Tampilkan postingan dengan label Saham MAMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham MAMI. Tampilkan semua postingan

Saham MAMI | PRESIDEN DIREKTUR MAS MURNI KURANGI KEPEMILIKAN SAHAMNYA


IQPlus, (06/02) - Presiden Direktur PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) Djaja Santoso melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut.

Menurut keterangan perseroan Kamis menyebutkan, Djaja Santoso melepas sebanyak 497.183.300 saham pada 31 Januari 2020 dengan harga Rp50 per lembar atau total nilai sebesar Rp24.859.165.000.

Adapun tujuan transaksi tersebut untuk divestasi. Dengan demikian maka kepemilikan saham milik Djaja Santoso berkurang dari sebelumnya 671.412.500 saham atau 5,46% menjadi 174.229.200 saham atau 1,42%. (end)

Saham MAMI | BEI CERMATI POLA TRANSAKSI SAHAM MAMI DAN POOL


IQPlus, (05/12) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pola transaksi dua saham yang pergerakannya saling berlawanan arah yakni PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) dan PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL).

Menurut keterangan BEI yang diperoleh Kami disebutkan, BEI mencermati pola transaksi saham MAMI karena telah terjadi peningkatkan harga dan aktivitas yang diluar kebiasaan (UMA) sedangkan POOL alami penurunan harga yang di luar kebiasaan.

Informasi terakhir yang disampaikan MAMI pada 4 Desember 2019 terkait laporan kepemilikan saham sedangkan POOL pada 12 November 2019 terkait laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Harga saham MAMI pada 30 Agustus 2019 masih berada di level Rp90 per lembar dan ditutup di level Rp400 pada 4 Desember 2019 kemarin. Sedangkan harga saham POOL pada 5 November 2019 masih berada di level Rp1.665 per lembar dan ditutun turun ke level Rp500 pada 4 Desember 2019. (end)

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | AALI, ASSA, CPIN, MAMI


Daily Technical 21 November 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 21 November 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar 3,01 poin (+0.04%) menuju level 6.155,10 pada perdagangan hari Rabu 20 November 2019 kemarin. Pergerakan pasar akan diwarnai dengan sentimen suku bunga BI alias BI rate. Kabar beredar bahwa kali ini BI akan mempertahankan suku bunga dan kemarin saham-saham perbankan menguat. Kami memandang bahwa apapun keputusan BI nanti, aksi sell on news tetap berpotensi terjadi, maka Anda disarankan ikut melakukan hal tersebut.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.100 s/d 6.200.

AALI
Technical Pattern: Membentuk broadening wedges, merupakan indikasi terjadinya penguatan lanjutan.
Rekomendasi: Buy 12600 s/d 13000, TP 13300 s/d 14000, stop loss <12300 .="" p="">Support: 12600.
Resistance: 13300.

ASSA
Target Reached: Memasuki area target dari rekomendasi Daily Technical sebelumnya.
Rekomendasi: Sell on strength.
Support: 750.
Resistance: 800.

CPIN
Back In Trend: Menguat kembali menuju trend line dan berhasil mempertahankan support MA20.
Rekomendasi: Buy 7250 s/d 7350, TP 7500 s/d 8000, stop loss <7000 .="" p="">Support: 7000.
Resistance: 7500.

MAMI
Trend Following: Menguat kembali setelah mempertahankan support 238.
Resistance sebelumnya pada 258 telah menjadi support baru.
Rekomendasi: Buy and hold >258, TP 300.
Support: 238.
Resistance: all time high.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Saham MAMI | PENDAPATAN MAS MURNI MELONJAK JADI Rp116,4 MILIAR HINGGA SEPTEMBER


IQPlus, (01/11) - PT Mas Murni Indonesia tbk (MAMI) alami lonjakan pendapatan hingga periode 30 September 2019 menjadi Rp116,43 miliar dibandingkan pendapatan Rp80,34 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba bruto naik menjadi Rp50,08 miliar dari laba bruto Rp36,18 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha meningkat menjadi Rp24,25 miliar dibandingkan laba usaha Rp14,60 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak naik menjadi Rp7,53 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp5,20 miliar dan laba tahun berjalan naik menjadi Rp6,56 miliar dari laba tahun berjalan Rp4,06 miliar tahun sebelumnya.

