INOVASI, SIG LUNCURKAN SEMEN HIDRAULIS TIPE HIGH EARLY PERTAMA DI INDONESIA


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan inovasi terbaru produk semen hidraulis tipe HE pertama di Indonesia yang telah lulus uji di Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Semen Hidraulis tipe HE dengan nama "PwrPro" (dibaca pa-wer-pro) ini telah memenuhi standar yang dipersyaratkan SNI 8912-2020, Spesifikasi Unjuk Kerja Semen Hidraulis-Tipe HE. Sertifikat SNI untuk Semen Hidraulis tipe HE PwrPro telah diterbitkan oleh B4T pada 21 Mei 2021.

Direktur Marketing & Supply Chain SIG, Adi Munandir mengatakan, peluncuran semen hidraulis tipe HE PwrPro setelah mendapatkan sertifikat SNI dari B4T, semakin memperbanyak portofolio produk semen curah yang dimiliki SIG di pasaran, sehingga pelanggan dapat lebih leluasa untuk memilih produk sesuai dengan kebutuhan.

PwrPro memiliki keunggulan sebagai semen hidraulis tipe HE dengan fitur kuat tekan awal, waktu pengikatan awal, serta workability yang lebih baik untuk mencapai produktifitas yang lebih tinggi serta manfaat ekonomikal yang lebih baik, dapat digunakan untuk berbagai kontruksi bangunan gedung maupun infrastruktur, seperti pembuatan beton cor maupun beton pracetak. Selain keunggulan tersebut, PwrPro juga diproduksi dengan formula ramah lingkungan sehingga mengurangi tingkat emisi gas CO2 secara signifikan serta mengantongi predikat sebagai Green Product dengan rating Gold dari Green Product Council Indonesia.

Produk PwrPro diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam hal mengurangi emisi gas rumah kaca dan penerapan kebijakan pembangunan konstruksi berkelanjutan, antara lain Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 12/M-IND/PER/1/2012 Tahun 2012 tentang Peta Panduan (Road Map) Pengurangan Emisi CO2 Industri Semen di Indonesia, serta Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 04/IN/M/2020 tentang Penggunaan Semen Non Ordinary Portland Cement pada pekerjaan konstruksi di Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Dengan menjadi yang pertama dalam meluncurkan produk PwrPro dengan standar SNI Semen Hidraulis Tipe-HE, SIG dengan semangat Go Beyond Next terus berinovasi sesuai dengan visi perusahaan untuk menjadi penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional serta selalu menjadi yang terdepan dalam transformasi konstruksi nasional dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang lengkap, berkualitas dan ramah lingkungan.

"SIG berkomitmen untuk menjadi bagian dari penciptaan sustainable living yang bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di masa mendatang. SIG akan terus memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif serta menjadi pendorong tumbuhnya industri building material yang memperhatikan keberlanjutan (sustainibility)," kata Adi Munandir. (end/as)

Sumber: IQPLUS

RUPST ERAA SETUJUI PEMBAGIAN DIVIDEN Rp13,8 PER SAHAM


PT. Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) telah menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 25 Mei 2021.

Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 11.585.512.805 saham atau 72,872% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.

RUPST menerima baik dan menyetujui Laporan Tahunan Tahun Buku 2020 termasuk Laporan Tahunan Direksi dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja.

RUPST menyetujui penetapan penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020 sebagai dividen tunai sebesar Rp13,8 setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp219,39 miliar sebelum pajak, yang akan dibayarkan atas 15.898.459.500 saham dan sebesar Rp1 miliar sebagai cadangan serta sisanya dimasukan sebagai laba yang ditahan.

Jadwal pembagian dividen, Cum Dividen di pasar reguler dan Negosiasi pada tanggal 4 Juni 2021, cum dividen di pasar tunai pada tanggal 8 Juni 2021, Sedangkan Ex dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi pada tanggal 7 Juni 2021 dan ex dividen di pasar tunai pada tanggal 9 Juni 2021, Tanggal Daftar Pemegang Saham yang Berhak Dividen (Recording Date) pada tanggal 8 Juni 2021 dan Pembayaran Dividen Tunai jatuh pada tanggal 25 Juni 2021.(end)

Sumber: IQPLUS

TELKOM BAGIKAN DIVIDEN Rp16,64 TRILIUN, MENINGKAT 9%


Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang digelar di Jakarta, Jumat (28/5), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membagikan dividen sebesar Rp16,64 triliun dengan peningkatan sebesar 9% dibandingkan tahun lalu, atau 80% dari perolehan laba bersih tahun buku 2020 (dividend payout ratio). Sementara itu, sisanya sebesar 20% atau Rp4,16 triliun dialokasikan sebagai laba ditahan.

