Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 21 Juni 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team

*Market Review 21 Juni 2018*

Tercatat 148 saham menguat dan 267 saham melemah. *IHSG -61,70 poin (-1,04%) ke level 5.822,33*, dan *LQ-45 -17,87poin (-1,93%) ke level 907,29*.

*Sectoral Return :*
- Agri -0,83%
- Mining +0,30%
- Basic-Ind -0,85%
- Misc-Ind -3,06%
- Consumer -1,70%
- Property -1,84%
- Infrastructure -1,11%
- Finance -0,89%
- Trade +0,25%

Investor asing *net sell senilai Rp 833,69 Milyar*.

*USD/IDR +170 poin (+1,22%)* terhadap Rupiah di angka 14,102.

*Unusual Market Activity (UMA)*
- PT. Jaya Pari Steel (JPRS) : Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham JPRS yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). BEI saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

*Suspensi*

- PT. Indo-Rama Synthetics (INDR) & Bakrie Brother (BNBR)
Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan dan aktivitas saham INDR & penurunan harga kumulatif saham BNBR maka BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham . Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini.

*Saham yang ditutup menguat*

- *EXCL ditutup menguat Rp 50 (+1,98%) ke level Rp 2,570*. Moodys Investor Services Kamis ini menaikkan peringkat surat utang yang diterbitkan PT XL Axiata Tbk menjadi Baa3 dari Ba1. Ini adalah pertama kali Moodys memberikan peringkat investment grade pada XL. Sementara prospek untuk peringkat direviis menjadi stabil dari positif. Pada saat yang sama Moodys menarik peringkat Ba1 Corporate Family Ratings perseroan.

- *PGAS menguat Rp 50 (+2,45%) ke level Rp 2.090*. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan mendapat pasokan gas tambahan dari limpahan para trader gas. Ini merujuk atas Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penetapan Alokasi dan Pemanfaatan Serta Harga Gas Bumi. Dalam aturan itu, izin trader gas yang tidak memiliki infrastruktur gas alias pipa gas sudah harus dicabut sejak tanggal 24 Februari 2018. Sehingga alokasi gas yang mereka dapatkan harus dijual ke PGN dan Pertagas. Keberadaan para trader gas bertingkat menyebabkan harga gas sampai ke konsumen akhir menjadi mahal. Jika dirata-rata bisa mencapai US$ 14 per mmbtu. 

- *PNBN menguat Rp 10 (+1,18%) ke level Rp 855*.  PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) akan menerbitkan obligasi dengan total Rp 1,4 triliun pada 22-28 Juni 2018. Obligasi ini terbagi menjadi dua. Pertama obligasi berkelanjutan III Bank Panin tahap I 2018 dengan jumlah Rp 100 miliar. Kedua adalah obligasi subordinasi berkelanjutan III tahap I 2018. Surat utang berkelanjutan III Bank Panin tahap I 2018 merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan III Bank Panin dengan target dana Rp 10 triliun. Sedangkan untuk obligasi subordinasi berkelanjutan III Bank Panin I 2018 merupakan bagian dari surat utang subordinasi berkelanjutan III Bank Panin dengan target dana Rp 6 triliun.

- *ISAT menguat Rp 60 (+1,82%) ke level Rp 3.340*.  PT Indosat Tbk (ISAT) telah melunasi pembayaran obligasi. Pembayaran surat utang tersebut dilakukan pada hari Rabu, 20 Juni 2018. Berdasarkan keterbukaan informasi di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/6), emiten operator telekomunikasi ini melunasi Obligasi Berkelanjutan II Indosat tahap I tahun 2017 seri A dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Indosat tahap I tahun 2017 seri A. Group Head Corporate Secretary Indosat, Hadi Susilo, mengatakan bahwa jumlah pembayaran pelunasan obligasi dan sukuk ijarah tersebut adalah sebesar Rp 887,74 miliar. Hadi menambakan bahwa untuk melunasi obligasi dan sukuk tersebut emiten mesti menggunakan dana internal perusahaan.

*Saham yang ditutup melemah*

- *WIKA melemah Rp 90 (-5,82%) ke level Rp 1.455*. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk semakin getol menggeluti bisnis jalan tol. Rencana paling gres perusahaan ini adalah mengembangkan jalan tol penghubung Harbour Road Ancol dan Tanjung Priok di Jakarta. Tak sendiri, Wijaya karya akan berkongsi dengan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) lewat sebuah konsorsium. Karena masih tahap inisiasi, kedua perusahaan belum memutuskan komposisi kepemilikan saham dalam konsorsium itu. Wijaya Karya dan Citra Marga berharap, restu konsesi jalan tol dari pemerintah bisa keluar tahun ini. Kalau target itu terpenuhi, proses konstruksi akan mereka mulai akhir tahun 2018.

