10 Investor Legendaris Paling Sukses di Dunia

Investor merupakan orang yang memiliki kemampuan tinggi dalam bekerja. Tidak hanya itu mereka juga mampu untuk mengatur strategi untuk membuat keuntungan.

Investor yang baik dan benar adalah mereka yang mampu mengerti bagaimana membangun sebuah keberhasilan. Selain itu, tentunya mereka pun paham bagaimana melipatgandakan uang atau keuntungan.

Untuk itu, berikut beberapa daftar investor sukses di dunia. Seperti yang dilansir dari 2018 Best Countries Ranking US News, Minggu (30/8/2020):

1. Warren Buffet


Dirinya dikenal sebagai Oracle of Omaha, dan berhasil menyandang gelar sebagai investor terbesar di dunia. Selama beberapa dekade yang cukup panjang untuk keberhasilannya di pasar saham, dirinya identik untuk menjalankan bisnis luar biasa dan mendongkrak pasar saham.

Di tahun 1962 Buffet menjadi miliarder yang berasal dari keuntungan besar dari kemitraannya. Kemudian berinvestasi dan mengambil alih perusahaan manufaktur tekstil yakni Berkshire Hathaway.

Pada tahun 1988 dirinya membeli saham milik perusahaan The Coca-Cola dan memiliki 7% dari saham senilai USD1,02 miliar. Selain itu Berkshire juga memiliki sejumlah saham di American Express, Apple, IBM, Geico, Diary Queen, dan Fruit of The Loom.

2. George Soros


George adalah seorang tokoh bisnis AS kelahiran Hongaria dan dikenal sebagai seorang filantropis terkemuka. Pria kelahiran Hongaria tersebut berimigrasi ke Inggris pada tahun 1947 dan berhasil menjadi mahasiswa di London School of Economics.

Sebelum berhasil mendirikan Soros Fund Management, George sempat bekerja di New York City berdasarkan F.M Mayer, Wertheim dan Co dan Arnolf dan S.Bleichroeder.

Selain itu dirinya mengelola Quantum Group of Funds. Dibulan September 2016 silam, dirinya mengumumkan bahwa yayasannya akan menginvestasikan sebesar USD500 juta untuk perusahaan yang didirikan para pengungsi dan migran terutama di Eropa.

3. Pangeran Alwaleed Bin Talal Alsaud


Selain menjadi investor terbaik di dunia, Alsaud menimbun kekayaannya melalui Kingdom Holding Company yang dimana dirinya sebagai pendiri. Alsaud juga memilih berinvestasi hotel, real estate, keuangan dan perbankan, media, internet, teknologi serta entertaiment.

Kepemilikkannya juga termasuk dalam saham Twitter, Citigroup dan beberapa perusahaan manajemen hotel besar seperti Four Seasons Hotels & Resorts, Movenpick Hotels & Resorts dan Fairmont Raffles Holding, serta real estat hotel seperti Hotel George V yang megah di Paris dan saham di Savoy Hotel di London.

4. Carl Icahn


Carl Icahn merupakan salah satu investor yang cukup terkenal dan dihormati di Amerika Serikat. Dirinya berperan dalam berbagai industri pasar saham.

Sejumlah industri miliknya telah diinvestasikan kedalam beberapa industri seperti game, rel, kemasan makanan, logam, real estate serta rumah mode. Memulai karier investasi di Wall Street sebagai pialang saham di tahun 1961, dan membentuk Icahn & Co.

Dia memiliki posisi mayoritas atau mengendalikan di berbagai perusahaan, termasuk RJR Nabisco, Texaco, Phillips Petroleum, Western Union, Gulf & Western, E-II (Culligan dan Samsonite), Can Amerika, USX, Marvel Comics, Revlon, Imclone, Fairmont Hotels , Blockbuster dan Kerr-McGee.

5. Alisher Burkhanovich Usmanov


Merupakan raja bisnis Rusia kelahiran Uzbek. Di tahun 2014 dirinya menjadi orang terkaya di Rusia dengan kekayaan yang dilaporkan mencapai USD14,4 miliar.

