Saham BBCA | Diakuisisi PT Bank Central Asia Tbk, Bagaimana Nasib PT Bank Rabobank Indonesia?


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengamini rencana pembelian saham PT Bank Rabobank Indonesia. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja juga mengatakan bahwa pembelian bank tersebut merupakan salah satu strategi ekspansi bisnis perseroan.

"Akan digabung dengan salah satu entitas anak BCA," terangnya kepada Kontan.co.id, Rabu (11/12) malam.

Meski begitu, Jahja mengatakan pihaknya belum menentukan anak usaha mana yang bakal dilebur dengan Rabobank. Sebelumnya, dalam keterbukaannya di Bursa Efek Indonesia (11/12) nilai akuisisi tersebut diperkirakan mencapai Rp 397 miliar.

Adapun, pihak yang bakal mengakuisisi Rabobank yakni PT BCA Finance. BCA dan BCA Finance sendiri telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat pada Rabu (11/12).

Keduanya bakal mengambil seluruh saham Rabobank yang dipegang Cooerative Rabobank US, PT Aditirta Suryasentosa, PT Antarindo Optima, PT Antariksabuana Citanegara, dan PT Mitra Usaha Kencana Sejati.

“Berdasarkan perjanjian, para pembeli akan membeli sebanyak 3,71 juta saham Rabobank Indoensia yang mewakili seluruh modal yang telah ditempatkan dan disetor,” kata Sekretaris Perusahaan BCA Raymond Yunarto.

Aksi korporasi tersebut juga sudah diketahui oleh pihak pengawas bank yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Iya, (OJK) sudah mengetahui," singkat Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot.

Rabobank bukan menjadi satu-satunya bank yang dicaplok BCA tahun ini. Sebelumnya, bank swasta terbesar tersebut sudah memborong saham PT Bank Royal Indonesia dengan harga mencapai Rp 1 triliun.

Menurut Jahja, pembelian Bank Royal merupakan salah satu kunci utama perseroan untuk memuluskan rencana pembentukan bank digital di tahun 2020 mendatang.

Pun, BCA juga sudah blak-blakan akan menyuntik Bank Royal sebesar Rp 700 miliar di tahun depan.

Saham WSKT | PT Waskita Karya Tbk Jual Aset, Apa Faktanya?


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kondisi keuangan perusahaan konstruksi pelat merah kerap menjadi sorotan. Ini terkait erat dengan upaya perusahaan tetap bisa melakukan investasi dengan nilai jumbo. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) salah satunya.

Emiten plat merah ini dikabarkan tengah melakukan penjualan aset. Apa alasannya? Apa saja aset-aset yang dilepas?

Berikut sejumlah fakta terkait penjualan aset WSKT:

1. WSKT tengah mengalami arus kas

Direktur Utama WSKT I Gusti Ngurah Putra mengakui WSKT tengah mengalami kesulitan arus kas (cash flow) lantaran nilai investasi yang besar. Salah satu strategi yang dijalankan WSKT untuk tetap menjaga struktur keuangan adalah dengan divestasi aset.

"Kaitan dengan itu, strategi tidak mudah. Saat ini semua berita bilang menuju resesi sehingga menjual barang besar tidak mudah secara cash flow," jelas Putra saat acara sharing and lunch meeting bersama beberapa media di gedung Waskita Heritage, Rabu (11/12).

2. Divestasi aset jadi strategi

Beruntung dalam waktu dekat transaksi divestasi ruas tol Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono akan segera terealisasikan. Sehingga WSKT bisa meraup dana sekitar Rp 2,41 triliun.

Dua ruas jalan tol tersebut akan didivestasikan ke Road King Infrastructure Ltd.

Direktur Utama WSKT I Gusti Ngurah Putra mengatakan, WSKT menjual seluruh kepemilikannya atas dua ruas tol tersebut. Adapun kepemilikan WSKT di dua ruas jalan tol tersebut masing-masing sebesar 40%.

