PT Indika Energy Tbk Selenggarakan Paparan Publik pada 17 Desember 2020 secara virtual di Jakarta


PT Indika Energy Tbk. (Indika Energy) menyelenggarakan Paparan Publik pada 17 Desember 2020 secara virtual di Jakarta. Dihadiri oleh Azis Armand, Wakil Direktur Utama dan CEO Indika Energy, dan Retina Rosabai, Direktur dan CFO Indika Energy, Perusahaan dengan bidang usaha yang terdiversifikasi tersebut menegaskan komitmennya dalam mengurangi exposure terhadap batubara, serta aktif menambah sumber pertumbuhan baru di luar sektor batubara.

"Tahun ini, kesehatan dan keselamatan karyawan serta kesinambungan operasional menjadi fokus utama Indika Energy. Selain itu, kami memastikan transisi kami untuk melakukan diversifikasi bisnis dengan menambah portofolio non batubara terus berlanjut. Kami yakin, berbekal kemampuan kami yang telah terbukti di bidang pertambangan dan didukung inisiatif digitalisasi yang telah kami terapkan, Indika Energy akan terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," tutur Azis Armand.

Kinerja Perusahaan

Di tahun 2020, Indika Energy terus beradaptasi dan meningkatkan kinerja operasionalnya, serta membangun sinergi dengan anak-anak usahanya. Manajemen juga fokus menjaga kesinambungan operasi dan melakukan berbagai inisiatif sosial penanggulangan COVID-19.

Penurunan harga komoditas batubara dan pandemi COVID-19 turut memberikan dampak terhadap industri batubara, termasuk Indika Energy. Namun di tengah penurunan harga batubara, Perusahaan mempertahankan posisi keuangan yang kuat dengan kas US$602 juta dan net gearing 1,0x per September 2020. Indika Energy juga melakukan inisiatif Manajemen Liabilitas melalui penerbitan surat utang sebesar US$675 juta, yang hasilnya juga digunakan untuk mendukung diversifikasi usaha.

Berbagai langkah diversifikasi sedang dilakukan, di antaranya dengan membangun terminal penyimpanan BBM di Kariangau, Kalimantan Timur untuk ExxonMobil yang telah beroperasi pada sejak awal November 2020. Indika Energy juga melakukan investasi strategis di perusahaan pertambangan emas Nusantara Resources Limited (Nusantara) yang mengembangkan Proyek Awak Mas, sebuah tambang emas di Sulawesi Selatan, dimana kepemilikan total saat ini adalah 45,8% saham.

Tangkas beradaptasi di masa pandemi

Di tengah situasi pandemi COVID-19, Indika Energy terus memprioritaskan kesehatan dan keselamatan karyawan di seluruh grup perusahaan dan tetap beroperasi normal, sebagai upaya mendukung ketahanan energi nasional. Perusahaan juga bergotong-royong, membangun fasilitas pemeriksaan PCR dan pusat isolasi sementara, serta melakukan aktivitas CSR dan donasi sebesar US$5,6 juta untuk membantu upaya penanganan COVID-19 di Indonesia.

Indika Energy juga fokus dan memperkuat komitmen untuk mengembangkan usaha yang berkelanjutan dan bertanggung jawab melalui implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam seluruh aktivitas operasional perusahaan. Saat ini Indika Energy dan beberapa anak perusahaan seperti Kideco, Petrosea, Indika Indonesia Resources dan Interport Mandiri Utama sudah mendapatkan sertifikat ISO 37001 untuk sistem manajemen anti penyuapan, sementara anak usaha yang lain sedang dalam proses.

"Gotong-royong adalah budaya bangsa yang selalu kami junjung dan selaras dengan tata nilai Perusahaan. Indika Energy berkomitmen membangun bangsa dan memberi sumbangsih terhadap Indonesia," tutup Azis.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Pyridam Farma Tbk Akan Lakukan penawaran umum Obligasi Pyradam Farma I tahun 2020


PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) berencana melakukan penawaran umum Obligasi Pyradam Farma I tahun 2020 sebanyak-banyaknya Rp300 Miliar. Hal itu disampaikan Manajemen PYFA, dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

Dalam keterangan tersebut disampaikan bahwa, surat utang PYFA tersebut berjangka waktu lima tahun sejak diterbitkan. Diharapkan, PYFA dapat mengantongi penyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 30 Desember 2020.