Namun laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp554,63 juta turun dari laba Rp3,15 miliar tahun sebelumnya atau menjadi Rp0,07 per saham dari Rp0,46 per saham.

Sedangkan total aset perseroan hingga periode 30 September 2019 mencapai Rp1,68 triliun naik tajam dari total aset Rp994,89 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

MAMI | MAS MURNI RAIH PEnDAPATAN Rp89,24 MILIAR HINGGA JUNI 2019


IQPlus, (03/09) - PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) meraih pendapatan sebesar Rp89,24 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari pendapatan Rp54,84 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp47,73 miliar dari Rp29,43 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp41,51 miliar dari laba bruto Rp25,41 miliar.

Laba usaha naik menjadi Rp23,54 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp10,78 miliar dan laba sebelum beban pajak penghasilan naik menjadi Rp10,01 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp4,07 miliar.

Sedangkan laba tahun berjalan diraih Rp7,79 miliar naik dari laba tahun berjalan Rp3,11 miliar tahun sebelumnya. Sementara total aset perseroan hingga periode 30 Juni 2019 mencapai Rp1,69 triliun naik dari total aset Rp994,89 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Analisa Saham ANTM, JPFA dan MAMI

Analisa Saham ANTM, JPFA dan MAMI


ANTM

ANTM berpotensi membentuk scallop pattern dan secara indikator price moving average menunjukkan trend yang positif.

Resistance terdekat saat ini berada di level 865 dengan support terdekat di level 830.

Jika perdagangan besok berhasil break resistance 865 berpotensi uji resistance selanjutnya di level 910 & 945.

JPFA

Trade Buy. Secara indikator price moving average menunjukkan trend yang positif dengan membentuk golden cross.

Buy on weakness dengan Support terdekat saat ini berada di level 1,655 dan 1,600. Resistance terdekat saat ini berada di level 1,770 dan 1,845.

MAMI

Trade Buy. Secara trend jangka pendek mami menunjukkan trend yang positif!

Jika berhasil break 95 berpotensi untuk uji resistance terdekat di level 108. Support terdekat saat ini berada di level 89 - 91. Valid trend lebih baik tunggu signal break terlebih dahulu.

by UBA Investment

Analisa Saham MAMI | 1 Februari 2019

ANALISA SAHAM MAMI 31-01-2019

MAMI saham ini dalam chanel uptrendnya dan beberapa waktu lalu sempat koreksi dan menembus MA 20 nya lalu hari ini MAMI kembali berhasil break MA 20nya disertasi Volume > VMA 20 hari.
atau bisa dikatakan MAMI rebound dari support di kotak kuning tersebut.

MAMI memiliki Resisten di area kotak orange di area harga 13x. apabila mampu break 13x-an maka MAMI akan tidak ada hambatan untuk ke Resisten selanjutnya di area 170-an

apakah ada peluang naik?
ya ada, coba perhatikan MACD MAMI , histogram MACD sudah memberikan signal bahwa saham ini sudah siap untuk menguji Resistennya. jika MAMI mampu close lebih tinggi terus dari close sebelumnya 2-4 hari kedepan MACD MAMI seharusnya positive Golden Cross

perlu di perhatikan juga apabila harga naik namun Volume terus menurun tetap waspada dengan Bull Trap

#DisclaimerON
Reza - Analysis Corner Syariah


Berita Saham MAMI | Akuisisi 2 Perusahaan, MAMI Siapkan Rights Issue



Bisnis.com, JAKARTA—Emiten properti dan perhotelan, PT Mas Murni Indonesia Tbk. (MAMI) yang berbasis di Surabaya, Jawa Timur, siap melakukan rights issue untuk mengakuisisi mayoritas saham dua perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi, Rabu (23/1/2019), manajemen MAMI menyebutkan pihaknya akan melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan saham sebanyak-banyaknya 7,18 miliar lembar berupa saham seri B, dan waran maksimal 1,79 miliar lembar.