Nilai transaksi divestasi disepakati sebesar Rp 1,85 triliun untuk ruas tol Solo-Ngawi. Sedangkan nilai divestasi ruas jalan tol Ngawi-Kertosono senilai Rp 562 miliar.

Adapun nilai buku ruas tol Solo-Ngawi sebesar Rp 1,3 triliun dan nilai buku ruas tol Ngawi-Kertosono sebesar Rp 400 miliar.

"Ini membawa persepsi bahwa Indonesia aman untuk investasi," ujar Putra saat membuka acara sharing and lunch meeting bersama beberapa media di gedung Waskita Heritage, Rabu (11/12).

3. Masih akan terus menjual aset

Lebih lanjut, Putra mengatakan, WSKT masih akan melakukan divestasi jalan tol. Ini merupakan strategi perusahaan untuk menjaga arus kas. Anak usaha WSKT yaitu PT Waskita Toll Road masih akan melepas 6 ruas tol-7 ruas tol.

"Kemungkinan kita jual 6 sampai 7 ruas tol. Kalau keuangan bagus, Waskita Toll Road akan kita lepas di market, mudah-mudahan dapat suntikan dana untuk sisa proyek jalan," jelas dia.

Selain Waskita Toll Road yang akan dilepas kepada publik, WSKT juga berniat melepas Waskita Realty pada tahun 2021.

Sejatinya rencana melepas saham Waskita Realty sudah direncanakan tahun ini. Adapun, dana hasil initial public offering (IPO) tersebut rencanaya akan digunakan untuk menguasai landbank di sekitar jalan tol.

4. Masih memiliki piutang

Di sisi lain, WSKT masih memiliki piutang. Direktur Operasional 3 WSKT Gunadi Soekardjo mengatakan, WSKT akan menerima dana Rp 26 triliun dari proyek turnkey. Salah satunya dari proyek Tol Jakarta Cikampek Elevated II.

Selain itu, melansir laporan keuangan perusahaan, WSKT akan menerima uang masuk dari proyek pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)  Wadi di Sumedang Jawa Barat Rp 716,73 miliar dan proyek Apron Bandara Sultan Hasanuddin Rp 422 miliar.

Berdasarkan data terakhir, WSKT telah menerima dana masuk sebesar Rp 6 triliun. Pada bulan Desember 2019 ini diproyeksikan WSKT akan menerima sekitar Rp 20 triliun.

Sekitar 70% dari total penerimaan kas proyek turnkey akan digunakan untuk melunasi pinjaman. Selain itu WSKT juga merencanakan menerima Rp 14 triliun dari pembayaran proyek dengan skema progres payment. Sehingga total kas yang masuk dari proyek konstruksi di tahun 2019 adalah Rp 40 triliun.

"Akan turun rasio utang, lalu divestasi tadi juga akan menurunkan rasio utang," ujar Gunadi kepada Kontan.co.id.

Adapun gearing ratio WSKT saat ini di level 2,8 kali. WSKT menargetkan di sisa tahun ini gearing ratio bisa mencapai 2,3 kali - 2,5 kali. "Tapi mungkin 2,7 kali ya," ujar Gunadi.

Saham LSIP | PT PP London Sumatera Tbk Alihkan Saham BUYBACK


IQPlus, (12/12) - PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) akan melakukan pengalihan saham hasil buyback melalui perdagangan saham di BEI guna mendukung likuiditas saham perseroan.

Menurut keterbukaan informasi Rabu disebutkan,  jumlah saham yang akan dialihkan sebesar-besarnya 2.900.000 saham.

Perseroan menunjuk PT Harita Kencana Sekuritas sebagai anggota bursa yang akan melakukan penjualan saham hasil buyback tersebut dengan memperhatikan ketentuan persyaratan yang diatur dalam POJK 30/2017.

