap)

Direktur : B. Suryowirawan (Tetap)

Kinerja Perseroan

Keputusan pembagian dividen tahun ini tidak dapat dipisahkan dari kinerja solid Perseroan di 2021, pendapatan tercatat tumbuh sebesar 134,11% sepanjang 2021 atau US$119,32 juta, dibandingkan tahun 2020 yaitu US$50,97 juta.

Kontributor terbesar bersumber dari penjualan unit alat berat yang tumbuh 205,01% sepanjang 2021 dan berkontribusi sebesar 75,42% terhadap pendapatan secara konsolidasi. Pertumbuhan pendapatan tersebut mendorong perolehan laba yang dapat dialokasikan kepada pemilik induk sebesar US$13,52 juta, setelah tahun 2020 lalu mengalami rugi US$10,46 juta.

Andry B. Limawan menambahkan, tren positif kinerja sepanjang 2021 terus berlanjut di 2022. Pada laporan keuangan triwulan I-2022, Perseroan membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar tumbuh 106,23%. Di mana penjualan hingga akhir Maret tercatat US$46,52 juta dibandingkan US$22,56 juta pada triwulan I-2021 lalu.

Bahkan bottom line Perseroan mencatat pertumbuhan signifikan. Laba Bersih (Laba Bersih yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk) melonjak 295,58% atau mencapai US$3,94 juta di triwulan I-2022 dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$996,976.

Untuk menjaga struktur pendapatan antara tambang dan non tambang, KOBEX terus memperkuat diversifikasi. Tahun 2022 Perseroan telah melakukan diversifikasi ke sektor konstruksi dengan mendatangkan produk Dynapac dan Doosan Portable Power, setelah sebelumnya tahun 2021 merambah ke sektor jasa kontraktor tambang. (end)



sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham BMRI, KOBX dan PURE | 18 Februari 2022



INVESTASI KONTAN
18 FEBRUARI 2022




Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,22% ke 6.835,12 pada perdagangan Kamis (17/2). Berikut rekomendasi sejumlah saham untuk dicermati pada perdagangan Jumat (18/2).


1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Dipekirakan, pergerakan BMRI dalam jangka pendek akan memasuki fase downtrend, terlebih apabila BMRI belum mampu untuk break dari level resistance. Koreksi dari BMRI ini juga tampak pada pergerakan Stochastic yang berpotensi dead cross dari area overbought menuju ke area netralnya, meskipun secara sinyal MACD masih menunjukkan tanda penguatan.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 7350

Resistance: Rp 8.050

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


2. PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX)

Saham KOBX cenderung akan bergerak sideways dalam kisaran area support Rp 230 dan resistance Rp 332. Walaupun stochastic sudah crossing ke atas pada area netralnya diperkirakan potensi penguatannya masih terbatas dalam kisaran resistance tersebut.

Rekomendasi: Wait and see

Support: Rp 230

Resistance: Rp 332

Joshua Marcius, Phillip Sekuritas



3. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)

PURE bergerak downtrend di dalam pola parallel channel. Tugas utama PURE adalah menghadapi upper channel di seputaran Rp 90 demi mematahkan tren turun. Target selanjutnya yaitu resistance psikologis di angka Rp 100. Baiknya trailing stop dan amankan profit jika PURE melemah di bawah MA50 di 75.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 75

Resistance: Rp 100

Mayang Anggita, Henan Putihrai


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham KOBX, HEAL dan ITMG oleh MIRAE ASSET | 25 Januari 2022



MIRAE ASSET SEKURITAS
22 JANUARI 2022


IHSG Daily, 6,655.17 (-1.05%), Consolidation. Trading range 6,639 – 6,708. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized terlihat bergerak turun. Pada periode weekly indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline Daily support di 6,639 dan daily resistance di 6,708. Cut loss level di 6,620.

KOBX Daily, 256 (+4.06%) buy on weakness,  trading range 248 – 266. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 248 dan daily resistance di 266. Cut loss level di 238.

HEAL Daily, 1,145 (+1.32%) sell on strength, trading range 1,135 – 1,165. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih terlihat naik namun sudah berada di overbought area. Daily support di 1,135 dan daily resistance di 1,165. Cut loss level di 1,100.

ITMG Daily, 21,500 (+3.36%), sell on strength, trading range 21,250 – 21,750. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih bergerak naik. Perkiraan daily support di 21,250 dan daily resistance terdekat di 21,750. Cut loss level di 20,500.


Disclaimer


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Saham KOBX | Kobexindo (KOBX) Mengantongi Pencairan L/C Senilai US$ 10 Juta


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sabar menanti, akhirnya pengajuan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) atas fasilitas pendanaan non tunai berupa letter of credit (L/C) senilai US$ 10 juta dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) cair juga. Manajemen Kobexindo akan menggunakannya untuk memenuhi pesanan alat berat dari para pelanggan.