“Oleh karena itu, perseroan akan meminta persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 1 Maret 2019,” papar manajemen, Rabu (23/1/2019).

Dana hasil rights issue akan digunakan untuk 4 hal. Pertama, pengambilalihan Obligasi Wajib Konversi (OWK) PT Anugrah Mitra Lestari (AML) yang dimiliki oleh Brentfield Investment Limited. OWK itu dapat dikonversi menjadi 95,42% saham AML.

AML adalah perusahaan properti yang memiliki KSO dengan MAMI dalam proyek mixed use di Jalan Embong Malang, Surabaya, Jawa Timur.

Kedua, pengambilalihan OWK PT Indo Udang Mas Lestari (IUL) yang dimiliki oleh Tumaco Pte. Ltd, yang dapat dikonversi menjadi 80% saham IUL. IUL merupakan perusahaan perikanan, khususnya tambak udang.

Ketiga, pengambilalihan tanah sekitar 19 ha di Cisarua, Bogor, yang dikuasai PT Jasa Puri Medikatama (JKM). Lahan itu akan dikembangkan menjadi hotel, resort, outbound dang lamping area.

Keempat, sisa dana rights issue akan digunakan untuk modal kerja, pengembangan usaha perseroan, dan entitas anak perusahaan lainnya.

Sebagian rencana transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi, tetapi tidak mengandung benturan kepentingan. Djaja Santoso, merupakan Diektur Utama MAMI, sekaligus memegang 19,23% saham IUL. Adapun, Melda Ladya Santoso sebagai Direktur JPM memiliki hubungan keluarga dengan Djaja.

Berdasarkan laporan keuangan per Oktober 2018, aset AML mencapai Rp239,59 miliar dan aset IUL Rp42,07 miliar. Setelah transaksi, aset MAMI akan bertambah menjadi Rp1,72 triliun dari sebelumnya Rp1 triliun.

Menurut manajemen, OWK AML memiliki nilai setara dengan Rp430 miliar, OWK IUL Rp27,5 miliar, dan tanah di Cisarua sebesar Rp80 miliar. Total transaksi tersebut sejumlah Rp537,5 miliar.

Dalam rights issue MAMI, bertindak sebagai pembeli siaga ialag Brentfield Investments Limited dan PT Jasa Puri Medikatama.

Analisa Saham BJBR, MAMI dan AKRA | 13 Desember 2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berikut rekomendasi teknikal tiga saham pilihan dari sejumlah analis untuk diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (13/12) besok.

1. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)

Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas melihat adanya hammer candle dengan indikator RSI menguat dan volume perdagangan meningkat. Jika mampu break di level 1.990—2.030, terdapat potensi hold.

Rekomendasi: Speculative buy
Support: Rp 1.905
Resistance: Rp 2.030

Hari ini, Rabu (12/12) BJBR menguat 1,29% menjadi Rp 1.965 per saham

2. PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI)

Muhammad Wafi, Analis Bahana Sekuritas melihat, saham MAMI berpeluang koreksi secara teknikal setelah indikator stochastic berpotensi melakukan deathcross untuk menguji support MA20 sekaligus support bullish channel sebelum kembali rebound dan membuat higer high level.

Rekemondasi: Buy on weakness
Support: Rp 110
Resistance: Rp 140

Saham MAMI hari ini tak bergerak hari ini dari kisaran kemarin yaitu Rp 120 per saham

3. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

Analis Kiswoyo Adi Joe dari Narada Asset Manajemen mengatakan, indikator stochastic AKRA berada di level 80 dan bergerak naik. Begitu pula dengan MACD yang bergerak naik. Sementara candle berada di atas garis atas bollinger band.

Rekomendasi: Sell on Strength
Support: Rp 4.000
Resistance: Rp 4.500

Saham AKRA yang terus melaju dalam lima hari perdagangan, hari ini naik terbatas 0,47% ke harga Rp 4.280 per saham.