Trading Plan Saham ISAT, INKP, BRPT dan RBMS | 21 Juni 2018


Selamat Pagi Sahabat Stock Preneur
Berikut beberapa saham pilihan hari ini 21 Juni 2018 (DAILY)

1. (ISAT) Hari ini akan uji Resisten terdekat di 3350 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 3420 dan 3480. Stop Loss jika turun dibawah 3250. Range Buy hari ini di 3260-3320.

2. (INKP) Hari ini akan uji resisten terdekat di 20500, Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 20800 dan 21000. Stop loss jika turun dibawah 19100. Range Buy hari ini 19800-20200.

3. (BRPT) Hari ini akan uji resisten terdekat di 2190 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 2220 dan 2250. Stop loss jika turun dibawah 2080. Range Buy hari ini di 2120 -2160.

4. (RBMS) Hari ini akan uji resisten terdekat di 181 Kalau berhasil break. Target selanjutnya di 187 dan 199. Stop loss jika turun dibawah 162. Range Buy hari ini di 184-187.

TRADING CEPAT (FAST TRADE)

1. (CMPP) BUY Jika break 292 Target di 300 dan 314. Stop loss jika turun dibawah 280.

2. (MITI) BUY Jika break 113 Target di 118 dan 122. Stop loss jika turun dibawah 104.

TETAP PERHATIKAN KONDISI MARKET JUGA YAH
Disclaimer On
STOCK PRENEUR
Semoga pada cuan hari ini:relaxed:

Trading Plan Saham TLKM, ASII dan EXCL | 21 Juni 2018


IHSG (5.830-5.940) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.830 kemudian 5.780 dengan resist di level 5.940 dan 6.000.

TLKM (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.770 kemudian 3.830 dengan support di level 3.640, cut loss jika break 3.580.

ASII (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.075 kemudian 7.200 dengan support di level 6.825, cut loss jika break 6.700.

EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.470 dengan resist di 2.580 kemudian 2.630.

Full report bisa di akses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c5eo2

Reminder Corporate Action | 21 Juni 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Reminder Corporate Action

Kamis, 21 Juni 2018
1. Public Expose: BIMA, ECII, JIHD, SCBD
2. RUPS: BIMA, ECII, JIHD, PTIS, SCBD, UNVR
3. Cum Date Cash Dividen: HOKI Rp. 6, KLBF Rp. 25, LPKR Rp. 2.7, MFIN Rp. 150, SKLT Rp. 7, TSPC Rp. 40, XISB Rp. 1.98
4. Recording Date Cash Dividen: BYAN USD0.045, LSIP Rp. 45, NELY Rp. 6, PBRX Rp. 2, PEGE Rp. 10, RICY Rp. 3, SIDO Rp. 29, SIMP Rp. 10
5. Recording Date Right Issue: BULL 2 saham lama akan mendapatkan 1 HMETD Rp 140 per saham

Jumat, 22 Juni 2018
1. Public Expose: ALKA, AMIN, ARII, PICO, RDTX
2. RUPS: ALKA, AMIN, ARII, DSNG, PICO, RDTX
3. Cum Date Cash Dividen: BRAM Rp. 400, FISH Rp. 40, GEMA Rp. 25, IPCM Rp. 6.75, JRPT Rp. 26
4. Cum Date Stock Split: BLTZ Rasio 1:2
5. Recording Date Cash Dividen: CLPI Rp. 63.87, ICBP Rp. 162, IDPR Rp. 15, INDF Rp. 237, TOTO Rp. 8
6. Start Trading Right Issue: BABP 9 saham lama akan mendapatkan 2 HMETD Rp 100 per saham
7. Start Trading Waran: BANK MNC INTERNASIONAL Tbk (BABP – W) dengan harga pelaksanaan waran Rp.100

Lonjakan Tajam Laba PT Bakrieland Development Tbk (ELTY)


PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) mencatat lonjakan tajam laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk hingga periode 31 Maret 2018 karena keuntungan penyelesaian utang obligasi bersih sebesar Rp3,03 triliun yang tidak tercatat pada periode tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp3,11 triliun usai mencatat rugi sebesar Rp5,12 miliar di periode Maret tahun sebelumnya.

Penghasilan usaha bersih turun menjadi Rp287,21 miliar dari penghasilan usaha bersih Rp336,13 miliar tahun sebelumnya. Laba kotor juga turun menjadi Rp121,76 miliar dari laba kotor Rp160,67 miliar tahun sebelumnya.

Tercatatnya keuntungan penyelesaian utang obligasi membuat laba sebelum taksiran pajak naik drastis menjadi Rp3,11 trliun dibandingkan rugi sebelum pajak Rp5,24 miliar hingga Maret tahun lalu.

Total aset perseroan mencapai Rp14,12 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dari total aset Rp14,08 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/elty-elty-catat-laba-maret-2018-signifikan-karena-keuntungan-penyelesaian-obligasi,58130345.html

Peningkatan Modal WKE oleh PT Waskita Karya Tbk (WSKT)


PT Waskita Karya Tbk (WSKT) telah melakukan peningkatan modal disetor dan ditempatkan pada PT Waskita Karya Energi (WKE) sebesar Rp7,971 miliar.

