Rekomendasi Saham ADMR, BRIS dan HRUM oleh Indo Premier Sekuritas | 29 September 2023


Indo Premier Sekuritas

29 September 2023

Saham ADMR - (Buy)

PT Adaro Minerals Indonesia Tbk

Current Price: 1.355
Entry: 1.355
Target Price: 1.415 4,43%
Stop Loss: 1.320 -2,58%
Risk to Reward Ratio= 1 : 1,7

Saham BRIS -(Buy)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk

Current Price: 1.615
Entry: 1.615
Target Price: 1.670 3,41%
Stop Loss: 1.600 -0,93%
Risk to Reward Ratio= 1 : 3,7  

Saham HRUM (Buy on Pullback)

PT Harum Energy Tbk

Current Price : 1.870
Entry :1.820-1830
Target Price: 1.940 6,59%
Stop Loss: 1.775 -2,47%
Risk to Reward Ratio= 1 : 2,7
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BRMS, BBTN, INCO, BRIS dan INDY oleh NH Korindo Sekuritas | 29 September 2023


NH Korindo Sekuritas Indonesia

29 September 2023

IHSG

KONSOLIDASI – SIDEWAYS
Limited downside potential.
Candle : Inverted Hammer di area Support.
Uji Resistance MA10 & MA20.
Support : 6915-6900 / 6800.
Resistance : 6970 / 7000-7060 / 7100-7130 / 7175.
ADVISE : SPECULATIVE BUY ; AVERAGE UP accordingly

Saham BRMS

Uji Support lower channel – uptrend , plus MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 212
Average Up > 214
Target: 224-226 / 250
Stoploss: 204

Saham BBTN

Uji Support dari level previous Low
RSI positive divergence.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 1225-1215
Average Up > 1230-1235
Target: 1245 / 1275 / 1300-1310 / 1350.
Stoploss: 1205

Saham INCO

Sudah terdesak ke ujung pattern FALLING WEDGE.
Persis berada di area Spport.
RSI OVERSOLD.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 5625
Average UP >5750-5850
Target: 6000-6050 / 6175 / 6425 / 6800.
Stoploss: 5450.

Saham BRIS

Doji di Area Support
RSI positive divergence.
Uji Resistance MA10,20,50.
Advise
Speculative Buy
Entry Level: 161501600
Average UP >1640-1660
Target : 1725-1735 / 1770 / 1820
Stoploss: 1590

Saham INDY

Uji Support MA10.
Advise
Speculative Buy
Entry Level : 2210-2200
Average Up >2250
Target: 2380-2420.
Stoploss: 2160.-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham UNTR dan MIDI oleh Phillip Capital Sekuritas | 29 September


Phillip Capital

29 September 2023

Technical Recommendations

UNTR

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 28025
Target Price 1 : 28700
Target Price 2 : 29100
Stop Loss : 27400

MIDI

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 482
Target Price 1 : 462
Target Price 2 : 505
Stop Loss : 520
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham RANC | 29 September 2023

Analisis Saham RANC


Saham RANC berpeluang terkoreksi teknikal untuk menguji support MA20 sekaligus support bullish channel sebelum kembali rebound. Indikator RSI di 63 dan MACD histogram +8.

Rekomendasi

Buy on weakness
Support: Rp 650
Resistance: Rp 750
Analis RHB Sekuritas Muhammad Wafi
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham INKP dan MBMA oleh HP Sekuritas | 29 September 2023


HP Sekuritas

29 September 2023

Saham INKP

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), OBV, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi dari dynamic resistance upper BB25(biru) @ 11825.
MACD line di atas signal line dan zero line. MACD histogram merendah di sisi atas
Entry level di support area @ 11225-11175. Target Price di dynamic resistance area @ 11825-11875. Stoploss di support area @ 10825-10775.
Rekomendasi
Buy On Weakness, Entry Level: 11225-11175; Target: 11825-11875; Stoploss: 10825-10775;