Adapun dana hasil penawaran obligasi tersebut nantinya, sekitar 55% akan dipergunakan untuk pengembangan bisnis, sekitar 35% persen untuk belanja modal perseroan, dan sisanya sebesar 10% dari dana itu untuk pengembangan produk yang terkait dengan kesehatan.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk Aldiracita Sekuritas Indonesia dan Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi obligasi. Sementara, calon pemegang obligasi akan ditawarkan bunga yang ditentukan kemudian, yang akan dibayarkan setiap tiga bulan sejak 26 April 2021.

Sekedar informasi, perseroan berharap dapat melakukan penawaran awal sejak 17 hingga 23 Desember 2020, masa penawaran umum pada tanggal 4 hingga 8 Januari 2021, dan akan dicatatkan pada BEI pada tanggal 15 Januari 2021. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Gelar Virtual Sales untuk Mitra Binaan

PT Jasa Marga (Persero) Tbk

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengelar kegiatan Virtual Sales untuk mitra binaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui aplikasi Zoom Meeting, Selasa (15/12).

Kegiatan ini hasil kerjasama dari Universitas Esa Unggul, Universitas Nasional dan Yayasan Wirausaha Mandiri (YWM) serta dihadiri 1096 pengunjung yang tertarik akan produk-produk UMKM mitra binaan Jasa Marga.

Acara virtual sales mitra binaan itu dibuka secara resmi oleh Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru. Heru mengatakan bahwa ada 24 mitra binaan Jasa Marga yang terpilih dan berkesempatan untuk memasarkan produknya pada virtual sales saat ini.

"Ada beberapa metode yang dilakukan dalam pemasaran produk ini, yang pertama melalui aplikasi Zoom, kemudian melalui live streaming YouTube, e-katalog dan website. Dan bersyukur saya mendapat laporan bahwa yang ikut menyaksikan virtual sales kali ini mencapai 1000 orang lebih," katanya.

Heru menuturkan bahwa diselenggarakannya virtual sales kali ini merupakan cerminan dari konsep yang diusung Jasa Marga yakni triple bottom line yang didalamnya meliputi Profit, People dan Planet.

"Dalam hal ini Jasa Marga tidak hanya mengejar profit melainkan juga mengejar kepedulian terhadap people dan planet. Untuk itu Jasa Marga punya beberapa program di Community Development, di antaranya program kemitraan berupa bantuan bergulir permodalan untuk UMKM dengan bunga khusus. Kemudian kami juga melaksanakan pembinaan, baik itu pelatihan-pelatihan, mengikutsertakan mitra binaan dalam pameran-pameran dan juga membuat virtual sales seperti saat ini," ungkapnya.

Heru menambahkan bahwa semua kegiatan tersebut merupakan tanggung jawab sosial yang di anut Jasa Marga guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sementara itu Ketua Pelaksana Virtual Sales Asep Sopandi mengatakan bahwa virtual sales digelar untuk membantu UMKM Mitra Binaan Jasa Marga dalam pemasaran selama masa pandemi Covid-19.

"Adanya pandemi ini sangat berdampak bagi UMKM. Tercatat hampir 80% produk-produk UMKM tidak terjual akibat Covid-19. Untuk itu kami berterima kasih kepada Jasa Marga yang sudah menginisiasi acara virtual sales ini," paparnya.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Perusahaan Gas Negara Tbk Terapkan Smart Utility


Sebagai Subholding Gas dan bagian dari Holding Migas Pertamina yang mengelola 96% infrastruktur gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menerapkan Smart Utility yang berkelanjutan. Penerapan utility berbasis teknologi ini juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan layanan gas bumi.

Saat ini, industri hilir pemanfaat gas belum tumbuh yang cukup sesuai ekspektasi karena kondisi pandemi COVID-19. Harga gas bumi juga belum sesuai dengan nilai keekonomian yang diharapkan. Namun demikian, manajemen mutu PGN masih tetap dilaksanakan berstandar ISO baik sebelum maupun sesudah kondisi COVID-19 yaitu menggunakan sistem digital.

"Pada dasarnya, PGN menggunakan smart utility yang telah dimiliki dan dikembangkan untuk pengelolaan infrastruktur dan investasi dalam rangka memenuhi kebutuhan gas pelanggan di seluruh sektor. Smart utility berbasis teknologi 4.0 layanan kami cukup canggih dan handal untuk memastikan gas yang disalurkan terjaga kontinuitas, kuantitas, dan kualitasnya," ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Redy Ferryanto dalam Webinar yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Elektro UI, (17/12/2020).