Fasilitas L/C senilai US$ 10 juta itu merupakan bagian dari pengajuan L/C kepada BCA sebesar US$ 35 juta pada 2018. Sebanyak US$ 25 juta di antaranya sudah cair pada tahun lalu. Sementara jika digabungkan dengan total pengajuan fasilitas L/C sepanjang 2018, Kobexindo mengajukan L/C senilai 40 juta.

Selain fasilitas L/C, Kobexindo menyiapkan dana belanja modal (capex) yang bersumber dari kas internal. Capex tersebut untuk membiayai kegiatan operasional. Mereka tidak mengungkapkan besarannya.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, duit lancar Kobexindo tak banyak. Emiten berkode saham KOBX di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini hanya memiliki kas dan setara kas senilai US$ 7,63 juta.

Pada tahun ini Kobexindo memprediksikan penjualan alat berat tak sekencang dua tahun terakhir. Menurut pengalaman mereka, bisnis alat berat mulai menanjak sejak akhir 2016 hingga booming sampai tahun lalu.

Perkembangan industri alat berat sejalan dengan industri pertambangan. "Mengikuti membaiknya harga dan permintaan komoditas tambang, khususnya batubara," terang Martio, Direktur Keuangan PT Kobexindo Tractors Tbk kepada KONTAN, Kamis (4/4).

Makanya, hingga akhir tahun nanti Kobexindo hanya berani mematok pertumbuhan pendapatan 10%. Mengacu pada realisasi pendapatan bersih tahun lalu sebesar US$ 101,49 juta, berarti target pendapatan bersih tahun ini setara dengan US$ 111,64 juta. Sementara pendapatan bersihnya tahun lalu terhitung tumbuh 35,55%.

Tahun ini Kobexindo tetap mengandalkan alat berat dan kendaraan niaga sebagai kontributor utama. Mereka antara lain menyodorkan produk unggulan seperti Doosan Excavator DX800 kelas 80 ton dan Doosan Excavator DX500 kelas 50 ton. Untuk melengkapi kebutuhan pengangkutan batubara, Kobexindo juga menawarkan produk unggulan Dump Truck NHL Terex.

Sumber: KONTAN

Analisa Saham KOBX | 17 Juli 2018


Analisa Saham KOBX

Saham KOBX kemarin ditutup menguat 5.35% di harga 236. Penguatan ini disertai dengan kenaikan volume yang sangat signifikan dan break V50-nya. Saham ini baru saja break resistancenya di 228 dan berpotensi ke resistance berikutnya, yaitu 252, 282 dan 312.

Indikator MACD baru saja mengalami Golden Cross, menunjukkan kecenderungan untuk mengalami kenaikan.

Rekomendasi: BUY
Cutloss jika break 212 down.

www.sahamonline.id

Analisa Saham IMAS, LCKM, HOKI, INDY, KOBX dan PSSI | 7 Mei 2018

Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 07 MEI 2018 (DAILY)
1. (IMAS) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 2770 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2925 dan 3170. Stop Loss jika turun dibawah 2520. Range Buy hari ini di 2600-2640.
2. (LCKM) Hari ini akan uji resisten terdekat di 420. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 430 dan 450. Stop loss jika turun dibawah 390. Range Buy hari ini 406-410.
3. (HOKI Hari ini akan uji resisten terdekat di 670. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 680 dan 700. Stop loss jika turun dibawah 625. Range Buy hari ini di 645-665.
4. (INDY) Hari ini akan uji resisten terdekat di 3720. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 3815 dan 3880. Stop loss jika turun dibawah 3560. Range Buy hari ini di 3610-3650.
TRADING CEPAT (FAST TRADE)
1.  (KOBX) BUY Jika break 270 Target di 290 dan 300. Stop loss jika turun dibawah 240. Indikator Stochastic Golden Cross
2. (PSSI) BUY Jika break 180, Target di 190 dan 200. Stop loss jika turun dibawah 160. Indikator Stochastic Golden Cross
TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH
Disclaimer On
STOCK PRENEUR

Analisa Saham NRCA, AUTO, BNGA, BEST, KOBX dan BBRM | 26 April 2018


Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 26 April 2018 (DAILY)

1. (NRCA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 480 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 490 dan 510. Stop Loss jika turun dibawah 460. Range Buy hari ini di 462-474.

2. (AUTO) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1980. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2115 dan 2290. Stop loss jika turun dibawah 1580. Range Buy hari ini 1820-1880.

3. (BNGA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1160. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1185 dan 1210. Stop loss jika turun dibawah 1110. Range Buy hari ini di 1120-1145.

4. (BEST) Hari ini akan uji resisten terdekat di 280. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 284 dan 290. Stop loss jika turun dibawah . Range Buy hari ini di 276-280.

TRADING CEPAT (FAST TRADE)

1.  (KOBX) BUY Jika break 260 Target di 274 dan 294. Stop loss jika turun dibawah 240. Indikator Stochastic Golden Cross

2. (BBRM) BUY Jika break 104 Target di  110 dan 118. Stop loss jika turun dibawah 96. Indikator Stochastic Golden Cross

Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini.

Analisa Saham KOBX | 22 Maret 2018

Analisa Saham KOBX

Lama bergerak di kisaran level Rp 100-an, saham PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) tiba-tiba melonjak drastis. Sepanjang tahun ini, saham emiten alat berat ini sudah mencatatkan pertumbuhan sebesar 92,92%.

Pergerakan harga saham ini dimulai pada hari Selasa (20/3) lalu. Harga saham KOBX yang dibuka pada level Rp 120 per saham tiba-tiba menanjak naik. Pada penutupan perdagangan di hari yang sama, saham ini sudah mencatat pertumbuhan sebesar 35% dalam sehari.

Pergerakan fantastis saham KOBX pun kembali terulang pada perdagangan Rabu (21/3). Saham KOBX pun ditutup di level Rp 218, naik 34,57% dalam satu hari perdagangan.

Analis Binaartha Parama Sekuritas M. Nafan Aji menilai, kenaikan harga saham KOBX ini bisa jadi memiliki kaitan dengan kinerja mereka yang membaik tahun lalu. Sebagai informasi, di tahun 2017 lalu KOBX mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 76,89% year-on-year (yoy) menjadi US$ 74,87 juta. Emiten alat berat ini pun berhasil mencetak laba setelah dua tahun merugi sebesar US$ 1,54 juta.

Dari segi fundamental pun kinerja KOBX tahun ini berpotensi akan terus membaik lantaran membaiknya harga komoditas seperti batubara dan CPO. Sementara itu, iklim industri CPO maupun aktivitas pertambangan dalam negeri masih cukup kondusif. "Sehingga penjualan alat berat, after sales, dan segmentasi sewa jasa alat berat KOBX berpotensi meningkat tahun ini," tuturnya kepada KONTAN, Rabu (21/3).

Meski begitu, ia menyarankan investor untuk tidak terburu-buru masuk ke saham ini.

"Lebih baik wait and see dulu karena kenaikan harga sahamnya sudah terlalu signifikan," ujar Nafan.

Source:
KONTAN

Berita Sahan KOBX | 20 Maret 2018

Berita Sahan KOBX
PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) meraih laba sebesar US$1,40 juta hingga periode yang berakhir 31 Desember 2017 usai mencatat kerugian sebesar US$5,87 juta pada periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan bersih naik tajam menjadi US$74,86 juta dari pendapatan bersih tahun sebelumnya yang US$42,32 juta.

Sedangkan laba bruto diraih US$14,92 juta meningkat dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$6,34 juta. Laba usaha juga diraih US$4,36 juta usai menderita rugi usaha US$3,13 juta tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih US$2,57 juta dari rugi sebelum pajak yang diderita tahun sebelumnya sebesar US$5,77 juta. Total aset perseroan mencapai US$89,10 juta hingga 31 Desember 2017 naik dari total aset US$85,84 juta hingga periode 31 Desember 2016.(end)

Source:
IQPLUS

Berita Saham KOBX | 7 Maret 2018

Berita Saham KOBX

PT Kobexindo Tractors Tbk. menargetkan pertumbuhan pendapatan 40% pada 2018. Membaiknya harga dan permintaan komoditas terutama batu bara dan kelapa sawit menjadi katalis pertumbuhan pendapatan perseroan.

Segmen penjualan alat berat diperkirakan menjadi kontributor utama pendapatan secara konsolidasi, disusul kemudian segmen penjualan suku cadang, after sales, dan pendapatan sewa.

“Target tersebut tidak lepas dari membaiknya harga komoditas sejak 2017 lalu serta pertumbuhan penjualan alat berat Kobexindo yang tumbuh sekitar 100% pada 2017,” ujar Presiden Direktur Kobexindo Humas Soputro melalui keterangan resmi, Rabu (7/3/2018).

Untuk menopang target pertumbuhan pendapatan tersebut, Kobexindo memperkenalkan jajaran produk alat berat unggulannya di daerah-daerah yang memiliki potensi pertambangan tinggi termasuk di antaranya Sulawesi.

Sebagai contoh, pada hari ini, Rabu (7/3/2018), perseroan mengadakan kegiatan pameran dan temu pelanggan diadakan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Sulawesi merupakan salah satu daerah sarat potensi, terutama  pertambangan mineral, terlebih saat ini harga komoditas dalam trend positif. Trend ini tentu saja dapat meningkatkan potensi ekonomi lokal dan kami yakin dapat berkontribusi dengan menyediakan produk-produk unggulan yang handal dan lebih efisien dalam pengoperasiannya,” Jelas Direktur Kobexindo Almuqri Sagitri Putra.

Beberapa produk unggulan untuk tambang mineral seperti Doosan Excavator DX300 dan Daewoo Truck turut ditampilkan dan melakukan demo produk untuk membuktikan keunggulannya dalam segi swing speed, load capacity serta efisiensi bahan bakar.

Adapun, emiten berkode saham KOBX ini merupakan mitra dan distributor eksklusif alat berat merk Doosan (Korea Selatan), Daewoo Truck (Korea Selatan), NHL TEREX  (China), Jungheinrich (Jerman), Hako (Jerman), dan Minsk Tractor (Belarusia).

source:
IQPLUS