Dirinya memiliki minat dalam bidang logam dan operasi penambangan, meskipun eksploitasinya sangat jauh. Diantara kepmilikan yang luas, Konglomerat industri Rusia Metalloinvest memiliki berbagai macam bisnis logam dan pertambangan.

Investasi penting tersebut yakni Kommersant Publishing Houses, 29% saham di Arsenal F.C, Xiaomi.

6. Mikhail Prokhorov


Miliarder Rusis tersebut memperoleh sebagaian besar kekayaannya sebagai industrialis terkemuka pada negara tersebut. Selain itu, memiliki sejumlah saham besar di perusahaan multinasional terutama dalam sektor logam dan pertambangan.

Salah satu perusahaan yang dirinya investasikan yakni Norsik Nickel yang menjadi salah satu produsen Nikel dan Paladium terbesar di dunia. Di tahun 2007, dirinya memutuskan berpisah dengan mitra bisnis jangka panjangnya yakni Vladimir Potanin.

Setelah meninggalkan Interros, dirinya meluncurkan perusahaan investasi yakni ONEXIM Group dengan aset mencapai USD17 miliar. Investasi lain yakni Renaissance Capital dan Optogan.

7. Harold Simmons


Harrold adalah seorang perngusaha asal AS dan miliarder yang memiliki keahlian pemasaran yang membantunya mengkonseptualisasikan Leveraged Buyout (LBO) yang digunakan untuk mengakuisisi berbagai perusahaan.

Pertama kali memulai sebagai pemriksa bank dan membeli toko obat dengan uang tunai USD5.000 serta pinjaman USD95.000.

Kemudian dirinya menjual bsinisnya kepada Eckerd Corporation seharga USD50 juta. Langkah tersebut membawa dirinya sebagai investor. Tak lama kemudian dirinya sempat berupaya untuk mengambil alih Lockheed Corporation , dengan memperoleh hampir 20% saham meski pada akhirnya gagal. Simmons meninggal pada 201. Investasi terkemuka: Contran Corporation, Valhi Inc.

8. David Tepper


Dirinya merupakan salah satu dari beberapa manajer Hedge Fund yang memberikan hasil kinerja yang kuat di tahun-tahun krisis keuangan seluruh dunia. Di tahun 1992, dirinya bersama Goldman Sachs memulai Hedge Fund miliknya yakni Appaloosa Management.

Pada tahun 2009, Tepper berhasil mengantongi keuntungan sekitar USD7 miliar berkat kepemilikan sahamnya di Bank of America yang mencapai USD3 per sahamnya.

9. Philip Anschutz


Philip adalah salah satu orang berpengaruh di kalangan penggemar olahraga AS karena kepemilikan saham besar di Klub Loas Angeles Lakers dan Los Angeles Kings.

Dirinya juga merupakan pendiri Major League Soccer (MLS/Liga Sepakbola AS), serta pemilik dari beberapa tim. Selain di bidang olahraga, dirinnya memiliki minat dalam bisnis kereta api dan perminyakan.

Miliarder yang bermarkas di Colorado tersbeut memulai bisnis minyak warisan sang ayah yang hampir runtuh di tahun 1961.

Satu dekade kemudian, ia membeli 9 juta acre (36.000 km²) tanah di sepanjang perbatasan Utah-Wyoming. Pada 1984, ia masuk ke bisnis kereta api dengan membeli Rio Grande Industries (RGI) dan segera menjadi ketua Union Pacific setelah penggabungan Pacific Pacific Pasifik Selatan dan Union Pacific Corporation pada tahun 1996.

10. Ronald Perelman


Melalui perusahaan investasi MacAndrews & Forbes Incorporated, Ron Perelman yang mendapatkan reputasi sebagai pengusaha sukses di tahun 1980. Dirinya berinvestasi di berbagai perusahaan yang merangkum produk harian , kosmetik, mobil, hiburan, keamanan, game, pakaian, bank, dan sektor penerbitan.