Dengan besaran dividen tersebut, ini berarti dividen yang akan diterima pemegang saham adalah sebesar Rp168,01 per lembar saham. Dengan harga saham pada penutupan Kamis (27/5) sebesar Rp3.380 maka dividend yield TLKM adalah sebesar 4,97%.

Adapun pembayaran dividen tahun buku 2020 tersebut akan dilakukan selambat-lambatnya pada tanggal 2 Juli 2021. Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per tanggal 10 Juni 2021 sampai dengan pukul 16.15 WIB.

Sepanjang tahun 2020, Telkom secara aktif terus mendukung upaya pemerintah dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui dukungan konektivitas, platform, dan aplikasi digital selain juga bantuan sosial.

Meski industri telekomunikasi terdampak atas adanya pandemi Covid-19, namun Telkom mampu membukukan Laba Bersih sebesar Rp20,8 triliun, atau tumbuh double digit 11,5% dibandingkan tahun 2019, dengan total Pendapatan sebesar Rp136,46 triliun atau tumbuh sebesar 0,7% dibandingkan tahun 2019. Di samping itu, EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp72,08 triliun atau tumbuh 11,2%. Dengan fokus pada tiga domain bisnis digital, Telkom mampu mencatat kinerja pendapatan yang tumbuh positif dengan tingkat profitabilitas yang cukup baik meski adanya pandemi Covid-19 serta persaingan bisnis yang ketat di industri telekomunikasi.

Adanya fenomena kebutuhan akses internet di rumah yang meningkat cukup besar di masa pandemi membuat Telkom berupaya untuk memenuhi permintaan masyarakat yang meningkat dengan melayani penambahan pelanggan IndiHome lebih dari 1,01 juta. Sehingga pada akhir 2020 jumlah pelanggan IndiHome mencapai 8,02 juta pelanggan atau tumbuh 14,5% jika dibanding akhir 2019. Kondisi tersebut berdampak positif bagi Perseroan, layanan triple play IndiHome mencatat kenaikan pendapatan sebesar 21,2% menjadi Rp22,2 triliun dibanding tahun lalu dan memperkuat posisi IndiHome sebagai internetnya Indonesia dengan pangsa pasar terbesar.

Sementara itu dari segmen Mobile, Telkomsel selaku entitas anak usaha Telkom, mampu mempertahankan posisi sebagai operator seluler terbesar di Indonesia dengan cakupan nasional yang melayani 169,5 juta pelanggan, di mana 115,9 juta di antaranya merupakan pengguna mobile data. Pendapatan digital business Telkomsel tumbuh cukup baik sebesar 7% YoY menjadi Rp62,34 triliun, yang didorong oleh semakin tingginya kebutuhan layanan data masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Dengan pendapatan data seluler yang cukup kuat, Perseroan mencatat total pendapatan Data, Internet dan IT Service sebesar Rp70,99 triliun atau tumbuh 8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan kinerja yang positif pada berbagai segmen tersebut semakin mengokohkan posisi Telkom sebagai pemimpin pasar dalam industri fixed broadband maupun selular di Indonesia. Diakui Ririek, pandemi Covid-19 telah berdampak pada masyarakat dan berbagai sektor dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bagi TelkomGroup, berbagai hambatan yang terjadi akibat pandemi Covid-19 mendorong korporasi untuk mempercepat akselerasi digital dengan memberikan layanan dan solusi di bidang teknologi informasi dan komunikasi

"Sebagai bagian dari komponen bangsa, TelkomGroup memiliki spirit untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi dan bangkit kembali menghadapi masa depan," ujarnya. TelkomGroup menyediakan berbagai layanan dan solusi kepada seluruh pelanggan dan masyarakat dengan dukungan infrastruktur digital connectivity, digital platform, dan digital services.

Sejalan dengan upaya transformasi menjadi digital telco, di tengah berbagai tantangan sepanjang tahun 2020, TelkomGroup tetap memperluas dan meningkatkan infrastruktur digital connectivity, memperkuat platform digital dan mengembangkan berbagai layanan digital, guna memberikan digital customer experience terbaik.

"Seluruh kegiatan usaha dan inisiatif pengembangan bisnis TelkomGroup dijalankan secara strategis sesuai dengan potensi pasar dan kebutuhan serta karakteristik masyarakat Indonesia, untuk mendukung digitalisasi di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM), keuangan, pertanian, dan berbagai bidang lainnya," lanjut Ririek.