Adapun waktu pelaksanaan pengalihan paling cepat 14 hari terhitung sejak keterbukaan informasi ke BEI. (end)

Saham INKP | Indah Kiat Terbitkan Medium Term Notes I 2019


IQPlus, (12/12) - PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menerbitkan Medium Term Notes (MTN) I Tahun 2019 dengan jumlah pokok Rp2.168.500.000.000.

Menurut keterangan KSEI Kamis disebutkan, MTN ini memiliki tingkat bunga 10,25% per tahun dimana tanggal pembayaran bunga pertama pada 12 Maret 2020 dengan tanggal distribusi secara elektronik 12 Desember 2019.

Tenor MTN selama tiga tahun dan akan jatuh tempo pada 12 Desember 2022. PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai arranger dan PT Bank Negara Indonesia Tbk menjadi agen pemantau. (end)

Saham EXCL | XL AXIATA SALURKAN DONASI KUOTA KE NTB


IQPlus, (12/12) - PT XL Axiata (Tbk) memperluas penyaluran gerakan donasi kuota untuk terus mendukung program digitalisasi madrasah aliyah di Nusa Tenggara Barat yang diinisiasi oleh Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama.

Donasi diserahkan secara simbolis oleh Teritory Of Sales XL Axiata area Mataram, Indri Priyatmoko, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, H Nasruddin, didampingi Kepala Bidang Pendidikan Madrasah , H Zamroni Aziz di Mataram, Rabu.

Group Head East Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan sejak diluncurkannya kerja sama kedua pihak pada Juli 2019 lalu, XL Axiata terus memperluas penyaluran donasi kuota data ke ratusan madrasah aliyah (MA) di berbagai daerah.

Khusus untuk NTB, donasi disalurkan kepada 222 madrasah aliyah yang berada di 10 kota/kabupaten, yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Dompu, Bima, dan Kota Bima.

"Internet cepat telah menjadi kebutuhan dasar di setiap lembaga pendidikan di Indonesia, termasuk di madrasah aliyah yang pengelolaanya di bawah Kementerian Agama dengan kurikulum yang lebih menekankan pada pendidikan berbasis agama Islam," kata Bambang.

Pihaknya sangat mengapresiasi jajaran Kementerian Agama yang memiliki visi sangat maju dalam membawa madrasah memasuki era serba digital melalui program Madrasah 4.0.

Hal itu pula yang membuat XL sangat antusias untuk mendukung program tersebut melalui gerakan donasi kuota yang akan semakin mempermudah madrasah-madrasah mendapatkan akses ke layanan data berkecepatan tinggi.

Bambang menambahkan secara bertahap XL Axiata akan menyalurkan donasi kuota data kepada total tidak kurang dari 579 madrasah aliyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga akhir 2019.(end)

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham?


Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan. 

Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham. Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan. 

Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara. 

Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan kata lain, pemegang saham itu merupakan pemilik perusahaan penerbit. 

Apa Maksudnya Memiliki Perusahaan dengan Membeli Saham?


Kepemilikan terhadap perusahaan ini ditentukan oleh jumlah saham yang dimiliki seseorang relatif terhadap jumlah saham yang beredar. Misalnya, jika sebuah perusahaan memiliki 1.000 saham beredar dan seseorang memiliki 100 saham, orang itu berarti sudah memiliki dan mendapatkan hak 10% dari aset dan pendapatan perusahaan.

Pemegang saham sebenarnya tidak benar-benar memiliki perusahaan, mereka hanya memiliki saham yang dikeluarkan oleh perusahaan. Maksudnya adalah kantor perusahaan yang penuh dengan kursi dan meja milik perusahaan, dan bukan milik pemegang saham.

Hal ini penting untuk diketahui karena properti perusahaan secara hukum dipisahkan dari properti pemegang saham, yang membatasi tanggung jawab perusahaan dan pemegang saham. Jika perusahaan bangkrut, hakim dapat memerintahkan semua asetnya dijual - tetapi aset pribadi yang berupa saham ini tidak kena.