Penjualan PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) per 30 Juni 2018


IQPlus, (02/08) - PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) meraih penjualan sebesar Rp54,84 miliar hingga 30 Juni 2018 naik dibandingkan penjualan Rp45,78 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, kenaikan beban pokok menjadi Rp29,43 miliar dari Rp20,61 miliar membuat laba bruto menjadi Rp25,40 miliar naik tipis dari laba bruto Rp25,16 miliar.

Laba usaha naik menjadi Rp10,77 miliar dari laba usaha Rp9,16 miliar dan laba sebelum pajak naik menjadi Rp4,07 miliar dari laba sebelum pajak Rp3,78 miliar tahun sebelumnya. Laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan ke entitas induk turun menjadi Rp2,73 miliar dari laba Rp2,87 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp931,85 miliar hingga 30 Juni 2018 naik dari total aset Rp883,81 miliar hingga 31 Desember 2017. (end)

Baca juga:

Analisa Saham KREN, TKIM, ALMI dan MAMI | 20 Juni 2018


Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 20 Juni 2018 (DAILY)

1. (KREN) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 790 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 810 dan 820. Stop Loss jika turun dibawah 735. Range Buy hari ini di 765-780.

2. (TKIM) Hari ini akan uji resisten terdekat di 17600, Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 18400 dan 19200. Stop loss jika turun dibawah 16400. Range Buy hari ini 16500-16900.

3. (ALMI) Hari ini akan uji resisten terdekat di 542 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 585 dan 640. Stop loss jika turun dibawah 480. Range Buy hari ini di 490-530.

4. (MAMI) Hari ini akan uji resisten terdekat di 77 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 80 dan 83. Stop loss jika turun dibawah 72. Range Buy hari ini di 74-77.

TRADING CEPAT (FAST TRADE)

1. (SRSN) BUY Jika break 65 Target di 69 dan 73,76. Stop loss jika turun dibawah 60.

2. (TAXI) BUY Jika break 108 Target di 112 dan 119. Stop loss jika turun dibawah 100.

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini:relaxed:

Berita Saham MAMI | 6 April 2018

Berita Saham MAMI

PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) meraih pendapatan Rp112,61 miliar hingga 31 Desember 2017 naik dari pendapatan Rp86,59 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok naik menjadi Rp62,41 miliar dari Rp43,68 miiar dan laba bruto meningkat menjadi Rp50,47 miliar dari laba bruto Rp42,91 miliar tahun sebelumnya.

Sementara laba usaha naik menjadi Rp36,29 miliar dibandingkan laba usaha Rp28,63 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum beban pajak meningkat menjadi Rp22,60 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp19,55 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp20,88 miliar meningkat dari laba tahun berjalan tahun sebelumnya yang Rp19,07 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp883,81 miliar hingga 31 Desember 2017 naik dibandingkan total aset Rp829,21 miliar hingga 31 Desember 2016. (end)

IQPLUS

Analisa Saham PTPP, AKRA, MAMI, WSBP dan ADRO [QuickReview] | 8 Februari 2018

Analisa Saham PTPP, AKRA, MAMI, WSBP dan ADRO [QuickReview]

1. #PTPP : posisi saat ini masih sideways di area 2950 - 3240 pola akumulasi bagus boleh follow up jika break 3080 dengan target penguatan 3130 - 3240 batasi resiko di 2920

2. #AKRA : posisi saat ini downtrend dengan resisten 6100 belum terjadi pola akumulasi sebaiknya wait and see boleh follow up jika break 5750 dengan target penguatan 5850-6100 batasi resiko di 5400

3. #MAMI : posisi saat ini masih sideways di area 92 - 105 pola akumulasi cukup bagus boleh follow up jika break 107 dengan target penguatan 109 - 115 batasi resiko di 90

4. #WSBP : posisi saat ini masih sideways di area 446 - 494 belum terjadi pola akumulasi sebaiknya wait and see boleh follow up jika break 466 dengan target penguatan 474 - 494 batasi resiko di 436

5. #ADRO : posisi saat ini masih sideways di area 2360 - 2560 pola akumulasi bagus boleh follow up jika break 2520 dengan target penguatan 2560 - 2650 batasi resiko di 2320

Anggi Dwisa - TemanTrader

Analisa Saham MAMI, BIPI, JSMR, MBSS dan LEAD [QuickReview] | 2 Februari 2018

Analisa Saham MAMI, BIPI, JSMR, MBSS dan LEAD [QuickReview]

===Pacific Trader Stocks Review===

Saham MAMI
harga turun menembus MA9, bila harga turun kembali menembus 94 maka potensi untuk menuju area 92 - 90. namun apabila harga kembali naik menembus 100 maka potensi menuju area 103 - 104.

Saham BIPI
harga mulai menunjukan tanda - tanda side way dengan Bollinger Band mulai menyempit. jika harga menembus 87 maka potensi ke area 84 - 82. namun bila harga kembali rebound menembus 93 maka potensi naik ke area 95 - 97.

Saham JSMR
harga kembali meneruskan penurunan dengan stokastik kembali death cross. jika harga kembali naik menembus 5700 maka otensi menuju area 5750 - 5800. namun apabila harga kembali turun menembus 5525 maka potensi turun ke area 5450- 5400.

Saham MBSS
harga turun namun belum menembus support dan middle bollinger band, berpeluang memantul ke area 820 - 840. waspada jika harga menembus 760 maka potensi ke area 740 - 725.

Saham LEAD
terjadi gap up disertai stokastik kembali golden cross. jika harga berhasil menembus 114 maka potensi naik ke area 116. namun bila harga turun menembus 108 maka peluang turun ke 107 - 105.

Analisa Saham MYOR, MAMI dan BRPT [QuickReview] | 21 Desember 2017

Analisa Saham MYOR, MAMI dan BRPT

Pacific Trader Stock Review 20 Desember 2017

Saham MYOR
harga berpeluang menuju area MA9 di 2200. bila menembus 2170 maka potensi ke area middle bollinger di 2120. apabila harga kembali rebound maka potensi menuju area 2260 - 2300.

Saham MAMI
cenderung sideway dengan area support di 83 dan resistance saat ini di 96. kisaran harga tidak jauh di area 87 -91.

Saham BRPT
harga cenderung bearish dengan menembus Midle bollinger band diperkuat dengan MACD yang sudah death cross. bila menembus support di 2180 maka berpeluang menuju 2120 - 2080. apabila harga kembali naik menembus 2270 maka berpeluang ke area 2290 - 2320.

Analisa Saham BCIP, AGRO dan MAMI [flash] | 22 November 2017

Analisa Saham BCIP, AGRO dan MAMI

Pacific Trader Stocks Review

BCIP: jika dilihat dari grafik terdahulu harga akan cenderung terkoreksi setelah volume net buy yang cukup besar terjadi. bila harga menembus 198 maka potensi ke 160 - 165. apabila harga menembus 180 maka potensi ke area 184 - 186 dengan ressitance tertinggi di area 206.

AGRO: harga cenderung sideway disertai volume yang rendah. bila harga berhasil menembus midle bollinger band di 550 maka berpeluang ke area 560 - 575. apabila harga menembus support di 535 maka potensi ke 530 - 520.

MAMI: harga gagal menembus midle bollinger band erpeluang golden cross diharapkan harga penutupan dapat menembus 106 dengan potensi ke area 9 - 112. apabila harga jatuh ke area 100 maka potensi ke harga 98 - 95.

Analisa Saham MAMI, WOMF dan TKIM | 8 November 2017

MAMI: cenderung sideway dikarenakan bollinger band kian menyempit disertai volume perdagangan yang rendah. jika harga menembus 108 maka peluang ke 110 - 112. apabila ke area 102 berpeluang ke area 100 - 98.

WOMF: bollinger band menyempit disertai stokastik mengalami death cross. berpeluang besar area berada di 193 - 196.

TKIM: MACD kembali golden cross dengan harga break upper bollinger band. jika harga naik kembali peluang ke area resist baru di 3730. apabila harga ke 3550 maka peluang ke 3300 - 3180.

Alpine PW - PacificTrader