Dalam kesempatan ini Ririek juga menyampaikan, meski pandemi Covid-19 masih terjadi, Perseroan tetap berkomitmen untuk berinvestasi di mana total belanja modal pada tahun 2020 tercatat sebesar Rp29,4 triliun atau 21,6% dari total pendapatan. Belanja modal tersebut terutama digunakan untuk memperkuat jaringan dan infrastruktur lainnya dalam rangka meningkatkan kapabilitas digital, meliputi jaringan 4G LTE, jaringan akses serat optik ke rumah, jaringan backbone serat optik bawah laut, menara telekomunikasi serta data center. Telkom mencatat nilai besaran Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) secara mandiri sekitar 41,6% dari belanja CAPEX dan 92% dari belanja OPEX pada tahun 2020.

RUPST juga menyetujui perubahan Susunan Pengurus Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Dewan Direksi hasil RUPST Tahun Buku 2020 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama / Komisaris Independen : Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro

Komisaris Independen : Wawan Iriawan

Komisaris Independen : Bono Daru Adji

Komisaris Independen : Abdi Negara Nurdin

Komisaris : Marcelino Pandin

Komisaris : Ismail

Komisaris : Rizal Mallarangeng

Komisaris : Isa Rachmatarwata

Komisaris : Arya Mahendra Sinulingga

Dewan Direksi

Direktur Utama : Ririek Adriansyah

Direktur Strategic Portfolio : Budi Setyawan Wijaya

Direktur Enterprise & Business Service : Edi Witjara

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko : Heri Supriadi

Direktur Network & IT Solution : Herlan Wijanarko

Direktur Wholesale & International Service : Bogi Witjaksono

Direktur Digital Business : Muhamad Fajrin Rasyid

Direktur Human Capital Management : Afriwandi

Direktur Consumer Service : FM Venusiana R.

"Atas peran dan kontribusi anggota Direksi yang telah berakhir masa jabatannya, kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Kami berharap nilai-nilai positif yang telah dibangun dapat terus terpelihara dan dikembangkan untuk kemajuan Perseroan. Selain itu, kami atas nama direksi Perseroan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada para pemegang saham, Dewan Komisaris, pelanggan setia, mitra bisnis, media, masyarakat luas dan pemangku kepentingan lainnya atas dukungan yang diberikan kepada Telkom sepanjang tahun 2020. Telkom berkomitmen terus menjadi penggerak digitalisasi Indonesia serta menjadikan Indonesia lebih baik melalui optimalisasi digital. Semoga ke depan, Telkom dapat terus tumbuh secara berkelanjutan bagi terciptanya nilai perusahaan yang lebih tinggi lagi," demikian tutup Ririek.(end)

Sumber: IQPLUS

CIPUTRA OPTIMIS HABISKAN STOK RUKO DI CITRALAND GREENLAKE SURABAYA


Ciputra Group terus memanfaatkan momentum stimulus free PPN dari pemerintah untuk mendongkrak penjualannya. Kali ini salah satu proyeknya di Surabaya, CitraLand The GreenLake fokus menghabiskan stok ruko, North Avenue Shophouse yang hanya tersisa beberapa unit saja.

Associate Director PT Ciputra Development Tbk, Lauw Hendra, menjelaskan, stimulus free PPN sangat besar dampaknya terhadap perkembangan pasar property. Sehingga penjualan langsung melonjak sangat signifikan selama semester pertama tahun ini.

Karena itu, dia berharap kebijakan free PPN yang seharusnya akan berakhir pada 31 Agustus 2021 nanti, bisa diperpanjang hingga akhir tahun 2021. Sehingga market property yang sudah mulai membaik akan tetap stabil.

"Kami berharap kebijakan free PPN bisa diperpanjang sampai akhir tahun. Karena dampaknya sangat bagus untuk menggerak market property," kata Lauw Hendra saat ditemui di acara pameran mobil klasik, Classic Car Enthusiats (CCE) di CitraLand The GreenLake (30/5).

Dia yakin jika kebijakan free PPN bisa diperpanjang sampai akhir tahun, market property akan semakin bagus. Sebab masih banyak yang mencari property. Sebaliknya, jika kebijakan tersebut berakhir pada akhir Agustus 2021, sangat mungkin market akan mengalami koreksi lagi.

Sebab, konsumen akan terimbas psikologisnya. Mereka yang sejak Maret 2021 tidak dikenakan PPN saat membeli property dengan harga dibawah Rp2 miliar, nanti akan kembali dikenakan PPN. Sehingga secara tidak langsung psikologisnya akan terpengaruh.