Saham MBMA

Trend: Sideways
Indicator(s): BB25(biru), MACD, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini stabil setelah berhasil bertahan di atas dynamic support MA25(oranye) @ 845.
MACD line crossing ke atas signal line. MACD histogram turn lebih dalam di sisi bawah
Entry level di dynamic resistance MA25(oranye) @ 845-840. Target Price di resistance area @ 895-900 dan dynamic resistance upper BB25(biru) @ 950-955. Stoploss di support area @ 815-810.
Rekomendasi
Buy On Weakness, Entry Level: 845-840; Target: 895-900 / 950-955; Stoploss: 815-810;
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Jual Neo Soho Mall, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Lunasi Sebagian Utang Ke Bank Danamon


PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)
, melalui PT Tiara Metropolitan Indah (TMI), anak usaha terkendali APLN, pada tanggal 26 September 2023 telah melakukan penjualan aset Neo Soho Mall, Jakarta kepada PT NSM Assets Indonesia (NSMAI) dengan harga Rp1,44 triliun (termasuk PPN) yang merupakan nilai pasar yang wajar.

Dana yang diterima TMI dari NSMAI atas pelaksanaan transaksi tersebut, akan digunakan sebagiannya oleh TMI untuk melakukan penyertaan saham baru (saham seri B) dalam NSMAI yang akan mewakili 28,58% dari seluruh modal yang telah diterbitkan dan disetor penuh dalam NSMAI. Dengan demikian NSMAI akan dimiliki oleh NSM Asset Japan LLC (NSMAJ) dan TMI dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 71,42% dan 28,58%. NSMAJ dimiliki secara langsung oleh Hankyu Hanshin Properties Corporation (HHP) Jepang, yang sebelumnya telah membangun kemitraan strategis dengan APLN melalui transaksi penjualan Central Park Mall pada tahun 2022.

Corporate Secretary APLN Justini Omas menyampaikan, transaksi penjualan Neo Soho Mall ini merupakan bagian strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat bisnis. Selain meningkatkan kemitraan strategis dengan HHP, yang merupakan perusahaan serta investor properti kelas dunia, penjualan Neo Soho Mall memungkinkan APLN untuk membayar sebagian utang bank.

"Selain sebagian dana hasil penjualan Neo Soho Mall dipakai untuk investasi kepemilikan 28,58% saham di NSMAI, sisanya, sekitar Rp850 miliar, seluruhnya digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman APLN kepada Bank Danamon," jelas Justini melalui keterangan resmi di Jakarta, Rabu (27/9). (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Medco Energi (MEDC) Siapkan Dana Untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo


PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
menyampaikan telah menyediakan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2018 Seri B yang akan jatuh tempo pada tanggal 28 September 2023.

Anthony R. Mathias Direktur Keuangan MEDC dalam keterangan tertulisnya Selasa (26/9) menuturkan bahwa MEDC menyediakan dana beserta kupon yang belum terbayar.sebesar Rp47.500.000.000. Dana telah ditempatkan di rekening escrow Perusahaan, sementara dana untuk pembayaran kupon ditempatkan di rekening giro Perusahaan.

Lebih lanjut Anthony memaparkan dana untuk melunasi pokok Obligasi ini berasal dari hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2022 pada bulan Juli 2022 yang lalu.

Adapun Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III Tahun 2022 tersebut diterbitkan sejumlah total Rp3 triliun dengan tujuan penggunaan dana untuk melunasi obligasi Rupiah Perusahaan yang jatuh tempo pada tahun 2023 termasuk untuk pembayaran Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2018 Seri B.

Anthony menambahkan MEDC berkomitmen penuh untuk melaksanakan pelunasan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2018 Seri B pada tanggal 28 September 2023 dan hingga kini MEDC tidak memiliki rencana untuk merubah keputusan atau hal penting lainnya terkait pelunasan tersebut. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Indovest Central Tambah Kepemilikan Saham NICK


PT Indovest Central sebagai pemegang saham pengendali PT Charnic Capital Tbk (NICK) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 20 September 2023.