Menurut keterangan perseroan Jumat, dengan adanya peningkatan modal maka kepemilikan perseroan di WKE menjadi sebanyak 99,99% atau setara 163.615 saham senilai Rp163.615.000.000 dan Koperasi Waskita 0,01% setara 1 saham senilai Rp1.000.000.

Peningkatan modal diseotr dan ditempatkan tersebut akan digunakan WKE untuk melakukan setoran modal pada anak perusahaan WKE dan memenuhi kebutuhan operasional. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/wskt-waskita-suntik-tambahan-modal-ke-wke,58141558.html

Hasil RUPS PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 2018


Rapat Umum Pemegang saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memutuskan membagikan dividen sebanyak 32% dari laba bersih 2017 sebesar US$ 113 juta atau setara sekitar 1,75 triliun. Semua pemegang saham akan mendapatkan Rp 22-Rp 25 untuk setiap saham yang dimiliki.

Direktur Utama BRPT Agus Salim Pangestu menjelaskan, besaran dividen tersebut menyesuaikan dari hasil rights issue atau penerbitan saham baru yang telah dilakukan perusahaan.

"Ketentuan dividen per saham itu mengikuti hasil rights issue, karena hasil rights issue menentukan faktor pembagi, kalau banyak yang subscribe akan semakin kecil, tapi kami pastikan tetap di Rp 22-Rp 25," terang Agus kepada media saat dijumpai usai melakukan rapat umum pemegang saham (RUPS), di Jakarta, Jumat. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/brpt-barito-pacific-bagi-dividen-32--dari-laba-2017,58142433.html

Bintraco Dharma Tbk (CARS) Dirikan Perusahaan Baru


Perusahaan dagang Bintraco Dharma Tbk (CARS) mengumumkan pendirian perusahaan baru yang dilakukan pada 6 Juni 2018 lalu yang diberi nama PT Cars World Digital Indonesia yang berkedudukan di Tangerang Selatan.

Menurut keterangan Benny Redjo Setyono, Sekretaris Perusahaan perseroan Kamis, pembentukan perusahaan baru tersebut dilakukan bersama denagn PT New Ratna Motor yang merupakan anak usaha perseroan.

Adapun modal dasar pembentukan sebesar Rp20 miliar dan modal disetor dan ditempatkan Rp10 miliar yang terdiri dari 1.000 saham dengan nilai nominal Rp10.000.000 per saham.

Sedangkan susunan kepemilikan perusahaan baru itu yakni perseroan sebanyak 999 saham atau 99,99% dan PT New Ratna Motor 1 saham atau 0,1%. Tujuan dari pembentukan tersebut guna menjadi sarana sistem yang terintegrasi antara perseroan dan entitas anak guna memperkuat jaringan perseroan di bidang otomotif. (end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/cars-bintraco-dharma-bentuk-cars-world-digital-indonesia,71083236.html

Alasan Suspensi PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Indorama Shytetics Tbk (INDR)


Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi terhadap dua emiten yakni PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan PT Indorama Shytetics Tbk (INDR) mulai sesi pertama Kamis 21 Juni 2018 dengan alasan berbeda.

Menurut keterangan BEI disebutkan, suspensi terhadap saham BNBR dilakukan karena penurunan harga kumulatif yang signifikan sedangkan suspensi terhadap saham INDR karena peningkatan harga yang signifikan.

Penghentian sementara keduanya dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai untuk tujuan memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bnbr-bei-suspensi-saham-bnbr-dan-indr-karena-alasan-berbeda,71074937.html

PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) menawarkan obligasi Berkelanjutan II


PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) menawarkan obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 dengan target dana Rp100 miliar dan Obligasi subordinasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 sebesar Rp302 miliar.

Menurut keterangan Kamis disebutkan untuk Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 memiliki bunga 8,0% per tahun dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Tahap I memiliki bunga 9,5% per tahun.

Masa penawaran umum dilakukan 22-28 Juni 2018 dengan pencatatan di BEI pada 4 Juli 2018. Pefindo memberikan peringkat idAA untuk Obligasi Berkelanjutan dan idA+ untuk Obligasi subordinasi.

Penjamin Pelaksana Emisi adalah Bahana Sekuritas, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Evergreen Sekuritas Indonesia dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia dengan wali amanat Bank Mandiri. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/pnbn-bank-pan-indonesia-beri-bunga-obligasi-minimal-8-,71080040.html

Ulasan Pasar Global | 21 Juni 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(June 21, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

U.S

Dow Jones kembali melemah selama 7 hari berturut-turut

Perdagangan baru-baru ini telah didorong oleh ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan, yang telah mewarnai sentimen negatif kepada investor sejak Maret.
DJIA, -0,17% ditutup 42,41 poin, ditutup pada 24,657.80

Pihak Trump kembali membuat retorika, menuduh Cina telah membuat kampanye sistematis "agresi ekonomi."

