PT Vale Indonesia Tbk Gunakan US$1,05 JUTA untuk Eksplorasi Maret Kemarin | Saham INCO

IQplus, (09/04) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar US$1.052.201 untuk kegiatan eksplorasi bulan Maret 2020 yang masih berlanjut pada daerah-daerah dalam kontrak karya.

Menurut keterangan perseroan yang diperoleh Kamis disebutkan, daerah eksplorasi tersebut yakni Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area di Sulawesi Selatan serta Blok Bahodopi di Morowali Sulawesi Tengah serta Blok Pomalaa di Kolaka Sulawesi Tenggara.

Eksplorasi dilakukan oleh perseroan bersama dengan pihak ketiga yakni kontraktor pengeboran. Hasil pengujian sedang dalam proses penghitungan sumberdaya dan cadangan dengan metoda ordinary krigging di Sorowako. (end)

PT Ciputra Development Tbk Alami Penurunan Pendapatan | Saham CTRA

IQPlus,(09/02) - PT Ciputra Development Tbk (CTRA) meraih pendapatan sebesar Rp7,61 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari pendapatan Rp7,67 triliun hingga periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok turun jadi Rp3,82 triliun dari Rp4,04 triliun dan laba kotor naik jadi Rp3,79 triliun dari laba kotor Rp3,63 triliun tahun sebelumnya.

Laba usaha naik menjadi Rp2,19 triliun dari laba usaha Rp2,15 triliun tahun sebelumnya. Laba sebelum pajak penghasilan turun jadi Rp1,32 triliun dari laba sebelum pajak Rp1,35 triliun tahun sebelumnya.

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun jadi Rp1,16 triliun dari laba Rp1,18 triliun tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp36,19 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari total aset Rp34,29 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Chandra Asri Distribusikan Alat Medis ke RS di Cilegon dan Banten | Saham TPIA

IQPlus, (09/04) -  Chandra Asri bersama dengan Sulfindo Adiusaha telah mulai mendistribusikan ribuan peralatan medis seperti alat rapid test, baju pelindung diri, masker serta sarung tangan ke Rumah Sakit Krakatau Medika Cilegon, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten, RSUD Kabupaten Serang dan RSUD Kota Cilegon demi membantu pemerintah Indonesia dan Pemerintah Provinsi Banten termasuk Pemerintah Kota Cilegon dan Pemerintah Kabupaten Serang dalam menangani pandemi COVID-19. Pendistribusian alat medis ini mulai dilakukan saat ini dan secara bertahap pada minggu yang akan datang.

Presiden Direktur Chandra Asri, Erwin Ciputra mengatakan dengan meningkatnya jumlah pasien COVID-19, peran rumah sakit di Cilegon dan Serang menjadi semakin krusial. Sebagai bagian dari masyarakat Cilegon dan Serang, kami ingin turut meringankan beban rumah sakit dalam penyediaan peralatan medis. Kami berharap dukungan kami ini dapat membantu lapisan masyarakat yang paling membutuhkan bantuan medis.

Boediarto Boentaran, Chief Executive Officer dari PT Sulfindo Adiusaha mengatakan bantuan ini merupakan wujud kepedulian kami sebagai perusahaan yang berada di wilayah 

"Kami tetap akan selalu mendukung pemerintah dalam rangka percepatan penanganan COVID-19 dan secara konsisten akan mendorong dan mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat mulai dari lingkungan perusahaan," katanya lagi.

Selain itu, Chandra Asri juga mendonasikan masker langsung kepada ratusan personel dari Kantor Walikota Cilegon, Polsek Anyer, Polsek Ciwandan, Koramil Ciwandan, Polres Cilegon, Kodim Cilegon, Obvit Polda, Puskesmas Ciwandan, Puskesmas Citangkil, Puskesmas Puloampel, Puskesmas Anyer. (end)

PT Bank Central Asia Tbk Alokasikan 47% Laba Untuk Dividen | Saham BBCA

IQPlus, (09/04) - PT Bank Central Asia Tbk membagikan dividen hingga 47,9 persen atau Rp13,6 triliun dari total laba bersih 2019 yang sebesar Rp28,6 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

.Dividen tersebut meningkat cukup signifikan yaitu sebesar 15,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya,. dikutip dari pernyataan resmi manajemen perusahaan usai RUPST, yang digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19, di Jakarta, Kamis.

Angka itu setara dengan pembagian dividen tunai sebesar Rp555 per saham. Dividen tunai tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp100 per saham yang telah dibagikan pada tanggal 20 Desember 2019.

Pemberian dividen tunai dari perolehan laba 2019 ini mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan bisnis, tercukupinya kebutuhan modal untuk aksi korporasi akuisisi dua bank, serta adanya potensi penurunan beban modal atau capital charge terkait dengan perubahan metode perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) risiko operasional.

"Ke depan, BCA akan terus mengkaji besarnya dividen yang akan diberikan sesuai kondisi pasar dan performa bisnis perseroan dari tahun ke tahun,. ujar bank swasta terbesar di Tanah Air itu.

Dalam RUPST Kamis ini, BCA juga mengangkat Haryanto Tiara Budiman sebagai direktur yang merangkap Direktur Kepatuhan dan Gregory Hendra Lembong sebagai direktur. Haryanto dan Gregory akan efektif pada hari kerja pertama bulan berikutnya setelah perseroan menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pengangkatan tersebut.

"RUPST juga menerima pengunduran diri Inawaty Handojo selaku Direktur (merangkap Direktur Kepatuhan) Perseroan yang akan berlaku sejak Haryanto Tiara Budiman efektif menjabat sebagai Direktur (merangkap Direktur Kepatuhan) perseroan," tulis BCA.

Pengangkatan dua anggota direksi baru BCA tersebut untuk melengkapi kapabilitas manajemen BCA dalam mengembangkan bisnis perseroan dalam menghadapi dinamika bisnis di tengah kompetisi ketat dan perkembangan teknologi digital di masa depan.(end/ant)

PT Surya Toto Indonesia Tbk Alami Penurunan Penjualan | Saham TOTO

IQPlus, (09/04) - PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) meraih penjualan neto Rp2,06 triliun hingga periode 31 Desember 2019 turun dari penjualan neto Rp2,23 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto turun menjadi Rp385,00 miliar dari laba bruto Rp587,71 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha turun menjadi Rp159,13 miliar dari laba usaha Rp448,65 miliar.

Laba sebelum beban pajak turun menjadi Rp185,48 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp451,99 miliar dan laba tahun berjalan turun menjadi Rp140,59 miliar dari laba tahun sebelumnya yang Rp346,69 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp2,92 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik tipis dari total aset Rp2,89 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Cahaya Bintang Medan Tbk Optimis Pasar Furniture Meningkat | Saham CBMF

IQPlus, (09/04) -  Direktur Utama PT Cahaya Bintang Medan Tbk, Suwandi memperkirakan pasar furniture di Tanah Air akan meningkat setiap tahun. Adapun peningkatan pembelian furniture didorong oleh penguatan pada permintaan atas perumahaan.

Suwandi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar untuk pengembangan industri furniture. Tidak hanya karena bahan baku yang melimpah, sumber daya manusia (SDM) terampil, tetapi juga keragaman corak dari budaya lokal yang unik. Kebutuhan furniture yang meningkat dari tahun ke tahun menjadikan industri ini cukup potensial untuk pertumbuhan ekonomi nasional melalui pasar ekspor. 

"Pertumbuhan bisnis properti dalam negeri tentu sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan industri furniture. Pasar domestik selalu mengalami pertumbuhan cepat serta diversifikasi juga naik, terutama pada kalangan kelas menengah. Meningkatnya industri perumahan dan meningkatnya populasi perkotaan serta perumahan akan mendukung pertumbuhan pasar furniture,"ungkap Suwandi.