Dalam keterangan tertulisnya Anton Santoso Direktur PT Indovest Central Rabu (27/9) menyampaikan bahwa telah membeli sebanyak 1.081.200 lembar saham NICK di harga Rp250 per saham senilai Rp270,3 juta.

"Tujuan penjualan adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham PT Indovest Central di NICK bertambah menjadi 397,2 juta lembar saham atau sekitar 61% dibandingkan sebelumnya sebanyak 396,13 juta llembar saham atau 60,83%. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Ini Penjelasan PT Yelooo Integra Datanet Tbk. (YELO) Terkait Volatilitas Sahamnya Di Bursa, Karena Rights Issue?


Manajemen PT Yelooo Integra Datanet Tbk. (YELO) mengaku bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Hal itu disampaikan Corporate Secretary YELO, Rosi Diani, merujuk permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-08253/BEI.PP2/09-2023 tanggal null perihal Permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek.

"Perseroan menjelaskan bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Selain itu, tidak terdapat Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," tegasnya.

Kemudian, Perseroan memberikan penjelasan bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu.

Namun demikian, Rosi mengaku bahwa saat ini Perseroan sedang dalam persiapan melaksanakan aksi korporasi yaitu Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) Kepada Pemegang Saham dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau biasa disebut dengan Rights Issue.

"Adapun rencana aksi korporasi tersebut telah diumumkan Perseroan dalam Keterbukaan Informasi sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Astra Agro Lestari (AALI) Bakal Bagikan Dividen Rp157,82 Miliar


PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI)
berencana membagikan Dividen Interim untuk periode tahun buku 2023. Rencana aksi korporasi ini sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada tanggal 25 September 2023.

"Besaran dividen interim yang akan dibagikan kepada pemegang saham AALI yakni Rp157.824.443.306 atau setara Rp82 per saham," kata Corporate Secretary AALI, Mario C. Surung Gultom, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (27/9/2023).

Untuk Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada tanggal 6 dan 9 Oktober 2023. Sedangkan Cum dan Ex Dividen di Pasar Tunai sedianya akan dilakukan pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2023.

"Recordingdate atau pemegang saham yang berhak atas dividen interim ini yang namanya tercatat pada 10 Oktober 2023, dan realisasi pembayaran dividen ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2023," ujarnya.

Sebagai informasi, Data Keuangan per 31 Agustus 2023 yang mendasari pembagian Dividen adalah Laba Bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp672,41 miliar, Saldo Laba Ditahan yang Tidak Dibatasi Penggunaannya sebesar Rp16,78 triliun, dengan total ekuitas sebesar Rp22,31 triliun. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Lepas Saham Bid Ke Bukalapak, Ashmore (AMOR) Raih Keuntungan Investasi Rp7 Miliar


PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk. (AMOR)
melakukan pelepasan sebagian besar kepemilikan sahamnya di Buka Investasi Digital (BID) pada 14 September 2023.

"Melalui transaksi tersebut, Ashmore menjual 87.709 saham BID atau setara 17% modal saham BID kepada Bukalapak, salah satu perusahaan e-commerce lokal terkemuka di Indonesia, seharga Rp50 miliar sehingga menghasilkan keuntungan investasi sebesar Rp7 miliar," kata Sekretaris Perusahaan AMOR, Lydia ToisutaLydia Toisuta, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (27/9/2023).

Akibat transaksi tersebut, kata Lydia, Ashmore akan tetap menjadi pemegang 3% saham BID dan Bukalapak akan memiliki 97% saham BID (sebelumnya 80%).

"Ashmore berencana menggunakan hasil penjualan untuk mendukung pengembangan rangkaian produknya dan berinvestasi lebih lanjut dalam meningkatkan kemampuan distribusinya," ujarnya.