Sekarang dirinya memiliki 70% saham di AM General, Produser HMMWV Militer Populer atau Humvee yang mencapai USD1 miliar. Dirinya sempat bersengketa dengan Morgan Stanley di tahun 2005 ketika dirinya mengajukan gugatan terhadap mereka atas akuisisi produk Sunbeam.

Sumber: OKEZONE

GRAHA LAYAR PRIMA RAIH PINJAMAN DARI CGI


PT Graha Layar Prima Tbk. (BLTZ) menandatangaani fasilitas pinjaman dari CGI Holding Limited (CGI) pada tanggal 28 Juni 2021

"BLTZ meraih pinjaman sebesar USD22 juta senilai Rp310,31 miliar (dengan kurs per tanggal 31 Desember 2020 senilai Rp 14.105) adalah sebesar 38,97% atau 39,91% (dengan kurs tengah BI pertanggal 28 Juni 2021) dari ekuitas Perseroan yaitu Rp796,35 miliar berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang berakhir pada 31 Desember 2020,"tutur Yeo Deoksu Direktur BLTZ pada keterbukaan Informasi, Rabu (30/6).

Sebagai informasi CGI adalah perusahaan yang didirikan dan diatur berdasarkan hukum Hong Kong, dengan kepemilikan 51% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada BLTZ.

Lebih lanjut Yeo memaparkan Transaksi ini merupakan transaksi Afiliasi sesuai POJK No.42/2020 dan merupakan Transaksi Material sesuai POJK nomor 17/2020, dengan nilai transaksi lebih dari 20% namum kurang dari 50% ekuitas BLTZ dan Transaksi ini akan memberikan tambahan keuangan bagi BLTZ untuk dapat digunakan sebagiannya untuk pelunasan pinjaman bank yang akan jatuh tempo dan sebagiannya untuk digunakan sebagai modal kerja di tahun 2021.

Yeo menambahkan "Dengan tambahan modal kerja tersebut, BLTZ dapat memastikan kelangsungan operasional di era Pandemi COVID-19 dan melanjutkan rencana bisnis dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan dan mengembalikan kinerja Perseroan,"pungkasnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

PT BUMI RESOURCES RAIH PENDAPATAN US$191,25 JUTA HINGGA MARET 2021


PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meraih pendapatan US$191,25 juta hingga periode 31 Maret 2021 turun dari pendapatan US$257,34 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, penurunan beban pokok pendapatan menjadi US$164,22 juta dari US$238,17 juta membuat laba bruto naik menjadi US$27,04 juta dari laba bruto US$19,17 juta tahun sebelumnya.

Laba usaha meningkat jadi US$12,44 juta dari laba usaha US$2,02 juta tahun sebelumnya.

Rugi sebelum pajak tercatat US$5,23 juta turun dari rugi sebelum pajak US$34,41 juta tahun sebelumnya.

Rugi yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat US$11,68 juta turun dari rugi US$35,09 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$3,41 miliar hingga periode 31 Maret 2021 turun dari total aset US$3,43 miliar hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

INOV CATATKAN PENINGKATAN PENJUALAN 13% SELAMA KUARTAL I-2021


PT Inocycle Technology Group Tbk ("INOV"), emiten yang bergerak di bidang daur ulang sampah botol plastik (PET) menjadi Recycled Polyester Staple Fiber (RePSF), yang merupakan inti dari beragam bahan baku industri mulai dari otomotif, konstruksi, pertanian, infrastruktur, pakaian & peralatan rumah tangga, mencatatkan pertumbuhan penjualan selama Kuartal I-2021 sebesar 13% yaitu mencapai Rp151,19 miliar, naik dari Rp133,64 miliar pada kuartal yang sama di tahun 2020. Sementara laba kotor pada Kuartal I-2021 naik 64% menjadi Rp31,18 miliar dari Rp18,96 miliar pada Kuartal I 2020.

Victor Choi, selaku Direktur INOV mengungkapkan, "Kami bersyukur masih dapat mempertahankan pertumbuhan penjualan di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pulih pasca pandemi hingga kuartal pertama tahun ini. Seiring dengan program-program keberlanjutan yang dicanangkan oleh Pemerintah, ternyata turut meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan produk hasil daur ulang.

