KINERJA TUMBUH, UNTR MEMBUKUKAN LABA BERSIH Rp7,8 TRILIUN DI TRIWULAN KETIGA 2021


PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan Laporan Keuangan Konsolidasian sampai dengan triwulan ketiga tahun 2021. Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp57,8 triliun atau naik sebesar 24% dari Rp46,5 triliun pada periode yang sama tahun 2020.

Seiring dengan peningkatan pendapatan bersih, laba bersih Perseroan meningkat 46% menjadi Rp7,8 triliun dari sebelumnya sebesar Rp5,3 triliun pada 2020.

Masing-masing segmen usaha, yaitu Mesin Konstruksi, Kontraktor Penambangan, Pertambangan Batu Bara, Pertambangan Emas dan Industri Konstruksi secara berturut-turut memberikan kontribusi sebesar 27%, 42%, 18%, 11% dan 2% terhadap total pendapatan bersih konsolidasian. (end/as)

Sumber: IQPLUS

BCAP PACU KOLABORASI DUA APLIKASI PERLUAS PASAR ASURANSI DIGITAL


Asuransi menjadi salah satu produk yang ditawarkan oleh sebagian besar digital banking pada saat ini. Namun, tingkat pengetahuan dan minat masyarakat akan pentingnya asuransi masih sangat minim.

Hal ini dijabarkan oleh hasil survei dari RB Consulting, Research & Business Consulting dengan Infinity CXT dan Essensight Qualitative Agency kepada 200 laki-laki dan perempuan Gen Z (18-24 tahun) dan Gen Y (25-30 tahun) pada 20-24 Maret 2021.

Menurut survei tersebut, tingkat penetrasi digital banking generasi muda Tanah Air hanya sebesar 30%, sisanya masih memilih rekening bank konvensional. Dari 30% tersebut, masyarakat tertarik membuka rekening bank digital karena penawaran produk perbankan yang menarik seperti gratis biaya bulanan, gratis biaya transfer, dan sebagainya.

Sebanyak 19 persen dari jumlah responden yang memiliki asuransi menggunakan asuransi dari BPJS karena sudah bekerja. Asuransi kesehatan menjadi produk yang paling banyak digunakan ketimbang asuransi jiwa, terutama bagi kalangan milenial.

Lantas, seberapa penting asuransi jiwa bagi kaum milenial? Untuk yang belum berkeluarga, asuransi jiwa mungkin masih tidak terlalu penting. Namun, bagi kaum milenial yang sudah berkeluarga, asuransi jiwa perlu menjadi hal yang patut dipertimbangkan.

Dengan memiliki asuransi jiwa, kehidupan keluarga kita akan menjadi lebih terjamin dan terlindungi secara finansial ke depannya nanti, khususnya bagi suami yang memiliki peran tunggal sebagai tulang punggung mata pencaharian.

Sebagai manusia, kita tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya nanti. Kita selalu berharap pada sesuatu yang terbaik, namun, akan lebih baik jika kita bisa melakukan upaya lebih untuk melindungi keluarga kita, salah satunya dengan melalui produk asuransi jiwa.

Ada kabar baik dari PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank sebagai unit usaha dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang berada di bawah naungan MNC Group lewat MotionBanking.

Terbaru, MotionBanking dan MotionInsure bekerja sama untuk memberikan proteksi kepada nasabahnya. Manfaat ini dapat diterima nasabah yang meninggal dunia akibat kecelakaan atau Covid-19.

Jika nasabah meninggal dalam masa pertanggungan, maka penanggung akan membayarkan manfaat asuransi sebesar Rp1.200.000 (satu juta dua ratus ribu rupiah) kepada nasabah.

Syarat kepesertaan program ini adalah calon nasabah perlu mengunduh aplikasi MotionBanking dan melakukan pembukaan rekening. Setelah terdaftar sebagai nasabah MNC Bank, nasabah perlu mengisi saldo sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah) maksimal 30 hari setelah terdaftar menjadi nasabah MotionBanking.

Dengan demikian nasabah otomatis, melalui notifikasi di aplikasi MotionBanking, mendapatkan perlindungan jiwa dari MotionInsure. Menarik, bukan?

Untuk menjadi nasabah, caranya pun mudah. Unduh aplikasi MotionBanking di Google PlayStore dan Apple AppStore kemudian isi data diri lalu selfie dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). (end/as)

Sumber: IQPLUS

KINERJA SOLID, BSI CATAT KENAIKAN LABA BERSIH 37,01% DI TRIWULAN KETIGA 2021


PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau (BSI) menorehkan kinerja yang solid pada triwulan III 2021 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,26 triliun, naik 37,01 % secara year on year (YoY), seiring strategi bank syariah terbesar di Tanah Air ini yang fokus pada digitalisasi produk dan layanan pasca merger 1 Februari lalu.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan strategi BSI yang fokus pada digitalisasi, baik digitalisasi produk dan layanan kepada seluruh nasabahnya pasca penggabungan tiga bank syariah milik BUMN 1 Februari lalu, telah mampu mendorong pertumbuhan laba bersih pada triwulan III tahun ini.

BSI pun berkomitmen terus berinovasi dalam layanan jasa keuangan termasuk digital bangking ke depan, sehingga meningkatkan kenyamanan dan kemudahan bertransaksi bagi seluruh nasabah dan dapat memenuhi kebutuhan umat.

"Akselerasi digital menjadi salah satu fokus BSI dalam menggenjot bisnis. Hal ini tercermin dari transaksi kumulatif BSI Mobile yang mencapai 74,24 juta transaksi atau tumbuh 133% yoy. Hal lain juga ditunjukkan dengan kenaikan transaksi melalui e-channel pada September 2021 yang mencapai 162,40 juta transaksi atau 95% transaksi di BSI sudah menggunakan e-Channel. Sedangkan sisanya sebanyak 5% masih menggunakan layanan di teller," ujar Hery.

Lebih rinci Hery memaparkan selain terdorong transaksi digital, perolehan laba bersih yang gemilang ditopang pula kinerja berbagai sektor. Di antaranya perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp219,19 triliun.

