[MYOR] Mayora Indah merilis varian baru produk makanan dan minuman


PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mengantisipasi potensi kenaikan permintaan produk makanan dan minuman selama periode bulan Ramadan.

Sekretaris Perusahaan Mayora Indah Yuni Gunawan menyampaikan, persiapan yang telah dan sedang dilakukan MYOR di masa Ramadan sekaligus Idul Fitri adalah meningkatkan produksi dan persediaan produk barang jadi.

MYOR juga meluncurkan beberapa kemasan produk bersifat “festive product” yang hanya dijual dalam momen-momen tertentu, termasuk Ramadan dan Lebaran Idul Fitri. “Kami juga memastikan bahwa distribusi produk Mayora sampai ke level retailers, sehingga produk-produk kami mudah ditemukan dan dapat dinikmati oleh masyarakat,” kata Yuni, Selasa (13/4).

Di Ramadan tahun ini, MYOR telah meluncurkan varian baru berupa biskuit Roma Kelapa Cream Cokelat, Roma Sandwich, kopi Gilus Mix varian rasa nangka, serta Tora Flavacino Orange dengan rasa jeruk segar.

Meski tidak menyebut target secara rinci, manajemen MYOR optimistis bahwa momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu sekalipun sama-sama masih dalam suasana masa pandemi Covid-19.

“Seluruh produk kami diharapkan akan mengalami kenaikan, baik itu biskuit, permen, wafer, cokelat, kopi, maupun makanan sehat,” imbuh Yuni.

Sumber: KONTAN

[GOOD] Memasuki bulan Ramadan, Garudafood andalkan produk musiman


PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) memilih fokus untuk meningkatkan penetrasi produk makanan dan minuman yang bersifat musiman (seasonal) dalam menyambut bulan Ramadan tahun 2021.

Direktur Garudafood Putra Putri Jaya Paulus Tedjosutikno mengatakan, sejak awal tahun ini, GOOD telah menyiapkan produk seasonal untuk menyambut momen Ramadan dan Lebaran Idulfitri. Misalnya, produk dalam kemasan toples seperti Gery Butter Cookies dan Gery Egg Roll serta produk kemasan kaleng seperti Chocolatos Dark Premium Edition, Chocolatos Gold Edition, Chocolatos Hollanda Wafer, Gery Hollanda Butter Cookies, dan Gery Wafer Roll dan Ekstrudat.

Manajemen GOOD memiliki berbagai cara untuk memaksimalkan penjualan produk saat Ramdaan dan Idulfitri di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya melalui toko resmi dengan memanfaatkan fitur official store di beberapa platform e-commerce.

“Melalui e-commerce, kami berupaya dapat terus memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bagi konsumen dalam berbelanja produk-produk Garudafood,” ungkap dia, Selasa (13/4).

GOOD optimistis kondisi perekonomian nasional akan lebih baik dan permintaan konsumsi masyarakat di Ramadan tahun ini akan mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Terlebih lagi, terdapat sentimen positif dari program vaksinasi Covid-19 dan berbagai program stimulus pemulihan ekonomi dari pemerintah. Vaksinasi yang berjalan lancar tentu membuat bisnis makanan dan minuman kembali menggeliat. Masyarakat pun menjadi lebih leluasa bermobilisasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Optimisme demikian sudah muncul seiring dengan perbaikan penjualan GOOD yang disebut-sebut terus tumbuh dalam 5 bulan terakhir, yakni dari bulan November 2020 sampai Maret 2021.

“Namun demikian, di Ramadan kali ini, Garudafood tidak menambah kapasitas produksi dan tidak menargetkan pertumbuhan penjualan, sehingga pertumbuhan setidaknya akan sama dibandingkan tahun lalu,” tambah Paulus.

Dia menambahkan, dengan mengoptimalkan strategi pemasaran di berbagai platform e-commerce serta diversifikasi produk yang terdiri dari 7 merek utama, yakni Garuda, Gery, Chocolatos, Leo, Clevo, Prochiz, dan Top Chiz, maka GOOD yakin dapat memberikan nilai tambah tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya saat menyambut Ramadan sekaligus Hari Raya Idulfitri nanti.