Dalam rangka untuk mendukung  laju bisnisnya, kata Suwandi, PT Cahaya Bintang Medan Tbk., perusahaan yang bergerak di bidang industry mebel ini menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 375.000.000 (tiga ratus tujuh puluh lima juta) saham. Besaran saham setara dengan 20% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan, dengan harga Rp 160 per saham. 

Perseroan menunjuk PT Indocapital Sekuritas dan PT Semesta Indovest Sekuritas selaku Join Lead Underwriter. Perseroan didirikan pada tahun 2012 dan berhasil memproduksi dan menguasai pasar di seluruh Sumatera. Pemegang saham pengendali Perseroan adalah PT Richiwa Sakti Indonesia sebesar 84,67% dan sisanya sebesar 15,33% dipegang oleh PT Sinar Makmur Rezeki. 

Achmad Budijanto, Presiden Direktur PT Indocapital Sekuritas yang merupakan Penjamin Pelaksana Emisi Efek menjabarkan bahwa Perseroan mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 31 Maret 2020. Selama masa penawaran umum tanggal 3-6 April 2020, saham PT Cahaya Bintang Medan Tbk mendapatkan minat yang positif dari para investor, terbukti dengan terserapnya seluruh saham Perseroan. 

Lebih lanjut, Achmad Budijanto menjelaskan dari aksi korporasi ini, Perseroan akan menerima dana segar sebesar Rp 60 miliar dimana 52% dana tersebut akan digunakan untuk pembelian mesin produksi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Selebihnya, sebesar 48% dana akan digunakan sebagai modal kerja Perseroan. (end/as)

PT Adhi Karya Tbk Raih Kontrak Pembangunan Jaringan Gas Perumahan di Aceh | Saham ADHI

IQPlus, (09/04) - Hingga Bulan Maret 2020, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat perolehan kontrak baru sebesar Rp2,5 triliun (di luar pajak). Realisasi perolehan kontrak baru di bulan Maret 2020 didominasi oleh Pembangunan Jaringan Gas  Perumahan di Aceh dan Sumatera Utara (Rp142,1 miliar) dan Pembangunan Simpang Susun di Sragen, Jawa Tengah (Rp129,4 miliar), demikian keterangan perseroan Rabu.

Kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada Maret 2020, meliputi lini bisnis Konstruksi & Energi sebesar 94%, Properti sebesar 5% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya. Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek Gedung sebesar 26%, jalan dan jembatan sebesar 7%, serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api, dan proyek-proyek EPC sebesar 67%. Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari Pemerintah sebesar 70%, BUMN sebesar 19%, sementara Swasta/Lainnya sebesar 11%.

Untuk progres pembangunan LRT Tahap I Sampai dengan 20 Maret 2020 progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 70,9%. Rincian progres pada setiap lintas pelayanannya sebagai berikut:
. Lintas Pelayanan 1 - Cawang . Cibubur : 87,6%
. Lintas Pelayanan 2 - Cawang . Kuningan . Dukuh Atas : 66,2%
. Lintas Pelayanan 3 - Cawang . Bekasi Timur : 63,0%

PT Perusahaan Gas Negara Terapkan Catat Meter Mandiri | Saham PGAS

IQPlus, (09/04) - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) mengeluarkan kebijakan pencatatan meter secara mandiri atas pemakaian gas selama status darurat pandemi COVID-19 untuk pelanggan rumah tangga dan pelanggan kecil.

Dalam rangka mendukung Pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, PGN meniadakan pelaksanaan pembacaan angka stand meter oleh petugas pencatat meter PGN untuk pelanggan rumah tangga dan pelanggan kecil,  mulai April sampai Mei 2020, demikian informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Sebagai ganti pelaksanaan pencatatan angka stand meter gas untuk mengetahui jumlah pemakaian gas, pelanggan dapat melaporkan dengan cara mengirimkan foto angka stand meter dan caption NomerPelanggan#angkaStand ke whatsapp nomor 083820341177 atau dengan mengunduh aplikasi Catat Meter Mandiri di Google Playstore, lalu pilih menu .pencatatan langsung..

Bagi pelanggan yang tidak melaporkan atau menyukai kepraktisan, PGN akan mengestimasikan volume penggunaan berdasarkan pemakaian 3 bulan terakhir. Setelah masa status darurat COVID-19 selesai,  akan dilakukan pencatatan secara aktual dan bila ada ketidaksesuaian, maka akan dilakukan koreksi pada bulan berikutnya.

Direktur Komersial PGN, Dilo Seno Widagdo mengungkapkan kebijakan ini diputuskan dengan berbagai pertimbangan dan tetap mengutamakan kenyamanan pelanggan. Saat ini, tercatat ada 130  petugas pemeliharaan jaringan gas PGN untuk Rumah Tangga dan Pelanggan Kecil (jargas) di 18 wilayah area operasi PGN. Jumlah pelanggan jargas sudah lebih dari 250 ribu pelanggan, yang setiap bulannya dilakukan pencatatan meter oleh Petugas PGN.

"Pelanggan disarankan untuk melakukan registrasi, agar mendapatkan kemudahan lainnya. Selain Pencatatan Langsung, di dalamnya terdapat beberapa menu lain seperti histori pemakaian selama 3 bulan terakhir dan pelaporan gangguan. Melalui aplikasi ini, diharapkan pelayanan untuk pelanggan dapat tetap berjalan, sekaligus untuk mengurangi risiko interaksi di tengah kondisi darurat COVID-19," jelas Dilo.(end)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rekonstruksi Simpang Susun Cikunir | Saham JSMR

IQPlus, (09/04) -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali memulai pekerjaan pemeliharaan berupa rekonstruksi 'rigid pavement' Simpang Susun (SS) Cikunir pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Pekerjaan pemeliharaan yang telah memasuki siklus kelima ini akan berlangsung selama 14 hari ke depan sejak hari ini hingga Selasa (21/04)," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru di Bekasi, Rabu petang.

Dwimawan mengatakan waktu pekerjaan pemeliharaan tersebut setiap hari berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB.

Sementara itu lokasi pekerjaan pemeliharaan jalan terletak di Ramp 5 Simpang Susun Cikunir Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek atau tepatnya di lajur 2 KM 10+450 hingga Km 10+600 Jalur Kanalisasi Ramp SS Cikunir arah Jatiasih dan Rorotan menuju Cikampek dengan bentang pekerjaan sepanjang 140 meter.

Selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung, PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC) sebagai penanggung jawab pekerjaan siklus lima akan menutup satu lajur di sisi kanan.

"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi. PT JJC bekerja sama dengan kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas," ungkapnya.

Rekayasa lalu lintas itu di antaranya sistem buka tutup lajur 1 dan 2 pada Jalur Kanalisasi Ramp Cikunir arah Jatiasih dan Rorotan di lokasi pekerjaan dan memanfaatkan dua sodetan dari Jalur Kanalisasi menuju jalur utama.

"Jika kepadatan masih berlanjut, akan dilaksanakan contra flow secara situasional dengan titik awal KM 08+000 sampai KM 11+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek," kata dia.

Pihaknya juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan 'Variable Message Sign' di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.(end)

PT FKS Multi Agro Tbk Alami Penurunan Laba | Saham FISH

IQPlus, (09/04) - PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar US$11,20 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari laba US$12,36 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendaptan relatif sama yakni US$1,022 miliar dengan tahun sebelumnya namun penurunan beban pokok pendapatan jadi US$970,16 juta dari US$977,28 juta membuat laba bruto naik menjadi US$52,03 juta dibandingkan laba bruto US$44,93 juta.

Laba usaha naik menjadi US$22,21 juta dari laba usaha US$19,85 juta tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi US$16,71 juta dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang US$16,12 juta.

Total aset perseroan mencapai US$426,27 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari total aset US$431,54 juta yang tercatat hingga 31 Desember 2018. (end)

PT Surya Esa Perkasa Tbk Raih Kenaikan Pendapatan | Saham ESSA

IQPlus, (09/04) - PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) meraih pendapatan sebesar US$221,91 juta hingga periode 31 Desember 2019 naik dibandingkan pendapatan US$148,04 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok pendapatan naik lebih tinggi menjadi US$181,71 juta dari US$84,95 juta membuat laba kotor turun menjadi US$40,20 juta dari laba kotor US$63,09 juta.

Rugi sebelum pajak tercatat sebesar US$11,53 juta dibandingkan laba sebelum pajak yang diraih sebesar US$24,42 juta tahun sebelumnya. Manfaat pajak tercatat sebesar US$12,12 juta turun dari manfaat pajak US$15,20 juta membuat laba tahun berjalan menjadi US$589,94 ribu turun dari laba tahun sebelumnya yang US$39,63 juta.

Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih US$2,64 juta turun dari laba bersih US$33,90 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai US$895,31 juta hingga periode 31 Desember 2019 turun dari total aset US$912,04 juta hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Metropolitan Land Tbk Alami Pertumbuhan Laba | Saham MTLA

IQPlus, (09/04) - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencatata laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp486,97 miliar hingga periode 31 Desember 2019 naik tipis dari laba Rp481,70 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan naik menjadi Rp1,40 triliun  dari Rp1,38 triliun tahun sebelumnya dan beban pokok pendapatan naik menjadi Rp872,92 miliar dari Rp530,44 miliar membuat laba bruto turun menjadi Rp739,84 miliar dari laba bruto Rp848,42 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp490,46 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp508,30 miliar. Jumlah aset perseroan mencapai Rp6,11 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik dari jumlah aset Rp5,19 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

PT Aesler Grup Internasional Tbk Bidik Laba Tumbuh 38% | Saham RONY

IQPlus, (09/04) - PT Aesler Grup Internasional Tbk semakin percaya diri pasca menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menjadi perusahaan terbuka (Tbk) diharapkan perusahaan semakin lincah dalam menjalankan bisnisnya.

Pendapatan Aesler pada akhir tahun 2020, diproyeksikan akan bertumbuh sebesar 67,40% dibandingkan dengan pendapatan pada akhir tahun 2019, dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 38,26%. Menurut Jang Rony Yuwono, Presiden Direktur Aesler, hal ini disebabkan terdapat beberapa kontrak baru yang diperoleh perusahaan, juga terdapat tambahan pendapatan dari fit out yang akan mulai ditekuni oleh Aesler setelah mendapatkan dana penawaran umum. 

"Hingga saat ini, Aesler melihat bahwa terdapat potensi besar pada permintaan high rise building di Indonesia, didukung dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi di Indonesia dan ketersediaan lahan di kotakota besar. Hal tersebut akan berpengaruh pada meningkatnya permintaan pada kegiatan penyediaan jasa manajemen konstruksi dan kebutuhan penyediaan blueprint untuk pembangunan gedung-gedung,"ujarnya.

Seperti diketahu, PT Aesler Grup Internasional Tbk hari ini perusahaan yang bergerak di bidang arsitektur resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Tercatatnya saham Aesler (kode saham RONY) merupakan langkah terakhir dari proses pelaksanaan Penawaran Umum Perdana Saham yang sudah dipersiapkan Aesler dalam beberapa bulan terakhir. 

Melalui penawaran umum tersebut, Aesler menawarkan saham baru kepada publik sebanyak 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta) lembar saham atau setara dengan 20% jumlah modal ditempatkan dan disetor. Saham tersebut dikategorikan sebagai efek Syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lebih lanjut, Aesler berhasil menghimpun dana sebesar Rp 25 miliar, yang mana sekitar 55%-nya akan digunakan untuk pembelian alat seperti komputer untuk real-time rendering dan mesin fit-out, sedangkan 45% sisanya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. 

"Dengan adanya penambahan teknologi yang digunakan, kami berharap dapat bekerja dengan lebih cepat dan efisien, sehingga bisa menghasilkan pendapatan lima kali lebih besar dibandingkan periode sebelumnya,: kata Jang Rony.

"Tercatatnya Aesler di BEI merupakan key milestone dalam perjalanan Aesler. Dengan menjadi perusahaan publik, Aesler akan melangkah sebagai perusahan yang accountable, transparan dan bertanggungjawab kepada seluruh investor, masyarakat dan seluruh stakeholders dalam menjalankan bisnisnya. Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan publik yang telah ikut berpartisipasi pada saham Aesler. Perlu diketahui bahwa Aesler merupakan perusahaan arsitektur pertama yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Kami yakin bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat melalui penawaran umum ini dapat mendorong pertumbuhan dan pengembangan bisnis Aesler sehingga dapat menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang," tambah Jang Rony. (end/as)

Rekomendasi Saham IPOT | INAF, KAEF, ICBP

IHSG (4.480-4.780) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 4.480 kemudian 4.310 dengan resist di level 4.780 dan 4.940.

INAF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.270 kemudian 1.335 dengan support di level 1.060, cut loss jika break 950.

KAEF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.450 kemudian 1.560 dengan support di level 1.220, cut loss jika break 1.145.

ICBP (SELL) : Target pelemahan harga pada level 9.275 kemudian 9.000 dengan resist di level 9.950 dan 10.225.

XPES (SELL) : Target pelemahan harga pada level 294 kemudian 283 dengan resist di level 320 dan 334.

XPID (SELL) : Target pelemahan harga pada level 367 kemudian 350 dengan resist di level 401 dan 418.

XIHD (SELL) : Target pelemahan harga pada level 337 kemudian 318 dengan resist di level 369 dan 391.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9ncq

Panin Daily Technical | GGRM, KAEF, WIKA,WSKT,

Daily Technical 9 April 2020

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 9 April 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -151,94 poin (-3.17%) menuju level 4.626,69 pada perdagangan hari Rabu 8 April 2020 kemarin. IHSG menurun setelah kegagalannya menembus resistance 4.811, dan membentuk pola evening star, dengan demikian, secara teknikal IHSG kembali menurun.

Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 4.500 s/d 4.720.
[GGRM]
Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang secara teknikal merupakan pola pembalikan arah menguat.
Rekomendasi: Speculative buy 45000 s/d 47000, TP 50000, stop loss <44000.
Support: 44000.
Resistance: 50000.

[KAEF]
Sideways Trend: Memasuki pergerakan sideways dalam range 1040 s/d 1425.
Rekomendasi: Trading dalam range tersebut.
Support: 1040.
Resistance: 1425.


[WIKA]
Testing Support: Menguji support pada 1135, jika mampu dipertahankan maka penguatan berlanjut kembali.
Rekomendasi: Speculative buy 1120 s/d 1135, TP 1250, stop loss <1100.
Support: 1135 s/d 1100.
Resistance: 1250.

[WSKT]
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 yang merupakan indikasi penguatan jangka pendek secara teknikal, penurunan yang terjadi kemarin belum mematahkan tren yang sudah terbentuk.
Rekomendasi: Hold, TP 735 s/d 750.
Support: 540.
Resistance: 750.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Analisa Saham PTRO | 9 April 2020

Saham PTRO pada tanggal 8 April 2020 ditutup stabil pada harga 1335 dengan ekor panjang di bawah candlestick. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 60% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area overbought ke atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan sideway naik.

Rekomendasi :
Beli hanya jika braekout di atas 1395 
Jika naik di atas 1395 maka berpeluang ke 1500
Jika turun di bawah 1270 maka berpeluang ke 1055
Hati-hati dengan potensi koreksi jangka pendek.

Disclaimer ON


Kami juga merekomendasikan anda untuk menyimak yang di bawah ini:

Ichimoku Kinko Hyo Lengkap dengan Penjelasan Strategi Trading

Jangan lupa like, subscribe dan share channel youtube : 

Analisa Saham ERAA | 9 April 2020

Saham ERAA pada tanggal 8 April 2020 ditutup melemah pada harga 1130, turun -6,61%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 55% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan sideway naik.

Rekomendasi :
Beli jika breakout 1260
Jika naik di atas 1260 maka berpeluang ke 1420
Jika turun di bawah 960 maka berpeluang ke 920-855

Disclaimer ON


Kami juga merekomendasikan anda untuk menyimak yang di bawah ini:

Bollinger Bands Lengkap dengan Penjelasan Strategi Trading

Jangan lupa like, subscribe dan share channel youtube : 

Analisa Saham INAF | 9 April 2020

Saham INAF pada tanggal 8 April 2020 ditutup menguat pada harga 1165, naik 7,87%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 524% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke atas dan baru saja mengalami golden cross. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Rekomendasi :
BElI
Jika naik di atas 1215 maka berpeluang ke 1375
Jika turun di bawah 1050 maka berpeluang ke 1015-910

Disclaimer ON


Kami juga merekomendasikan anda untuk menyimak yang di bawah ini:

MACD (Moving Average Convergence Divergence) Lengkap dengan Penjelasan Strategi Trading

Jangan lupa like, subscribe dan share channel youtube : 

MNC Daily Scope Wave | ACES, CPIN, BBRI, GGRM

MNC Daily Scope Wave

9 April 2020

IHSG kembali terkoreksi cukup agresif sebesar 3,2% ke level 4,626. Selama IHSG tidak turun di bawah 4,393, maka pergerakan IHSG masih merupakan bagian dari wave C dari wave (4) (biru) atau wave 1 (alternatif merah), dimana IHSG masih berpeluang menguat kembali dan menguji area 5,000-5,100 sekaligus mencoba untuk menutup gap. Namun, dalam jangka pendek kami memperkirakan IHSG akan terkoreksi terlebih dahulu ke area 4,450-4,570 pada area retracement 78.6. Tetap waspadai koreksi yang akan muncul setelah IHSG mengkonfirmasi membentuk wave (4) atau wave 1 dalam skenario alternatif.
Support: 4,550, 4,400
Resistance: 4,700, 4,900

ACES - Buy on Weakness (1,235)

Kami memperkirakan saat ini posisi ACES sedang berada di awal wave [c] dari wave 2, dimana ACES berpotensi melanjutkan koreksinya untuk membentuk wave [c] dari wave 2 terlebih dahulu. Selanjutnya, ACES berpeluang untuk menguat kembali untuk membentuk wave 3.
Buy on Weakness: 1,130-1,200
Target Price: 1,450, 1,550
Stoploss: below 1,000

CPIN - Buy on Weakness (4,540)

Pada perdagangan kemarin (8/4), koreksi CPIN sudah mencapai retracement 50. Selama tidak terkoreksi di bawah 3,800, maka pergerakan CPIN saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave [b] dari wave 4. Dimana CPIN akan terkoreksi terlebih dahulu, lalu CPIN akan berpeluang berbalik menguat untuk membentuk wave [c] dari wave 4.
Buy on Weakness: 4,200-4,350
Target Price: 5,325, 5,500
Stoploss: below 3,800

BBRI - Buy on Weakness (2,820)

Pada perdagangan kemarin (8/4), BBRI terkoreksi secara agresif dan mengalami auto reject bawah. Kami memperkirakan saat ini BBRI sedang berada di wave [c] dari wave B, dimana BBRI masih berpotensi terkoreksi untuk membentuk wave [c] dari wave B. Selanjutnya, apabila sudah terkonfirmasi membentuk wave B, maka BBRI berpeluang kembali menguat membentuk wave C. Skenario ini akan gagal apabila BBRI terkoreksi menembus 2,440 kembali.
Buy on Weakness: 2,600-2,700
Target Price: 3,350, 3,880
Stoploss: below 2,440

GGRM - Sell on Strength (47,000)

Koreksi GGRM kemarin (8/4) tertahan oleh retracement 38.2, dimana kami memperkirakan saat ini posisi GGRM sedang berada di awal wave [b] dari wave B. GGRM berpotensi melanjutkan koreksinya minimal ke area 44,500 dan idealnya diperkirakan menuju ke area 39,000-42,000.
Sell on Strength: 47,000-49,000

Disclaimer On

Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives | BBRI, KAEF, MYOR, MDKA, BBCA

New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives 

Thursday (09/04/2020)
(Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)


IDX Composite 4,576 - 4,690

SUMMARY: SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): SELL
STOCH (9,6): OVERBOUGHT
MACD(12,26): SELL
ATR (14): NEUTRAL
ADX (14): STRONG SELL
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): NEUTRAL
VO: BUY
ROC: OVERBOUGHT
WILLIAMS R: BUY
BULLBEAR (13): SELL

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


STOCKS PICK:

BBRI 2,800 - 3,140

TECHNICAL INDICATORS: BUY 2,810
TARGET PRICE: 3,140
STOP-LOSS: 2,790

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


KAEF 1,215 - 1,505

TECHNICAL  INDICATORS: BUY 1,220
TARGET PRICE: 1,505
STOP-LOSS: 1,210

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


MYOR 1,855 - 1,935

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,860
TARGET PRICE: 1,935
STOP-LOSS: 1,850

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


MDKA 1,200 - 1,310

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,205
TARGET PRICE: 1,310
STOP-LOSS:1,195

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


BBCA 27,775- 28,950

TECHNICAL INDICATORS: BUY 27,800
TARGET PRICE: 28,950
STOP-LOSS: 27,750

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


(Dr Cand. ES, CSA®., CIB®-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Update Harga Komoditas dan Indeks | 9 April 2020


Dow rallies 700 points, retakes 23,000 as market rebound continues

Stocks surged on Wednesday after Sen. Bernie Sanders dropped out of the presidential race, relieving some of Wall Street’s political concerns amid the economic crisis stemming from the coronavirus.

Dow.......23434    +779.7    +3.44%
Nasdaq..8091     +203.6    +2.58%
S&P 500..2750    +90.6      +3.41%

FTSE.......5678      -26.7       -0.47%
Dax.........10333    -23.8       -0.23%
CAC.........4443     +4.5        +0.10%

Nikkei....19353    +406.1    +2.13%
HSI.........23970    -282.9     -1.17%
Shanghai.2815     -5.4         -0.19%
ST Times.253¥     -32.5       -1.26%

IDX........4626.70   -151.94  -3.18%
LQ45......697.73    -32.02     -4.93%

Indo10Yr...8.4249         -0.0094     -0.11%
ICBI...........266.1834   +0.1350     +0 .05%
US10Yr.......0.7640      +0.0280    +3.80%
VIX..............43.35       -3.35          -7.17%

USDIndx ....100.1420   +0.1700    +0.17%
Como Indx...129.19      +1.24        +0.97%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL..............5.47   -0.06         -1.08%
 (Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS...223.146     +5.966     +2.626%   
 (5-yr INOCD5) 

IDR.......16250.00    +50.500     +0.31%
Jisdor...16245          -165.00      -1.00%

Euro.........1.0858    -0.0037   -0.34%

TLKM.......19.46     -0.59         -2.94%
(3161)
EIDO........15.32     -0.16         -1.03%
EEM.........35.48    +0.36        +1.03%

Oil..........25.09          +0.82        +3.38%
Gold ....1684.30        +3.40       +0.20%
Timah...14477.50     -282.50    -1.91%
Nickel....11507.50    +67.50     +0.59%

Coal price....62.65   -1.15      -1.80%
(Apr/Newcastle)
Coal price..59.75   -1.75      -2.84%
(May/Newcastle)
Coal price....46.60   -0.45      -0.96%
(Apr/Rotterdam)
Coal price....47.20   -0.90      -1.87%
(May/ Rotterdam)

CPO(Jun)..2363       +48        +2.07%
(Source: bursamalaysia.com)           
Corn............330.00  -1.50      -0.45%
SoybeanOil...27.18   -0.30     -1.09%
Wheat.........548.25   -1.00     -0.18%

Rubber......152.10    +2.10     +1.40%

( DE/ Phintraco(AT)  09 -04-20)