Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 1 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 1, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 mencatat rekor penutupan tertinggi kelima berturut-turut, kenaikan kuartalan kelima berturut-turut

S&P 500 mencapai rekor penutupan tertinggi kelima berturut-turut pada hari Rabu karena investor mengakhiri bulan dan kuartal dengan sebagian besar mengabaikan data ekonomi positif dan melihat ke arah laporan ketenagakerjaan yang sangat dinanti pada hari Jumat.

Dow Jones naik 210,22 poin atau 0,61% menjadi 34.502,51. S&P 500 naik 5,7 poin atau 0,13% menjadi 4.297,5. Nasdaq turun 24,38 poin atau 0,17% menjadi 14.503,95.

Pada sesi terakhir paruh pertama 2021, indeks lesu dan terbatas, dengan blue-chip Dow membukukan kenaikan, sementara Nasdaq beringsut lebih rendah. Ketiga indeks membukukan kenaikan kuartalan kelima berturut-turut, dengan S&P naik 8,2%, Nasdaq naik 9,5% dan Dow naik 4,6%. S&P 500 mencatat kinerja paruh pertama terbaik kedua sejak 1998, naik 14,5%. Untuk bulan ini, pemimpin pasar S&P 500 mencatat kenaikan kelima berturut-turut, sementara Dow menghentikan kenaikan beruntun empat bulan menjadi sedikit lebih rendah. Nasdaq juga menguat pada bulan Juni. Bulan ini, selera investor bergeser dari siklus sensitif secara ekonomi ke saham pertumbuhan.

Eropa

Bursa Eropa berakhir lebih rendah tetapi naik untuk bulan kelima berturut-turut

Bursa Eropa berakhir lebih rendah pada hari Rabu karena investor mengunci keuntungan setelah kenaikan beruntun lima bulan, dengan kekhawatiran atas lonjakan inflasi dan varian Delta dari virus corona juga mendorong sejumlah uang dari meja.

European STOXX 600 ditutup 0,8% lebih rendah pada 452,84 poin.

Saham mobil (.SXAP) adalah yang berkinerja terburuk hari ini, turun 1,9%. Tetapi sektor ini telah melesat melewati rekan-rekannya tahun ini dengan lompatan lebih dari 25%. Indeks Eropa terhenti hanya beberapa poin dari kenaikan persentase terbesarnya dalam enam bulan pertama dalam setahun sejak 1998, alih-alih menandai paruh pertama terbaiknya sejak 2019, dengan kenaikan 13,5%. Saham perawatan kesehatan (.SXDP) adalah yang berkinerja terbaik di bulan Juni, naik 6,7%, sementara ekspektasi pemulihan permintaan membuat saham ritel (.SXRP) melampaui rekan-rekan mereka sepanjang kuartal hingga Juni, dengan lonjakan hampir 13%.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online