"Seolah-olah harga naik 10 persen karena adanya PPN lagi. Karena kami harus memikirkan langkah-langkah terbaik sehingga konsumen tidak terpengaruh psikologisnya nanti jika free PPN akan berakhir pada Agustus nanti," ujarnya.

Sementara itu, Sianne Wahjoeni, General Manager CitraLand The GreenLake menambahkan, stimulus free PPN memang sangat besar dampaknya mendongkrak penjualan property. Sebab, banyak konsumen yang semakin tertarik membeli property baik end user maupun investor.

Hal ini terlihat pada lima bulan pertama, penjualan CitraLand The GreenLake langsung naik dua kali lipat dari tahun lalu periode yang sama. Sementara hingga kemarin, pihaknya juga telah mencapai 90 persen dari target penjualan tahunan.

"Sejak adanya free PPN penjualan kami langsung naik signifikan baik ruko maupun rumah. Harganya berkisar Rp1,4 hingga Rp3,7 miliar," kata Sianne.

Dia mengatakan, untuk rumah dari delapan unit yang ready stok semuanya langsung sold out. Demikian juga show unit tiga unit langsung terjual habis. Sedengkan ruko North Avenue Shophouse dari total 60 unit, saat ini hanya tersisa 6 unit saja dengan harga Rp2 miliaran.

"Kami optimis sisa 6 unit ruko akan segera habis. Sebab semuanya bisa memanfaatkan free PPN," imbuh Sianne.

Shinta Natalia, Marketing Manager CitraLand The GreenLake menambahkan, ruko North Avenue Shophouse lokasinya strategis karena berada di depan dan di jalan Raya. Sehingga sangat menarik dan menguntungkan untuk berbagai jenis usaha.

Saat ini sudah banyak yang memanfaatkan ruko untuk bisnis seperti untuk kantor, mini market, bbay spa, klinik, butik, kuliner dan banyak lagi lainnya. Pihaknya juga memberikan banyak promo menarik untuk menghabiskan sisa stok 6 unit.

"Dengan bayar DP Rp193 juta, pembeli akan langsung untung Rp200-an juta. Selain itu, juga ada cashback dan free biaya lainnya. Kami juga akan merilis tipe rumah baru pada semester dua nanti. Jumlahnya terbatas 20-an unit dengan harga Rp2 miliaran," kata Shinta Natalia. (end/ahd)

Sumber: IQPLUS

PENJUALAN BIJIH BESI ZINC NAIK 377,30% DI TAHUN 2020

 


PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC), emiten yang bergerak di bidang pertambangan bijih besi (Fe) dan Galena yang kemudian diolah menjadi konsentrat timbal (Pb) dan konsentrat seng (Zn) di Indonesia, mencatatkan kinerja yang baik ditengah pandemi Covid-19 selama tahun 2020.

Per Desember 2020, Perseroan berhasil mencetak peningkatan penjualan untuk komoditas bijih besi mencapai 377,30% atau sebesar Rp 7,41 Miliar, dibandingkan pada tahun 2019 hanya sebesar Rp 1,55 Miliar. Sementara penjualan komoditas Seng Perseroan tercatat sebesar Rp304,94 Miliar, komoditas Timbal sebesar Rp 127,00 Miliar, dan Perak sebesar Rp 168,75 Miliar.

Harjanto Widjaja selaku Direktur Utama ZINC mengungkapkan "Kami melihat adanya peluang yang positif dari peningkatan harga komoditas di penghujung tahun 2020, terutama harga bijih besi. Oleh karenanya Perseroan pun mulai menggerakan armada alat berat dan memulai kembali penambangan skala besar bijih besinya di kuartal 4 tahun 2020 untuk persiapan Perseroan menghadapi tahun 2021. Langkah ini dinilai tepat melihat sekarang harga bijih besi sudah melewati USD 200 untuk kadar 62%."

Adanya pandemi Covid-19 selama tahun 2020 turut mempengaruhi kinerja Perseroan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Meski demikian, Perseroan masih mampu membukukan penjualan sebesar Rp 608,1 Miliar, dengan kontribusi penjualan terbesar berasal dari pasar ekspor yang mencapai Rp 600,6 Miliar. Perseroan juga mencatatkan laba kotor sebesar Rp 161,7 Miliar, sedangkan laba bersih Perseroan tercatat sebesar Rp29,12 Miliar sepanjang tahun 2020.

Sejalan dengan rencana bisnis ke depan, pada tahun ini ZINC akan fokus untuk meningkatkan kapasitas produksi serta penambangan dari bisnis inti Perseroan. Perseroan optimis dengan cadangan mineral yang dimiliki, kapasitas produksi dapat terus ditingkatkan untuk mendukung penjualan ke depan.

"Diharapkan pada tahun 2021 ini produksi konsentrat timbal dapat mencapai 17.500 ton, serta produksi konsentrat seng mencapai 46.000 ton sesuai dengan kuota ekspor yang kami miliki. Tentunya target ini masih masih dapat berubah apabila peningkatan kapasitas produksi kami berhasil, di mana kami menargetkan kapasitas produksi dapat meningkat sekitar 20-30% di tahun ini.

Selain itu,Perseroan juga akan terus meningkatkan produksi bijih besi untuk menangkap peluang positif dari peningkatan permintaan komoditas tersebut. Hal ini sebagai dampak dari perang dagang yang terjadi antara Australia dan China yang turut mengangkat harga komoditas tersebut," tutup Harjanto.(end)

Sumber: IQPLUS

IMAGO MULIA PERSADA CATAT PENJUALAN SEBESAR Rp31,75 MILIAR HINGGA DESEMBER 2020


PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) mencatat penjualan sebesar Rp31,75 miliar hingga periode 31 Desember 2020 meningkat dari penjualan Rp18,70 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut laporan keuangan perseroan Senin disebutkan, laba kotor diraih Rp11,03 miliar naik dari laba kotor Rp7,97 miliar.

Laba usaha diraih sebesar Rp 2,02 miliar naik dari laba usaha Rp1,43 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,81 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp1,31 miliar.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp1,38 miliar naik dariaba Rp970,72 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2020 mencapai Rp37,61 miliar naik dari total aset Rp21,69 miliar hingga periode 31 Desember 2018.(end)

Sumber: IQPLUS

PP PRESISI MENANGKAN TENDER PROYEK JALAN TOL SENILAI Rp1 TRILIUN


PP Presisi memenangkan tender Proyek Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi III sebesar lebih kurang Rp1 triliun. Seksi III ini merupakan bagian dari Tol Cinere-Jagorawi ( Cijago) yang dikembangkan oleh PT. Translingkar Kita Jaya.

"Sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, dapat memenangkan tender Proyek Jalan Tol CinereJagorawi Seksi III ini, karena nilai strategis dari Seksi III ini yang merupakan Seksi terakhir dari Tol Cinere-Jagorawi ( Cijago) dan merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) II. Seksi III ini menghubungkan Kukusan-Cinere Depok sepanjang 5,5 kilometer, yang sebelumnya sempat tertunda pembangunannya karena terganjal pengadaan lahan. Sehingga kelak dengan selesainya Seksi III ini, maka Jalan Tol (JORR) I akan terhubung dengan JORR II melalui Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) & Jalan Tol Cijago", ujar Rully Noviandar, Direktur Utama PT PP Presisi Tbk saat menghadiri acara groundbreaking Jumat, 28 Mei 2021.

"Menyadari arti strategisnya Proyek Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi III ini, maka untuk mengerjakannya kami bersinergi dengan Entitas Anak kami yaitu PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) dalam bentuk KSO, sebagai bagian dari usaha kami untuk selalu memberikan value added kepada konsumen kami, melalui time delivery dan quality delivery yang unggul", ujar Darwis Hamzah, Direktur Operasi PT PP Presisi Tbk saat mendampingi Rully. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham TBIG, ERAA dan HRUM oleh Mirae Asset Sekuritas | 31 Mei 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Mei  31, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,848.62(+0.12%), test resistance at 5,892. Trading range 5,824 – 5,893. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik dan periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support di 5,824 dan daily resistance di 5,893. Cut loss level di 5,790.

TBIG Daily, 2,390 (-1.65%), buy on weakness, trading range 2,330  – 2,460. Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support di 2,330 dan daily resistance di 2,460. Cut loss level di 2,260.

ERAA Daily, 590 (-1.67%), trading buy, trading range 580 – 610. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas. Daily support di 580 dan daily resistance di 610. Cut loss level di 570.

HRUM Daily, 5,150 (+0.98%), trading buy,trading range 4,990 – 5,325.  indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 4,990 dan daily resistance terdekat di 5,325. Cut loss level di 4,980.

Analisa Saham PPRE | 31 Mei 2021


Analisa Saham PPRE

Saham PPRE pada tanggal 28 Mei 2021 ditutup melemah pada harga 182, turun -0,54%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 93% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah sideway downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 183

Jika naik di atas 189 maka berpeluang ke 202

Jika turun di bawah 180 maka berpeluang ke 171

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham ANTM, BBRI, JPFA dan SMRA oleh Indopremier | 31 Mei 2021


IHSG (5.790 – 5.910): Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan harga pada level 5.910 dan 5.970 dengan support di level 5.790 kemudian 5.730.

ANTM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.500 kemudian 2.540 dengan support di level 2.420, cut loss jika break 2.380.

BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.140 kemudian 4.210 dengan support di level 4.000, cut loss jika break 3.930.

JPFA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.080 kemudian 2.130 dengan support di level 1.980, cut loss jika break 1.930.

SMRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 890, dengan resist di level 925, kemudian 945.


XBNI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 943 kemudian 948 dengan support di level 933, cut loss jika break 928.

XIML (Buy) : Target kenaikan harga pada level 237 kemudian 239 dengan support di level 233, cut loss jika break 231.

XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 350 kemudian 353 dengan support di level 344, cut loss jika break 341.


Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbtge

Ulasan Pasar Global | 31 Mei 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(May 31, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street menghilangkan kenaikan inflasi dan ditutup lebih tinggi

Bursa AS naik pada hari Jumat karena investor mengabaikan pembacaan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan, karena indeks Dow dan S&P 500 meraih kenaikan mingguan pertama mereka dalam tiga minggu terakhir.

Dow Jones naik 64,81 poin atau 0,19% menjadi 34.529,45. S&P 500 naik 3,23 poin atau 0,08% pada 4.204,11. Nasdaq menambahkan 12,46 poin atau 0,09% pada 13.748,74.

Harga konsumen, yang diukur dengan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) tidak termasuk komponen makanan dan energi yang mudah menguap, naik 0,7% di bulan April, melampaui estimasi analis 0,6% dan setelah kenaikan 0,4% di bulan Maret. PCE adalah ukuran inflasi yang disukai Federal Reserve. Dalam 12 bulan hingga April, indeks harga PCE inti melonjak 3,1%, menembus target Fed 2%, karena ekonomi yang dibuka kembali melepaskan permintaan yang terpendam. Investor telah mengamati dengan cermat data ekonomi dan komentar dari pejabat Fed untuk tanda-tanda inflasi yang tak terkendali dan kemungkinan bank sentral dapat mulai menarik kembali langkah-langkah stimulus masifnya.

 Eropa

Bursa Eropa mencapai rekor tertinggi karena keuntungan di bidang keuangan, rencana anggaran AS

Bursa Eropa naik ke rekor tertinggi pada hari Jumat karena saham keuangan yang terpapar di Inggris naik menyusul komentar hawkish dari seorang pejabat Bank of England, dengan prospek peningkatan pengeluaran fiskal AS yang meningkatkan sentimen pasar.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6% menjadi 448,98 poin.

Saham bank naik 0,4% ke level tertinggi 15 bulan, mengikuti kenaikan imbal hasil obligasi zona euro. Pemberi pinjaman Inggris, termasuk HSBC, memimpin kenaikan setelah pembuat kebijakan Bank of England menyarankan kenaikan suku bunga pinjaman yang lebih awal dari yang diisyaratkan. Kenaikan di saham yang terpapar Inggris mendukung sektor asuransi dan jasa keuangan, yang merupakan sektor berkinerja terbaik untuk hari itu. Optimisme atas pertumbuhan ekonomi telah mendukung saham Eropa tahun ini, dengan beberapa negara melonggarkan pembatasan COVID-19 mereka dengan latar belakang kampanye vaksinasi yang stabil.

Rekomendasi Saham WIKA, PTPP, WSKT dan ADHI oleh J.P. Morgan Sekuritas | 31 Mei 2021


Sektor infrastruktur dan konstruksi di Indonesia masih dipandang positif oleh J.P. Morgan Sekuritas Indonesia.

Namun, broker asal Amerika Serikat ini tetap selektif memilih saham dari sektor infrastruktur dan konstruksi, utamanya penilaian dilihat dari kekuatan neraca keuangan dan prospek pendapatan per emiten tahun ini. 

Kepala Riset dan Strategi Indonesia J.P. Morgan Sekuritas Indonesia Henry Wibowo dan tim menyebutkan bahwa anggaran pemerintah masih akan bias untuk mendanai program stimulus Covid-19 pada 2021, khususnya untuk penyediaan alat kesehatan dan vaksinasi. 

Akan tetapi, [anggaran juga mulai] dinaikkan perlahan untuk infrastruktur seiring dengan perekonomian kembali dibuka,” tulis Henry dalam riset yang dipublikasikan lewat Bloomberg, dikutip Minggu (30/5/2021).

J.P. Morgan Sekuritas Indonesia juga menilai keberadaan Indonesia Investment Authority (INA) akan membantu perbaikan tren pendanaan proyek infrastruktur pascapandemi. 

Hal ini pun bakal berdampak positif untuk penjualan semen, pendanaan jalan tol, hingga order book proyek konstruksi dalam jangka menengah ke panjang. 

Dari kelompok saham konstruksi, J.P. Morgan Sekuritas Indonesia menaikkan rekomendasi untuk saham PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP) menjadi netral.

Adapun target harga WIKA ditetapkan Rp1.600 dan PTPP sebesar Rp1.400. 

“Kami yakin tekanan lebih terbatas untuk WIKA dan PTPP ditopang oleh backlog proyek yang kuat di 10 proyek terbesar masing-masing perseroan serta ketergantungan yang rendah dari perolehan kontrak baru untuk mendongkrak pendapatan,” tulis Henry. 

Posisi backlog proyek dan ketergantungan yang rendah terhadap kontrak baru dinilai dapat menjadi katalis untuk mempercepat pemulihan pendapatan WIKA dan PTPP tahun ini. 

Rekomendasi netral diberikan mengingat masih ada kekhawatiran terkait return on equity (ROE) dari WIKA dan PTPP untuk jangka panjang. 

Sementara saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) tetap diberi rekomendasi underweight dengan target harga Rp850. 

WSKT dinilai masih akan kesulitan untuk keluar dari kerugian setidaknya hingga 2022, walaupun perseroan mampu mendivestasikan 8 aset jalan tolnya tahun ini. 

J.P. Morgan memperkirakan beban bunga akan turun signifikan bagi WSKT pada 2022. 

Dengan asumsi divestasi aset jalan tol rampung pada paruh kedua tahun ini, Waskita Karya dinilai masih akan mencatatkan kerugian pada 2021. 

Sementara itu, Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Joshua Michael menurunkan rekomendasi saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) menjadi hold dari sebelumnya trading buy tanpa mengubah target harga Rp1.250. Rekomendasi itu diberikan setelah terjadi kenaikan harga saham ADHI baru-baru ini dan mencapai target harga yang ditetapkan oleh Mirae Asset Sekuritas. 

Melihat pendapatan dan laba bersih ADHI yang tak mencapai target yang diperkirakan pada kuartal pertama tahun ini, Joshua pun masih mempertahankan target-target keuangan untuk Adhi Karya. 

“Selama lima tahun terakhir, pendapatan kuartalan ADHI dan laba bersih selalu meningkat pada kuartal IV. Pendapatan kuartal keempat rata-rata bergerak pada kisaran 35 persen - 40 persen [dari total pendapatan] dan laba bersih rata-rata 50 persen - 60 persen [dari total laba],” tulis Joshua.

Sumber: BISNIS

Bandarmologi Saham BJBR, PURA, CPIN, ACES dan ANTM | 31 Mei 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Monday (31/05/2021) 

 Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 5,805 - 5,895

SUMMARY: SELL‼️


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): SELL‼️

STOCH (9,6,3): SELL‼️

MACD(12,26): SELL‼️

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): BUY

CCI (14): *NEUTRAL

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: SELL‼️

ROC: SELL‼️

WILLIAMS R: SELL‼️

BULLBEAR (13): BUY


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


STOCKS PICK:


BJBR 1,360 - 1,435

TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 1,385

TARGET PRICE: 1,435

STOP-LOSS: 1,360


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



PURA 140 - 161

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 146

TARGET PRICE: 161

STOP-LOSS: 140


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



CPIN 6,600 - 7,000

TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 6,700

TARGET PRICE: 7,000

STOP-LOSS: 6,600


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ACES 1,450 - 1,540

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,490

TARGET PRICE: 1,540

STOP-LOSS: 1,450


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ANTM 2,410 - 2,560

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 2,460

TARGET PRICE: 2,560

STOP-LOSS: 2,410


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Rekomendasi Saham ANTM, SSMS, BBTN dan MAPI oleh MNC Sekuritas | 31 Mei 2021


MNC Daily Scope Wave

31 Mei 2021

Menutup pekan kemarin (28/5), IHSG ditutup menguat tipis 0,1% ke level 5,848 disertai dengan volume beli yang cukup besar namun masih tertahan oleh MA20-nya. Kami memperkirakan, saat ini posisi IHSG sudah berada di akhir wave (iv) dari wave [v] dari wave C. Sehingga, meskipun menguat akan relatif terbatas untuk menguji kembali area 5,900-5,950. Hal ini berarti, IHSG masih rawan terkoreksi untuk membentuk wave (v) dari wave [v] dari wave C, waspadai 5,735 sebagai support IHSG, bila IHSG terkoreksi agresif ke bawah level tersebut, maka IHSG akan mengarah ke 5,600-5,700.

Support: 5,735, 5,563

Resistance: 6,005, 6,113

ANTM - Buy on Weakness (2,460)

ANTM ditutup menguat 2,9% ke level 2,460 pada perdagangan pekan kemarin (28/5) dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Kami memperkirakan, saat ini posisi ANTM sedang membentuk awal dari wave v dari wave (c) dari wave [y]. Selama tidak terkoreksi ke bawah 2,210, maka ANTM berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,320-2,430

Target Price: 2,600, 2,800

Stoploss: below 2,210

SSMS - Spec Buy (870)

Pada perdagangan akhir pekan kemarin (28/5), SSMS ditutup menguat 0,6% ke level 870. Kami perkirakan, selama SSMS tidak terkoreksi ke bawah 840, maka saat ini posisi SSMS sedang berada di awal wave (C). Hal ini berarti, SSMS berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 845-865

Target Price: 960, 1,050

Stoploss: below 840

BBTN - Buy on Weakness (1,590)

Akhir pekan kemarin (28/5), BBTN ditutup koreksi 0,3% ke level 1,590 dan pergerakannya tertahan oleh MA20. Kami perkirakan, posisi BBTN saat ini sedang berada di awal wave (B). Hal ini berarti, pergerakan BBTN berpeluang untuk menguat.

Buy on Weakness: 1,550-1,590

Target Price: 1,700, 1,855

Stoploss: below 1,525

MAPI - Sell on Strength (690)

MAPI ditutup pada level 690 pada perdagangan akhir pekan kemarin (28/5). Kami perkirakan, posisi MAPI saat ini sedang membentuk wave Y dari wave (B), sehingga meskipun menguat akan relatif terbatas dan masih rawan untuk terkoreksi. Adapun rentang koreksi MAPI diperkirakan berada pada rentang 620-670.

Sell on Strength: 700-740

Disclaimer On

Update Harga Komoditas dan Indeks | 31 Mei 2021


May 31st, 2021

Good morning,

S&P 500 gains slightly to wrap up 4th straight positive month, sits less than 1% from record high

The S&P 500 climbed slightly on Friday to close its fourth straight positive month amid growing optimism over the U.S. economic recovery.


Dow.......34530   +64.8     +0.19%

Nasdaq.13749   +12.5     +0.09%

S&P 500..4204   +3.2        +0.08%

 

FTSE.......7023    +2.9       +0.04%

Dax........15520   +113.3  +0.74%

CAC........6484    +48.4     +0.75%


Nikkei...29150    +600.4    +2.10%

HSI........29124   +11.2       +0.04%

Shanghai .3601  -8.1          -0.22%

ST Times..3179  +13.7      +0.43%


IDX.....5848.62  +6.79       +0.12%

LQ45.....866.67 +2.92       +0.34%


Indo10Yr..6.6091  -0.0092      -0.14%

ICBI.....316.2245  +0.1831      +0.06%

US10Yr..1.5810     -0.0290       -1.80%

VIX..........16.76      +0.02          +0.12%

  

USDIndx .....90.0310  +0.0600   +0.07%

Como Indx...205.70    -0.08         -0.04%

(Core Commodity CRB)

BCOMIN.......161.16   +0.50       +0.31%


IndoCDS.....76.6027   -0.1230    -0.16%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14287.50      -40           -0.28%

Jisdor....14310.00  -2              -0.01%


Euro.........1.2192    -0.0005    -0.04%


TLKM........23.22      -0.33      -1.40%

(3323)

EIDO..........21.36      +0.10     +0.47%

EEM...........54.87      +0.35     +0.64%


Oil............66.32     -0.85          -1.27%

Gold ....1905.30    +5.30         +0.28%

Timah.30950.50   +687.50   +2.27%‼️

Nickel..18187.50  +160.00   +0.89%

Silver..........28.01      +0.07         +0.26%

Copper.......467.75    +1.45         +0.31%


Coal price...118.90    +3.00    +3.48%‼️

(Jun/Newcastle) 

Coal price....112.10   +3.10    +2.84%‼️

(Jul/Newcastle)

Coal price.....93.20    +2.90    +3.21%‼️

(Jun/Rotterdam) 

Coal price.....92.35    +2.50    +2.78%‼️

(Jul/ Rotterdam)

 

CPO(Agt)......4015   +98        +2.50%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn.........656.75     -7.75      -1.17%

SoybeanOil...65.79  -1.02      -1.53%

Wheat.......663.50   -12.75     -1.89%


Wood pulp...5075.00  -25.00  -0.49%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas