google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Mahaka Media (ABBA) Masih Simpan Dana Right Issue Sebesar Rp61,9 Miliar Langsung ke konten utama

Mahaka Media (ABBA) Masih Simpan Dana Right Issue Sebesar Rp61,9 Miliar


Mahaka Media Tbk. (ABBA) menyampaikan hasil penawaran umum terbatas VI dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau rights issue periode Juli hingga Desember 2022.

Tubagus Farash Akbar Direktur utama ABBA dalam keterangan tertulisnya Rabu (1/2) menyampaikan bahwa Perseroan memperoleh rights issue efektif pada 11 Maret 2022 sebesar Rp177,1 miliar dengan biaya sebesar Rp4,63 miliar. Dengan demikian ABBA mendapatkan hasil bersh rights issue sebesar Rp172,5 miliar.

ABBA merealisasikan dana rights issue untuk modal kerja sebesar Rp18,3 miliar dan Investasi di sektor teknologi sebesar Rp83,5 miliar serta sebesar Rp7,84 miliar untuk Modal Kerja PT Republika Media Mandiri (RMM) .

Selanjutnya untuk Investasi disektor teknologi - RMM sebesar Rp721,5 juta, maka dengan realisasi penggunaan dana tersebut ABBA sudah menggunakan dana rights issue sebesar Rp110,5 miliar.

Tubagus menambahkan ABBA masih menyimpan dana rights issue sebesar Rp61,9 miliar sebagai giro dan Deposito dengan rincian di Bank BRI sebesar Rp1,36 miliar dan di Bank NISP sebesar Rp4,51 miliar serta di Bank CIMB Niaga sebesar Rp20,1 miliar selanjutnya sebesar Rp10 miliar di Bank Aladin, di Bank BRI sebesar Rp16 miliar dan di Bank KB Bukopin sebesar Rp10 miliar. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Cara Membaca Grafik Saham di Bursa Efek

grafik candlestick saham Pergerakan harga instrumen finansial baik saham maupun forex biasanya digambarkan dalam bentuk grafik. Grafik ini memudahkan trader untuk mengetahui pola-pola pergerakan harga yang terjadi sebelumnya. Ada beberapa jenis grafik yang biasa dipakai di pasar finansial yaitu: Line Chart/Grafik Garis Bar Chart/Grafik Batang Candlestick Chart/Grafik Lilin Grafik  Line Chart  hanya memuat data harga dipenutupan perdagangan yang digambarkan dalam bentuk garis saja. Sementara  Bar Chart  dan  Candlestick Chart  hampir sama dikarenakan memuat data harga pembukaan, harga penutupan, harga tertinggi dan terendah. Hanya saja grafik candlestick lebih mudah dibaca dibandingkan grafik bar. Di samping itu keunggulan lain dari candlestick chart adalah mampu menampilkan psikologi pasar dengan tampilan yang lebih mudah dibaca. Berikut tampilan masing-masing chart menggunakan contoh Indeks S&P500: Line Chart Bar Chart Candlestick Chart Saya priba

Mengenal Indikator Exponential Moving Average - EMA

Apa itu Exponential Moving Average - EMA? Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis moving average (MA) yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Exponential Moving Average juga disebut sebagai Moving Average tertimbang secara eksponensial. Moving Average tertimbang secara eksponensial bereaksi lebih signifikan terhadap perubahan harga saat ini daripada rata-rata bergerak sederhana (SMA), yang menerapkan bobot yang sama untuk semua pengamatan pada periode tersebut. Memahami Indikator EMA EMA adalah Moving Average yang menempatkan bobot lebih besar dan signifikansi pada titik data terbaru. Seperti semua moving average, indikator teknis ini digunakan untuk menghasilkan sinyal beli dan jual berdasarkan crossover dan divergensi dari rata-rata historis. Pedagang sering menggunakan beberapa hari EMA yang berbeda - misalnya rata-rata bergerak 20 hari, 30 hari, 90 hari, dan 200 hari. Formula EMA Tiga langkah dasar untuk menghit