Redy menjelaskan, berbagai platform teknologi yang dikembangkan oleh PGN dalam optimalisasi operasi fokusnya adalah untuk meningkatkan keandalan dan meningkatkan usia kerja infrastruktur. .Perlu disadari bahwa banyak asset PGN yang sudah berusia cukup tua. Jaringan fiber optic kami yang digelar dari Jawa sampai Singapura merupakan salah satu nadi backbone smart utility PGN untuk terus me-maintenance dan mengelola asset transmisi kita yang selanjutnya diharapkan dapat dikembangkan di seluruh nusantara. Selain itu, juga harus kita kembangkan teknologi untuk me-maintenance infrastruktur pipa yang berada di tengah hutan atau di bawah laut dan sulit dijangkau dengan cara biasa,. imbuh Redy.

Selain itu, penerapan teknologi 4.0 juga digiatkan untuk mengonversi gas bumi, menyalurkan gas bumi tanpa menggunakan pipa, mengeksplorasi sumber gas alternatif, serta menciptakan layanan maupun produk yang relevan dengan kebutuhan pelanggan.

"Program terbaru kami yaitu Sapta PGN juga akan kami kembangkan menggunakan smart utility, diantaranya Internet Of Things (IOT) dan Big Data agar bisa berkompetisi dalam bisnis gas bumi yang efektif dan efisien," ujar Redy.

Dengan semakin bertambahnya pelanggan-pelanggan baru di berbagai wilayah, PGN akan terus mengembangkan teknologi di segala sisi. Hasil pengembangan teknologi yang dikembangkan antara lain CNG Cradle (inovasi tabung CNG) dan Pressure Reducing Stasiun (PRS) Tipe A yaitu inovasi penurun tekanan dari 200 barg menjadi 35-40 barg dan 0,1-1,0 barg tanpa pemanas dengan kapasitas 10 M³ per jam.

"CNG Cradle dan PRS Tipe A menjadi solusi penyediaan gas bumi untuk pelanggan komersial yang estimasi penggunaan gasnya sekitar 900-3.000 meter cubic per bulan, tetapi lokasinya belum terjangkau oleh jaringan pipa dengan teknologi sederhana. Jadi pemenuhan gasnya dengan CNG tanpa menggunakan pipa," jelas Redy.

Benefit yang diperoleh dari teknologi ini berupa penghematan pengeluaran energi di pelanggan sekitar 20%, kemudian dapat melakukan pengiriman secara berkala, dan memudahkan penyaluran gas bumi.

PGN juga memiliki Automatic Meter Reader (AMR) untuk menggantikan input data pemakaian gas secara manual pada pelanggan industri, komersial, dan pembangkit listrik. Dengan pemanfaatan teknologi AMR, maka permasalahan seperti pemborosan listrik, pencatatan menggunakan model GPRS dan ketidakhandalan sistem menjadi teratasi.

AMR memiliki feature power saver, remote monitoring, dan efficient modem. Dengan demikian, bisa didapatkan data realisasi riil pemakaian harian dan efisiensi biaya pengelolaan.

Redy mengungkapkan bahwa masih banyak penggunaan teknologi dalam operasional PGN yang tentunya ditujukan untuk mendukung peran PGN sebagai pemain gas nasional. Menurut Redy, mengelola operasi gas bumi dengan smart utility harus berkelanjutan, karena dalam praktiknya membutuhkan efisiensi, realtime, dan harus dapat mengerti behavior customer sehingga dapat merespons kebutuhan pelanggan akan gas bumi dengan cepat dan efektif.

"Penguasaan aspek teknologi 4.0 menjadi salah satu fondasi utama PGN untuk mencapai keberhasilan pemanfaatan gas bumi di seluruh sektor," tutup Redy.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Darma Henwa Tbk Tunda Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSPLB)


Manajemen PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menunda rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSPLB). Hal itu tertuang dalam keterangan tertulis DEWA, yang di publikasikan, Jumat.

"Dengan ini diberitahukan kepada Pemegang Saham Perseroan bahwa RUPSLB yang semula dijadwalkan akan diselenggarakan pada hari Jumat, 18 Desember 2020 ditunda dan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2021,"terang Manajemen DEWA.

