SAMPAI AGUSTUS PTPP RAIH KONTRAK BARU Rp11,24 TRILIUN


PT PP (Persero) Tbk (PTPP) salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia berhasil meraih perolehan kontrak baru sampai dengan Agustus sebesar Rp11,24 triliun.

Novel Arsyad Direktur Utama PTPP mengatakan kontrak-kontrak baru tersebut terus diraih oleh Perseroan di tengah kondisi pandemik Covid-19 saat ini.

"Pencapaian kontrak baru sebesar Rp11,24 triliun tersebut terdiri dari kontrak baru Induk Perseroan sebesar 84% dan Anak Perusahaan sebesar 16%," ujar Novel dalam siaran pers yang diterima, Kamis.

Lebih lanjut Ia menuturkan beberapa proyek yang berhasil diraih Perseroan

sampai dengan Agustus 2020 antara lain: RDMP JO sebesar Rp1,80 triliun, SPAM Pekanbaru sebesar Rp1,26 triliun, Bogor Apartement sebesar Rp1,17 triliun, dan Sirkuit Mandalika sebesar Rp817 miliar.

Selain itu juga ada Sport Centre Banten Rp794 miliar, SGAR Alumina Rp660 miliar, RDMP Reguler Rp576 miliar, Jalan KendariToronipa Rp412 miliar, Muara Bakah Pipeline & Refinery Rp290 miliar, Dual Fuel Power Plant Freeport 80 MW Rp261 miliar, PLBN Long Nawang Rp204 miliar, dsb.

"Manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai. Hal tersebut terlihat dari bermunculannya proyek-proyek baru yang diraih oleh Perseroan di masa pandemic Covid-19 ini," ujarnya.

Sementara, sampai dengan Agustus 2020 kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru Perseroan dengan kontribusi sebesar 46%, disusul oleh Pemerintah sebesar 32% dan Swasta sebesar 22% dari total perolehan kontrak baru.

Sedangkan, perolehan kontrak baru berdasarkan jenis atau tipe pekerjaan, yaitu: Gedung sebesar 32%, Oil & Gas sebesar 24%, Jalan & Jembatan sebesar 16%, Irigasi sebesar 15%, Power Plant sebesar 9%, Industri sebesar 3%, dan Lain-lain sebesar 2%. (end/dd)

Sumber: IQPLUS

PT TIMAH LUNCURKAN TINS GALLERY PUSAT PRODUK UMKM BABEL


PT Timah Tbk (TINS) meluncurkan Tins Gallery dan Boutque Resto sebagai pusat produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, untuk mendukung pertumbuhan perekonomian dan kunjungan wisatawan di negeri beribu senyuman itu.

"Kami persembahkan tins gallery sebagai hadiah untuk Kota Pangkalpinang yang merayakan HUT ke-263," kata Dirut PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani saat peresmian Tins Gallery dan Boutque Resto di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan tins gallery ini tidak hanya sebagai galeri pusat produk UMKM, tetapi juga destinasi wisata yang memiliki kapasitas sebagai plasa di tengah kota, dengan dukungan café dan resto yang berkualitas, menu kuliner yang istimewa, interior dan outdour area yang instagramable dan pelayanannya yang istimewa

"Tins galerry ini persembahan baru PT Timah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, UMKM dan sektor pariwisata Bangka Belitung di tengah pendemi COVID-19," ujarnya.

Menurut dia bangunan tins gallery ini sudah ditetapkan pemerintah sebagai gedung cagar budaya dan PT Timah Tbk ingin gedung bersejarah ini bisa bermanfaat serta dioptimalkan untuk pertumbuhan perekonomian masyarakat daerah ini.

"Kami ingin bangunan yang indah ini sebagai pusat promosi dan pemasaran produk UMKM Provinsi Kepulauan Babel khususnya Kota Pangkalpinang," katanya.

Selain itu, PT Timah Tbk berkeinginan tetap mempertahankan status cagar budayanya dan mengembalikan bentuk gedung ini seperti zaman dulu lagi.

