google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 14 April 2021 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 14 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 14, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Saham teknologi mendorong S&P 500 ke rekor penutupan, Nasdaq mengambang

S&P 500 ditutup pada rekor tertinggi lainnya pada hari Selasa dan indeks komposit Nasdaq melonjak, karena investor mengabaikan kekhawatiran tentang penghentian peluncuran vaksin COVID-19 Johnson & Johnson dan inflasi AS yang kuat.

Dow Jones turun 68,13 poin atau 0,2% menjadi 33.677,27. S&P 500 naik 13,6 poin atau 0,33% pada 4.141,59. Komposit Nasdaq menambahkan 146,10 poin atau 1,05% pada 13.996,10.

Saham produsen obat mencapai level terendah satu bulan sebelum memulihkan beberapa kerugian hingga ditutup 1,3%, karena seruan untuk menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 setelah enam wanita mengalami pembekuan darah langka memberikan kemunduran baru untuk upaya mengatasi pandemi. Berita itu datang ketika data AS menunjukkan indeks harga konsumen (CPI) pada bulan Maret naik paling tinggi dalam lebih dari 8-1/2 tahun, memulai apa yang sebagian besar ekonom harapkan akan menjadi periode singkat inflasi yang lebih tinggi.

Eropa

Bursa Eropa berhenti sejenak di dekat rekor tertinggi.

Bursa Eropa melayang tepat di bawah tertinggi sepanjang masa pada hari Selasa, sedikit berubah oleh data inflasi AS yang menunjukkan sikap kebijakan akomodatif Federal Reserve akan tetap utuh.

STOXX 600 Eropa ditutup naik 0,1% menjadi 435,75.

Indeks saham Jerman yang memiliki banyak ekspor juga naik sebanyak itu setelah data menunjukkan ekspor China tumbuh dengan kecepatan tinggi di bulan Maret dan pertumbuhan impor melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun. Data pada hari Selasa menunjukkan inflasi di Amerika Serikat naik lebih dari yang diharapkan, membukukan kenaikan terbesar dalam lebih dari 8-1/2 tahun di bulan Maret karena peningkatan vaksinasi dan stimulus fiskal besar-besaran melepaskan permintaan yang terpendam.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...