Hingga Maret 2021, penjualan INOV didominasi oleh produk Re-PSF sebesar Rp102,95 miliar. Kemudian disusul oleh penjualan produk bukan tenunan (non-woven) mencapai Rp32,09 miliar, yang meningkat 56% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Sementara untuk produk homeware tercatat sebesar Rp15,80 miliar, atau mengalami peningkatan sebesar 21% dibandingkan kuartal yang sama di tahun 2020."

Di samping itu, beban usaha dan biaya keuangan INOV tercatat mengalami peningkatan yang menyebabkan Perseroan mencatatkan rugi, meskipun laba usaha masih tercatat positif selama periode Kuartal I-2021.

Meski demikian, seiring dengan tren peningkatan permintaan untuk produk-produk daur ulang serta upaya efisiensi biaya yang dijalankan, INOV optimis dapat mencatatkan kinerja yang positif pada akhir tahun ini dengan proyeksi pertumbuhan penjualan sekitar 10-15%.

Sebagai emiten yang bergerak dalam industri daur ulang, INOV sangat memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan juga tata kelola yang baik. Dengan komitmen tersebut, INOV berhasil memperoleh sertifikasi keberlanjutan Environmental, Social and Governace (ESG) tahun kedua dari Planet Mark UK yang berlaku hingga Maret 2022.

Berdasarkan laporan dari Planet Mark, selama tahun 2020 INOV berhasil menurunkan total jejak karbon sebesar 2,8% yaitu dari 20.275,7 tCO2e menjadi 16.699,6 tCO2e (tonnes of carbon dioxide equivalent).

Victor menjelaskan, selama tahun 2020 INOV telah berhasil mengurangi jejak karbon melebihi target yang ditetapkan oleh Planet Mark pada tahun 2019 yaitu sebesar 2,5%. Selain itu, INOV juga berhasil meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan Sustainable Development Goals (SDGs), di mana saat ini INOV telah berkontribusi terhadap 9 SDGs di mana meliputi 18 target SDGs.

"Ini merupakan pencapaian yang baik bagi INOV dalam satu tahun ini berhasil menurunkan jejak karbon melebihi target yang diberikan pada tahun lalu. Kami juga berhasil mencapai target pemenuhan SDGs, dari yang semula berkontribusi terhadap 4 SDGs pada tahun 2019, pada tahun ini kami telah berkontribusi untuk 9 SDGs.

Diharapkan pada tahun-tahun berikutnya, INOV dapat terus melanjutkan bisnis dengan tetap mempertahankan aspek lingkungan dan pengurangan jejak karbon serta meningkatkan kontribusi terhadap pemenuhan seluruh 17 SDGs,"tutup Victor.(end)

Sumber: IQPLUS

PT HEXINDO ADIPERKASA RAIH PENGHASILAN US$264,10 JUTA HINGGA DESEMBER 2020


PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) meraih penghasilan US$264,10 juta hingga periode 31 Desember 2020 turun tajam dari penghasilan US$424,43 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi US$69,46 juta dari laba bruto US$107,90 juta.

Sedangkan laba usaha turun menjadi US$32,98 juta dari laba usaha US$53,55 juta tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat US$32,98 juta turun dari laba sebelum pajak US$52,26 juta.

Laba tahun berjalan tercatat US$25,59 juta turun dari laba US$38,44 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$256,23 juta hingga periode 31 Maret 2021 turun dari total aset US$266,02 juta hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PEFINDO TETAPKAN PERINGKAT OBLIGASI PTPP DI "idA"


 PEFINDO menetapkan peringkat "idA" untuk untuk rencana obligasi berkelanjutan III/2021 yang diterbitkan oleh PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) dengan total nilai maksimum Rp3 triliun.

PEFINDO juga memberikan peringkat "idA(sy)" untuk rencana sukuk mudharabah tahun 2021 dengan total nilai maksimum Rp1 triliun. Hasil dari penerbitan obligasi akan digunakan untuk refinance (69%) dan ekspansi bisnis (31%). Sedangkan, hasil dari penerbitan sukuk akan digunakan untuk ekspansi bisnis (100%). Prospek dari peringkat perusahaan adalah "stabil".