Tak ketinggalan, Manajemen GOOD menilai selama pandemi Covid-19 masyarakat cenderung mengubah pola konsumsi menjadi lebih sehat. Terkait hal itu, GOOD juga berusaha memaksimalkan produk yang berbahan dasar keju dan turunannya, seperti Prochiz Cheddar, Prochiz QuickMelt, dan Prochiz Spready yang dapat dijadikan sebagai bahan utama ataupun topping tambahan dalam aneka menu makanan.

“Produk ini pun memiliki peluang pertumbuhan yang menjanjikan,” tandas Paulus.

Sumber: KONTAN

[CAKK] Perbaiki kinerja, Cahayaputra Asa Keramik diversifikasi produk


PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) melihat tahun ini sebagai momentum perbaikan kinerja setelah di tahun lalu, mencatatkan penurunan penjualan dan laba cukup signfikan.

Melansir laporan keuangan CAKK di 2020, produsen keramik ini mencatatkan  penurunan penjualan hingga 25% yoy menjadi Rp 217,01 miliar. Penurunan disebabkan karena sempat memberhentikan operasi produksi hingga dua bulan, dimulai pada April hingga pertengahan Juni 2020.

Alhasil, laba bersih CAKK ikut turun 93% yoy dari Rp 2,06 miliar di 2019 menjadi Rp 144,4 juta di 2020.

Di tahun 2021, CAKK melihat banyak peluang yang bisa digali sehingga membidik target penjualan hingga 37% yoy menjadi Rp 300 miliar dan laba bersih melesat menjadi Rp 20 miliar.

Presiden Direktur Cahayaputra Asa Keramik Johan Silitonga mengatakan, CAKK telah menambah kapasitas produksi hingga 13 juta meter persegi pertahun yang diharapkan bisa dicapai secara bertahap.

"Tentunya dengan penambahan kapasitas tersebut, kami bisa  meningkatkan kapasitas produksi lalu meningkatkan  volume penjualan, net sales,dan akan meningkatkan laba di perusahaan. Haparan kami supaya dapat membayar 2020 karena imbas pandemi," jelasnya dalam acara paparan publik secara virtual, Selasa (13/4).

Johan melihat, ada beberapa kebijakan pemerintah yang memberikan katalis positif bagi produsen keramik lokal. Selain penurunan gas untuk sejumlah sektor industri manufaktur, kebijakan pelarangan menggunakan bahan bangunan impor juga akan memberikan angin segar.

Di tahun ini, CAKK sudah mulai bergerak membidik industri real estate. "Kami akan variasi pasar selain ritel akan masuk ke proyek yang khusus untuk perumahan," kata Johan.

Tak hanya itu, CAKK juga akan melakukan diversifikasi produk dengan memproduksi keramik ukuran 60x60 sedangkan saat ini produk terbesar yang diproduksi CAKK keramik ukuran 50x50. CAKK melihat keramik ukuran lebih besar diminati orang kota.  

Direktur CAKK Juli Berliana menambahkan, ada sejumlah strategi pengembangan usaha yang akan dilakukan perusahaan di sepanjang 2021. "Kami akan lebih fokuskan pada efisiensi produksi sehingga produk keramik yang kami hasilkan berdaya saing tinggi di pasar," tuturnya.

Selain itu, kata Juli, CAKK juga akan fokus pada pengembangan produk terutama dalam desain keramik sehingga bisa diterima oleh setiap segmen pasar yang ada, terutama di segmen menengah.

Cahayaputra Asa Keramik juga akan melakukan diversifikasi produk dari segi ukuran sehingga dapat meningkatkan penyerapan produk keramik merek Kaisar di pasar nasional.

"Kami juga akan melakukan perluasan jaringan ke Indonesia Timur. Dari segi pelayanan kami meningkatka layanan paska jual kepada konsumen melalui distributor yang ditunjuk perusahaan," imbuh Juli.

Lewat agenda pengembangan usaha ini, manajemen Cahayaputra Asa Keramik yakin mampu memperbaiki kinerja di tahun 2021.