Terkait DPK, menurut Hery pihaknya terus meningkatkan pertumbuhan tabungan khususnya tabungan wadiah. Di mana tabungan wadiah tumbuh signifikan sebesar 16,22% yoy atau mencapai Rp30,35 triliun pada September 2021. Sementara itu untuk total tabungan bertumbuh 11,57% yoy yang mencapai Rp91,43 triliun pada kurun waktu yang sama.

Pertumbuhan tabungan tersebut berdampak kepada membaiknya cost of fund yang kini sekitar 2,10%. Persentase tersebut turun signifikan dibandingkan dengan Desember 2020 yang sebesar 2,67%.

Selain DPK, kinerja pembiayaan pun tak kalah moncer. Pembiayaan BSI mampu tumbuh sekitar 7,38% yoy yang mencapai Rp163,32 triliun. BSI pun mampu menjaga kualitas pembiayaan (NPF) nett sebesar 1,02%.

Hery menjelaskan bahwa pertumbuhan pembiayaan disokong oleh pembiayaan konsumer yang mencapai Rp77,89 triliun. Jumlah itu naik sekitar 21,43 % yoy dari sebesar Rp64,14 triliun. Disusul gadai emas yang tumbuh 15,58% yoy dengan penyaluran mencapai Rp4,42 triliun dari sebelumnya Rp3,82 triliun.

Sementara itu, realisasi pembiayaan komersial BSI sepanjang Januari-September 2021 mencapai Rp10,58 triliun, tumbuh sekitar 7,29% yoy dari sebelumnya sebesar Rp9,86 triliun. Adapun untuk sektor mikro berhasil tumbuh sekitar 4,74%. Menurutnya, BSI pun terus mendorong pertumbuhan pembiayaan kepada UMKM sehingga komposisinya hingga September 2021 mencapai 22,93%, atau meningkat dari posisi Desember 2020 yang sekitar 22,40%.

Hery pun menekankan, dengan sinergi yang baik dari berbagai segmen tersebut BSI mampu meningkatkan aset menjadi Rp251,05 triliun atau naik sekitar 10,15% yoy dari Rp227,92 triliun.

Selain dari segi bisnis, lanjut Hery, pihaknya juga terus berkomitmen menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan (sustainable finance). Sehingg peran bank syariah terus bertambah untuk memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dengan mengimplementasikan prinsip tersebut di berbagai sektor. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Usai merger, kinerja Indosat (ISAT) diproyeksikan lebih mengilap


PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) mencatatkan kinerja positif selama sembilan bulan pertama 2021. Perusahaan telko ini membalikkan kerugian bersih tahun lalu menjadi laba bersih sebesar Rp 5,8 triliun.

Indosat mencatat pendapatan Rp 23,06 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2021. Realisasi pendapatan tersebut meningkat 11,96% dibandingkan dengan pendapatan periode sama tahun 2020 yang sebesar Rp 20,59 triliun.

Secara rinci, pendapatan seluler naik 10,33% year on year (yoy) menjadi Rp 18,79 triliun di akhir September 2021 lalu. Pendapatan seluler ini berkontribusi 81,5% terhadap seluruh pendapatan Indosat.

Pendapatan Multimedia, Komunikasi Data, Internet (MIDI) meningkat 21,36% yoy menjadi Rp 3,84 triliun dan pendapatan telekomunikasi tetap naik 6,92% yoy menjadi Rp 422,87 miliar.

EBITDA ISAT meningkat 22,7% mencapai Rp 10,4 triliun dalam sembilan bulan tahun ini karena kombinasi pertumbuhan pendapatan disertai dengan efisiensi biaya operasional. Alhasil, margin EBITDA bertambah 4 bps secara tahunan menjadi 45,1%.

"Eksekusi dari strategi transformasi kami memperlihatkan bahwa Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang sangat baik," ujar Direktur ISAT Eyas Naif Saleh Assaf dalam paparan publik, Kamis (28/10).

Director & Chief Operating Officer Indosat Vikram Sinha menambahkan, dari sisi operasional Indosat Ooredoo mencatatkan 62,3 juta pelanggan dalam sembilan bulan tahun 2021. Jumlah pelanggan ISAT meningkat 3,2% secara tahunan. Pelanggan data 4G tumbuh menjadi 43 juta, meningkat 27% secara tahunan.

Pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) ISAT meningkat sebesar 7,9% secara tahunan menjadi Rp 34.200. Peningkatan ARPU terutama didorong oleh pertumbuhan lalu lintas data yang mencapai 39,2% secara tahunan.

Indosat juga tengah menunggu pembaharuan informasi dari aksi merger dengan Hutchinson. Vikram menyebut, penggabungan aset dan produk dari ISAT dan H3I yang saling melengkapi akan mendorong inovasi dan pengembangan jaringan yang akan memungkinkan perusahaan memberikan layanan digital terbaik dan memperluas tawaran produknya bagi pelanggan di berbagai pelosok Indonesia.

"Pendapatan tahunan dari entitas hasil merger akan mencapai US$ 3 miliar dengan nilai perusahaan mencapai US$ 6 miliar," ujar dia.

Usai merger, Indosat akan beralih nama menjadi Indosat Ooredoo Hutchinson dan tetap akan melantai di pasar modal Indonesia dengan menerbitkan saham baru untuk pemegang saham Hutchison 3 Indonesia. Pemerintah Indonesia akan tetap memegang 9,6% saham, PT Tiga Telekomunikasi Indonesia memegang 10,8%, dan pemegang saham publik berkisar 14%.

Analis RHB Sekuritas, Michael W Setjoadi dan Marco Antonius dalam risetnya, Kamis (28/10) memaparkan bahwa EBITDA ISAT di kuartal ketiga mencapai Rp 3,6 triliun, naik 6,7% secara kuartalan dan 18,9% secara tahunan. EBITDA sembilan bulan pertama 2021 mencapai Rp 10,4 triliun. "Ini berarti 76% dari prediksi kami dan 79% dari konsensus," tulis Michael dan Marco.

Sementara, pendapatan kuartal ketiga Indosat mencerminkan 73% dari perkiraannya dan 76% dari perkiraan konsensus. RHB Sekuritas menambahkan bahwa pendapatan non-seluler ISAT meningkat di tengah pertumbuhan pendapatan seluler yang mendatar secara kuartalan dan sementara pendapatan data yang naik 1% secara kuartalan.