Efek utang dengan peringkat idA mengindikasikan bahwa kemampuan emiten untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut, dibandingkan dengan emiten lainnya di Indonesia, adalah kuat. Walaupun demikian, kemampuan emiten mungkin akan terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi, dibandingkan dengan emiten yang peringkatnya lebih tinggi.

Akhiran (sy) mengindikasikan peringkat memenuhi prinsip Syariah.

Peringkat perusahaan mencerminkan keberadaan PTPP yang kuat di industri konstruksi nasional, sumber pendapatan yang beragam, dan fleksibilitas keuangan yang relatif kuat. Peringkat tersebut dibatasi oleh leverage keuangan yang agresif dalam jangka waktu dekat ke menengah akibat belanja modal yang signifikan, risiko dari ekspansi ke bisnis baru, dan lingkungan usaha yang fluktuatif.

Peringkat dapat dinaikkan jika PTPP memperbaiki indikator leverage keuangan dan debt service coverage secara berkelanjutan didukung oleh arus kas yang lebih stabil dari bisnis yang terdiversifikasi. Peringkat dapat diturunkan jika perusahaan berhutang lebih besar daripada yang diproyeksikan tanpa peningkatan EBITDA yang sesuai secara berkelanjutan.

Didirikan pada tahun 1953, PTPP adalah salah satu perusahaan konstruksi dan teknik, pengadaan, dan konstruksi (EPC) terbesar di Indonesia. Ini berkembang ke sektor properti, realty dan pracetak, serta penyewaan alat berat dan investasi di sektor energi dan infrastruktur. Per 31 Desember 2020, pemegang sahamnya adalah pemerintah Indonesia (51,0%), Koperasi Karyawan (Kopkar) (0,07%), dan publik (48,93%).(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BRIS, BMRI, TPIA dan KAEF oleh Indopremier | 1 Juli 2021


IHSG (5.945 – 6.025) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.025 kemudian 6.065 dengan support di level 5.945 dan 5.905.

BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.360 kemudian 2.420 dengan support di level 2.240, cut loss jika break 2.180.

BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.000 kemudian 6.100 dengan support di level 5.800, cut loss jika break 5.700.

TPIA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.975 kemudian 10.125 dengan support di level 9.675, cut loss jika break 9.525.

KAEF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.090 dengan resist di level 3.240 kemudian 3.310


R-LQ45X (Buy) : Target kenaikan harga pada level 908 dan 919 dengan support di level 886, cut loss jika break 875.

XBLQ (Buy) : Target kenaikan harga pada level 430 dan 433 dengan support di level 424, cut loss jika break 421.

XIIF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 484 dan 488 dengan support di level 476, cut loss jika break 472.

Full report bisa diakses di :  https://r.ipot.id/?g=r/t/3cburm

Rekomendasi Saham ERAA, TBIG dan MLPL oleh Mirae Asset Sekuritas | 1 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Juli 1, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)


IHSG Daily, 5,985.49(+0.61%), Test Resistance at 6,015. Trading range 5,937 – 6,015. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized relatif flat dan indikator RSI optimized berada di support trendline. Daily support di 5,937 dan daily resistance di 6,015. Cut loss level di 5,900.

ERAA Daily, 690 (+2.22%), trading buy,  trading range 670 – 720. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 670 dan daily resistance di 720. Cut loss level di 660.

TBIG Daily, 3,210 (+2.23%), trading buy , trading range 3,180 – 3,350. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 3,180 dan daily resistance di 3,350. Cut loss level di 3,100.

MLPL Daily, 685 (-0.72%), trading buy, trading range 670 – 730.  indikator MFI optimized mulai bergerak naik dan RSI Optimized turun dalam kisaran terbatas. Perkiraan daily support di 670 dan daily resistance terdekat di 730. Cut loss level di 630.

