google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo WASKITA KARYA RAIH KREDIT SINDIKASI SENILAI Rp8,07 TRILIUN Langsung ke konten utama

WASKITA KARYA RAIH KREDIT SINDIKASI SENILAI Rp8,07 TRILIUN


PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyampaikan bahwa telah menandatangani akta perjanjian fasilitas kredit sindikasi dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) pada tanggal 25 Oktober 2021.

"Dalam Akta perjanjian tersebut WSKT meraih fasilitas kredit modal kerja dengan jumlah pokok sebesar Rp8.076.463.000.000 dari BMRI, BNI dan BBRI bersifat bergulir (revolving) transaksional dengan penjaminan Pemerintah dalam rangka pelaksanaan program pemulihan ekonomi,"tutur Taufik Hendra Kusuma Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSKT, Rabu (27/10).

Lebih lanjut Hendra Kusuma memaparkan tujuan penggunaan fasilitas kredit tersebut sebagai modal kerja termasuk untuk melunasi Non Cash Loan dan Supplier Financing yang menjadi limit dari Fasilitas Kredit untuk pelaksanaan Proyek dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional dan memiliki sublimit kredit non tunai dalam bentuk letter of credit (LC)/surat kredit berdokumen dalam negeri (SKBDN), /Counfer Guarantee (CG) / standby Letter of Credit (SBIC) dan Supplier Financing.

Selain itu, WSKT juga telah menandatangani Akta Perjanjian Pengelolaan Kas dan Rekening Penampungan No. 39 Tanggal 25 Oktober 2021 yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta.

Taufik Hendra menambahkan "Fasilitas kredit sindikasi ini akan meningkatkan kapasitas modal kerja WSKT dalam menyelesaikan proyek - proyek yang sedang berjalan serta dapat meningkatkan kinerja operasional,"pungkasnya. (end/ar)

Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...