"Kami berharap tins gallery ini menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Pangkalpinang, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya. (end/ant)

Sumber: IQPLUS

BCA DONASIKAN KAPAL UNTUK BANTU NELAYAN


PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk selalu memberikan nilai tambah kepada nasabah dan masyarakat. Kali ini, BCA mewujudnyatakan komitmen tersebut melalui dukungan terhadap program Nelayan Berseri Laut Lestari.

BCA mendukung program ini melalui pemberian donasi sebesar Rp280 juta yang direalisasikan menjadi kapal-kapal baru dengan kualitas yang sangat baik bagi para nelayan yang membutuhkan. Melalui donasi ini, BCA membantu nelayan memperoleh kapal dan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan sehingga dapat kembali melaut.

"Tak dapat dipungkiri bahwa nelayan memiliki peran yang cukup penting dalam menjaga ekosistem perikanan dimana hal ini juga sangat penting untuk meningkatkan ekonomi, juga gizi masyarakat. Kita ketahui saat ini, beberapa kapal yang digunakan nelayan masih ada yang belum memenuhi standar layak serta belum menggunakan Alat Penangkapan Ikan (API) yang ramah lingkungan sehingga pencarian ikan kurang optimal. Hal ini tentu berdampak bagi kehidupan nelayan dan keluarganya, mengingat mencari ikan di laut merupakan tumpuan hidup para nelayan. Dalam rangka mendukung nelayan memanfaatkan waktunya untuk melaut secara optimal, BCA memberikan donasi melalui program Nelayan Berseri Laut Lestari, urai Inge Setiawati, Executive Vice President CSR BCA.

Pandemi COVID-19 turut membatasi aktivitas nelayan saat ini. Pandemi yang melanda sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, perlu ditanggapi dengan cermat. Selain mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan, semangat serta dukungan bagi satu sama lain sangat dibutuhkan. BCA bertekad untuk terus mendampingi Indonesia dalam melawan pandemi COVID-19. (end/as)

Sumber: IQPLUS

NFC INDONESIA PERPANJANG WAKTU BUYBACK SAHAM


PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) berulang kali melakukan perpanjangan waktu pembelian kembali (buyback) saham. Hal itu tertera dari keterbukaan infomasinya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (18/9).

Pasalnya, emiten wahana perdagangan digital itu akan membeli sebanyak 133.333.500 lembar saham dengan batasan harga di level Rp2.750 per lembar saham mulai tanggal 19 September hingga 19 Desember 2020.

"Pembelian kembali dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif. Pembelian kembali atas saham Perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang, dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal," kata Direktur Utama NFC Indonesia, Abraham Theofilus, dalam keteranganya tersebut.

Sebagai catatan saja, NFCX sebelumnya juga mengumumkan hal serupa pada tanggal 18 Juni 2020. Pada saat itu, perseroan berencana membeli sebanyak 133.333.500 lembar saham dengan batasan harga di level Rp2.750 per lembar saham mulai tanggal 19 Juni hingga 19 September 2020.

Bahkan, pada tanggal 18 Maret 2020, perseroan juga menyebutkan rencana membeli sebanyak-banyaknya 133.333.500 lembar saham dengan batasan harga di level Rp2.750 per lembar saham mulai periode tanggal 20 Maret hingga 20 Juni 2020. (end/as)

Sumber: IQPLUS

TINGKATKAN KEPEMILIKAN, UNTR SUNTIK MODAL DI ANAK USAHA


PT United Tractors Tbk (UNTR) telah meningkatkan kepemilikan sahamnya di anak usaha PT Bina Pertiwi (BP). Demikian disampaikan Corporate Secretary UNTR, Sara K. Loebis dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (18/9).

Sara menjelaskan bahwa belum lama ini, BP telah mengelurkan saham baru sebanyak 1.200.00 lembar guna meningkatkan permodalannya. Dan UNTR telah menyerap seluruh saham yang diterbitkan oleh BP tersebut.

"Dengan demikian, kepemilikan saham UNTR di BP menjadi meningkat menyerap saham yang diterbitkan BP," ujar Sara.

Dengan demikian setelah transaksi tersebut, maka jumlah saham UNTR di BP bertambah menjadi 2 jta lembar saham atau senilai Rp500 miliar.(end/as)

Sumber: IQPLUS

BANK MANDIRI HADIRKAN KARTU PEMBAYARAN TANPA KONTAK FISIK


Bank Mandiri menghadirkan kartu pembayaran tanpa kontak fisik dan tanpa perlu menekan nomor identifikasi pribadi (PIN) saat melakukan transaksi menggunakan Mandiri Visa Contactless.

"Perubahan pola transaksi dan kebutuhan konsumen khususnya di masa pandemi yang mendorong kami untuk lebih berkreasi," kata Senior Vice President Credit Card Group Bank Mandiri Lila Noya dalam webinar di Jakarta, Kemarin.

Menurut dia, nasabah pemegang kartu tersebut hanya perlu menyentuh (tap) kartu mereka di mesin pembayaran di kasir untuk transaksi hingga Rp1 juta

Dia menjelaskan kartu pembayaran itu menyediakan level keamanan tertinggi dengan chip dan setiap transaksi juga dilengkapi dengan kode sekali pakai yang spesifik per transaksi sehingga melindungi informasi pembayaran yang sensitif.

Kini, semua kartu berlogo Visa yang diterbitkan oleh bank BUMN ini telah mencapai 1,2 juta kartu dan seluruh tipenya telah dilengkapi teknologi tanpa kontak fisik.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan kebiasaan nontunai terbentuk secara cepat dan diperkirakan akan tetap diminati di era serba digital saat ini.

"Berdasarkan studi terbaru kami, 62 persen konsumen Indonesia memilih membayar menggunakan kartu kredit, kartu debit, dan aplikasi mobile, dibandingkan uang tunai akibat pandemi," katanya. (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham ASII, LSIP dan CPIN oleh IPOT 18 September 2020


IHSG (4.995-5.080) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.080 kemudian 5.125 dengan support di level 4.995 kemudian 4.955.

ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.970 kemudian 5.070 dengan support di level 4.760, cut loss jika break 4.670.

LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.020 kemudian 1.050 dengan support di level 980, cut loss jika break 960.

CPIN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.125 kemudian 6.225 dengan support di level 5.925, cut loss jika break 5.850

XPFT (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 431 dengan resist di 444 kemudian 450.

XBLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 384 dengan resist di level 393 kemudian 396.

XPSG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 343 dengan resist di level 352 kemudian 356.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9ra4

Rekomendasi Saham AGRO, BBTN dan SIMP oleh Mirae Asset Sekuritas 18 September 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight*


September 18, 2020

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,038.4(-0.40%), 

consolidation, trading range 4,991 – 5,093. Indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized menguji support trend line. Pada periode  weekly,  indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized mulai bergerak naik. Daily support di 4,991 dan daily resistance di 5,093. Cut loss level di 4,991.

AGRO Daily, 334 (-2.91%),

buy on weakness, trading range 330 – 352. Indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas. Daily support di 330 dan daily resistance di 352. Cut loss level di 328.

BBTN Daily, 1,300(-2.99%), 

buy on weakness, trading range 1,290  – 1,340. Indikator MFI optimized dan indikator William%R optimized akan menguji support trend line. Daily support  di  1,290 dan daily resistance berikutnya di 1,340. Cut loss level di 1,260.

SIMP Daily, 328 (+0.61%), 

buy on weakness, trading range 322 – 334. Indikator MFI optimized  akan menguji support trend line dan indikator W%R optimized masih cenderung naik. Perkiraan daily support di 322 dan daily resistance terdekat di 334. Cut loss level  318.

Ulasan Pasar Global | 18 September 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market


(Sept 18, 2020)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street berakhir lebih rendah karena saham teknologi dijual, klaim pengangguran masih tinggi

Bursa AS turun pada hari Kamis karena saham terkait teknologi merosot untuk hari kedua dan karena data pemerintah menunjukkan tingkat tinggi klaim pengangguran mingguan.

Dow Jones turun 130,4 poin atau 0,47% menjadi 27.901,98. S&P 500 kehilangan 28,48 poin atau 0,84% menjadi 3.357,01. Nasdaq Composite turun 140,19 poin atau 1,27% menjadi 10.910,28.

Amazon.com Inc AMZN.O turun 2,3% dan Apple Inc AAPL.O turun 1,6%, membuat penurunan terbesar di S&P 500 dan Nasdaq. Pekan lalu, kerugian Nasdaq membuat indeks turun 10% dari rekor penutupannya, mengkonfirmasikan koreksi yang dimulai pada 2 September. Dari posisi terendah pasar Maret, "ini telah menjadi pemulihan yang luar biasa yang diwakili oleh beberapa nama teknologi yang baik," kata analis . "Mereka mengalami minggu terakhir bulan Agustus yang luar biasa, dan saya pikir ini adalah skenario pengambilan keuntungan yang rasional saat ini." Menambah kekhawatiran tentang pemulihan yang terhenti, laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa sementara lebih sedikit orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran minggu lalu, jumlahnya tetap bertengger di tingkat yang sangat tinggi.

Eropa

Saham bank turun dan mengakhiri kemenangan beruntun pada bursa Eropa

Bursa Eropa mematahkan kemenangan empat hari pada hari Kamis, dengan bank-bank terguncang dari prospek suku bunga mendekati nol untuk periode yang lama, sementara aksi jual saham teknologi berlanjut di Wall Street, menumpuk tekanan pada saham teknologi Eropa.

STOXX 600 Eropa selesai 0,5% lebih rendah.

DAX .GDAXI Jerman tergelincir 0,4% dan CAC 40 Prancis turun 0,7%. FTSE 100. FTSE Inggris, yang didominasi oleh perusahaan global yang membawa pulang pendapatan luar negeri, merasa nyaman karena pound merosot setelah Bank of England mengatakan sedang melihat lebih dekat bagaimana mungkin memangkas suku bunga di bawah nol. Namun, indeks blue-chip ditutup 0,5% lebih rendah, dengan bank-bank besar seperti HSBC HSBA.L, Barclays BARC.L, dan Standard Chartered STAN.L turun sekitar 2%. Indeks perbankan Eropa yang lebih luas .SX7P - sektor berkinerja terburuk dengan penurunan 38% tahun ini - turun 1,6%.

Analisa Saham BBTN, INCO dan BRMS 18 September 2020

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)


Pada harga saham BBTN terlihat pola three black crows candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi tekanan jual pada pergerakan harga saham. 

Itu didukung indikator stochastic yang menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, indikator RSI sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.225

Resistance: Rp 1.400

Muhammad Nafan Aji, Analis Binaartha Sekuritas


PT Vale Indonesia Tbk (INCO)


Selama harga saham INCO tidak mampu menguat di atas Rp 4.030, maka diperkirakan pergerakan INCO akan cenderung terkoreksi untuk membentuk wave [c] dari wave A. 

Nampak pada perdagangan Kamis (17/9) tekanan jual INCO cenderung membesar dan pergerakan MACD beserta stochastic yang masih cenderung bergerak menurun.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 3.760

Resistance: Rp 4.030

Herditya Wicaksana, Analis MNC Sekuritas


PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)


Saham BRMS tengah menguji three black crows pattern candle, dengan indikator RSI melemah. Sedangkan indikator stochastic berpotensi death cross, disertai volume perdagangan yang menurun. 

Untuk moving average (MA) masih bergerak naik dan ditutup pada MA% dan MACD yang masih bergerak naik.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 56

Resistance: Rp 71

Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas

Analisa Saham LSIP 18 September 2020

Analisa Saham LSIP


Saham LSIP pada tanggal 17 September 2020 ditutup menguat pada harga 1000, naik 2,04%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 408% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan mendatar.

Rekomendasi Saham:

Beli

Jika naik di atas 1020 maka berpeluang ke 1085-1110-1280

Jika turun di bawah 975 maka berpeluang ke 840

Disclaimer ON

Silahkan simak materi saham online dan follow Channel Youtube di bawah ini:

Pola Chart Pattern Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgO96xQInO2Pvx4OWkNuibc

Pola Candlestick Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgHx2GEv_69YpGsg7TIgRsB

Indikator Saham Lengkap

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xgZZ6iDXeTZQiBZJxW1jsMk

Dasar-dasar Investasi Saham :

https://www.youtube.com/playlist?list=PL-pvOxrNM_xjIEXYMlU_5iB69MK04svld


https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Bandarmologi Saham ERAA, JPFA, MBAP, MIKA dan SSIA 18 September 2020


Friday (18/09/2020) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®️., CIB®️-MNC Sekuritas) 

IDX Composite 4,989 - 5,073

SUMMARY: STRONG SELL

11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): SELL

STOCH (9,6): SELL

MACD(12,26): SELL

ATR (14): NEUTRAL

ADX (14): STRONG TREND SELL

CCI (14): SELL

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

VO: SELL

ROC: SELL

WILLIAMS R: SELL

BULLBEAR (13): SELL


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



STOCKS PICK:


ERAA 1,645 - 1,730

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,650

TARGET PRICE: 1,730

STOP-LOSS: 1,645


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



JPFA 1,105- 1,135

TECHNICAL INDICATORS: BUY 1,105

TARGET PRICE: 1,135

STOP-LOSS: 1,105



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MBAP 2,060 - 2,170

TECHNICAL INDICATORS: BUY 2,060

TARGET PRICE: 2,170

STOP-LOSS: 2,060



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



MIKA 2,320 - 2,410

TECHNICAL INDICATORS: BUY 2,330

TARGET PRICE: 2,410

STOP-LOSS: 2,320


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



SSIA 414 - 474

TECHNICAL INDICATORS: BUY 426

TARGET PRICE: 474

STOP-LOSS: 414



BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): 

ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION



(Dr Cand. ES, MBA, CSA®️., CIB®️-MNCSek/Disc On) For more info www.mncsekuritas.id

Rekomendasi Saham BBNI, TBIG, WTON dan MAPI oleh MNC Sekuritas 18 September 2020


MNCS Daily Scope Wave 18 September 2020

Pada perdagangan kemarin (17/9), IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,4% ke level 5,038 sekaligus menutup gap yang ada. Setelahnya, kami memperkirakan pergerakan IHSG berpeluang menguat cenderung terbatas ke area 5,080-5,130, dengan catatan IHSG tidak terlebih dulu terkoreksi di bawah 5,000. Tetap waspadai apabila IHSG terkoreksi agresif ke bawah 5,000 bahkan 4,753 untuk membentuk wave [v] pada skenario biru ke arah 4,500-4,650.

Support: 5,000, 4,753

Resistance: 5,220, 5,381

BBNI - Buy on Weakness

BBNI kembali terkoreksi 3,1% ke level 4,720 disertai dengan tekanan jual yang relatif besar. Kami memperkirakan saat ini posisi BBNI sedang berada di wave [ii] dari wave C, hal tersebut berarti BBNI akan terkoreksi terlebih dahulu sebelum berbalik menguat. Skenario ini berlaku selama BBNI tidak terkoreksi di bawah 4,420.

Buy on Weakness: 4,500-4,700

Target Price: 5,150, 5,600

Stoploss: below 4,420

TBIG - Buy on Weakness

Terkoreksi tipis pada perdagangan kemarin (17/9), diperkirakan posisi TBIG saat ini sedang membentuk wave (b) dari wave [v] dari wave C. Hal tersebut berarti TBIG masih cenderung terkoreksi terbatas untuk membentuk wave (b), setelahnya TBIG berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,180-1,230

Target Price: 1,310, 1,400

Stoploss: below 1,155

WTON - Buy on Weakness

Kemarin (17/9), WTON terkoreksi tipis 0,8% dan ditutup di 242. Kami memperkirakan posisi WTON saat ini sedang berada di wave 2 dari wave (C), dimana WTON akan terkoreksi dahulu. Setelahnya, apabila sudah mengkonfirmasi terbentuknya wave 2, WTON berpeluang berbalik arah untuk membentuk wave 3.

Buy on Weakness: 230-240

Target Price: 270, 286

Stoploss: below 220

MAPI - Sell on Strength

MAPI kembali terkoreksi cukup agresif sebesar 4,3% ke level 555. Kami memperkirakan MAPI masih akan melanjutkan koreksinya untuk membentuk wave (v) dari wave [c] dari wave B. Adapun koreksi MAPI terdekat kami perkirakan pada area 540 dan idealnya pada area 500.

Sell on Strength: 555-580

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 18 September 2020


Dow closes more than 100 points lower, Apple and Microsoft drag down tech

Stocks fell in volatile trading on Thursday amid renewed pressure in shares of major tech companies. Conflicting messaging on the coronavirus vaccine front and uncertainty around further stimulus also weighed on sentiment.


Dow........27902    -130.4       -0.47%

Nasdaq..10910    -140.2       -1.27%

S&P 500..3357     -28.5          -0.84%

 

FTSE.......6050      -25.6         -0.47%

Dax.........13208    -47.3         -0.36%

CAC.........5040     -34.9         -0.69%


Nikkei....23319     -156.2        -0.67%

HSI.........24341    -7.1             -0.03%

Shanghai .3270    -348.8        -1.56%

ST Times..2501    -4.4            -0.17%


IDX...5038.40      -20.08         -0.40%

LQ45...775.54     -5.83           -0.75%


JAKMIND.....874.37     +10.00   +1.16%

JAkCONS.....1879.70   -11.53    -0.61%

JAKTRADE....623.89    -0.43       -0.07%

JAKBIND........714.02   -11.57     -1.59%

JAKAGRI......1193.80   +7.35     +0.62%

JAKFIN.........1099.98   -8.67       -0.78%

JAKPROP......344.04     +8.67     +2.55%

JAKINFR.......823.25     -0.23       -0.03%

JAKMANU.....1200.07  -8.05       -0.67%

JAKMINE.......1358.03  -22.71    -1.63%

 

Indo10Yr... 7.0468    +0.0058     +0.08%

ICBI..........295.8019  +0.0347     +0.01%

US10Yr........0.6840    -0.0030      -0.44%

VIX.................26.46   +0.42         +1.61%

  

USDIndx .....92.9270    -0.1720   -0.18%

Como Indx.....150.78   +1.05      +0.70%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......118.83     -0.37       -0.31%

DJUSCL........6.87       +0.95     +16.05%

 (Dow Jones US Coal. Index) 


IndoCDS......93.191    +2.488     +2.743%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14832.50   -10.50        -0.07%

Jisdor....14878     +34             +0.23%



Euro.........1.1853  +0.0036   +0.30%


TLKM..19.07   +0.21   +1.11%

(2837)

EIDO....18.15     -0.01     -0.06%

EEM..... 44.87    -0.18     -0.40%

 

Oil..........40.96       +0.80        +1.99%

Gold .......1952.50    -18.00       -0.91%

Timah.....18075.00  -160.00    -0.88%

Nickel.....15107.50  -100.00    -0.66%

 

Coal price....51.90    +0.40   +0.78%

(Sept/Newcastle) 

Coal price....56.50    +0.50   +0.89%

(Okt/Newcastle)

Coal price....51.90    unch     +0%

(Sept/Rotterdam) 

Coal price....53.30    -0.60     -1.11%

(Okt/ Rotterdam)

 

CPO(Nov)...2996    +55        +1.87%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn............375.25  +3.50     +0.94%

SoybeanOil...34.86   -0.05      -0.14%

Wheat.........556.25   +14.25  +2.63%


Wood pulp.3737.50  -12.50   -0.33%


( DE/ Phintraco(AT)  18-09-20)