Sumber: KONTAN

[PBID] Memasuki Ramadan, Panca Budi Idaman mencatatkan kenaikan permintaan kemasan


Memasuki momentum Ramadan, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) mengalami kenaikan demand permintaan kemasan plastik pada sektor industri makanan dan minuman. Hal tersebut terjadi, seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama periode Ramadan.

Direktur PBID Lukman Hakim menyebut, PBID utamanya hadir untuk memenuhi kebutuhan kemasan bagi para pengusaha di sektor industri makanan dan minuman. Karenanya, peningkatan permintaan  pun akan mengikuti tren pasar pada sektor yang menjadi target pasar mereka.

"Untuk kemasan plastik dan kertas, segmen kami terbesar di pasar tradisional, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),terutama untuk mendukung industri makanan dan minuman," ungkap Direktur PBID Lukman Hakim saat dihubungi Kontan, Selasa (13/4). 

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya di momentum Ramadan, PBID menyiapkan sejumlah strategi khusus. Salah satunya dengan memaksimalkan laju distribusi juga pasokan stok kemasan plastik agar dapat memenuhi seluruh permintaan pasar. "Seperti memberikan layanan distribusi yang baik dari segi ketepatan waktu dan ketersediaan barang," sebutnya. 

Lukman tidak memerinci berapa target penjualan yang ingin dicapai di momentum Ramadan tahun ini karena produk PBID bersifat consumer staples atau kebutuhan sehari-hari. Sehingga  penjualan tidak difokuskan pada momentum Ramadan saja. 

Namun secara keseluruhan dia bilang PBID optimistis akan mengerek pertumbuhan hingga 15% di sepanjang tahun 2021. "Target pertumbuhan penjualan kami di 2021 sebesar 10%-15%, setiap bulan kami selalu push penjualan," terang Lukman. 

Untuk memuluskan kinerja bisnisnya di tahun ini, PBID akan melakukan ekspansi pasar ke sejumlah wilayah baru yang memiliki potensi pasar tinggi, seperti Jawa Timur dan beberapa wilayah baru lainnya di luar pulau Jawa. 

Selain itu, PBID pun menjalankan banyak strategi lain yang diyakininya dapat membantu mendongkrak pendapatannya di tahun ini. "Seperti meningkatkan kualitas produk dan brand value, meningkatkan inovasi dan diversifikasi produk, melakukan efisiensi operasional, dan menjalankan protokol kesehatan yg baik," pungkasnya. 

Sedikit informasi, sebagai emiten kemasan plastik dan kertas, PBID memproduksi berbagai macam kemasan seperti food pack, gelas plastik, kemasan kertas seperti dus kue, dan juga kertas nasi.  

Sumber: KONTAN

[AMRT] Sumber Alfaria berupaya dongkrak pertumbuhan kinerja di tahun ini

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) berupaya menggeber pertumbuhan penjualan dan laba bersih di tahun ini. AMRT optimistis kinerja akan tumbuh seiring pertumbuhan ekonomi dan bisnis di Indonesia yang mulai memperlihatkan pemulihan di tahun ini.

"Target perjualan di sepanjang 2021 diharapkan tumbuh lebih baik lagi dibandingkan apa yang sudah kita capai di 2020. Dengan mempertimbangkan konsumsi masyarakat akan tetap tumbuh sepanjang 2021, perusahaan memasang target pertumbuhan penjualan yang cukup optimistis," kata Corporate Affairs Director AMRT Solihin saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (13/4).  

Solihin berharap, dengan adanya program vaksinasi masal yang tengah digencarkan pemerintah saat ini, dapat berdampak positif terhadap pemulihan ekonomi. Ekonomi yang pulih akan ikut menggairahkan kembali daya beli masyarakat yang sempat melesu akibat dampak pandemi covid-19.

"Keberhasilan pengendalian Covid-19 serta kebijakan penanganannya akan menjadi faktor kunci bagi pemulihan ekonomi 2021. Optimisme tersebut diharapkan akan mengembalikan kepercayaan konsumen serta mendukung pemulihan daya beli masyarakat," ujar dia.

Tak hanya program vaksinasi, pelonggaran kebijakan pembatasan fisik dan sosial juga akan berpengaruh tarhadap meningkatnya daya beli masyarakat di sektor industri ritel. Maklumlah, salah satu penyebab kontraksi pada penjualan industri ritel di tahun lalu adalah akibat dari munculnya pandemi Covid-19 yang juga dibarengi dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga jam operasional ribuan gerai Alfamart menjadi terbatas.

Begitu pula dengan kondisi di kuartal I 2021, pemerintah menerapkan kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal itu berdampak terhadap penurunan penjualan AMRT di awal tahun 2021 dibandingkan dengan periode sebelumnya.  

"Pada pembatasan jam operasional ada sekitar 8.000 toko Alfamart yang berada diwilayah Jawa dan Bali yang mengalami perubahan jam buka lebih lambat di pagi hari, buka jam 10.00 pagi dari normalnya jam 07.00 pagi, dan tutup pukul 19.00 dari normalnya tutup pukul 22.00, dan sampai saat ini jam tutup operasional toko masih ada pembatasan maksimal sampai pukul 21.00," kata Solihin.

Meskipun demikian, pelonggaran PPKM yang juga diikuti dengan tren penurunan angka penularan Covid-19 serta akselerasi vaksinasi masal yang kian meningkat sejak Maret lalu, telah berdampak terhadap meningkatnya frekuensi kedatangan konsumen ke gerai Alfamart.

"Dengan sinyal positif peningkatan jumlah kedatangan konsumen dibulan Maret yang terus berlanjut di April, diharapkan tingkat keyakinan konsumen ini akan terus membaik dan mendorong peningkatan penjualan," ujar Solihin.

Untuk mendukung realiasi pertumbuhan penjualan di tahun ini, AMRT juga telah menjalankan sejumlah strategi bisnis, termasuk salah satunya pengembangan ekspansi gerai Alfamart di berbagai wilayah Indonesia.  Solihin menyebut, AMRT menargetkan 500-750 gerai baru di sepanjang tahun 2021, dengan mengedepankan lokasi-lokasi yang strategis termasuk juga merambah potensi baru di daerah luar Pulau Jawa.

"Seperti perbaikan dalam penentuan lokasi toko baru dan renovasi perbaikan tampilan toko dan beberapa pengembangan strategi bisnis lainnya," imbuhnya.

Sedikit informasi, hingga Desember 2020 AMRT telah memiliki sebanyak 15.434 gerai Alfamart yang sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sumber: KONTAN

Rekomendasi Saham GJTL, DOID dan CTRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 14 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

April 14, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,927.44(-0.36%), Consolidation. Trading range 5,877 – 5,961. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung turun namun mulai tertahan. Pada periode  weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized berada sekitar support trendline. Daily support di 5,877 dan daily resistance di 5,961. Cut loss level di 5,840.

GJTL Daily, 875 (+1.16%), buy on weakness, trading range 835 – 890. Indikator MFI optimized dan RSI optimized akan menguji support trend line. Daily support di 835 dan daily resistance di 890. Cut loss level di 820.

DOID Daily, 350 (-0.57%), buy on weakness, trading range 340 – 362. Indikator MFI optimized dan indikator  RSI  optimized koreksi terbatas. Daily support  di  340 dan daily resistance di 362. Cut loss level di 330.

CTRA Daily, 1,070 (0.00%), buy on weakness, trading range 1,040 – 1,090.  Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak turun namun terbatas. Perkiraan daily support di 1,040 dan daily resistance terdekat di 1,090. Cut loss level di 1,020.

Rekomendasi Saham BJBR, ISAT, ITMG dan ERAA oleh Indopremier | 14 April 2021


IHSG (5.885 – 5.975) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.975 kemudian 6.020 dengan support di level 5.885 dan 5.840.

BJBR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.580 dengan resist di level 1.625 kemudian 1.660.

ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.700 kemudian 6.875 dengan support di level 6.350, cut loss jika break 6.175.

ITMG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 11.475 dengan resist di level 12.075 kemudian 12.375.

ERAA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 540 kemudian 555 dengan support di level 510, cut loss jika break 496.


XBNI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 941 dengan resist di level 956 kemudian 967.

XIIF (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 528 dengan resist di level 538 kemudian 543.

XILV (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 102 dengan resist di level 104 kemudian 105.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbsjw

Ulasan Pasar Global | 14 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 14, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Saham teknologi mendorong S&P 500 ke rekor penutupan, Nasdaq mengambang

S&P 500 ditutup pada rekor tertinggi lainnya pada hari Selasa dan indeks komposit Nasdaq melonjak, karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang penghentian peluncuran vaksin COVID-19 Johnson & Johnson dan inflasi AS yang kuat.

Dow Jones turun 68,13 poin atau 0,2% menjadi 33.677,27. S&P 500 naik 13,6 poin atau 0,33% pada 4.141,59. Komposit Nasdaq menambahkan 146,10 poin atau 1,05% pada 13.996,10.

Saham produsen obat mencapai level terendah satu bulan sebelum memulihkan beberapa kerugian hingga ditutup 1,3%, karena seruan untuk menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 setelah enam wanita mengalami pembekuan darah langka memberikan kemunduran baru untuk upaya mengatasi pandemi. Berita itu datang ketika data AS menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) pada bulan Maret naik paling tinggi dalam lebih dari 8-1/2 tahun, memulai apa yang sebagian besar ekonom harapkan akan menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Eropa

Bursa Eropa berhenti sejenak di dekat rekor tertinggi.

Bursa Eropa melayang tepat di bawah tertinggi sepanjang masa pada hari Selasa, sedikit berubah oleh data inflasi AS yang menunjukkan sikap kebijakan akomodatif Federal Reserve akan tetap utuh.

STOXX 600 Eropa ditutup naik 0,1% menjadi 435,75.

Indeks saham Jerman yang memiliki banyak ekspor juga naik sebanyak itu setelah data menunjukkan ekspor China tumbuh dengan kecepatan tinggi di bulan Maret dan pertumbuhan impor melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun. Data pada hari Selasa menunjukkan inflasi di Amerika Serikat naik lebih dari yang diharapkan, membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari 8-1/2 tahun di bulan Maret karena peningkatan vaksinasi dan stimulus fiskal besar-besaran melepaskan permintaan yang terpendam.

Update Harga Komoditas dan Indeks | 14 April 2021


S&P 500 closes at record, Nasdaq adds 1% as stocks shake off J&J vaccine halt, higher inflation

U.S. stocks traded mostly higher on Tuesday after a March inflation report turned out not as bad as some traders feared, but the impact of a halt to the rollout of Johnson & Johnson vaccine kept optimism in check.


Dow.......33677   -68.1        -0.20%

Nasdaq.13996  +146.1     +1.05%

S&P 500..4142  +13.6       +0.33%

 

FTSE...... .6891   +1.4         +0.02%

Dax........15235   +19.4       +0.13%

CAC........6184     +22.4       +0.36%


Nikkei...29752    +212.9     +0.72%

HSI........28497    +43.97    +0.15%

Shanghai .3397   -16.5        -0.48%

ST Times..3187  +13.97    +0.44%


IDX.....5927.44   -21.13       -0.36%

LQ45.....881.69  -1.12          -0.13%


JAKMIND.....967.66    +2.27     +0.23%

JAKCONS....1640.53  -15.04     -0.91%

JAKTRADE...863.91    -1.19       -0.14%

JAKBIND......944.96    -18.82     -1.95%

JAKAGRI...1444.57    +14.20    +0.99%

JAKFIN.. ....1359.65   -8.87        -0.65%

JAKPROP......343.42   -4.19        -1.21%

JAKINFR...1035.14    +10.83     +1.06%

JAKMANU..1247.77   -4.79        -0.38%   

JAKMINE....1743.20   -16.29      -0.93%

 

Indo10Yr..6.7460 +0.0400   +0.60%

ICBI....311.1720   -0.5240     -0.17%

US10Yr..1.6230    -0.0520     -3.10%

VIX........16.65   -0.26        -1.54%👍‼️

  

USDIndx .....91.8520  -0.2380   -0.26%

Como Indx...188.14   +1.73      +0.93%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN..... .144.31  +1.06       +0.74%


IndoCDS.....83.2707  -0.6128   -0.73%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14605.00   +10    +0.07%‼️

Jisdor....14648     +17    +0.12‼️



Euro.........1.1950  +0.0035  +0.29%



TLKM........23.02      +0.15    +0.66%

(3372)

EIDO...........21.17     +0.06    +0.28%

EEM...........53.45      +0.22    +0.41%


Oil...........60.52       +0.80      +1.34%

Gold ......1745.50    +12.60    +0.73%

Timah....25600.00  -60.00      -0.23%

Nickel...16075.00    -90.00      -0.56%

 

Coal price.....93.45   +0.15    +0.16%

(Apr/Newcastle) 

Coal price....89.00   +2.80    +3.25%

(May/Newcastle)

Coal price.....68.85   +0.50    +0.73%

(Apr/Rotterdam) 

Coal price....70.10   +1.50    +2.18%

(May/ Rotterdam)

 

CPO(Jun)..3724       +82         +2.25%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........566.50    +10.50   +1.89%

SoybeanOil...51.15  +1.57     +3.17%

Wheat....... 633.50   +2.25     +0.36%


Wood pulp.5512.50   unch     +0%


( DE/ Phintraco(AT)  14-04-21)

Rekomendasi Saham BBCA, TINS, GGRM dan KLBF oleh MNC Sekuritas | 14 April 2021


MNC Daily Scope Wave

14 April 2021

IHSG kembali terkoreksi 0,4% pada perdagangan kemarin (13/4) dan ditutup di level 5,927. Kami perkirakan, IHSG berpeluang menguat untuk menguji 5,980-6,050. Namun demikian, selama IHSG belum mampu bergerak ke atas 6,113, maka IHSG masih rawan koreksi ke area 5,830-5,870 kembali. Tetap waspadai support di 5,735, bila IHSG bergerak menembus area tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C dari wave (4) ke area 5,600.

Support: 5,850, 5,735

Resistance: 6,113, 6,230

BBCA - Buy on Weakness (30,000)

Pada perdagangan kemarin (13/4), BBCA bergerak terkoreksi 1,1% dan ditutup di level 30,000 disertai dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave 4. Hal tersebut berarti, setelah terkonfirmasi terbentuk wave 4, maka BBCA berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 29,000-30,000

Target Price: 31,600, 33,000

Stoploss: below 28,600

TINS - Buy on Weakness (1,515)

TINS ditutup cenderung flat pada perdagangan kemarin (13/4) ke level 1,515. Kami memperkirakan pergerakan TINS saat ini sedang berada di akhir dari wave [v] dari wave C dari wave (A). Meskipun terkoreksi, namun kami perkirakan akan cenderung terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,400-1,500

Target Price: 1,600, 1,840

Stoploss: below 1,385

GGRM - Spec Buy (36,375)

GGRM ditutup terkoreksi 1,2% ke level 36,375 pada perdagangan kemarin (13/4). Selama GGRM tidak terkoreksi ke bawah 35,600, maka koreksi GGRM ini merupakan bagian dari awal wave (1) dari wave [C]. Hal ini berarti, GGRM berpeluang untuk menguat kembali.

Spec Buy: 36,000-36,375

Target Price: 39,000, 42,000

Stoploss: below 35,600

KLBF - Sell on Strength (1,490)

Pada perdagangan kemarin (13/4), KLBF ditutup terkoreksi 1,3% ke level 1,490. Selama KLBF belum mampu bergerak ke atas 1,580, maka saat ini kami perkirakan KLBF sedang berada di awal wave (C) dari wave [B] dan koreksi wave (C) ini akan terkonfirmasi bila KLBF terkoreksi ke bawah level supportnya di 1,420. Adapun level koreksi KLBF berada pada rentang 1,300-1,400.

Sell on Strength: 1,500-1,520

Disclaimer On

Rekomendasi Saham AUTO, BBTN, LPKR dan LSIP oleh Binaartha Sekuritas | 14 April 2021


Binaartha Sekuritas Daily

14 April 2021

oleh Nafan Aji 

Astra Otoparts (AUTO)

Pergerakan harga AUTO masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.105 – Rp 1.155 dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.180, Rp 1.240, Rp 1.375 dan Rp 1.510. Support ada di Rp 1.105 dan Rp 1.075. Saham AUTO ditutup di Rp 1.155. (RoE: 0.02%; PER: 2425.53x; EPS: 0.47; PBV: 0.49x; Beta: 1.19). 

