Tampilkan postingan dengan label Saham CSAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham CSAP. Tampilkan semua postingan

Catur Sentosa (CSAP) Dirikan Anak Usaha Baru


Catur Sentosa Adiprana Tbk. (CSAP)
membentuk anak usaha baru bernama PT Catur Sentosa Adiprima (CSAD) pada tanggal 12 Oktober 2023

Surjati Tanril Direktur CSAP dalam keterangan tertulisnya Jumat (13/10) menyampaikan bahwa CSAP mendirikan CSAD melalui PT Catur Sentosa Anugerah (CSAN) dengan modal dasar sebesar Rp4 miliar dan modal ditemparkan dan disetor sebesar Rp1 miliar serta telah diambil bagian oleh CSAN sebesar Rp999 juta dan sebesar Rp1 juta diambil bagian oleh Budyanto Totong.

CSAD ini nantinya bergerak bidang perdagangan besar, makanan, minuman ringan, dan kebutuhan sehari-hari dan berkantor di Jalan Daan Mogot Raya KM. 14, RT 006/RW 001, Kelurahan Cengkareng, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

"CSAD juga akan mendistribusikan barang-barang konsumsi termasuk makanan, minuman, dan barang sehari-hari,"tuturnya.

Sebagai informasi, CSAN merupakan anak usaha langsung CSAP dengan kepemilikan sebesar 99% sedangkan CSAD adalah anak usaha CSAN dengan kepemilikan saham 99,9%.

Surjati menambahkan Pendirian CSAD tidak berdampak negatif pada keberlangsungan bisnis, operasional, hukum, dan kondisi keuangan CSAP dan Laporan keuangan CSAD dikonsolidasikan dalam CSAP. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Laba Semester I Tergerus, Catur Sentosa (CSAP) Tetap Lakukan Ekspansi Toko Mitra10


PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)
membukukan laba bersih di semester I-2023 hanya sebesar Rp91,51 miliar atau turun dibandingkan periode sama tahun 2022 yang tercatat senilai Rp112,62 miliar.

Total pendapatan CSAP sebesar Rp 7,8 triliun atau tumbuh 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 91,5 miliar, sedikit terkoreksi dibandingkan semester I tahun lalu yang sebesar Rp 112 miliar.

Segmen ritel berhasil mencetak pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun pada semester I-2023 atau tumbuh 7,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut setara kontribusi sebesar 34% terhadap total pendapatan konsolidasi perseroan.

Selain segmen ritel modern, CSAP memiliki segmen distribusi yang membukukan pendapatan sebesar Rp 4,9 triliun, setara berkontribusi 62% terhadap total pendapatan konsolidasi yang mencapai Rp 7,4 triliun pada semester I-2023. Pencapaian tersebut setara pertumbuhan 3,6% ( year on year /yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Saat ini, CSAP memiliki 46 cabang distribusi bahan bangunan di berbagai kota besar, 5 cabang distribusi kimia, 57 area distribusi FMCG , 46 toko Mitra10, dan 20  s  howroom  Atria.

Namun penurunan laba rupanya tak mempengaruhi tekat CSAP untuk melanjutkan ekspansi Mitra10 dan Atria pada 2023. Ekspansi pertama Mitra10, yang merupakan pelopor ritel modern bahan bangunan, beserta Atria tahun ini dilakukan di Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (21/9/2023).

Kedua toko ritel tersebut menempati lahan seluas 14 ribu m2 di jalan utama Boulevard Bintaro Jaya, yang dikelilingi kawasan hunian dan komersial. Kedua toko ritel modern ini berada di satu lokasi yang sangat potensial dan memiliki target trafik sebanyak 30 ribu pengunjung per bulan.
 
Mitra10 Bintaro Jaya menyediakan lebih dari 65.000 SKU ( Stock Keeping Unit ), dengan  selling   space  seluas 6.000 m2 beserta area gudang toko seluas 4.000 m2. Sedangkan  selling   space  Atria seluas 1.500 m2 beserta gudang tokonya seluas 45 m2, dengan menyediakan lebih dari 13 ribu SKU.

Jika Mitra10 Bintaro Jaya merupakan toko ke-46, maka Atria Bintaro Jaya merupakan toko ritel modern furniture ke-20 di Indonesia.

GM  Marketing  dan Komunikasi Mitra10, Erick Koswara mengatakan, Mitra10 merupakan pelopor ritel modern bahan bangunan yang menerapkan konsep belanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah dalam satu atap. "Produk-produk bahan bangunan dan  home   improvement  tersebut merupakan 80% buatan dalam negeri," kata dia dalam keterangannya, Kamis (21/9/2023).

Promotion & Advertising Manager  Mitra10, Medya Ika Ayu menambahkan, para pelanggan dapat menikmati berbagai promo menarik saat  grand opening , seperti ' Crazy Price ' dengan garansi harga termurah khusus 21-24 September 2023. "Hanya dengan menjadi sahabat Mitra10 dengan mengisi registrasi keanggotaan, pelanggan dapat menikmati  special deals ,  point rewards ,  merchant benefit , serta diskon khusus bank tertentu, bahkan cicilan 0% hingga 12 bulan," tuturnya.

Sementara itu,  Corporate Secretary  Catur Sentosa Adiprana (CSAP), Idrus Widjajakusuma mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melanjutkan ekspansi berkelanjutan  Superstore  Mitra10 dalam tiga bulan terakhir tahun ini.

Menurut dia, strategi ekspansi ritel berkontribusi positif terhadap kinerja perusahaan selama ini. Terbukti, dari pertumbuhan pendapatan dan margin. Mitra10 telah tumbuh 8,7 kali lipat sejak tahun 2009 dan sekarang menawarkan lebih dari 65 ribu SKU, yang menjadikan Mitra10 sebagai jaringan ritel modern terbesar untuk bahan bangunan dan  home improvement  di Indonesia.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Catur Sentosa (CSAP) Akan Terbitkan 1,22 Miliar Saham Dalam Rights Issue


PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)
berencana untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD II) atau rights issue.

Dalam keterangan tertulisnya Manajemen CSAP Senin (5/6) menuturkan bahwa Perseroan akan menerbitkan sebanyak 1.224.822.231 Saham Baru atau sekitar 21,55% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD II dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Setiap pemegang 91 Saham Lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DP.) pada tanggal 5 Juli 2023 pukul 16.00 WIB berhak atas sebanyak 25 HMETD, dimana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan Rp700 sehingga jumlah dana yang akan diterima oleh Perseroan dalam rights isseu kali ini sebesar Rp857,37 miliar.

PT Buanatata Adisentosa (BA) selaku pemegang saham 32,01% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 392.049.292 dan SCG Retail Holding Co. Ltd. (SCG) selaku pemegang saham 30,89% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 378.405.192 .

Selanjutnya NT Asian Discovery Master Fund (NTA) selaku pemegang saham 13,18% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan yaitu sejumlah 161.429.725 dan Albizia Asean Opportunities Fund (Albizia) selaku pemegang saham 10,00% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya sejumlah 122.486.263.

Adapun Budyanto Totong selaku pemegang saham 5,80% menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD, yang akan diterima dan menjadi haknya berdasarkan proporsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, yaitu sejumlah 71.021.862 HMETD.

Dana rights issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk penambahan penyertaan pada PT Catur Mitra Sejati Sentosa (CMSS) Entitas Anak Perseroan dengan mengunakan nilai nominal saham di CMSS sebesar Rp100 per saham, dengan ketentuan CMSS akan mengunakan dana yang diperoleh dari setoran modal dari Perseroan sebagai berikut:

a. Digunakan untuk modal kerja CMSS termasuk operasional serta pengembangan usaha.
b. Sisanya sebesar Rp. 415.000.000.000 untuk mengambil-alih beberapa bidang tanah yang terletak dalam satu hamparan seluas 22.070 m2 dan Bangunan yang didirikan diatasnya yang dikenal sebagai Jalan Raya Alternatif Cibubur KM 4 Kaveling 88 Kelurahan Jatisempurna, Kota Bekasi, Jawa Barat atas nama Budyanto Totong.

Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 7 Juli 2023 dan periode Perdagangan dan Pelaksanaan HMETD pada 7 - 13 Juli 2023 dan para pemegang saham yang tidak melaksanakan rights issue akan terdilusi sebesar 21,55%. (end)
Sumber: iqplus-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Gelar Rups, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (IDX: CSAP) Setujui Rencana Pembagian Dividen Dan Penerbitan Saham Baru


PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (IDX: CSAP) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPST/LB) pada Kamis (6/4/2023). Dalam Rapat tersebut, Manajemen CSAP mendapatkan persetujuan para pemegang saham atas rencana pembagian dividen dan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD/ penerbitan saham baru).

Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), Idrus Widjajakusuma menuturkan bahwa, Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham atas rencana pembagian dividen. "Hal ini merupakan bentuk penghargaan bagi pemegang saham yang setia dan terus memberikan dukungan kepada CSA Group. CSAP akan membagikan dividen sebesar 19,9% atau sekitar Rp 49,04 miliar, yang setara dengan Rp 11 per saham," katanya.

Selanjutnya Idrus Widjajakusuma menjelaskan, usulan pembagian dividen dari direksi didasarkan pada kinerja positif, khususnya profitabilitas CSAP, yang didukung oleh kinerja penjualan yang kuat di segmen distribusi dan ritel modern untuk industri bahan bangunan sepanjang tahun 2022.

Pada akhir 2022, Laporan Keuangan Konsolidasian (Audited) melaporkan Pendapatan sebesar Rp15,45 triliun, tumbuh 8.51% dibandingkan pencapaian tahun 2021 sebesar Rp 14,24 triliun. Segmen distribusi tercatat tumbuh 4,42% menjadi Rp 9,58 triliun sedangkan segmen ritel modern yang diwakili Mitra10 & Atria tercatat Rp5,87 triliun, tumbuh 15,92% yoy.

"Secara prosentase terhadap pendapatan konsolidasi, segmen distribusi berkontribusi sebesar 62% sedangkan segmen ritel modern berkontribusi sebesar 38% terhadap pendapatan konsolidasi Perseroan. Segmen distribusi berperan sebagai penyumbang kontribusi terbesar pendapatan, dan segmen ritel moderen merupakan segmen yang memberikan kontribusi positif dalam hal pertumbuhan baik dalam hal penjualan maupun kinerja marjin." katanya.

"Saat ini, perusahaan memiliki 45 gerai ritel moderen Mitra10 dan 19 showroom furniture Atria. Rantai ritel moderen ini tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jabotabek, Cikarang, Karawang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo, Semarang, Tegal Surabaya, Malang, Denpasar, Lampung, Palembang, Batam, Medan, Pekanbaru, Makassar, Mataram, Balikpapan, dan Banjarmasin. Strategi ekspansi ritel memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan, yang terbukti dari pertumbuhan pendapatan dan margin. Mitra10 telah tumbuh 8,7 kali lipat sejak tahun 2009 dan sekarang menawarkan lebih dari 50.000 SKU, menjadikan Mitra10 sebagai jaringan ritel moderen terbesar untuk bahan bangunan dan home improvement di Indonesia," terangnya.

Kuatnya angka penjualan berdampak positif pada kinerja laba, Laba Kotor mencapai Rp2,52 triliun, meningkat 10,06% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp2,29 triliun. Margin laba kotor untuk FY 2022 tercatat sebesar 16,31% meningkat dari periode yang sama tahun lalu, yaitu 16,09%. Pertumbuhan laba berlanjut pada peningkatan Laba Bersih atau Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Perusahaan Induk sebesar 11,81% YoY menjadi Rp246 miliar, dibandingkan dengan Rp220 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Persetujuan Penerbitan Saham Baru

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham untuk merencanakan penerbitan saham baru/Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Corporate Secretary CSAP, Idrus H. Widjajakusuma, menyatakan bahwa dengan adanya persetujuan ini memungkinkan CSAP memperkuat struktur permodalan guna mendorong kinerja usaha yang berkelanjutan, terutama program ekspansi di sektor ritel modern.

Tahun ini, CSAP, sebagai induk dari Mitra10, berencana menyelesaikan target ekspansi dengan memiliki 50 toko Mitra10 dan akan terus mengembangkan bisnisnya dengan target memiliki 100 toko Mitra10 pada tahun 2030.

Pasar segmen ritel modern Bahan Bangunan dan Home Improvement di Indonesia sangat menjanjikan. Meskipun terdapat isu kenaikan suku bunga, nilai tukar rupiah, dan inflasi, peluang pertumbuhan sektor properti tetap ada karena termasuk kebutuhan dasar, terutama dalam pembangunan hunian baru, pasar sekunder dan renovasi bagi pemilik rumah atau home owner.

Demikian pula dengan segmen distribusi yang bergerak di bidang distribusi bahan bangunan, kimia dan barang konsumen (FMCG). Saat ini dengan 46 area distribusi bahan bangunan di berbagai kota besar di Indonesia, 5 cabang distribusi kimia, dan 38 area distribusi barang konsumen (FMCG) mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) Bukukan Pendapatan Dan Laba Bersih Tertinggi Dalam Lima Tahun


PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), distributor terbesar dan terkemuka di bidang bahan bangunan, barang konsumen/FMCG, dan kimia, serta pemilik jaringan ritel moderen Bahan Bangunan & Home Improvement Mitra10 dan Home Furnishing Atria, mengumumkan kinerja FY 2022 (audited) hari ini.

Perseroan mencatat Laba Bersih yang Dapat diatribusikan kepada Entitas Induk (Laba Bersih) sebesar Rp246 miliar, naik 11,81% dibandingkan periode yang sama tahun 2021, yaitu Rp220 miliar. Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Pertumbuhan solid dalam kinerja laba bersih tidak terlepas dari pertumbuhan positif pendapatan sepanjang tahun 2022. Pada akhir 2022, CSAP mencapai Pendapatan sebesar Rp15,45 triliun, naik 8,51% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp14,24 triliun.

Andy Totong, Director of CSAP, dalam siaran pers (15/3) menjelaskan bahwa perusahaan berkesinambungan untuk meningkatkan kinerja melalui segmen-segmen bisnisnya. CSAP berkomiten untuk meningkatkan dan memperkuat segmen distribusi dengan memperluas jaringan distribusi dan menambah produk, dan menerapkan strategi ekspansi agresif untuk segmen ritel moderen.

Dua segmen bisnis CSAP, yaitu Segmen Distribusi (Bahan Bangunan, Kimia, dan FMCG) dan Segmen Ritel Moderen (Bahan Bangunan dan Furnitur), mencatat kinerja positif sepanjang 2022.

Segmen Distribusi mencatat Pendapatan sebesar Rp9,58 triliun, naik 4,37% YoY dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu sebesar Rp9,18 triliun. Segmen ini memberikan kontribusi 62% terhadap pendapatan konsolidasi. Hal ini didukung oleh jaringan 46 cabang distribusi bahan bangunan di berbagai kota besar di Indonesia, 5 cabang distribusi kimia, dan 38 area distribusi barang konsumen (FMCG).

Segmen distribusi telah menjadi tulang punggung atau segmen dengan kontribusi terbesar sejauh ini. Hal ini disebabkan oleh kuatnya jaringan distribusi yang dimiliki perusahaan.

Sementara itu, segmen ritel moderen dengan kontribusi 38% dari Pendapatan Perseroan, yang diwakili oleh jaringan ritel moderen Mitra10 untuk bahan bangunan dan Home Improvement dan jaringan ritel moderen Home Furnishing Atria mencatat pendapatan sebesar Rp5,87 triliun, naik 16,01% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,06 triliun.

Segmen ritel moderen telah dikenal sebagai segmen yang memberikan kontribusi positif dalam hal pertumbuhan. Saat ini, perusahaan memiliki 45 gerai ritel moderen Mitra10 dan 19 showroom Atria. Rantai ritel moderen ini tersebar di kota-kota besar di Indonesia seperti Jabotabek, Cikarang, Karawang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo, Semarang, Tegal Surabaya, Malang, Denpasar, Lampung, Palembang, Batam, Medan, Pekanbaru, Makassar, Mataram, Balikpapan, dan Banjarmasin. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) Catat Penjualan Neto Rp7,07 Triliun Hingga Juni 2022

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) mencatat penjualan neto Rp7,07 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari penjualan neto Rp6,43 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp1,23 triliun dari laba kotor Rp1,11 triliun.

Laba usaha diraih sebesar Rp286,25 miliar meningkat dari laba usaha Rp224,62 miliar.

Laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp157,43 miliar naik dari laba sebelum pajak penghasilan Rp116,29 miliar.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp112,62 miliar naik dari laba Rp79,42 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas mencapai Rp6,85 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah liabilitas Rp6,24 triliun hingga periode 31 Desember 2021.

Jumlah aset mencapai Rp9,24 triliun hingga periode 30 Juni 2022 naik dari jumlah aset Rp8,51 triliun hingga periode 31 Desember 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

CSAP RESMIKAN SUPERSTORE MITRA10 KE-44 DI PONDOK BAMBU




[Saham CSAP] PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) pemilik jaringan Distribusi Bahan Bangunan, Kimia dan FMCG serta Ritel Modern Bahan Bangunan&Home Improvement Mitra10 serta Home Furnishing Atria, meresmikan Superstore Mitra10ke-44 di Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Mitra10 Pondok Bambu menempati lahan seluas 7.800 m2 dengan luas bangunan > 5.500m2 termasuk Selling Area seluas 3.883 m2 dan kawasan pergudangan seluas 1.100m2. Superstore ini merupakan ekspansi toko baru ke-3 yang diresmikan tahun ini dari target 4 toko baru dan 1 Remodeling toko.

Pemilihan lokasi ini untuk memperkuat pasar Mitra10 di Kawasan Timur Jakarta yang sebelumnya telah ada di Kalimalang dan Kota Harapan Indah. Dengan demikian para pelanggan yang berada di sekitar Kawasan tersebut dapat lebih dekat dalam mendapatkan aneka kebutuhan bahan bangunan, Home Improvement hingga Home Appliances dengan murah, lengkap dan nyaman.

Pemilihan kawasan timur Jakarta ini juga tidak lepas dari potensi pengembangan properti. Banyaknya kawasan hunian di daerah sekitar dipandang tepat. Karena Mitra10 menyasarpemilik hunian/ properti sebagai target pasar.

Mitra10 Pondok Bambu yang memperkerjakan 78 karyawan internal, akan menawarkansetidaknya SKU yang terbagi dalam 13 kategori yang terdiri dari Cat dan variannya, procelein/keramik untuk lantai, dinding, kamar mandi dan dapur, pintu dan jendela, pipa/plumbing, material bangunan, listrik, perkakas rumah (hardware), tools, hobi, perabot rumahtangga(houseware) hingga perlengkapan rumah tangga (home appliances).

SKU tersebut dipasok oleh +600 produsen yang >80% diantaranya merupakan produsenbarang lokal/dalam negeri. Sehingga keberadaan Mitra10 turut berdampak positif padapertumbuhan bisnis lokal anak bangsa.

Keberadaan Mitra10 selain untuk mendekatkan kepada para pelanggannya juga membantupara produsen/distributor lokal maupun impor untuk berusaha (doing business) di Indonesia. Dengan 44 lokasi toko yang tersebar di kota-kota strategis di Indonesia mereka mempunyai opsi tambahan distribusi barang dengan memanfaatkan jaringan Mitra10 dan distribusi CSAP. Tanpa harus membuka toko, kantor cabang, maupun gudang di tiap kota sehingga dapat meningkatkan efektifitas biaya.

Erick Koswara, GM Marketing Communication Mitra10 menjelaskan, .Pembukaan toko Mitra10di berbagai kota di Indonesia merupakan komitmen berkelanjutan PT Catur Mitra Sejati Sentosauntuk hadir lebih dekat, dan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalammerenovasi ataumembangun rumah. Dengan dibukanya Mitra10 di Pondok Bambu untuk merelokasi Mitra10di Pekayon, jadi saat ini total yang kami memiliki menjadi 44 toko di 25 kota di Indonesia. Harapannya, Mitra10 di Pondok Bambu dapat menjadi destinasi masyarakat dalammemenuhi kebutuhan berbelanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah."

Andy Totong, Direktur PT Catur Sentosa Adiprana Tbk menambahkan, "Berawal dari tokoMitra10 yang mengawali debut-nya tahun 1997 dengan membuka toko pertama di Kalimalang sebagai pioneer Ritel Moderen Bahan Bangunan di Indonesia. Kini, di tahun 2022 akanmemiliki 45 superstore Mitra10.

Jika dihitung sejak 2009, secara bisnis Mitra10 telah tumbuh sebesar 7.2X dan memiliki area penjualan seluas >147.455m2 serta menawarkan lebih dari 65.000 SKU secara nasional.

Mitra10 tumbuh menjadi jaringan Ritel Moderen Bahan Bangunan & Home Improvement terbesar di Indonesia. Setelah pembukaan Mitra10 di Pekanbaru, Cibinong, danPondok Bambu, Perseroan masih akan menambahkan 1 toko barunya di kuartal ke-4 tahun ini. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

PEMILIK GERAI MITRA10 AKUISISI LAHAN DI SHILA, SAWANGAN.


[Saham CSAP] Kondisi perekonomian di Indonesia berangsur membaik pasca Pandemi Covid-19 yang terjadi selama dua tahun terakhir. Pemulihan ekonomi tersebut terjadi diberbagai sektor salah satunya adalah properti.

Menurut hasil survei yang dilakukan perusahaan konsultan properti, Knight Frank Indonesia pada April 2022, tercatat 90% responden menggambarkan optimisme mereka terhadap pulihnya sektor properti di tahun 2022. Hal tersebut didukung oleh banyak faktor diantaranya performa positif subsektor residensial yang masih mendominasi serta adanya insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung Pemerintah (DPT).

Optimisme serupa juga ditunjukan Vasanta Ecotown melalui perjanjian kerja sama dengan Mitra10 yang ditandatangani pada Senin, 13 Juni 2022. Ritel Modern Bahan Bangunan & home improvement yang berada dibawah naungan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk ini akan membeli lahan dan membuka gerai flagship store pertama di Vasanta Ecotown, Sawangan, Depok. Superstore Mitra10 ini ditargetkan mulai beroperasi di shopping street The Shoppes at Senopati Boulevard, Vasanta Ecotown pada tahun 2023.

Mengusung konsep belanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah dalam satu atap (one stop shopping for home) dengan "Murah, Lengkap dan Nyaman", Superstore Mitra10 nantinya akan berdiri di atas lahan seluas 11.462 m2 dengan luas bangunan 9.912 m2.

Chief Marketing Officer Vasanta Ecotown, Denny Asalim mengungkapkan kehadiran Mitra10 sebagai salah satu anchor tenant merupakan bagian dari komitmen merealisasikan area komersil Senopati Boulevard sebagai tujuan destinasi retail yang nyaman. Melalui kerja sama ini juga diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi dan properti di Indonesia.

"Vasanta Ecotown dan Mitra10 memiliki kesamaan value yaitu memberi kemudahan dan kenyamanan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup resident. Selain itu, objektif kami adalah mendukung pergerakan ekonomi, khususnya di Jawa Barat serta memberikan peluang investor dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia," ujar Denny.

General Manager Marketing Communications Mitra10, Erick Koswara menjelaskan Vasanta Ecotown memiliki beragam potensi yang menjanjikan bagi Mitra10. Dari sisi potensi pasar properti, kawasan ini dikelilingi residensial berupa rumah tapak dan apartemen, unit komersial seperti ruko, hingga cafe.

Lokasi Vasanta Ecotown yang strategis dan mudah diakses juga menjadi alasan utama untuk menarik minat pelanggan Mitra10, baik di Vasanta Ecotown maupun Depok dan sekitarnya. Terletak di Selatan Jakarta dan dapat ditempuh melalui Tol Depok-Antasari, maupun Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2) yang sudah beroperasional sejak tahun 2021.

Selain itu, keunggulan lain yang disuguhkan oleh Senopati Boulevard adalah Shopping Street sepanjang dua kilometer yang merupakan bagian dari masterplan projek Vasanta Ecotown. Puluhan brand ternama, sebut saja Starbucks, KFC, Burger King, Hokben, Holycow, Flip Burger, Vilo Gelato, Imperial Kitchen serta beberapa brand lainnya telah menyatakan minat untuk bergabung dengan Vasanta Ecotown.

"Pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Jabodetabek telah memberikan kontribusi yang besar ke pasar properti di Jakarta dan kota-kota satelitnya. Kami melihat potensi pembangunan ini dengan komitmen untuk memberikan pengembangan bernilai tinggi kepada semua pelanggan dan pemangku kepentingan. Kami sangat yakin Vasanta Group adalah mitra dengan reputasi baik dalam memberikan kualitas dan nilai tambah kepada pelanggan dan masyarakat," tutur Erick.

Bagi Mitra10, kehadiran gerai Mitra10 di Vasanta Ecotown ini akan menggenapi target kepemilikan hingga 100 gerai di Indonesia. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

OPTIMIS OUTLOOK 2022, CSAP EKSPANSI MITRA10 DI PEKANBARU.


PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) perusahaan Distribusi terbesar & terkemuka untuk Bahan Bangunan, Kimia dan Consumer Goods/FMCG, serta pemilik jaringan gerai ritel modern terbesar Bahan Bangunan & Home Improvement Mitra10 dan Home Furnishing Atria membuka tahun 2022 dengan ekspansi Mitra10 ke-43 ¬yang berlokasi di Riau, Pekanbaru.

Idrus Widjajakusuma, Corporate Secretary PT Catur Sentosa Adiprana Tbk menyatakan, CSAP selaku induk perusahaan dari Mitra10 optimis pertumbuhan ekonomi khususnya properti kian membaik di 2022. Tahun ini Perseroan berencana membuka 3-4 Mitra10 baru dan hari ini meresmikan Mitra10 ke-43 di Pekanbaru, Riau dan siap melayani pembeli di daerah Pekanbaru, Riau dan sekitarnya.

Bank Dunia dalam laporannya bertajuk Global Economic Prospects yang dipublikasikan pada Selasa (11/1/2022), menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan dapat mencapai 5,2 persen pada tahun 2022. Katalis positif pertumbuhan ekonomi Indonesia dikatakan bersumber dari permintaan yang kuat dari dalam negeri serta kenaikan harga komoditas.

Senada dengan pertumbuhan nasional, Bank Indonesia pun memperkirakan pertumbuhan ekonomi Riau akan berada pada kisaran 3-4 persen. Adapun produksi minyak yang terus meningkat menjadi katalis positif pertumbuhan daerah tersebut.

Pemilihan Kota Pekanbaru tidak lepas dari potensi kota tersebut. Sebagai ibukota provinsi Riau dan kota keempat dengan jumlah penduduk terbanyak di Pulau Sumatera setelah Medan, Palembang dan Bandar Lampung. Hal tersebut sesuai dengan target pasar Mitra10 yang menyasar pemilik properti sebagai target market utama, baik itu residensial (rumah tapak & vertikal), maupun komersial (café, restoran, ruko & rukan).

Lokasinya pun terletak strategis berada pada jalur Lintas Timur Sumatera, terhubung dengan beberapa kota seperti Medan, Padang dan Jambi, dengan wilayah administratif, diapit oleh Kab. Siak pada bagian utara dan timur, sementara bagian barat dan selatan oleh Kab. Kampar. Bahkan Pekanbaru telah menjadi kota metropolitan, yaitu dengan nama Pekansikawan, (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan).

Erick Koswara, General Manager Marketing Communication Mitra10 menjelaskan "Pembukaan toko Mitra10 di berbagai kota di Indonesia merupakan komitmen berkelanjutan PT Catur Mitra Sejati Sentosa untuk hadir lebih dekat, dan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam membangun rumah. Dengan dibukanya Mitra10 di Pekanbaru, saat ini kami telah memiliki 43 toko di 25 kota di Indonesia. Harapannya, Mitra10 di Pekanbaru dapat menjadi destinasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbelanja bahan bangunan dan perlengkapan rumah."

CSAP optimis pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat di 2022 dan melanjutkan rencana ekspansi agresifnya. Terlebih aktifitas masyarakat kian aktif guna mendorong laju pertumbuhan semenjak membaiknya penanganan pandemi dan semakin meratanya vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

Mitra10 Pekanbaru yang baru diresmikan tersebut menempati area lahan seluas 1,78 ha dengan luas bangunan 9.200 m2. Termasuk selling area seluas 9.200 m2 yang menampilkan 25.000 stock keeping unit (SKU/ item barang) yang terbagi dalam 13 kategori yang terdiri dari Cat dan variannya, lantai dan dinding, kamar mandi, dapur, pintu dan jendela, pipa/ plumbing, material bangunan, listrik, perkakas rumah (hardware), tools, hobi, perabot rumah tangga (houseware) hingga perlengkapan rumah tangga (home appliances).

Selain menjual brand-brand kenamaan dari principal, Perseroan juga memiliki House Brand yakni Zehn, Tidy, Sincere, Durafloor, Fiorano dan Ryobi.

Mitra10 memberikan perhatian lebih atas tata letak produk yang diatur secara menarik, penyediaan katalog produk yang informatif, penawaran harga dengan garansi harga yang kompetitif adalah bagian dari upaya untuk menambah dan memperkuat kualitas layanan Mitra10.

Slogan .Murah, Lengkap, dan Nyaman. adalah panduan Mitra10 dalam melayani dan memenuhi kebutuhan semua pelanggannya.

Untuk mendukung kenyamanan dan ketersediaan barang, Mitra10 Pekanbaru memiliki area Gudang seluas 3.100 m2 dan area parkir yang luas dan aman. Setidaknya 600 supplier memasok superstore ini yang 80% barangnya merupakan produk buatan dalam negeri. Sehingga pelanggan dimanjakan dengan kawasan berbelanja yang lengkap, aman dan nyaman.

Penerapan prodedur Kesehatan (prokes) juga diterapkan dengan ketat sesuai dengan arahan gugus tugas COVID-19 guna mencegah penyebaran COVID-19 di tempat umum. 99 tenaga lokal yang terserap dalam toko pun sudah mendapat vaksinasi secara lengkap.

Mitra10 merupakakan pelopor ritel bahan bangunan modern yang menerapkan konsep belanja bahan bahan bangunan dan perlengkapan rumah dalam satu atap. Berkat strategi ekspansi yang agresif, Mitra10 kini merupakan jejaring ritel bahan bangunan terbesar dan terlengkap di Indonesia. Bahkan tahun depan CSAP atau juga dikenal sebagai CSA grup menargetkan memiliki 50 gerai Mitra10 di seluruh Indonesia.

Selain itu, untuk kemudahan berbelanja, produk Mitra10 saat ini bisa didapatkan secara online melalui www.mitra10.com dan platform Digiretail dengan Whatsapp Business di nomor +62 87800021010. Hal tersebut dimungkinkan karena layanan digital Mitra10 berkonsep Omnichannel atau terdiri dari beberapa platform yang saling terintegrasi.

Medya Ika Ayu, Promotion & Advertising Manager Mitra10 menambahkan para pelanggan juga bisa menikmati berbagai promo menarik saat Grand Opening, seperti promo tebus murah, promo registrasi keanggotaan Mitra10, voucher belanja gratis, logam mulia, diskon khusus kartu kredit bank Mandiri dan Debit BRI hingga Crazy Price yang merupakan promo diskon produk khusus Grand Opening. Selain itu selama Grand Opening turut menghadirkan festival kuliner lokal untuk menambah pengalaman berbelanja para pelanggan Mitra10 Pekanbaru.

Hingga saat ini, Mitra10 telah beroperasi di wilayah kota-kota besar di Indonesia yakni: Jabotabek, Cikarang, Karawang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo, Semarang, Tegal Surabaya, Malang, Denpasar, Lampung, Palembang, Batam, Medan, Pekanbaru, Makassar, Balikpapan dan Banjarmasin.

ATRIA Hadir di Pekanbaru

CSAP pada Mitra10 Pekanbaru juga membuka gerai ke-16 Atria, gerai modern kategori Home Furnishing yang di kelola oleh Entitas Anak Perseroan, PT Catur Sentosa Berhasil (.CSB.) yang 99% sahamnya di miliki CSAP selaku pemegang saham pengendali.

Atria dikembangkan dengan konsep Shop in Shop, dimana gerai-gerai Atria berada dalam kawasan Superstore Mitra10. Konsep ini akan memudahkan konsumen dalam berbelanja, dimana seluruh kebutuhan rumah, terutama furniture dan aksesoris rumah bisa di dapatkan di Atria, sedangkan bahan bangunan dan Home Improvement bisa di dapat di Mitra10 yang berada dalam satu kawasan.

Showroom Atria seluas 1.010 m2 disusun dengan konsep interior modern dan didukung dengan pelayanan pelanggan terbaik, membuat Atria tempat yang paling nyaman untuk berbelanja berbagai macam kebutuhan furniture.

Pengunjung dapat memilih beragam produk furniture seperti: Aksesoris, Bedroom Set, Bed Gelar, Commercial, Dining, Kids, Living, Mattress, Office, Storage, Wardrobe, dsb.

Untuk memudahkan dan meningkatkan kenyamanan berbelanja, Atria saat ini juga memiliki platform penjualan online melalui www.atria.co.id dan marketplace dengan Chat Aja Belanja via Whatsapp di nomor +62 817 602 1910.(end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

[CSAP] PT Catur Sentosa Adiprana Tbk Genjot Pertumbuhan Tambah Empat Gerai Baru


Emiten pengelola gerai ritel modern Mitra10, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) fokus untuk menggenjot pertumbuhan di tahun ini dengan menambah empat gerai baru di beberapa kota. 

Sekretaris Perusahaan CSAP Idrus H. Widjajakusuma menuturkan, rencana ekspansi itu dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan pendapatan dari pembukaan gerai baru Mitra10. “Segmen retail modern Mitra10 diharapkan akan mendorong pertumbuhan pendapatan dengan rencana membuka 4 toko baru,” katanya kepada KONTAN, Senin (22/2). 

Idrus mengatakan hingga saat ini rencana penambahan empat toko baru tersebut yakni di Banjarmasin, Palembang, Tegal, dan Semarang dan sedang dalam tahap pembangunan. CSAP pun menargetkan satu gerai toko akan segera beroperasi pada kuartal 2/2021 dan sisanya akan beroperasi pada kuartal 3/2021. 

Lebih lanjut, ia mengatakan di tahun ini CSAP tidak berencana untuk mengakuisisi dan mengambil alih gerai Giant Express. “Tahun ini tidak ada rencana untuk mengambil alih/menempati area lama ex Giant. Begitu juga di lokasi-lokasi gerai kami lainnya,” ujar dia. 

Adapun CSAP juga optimistis lewat strategi ekspansi agresif ritel modern itu akan memberikan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Bahkan, perusahaan proyeksikan target pertumbuhan dapat meningkat hingga 10% di tahun ini.  Sementara itu, dari sisi target penjualan, CSAP berharap tahun ini pertumbuhan penjualan secara konsolidasi diharapkan naik 4,8% atau sekitar Rp 12,7 triliun. 

Adapun besaran alokasi untuk pembukaan gerai baru, CSAP telah menyiapkan anggaran belanja modal sebesar Rp 500 miliar di tahun ini. Dari jumlah tersebut modern ritel akan mengambil bagian 80% yang akan digunakan pembukaan gerai barunya. “Sementara sisanya akan kami gunakan untuk kebutuhan segmen distribusi,” jelasnya. 

Idrus menambahkan, agar semua target dapat tercapai, CSAP juga telah menyiapkan beberapa strategi bisnis diantaranya fokus menggenjot pertumbuhan bahan bangunan di produk housebrand untuk tahun ini.

Kemudian CSAP akan melakukan improvisasi supply chain dan logistik yang lebih baik untuk meningkatkan produkstifitas, dan melanjutkan proses digitalisasi dan teknologi hingga efisiensi biaya dan waktu agar proses operasi lebih efisien.

Adapun hingga tahun 2022 CSAP menargetkan akan memiliki 55 gerai Mitra10. Sejauh ini CSAP sudah memiliki 38 gerai Mitra10 yang tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Karawang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Sidoarjo, Surabaya, Denpasar, Lampung, Palembang, Batam, Medan, Makassar dan Balikpapan.

Sebagai informasi tambahan, hingga September 2020, CSAP mengantongi penjualan bersih hingga Rp 8,69 triliun. Realisasi itu naik 3,82% secara year on year (yoy) dari sebelumnya Rp 8,37 triliun. Sedangkan laba bersih CSAP melesat 47,88% yoy menjadi Rp 60,63 miliar. 

Sementara dari segmen distribusi rupanya masih menjadi penopang pendapatan hingga Rp 6,01 triliun. Jumlah tersebut meningkat 2,02% yoy dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun dari segmen retail juga tercatat naik hingga 8,09% yoy menjadi Rp 2,82 triliun. Dengan catatan, angka-angka tersebut belum dikurangi dengan eliminasi. 

Sumber: KONTAN

CSAP - ACES | Peritel Perabot Rumah Bersolek di Ujung Tahun


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang akhir tahun, prospek kinerja emiten ritel perabot dan perkakas rumah tangga mulai menggeliat. Selain memacu ekspansi, para peritel perkakas rumah tangga beradu strategi penjualan di sisa tahun ini.

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk melihat prospek bisnisnya masih tumbuh cukup baik pada tahun ini. Meski sektor properti masih lesu, sejauh ini emiten berkode saham CSAP di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut mencatatkan pertumbuhan cukup baik.

Sekretaris Perusahaan CSAP, Idrus H Widjajakusuma, menyebutkan kebutuhan renovasi rumah masih cukup baik. Secara siklus, hingga menjelang tutup tahun ini, permintaan terhadap produk building material masih meningkat bagi masyarakat yang ingin renovasi, perbaikan maupun ekspansi rumah tinggalnya. "(Bisnis) Distribusi kami masih tumbuh kurang lebih 7%-8% dan ritel tumbuh 19%-20%," kata dia kepada KONTAN, Selasa (17/9).

Hingga semester pertama tahun ini, CSAP meraih pertumbuhan penjualan bersih 8% year on year (yoy) menjadi Rp 5,35 triliun. Sampai akhir tahun nanti, Catur Sentosa akan menempuh sejumlah strategi, seperti meningkatkan house brand, melakukan remodelling, promosi gerai demi menggenjot penjualan.

Kini jumlah gerai CSAP mencapai 31 gerai dan hingga akhir tahun 2019 ditargetkan mencapai 34 gerai. Mereka siap membuka gerai di Surabaya, Solo dan Makassar menjelang tutup tahun ini.

"Total kebutuhan capex CSAP tahun 2019 mencapai Rp 550 miliar dengan perincian segmen distribusi sebesar Rp 50 miliar, sedangkan ritel modern sebesar Rp 500 miliar," ungkap Idrus.

Bukan hanya CSAP, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) melalui gerai Ikea juga menggenjot penjualan di sisa tahun ini. Ikea kerap mengeluarkan katalog tahunan di kuartal III. Strategi ini bisa menggenjot penjualan di akhir tahun secara signifikan.

PR Manager Ikea, Ririn Basuki, menyebutkan sejak mengeluarkan katalog tahun 2020 pada akhir Agustus lalu, trafik pengunjung ke gerai mereka meningkat drastis. Hal ini juga paralel dengan penjualan sejak awal September yang meningkat. "Jumlah trafik kunjungan naik dibandingkan tahun lalu," ujar dia.

Ikea bersama Guardian menjadi salah satu gerai milik HERO yang berkontribusi positif. Saat ini, Ikea fokus menyediakan produk yang sesuai preferensi masing-masing pelanggan.

Ririn bilang permintaan terhadap produk home improvement atau aksesori dan furnitur memiliki komposisi sama besar. Namun Ikea tak memerinci produk aksesori apa saja yang paling banyak diburu pelanggan.

Ikea bersiap membuka gerai kedua di wilayah Sentul pada kuartal keempat tahun ini. Sedangkan dua gerai lainnya menyusul dibuka pada tahun depan yakni di Jakarta dan Bandung.

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) juga menggelar aneka promo untuk menggenjot penjualan. Salah satunya dengan mengadakan Boom Sale sejak bulan ini hingga 1 Oktober 2019.

Senior Marketing & Communications Manager ACES, Malvin Tarigan, menyebutkan program ini merupakan harga paling hemat sepanjang tahun. Selain itu, di bulan September juga ACES meluncurkan program helpful station sebagai bagian dari customer shopping experience.

Boom Sale merupakan kesempatan bagi pelanggan untuk mendapatkan rangkaian produk pilihan ACES, mulai dari perkakas, perlengkapan rumah tangga, hobi, traveling, hingga otomotif dengan harga yang super hemat. "(Diskon) Hingga 50%, beli 1 gratis 1, buy more save more yaitu diskon lebih besar untuk pembelian dengan jumlah lebih banyak, hingga product bundling untuk paket produk pilihan dengan harga khusus," ujar dia.

Berita Saham CSAP | 26 Desember 2018

CSAP TINGKATKAN MODAL DI ANAK USAHA

IQPlus, (26/12) -  PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) melakukan peningkatan modal di anak usahanya PT Catur Sentosa Anugerah (CSAN) pada 21 Desember 2018.

Menurut keterangan perseroan Rabu disebutkan, peningkatan modal tersebut berupa peningkatan modal dasar sebesar Rp200 miliar dan peningkatan modal ditempatkan perseroan pada CSAN sebesar Rp30 miliar.

CSAN merupakan entitas anak perseroan dengan kepemilikan 99% dan laporan keuangan CSAN dikonsolidasikan ke perseroan. CSAN bergerak di bidang perdagangan besar, makanan, minuman ringan dan kebutuhan sehari-hari.

Dengan demikian maka modal disetor perseroan di CSA menjadi Rp300 miliar sedangkan modal ditempatkan menjadi Rp110 miliar. (end)


Analisa Saham CSAP | 18 Juli 2018


Konglomerasi bisnis Thailand, Siam Cement Group (SCG), telah resmi masuk menjadi pemegang saham PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP). SCG masuk ke CSAP anak usahanya SCG Retail Holding Company. Skemanya melalui jalur penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement senilai Rp 324 miliar  dengan harga pelaksanaan Rp 800 per saham.

Analis Binaartha Parama Sekuritas M Nafan Aji mengatakan, kepemilikan saham SCG di CSAP merupakan salah satu bentuk investasi supaya mereka mendapatkan manfaat yang maksimal. Nafan menilai, dengan masuknya SCG, kinerja CSAP akan mampu terdorong di semester II. "Aksi korporasi ini akan cukup berdampak pada penguatan modal dan penurunan rasio utang perusahaan" imbuhnya.

Meski demikian, Nafan merekomendasi para investor untuk hold sementara saham CSAP. "Saat ini harga CSAP sudah terlampau tinggi. Bahkan price earning ratio (PER) pun sudah terlalu mahal mencapai 34,9 kali" ujarnya.

Sementara, analis Semesta Indovest Sekuritas Aditya Perdana Putra menilai, Secara peforma finansial, CSAP belum cukup menarik untuk prospek jangka panjang. Ini tercermin dari kinerja kuartal I 2018 CSAP. Di periode itu laba perusahaan ini turun 32 %. "Selain itu, dari sisi penjualan, kenaikannya belum terlalu positif, prospek jangka panjang masih belum pasti," kata Aditya.

http://investasi.kontan.co.id/news/scg-masuk-analis-sarankan-hold-sementara-saham-catur-sentosa