Penundaan tersebut dilakukan agar Perseroan dapat melengkapi informasi sehubungan dengan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebagaimana dimaksud dalam Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor S1962/PM.221/2020 tertanggal 17 Desember 2020. Penyelenggaraan Rapat akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Demikian pemberitahuan ini disampaikan kepada para Pemegang Saham Perseroan untuk dapat diketahui disertai permohonan maaf atas penundaan tersebut,"tulis Manajemen DEWA.

Diketahui, RUPSLB tersebit diketahu dalam rangka meminta restu kepada pemegang saham atas rencana aksi korporasi yang akan digelar PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melalui private placement.

"Dana yang diperoleh dari rencana transaksi ini untuk menyelesaikan kewajiban perseroan kepada pemberi pinjaman,"terang Manajemen DEWA, dalam prospektus ringkasnya, yang dipublikasikan, Kamis.

Rencananya dalam private placement tersebut, DEWA akan menerbitkan saham seri B tanpa HMETD sebanyak 5,870 miliar saham. Adapun untuk melancarkan aksi korporasinya, Manajemen DEWA bakal menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dalam rangka meminta persetujuan para pemegang saham. Sementara, harga pelaksanaan disebutkan berada di level Rp60 per saham, dan DEWA berharap dapat menghimpun dana segar sebesar Rp352,249 miliar.

Sekedar informasi saja bahwa,berdasarkan laporan keuangan konsolidasian perseroan per 30 Juni 2020, DEWA memiliki kewajiban yang jatuh tempo dengan nilai keseluruhan US$23,8 juta kepada Highrank Investment Limited (HI).(end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham HMSP, INCO dan SMBR oleh Indopremier | 18 Desember 2020


IHSG (6.075 – 6.155) :  indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.155 kemudian 6.195 dengan support di level 6.075 dan 6.035.

HMSP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.570 dengan resist di level 1.610 kemudian 1.630.

INCO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 5.300 dengan resist di level 5.500 kemudian 5.600.

SMBR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.365 kemudian 1.430 dengan support di level 1.235 cut loss jika break 1.170.

XDIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 482 kemudian 485 dengan support di level 476 cut loss jika break 473.

XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 627 kemudian 643 dengan support di level 595 cut loss jika break 579.

XISC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 808 kemudian 829 dengan support di level 766 cut loss jika break 745.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9tlg

Rekomendasi Saham SMBR, MAPA dan PPRO oleh Mirae Asset Sekuritas | 18 Desember 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Desember 18, 2020

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,113.38(-0.08%), limited upside, trading range 6,084 – 6,155. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized naik terbatas, rawan koreksi dan sudah berada di overbought area. Pada periode weekly terlihat Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized juga sudah berada di overbought area namun belum ada tanda-tanda top reversal. Daily support di 6,084 dan daily resistance di 6,155. Cut loss level di 6,000. Asing masih net buy.

SMBR Daily, 1,300 (+6.12%),trading buy, trading range 1,260 – 1,380. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak naik. Daily support di 1,260 dan daily resistance di 1,380. Cut loss level di 1,200. Asing masih net buy.

MAPA Daily, 2,860 (+0.35%), trading buy, trading range 2,760 – 2,920. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 2,760 dan daily resistance di 2,920. Cut loss level di 2,740. Asing masih net buy.

PPRO Daily, 115 (+2.68%), trading buy, trading range 114 – 124. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 114 dan daily resistance terdekat di 124. Cut loss level di 105. Asing masih net buy.

Analisa Saham TLKM, SMRA dan TBIG | 18 Desember 2020

Saham TLKM


Muncul bearish harami pattern candle. Indikator RSI melemah. Indikator stochastic menunjukkan sinyal overbought. Volume perdagangan TLKM menurun. Potensi tutup gap area 3.450-3.500 dahulu. 

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 3.450

Resistance: Rp 3.620

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


Saham SMRA


Indikator stochastic membentuk pola golden cross dan mengindikasikan penguatan. Indikator RSI menunjukkan sinyal overbought. Indikator MACD juga menunjukkan pola golden cross. 