Rekomendasi Saham MDKA dan PGAS oleh HP Financials | 1 Juli 2021

Saham MDKA


MDKA berhasil ditutup di atas MA10 @ 2910, diiringi Volume yang lebih tinggi dibanding hari sebelumnya. Sehingga berpotensi melanjutkan perjalanan ke utara menuju Resistance previous High 3080-3150. Area ini harus mampu dilewati, maka selanjutnya terbuka peluang menuju Upper Channel merah sekaligus kumpulan rasio Fibonacci di seputaran 3250-3300.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Entry Level: 2940-2910; Target: 3080-3150 / 3250-3300; Stoploss: 2890

Saham PGAS


PGAS menghadapi uji Support previous Low sekaligus kumpulan rasio Fibonacci di seputaran 995-1000. Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, PGAS diharapkan mampu rebound menembus MA10 di 1035, disusul titik previous High extended to MA20 di sekitar 1075-1100, hingga akhirnya sampai pada Target selanjutnya MA50 sampai dengan Upper Channel di seputaran 1150-1200.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Entry Level: 1005-1000; Target: 1035 / 1075-1100 / 1150-1200; Stoploss: 985

Indeks LQ45


LQ45 nampak berusaha menguat menuju Dynamic Resistance MA10 di 856, diiringi RSI Positive Divergence yang biasanya merupakan signal bahwa harga berpotensi reversal. Angka ini harus mampu ditembus, sebelum melanjutkan perjalanan ke utara menuju MA20 & 50 di 878-882. Support terdekat saat ini berada di sekitar Lower Wedge merah 840-833.

Rekomendasi:

Hold, Support: 840-833 / 811-797; Resistance : 856 / 878-882


Ulasan Pasar Global | 1 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 1, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi kelima berturut-turut, kenaikan kuartalan kelima berturut-turut

S&P 500 mencapai rekor penutupan tertinggi kelima berturut-turut pada hari Rabu karena investor mengakhiri bulan dan kuartal dengan sebagian besar mengabaikan data ekonomi positif dan melihat ke arah laporan ketenagakerjaan yang sangat dinanti pada hari Jumat.

Dow Jones naik 210,22 poin atau 0,61% menjadi 34.502,51. S&P 500 naik 5,7 poin atau 0,13% menjadi 4.297,5. Nasdaq turun 24,38 poin atau 0,17% menjadi 14.503,95.

Pada sesi terakhir paruh pertama 2021, indeks lesu dan terbatas, dengan blue-chip Dow membukukan kenaikan, sementara Nasdaq beringsut lebih rendah. Ketiga indeks membukukan kenaikan kuartalan kelima berturut-turut, dengan S&P naik 8,2%, Nasdaq naik 9,5% dan Dow naik 4,6%. S&P 500 mencatat kinerja paruh pertama terbaik kedua sejak 1998, naik 14,5%. Untuk bulan ini, pemimpin pasar S&P 500 mencatat kenaikan kelima berturut-turut, sementara Dow menghentikan kenaikan beruntun empat bulan menjadi sedikit lebih rendah. Nasdaq juga menguat pada bulan Juni. Bulan ini, selera investor bergeser dari siklus sensitif secara ekonomi ke saham pertumbuhan.

Eropa

Bursa Eropa berakhir lebih rendah tetapi naik untuk bulan kelima berturut-turut

Bursa Eropa berakhir lebih rendah pada hari Rabu karena investor mengunci keuntungan setelah kenaikan beruntun lima bulan, dengan kekhawatiran atas lonjakan inflasi dan varian Delta dari virus corona juga mendorong sejumlah uang dari meja.

European STOXX 600 ditutup 0,8% lebih rendah pada 452,84 poin.

Saham mobil (.SXAP) adalah yang berkinerja terburuk hari ini, turun 1,9%. Tetapi sektor ini telah melesat melewati rekan-rekannya tahun ini dengan lompatan lebih dari 25%. Indeks Eropa terhenti hanya beberapa poin dari kenaikan persentase terbesarnya dalam enam bulan pertama dalam setahun sejak 1998, alih-alih menandai paruh pertama terbaiknya sejak 2019, dengan kenaikan 13,5%. Saham perawatan kesehatan (.SXDP) adalah yang berkinerja terbaik di bulan Juni, naik 6,7%, sementara ekspektasi pemulihan permintaan membuat saham ritel (.SXRP) melampaui rekan-rekan mereka sepanjang kuartal hingga Juni, dengan lonjakan hampir 13%.