RHB Sekuritas masih mempertahankan rating neutral untuk saham ISAT dengan target harga Rp 7.000 per saham. Pada akhir perdagangan Kamis (28/10), harga saham ISAT ditutup 2,16% ke Rp 7.100 per saham.

Sumber: KONTAN

Kulihat Batu Bara Hari Ini, Sedang Bersusah Hati...


Harga batu bara jatuh lagi pada perdagangan kemarin. Ada apa gerangan?

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) berada di US$ 172,35/ton. Anjlok 5,9% dari posisi kemarin dan menjadi yang terendah sejak 1 September 2021.

Aksi ambil untung (profit taking) sepertinya masih menjadi penyebab koreksi harga si batu hitam. Meski ambles dalam beberapa hari terakhir, harga batu bara masih membukukan kenaikan 6,52% dalam sebulan terakhir secara point-to-point. Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga masih naik 199,89%.

So, tidak heran profit taking akan selalu menjadi risiko yang menghantui harga batu bara. Maklum, cuan yang didapat memang tidak ngadi-ngadi.

Selain itu, pemerintah China terus menggencarkan upaya untuk mengendalikan harga batu bara. Komisi Reformasi dan Pembangunan Nasional China (NDRC) sedang mempelajari upaya intervensi yang efektif untuk mengontrol harga.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggerebek lokasi yang ditengarai sebagai tempat penimbunan batu bara ilegal. Menurut NDRC, banyak tempat seperti itu di wilayah-wilayah penghasil batu bara utama seperti Provinsi Shaanxi dan Inner Mongolia.

NDRC bersumpah akan memburu berbagai aktivitas ilegal demi keuntungan pribadi seperti penimbunan. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan penutupan terhadap lokasi penyimpanan batu bara ilegal.

China memang sangat merasakan dampak lonjakan harga batu bara. Sekitar 60% pembangkit listrik di Negeri Tirai Bambu menggunakan batu bara sebagai sumber energi primer. Mahalnya harga dan menipisnya pasokan membuat sejumlah wilayah di China terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(aji/aji)

Sumber: CNBCIndonesia

Rekomendasi Saham BBTN, BSDE dan CTRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 Oktober 2021


IHSG Daily, 6,524.08(-1.18%), test resistance at 6,571. Trading range 6,504 – 6,571. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized relatif tertahan. Pada periode weekly terlihat koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih terlihat . Daily support di 6,504 dan daily resistance di 6,571. Cut loss level di 6,500.

BBTN Daily, 1,745 (+0.29%),trading buy,  trading range 1,700 – 1,765. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline dengan kecenderunan menguat. Daily support di 1,700 dan daily resistance di 1,765. Cut loss level di 1,670.

BSDE Daily, 1,085 (-0.46%), trading buy,  trading range 1,060 – 1,100. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 1,060 dan daily resistance di 1,100. Cut loss level di 1,030.

CTRA Daily, 1,085 (+0.93%), trading buy, trading range 1,050 – 1,100. indikator MFI Optimized sudah berada di  oversold area dan RSI Optimized cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 1,050 dan daily resistance terdekat di 1,100. Cut loss level di 1,030.

Rekomendasi Saham BBTN, ERAA, ASII dan JSMR oleh Indopremier | 29 Oktober 201


IHSG (6.470 – 6.580) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.580  dan 6.635 dengan support di level 6.470 dan 6.415.

BBTN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.770 kemudian 1.795 dengan support di level 1.720, cut loss jika break 1.695.

ERAA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 645 kemudian 655 dengan support di level 625, cut loss jika break 615.

ASII (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 5.950 dengan resist di level 6.100 kemudian 6.200.

JSMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.150 dengan resist di level 4.280 kemudian 4.350.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbxaq

Rekomendasi Saham ERAA dan ASII oleh HP Financials | 29 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

29 Oktober 2021

Saham ERAA


ERAA berhasil ditutup di atas MA10 @ 630 dengan Volume menguat dan RSI yang mengarah ke atas. Maka terbentang jalan bagi ERAA untuk melanjutkan trend naik menuju Target terdekat yaitu titik previous High sekaligus Upper Channel biru di seputaran 675-685. Destinasi selanjutnya adalah FR1.618 sampai dengan High Price Juni lalu di range 710-725.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 635 -630; Target: 675-685 / 710-725; Stoploss: 620.

Saham ASII


ASII nampaknya berhasil bertahan di atas MA20 @ 5950 dengan candle serupa Doji Hammer. Seiring Volume yang menguat dan RSI yang mengarah ke atas, ASII berpeluang rebound menuju MA10 @ 6150 (Average Up). Target berada pada Channel biru 6350-6500, disusul Resistance previous High 6850-6925 extended to Resistance psikologis 7000.

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 6000-5900; Target: 6350-6500 / 6850-7000; Stoploss: 5775.

Analisa Saham BTPS | 29 Oktober 2021


Analisa Saham BTPS

Saham BTPS pada 28 Oktober 2021 ditutup menguat pada harga 3800, naik 4,39%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 139% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area 20-50% dengan kecenderungan bearish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Sideway

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 3830

Jika naik di atas 4100 maka berpeluang ke 5000

Jika turun di bawah 3600 maka berpeluang ke 3300

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Analisa Saham ERAA, ADHI dan WMUU | 29 Oktober 2021

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)


Pergerakan saham ERAA secara teknikal memperlihatkan candle membentuk morning doji star yang mengindikasikan peluang terjadinya rebound. Hal ini juga diperkuat dengan indikator stochastic yang golden cross dan MACD yang positif.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 630

Resistance: Rp 675

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas


PT Adhi Karya Tbk (ADHI)


ADHI ditutup dengan membentuk spinning top black body candle dengan RSI melemah serta volume perdagangan yang menurun. Namun, indikator stochastic berpotensi terjadi golden cross. Lower bollinger band berpotensi jadi area untuk rebound.