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 780

Resistance: Rp 900

William Hartanto, Panin Sekuritas


Saham TBIG


Stochastic berpotensi terjadi golden cross. Candlestick nampak berbalik arah dari middle band berpotensi menuju upper band dan menguji resistance 1.600 pada indikator bollinger band. TBIG berpotensi bergerak konsolidasi dan cenderung menguat.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 1.480

Resistance: Rp 1.600

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

Rekomendasi Saham APLN, ASRI, BBRI, GGRM, HMSP dan ICBP oleh Binaartha Sekuritas | 18 Desember 2020


Binaartha Sekuritas Daily

by Nafan Aji 

18 Desember 2020


Saham APLN

Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham APLN. Nafan rekomendasi saham APLN untuk sell on strength pada area level Rp 206 – Rp 218, dengan target harga di level Rp 190. Resistance ada di Rp 222. Saham APLN ditutup di Rp 206. (RoE: -5.25%; PER: -8.15x; EPS: -25.27; PBV: 0.43x; Beta: 2.17). 


Saham ASRI

Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Nafan rekomendasi saham ASRI untuk sell on strength pada area level Rp 268 – Rp 282, dengan target harga secara bertahap di level Rp 252 dan Rp 246. Resistance ada di Rp 294. Saham ASRI ditutup di Rp 268. (RoE: -14.17%; PER: -4.03x; EPS: -66.51; PBV: 0.57x; Beta: 2.25). 


Saham BBRI

Pergerakan harga BBRI masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham BBRI akumulasi beli pada area level Rp 4.300 - Rp 4.330, dengan target harga secara bertahap di level Rp 4.460, Rp 4.640 dan Rp 4.760. Support ada di Rp 4.230 dan Rp 4.130.  Saham BBRI ditutup di Rp 4.330. (RoE: 9.50%; PER: 27.77x; EPS: 154.15; PBV: 2.64x; Beta: 1.47).


Saham GGRM

Pergerakan harga saham GGRM menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham GGRM akumulasi beli pada area Rp 42.000 - Rp 42.150, dengan target harga secara bertahap di Rp 44.600, Rp 48.700 dan Rp 66.125. Support ada di Rp 38.725. Saham GGRM ditutup di Rp 42.150. (RoE: 12.98%; PER: 10.64x; EPS: 3962.96; PBV: 1.40x; Beta: 0.99).


Saham HMSP

Pergerakan harga saham HMSP telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. Rekomendasi saham HMSP adalah di akumulasi beli pada area Rp 1.580 – Rp 1.590, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.645, Rp 1.900, Rp 2.160, Rp 2.420 dan Rp 2.550. Support ada di Rp 1.580 dan Rp 1.505. Saham HMSP ditutup di Rp 1.590. (RoE: 30.33%; PER: 20.26; EPS: 79.23; PBV: 6.14x; Beta: 1.17). 


Saham ICBP

Pergerakan harga ICBP masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Rekomendasi saham ICBP akumulasi beli pada area level Rp 9.600 – Rp 9.800, dengan target harga secara bertahap di level Rp 10.100, Rp 10.600, Rp 11.100 dan Rp 11.600. Support ada di Rp 9.600 dan Rp 9.300. Saham ICBP ditutup di Rp 9.725. (RoE: 10.85%; PER: 21.70x; EPS: 451.60; PBV: 2.35x; Beta: 0.46). 


Update Harga Komoditas dan Indeks | 18 Desember 2020


Stocks close at record highs as traders bet that a fiscal stimulus deal is coming

Stocks closed at record levels on Thursday, boosted by hope of Washington coming through on additional fiscal aid before the end of 2020.


Dow.......30303   +148.8    +0.49%

Nasdaq..12765  +106.6    +0.84%

S&P 500..3723   +21.3      +0.58%

 

FTSE...... .6551   -19.9        -0.30%

Dax........13667   +101.3    +0.75%

CAC........5550    +1.8         +0.03%


Nikkei....26807    +49.3      +0.18%

HSI.........26678   +218.1    +0.82%

Shanghai .3405  +37.9       +1.13%

ST Times..2859  -14.0         -0.49%


IDX..6113.38     -5.02         -0.08%

LQ45..968.69    -1.38         -0.14%


JAKMIND....1108.79    +8.33     +0.76%

JAKCONS....1867.87    -10.45    -0.56%

JAKTRADE....765.46    -1.85       -0.24%

JAKBIND........955.94   -10.67     -1.10%

JAKAGRI.....1395.84     -9.76       -0.69%

JAKFIN.........1374.91   +4.36     +0.33%

JAKPROP......404.17   +13.13   +3.36%

JAKINFR......1028.89    -14.80    -1.42%

JAKMANU...1361.85    -7.53       -0.55%   

JAKMINE.....1922.07    -7.8         -0.41%

 

Indo10Yr..6.1845     -0.0775   -1.24%👍

lCBI......312.9356    +1.0894  +0.35%👍

US10Yr........0.9300  +0.0100  +1.09%

VIX.............21.93    -0.57       -2.53%

  

USDIndx ....90.2430   -0.4690   -0.52%

Como Indx....165.49   +1.63       +1.00%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........137.31  +1.31        +0.96%



IndoCDS...66.935    -1.368    -2.003%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14107.50   -17.50        -0.12%

Jisdor....14152     +1               +0.01%



Euro.........1.2267  +0.0068  +0.56%


TLKM......24.82     -0.15       -0.60%

(3513)

EIDO.........24.09   +0.05     +0.21%

EEM..........51.05   +0.33     +0.65%


Oil.........48.40         +0.53        +1.11%

Gold .....1890.80    +22.40      +1.20%‼

Timah.....19897.50   -12.50     -0.06%

Nickel....17492.50    +110.00 +0.63%

 

Coal price....79.50     +0.25    +0.32%

(Des/Newcastle) 

Coal price.....84.05    -0.45     -0.53%

(Jan/Newcastle)

Coal price.....65.65    +0.05    +0.08%

(Des/Rotterdam) 

Coal price.....68.60    +0.10    +0.15%

(Jan/ Rotterdam)

 

CPO(Feb).....3458    +17       +0.49%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............432.25  +5.50    +1.28%

SoybeanOil...39.40  +0.69    +1.78%

Wheat........ 609.25  +11.25  +1.88%


Wood pulp. 4025.00  +62.50  +1.58%


( DE/ Phintraco(AT)  18-12-20)

Rekomendasi Saham AALI, SSIA, SMGR dan EXCL oleh MNC Sekuritas | 18 Desember 2020


MNC Daily Scope Wave

18 Desember 2020

Pada perdagangan kemarin (17/12), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,1% ke level 6,113. Koreksi IHSG tersebut masih dalam kondisi wajar, dikarenakan masih bergerak di atas MA5 dan di atas level 6,000. Pergerakan IHSG juga telah mengenai rentang target penguatan kami di 6,150-6,170 dan kami perkirakan wave [v] dari wave 3 akan terkonfirmasi selesai bila IHSG terkoreksi di bawah 5,911. Apabila IHSG terkoreksi di bawah 5,911, maka IHSG akan mengarah ke area 5,650-5,850, terburuknya apabila IHSG menembus 5,563 maka IHSG akan mengarah ke 5,350-5,500 untuk membentuk wave 4.

Support: 6,013, 5,911

Resistance: 6,170, 6,220

AALI - Buy on Weakness (11,850)

Pada perdagangan kemarin (17/12), AALI ditutup terkoreksi 2,1% ke level 11,850. Selama AALI tidak terkoreksi di bawah 11,550, maka saat ini posisi AALI sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave 5. Hal tersebut berarti, AALI masih berpeluang berbalik menguat untuk membentuk wave 5.

Buy on Weakness: 11,600-11,850

Target Price: 13,200, 13,600

Stoploss: below 11,550

SSIA - Buy on Weakness (580)

SSIA ditutup terkoreksi tipis di level 580 pada perdagangan kemarin (17/12), dan saat ini kami perkirakan posisi SSIA sedang berada pada bagian dari wave 5. Hal tersebut berarti, SSIA berpeluang untuk menguat kembali terlebih jika mampu break 635.

Buy on Weakness: 550-580

Target Price: 650, 690

Stoploss: below 525

SMGR - Buy on Weakness (12,925)

Kemarin (17/12), SMGR ditutup menguat 2,6% ke level 12,925. Kami perkirakan pergerakan SMGR merupakan bagian dari wave 5 dari wave (C), hal tersebut berarti SMGR akan berpotensi melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 12,275-12,600

Target Price: 13,500, 14,400

Stoploss: below 11,450

EXCL - Sell on Strength (2,790)

Kemarin (17/12), EXCL ditutup terkoreksi 3,8% ke level 2,790. Kami perkirakan koreksi EXCL tersebut merupakan bagian dari wave 4 dari wave (C). Hal tersebut berarti, EXCL masih berpotensi terkoreksi kembali untuk mengkonfirmasi terbentuknya wave 4, adapun level koreksi EXCL kami perkirakan berada pada rentang 2,600-2,700. Level koreksi tersebut dapat digunakan sebagai level buyback

Sell on Strength: 2,800-2,870

Disclaimer On