Analisa Saham RAJA | 1 Juli 2021


Analisa Saham RAJA

Saham RAJA pada tanggal 30 Juni 2021 ditutup melemah pada harga 204, turun -0,97%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 54% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah SIDEWAY DOWNTREND

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 216

Jika naik di atas 244 maka berpeluang ke 268

Jika turun di bawah 204 maka berpeluang ke 202

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Rekomendasi Saham JSMR, WIKA, FREN dan BEKS oleh MNC Sekuritas | 1 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

1 Juli 2021

Kemarin (30/6), IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 5,985 diiringi dengan tekanan beli dan pergerakannya masih tertahan oleh MA60-nya. Selama IHSG masih mampu bertahan di atas 5,884, maka IHSG berpotensi untuk membentuk wave C dengan menguji resistance di 6,134 terlebih dahulu. Namun demikian, terburuknya pada skenario merah, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,884, 5,742

Resistance: 6,134, 6,230

JSMR - Buy on Weakness (3,520)

Kemarin (30/6), JSMR ditutup menguat 6,7% ke level 3,520. Selama JSMR masih mampu bergerak di atas level supportnya 3,300, maka posisi JSMR saat ini diperkirakan sedang membentuk awal wave [C]. Hal ini berarti, pergerakan JSMR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3,440-3,520

Target Price: 3,700, 3,940

Stoploss: below 3,300

WIKA - Buy on Weakness (990)

Pada perdagangan kemarin (30/6), WIKA ditutup menguat 1% ke level 990. Pergerakan WIKA sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan meskipun belum terkonfirmasi dengan kuat. Selama WIKA tidak terkoreksi ke bawah 955 sebagai supportnya, maka saat ini posisi WIKA sedang berada di awal wave [C], sehingga WIKA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 960-990

Target Price: 1,200, 1,500

Stoploss: below 955

FREN - Buy on Weakness (118)

FREN ditutup terkoreksi 4,1% ke level 118 pada perdagangan kemarin (30/6). Kami perkirakan, pergerakan FREN saat ini sedang membentuk wave [iv] dari wave 3, sekaligus menguji MA20-nya. Setelah wave [iv] selesai terbentuk, maka FREN diperkirakan berpotensi kembali menguat membentuk wave [v].

Buy on Weakness: 110-117

Target Price: 137, 150

Stoploss: below 99

BEKS - Spec Buy (91)

BEKS ditutup flat ke level 91 pada perdagangan kemarin (30/6) dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, saat ini posisi BEKS sedang berada di akhir wave [ii], sehingga koreksi BEKS diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat membentuk wave [iii].

Spec Buy: 89-91

Target Price: 105, 130

Stoploss: below 87

Disclaimer On

Bandarmologi Saham SMRA, MTDL, SRTG dan ASII | 1 Juli 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (01/07/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.

Once Again Nothing New On PPKM,  Better Konsentrasi Berlanjutnya Penguatan IHSG‼️️‼️

IDX Composite 5,932 - 6,023

SUMMARY: NEUTRAL


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): SELL‼️

MACD(12,26): SELL‼️

ATR (14): HIGH VOLATILITY‼️

ADX (14): SELL‼️

CCI (14): *SELL‼️

HIGHS/LOW (14): SELL‼️

UO: SELL ️‼️

ROC: SELL‼️

WILLIAMS R: SELL ️️‼️

BULLBEAR (13): SELL ️‼️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



STOCKS PICK:


SMRA 800 - 950

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 850

TARGET PRICE: 950

STOP-LOSS: 800


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



MTDL 2,090 - 2,390

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 2,190

TARGET PRICE: 2,390

STOP-LOSS: 2,090



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



SRTG 1,665 - 1,915

TECHNICAL INDICATORS: NEUTRAL BUY 1,765

TARGET PRICE: 1,915

STOP-LOSS: 1,665


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ASII 4,840 - 5,100

TECHNICAL INDICATORS: NEUTRAL, BUY 4,940

TARGET PRICE: 5,100

STOP-LOSS: 4,840


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



JSKY 171 - 193

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 180

TARGET PRICE: 193

STOP-LOSS: 171


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Analisis Teknis Saham BRIS, INKP dan LPPF | 1 Juli 2021

PT Bank Syariah Indonesia (BRIS)


BRIS secara teknikal bergerak konsolidasi menguat. Indikator Stochastic nampak hampir memasuki area overbought indikasi adanya potensi terjadi pelemahan. Indikator Bollinger terlihat nampak berada pada areal upper band.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 2.090 

Resistance: Rp 2.420 

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP)


Pergerakan INKP yang menguat hari ini (30/6), diperkirakan sudah berada di akhir koreksinya dan INKP berpeluang untuk menguat. Melihat dari tekanan beli pada INKP dan juga indikator MACD yang nampaknya berpeluang bergerak menguat, dapat diperhatikan juga Stochastic yang sudah berada di area oversold tapi belum menunjukkan penguatan yang signifikan.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 7.275 

Resistance: Rp 8.175

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)


Saham ini sudah terkena target naik persis di high 2.300 yang juga resistance dari  level previous high bulan April lalu. Candle hari ini ditutup dengan shooting star (tanda trend reversal), ditambah RSI negative divergence.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 1.920 - Rp 1.870 - Rp 1.840 - Rp 1.800 

Resistance: Rp 2.120 – Rp 2.300 

Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas

Update Harga Komoditas dan Indeks | 1 Juli 2021


The S&P 500 climbed to a record high on the final day of June to close out a strong first half of the year for Wall Street.


Dow.......34503  +210.2  +0.61%

Nasdaq.14504   -24.4      -0.17%

S&P 500..4298  +5.7        +0.13%


FTSE.......7038    -50.1       -0.71%

Dax........15531   -159.6     -1.02%

CAC........6507    -59.6        -0.91%


Nikkei...28792    -21.1      -0.07%

HSI........28828    -166.2   -0.57%

Shanghai .3591  +18.02  +0.50%

ST Times..3130  +40.97  +1.33%


IDX.....  5986.05  +36.4    +0.61%

LQ45.....844.85   +5.84    +0.70%


Indo10Yr..6.6539  +0.0184    +0.28%

ICBI.....318.2506   -0.1864     -0.06%

US10Yr..1.4430     -0.0370     -2.50%

VIX..........15.83     -0.19          -1.19%

  

USDIndx .....92.3610   +0.2880   +0.31%

Como Indx....213.39   +2.07        +0.98%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN........156.03   -0.14         -0.09%


IndoCDS..74.1619     +0.1755    +0.24%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14500.00     +15.00     +0.10%‼

Jisdor....14542.00 +46.00     +0.32%‼


Euro.........1.1857   -0.0043   -0.36%


TLKM........21.67   -0.19       -0.87%

(3151)

EIDO......... 20.28   +0.06     +0.30%

EEM..........55.15    -0.36      -0.65%


Oil............73.55      +0.55       +0.80%

Gold ....1770.30      +6.70       +0.38%

Timah .31187.50    -142.50    -0.45%

Nickel...18225.00   -165.00    -0.90%

Silver..........26.25    +0.35       +1.35%

Copper......429.40   +2.95       +0.69%


Coal price....134.70  +3.70    +2.82%‼

(Jul/Newcastle) 

Coal price....128.85  +4.60    +3.70%‼

(Agt/Newcastle)

Coal price....120.75  +5.70    +4.95%‼

(Jui/Rotterdam) 

Coal price....117.40  +5.00    +4.45%‼

(Agtl/ Rotterdam)

 

CPO(Sept)......3597    +45        +1.27%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........588.50    +40.00   +7.29%‼

SoybeanOil..62.86   +1.47      +2.40%

Wheat.......679.50    +33.25    +5.15%‼


Wood pulp...4925.00   unch    +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas