Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.
Nusa Raya Cipta (NRCA) Akan Bagikan Dividen Tunai Rp42 Per Saham
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.
PT Nusaraya Cipta Tbk (NRCA) Catat Pendapatan Rp1,16 Triliun Hingga Juni 2022
PT Nusaraya Cipta Tbk (NRCA) mencatat pendapatan Rp1,16 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari Rp656,68 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Pasang Target Konservatif, Ini Strategi Nusa Raya Cipta (NRCA) Genjot Kontrak Baru
Emiten konstruksi swasta, PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) sukses mencetak kontrak baru sebesar Rp 2,68 triliun di sepanjang tahun 2021.
Kontrak baru yang diperoleh Nusa Raya Cipta ini melonjak 34% dibandingkan raihan kontrak baru di tahun 2020 yang hanya Rp 2 triliun.
Realisasi nilai kontrak baru tersebut juga melewati target kontrak baru yang dipasang perusahaan untuk tahun lalu. Asal tahu saja, sebelumnya NRCA hanya menargetkan kontrak baru pada 2021 sebesar Rp 2,5 triliun.
Nah, menghadapi tahun 2022, unit konstruksi milik PT Surya Semesta Internusa (SSIA) tersebut memasang target konservatif yang tidak jauh berbeda dari pencapaian kontrak baru di tahun 2021.
VP Head of Investor Relations Surya Semesta Internusa Erlin Budiman mengatakan, terkait nilai kontrak tergantung situasi pandemi.
“Nilai kontrak masih agak sulit di pastikan saat ini. Namun bila pandemi dapat teratasi, nilai kontrak diharapkan tidak akan jauh berbeda dengan pencapaian tahun lalu,” ujar Erlin Budiman kepada Kontan.co.id, Kamis (24/2).
Dia menambahkan, dengan pertimbangan pandemi sudah selesai, maka perolehan kontrak baru NRCA tidak jauh berbeda dari realisasi kontrak baru di tahun 2021 yang sebesar Rp 2,68 triliun.
Guna memacu kembali kinerja, Nusa Raya Cipta akan tetap fokus mengembangkan dan mempertahankan usaha jasa konstruksi. Erlin bilang, perusahaan secara proaktif mencari peluang mendapatkan kontrak baru, baik dari pemilik proyek maupun pelanggan tetap Nusa Raya Cipta.
Adapun sejauh ini masih terdapat 16 proyek yang digarap emiten konstruksi dengan kode emiten NRCA tersebut.
Proyek-proyek NRCA yang masih berjalan adalah Akasa Apartement BSD Tangerang, Mayapada Chung Chung School 2 Surabaya, Parking Lot of Apartement Emerald Bintaro Tangerang, Paket 5 Theme Park Kotabaru Parahyangan Bandung dan Biodegradable IKPP Serang.
Serta, proyek Pindodeli Extension, Pou Yuen Factory Cianjur, Subang Smartpolitan, Kerry KIIC Karawang, FRC Indah Kiat Tangerang, Overpass Kadusirung 1 BSD, PT Solunova Kendal, Indigo Hotel Dago Pakar Resort Bandung, Toll Serbaraja (Serpong – Balaraja) seksi 1-B, RS Keluarga Sehat III Semarang, dan Buin Batu School.
Mengenai proyek selanjutnya yang akan dibidik, Erlin masih tutup mulut. Yang pasti, proyek yang dibidik Nusa Raya Cipta tentunya terkait proyek di bidang properti, industri, infrastruktur dan sebagainya.
Selain itu, Nusa Raya Cipta juga membidik perolehan kontrak baru dari kegiatan pembangunan di wilayah Ibu Kota Negara (IKN) baru. Erlin bilang, saat ini baik SSIA maupun NRCA masih mengamati bagaimana potensi bisnis di pulau Kalimantan tersebut.
“Mengenai ekspansi ke wilayah Ibu Kota baru, saat ini kami masih dalam proses penjajakan,” ungkap Erlin.
Berdasarkan pemberitaan Kontan.co.id sebelumnya, SSIA bersama dengan NRCA masih fokus menggarap proyek Subang Smartpolitan. Perkembangan terkini, proyek Subang Smartpolitan sedang memasuksi tahap pengembangan fase 1 seluas 400 hektare.
SSIA menargetkan fase 1 proyek Subang Smartpolitan akan selesai pada tahun 2023 mendatang, dan diharapkan di tahun 2024 kawasan industrial estate tersebut dapat beroperasi.
sumber : kontan
Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online
NUSA RAYA BAGIKAN DIVIDEN TUNAI SEBESAR Rp36,25 MILIAR
PT Nusa Raya Cipta Tbk. (NRCA) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 28 Mei 2021.
Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1.987.587.811 saham atau 82,231% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
RUPST menyetujui dan mengesahkan Laporan Direksi mengenai jalannya usaha Perseroan dan tata usaha keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 serta persetujuan dan pengesahan atas Laporan Keuangan Perseroan termasuk di dalamnya Neraca dan Perhitungan Laba/Rugi Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.
RUPST menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp55,12 miliar dengan rincian sebesar Rp5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan Perseroan dan sebesar Rp36,25 miliar dibagikan sebagai dividen tunai atau sebesar Rp15 per saham dan sisanya dicatat sebagai saldo laba Perseroan yang belum ditentukan penggunaannya.
Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 8 Juni 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 10 Juni 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 9 Juni 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 11 Juni 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 10 Juni 2021 dan Pembayaran Dividen Tunai jatuh pada tanggal 24 Juni 2021.(end)
Sumber: IQPLUS
Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | 18 Mei 2020
PENDAPATAN NUSA RAYA CIPTA Rp653,36 MILIAR HINGGA MARET 2020 | Saham NRCA
PT Nusa Raya Cipta Tbk Raih Laba Rp 101 Milyar | Saham NRCA
Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | BIRD, DOID, NRCA, SCMA
Daily Technical 13 Desember 2019
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 13 Desember 2019.
IHSG ditutup menurun sebesar -40,70 poin (-0.65%) menuju level 6.139,39 pada perdagangan hari Kamis 12 Desember 2019 kemarin. IHSG gagal rebound, pada sesi 2 perdagangan kemarin IHSG tertekan oleh saham-saham perbankan dan consumer sehingga penurunan bertambah dalam. Di sisi lain pelaku pasar nampak sedang menanti keputusan dagang AS – China tanggal
15 Desember yang akan datang. Penurunan masih bersifat wajar dan merupakan bentuk kewaspadaan saja.
Hari ini IHSG berpotensi menurun dalam range 6.100 s/d 6.180.
BIRD
Resistance Breakout: Menguat menembus resistance pada 2220, telah mengkonfirmasi uptrend.
Rekomendasi: Buy and hold >2220, TP 2500 s/d 2600.
Support: 2220.
Resistance: 2500.
Stock Warning [DOID]
Technical Pattern: Membentuk pola bearish evening star yang merupakan indikasi penurunan harga.
Rekomendasi: Sell on strength.
Support: 276.
Resistance: 310.
NRCA
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 yang merupakan indikasi penguatan pada harga 378.
Rekomendasi: Buy 378 s/d 384, TP 400 s/d 410, stop loss <370 .="" p="">Support: 370.
Resistance: 386.
SCMA
Testing Support: Menguji support trend line pada 1365, selama tidak ditembus maka penguatan akan berlanjut.
Rekomendasi: Buy 1365 s/d 1400, TP 1500, stop loss <1350 .="" p="">Support: 1365.
Resistance: 1450.
Semoga bermanfaat, happy trading!
Best Regards,
Panin Sekuritas1350>370>
Analisa Saham AKRA, GGRM, INOV dan NRCA
AKRA
Bergerak mendatar dalam range 4200 s/d 4300, masih dalam tren menguat.
Rekomendasi: Buy on breakout 4300, TP 4400 s/d 4500, stop loss <4200 .="" p="">
GGRM
Momentum Indicator: Sentimen penolakan kenaikan cukai rokok membuat
saham ini berprospek kembali dan terbentuk pola bullish harami.
Rekomendasi: Buy 67000 s/d 67500, TP 70000 s/d 72500, stop loss <65000 .="" p="">
INOV
Menguji level all-time high pada 474. Berpotensi mengalami koreksi sehat
setelah menguat secara signifikan kemarin.
Rekomendasi: Buy 450 s/d 468, TP 500 s/d 510, stop loss <426 .="" p="">
NRCA
Technical Pattern: Membentuk pola hammer dengan volume yang meninggi,
berpotensi mengalami technical rebound.
Rekomendasi: Buy 386 s/d 392, TP 400 s/d 404, stop loss <380 .="" p="">
Panin Sekuritas380>426>65000>4200>
Analisa Saham NRCA, AUTO, BNGA, BEST, KOBX dan BBRM | 26 April 2018
Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 26 April 2018 (DAILY)
1. (NRCA) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 480 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 490 dan 510. Stop Loss jika turun dibawah 460. Range Buy hari ini di 462-474.
2. (AUTO) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1980. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2115 dan 2290. Stop loss jika turun dibawah 1580. Range Buy hari ini 1820-1880.
3. (BNGA) Hari ini akan uji resisten terdekat di 1160. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 1185 dan 1210. Stop loss jika turun dibawah 1110. Range Buy hari ini di 1120-1145.
4. (BEST) Hari ini akan uji resisten terdekat di 280. Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 284 dan 290. Stop loss jika turun dibawah . Range Buy hari ini di 276-280.
TRADING CEPAT (FAST TRADE)
1. (KOBX) BUY Jika break 260 Target di 274 dan 294. Stop loss jika turun dibawah 240. Indikator Stochastic Golden Cross
2. (BBRM) BUY Jika break 104 Target di 110 dan 118. Stop loss jika turun dibawah 96. Indikator Stochastic Golden Cross
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini.
Analisa Saham NRCA | 10 Januari 2018
Analisa Saham NRCA
NRCA Daily : Trading Buy, TP : 420
Dari Peak & Trough Analysis masih terlihat potensi kenaikkan lebih lanjut.
Sejak harga saham ini terkoreksi dari level tertinggi terdekat dimana rata-rata nya mendekati harga tertinggi hari ini sejak 39 hari terakhir terlihat rata-rata di 402 dengan harga rata-rata net sell sekitar level 419.
Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar 12 hari terakhir dimana rata-rata nya mendekati level terendah harga hari ini, rata-rata di 384 dengan rata-rata net buy sekitar level 389.
Distribusi volume (penjualan terbesar – supply side) antara level 388 – 398.sementara akumulasi volume (pembelian terbesar – demand side) antara level 388 – 390.
Mengingat secara umum harga relatif sama dalam akumulasi dan distribusi area diperkirakan akan mencari keseimbangan baru (new equilibrium) dengan perkiraan target berikutnya di 420.
Jika harga mampu tembus dan bertahan diatas 398 diperkirakan akan confirm naik lebih lanjut lagi.
tasrul@miraeasset.co.id
.jpg)
.png)