Europe

Bursa saham Eropa mengalami pemulihan

Indeks Stoxx Europe 600 SXXP, +0,28% ditutup pada 384,29

Pasar saham eropa kembali di penuhi aksi beli, meskipun perang dagang AS dan China masih belum menemukan titik temu.

Presiden A.S Donald Trump ingin pemerintahannya memukul Cina dengan tarif lebih lanjut pada $ 200 miliar barang impor. Trump menanggapi ancaman Beijing untuk membalas terhadap tarif A.S dengan pungutan tarif atas sejumlah produk AS lainnya.

Analisa Saham UNTR, CPIN dan META | 21 Juni 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(June 21, 2018)
(agung.nugroho@miraeasset.co.id )

IHSG Daily, 5,884.04(-1.83%), limited upside & prone to correction, trading range hari ini 5,934 – 5,987, kenaikan pada indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized mulai terbatas. Pada Figure 3 pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized  dan Stochastic %D optimized masih cenderung bergerak naik. Daily resistance terdekat di 5,934 dan support di 5,834. Cut loss level di 5,781.

UNTR Weekly,  33,500 (-3.74%),buy on weakness ,trading range 33,350 –34,050. indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized cenderung naik dan indikator Stochastic%D akan menguji support trend line. Daily support di 33,150 dan daily resistance di 34,050.Cut loss level di 32,850.

CPIN Weekly, 3,800 (+9.83%),trading buy,  3,750 – 3,900. indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan stochastic %D optimized cenderung masih cenderung naik. Daily dan Weekly resistance di 3,900 dan 3,950. Sementara itu daily dan weekly support di 3,700 dan 3,750. Cut loss level di 3,690.

META Weekly, 200 (+2.56%), trading buy, trading range 195 – 212. indikator MFI  optimized dan indikator Stochastic %D optimized cenderung naik. Dengan demikian diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat. Perkiraan daily dan weekly resistance di  212  dan  222. Daily support dan weekly support di 195 dan 198. Cut loss level di 190.

Rekomendasi Saham William Hartanto | 21 Juni 2018


WH Project Outlook 21 Juni 2018.

IHSG ditutup menurun 109,59 poin (-1.82%) menuju level 5884,04 pada perdagangan hari Rabu, 20 Juni 2018.

Perang dagang rupanya memegang peranan lebih kuat terhadap dinamika pasar dibanding perdamaian AS dan Korut. Namun pada perdagangan kemarin, IHSG justru bergerak anomali dibandingkan indeks Asia secara keseluruhan.

Sektor MINING tidak berhasil membantu menjaga indeks, bahkan TLKM yang dinaikkan cukup tinggi pun masih belum mampu megembalikan arah IHSG yang secara teknikal hampir saja mengakhiri downtrend-nya pada awal bulan Juni.

Lalu, bagaimana IHSG hari ini?

IHSG VIEW

IHSG berpeluang technical rebound, target rebound IHSG ada di 5900 s/d 5980.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: SIDO, SSIA, TDPM, IMAS, dan INDY.

Rekomendasi Saham PacificTrader | 21 Juni 2018


Morning Good People :grin:
Rekomendasi 21/06/2018

Highlight hari ini yang bisa di perhatikan :bangbang:
- COAL (PTBA, ADRO, HRUM)

Watchlist for today:exclamation:
:heavy_check_mark: IMAS
:heavy_check_mark: IKAI
:heavy_check_mark: TLKM
:heavy_check_mark: ASII
:heavy_check_mark: JPFA

Monggo di share dan invite teman2nya kalau sudah cuan, rekomendasi setiap hari gratistis

JPFA (21/06/2018) Kondisi sideways, jika break area sideways potensi ke resis berikutnya Target Price 1760-1880, SL 1590 IKAI (21/06/2018) Tertahan di strong support membentuk lower shadow yang cukup panjang, break 515 ke next resis di 550-590, SL <490 font="">

:grin::+1:

Analisa Saham BUMI, ICBP, PGAS, SIMP, SMGR dan TBIG | 21 Juni 2018


Pergerakan IHSG pada hari ini, Kamis (21/06) diestimasi oleh Binaartha Sekuritas akan tetap berpeluang mengalami teknikal rebound, meskipun terjerembab dalam perdagangan kemarin, Rabu (20/06).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.829,521 hingga 5.775,003.

Sementara itu, resisten pertama maupun kedua memiliki range pada level 5.943,170 hingga 6.002,302. Berdasarkan indikator, MACD bergerak ke atas menuju ke area positif, sementara Stochastic berada di area netral.

"RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual, sehingga indeks berpeluang mengalami technical rebound, " tulis risetnya.

Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BUMI, Daily (258) (RoE: 80.82%; PER: 3.40x; EPS: 75.84; PBV: 2.75x; Beta: 1.14):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 250 – 258, dengan target harga secara bertahap di level 262, 292, 314, 366 dan 418. Support: 250 & 234.