Pengadilan bahkan tidak bisa memaksa untuk menjual saham, tetapi nilai saham akan turun secara drastis. Demikian juga, jika pemegang saham utama bangkrut, dia tidak bisa menjual aset perusahaan untuk membayar kreditornya.

Jenis-jenis Saham


Jenis Saham Berdasarkan Kapitalisasi Pasar

Saham dapat diklasifikasikan berdasarkan kapitalisasi pasar perusahaan, yang merupakan total kepemilikan saham suatu perusahaan. Ini dihitung dengan mengalikan harga saat ini dari saham perusahaan dengan jumlah total saham yang beredar di pasar. Di bawah ini adalah jenis-jenis saham berdasarkan kapitalisasi pasar.

Large Cap Stocks
Biasanya terdiri dari perusahaan Blue-chip yang merupakan perusahaan mapan dengan cadangan uang tunai dalam jumlah besar yang mereka miliki. Sangat menarik untuk perhatikan bahwa ukuran yang lebih besar dari perusahaan Large Cap tidak berarti mereka tumbuh lebih cepat. 

Faktanya adalah perusahaan Small Cap cenderung mengungguli mereka dalam jangka waktu yang lebih lama. Tetapi saham-saham berkapitalisasi besar itu hadir dengan manfaat yang memungkinkan para investor untuk memperoleh dividen yang lebih tinggi dibandingkan dengan saham-saham Small Cap dan Mid Cap.

Mid Cap Stocks
Ini adalah saham dari perusahaan menengah yang memiliki kapitalisasi pasar menengah. Perusahaan-perusahaan ini memiliki nama yang dikenal baik di pasar. Perusahaan ini mempunyai potensi pertumbuhan, serta stabilitas yang biasanya disukaioleh trader berpengalaman di pasar saham. Perusahaan-perusahaan Mid Cap memiliki rekam jejak pertumbuhan yang stabil dan sangat mirip dengan saham-saham Blue Chip. Dalam jangka panjang, saham jenis ini berkembang dan tumbuh dengan baik.

Small Cap Stocks
Saham Small Cap memiliki nilai kapitalisasi terkecil di pasar dibandingkan dengan saham yang lain. Saham ini milik perusahaan kecil yang memiliki kapitalisasi pasar kecil dan memiliki potensi pertumbuhan yang baik di masa depan. 

Investor tidak tertarik dengan dividen saham jenis ini. Investor biasanya membeli saham ini karena volatilitas harga, dan dapat membuat keuntungan yang signifikan dengan itu.

Sebagai seorang investor kita bisa membeli saham jenis  ini karena saham-saham ini mempunyai harga murah karena masihtahap awal perusahaan. Akan tetapi, tidak ada kepastian tentang bagaimana perusahaan akan survive di pasar karena mereka relatif baru. 

Jenis Saham Berdasarkan Kepemilikan


Common Stocks (Saham Biasa) dan Preferred Stocks (Saham Preferen)
Saham Preferen menawarkan kepada investor sejumlah dividen tetap setiap tahun, ini tidak seperti saham biasa. 
Harga Saham Preferen tidak volatile seperti Saham Biasa. Saham Preferen mendapat manfaat dari prioritas ketika perusahaan memiliki kelebihan uang untuk didistribusikan. Pada saat likuidasi perusahaan, adalah kreditor perusahaan, pemegang obligasi, pemegang surat hutang yang mendapatkan prioritas daripada pemegang saham preferen.

Saham Hibrida
Ada perusahaan yang menawarkan Saham Preferen dengan pilihan untuk mengubahnya menjadi Saham Biasa, dengan persyaratan, pada titik waktu tertentu. Ini dikenal sebagai Saham Hybrid, yaitu Saham Preferen yang dapat dikonversi dan mungkin atau mungkin tidak memiliki hak suara.

Stocks with embedded derivative options
Saham yang datang dengan opsi turunan tertanam berarti bahwa saham itu dapat 'callable' atau 'putable' dan tidak tersedia secara umum. Saham 'callable' memiliki opsi untuk dibeli kembali oleh perusahaan dengan harga tertentu pada titik waktu tertentu. Demikian pula, 'saham putable' menawarkan pemegangnya untuk menjualnya kepada perusahaan dengan harga dan waktu tertentu.

Jenis Saham Berdasarkan Pembayaran Dividen


Growth Stocks
Saham-saham ini tidak membayar dividen tinggi karena perusahaan lebih suka menginvestasikan kembali pendapatannya agar dapat tumbuh lebih cepat. Oleh karena itu, saham ini disebut Growth Stocks atau Saham Pertumbuhan. 

Nilai saham perusahaan naik dengan tingkat pertumbuhan cepat yang pada gilirannya memungkinkan investor untuk mendapatkan keuntungan melalui kenaikan harga yang lebih tinggi. Ini sangat cocok untuk para investor yang mencari potensi pertumbuhan jangka panjang. Perlu diketahui, saham jenis ini mempunyai risiko lebih tinggi.

Income Stocks
Dibandingkan dengan Growth Stocks, Income Stocks membagikan dividen yang lebih tinggi dalam kaitannya dengan harga saham. Dividen yang lebih tinggi berarti pendapatan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, saham jenis ini disebut denganIncome Stocks atau Saham Penghasilan. 

Income Stocks merupakan saham dari perusahaan yang stabil yang mampu memberikan dividen yang konsisten tetapi ini juga merupakan perusahaan yang tidak menjanjikan pertumbuhan yang sangat tinggi. Ini berarti bahwa harga saham perusahaan tersebut mungkin tidak naik banyak. 

Income Stocks adalah saham salah satu saham pilihan investor. Ini adalah investasi yang baik bagi para investor yang mencari sumber pendapatan sekunder melalui saham yang relatif berisiko rendah. 
Pendapatan dividen dalam Income Stocks tidak dikenakan pajak dan dengan demikian bagus untuk investor profil risiko rendah yang menginginkan investasi jangka panjang.

Anda bisa menggunakan Dividend Yield untuk menemukan saham seperti jenis Income Stocks yang menawarkan dividen tinggi. Dividend Yield adalah ukuran penghasilan yang akan Anda dapatkan sebagai investor (penghasilan per saham) dari investasi Anda. 

Angka Dividend Yield ini dapat didapatkan dengan membagi dividen dengan harga saham yang diumumkan. Dividend Yield ditulis dalam bentuk persentase. Misalnya, jika harga saham IDR 1000 dan memberikan dividen IDR 50 per saham, hasilnya berarti 5 persen.

Jenis Saham Berdasarkan Fundamental


Investor yang percaya bahwa harga saham harus sama dengan nilai intrinsik saham perusahaan, membandingkan harga saham dengan komponen seperti PER, laba perusahaan, dll untuk mencapai pada nilai intrinsik per saham. Metode ini namanya Value Investing.

Overvalued Shares (Saham yang dinilai terlalu tinggi)
Ini adalah saham dengan harga yang melebihi nilai intrinsik dan dianggap harganya terlalu tinggi

Undervalued Shares (Saham yang dinilai rendah)
Jenis-jenis saham ini populer di kalangan Value Investor karena mereka percaya bahwa harga sahamnya akan naik di masa depan.

Jenis Saham Berdasarkan Risiko


Beta Stocks (Saham Beta)
Beta atau ukuran risiko diperoleh dengan menghitung volatilitas harga saham. Beta bisa bernilai positif atau negatif. Ini menunjukkan apakah bergerak selaras dengan pasar atau menentangnya. 

Semakin tinggi beta, semakin tinggi hasil bagi risiko dari saham. Artinya apabila nilai beta lebih dari 1 itu berarti bahwa saham lebih stabil dari pada pasar. Banyak investor dengan pengetahuan tentang ukuran ini menggunakannya untuk membuat keputusan investasi mereka.

Blue Chip Stocks (Saham Blue Chip)
Saham Blue Chip adalah saham perusahaan-perusahaan yang memiliki kewajiban lebih rendah dan pendapatan stabil dan yang membayar dividen secara reguler. Perusahaan yang termasuk di dalamnya adalah perusahaan yang sangat besar dan dan mungkin sudah terkenal. Perusahaan  ini memiliki sejarah panjang kinerja keuangan yang baik dan merupakan pilihan yang bagus untuk Investor yang mencari jalan investasi yang lebih aman.

Jenis Saham Berdasarkan Tren Harga


Defensive Stocks (Saham Defensif)
Defensive Stocks merupakan saham yang tidak begitu terpengaruh oleh kondisi ekonomi dan lebih disukai ketika kondisi pasar buruk. Perusahaan makanan dan minuman adalah contoh umum.

Cyclical Stocks (Stok Siklis)
Cyclical Stocks merupakan saham perusahaan yang nilainya sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi. Saham ini mempunyai fluktuasi nilai harga yang tinggi. Jenis saham ini tumbuh dengan cepat selama siklusnya sedang booming tetapi pertumbuhannya melambat ketika ekonomi sedang lambat. Saham otomotif termasuk dalam kategori ini.

Keuntungan Investasi Saham


1. Keuntungan dari Pertumbuhan Ekonomi: Seiring dengan pertumbuhan ekonomi, begitu juga dengan pendapatan perusahaan. Itu karena pertumbuhan ekonomi menciptakan lapangan kerja, yang menciptakan pendapatan, yang menciptakan penjualan. Semakin besar gaji, semakin besar dorongan untuk menciptakan permintaan konsumsi, yang mendorong lebih banyak pendapatan ke dalam kas perusahaan. 

2. Mengungguli Inflasi : Secara historis, saham rata-rata memiliki return tahunan 10%. Itu lebih baik daripada rata-rata tingkat inflasi tahunan sebesar 2,9%. 

3. Mudah Dibeli: Pasar saham memudahkan investor untuk membeli saham sebuah perusahaan terbuka. Anda dapat membelinya melalui broker/sekuritas, perencana keuangan, atau online. Setelah kita membuat akun di sekuritas, kita dapat membeli saham dalam hitungan detik.

4. Dua Cara Menghasilkan Uang: Sebagian besar investor berniat untuk membeli saham dengan harga rendah dan kemudian menjualnya di harga tinggi. Mereka berinvestasi di perusahaan yang tumbuh cepat dengan memperhatikan nilainya. Itu menarik bagi para trader harian dan investor buy-and-hold. Kelompok yang satu berharap untuk mengambil keuntungan dari tren jangka pendek, sementara yang kelompok yang lain berharap untuk melihat pendapatan perusahaan dan harga saham tumbuh seiring waktu. Dua macam investor ini percaya bahwa keterampilan memilih saham memungkinkan mereka mengungguli pasar. Investor lain lebih suka dengan pendapatan uang tunai yang reguler. Mereka membeli saham perusahaan yang membayar dividen. Perusahaan-perusahaan tersebut tumbuh pada tingkat yang moderat.

5. Mudah dijual: Pasar saham memungkinkan kita menjual saham kapan saja. Ahli ekonomi menggunakan istilah "liquid" yang berarti kita dapat mengubah saham menjadi uang tunai dengan cepat dan dengan biaya transaksi yang rendah. Fakta ini penting jika kita tiba-tiba membutuhkan uang dengan cepat, walau tidak bisa secara instan. Karena harga bergejolak, kita bisa mengalami risiko untuk rugi.

Risiko Investasi Saham


1. Risiko Pasar: Investasi menurun nilainya karena perkembangan ekonomi atau peristiwa lain yang mempengaruhi seluruh pasar. 

2. Risiko Likuiditas: Risiko tidak dapat menjual saham dengan harga yang wajar dan mengeluarkan uang saat kita mau. Untuk menjual saham, kita mungkin harus menerima harga yang lebih rendah. Contoh lain adalah ketika saham tidak populer, maka susah sekali untuk menjualnya.

3. Risiko Alokasi: Risiko kerugian karena uang kita terkonsentrasi pada 1 saham saja. Ketika kita mendiversifikasi investasi saham, itu berarti kita menyebarkan risiko pada berbagai jenis saham.

4. Risiko Tak Terduga: Risiko bahwa ruang gerak investasi kita dapat terganggu karena peristiwa yang tidak terduga, misalnya, kehilangan pekerjaan. Ini mungkin memaksa kitauntuk menjual investasi yang kita harapkan untuk jangka panjang. Jika kita harus menjual pada saat pasar sedang turun, kita mungkin kehilangan uang.

Rekomendasi Saham IPOT | PGAS, MAPI dan ACES


IHSG (6.155 - 6.210) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.210 kemudian 6.235 dengan support di level 6.155 dan 6.130.

PGAS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.200 kemudian 2.260 dengan support di level 2.120, cut loss jika break 2.070.

MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.085 kemudian 1.105 dengan support di level 1.040, cut loss jika break 1.020.

ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.705 kemudian 1.780 dengan support di level 1.555, cut loss jika break 1.480.

XPFT (SELL) : Target pelemahan harga pada level 540 kemudian 538 dengan resist di level 543 dan 545.

XIHD (SELL) : Target pelemahan harga pada level 489 kemudian 487 dengan resist di level 493 dan 495.

XISR (SELL) : Target pelemahan harga pada level 394 kemudian 393 dengan resist di level 396 dan 398.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7oe0

Analisis Saham BIRD | Lompat dengan Pijakan yang Baik


Analisis Teknikal

Saham BIRD pada tanggal 11 Desember 2019 ditutup naik pada harga 2240, naik 4,67%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 383% dari hari sebelumnya. Area akumulasi terbesar dalam 3 bulan terakhir ada pada harga 2150-2180, ini membentuk pijakan yang bagus untuk kenaikan yang lebih sustainable.
Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke atas. 
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan penguatan.

Rekomendasi

BUY
TARGET : 2430
STOP LOSS : 2040

by Abduh - www.sahamonline.id
Disclaimer ON

Rekomendasi Saham Mirae Asset | APLN, BMRI, MDKA


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Dec 12, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,180.1 (-0.06%), consolidation, trading range 6,156 – 6,207. Indikator MFI optimized ,W%R optimized  dan indikator RSI optimized mulai bergerak turun. Pada periode weekly indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 6,156 dan daily resistance di 6,207. Cut loss level di 6,148.

APLN Weekly, 183 (+6.40%) trading buy, trading range 172 – 192. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized  masih cenderung bergerak naik.Weekly support  di 172 sementara itu weekly resistance 192. Cut loss level  di  170.

BMRI Weekly, 7,350(+2.44%), trading buy, trading range 7,100 – 7,525. indikator MFI optimized  cenderung dan indikator W%R optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Weekly support  di 7,100 sementara itu weekly resistance  di 7,525. Cut loss level  di 6,900.

MDKA Weekly,1,085 (-2.25%) trading buy, trading range 1,050 – 1,130. Indikator MFI optimized dan  indikator W%R optimized masih cenderung naik, sementara itu indikator RSI optimized akan menguji support trendline terdekat Perkiraan weekly support di 1,050 dan weekly resistance di 1,130.Cut loss level di 1,010.

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | JPFA, ICBP, TINS, ACES


MNC Daily Scope Wave

12 Desember 2019

IHSG kemarin (11/12) ditutup terkoreksi 3 poin ke level 6,180. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal dari wave (b) dari wave [x] atau wave alt [ii], yang berarti IHSG sedang memasuki fase koreksi jangka pendeknya untuk menuju 6,040-6,080.
Support: 6,150, 6,080
Resistance: 6,200, 6,275

JPFA - Buy on Weakness (1,605)

Kami memperkirakan saat ini JPFA sudah berada pada akhir dari wave [b] dari wave B, dimana JPFA dalam waktu dekat berpotensi berbalik arah menguat untuk membentuk wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 1,590-1,605
Target Price: 1,680, 1,710, 1,750
Stoploss: below 1,565

ICBP - Buy on Weakness (11,450)

ICBP saat ini diperkirakan sedang berada pada awal dari wave [iii] dari wave (5), yang berarti ICBP masih dapat melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 11,350-11,450
Target Price: 11,650, 12,200, 12,500
Stoploss: below 11,100

TINS - Sell on Strength (825)

Saat ini posisi TINS kami perkirakan sudah berada pada akhir wave [a], hal ini menandakan bahwa TINS akan rentan terkoreksi untuk membentuk wave [b]. Adapun level koreksi TINS berada pada area 790 hingga 750.
Sell on Strength: 825-850

ACES - Sell on Strength (1,630)

Penguatan yang terjadi pada ACES, kami perkirakan merupakan akhir dari wave [a], dimana ACES rawan terkoreksi untuk membentuk wave [b]. Level koreksi ACES kami perkirakan pada area 1,580 hingga 1,540.
Sell on Strength: 1,630-1,660

Disclaimer On

Analisa Saham JPFA dan MYOR

Saham JPFA


Baca juga: Mengenal Indikator Moving Average

Daily (1605) (RoE: 12.67%; PER: 13.50x; EPS: 118.87; PBV: 1.71x; Beta: 2.97):Saham  Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1610, dengan target harga secara bertahap di level 1655, 1780 dan 1910. Support: 1560 & 1525.

Saham MYOR


Baca juga: Mengenal Indikator Bollinger Bands

Daily (2040) (RoE: 15.74%; PER: 31.58x; EPS: 65.24; PBV: 4.96x; Beta: 0.33):Saham  Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 2020 – 2050, dengan target harga secara bertahap di level level 2100 dan 2220. Support: 2000.

Muhammad Nafan Aji Gusta

Analisa Saham ASII dan UNVR

Saham ASII



Pergerakan saham ASII menguji lower band. Indikator RSI dan MACD masih serentak menunjukkan pola penurunan harga.

Rekomendasi
Buy on weakness
Support: Rp 6.375
Resistance: Rp 6.800
William Surya Wijaya, Indosurya Sekuritas

Saham UNVR



Daily (42100) (RoE: 88.88%; PER: 43.61x; EPS: 966.60; PBV: 38.91x; Beta: 0.73):Saham  Pergerakan harga telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 42000 – 42200, dengan target harga secara bertahap di level 42800, 43700 dan 44600. Support: 41900 & 41000.

Muhammad Nafan Aji Gusta

Analisa Saham WSBP dan WTON

Saham WSBP



Harga saham WSBP mulai masuk ke dalam fase bullish dengan harga sudah berada di atas MA 20. Namun, secara jangka pendek stochastic mulai menunjukkan sinyal jenuh beli ada kemungkinan akan menuju support Rp 314 per saham.

Rekomendasi
Buy on weakness
Support: Rp 314
Resistance: Rp 332
Chris Apriliony, Jasa Utama Capital Sekuritas

Saham WTON


Baca juga: Pengetian PER

Daily (440) (RoE: 12.01%; PER: 9.64x; EPS: 46.48; PBV: 1.16x; Beta: 1.83):Saham  . Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 

Rekomendasi:
“Akumulasi Beli” pada area level 436 - 444, dengan target harga secara bertahap di level 472, 645, 820 dan 990. Support: 430.
Muhammad Nafan Aji Gusta