Rekomendasi: Buy on Weakness

Support: Rp 985

Resistance: Rp 1.090

Achmad Yaki, BCA Sekuritas


PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU)


Secara teknikal pergerakan WMUU masih berada pada fase sideways-nya. Indikator RSI saat ini masih nampak berada ada areal pertengahan. Sementara MACD terjadi deathcross serta histogram nampak bergerak di zona negatif.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 167

Resistance: Rp 188

Ivan Kasulthan, Erdikha Elit Sekuritas

Bandarmologi Saham SMGR, EMTK, ISAT, MTDL dan ERAA | 29 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (29/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IHSG peluang Bounce Back, Tapi Coal Stock Lanjut Terjungkal??‼️️‼️️


IDX Composite 6,484 - 6,578

SUMMARY: NEUTRAL


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6,3): BUY

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): SELL‼️️‼️️

CCI (14): *NEUTRAL

HIGHS/LOW (14): SELL‼️️‼️️

UO: SELL‼️️‼️️

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: SELL‼️️‼️️

BULLBEAR (13): SELL‼️️‼️️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


SMGR 8,400 - 9,250

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 8,825

TARGET PRICE: 9,250

STOP-LOSS: 8,400


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



EMTK 1,810 - 2,000

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 1,905

TARGET PRICE: 2,000

STOP-LOSS: 1,810


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



ISAT 6,750 - 7450

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,100

TARGET PRICE: 7,450

STOP-LOSS: 6,750


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



MTDL 3,500 - 3,860

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,680

TARGET PRICE: 3,860

STOP-LOSS: 3,500


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ERAA 600 - 670

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 635

TARGET PRICE: 670

STOP-LOSS: 600


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Rekomendasi Saham TLKM, BFIN, MLPL dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 29 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

29 Oktober 2021

IHSG ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 1,2% ke level 6,524 diiringi dengan peningkatan volume jual dan tertahan di MA20-nya. Posisi IHSG saat ini kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv], sehingga meskipun menguat akan relatif terbatas dan masih rentan terkoreksi untuk menguji area 6,457-6,500.

Support: 6,451, 6,392

Resistance: 6,600, 6,680

TLKM - Buy on Weakness (3,750)

Kemarin (28/10), TLKM ditutup terkoreksi 1,1% di level 3,750 dan menembus MA20-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi TLKM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Hal ini berarti, TLKM masih berpeluang terkoreksi namun sudah cukup terbatas dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 3,640-3,730

Target Price: 3,800, 3,940

Stoploss: below 3,600

BFIN - Buy on Weakness (995)

Pada perdagangan kemarin (28/10), BFIN ditutup menguat 1% ke level 995 dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Posisi BFIN kami perkirakan sedang berada di awal wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, BFIN berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 970-995

Target Price: 1,030, 1,080

Stoploss: below 940

MLPL - Buy (390)

MLPL ditutup menguat cukup signifikan sebesar 8,3% ke level 390 pada perdagangan kemarin (28/10), pergerakan MLPL diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Posisi MLPL, diperkirakan sedang berada di awal wave (1) dari wave [C] sehingga MLPL masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy: 370-390

Target Price: 440, 500

Stoploss: below 320

PTPP - Buy on Weakness (1,175)

PTPP ditutup terkoreksi signifikan sebesar 2,9% ke level 1,175 pada perdagangan kemarin (28/10). Posisi PTPP saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave 2 dari wave (1), sehingga koreksi PTPP akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,085-1,155

Target Price: 1,240, 1,400

Stoploss: below 1,000

Disclaimer On


Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 Oktober 2021


The stock market reached record levels on Thursday as strong earnings from major companies bolstered investor confidence.

Nasdaq and S&P 500 close at record highs, Ford jumps 8% as strong earnings boost stocks


Dow.......35731   +239.8  +0.68%

Nasdaq.15448   +212.3  +1.39%

S&P 500..4596   +44.7    +0.98%


FTSE.......7250    -3.8         -0.05%

Dax........15696   -9.5         -0.06%

CAC........6804   +50.7      +0.75% 

 

Nikkei...28820     -278.2      -0.96%

HSI........25556     -73.01     -0.28%

Shanghai..3518   -43.9        -1.23%

ST Times..3204   -14.4        -0.45%


lDX.....  6524.08   -78.13    -1.18%

LQ45.....942.81    -14.00    -1.46%

 

Indo10Yr..6.3826   +0.0078   +0.12%

ICBI.....330.1466    -0.1878    -0.07%

US10Yr...1.5680    +0.0390   +2.55%

VIX............16.53    -0.45        -2.65%

  

USDIndx .........93.3570  -0.4450    -0.47%

Como Indx......238.47     -0.48        -0.20%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN...........167.95   +2.35       +1.42%


IndoCDS..80.1894    +1.13     +1.43%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14172.50   unch   +0%

Jisdor..14199.00   +15     +0.11%


Euro.........1.1683   +0.0079  +0.68%


TLKM........26.13    -0.34       -1.28%

(3710)

EIDO..........23.87    -0.05       -0.21%

EEM..........51.67    +0.05      +0.10%


Oil..............82.24  +0.57     +0.69%

Gold ....1802.60       +4.20     +0.23%

Timah ..35855.00   +455.00  +1.31%

Nickel...19567.50   +155.50  +0.80%

Silver........24.12       -0.01       -0.04%

Copper.....443.85   +4.90       +1.12%

 

Coal price...223.35    +0.35     +0.16%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..172.35   -8.80    -4.86%‼

(Nov/Newcastle)

Coal price....233.00   +0.15   +0.06%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...170.10   -14.90  -8.05%‼

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan).....4927    -35         -0.71%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........562.75   +5.50      +0.99%

SoybeanOil..60.87   -0.55       -0.90%

Wheat.......772.50   +12.75    +1.68%


Wood pulp...4450.00  unch   +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

KINERJA MEMBAIK, ACSET INDONUSA BERHASIL TEKAN RUGI BERSIH 49% DI KUARTAL KETIGA 2021


Hingga kuartal ketiga tahun 2021, PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) membukukan pendapatan sebesar Rp1,081 triliun atau meningkat sebesar 12,5% dari Rp960,73 miliar pada periode yang sama tahun 2020. ACSET terus menjaga konsistensi dalam mencatatkan perbaikan pada beban dan biaya keuangan, sehingga Perseroan mencatatkan penurunan rugi bersih sebesar 49% dari Rp753,38 miliar menjadi Rp385,82 miliar.

Hingga periode ini, ACSET mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar Rp369,92miliar yang terdiri dari proyek bidang fondasi, infrastruktur dan struktur. Beberapa di antaranya adalah pekerjaan bidang fondasi di JPO Stasiun LRT Kuningan dan Shore Protection PLTU Batang. Seluruh proyek fondasi dikerjakan oleh anak usaha ACSET yakni PT Acset Pondasi Indonusa. Pada Bidang infrastruktur, ACSET mendapatkan pekerjaan di Scrap Fill & Overlay (SFO). Sementara itu, pada bidang struktur, ACSET mendapatkan kontrak baru di pekerjaan Apartemen Cleon Park Garden City.

Berdasarkan kontribusi per lini bisnis dalam perolehan pendapatan periode ini didominasi oleh sektor infrastruktur sebesar 51,4%, konstruksi sebesar 37,6%, fondasi sebesar 7,0% dan sektor lainnya sebesar 4,0%. Sektor lainnya menggambarkan aktivitas perdagangan dan jasa sewa yang dilakukan oleh anak usaha.

Per kuartal ketiga 2021, Perseroan telah menyelesaikan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) pada 27 Agustus 2021 yang sebelumnya telah mendapatkan persetujuan para pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan pada 18 Agustus 2021. Total perolehan dana dalam aksi korporasi senilai Rp1,5triliun dan telah digunakan Perseroan untuk memperbaiki dan memperkuat struktur permodalan Perusahaan dalam menyongsong kontrak . kontrak baru ke depannya.

Di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi, ACSET terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan kinerja. Operational excellence dengan disiplin finansial masih menjadi agenda besar ACSET di tahun ini dan Perseroan percaya bahwa upaya-upaya yang dilakukan di internal masih berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengkajian kembali atas proses bisnis dilakukan secara intensif agar dapat memberikan pelayanan dengan biaya yang lebih efisien bagi pelanggan Perseroan. Hal ini juga didukung oleh inisiatif-inisiatif digitalisasi yang diharapkan dapat menciptakan infrastruktur sistem yang lebih andal bagi kegiatan operasional ACSET. ACSET senantiasa mengambil langkah-langkah strategis yang dipandang mampu mendukung pertumbuhan Perseroan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada. (end/as)

Sumber: IQPLUS

WASKITA KARYA RAIH KREDIT SINDIKASI SENILAI Rp8,07 TRILIUN


PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyampaikan bahwa telah menandatangani akta perjanjian fasilitas kredit sindikasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada tanggal 25 Oktober 2021.

"Dalam Akta perjanjian tersebut WSKT meraih fasilitas kredit modal kerja dengan jumlah pokok sebesar Rp8.076.463.000.000 dari BMRI, BNI dan BBRI bersifat bergulir (revolving) transaksional dengan penjaminan Pemerintah dalam rangka pelaksanaan program pemulihan ekonomi,"tutur Taufik Hendra Kusuma Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSKT, Rabu (27/10).

Lebih lanjut Hendra Kusuma memaparkan tujuan penggunaan fasilitas kredit tersebut sebagai modal kerja termasuk untuk melunasi Non Cash Loan dan Supplier Financing yang menjadi limit dari Fasilitas Kredit untuk pelaksanaan Proyek dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional dan memiliki sublimit kredit non tunai dalam bentuk letter of credit (LC)/surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), /Counfer Guarantee (CG) / standby Letter of Credit (SBIC) dan Supplier Financing.

Selain itu, WSKT juga telah menandatangani Akta Perjanjian Pengelolaan Kas dan Rekening Penampungan No. 39 Tanggal 25 Oktober 2021 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta.

Taufik Hendra menambahkan "Fasilitas kredit sindikasi ini akan meningkatkan kapasitas modal kerja WSKT dalam menyelesaikan proyek - proyek yang sedang berjalan serta dapat meningkatkan kinerja operasional,"pungkasnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

INDOFOOD CBP EMISI GLOBAL BOND US$1 MILIAR


PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) menggelar aksi korporasi melalui penerbitan obligasi global (global bond) total senilai US$1 miliar.

Obligasi ini terbagi menjadi dua seri, yakni senilai US$600 juta dengan tingkat suku bunga tetap yang memiliki kupon obligasi 3,541% per tahun yang akan jatuh tempo pada 27 April 2032, serta surart utang senilai US$400 juta dengan tingkat suku bunga 4,805% per tahun yang jatuh tempo 27 April 2052.

"Dana hasil emisi obligasi ini, seluruhnya akan digunakan untuk membayar jumlah retensi terhutang dalam perjanjian Pinehill dan untuk pembiayaan keperluan umum perusahaan,"tulis manajemen ICBP dalam keterangan tertulisnya, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (28/10).

Dalam hajatannya ini, ICBP akan dibantu oleh Deutsche Bank AG cabang Singapura, UBS AG cabang Singapura, BNI Securities Pte Ltd, DBS Bank Ltd, Mandiri Securities Pte Ltd, Mizuho Securities (Singapura) Pte Ltd, Natixis cabang Singapura, OCBC Ltd dan SMBC Nikko Securities (Hong Kong) Ltd yaitu sebagai penjamin emisi penerbitan global bond.

Untuk diketahui, Moody's Investors Service dan Fitch Ratings telah mnenyematkan peringkat kepada obligasi ini masing-masing Baa3 dan BBB-. (end/as)

Sumber: IQPLUS

TUGU INSURANCE DAN BJB KERJASAMA DALAM PELAYANAN BANCASSURANCE


PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) untuk memberikan perlindungan asuransi bagi nasabah Bank BJB.

Dalam kunjungannya ke kantor Bank BJB di Bandung, Presiden Direktur Tugu Insurance, Indra Baruna menyampaikan bahwa kerja sama diharapkan dapat memberikan nilai lebih bagi nasabah Bank BJB dalam memenuhi kebutuhannya mendapatkan perlindungan atas asset yang dimilikinya. Saat ini produk yang sudah dapat dinikmati oleh nasabah Bank BJB adalah asuransi kebakaran dan akan dilanjutkan dengan pengembangan produk-produk lainnya yang dibutuhkan.

"Dengan jaringan kantor cabang Tugu Insurance yang luas dan didukung implementasi tekonologi yang tepat, Tugu Insurance berharap awal kerja sama ini dapat memberikan nilai lebih. Rangkaian produk juga sudah kami persiapkan untuk ditawarkan kepada nasabah BJB dengan harapan seluruh kebutuhan asuransi dapat diperoleh dengan mudah melalui Bank BJB tanpa perlu mencarinya di tempat yang lain," Jelas Indra.

Sementara Yuddy Renaldi selaku Direktur Utama Bank BJB juga mengutarakan bahwa dengan melibatkan Tugu Insurance sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia bisa meningkatkan kepercayaan nasabah Bank BJB dalam membeli produk dalam ekosistem Bank BJB.

"Kerjasama antara Bank BJB dan Tugu Insurance adalah salah satu upaya perusahaan dalam mempererat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan lini bisnis Bank BJB. Peluang bisnis bancassurance yang mengalami pertumbuhan di Indonesia diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak."Ujar Yuddy. (end/as)

Sumber: IQPLUS

ENTITAS USAHA WIKA LAKUKAN TRANSAKSI AFILIASI SENILAI Rp210 MILIAR


PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyampaikan adanya transaksi afiliasi yang dilakukan oleh entitas usahanya.

Dalam keterangan tertulis, Manajemen WIKA menjelaskan bahwa PT Wijaya Karya Industri Konstruksi (WIKON) salah satu anak usaha Perseroan telah membeikan fasilitas cash loan dan non cash loan kepada PT Wijaya Industri Manufaktur (WIMA) selaku perusahaan terkendali WIKON.

"Total nilai transaksi yang diberikan adalah sebesar Rp210 miliar yang terdiri dari fasilitas cash loan sebesar Rp60 miliar, dan non cash loan itu sebesar Rp150 miliar,"tulis Manajemen WIKA.

Patut diketahui, transaksi tersebut dilakukan pada 25 Oktober 2021. "Dilakukannya transaksi ini untuk mendukung keberlangsungan kegiatan usaha WIMA dalam pemberian fasilitas pendanaan berupa cash loan dan non cash loan yang diperlukan sebagai pembiayaan modal kerja,"jelasnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PENGALIHAN SAHAM DARI AXIATA KE FIL RAMPUNG, BERIKUT KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM EXCL


Emiten jasa telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) menyampaikan bahwa pada tanggal 27 Oktober 2021, telah terjadi transaksi penyelesaian pengalihan saham Perseroan yang dilakukan oleh pemegang saham EXCL.

Hal itu merujuk pada Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan Perseroan berdasarkan surat Perseroan No. 111/CSEC/IX/2021 tanggal 27 September 2021 sehubungan dengan rencana penjualan saham Perseroan oleh Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. (Axiata) sejumlah 533.409.349 lembar saham kepada Ferrymount Investments Limited (FIL).

"Kami sampaikan bahwa pada tanggal 27 Oktober 2021 pengalihan saham dari Axiata kepada FIL telah selesai dilaksanakan,"kata Corporate Secretary EXCL, Ranty Astari Rachman, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/10).

Seiring dengan telah rampungnya transaksi tersebut, maka komposisi pemegang saham Perseroan per tanggal 27 Oktober 2021 menjadi Axiata menguasai sebanyak 6.559.247.263 lembar saham (61,16%), FIL menggenggam sebanyak 533.409.349 lembar saham (4,97%), dan Masyarakat memiliki sebanyak 3.575.530.364 lembar saham (33,34%).

Oleh karena itu, jumlah saham beredar sebanyak 10.688.186.976 lembar saham (99,47%), Saham treasury ada sejumlah 56.487.800 lembar saham (0,53%). Kemudian, jumlah modal ditempatkan dan disetor menjadi sebanyak 10.724.674.776 (100%). (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham MIKA dan HOKI oleh HP Financials | 28 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

28 Oktober 2021

Saham MIKA


Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, MIKA berpotensi rebound menuju titik previous High 2440 extended to FR1.272 di level 2520, dengan catatan mampu bergerak di atas MA20 @ 2260. Destinasi selanjutnya adalah Target dari pola Double Top biru di seputaran 2690, disusul High price pada Juli lalu di range 2840-2950.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 2270; Target: 2440-2520 / 2690 / 2840 -2950; Stoploss: 2220

Saham HOKI


Buy on Break HOKI di atas MA20 @ 197, dan Average Up ketika mampu menembus MA10 @ 199, sehingga HOKI berpeluang untuk naik menuju Target terdekat berada pada Upper Triangle merah di sekitaran 210 sampai dengan titik previous High 212. Destinasi selanjutnya adalah titik previous High sekaligus kumpulan fibonacci rasio di range 224-230.

Rekomendasi

Buy on Break, Entry Level: 198; Target: 210-212 / 224-230; Stoploss: 730

Rekomendasi Saham MDKA, RALS, BMRI dan TLKM oleh Indopremier | 28 Oktober 2021


IHSG (6.535 – 6.665) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.535 dan 6.470 dengan resist di level 6.665 dan 6.730.

MDKA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.300 kemudian 3.360 dengan support di level 3.180, cut loss jika break 3.120.

RALS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 780 kemudian 790 dengan support di level 760, cut loss jika break 750.

BMRI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 7.100 dengan resist di level 7.250 kemudian 7.325.

TLKM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.760 dengan resist di level 3.840 kemudian 3.880.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbxag

Rekomendasi Saham DMAS, MDKA dan SMBR oleh Mirae Asset Sekuritas | 28 Oktober 2021


IHSG Daily, 6,602.21(-0.82%), consolidation. Trading range 6,584 – 6,649. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized relatif tertahan. Pada periode weekly terlihat koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai terlihat . Daily support di 6,584 dan daily resistance di 6,649. Cut loss level di 6,570.

DMAS Daily, 226 (+1.80%),trading buy,  trading range 222 – 232. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 222 dan daily resistance di 232 Cut loss level di 214.

MDKA Daily, 3,240 (+1.57%), trading buy,  trading range 3,180 – 3,350. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 3,180 dan daily resistance di 3,350. Cut loss level di 3,150.

SMBR Daily, 805 (+1.90%), trading buy, trading range 785 – 820. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 785 dan daily resistance terdekat di 820. Cut loss level di 750.

Update Harga Komoditas dan Indeks | 28 Oktober 2021


The S&P 500 and Dow pulled back from record levels on Wednesday while the Nasdaq gained, as investors eyed a slew of stronger-than-expected earnings results from closely watched technology companies. The Nasdaq 100 set a record high.


Dow.......35491   -266.2    -0.74%

Nasdaq.15236   +0.1       +0.02%

S&P 500..4552   -23.1      -0.51%


FTSE.......7253    -24.4       -0.33%

Dax........15706   -51.3       -0.33%

CAC........6754    -12.99     -0.19% 

 

Nikkei...29098     -7.8          -0.03%

HSI........25629     -409.5     -1.57%

Shanghai..3562   -35.3        -0.98%

ST Times..3218   +13.6      +0.42%


lDX.....  6602.94   -54.73    -0.82%

LQ45.....956.82    -8.22      -0.85%

 

Indo10Yr..6.3748   -0.0054    -0.08%👍

ICBI.....330.3344    +0.2326  +0.07%👍

US10Yr...1.5290     -0.0900    -5.56%

VIX............16.98    +1.00       +6.26%

  

USDIndx .........93.8020  -0.1630    -0.17%

Como Indx......238.95     -2.23        -0.92%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN...........165.60    -5.68      -3.32%


IndoCDS..79.0594  -1.1696    -2.07%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14172.50   +20     +0.14%

Jisdor..14184.00   +15     +0.13%


Euro.........1.1604   +0.0010  +0.09%


TLKM........26.47    -0.34       -1.27%

(3755)

EIDO..........23.92    -0.39       -1.60%

EEM..........51.62     -0.42       -0.81%


Oil..............82.24   -2.10       -2.49%‼

Gold ....1798.40       +4.20     +0.23%

Timah ..34967.50   -2454.50   -6.56%

Nickel...19590.00   -501.00     -2.49%

Silver........24.13       -0.07       -0.29%

Copper.....438.95    -10.55     -2.35%

 

Coal price...223.35    unch     +0%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..181.15   -17.85    -8.88%‼

(Nov/Newcastle)

Coal price....232.85   -1.15    -0.49%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...185.00   -6.00    -3.14%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan).....4962   -50        -1.00%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........557.25   +13.75    +2.53%

SoybeanOil..61.42   -0.89       -1.43%

Wheat.......759.75    +7.50      +1.00%


Wood pulp...4450.00   +10    +0.23%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

Rekomendasi Saham ANTM, AUTO, ELSA dan CTRA oleh MNC Sekuritas | 28 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

28 Oktober 2021

Kemarin (27/10), IHSG ditutup terkoreksi 0,8% ke leve 6,602 disertai dengan tekanan jual yang relatif besar. Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave [iv] terlebih apabila IHSG belum mampu break resistance di 6,687. Kami perkirakan, IHSG rawan terkoreksi ke rentang area 6,457-6,545.

Support: 6,573, 6,451

Resistance: 6,680, 6,690

ANTM - Buy on Weakness (2,350)

ANTM ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 2,1% ke level 2,350 pada perdagangan kemarin (27/10), pergerakan ANTM pun menembus MA20 dan MA60-nya. Saat ini, posisi ANTM sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C, sehingga koreksi ANTM pun akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali. Hal ini akan berlaku apabila ANTM tidak terkoreksi ke bawah 2,220.

Buy on Weakness: 2,280-2,340

Target Price: 2,440, 2,630

Stoploss: below 2,220

AUTO - Buy on Weakness (1,130)

AUTO ditutup terkoreksi 1,7% ke level 1,130 pada perdagangan kemarin (27/10). Kami perkirakan, posisi AUTO saat ini sedang berada di akhir wave (iv) dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, koreksi AUTO akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,095-1,115

Target Price: 1,185, 1,250

Stoploss: below 1,075

ELSA - Spec Buy (312)

Pada perdagangan kemarin (27/10), ELSA ditutup terkoreksi 1,9% ke level 312. Selama ELSA tidak terkoreksi ke bawah 306 sebagai supportnya, maka posisi ELSA saat ini sedang berada di awal wave [v] dari wave 1.

Spec Buy: 308-312

Target Price: 350, 380

Stoploss: below 306

CTRA - Sell on Strength (1,075)

Kemarin (27/10), CTRA ditutup terkoreksi cukup agresif sebesar 2,7% ke level 1,075. Kami memperkirakan, saat ini posisi CTRA sedang berada di awal wave 2 dari wave (3). Hal ini berarti, CTRA masih rawan terkoreksi terlebih dahulu ke rentang area 970-1,040, level koreksi CTRA dapat dimanfaatkan untuk level buyback.

Sell on Strength: 1,075-1,110

Disclaimer On


Analisa Saham BRPT, HEAL dan INDY | 28 Oktober 2021

PT Barito Pacific Tbk (BRPT)


Pergerakan saham BRPT secara teknikal memperlihatkan indikator MACD bullish divergence atau menunjukkan potensi penguatan. Sementara indikator stochastic dead cross yang mengindikasikan jenuh beli. Sehingga pergerakan BRPT akan sideways dalam area support dan resistance.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 955

Resistance: Rp 1.035

William Hartanto, Panin Sekuritas

PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)


HEAL ditutup konsolidasi membentuk candle doji ditransaksikan dengan volume transaksi yang besar dan relatif meningkat. Indikator stochastic berada pada level 70 mendekati areal overbought indikasi ada potensi konsolidasi terbatas. Namun apabila dilihat secara jangka panjang yang terlihat pada MA20 dan MA50 pada chart mingguan, HEAL bergerak pada tren bullish. 

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.150

Resistance: Rp 2.220

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

PT Indika Energy Tbk (INDY)


Secara teknikal pergerakan INDY menunjukkan indikator stochastic berada di level 14 dengan MACD yang masih bergerak turun. Sementara candle terlihat berada di dekat garis bawah bollinger band

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 1.800

Resistance: Rp 2.035

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa

Rekomendasi Saham TOWR, BFIN dan PGAS oleh Artha Sekuritas | 28 Oktober 2021


Artha Sekuritas Indonesia Daily Insight

28 Oktober 2021

Dennies Christoper Jordan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Mengalami koreksi dan breakdown support. Analis menyarankan untuk sell/cut loss. Investor bisa masuk saham TOWR di harga Rp 1.180-Rp 1.200 per saham. Stop loss di Rp 1.160 per saham. Target harga TOWR di Rp 1.250-Rp 1.270 per saham. 

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Analis menyarankan masuk saham ini di harga Rp 995-Rp 1.015 per saham. Stop loss di Rp 980 per saham. Target harga BFIN di Rp 1.040-Rp 1.060 per saham. 

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Mengalami koreksi namun masih bertahan di atas level support. Investor disarankan masuk di harga Rp 1.520-Rp 1.550 per saham. Stop loss di Rp 1.495 per saham. Target harganya di Rp 1.620–1.650 per saham. 

Bandarmologi Saham SMGR, KLBF, BUKA, MTDL dan CPIN | 28 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (28/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Ada Apa Dengan Si "Komo"? Apakah Si "Komo" Mulai Kibarkan Bendera Putih??‼️️‼️️


IDX Composite 6,558 - 6,654

SUMMARY: BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): NEUTRAL

CCI (14): *NEUTRAL

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: NEUTRAL

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


SMGR 8,225 - 9,100

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 8,650

TARGET PRICE: 9,100

STOP-LOSS: 8,225


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



KLBF 1,520 - 1,680

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,600

TARGET PRICE: 1,680

STOP-LOSS: 1,520


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BUKA 670 - 740

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 705

TARGET PRICE: 740

STOP-LOSS: 670


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️



MTDL 3,430 - 3,800

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,620

TARGET PRICE: 3,800

STOP-LOSS: 3,430


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



CPIN 6,050 - 6,700

TECHNICAL INDICATORS: *BUY BUY 6,375

TARGET PRICE: 6,700

STOP-LOSS: 6,050


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

JASA MARGA RAIH PREDIKAT MENUJU INFORMATIF DARI KIP


PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih predikat sebagai Badan Publik dengan kualifikasi .Menuju Informatif. dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021 dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Corporate Communication & Community Development Group Head yang merupakan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, sebagai perusahaan jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga menjamin tingkat layanan untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk menjamin pelayanan informasi publik yang terus ditingkatkan tiap tahunnya.

"Alhamdulillah, setelah tahun lalu Jasa Marga berada dalam tahap 'Tidak Informatif', tahun ini kami berhasil naik tiga peringkat dengan kualifikasi 'Menuju Informatif'," kata Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Di tahun 2021, Jasa Marga secara resmi meluncurkan sejumlah inovasi berbasis teknologi untuk pelayanan informasi publik, di antaranya mengembangkan situs e-PPID sebagai layanan informasi publik secara daring, meluncurkan Jasa Marga Toll Road Command Center sebagai pusat pengendali lalu lintas jalan tol dan aplikasi Travoy 3.0 yang menjadi one-stop solution dalam mendapatkan berbagai informasi terkini seputar jalan tol.

Dia menambahkan, untuk memaksimalkan penyebaran informasi agar diterima dengan baik oleh masyarakat, Jasa Marga juga senantiasa berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya dengan Badan SAR Nasional, Indonesia Flying Club, pelaksanaan kegiatan Temu Pelanggan hingga informasi publik yang juga disampaikan oleh rekan-rekan media massa kepada masyarakat.

"Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Jasa Marga optimis untuk terus menjadi Badan Publik yang terpercaya dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan informasi publik yang informatif, cepat dan akurat sesuai kaidah dan ketentuan yang berlaku," ujar Heru.

Sementara itu Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Gede Narayana mengatakan, Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) terhadap Badan Publik dapat menjadi catatan dan rekam jejak dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

TANGGAPAN GARUDA ATAS PENGAJUAN PKPU DARI MITRA BUANA KOORPORINDO


PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda/GIAA) telah menerima surat pemberitahuan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada hari Selasa (26/10), terkait adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh PT Mitra Buana Koorporindo (MBK) selaku kreditur.

"Kami akan mempelajari permohonan PKPU tersebut, bersama dengan  konsultan yang telah ditunjuk oleh Garuda untuk memberikan tanggapan lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,"kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/10).

Selain itu, menurut Irfan, Garuda juga akan terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait mengenai tindak lanjut dan langkah yang akan ditempuh terhadap pengajuan permohonan PKPU ini.

Lebih lanjut Irfan mengatakan, Garuda turut memastikan layanan operasional penerbangan bagi masyarakat akan tetap tersedia secara optimal melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang, khususnya di tengah kondisi pandemi saat ini. (end/as)

Sumber: IQPLUS

BUKIT ASAM OPTIMIS PLTU SUMSEL 8 OPERASIONAL 2022


Badan Usaha Milik Negara pertambangan batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimis Pembangkit Listrik Tenaga Uap mulut tambang Sumsel 8 di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, dapat beroperasional secara komersial pada kuartal pertama 2022.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto secara virtual, Selasa, mengatakan optimis itu lantaran progres pembangunan per September 2021 sudah mencapai 91,03 persen.

"Kami sangat optimis sekali, bahkan bisa COD (uji coba) di tahun ini karena sudah capai di atas 90 persen," kata dia.

PLTU Sumsel 8 berkapasitas 2x620 megawatt (MW) ini dibangun dengan nilai investasi sebesar 1,68 miliar dolar AS. PLTU ini merupakan bagian dari proyek penyediaan listrik 35.000 megawatt (MW) yang dicanangkan pemerintah.

PLTU ini digarap oleh perusahaan konsorsium antara Bukit Asam dan perusahaan China, Huadian Hongkong Company Ltd yang bernama PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP).

Jika sudah beroperasi komersial nanti, PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 diperkirakan dapat menyerap hasil produksi batubara PTBA sebanyak 5,4 juta ton per tahun.

Terkait isu lingkungan yang selalu dikaitkan dengan batu bara, Suryo mengatakan saat ini sudah ditemukan teknologi di PLTU untuk mereduksi emisi karbon hingga 95 persen.

Artinya, karbon yang dikeluarkan oleh PLTU sudah ramah lingkungan sehingga dapat diserap oleh tanaman.

Pembangkit tersebut memakai teknologi ramah lingkungan, yakni super critical yang mampu menekan emisi dari aktivitas pembakaran batu bara.

"Saya memperkirakan dengan ditemukan teknologi ini, batu bara akan dimanfaatkan sepanjang zaman, sampai akhirnya habis sendiri di alam," kata dia.(end/ant)

Sumber: IQPLUS