Langsung ke konten utama

[PBID] Memasuki Ramadan, Panca Budi Idaman mencatatkan kenaikan permintaan kemasan


Memasuki momentum Ramadan, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) mengalami kenaikan demand permintaan kemasan plastik pada sektor industri makanan dan minuman. Hal tersebut terjadi, seiring dengan meningkatnya daya beli masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama periode Ramadan.

Direktur PBID Lukman Hakim menyebut, PBID utamanya hadir untuk memenuhi kebutuhan kemasan bagi para pengusaha di sektor industri makanan dan minuman. Karenanya, peningkatan permintaan  pun akan mengikuti tren pasar pada sektor yang menjadi target pasar mereka.

"Untuk kemasan plastik dan kertas, segmen kami terbesar di pasar tradisional, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),terutama untuk mendukung industri makanan dan minuman," ungkap Direktur PBID Lukman Hakim saat dihubungi Kontan, Selasa (13/4). 

Untuk memenuhi kebutuhan pelanggannya di momentum Ramadan, PBID menyiapkan sejumlah strategi khusus. Salah satunya dengan memaksimalkan laju distribusi juga pasokan stok kemasan plastik agar dapat memenuhi seluruh permintaan pasar. "Seperti memberikan layanan distribusi yang baik dari segi ketepatan waktu dan ketersediaan barang," sebutnya. 

Lukman tidak memerinci berapa target penjualan yang ingin dicapai di momentum Ramadan tahun ini karena produk PBID bersifat consumer staples atau kebutuhan sehari-hari. Sehingga  penjualan tidak difokuskan pada momentum Ramadan saja. 

Namun secara keseluruhan dia bilang PBID optimistis akan mengerek pertumbuhan hingga 15% di sepanjang tahun 2021. "Target pertumbuhan penjualan kami di 2021 sebesar 10%-15%, setiap bulan kami selalu push penjualan," terang Lukman. 

Untuk memuluskan kinerja bisnisnya di tahun ini, PBID akan melakukan ekspansi pasar ke sejumlah wilayah baru yang memiliki potensi pasar tinggi, seperti Jawa Timur dan beberapa wilayah baru lainnya di luar pulau Jawa. 

Selain itu, PBID pun menjalankan banyak strategi lain yang diyakininya dapat membantu mendongkrak pendapatannya di tahun ini. "Seperti meningkatkan kualitas produk dan brand value, meningkatkan inovasi dan diversifikasi produk, melakukan efisiensi operasional, dan menjalankan protokol kesehatan yg baik," pungkasnya. 

Sedikit informasi, sebagai emiten kemasan plastik dan kertas, PBID memproduksi berbagai macam kemasan seperti food pack, gelas plastik, kemasan kertas seperti dus kue, dan juga kertas nasi.  

Sumber: KONTAN

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Mau Investasi Cuan di 2021? Buruan Serok Saham Pilihan Ini

Katanya tahun depan disebut tahunnya kerja keras dan disiplin. Siapa yang kerja keras, sabar, dan disiplin, bakal kaya raya. Sebaliknya, yang bermalas-malasan, bakal merugi. Selain bekerja, kamu juga harus pintar memutar gaji atau penghasilan. Supaya duit tidak habis, tetapi malah berkembang biak. Caranya dengan investasi. Begitulah strategi orang-orang tajir. Maka dari itu, uang mereka terus bertambah banyak. Apalagi kalau investasinya di pasar modal, khususnya investasi saham. Cuannya lebih gede. Jika ada yang sudah mantap terjun sebagai investor saham atau mau investasi tetapi masih bingung, simak nih penjelasan tentang kondisi dan tren pasar di 2021, strategi investasinya, serta saham-saham yang layak dikoleksi. IHSG Diprediksi Tembus 6.800 di 2021 Kalau melihat data bursa saham, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus bergerak positif jelang akhir tahun. Ijo royo-royo. Saat ini, indeks acuan bursa nasional tersebut berada dikisaran 5.900-an. Prediksinya bisa tembus ke level 6.000

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online