Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham JSMR, WIKA, FREN dan BEKS oleh MNC Sekuritas | 1 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

1 Juli 2021

Kemarin (30/6), IHSG ditutup menguat 0,6% ke level 5,985 diiringi dengan tekanan beli dan pergerakannya masih tertahan oleh MA60-nya. Selama IHSG masih mampu bertahan di atas 5,884, maka IHSG berpotensi untuk membentuk wave C dengan menguji resistance di 6,134 terlebih dahulu. Namun demikian, terburuknya pada skenario merah, bila IHSG menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500.

Support: 5,884, 5,742

Resistance: 6,134, 6,230

JSMR - Buy on Weakness (3,520)

Kemarin (30/6), JSMR ditutup menguat 6,7% ke level 3,520. Selama JSMR masih mampu bergerak di atas level supportnya 3,300, maka posisi JSMR saat ini diperkirakan sedang membentuk awal wave [C]. Hal ini berarti, pergerakan JSMR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 3,440-3,520

Target Price: 3,700, 3,940

Stoploss: below 3,300

WIKA - Buy on Weakness (990)

Pada perdagangan kemarin (30/6), WIKA ditutup menguat 1% ke level 990. Pergerakan WIKA sudah mulai menunjukkan tanda-tanda penguatan meskipun belum terkonfirmasi dengan kuat. Selama WIKA tidak terkoreksi ke bawah 955 sebagai supportnya, maka saat ini posisi WIKA sedang berada di awal wave [C], sehingga WIKA berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 960-990

Target Price: 1,200, 1,500

Stoploss: below 955

FREN - Buy on Weakness (118)

FREN ditutup terkoreksi 4,1% ke level 118 pada perdagangan kemarin (30/6). Kami perkirakan, pergerakan FREN saat ini sedang membentuk wave [iv] dari wave 3, sekaligus menguji MA20-nya. Setelah wave [iv] selesai terbentuk, maka FREN diperkirakan berpotensi kembali menguat membentuk wave [v].

Buy on Weakness: 110-117

Target Price: 137, 150

Stoploss: below 99

BEKS - Spec Buy (91)

BEKS ditutup flat ke level 91 pada perdagangan kemarin (30/6) dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, saat ini posisi BEKS sedang berada di akhir wave [ii], sehingga koreksi BEKS diperkirakan akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat membentuk wave [iii].

Spec Buy: 89-91

Target Price: 105, 130

Stoploss: below 87

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online