*ICBP, Daily (8600) (RoE: 21.55%; PER: 20.80x; EPS: 414.68; PBV: 4.47x; Beta: 1.11):* Saat ini, harga bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham.“Akumulasi Beli” pada area level 8500 – 8650, dengan target harga secara bertahap di level 8750, 8800 dan 9100. Support: 8500 & 8375.

*PGAS, Daily (2040) (RoE: 18.43%; PER: 15.82x; EPS: 227.52; PBV: 2.92x; Beta: 1.18):* Saat ini, terlihat beberapa pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2050, dengan target harga secara bertahap di level 2110, 2310, 2570, 3170 dan 3780. Support: 1970.

*SIMP, Daily (525) (RoE: 2.38%; PER: 18.64x; EPS: 28.16; PBV: 0.44x; Beta: 0.67):* Fase akumulasi masih terlihat dalam rangka membentuk pola uptrend. “Akumulasi Beli” pada area level 515 - 525, dengan target harga secara bertahap di level 535, 555, 580, 640 dan 700. Support: 505.

*SMGR, Daily (8175) (RoE: 5.28%; PER: 29.30x; EPS: 279.00; PBV: 1.55x; Beta: 1.38):* Saat ini, pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Beli” pada area 8000 – 8200 dengan target harga secara bertahap di level 8550 dan 9000. Support: 7900.

*TBIG, Daily (4900) (RoE: 27.58%; PER: 23.60x; EPS: 207.64; PBV: 6.55x; Beta: 0.68):* Pergerakan harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4800 – 4900, dengan target harga secara bertahap di level 5000, 5200 dan 5500. Support: 4700.

http://market.bisnis.com/read/20180621/189/807929/binaartha-sekuritas-simak-6-saham-rekomendasi-hari-ini

Analisa Saham KLBF | 21 Juni 2018


Indo Premier Sekuritas on Kalbe Farma (KLBF) 05/31/2018
Slowing earnings growth outlook

- Kami berharap kesehatan universal Indonesia (UHC) dan meningkatnya persaingan di segmen nutrisi akan terus meredam prospek pertumbuhan pendapatan KLBF, yang kami prediksi akan tetap lambat pada 4,6% CAGR dalam 3 tahun mendatang (vs 5,1% pada 2014-17), yang jauh di bawah pertumbuhan historis 16,8% CAGR sebelum implementasi UHC pada tahun 2014. Sementara UHC telah memperlambat penjualan farmasi KLBF, yang sangat bergantung pada obat generik berlisensi & bermerek (83% dari penjualan farmasi), manajemen mengindikasikan persaingan ketat untuk nutrisi produk (misalnya susu bubuk Morinaga) dari pesaing utama seperti Nutrilon (dimiliki oleh Grup Danone), yang menawarkan diskon harga 10-12% dalam satu tahun terakhir, telah menyulitkan perusahaan untuk menaikkan harga produk.

- Kami memperkirakan laba KLBF akan turun 7% di FY18F karena tekanan marjin yang timbul dari pertumbuhan penjualan yang lemah dan meningkatnya biaya bahan baku karena melemahnya mata uang, yang kami perkirakan akan menurunkan marjin EBIT-nya menjadi c.14% di FY18F-19F (FY17) : 15,9%), terbukti dari marjin laba kotor perusahaan yang lebih rendah yaitu 48,4% pada 1Q18 (1Q17: 49,2%) didukung kenaikan 1,7% yoy dalam kurs USD / IDR menjadi Rp13.500.

- Valuasi: SELL dengan TP Rp1,241

Analisa Saham ASRI | 21 Juni 2018


Ciptadana Sekuritas on Alam Sutera Realty (ASRI) 05/31/2018
On track to meet FY18 pre-sales target

- Alam Sutera Realty (ASRI) mencatat pendapatan dari Rp1,02 tn (+ 45% YoY) di 1Q18 didukung oleh 49% YoY di segmen Real Estate (Rp913 miliar) yang memberikan kontribusi 90% dari total pendapatan. Kenaikan segmen Real Estate sebagian besar disumbangkan oleh penjualan ke China Fortune Land Development Co. (CFLD) di mana perusahaan akan menjual total landbank seluas 500 ha di Pasar Kemis (ASRI's second township setelah Alam Sutera) ke CFLD dalam tahun 2016-2021 . Segmen perhotelan & Infrastruktur menghasilkan Rp87 miliar (+ 18% YoY) yang mewakili 9% dari total pendapatan, sedangkan sisanya berasal dari Pariwisata dan lainnya. Biaya pendapatan diredam oleh hanya 8% lebih tinggi dibandingkan 1Q17 maka marjin kotor meningkat menjadi 62% (vs 50% pada 1Q17).

- ASRI membukukan penjualan pemasaran sebesar Rp1.42 miliar pada 1Q18, mewakili 40% dari target penjualan pemasaran FY18 kami (dan 36% dari jumlah perusahaan). Ini terdiri dari Rp177,4 miliar dari pengembangan Alam Sutera dan Rp1.247,5 miliar dari pengembangan Suvarna Sutera (termasuk transaksi dengan anak perusahaan CFLD. Meskipun pencapaian melebihi target kami, kami mempertahankan target pra-penjualan kami sebelumnya sebesar Rp3,5 triliun untuk ini tahun karena kami percaya penjualan di 2Q18 akan relatif lamban karena liburan panjang secara historis membatasi transaksi penjualan.

- Valuasi: BUY dengan TP Rp410

Saham-Saham Murah Secara Fundamental Juni 2018


Pelaku pasar saham lokal merespons negatif sejumlah isu global. Di hari pertama transaksi usai libur lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menyusut 1,83% ke level 5.884,04. Sejak awal tahun hingga kemarin (ytd), indeks saham sudah melorot 7,42%.

Di tengah keterpurukan pasar saham, sejatinya ada peluang bagus untuk menjaring keuntungan. Investor bisa membidik saham-saham yang valuasinya relatif sudah murah, namun memiliki fundamental bagus.

Dengan harga terbilang murah, saham-saham ini memiliki prospek yang baik, dilihat dari fundamental emiten yang cukup kuat, didukung price earning ratio (PER) dan price book value ratio (PBV) yang rendah.

Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki mengungkapkan, beberapa saham dari sektor poultry, ritel, pertambangan dan konsumer menarik dikoleksi. Dari sisi fundamental, saham-saham tersebut memiliki prospek lebih baik pada kuartal II-2018.

Achmad antara lain menyarankan JPFA, RALS, ELSA dan PTBA. Selain itu, harga UNVR juga sudah mencapai level bottom di Rp 44.500 per saham.

Di kuartal II-2018 sektor properti seharusnya juga bagus, seperti CTRA, SMRA dan BSDE. "Jika kinerja keuangan kuartal II-2018 bagus, emiten poultry dan properti berpeluang bangkit," kata Achmad.

Selain itu, saham perkebunan dan pertanian, khususnya CPO, juga dianggap masih menarik. Analis menilai AALI dan LSIP yang sudah di level bottom, sehingga potensi technical rebound cukup besar.

Harga ASII juga sudah cukup murah. Investor bisa masuk jika harga menyentuh kisaran level Rp 6.500-Rp 6.650. "Saat ini, investor main aman di blue chip dulu, karena memang valuasinya tidak bermasalah," ujar Achmad.

Suku bunga

Sementara Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengungkapkan, saham sektor konstruksi memiliki prospek cukup baik, dengan harga yang sudah terbilang murah. Dengan harapan ke depan banyak proyek pemerintah yang rampung dan emiten menerima pembayaran. "Saat itu, saham konstruksi mulai naik. Ditambah lagi, saham konstruksi saat ini belum naik banyak dan sudah lumayan terkoreksi," tutur Hans.

Beberapa saham konstruksi yang terbilang sudah murah adalah WIKA, WSKT, PTPP dan WTON. Saham WTON dan WIKA dinilai paling menarik karena masih memungkinkan untuk terus bertumbuh. Apalagi, tren Indonesia saat ini di perkembangan infrastruktur, sehingga perusahaan pendukung infrastruktur masih menjadi pilihan.

Selain sektor kontruksi, saham perbankan dianggap cukup murah dengan koreksi yang lumayan banyak. "Orang khawatir Bank Indonesia (BI) menaikkan lagi suku bunga, sehingga kemungkinan ekspansi kredit turun, NPL bank naik dan orang punya sentimen negatif di perbankan," ujar dia.

Padahal kenaikan bunga acuan BI (BI-7DRR), menurut Hans, tidak berkorelasi erat dengan ekspansi kredit perbankan. Dengan begitu, dalam skala tertentu tak akan mengganggu kinerja perbankan dalam jangka panjang. Dia merekomendasikan BMRI, BBRI dan BBNI.

Tapi Achmad menyarankan investor menghindari dulu saham bank. "Kecuali jika sudah koreksi hingga 3%, baru boleh masuk," ungkap dia. Untuk BBRI, investor bisa masuk ketika harganya menyentuh Rp 2.850 dan BMRI di bawah Rp 6.900 sudah terbilang murah.

Hans juga menilai saham sektor telekomunikasi masih bisa dilirik. Saham di sektor ini antara lain TLKM. "Untuk masuk, investor masih perlu menunggu perkembangan pasar ke depan, khususnya imbas dari aksi perang dagang AS dan China saat ini," ungkap Hans.

http://investasi.kontan.co.id/news/melirik-saham-murah-di-saat-pasar-koreksi

Saham-Saham Rights Issue Pilihan 2018


Sejak awal hingga pertengahan tahun 2018 banyak emiten yang menawarkan rights issue. Meski pasar masih bergerak volatil, banyak emiten masih menunjukkan antusiasmenya untuk menerbitkan saham anyar ke pasar.

