google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBCA, TINS, GGRM dan KLBF oleh MNC Sekuritas | 14 April 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBCA, TINS, GGRM dan KLBF oleh MNC Sekuritas | 14 April 2021


MNC Daily Scope Wave

14 April 2021

IHSG kembali terkoreksi 0,4% pada perdagangan kemarin (13/4) dan ditutup di level 5,927. Kami perkirakan, IHSG berpeluang menguat untuk menguji 5,980-6,050. Namun demikian, selama IHSG belum mampu bergerak ke atas 6,113, maka IHSG masih rawan koreksi ke area 5,830-5,870 kembali. Tetap waspadai support di 5,735, bila IHSG bergerak menembus area tersebut, maka IHSG terkonfirmasi membentuk wave C dari wave (4) ke area 5,600.

Support: 5,850, 5,735

Resistance: 6,113, 6,230

BBCA - Buy on Weakness (30,000)

Pada perdagangan kemarin (13/4), BBCA bergerak terkoreksi 1,1% dan ditutup di level 30,000 disertai dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami perkirakan, posisi BBCA saat ini sedang berada di akhir wave (v) dari wave [c] dari wave 4. Hal tersebut berarti, setelah terkonfirmasi terbentuk wave 4, maka BBCA berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 29,000-30,000

Target Price: 31,600, 33,000

Stoploss: below 28,600

TINS - Buy on Weakness (1,515)

TINS ditutup cenderung flat pada perdagangan kemarin (13/4) ke level 1,515. Kami memperkirakan pergerakan TINS saat ini sedang berada di akhir dari wave [v] dari wave C dari wave (A). Meskipun terkoreksi, namun kami perkirakan akan cenderung terbatas dan berpeluang untuk menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,400-1,500

Target Price: 1,600, 1,840

Stoploss: below 1,385

GGRM - Spec Buy (36,375)

GGRM ditutup terkoreksi 1,2% ke level 36,375 pada perdagangan kemarin (13/4). Selama GGRM tidak terkoreksi ke bawah 35,600, maka koreksi GGRM ini merupakan bagian dari awal wave (1) dari wave [C]. Hal ini berarti, GGRM berpeluang untuk menguat kembali.

Spec Buy: 36,000-36,375

Target Price: 39,000, 42,000

Stoploss: below 35,600

KLBF - Sell on Strength (1,490)

Pada perdagangan kemarin (13/4), KLBF ditutup terkoreksi 1,3% ke level 1,490. Selama KLBF belum mampu bergerak ke atas 1,580, maka saat ini kami perkirakan KLBF sedang berada di awal wave (C) dari wave [B] dan koreksi wave (C) ini akan terkonfirmasi bila KLBF terkoreksi ke bawah level supportnya di 1,420. Adapun level koreksi KLBF berada pada rentang 1,300-1,400.

Sell on Strength: 1,500-1,520

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...