Bank Tabungan Negara (BBTN)

Pergerakan harga saham BBTN telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area Rp 1.580 – Rp 1.605, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.695, Rp 1.750, Rp 2.000, Rp 2.250 dan Rp 2.500. Support ada di Rp 1.505. Saham BBTN ditutup di Rp 1.605. (RoE: 8.02%; PER: 10.48x; EPS: 152.61; PBV: 0.84x; Beta: 2.41). 

Dharma Satya Nusantara (DSNG)

Pergerakan harga saham DSNG telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Akumulasi pada area level Rp 580 - Rp 590, dengan target harga secara bertahap di level Rp 620 dan Rp720. Support ada di Rp 565 dan Rp 515. Saham DSNG ditutup di Rp 590. (RoE: 7.65%; PER: 13.01x; EPS: 44.97; PBV: 1.00x; Beta: 0.5). 

Lippo Karawaci (LPKR)

Saham LPKR ditutup di Rp 197. (RoE: -10.18%; PER: -4.45x; EPS: -44.01; PBV: 0.45x; Beta: 1.98). Pergerakan harga saham LPKR masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada harga Rp 192 – Rp 197, dengan target harga secara bertahap di Rp 212, Rp 224, Rp 234 dan Rp 274. Support ada di Rp 177.

PP London Sumatra Plantation (LSIP)

Pergerakan harga saham LSIP masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada level Rp 1.255 – Rp 1.330, dengan target harga secara bertahap di Rp 1.280, Rp 1.320, Rp 1.350, Rp 1.480, Rp 1.610 dan Rp 1.740. Support ada di Rp 1.220.  Saham LSIP ditutup di Rp 1.330. (RoE: 7.50%; PER: 12.36x; EPS: 102.35; PBV: 0.93x; Beta: 1.07). 

PP Presisi (PPRE)

Saham PPRE ditutup di Rp 202. (RoE: 2.06%; PER: 34.49x; EPS: 5.74; PBV: 0.71x; Beta: 2.29): Pergerakan harga saham PPRE masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 195 – Rp 202, dengan target harga secara bertahap di level Rp 224, Rp 270 dan Rp 316. Support ada di Rp 189 dan Rp 178.

Wijaya Karya (WIKA)

Saham WIKA ditutup di Rp 1.370. (RoE: 1.12%; PER: 67.10x; EPS: 20.64; PBV: 0.75x; Beta: 2.43). Pergerakan harga saham WIKA masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish matching low candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Akumulasi pada area level Rp 1.335 – Rp 1.370, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.490, Rp 1.710, Rp 2.230 dan Rp 2.750. Support ada di Rp 1.315 dan Rp 1.190.

Analisa Saham ACES, KRAS dan MDKA | 14 April 2021

PT. Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)


Saat ini pergerakan ACES menunjukkan penurunan harga saham mengingat pergerakan harganya telah mengalami breakdown. Hal ini terlihat dari indikator MACD, RSI dan SAR yang sudah menunjukkan sinyal negatif.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 1.335

Resistance: Rp 1.450

M Nafan Aji, Binaartha Sekuritas

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS)


Pergerakan KRAS terlihat cenderung sideways pada rentang 585-680. Namun, kemarin ditutup menguat di atas MA5, dengan indikasi penguatan jangka pendek. MACD memperlihatkan golden cross yang menunjukkan potensi menguat. Namun stochastic justru dead cross yang memungkinkan terjadinya profit taking.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 585

Resistance: Rp 680

William Hartanto, Panin Sekuritas

PT Merdeka Copper Gold  Tbk (MDKA)


Pergerakan MDKA ditutup membentuk candle hammer dragonfly. Kemudian juga didukung oleh RSI positive divergence yang mengindikasikan peluang untuk rebound. Resistance terdekat MDKA adalah MA10 2.220 dan disusul MA20 2.280-2.340 sebagai target konservatif jangka pendek.

Rekomendasi: Speculative buy

Support: Rp 2.090

Resistance: Rp 2.220

Liza Camelia, Henan Putihrai Sekuritas