Misalnya, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menawarkan saham BNII-R sejak 6 Juni hingga 21 Juni di harga Rp 236, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melepas BRPT-R hingga tanggal 22 Juni, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) juga akan menawarkan BULL-R pada 21 Juni sampai 29 Juni di harga Rp 140, PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) melepas rights hingga 25 Juni mendatang di harga Rp 250, dan PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) akan memperdagangkan saham rights pada 22 Juni .

Disusul PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) yang memperdagangkan BABP-R dari 22 Juni hingga 5 Juli di harga Rp 100 dan PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) yang akan memperdagangkan rights pada 29 Juni hingga 5 Juli seharga Rp 100 per saham.

Senior Research Analyst, Robertus Yanuar Hardy bilang selain melihat sisi fundamental, investor harus mencermati harga teoritis sebelum memutuskan membeli saham rights. Dia menyebut, tak ada selisih harga ideal antara rights dengan saham yang sudah beredar. “Semakin jauh di bawah harga saham beredar semakin menarik karena potensi naiknya lebih tinggi daripada potensi turunnya,” ujar Robertus.

Menurut Analis Artha Sekuritas Juan Harapan, sebelum mengantongi saham rights investor juga melihat kondisi pasar. Sebab, volatilitas yang terjadi di pasar belakangan bisa menyebabkan harga saham turun selama rights issue. “Sebelum menjual atau membeli saham rights, bisa juga base on issue, ke depannya emiten ini akan melakukan apa,” kata Juan.

Dus, tak semua saham rights yang tengah beredar patut ditebus. Walau demikian, bagi trader yang gemar berburu cuan dari selisih harga, saham rights bisa jadi pertimbangan. Sebab, beberapa saham rights dilepas di bawah harga wajarnya.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menilai, di antara saham rights issue hanya BRPT-R dan BULL-R yang masih layak disimpan dalam keranjang portofolio. Dia bilang, meski masa perdagangannya akan berakhir pada 22 Juni dan 29 Juni ada baiknya investor tetap mengempit kedua saham ini, sebab keduanya masih berpotensi menguat.

“BULL punya kinerja fundamental bagus karena berhasil meningkatkan laba bersih dan valuasi cukup murah 5,5 kali. Sedangkan BRPT meski net profit cenderung stagnan, tujuan penggunaan dana untuk ekspansi jadi prospek positif,” kata Nafan.

Sisanya seperti BNII-R, BKSW-R, BBKP-R dan BABP-R, investor masih perlu mencermati keempat emiten yang bergerak di sektor perbankan ini.

Di antara keempat saham rights perbankan ini, Nafan merekomendasikan BNII. Terlebih bagi investor yang kadung mendekap BNII-R yang masa perdagangannya akan berakhir Kamis (21/6), selama sahamnya tak bergerak menembus level support di bawah 230. “Bagi yang sudah membeli BNII rights bisa maintain buy dengan harapan bisa menyentuh level resistennya di 252,” kata dia.

Sementara ATIC-R yang akan diperdagangkan pada 22 Juni hingga 5 Juli mendatang di harga Rp 100 per saham juga menarik untuk dikoleksi. Walaupun sebagian besar dana dari rights issue, 58,93% untuk membayar utang tapi 41,07% sisanya akan digunakan untuk pengembangan bisnis dan usaha baru. Hal ini diapresiasi pasar dengan kenaikan harga saham ATIC hari ini 24,49% ke level 915.

http://investasi.kontan.co.id/news/menimbang-pilihan-saham-saham-rights-issue

Jadwal Pembagian Dividen Saham JKON | 21 Juni 2018


PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) bakal membagikan dividen tunai dari laba buku tahun 2017 kepada pemegang saham. Berdasarkan pengumuman di laman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Rabu (20/6), JKON akan menebar dividen senilai Rp 5,80 per saham.

Pembagian dividen tersebut disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (7/6). Tanggal terakhir perdagangan saham dengan hak dividen alias cum dividen saham JKON di pasar reguler dan negosiasi yakni pada 25 Juni 2018.

Sedangkan, cum dividen di pasar tunai pada 28 Juni 2018. Di tanggal yang sama, akan dilakukan pencatatan daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen tunai atau recording date. Selanjutnya, pemegang saham akan menerima pembayaran dividen tunai pada 20 Juli 2018.

Tahun 2017 lalu, JKON mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 4,49 triliun, turun 3,4% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,65 triliun. Laba bersih JKON pada tahun 2017 adalah sebesar Rp 307 miliar, turun tipis dibanding tahun sebelumnya yakni Rp 324 miliar.

Rencananya, JKON akan membagikan dividen kepada para pemegang saham sebesar 30,77% dari laba bersih atau sebanyak Rp 94,58 miliar.

http://investasi.kontan.co.id/news/berikut-jadwal-pembayaran-dividen-tunai-jaya-konstruksi

Watchlist Saham TemanTrader | 21 Juni 2018


IDX  DIRECTION 21 Juni 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Potensi Technical Rebound Ditopang Saham MINING, BASICIND dan INFRA

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ADMG ASII CPIN MABA     (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade : GDST SIDO RBMS PTBA INKP TKIM  (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade  saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
https://temantrader.com/2018/06/idx-direction-21-juni-2018/

Terima kasih

TEMAN TRADER

Update Harga Penting Saham | 12 Juni 2018


Nasdaq posts record close as Facebook and Netflix rise to all-time highs

Facebook and Netflix rose 2.3 percent and 2.9 percent, respectively, to lead the Nasdaq to a record high.

The Dow Jones industrial average, meanwhile, posted its seventh straight day of losses, its longest losing streak since March 2017.

Dow.......24658 -42.4 -0.17%
Nasdaq...7782 +55.9 +0.72%
S&P 500..2767 +4.7 +0.17%

FTSE........7627 +23.6 +0.31%
Dax........12695 +17.2 +0.14%
CAC.........5372 -18.3 -0.34%

Nikkei.....22555 +276.95 +1.24%
HSI..........29696 +228.0 +0.77%
Shanghai..2916 +7.9 +0.27%
ST Times..3316 +14.6 +0.44%
 
Indo10Yr..7.5018 closed +0%
INDOBex238.9794 closed +0%
US10Yr........2.928 +0.035 +1.21%
VIX..............12.79 -0.56 -4.19%

USDIndx ....95.127 +0.114 +0.12%
Como Indx194.9825 +1.1576 +0.60%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL......71.77 +0.49 +0.69%
(Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS....133.51 -4.88 -3.53%
(5-yr INOCD5) 

*IDR........13932 closed +0%*
*Jisdor....13902 closed +0%*
*IDR Fut..14126.5 +196.5 +1.41%*

Euro.........1.1574 -0.0021 -0.18%

TLKM.......26.37 +0.46 +1.78%
(3666)
EIDO.........23.97 +0.15 +0.63%
EEM..........44.09 +0.19 +0.43%

Oil...........66.22 +1.11 +1.70%
Gold ......1270.60 -6.90 -0.54%
Timah...20595.00 +180.00 +0.88%
Nickel...14960.00 +227.50 +1.54%

Coal price.114.45 -0.90 -0.78%
(Jun/Newcastle)
Coal price.109.75 -2.20 -1.97%
(Jul/Newcastle)
Coal price..96.60 -0.40 -0.41%
(Jun/Rotterdam)
Coal price..96.10 +1.10 +1.16%
(Jul/ Rotterdam)

CPO(Sept) 2260 -3 -0.13%
(Source: bursamalaysia.com)
Corn...........363.75 +0.50 +0.14%
SoybeanOil 30.04 +0.46 +1.56%
Wheat.......499.25 +9.75 +1.99%

Rubber.......173.50 -0.10 -0.06%
(Tokyo)JPY/kg

*Pulp(BHKP) 1050.00 unch +0%*
(19Jun - 25Jun)

* : weekly


(DE/ls 21-06-18)

Analisa Saham BMRI | 21 Juni 2018


Kenaikan BMRI selalu tertahan level 7475 – 7500 menjadikan saham ini belum berhasil kembali bergerak bullish, dan per pembukaan pasar pasca libur panjang Idul Fitri, saham ini kembali tertekan (bahkan sejak sebelum libur) ke area support di 6525. Hati – hati jika saham ini tidak mampu bertahan di atas 6525, BMRI cenderung akan kembali bergerak bearish dengan target penurunan ke (cukup dalam, semoga tidak tercapai), di 4925 dengan minor target 5950. MACD yang berpeluang dead cross menunjukkan saham ini memasuki fase pergerakan negatif.

Rekomendasi: Sell karena sudah break 7025.

Disclaimer ON

http://galerisaham.com/fase-konsolidasi-berakhir-bmri/

Analisa Saham MEDC | 21 Juni 2018


Ketidakmampuan saham ini bertahan di atas 1140 menjadikan ulasan pada artikel sebelumnya masih valid, dimana ada tendensi MEDC melemah dahulu menuju target penurunannya di 855 dengan minor target 1035. Target fundamental atas MEDC ada di kisaran 1800 . Namun secara teknikal saham ini memiliki potensi penurunan sementara waktu. Akan menjadi menarik untuk menunggu fase bottom reversal pada saham ini jika tren turun berlangsung.

Rekomendasi: Sell.

Disclaimer ON

Analisa Saham ADRO | 21 Juni 2018


ADRO masih mencoba untuk melanjutkan reboundnya. Apabila dapat menembus keatas 2070, maka ADRO akan mengakhiri trend penurunannya dan berpeluang menguat menuju target dikisaran 2290-2300, dengan minor target di 2210. Indiaktor teknikal MACD yang cross up keatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak positif dalam jangka pendek.

Rekomendasi: Hold bagi yang membeli ketika saham ini bertahan di 1800. Add position jika break out 2070. Stoploss apabila gagal bertahan dan close di bawah 1800.

http://step-trader.com/2018/06/20/adro-continue-to-rebound/