Sebagai informasi, Ashmore mengakuisisi 20% saham Buka Investasi Bersama (BIB) pada Desember 2020 senilai Rp50 miliar, untuk memperluas jangkauan distribusi melalui saluran digital. Pada bulan Maret 2022, Ashmore dan Bukalapak mendirikan perusahaan induk baru, BID, dan kepemilikan ekuitas Ashmore di BIB dialihkan ke perusahaan baru tersebut.

"Investasi ini memungkinkan Ashmore untuk memperluas pengetahuannya tentang saluran distribusi digital yang berfokus pada pasar ritel dan memfasilitasi strategi BID untuk menyediakan platform investasi "all in one" untuk semua segmen klien, termasuk individu dan institusi," ungkapnya.

Lydia menambahkan, kemitraan ini telah mencapai tujuannya bagi kedua belah pihak dan pelepasan sebagian saham memungkinkan Ashmore untuk terus berinvestasi dalam penggunaan teknologi yang berkembang pesat dalam layanan keuangan. Hubungan berkelanjutan Ashmore dengan BID akan mendukung perkembangan BID di pasar investasi Indonesia, sekaligus memungkinkan Ashmore untuk terus mendistribusikan produk melalui platform BID dan memfasilitasi komitmen Ashmore dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan platform operasinya dan memungkinkannya mengembangkan proyek lain untuk memperluas kemampuan distribusinya.

"Industri investasi dan reksa dana di Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan, didukung oleh perekonomian domestik yang berkembang, dan Ashmore berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan peluang ini dan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemegang sahamnya," paparnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Pendapatan Naik, Namun MBMA Catat Rugi Hingga Juni 2023


PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
meraih pendapatan usaha sebesar USD350,97 juta hingga periode 30 Juni 2023 naik dibandingkan pendapatan usaha USD128,99 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok pendapatan naik lebih tinggi menjadi USD332,55 juta dari USD107,13 juta membuat laba kotor turun menjadi USD18,41 juta dari laba kotor USD21,86 juta tahun sebelumnya.

Laba usaha turun menjadi USD919,99 ribu dari laba usaha USD19,36 juta tahun sebelumnya. Rugi sebelum pajak diderita sebesar USD14,09 juta dari laba sebelum pajak yang diraih USD42,06 juta tahun sebelumnya.

Rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diderita USD19,65 juta usai meraih laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk USD33,42 juta tahun sebelumnya.

Jumlah liabilitas mencapai USD944,03 juta hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas USD862,17 juta hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai USD3,05 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah aset USD2,42 miliar hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASII, BBCA, KLBF dan WOOD oleh MNC Sekuritas | 29 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

29 September 2023

IHSG

IHSG menguat 0,2% ke 6,937 disertai oleh munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan oleh MA20. Selama belum mampu break area resistance di 7,046, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii], sehingga diperkirakan IHSG akan rawan menembus area support di 6,900 dan akan menuju ke rentang 6,747-6,861.
Support: 6,900, 6,823
Resistance: 7,046, 7,080

ASII - Buy on Weakness 

ASII terkoreksi 0,8% ke 6,150 dan masih didominasi oleh volume penjualan, pergerakan ASII pun masih berada di bawah MA200. Kami perkirakan, posisi ASII sedang berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [x], sehingga koreksi ASII akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 6,075-6,125
Target Price: 6,500, 6,750
Stoploss: below 6,050

BBCA - Buy on Weakness 

BBCA terkoreksi 0,8% ke 8,875 disertai dengan adanya peningkatan volume penjualan, namun koreksi BBCA tertahan oleh MA200. Posisi BBCA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [ii], sehingga BBCA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 8,675-8,825
Target Price: 8,975, 9,175
Stoploss: below 8,625

KLBF - Buy on Weakness 

KLBF terkoreksi 2,8% ke 1,755 disertai oleh munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi KLBF saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B), sehingga KLBF masih rawan terkoreksi dan dapat dijadikan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,705-1,740
Target Price: 1,830, 1,910
Stoploss: below 1,660

WOOD - Buy on Weakness 

WOOD terkoreksi 0,9% ke 458 dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan. Saat ini posisi WOOD diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [iii], sehingga WOOD masih rawan terkoreksi dan dapat dijadikan BoW.
Buy on Weakness: 440-452
Target Price: 478, 500
Stoploss: below 422

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham MAPI | 29 September 2023

Analisis Saham MAPI


Saham MAPI membentuk pola bearish head and shoulders. Pola ini menandakan bahwa selama MAPI tidak mampu kembali menguat di atas 1900, MAPI berisiko terus melemah ke 1500-1550. Indikator teknikal MACD yang kembali dead cross mendukung prediksi penurunan MAPI.

Rekomendasi

Hindari. Sell kalau punya. Target penurunan di 1500-1550.
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham BYAN | 29 September 2023

Analisis Saham BYAN


BYAN sedang berkonsolidasi sehat di atas area moving averagenya dan saat ini sedang menguji resisten di area 19450 (garis hitam). Jika saham ini berhasil melampaui area resistennya, ada peluang bagi BYAN untuk bergerak lebih tinggi menuju 24800 dengan minor target di level 22175. Trend optimizer yang bergerak solid bewarna biru menunjukan saham ini masih berada di fase strong uptrend.

Trading plan

Trend following. Buy jika breakout resisten 19200. Stoploss level 18525.
Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham MBMA | 29 September 2023

Analisis Saham MBMA


Saham MBMA terkoreksi namun mampu bertahan di area support kuat 830-840 (kotak kuning) dan ditutup membentuk pola candle doji, sehingga membuka peluang terjadinya teknikal rebound.Tetap bertahan diatas level tersebut dan kembali bergerak menguat, maka MBMA berpeluang naik kembali menuju target di 900, dengan target selanjutnya di 940-955 (area all time high).

Trading Plan

Buy. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 830.
Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MAPI dan TLKM oleh CGS-CIMB Sekuritas | 27 September 2023


CGS-CIMB Sekuritas

27 September 2023

Saham MAPI

MAPI di perdagangan pada hari Selasa (26/09) ditutup naik sebesar 1.93% menjadi 1,850, dimana pada Stoch indicator terlihat pola golden cross.
Melihat hal tersebut kami merekomendasikan MAPI Spec Buy dengan support di 1,815 cut loss jika break di bawah 1,780. Jika tidak break di bawah 1,815 potensi naik ke 1,885-1,920 short term.

Saham TLKM

TLKM di perdagangan pada hari Selasa (26/09) ditutup melemah sebesar 0.27% menjadi 3,760, dimana Stoch indicator yang terlihat membentuk pola golden cross;
Melihat hal tersebut kami merekomendasikan TLKM Spec Buy dengan support di 2,880 cut loss jika break di bawah 2,850. Jika tidak break di bawah 2,880 potensi naik ke 2,940-2,980 short term.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CPIN, JSMR dan AMRT oleh Indo Premier Sekuritas | 27 September 2023


Indo Premier Sekuritas

27 September 2023

Saham CPIN Buy  

PT Charoen Pokphand 
   
Current Price 5.375  
Entry 5.375  
Target Price 5.850 8,84% 
Stop Loss 5.175 -3,72% 
Risk to Reward Ratio 1 : 2,4

Saham JSMR  Buy  

PT Jasa Marga Tbk   

Current Price 4.340  
Entry 4.340  
Target Price 4.550 4,84% 
Stop Loss 4.260 -1,84% 
Risk to Reward Ratio 1 : 2,6  

Saham AMRT (Buy on Breakout)

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.  
                       
Current Price 2.960 
Entry 3.040 
Target Price 3.340 9,87%
Stop Loss 2.910 -4,28%
Risk to Reward Ratio 1 : 2,3
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ANTM, KLBF, MIKA, BBCA dan BUMI oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 27 September 2023


NH Korindo Sekuritas

27 September 2023

IHSG

IHSG projection for 27 September 2023 : KONSOLIDASI – SIDEWAYS
Limited downside potential.
Support : 6920-6900 / 6800.
Resistance : 6970 / 7000-7060 / 7100-7130 / 7175.
ADVISE : WAIT & SEE.

Saham ANTM

Hampir mencapai Support lower Channel (downtrend).
RSI positive divergence.
Limited downside potential.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level : 1835-1800
Average Up >1865
Target: 1900-1920 / 1955 / 1990-2000.
Stoploss: 1790

Saham KLBF

Hampir break pola Flag.
Sudah tembus ke atas Resistance MA10 & MA20.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 1805
Average UP >1815
Target : 1840 / 1900-1925
Stoploss: 1770

Saham MIKA

Doji di area Support dari level previous Low.
RSI slightly positive divergence.
Advise
Speculative Buy.
Entry Level: 2730
Average UP >2770
Target: 2830 / 2970-3000 / 3080-3100.
Stoploss: 2660.

Saham BBCA

Mendekati Support lower channel (uptrend) jk.menengah.
RSI positive divergence.
Limited downside potential.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 8950-8925
Average Up > 9050-9100
Target: 9200 / 9400 / 9550.
Stoploss: 8875

Saham BUMI

Mendekati Support lower channel – uptrend.
Uji Resistance ketiga MA.
Advise
Buy on Weakness.
Entry Level: 135-133
Average Up > 137
Target: 141 / 148-150 / 162.
Stoploss: 131
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MAPA dan PANR oleh Phillip Capital Sekuritas | 27 September 2023


Phillip Capital

27 September 2023

Technical Recommendations

MAPA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 760
Target Price 1 : 795
Target Price 2 : 815
Stop Loss : 725

PANR

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 780
Target Price 1 : 845
Target Price 2 : 875
Stop Loss : 715
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADMR, AUTO dan BMRI oleh Mirae Asset Sekuritas | 27 September 2023


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 27, 2023
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,923.8 (-1.07%), limited downside, daily trading range 6,904 – 6,979. Critical level di 6,850. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung bergerak bergerak turun namun mulai tertahandan berada di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized konsolidasi dengan kecenderungan menguat dengan sebaran sebaran volume terbanyak dari sisi demand sekitar level saat ini dan supply berada di atasnya.

ADMR Daily, 1,315 (-8.36%), buy on weakness, TP 1,530, daily trading range 1,290 – 1,370. Cut loss level di 1,270. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih bergerak turun namun mulai terbatas. Harga saat ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada di atas level saat ini.

AUTO Daily, 3,160 (+2.60%), trading buy, TP 3,280 daily trading range 3,080 – 3,200. cut loss level di 3,000. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung menguat. Harga di atas center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada diatas level harga saat ini.

BMRI Daily, 5,925 (-1.25%), buy on weakness, TP 6,075, daily trading range 5,875 – 6,000, cut loss level di 5,750. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada di bawah level saat ini
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham MIDI dan MTEL oleh HP Sekuritas | 27 September 2023


HP Sekuritas

27 September 2023

Saham MIDI

Trend: Uptrend
Indicator(s): BB25(biru), MACD, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini terkoreksi dan mendekati dynamic support MA25(oranye) @ 456.
MACD line crossing ke bawah signal line. MACD histogram menipis di sisi atas.
Entry level di dynamic support MA25(oranye) @ 456-458. Target Price di resistance area @ 486-488 dan dynamic resistance upper BB25(biru) @ 525-530. Stoploss di support area @ 446-442.
Rekomendasi
Buy On Weakness, Entry Level: 456-458; Target: 486-488 / 525-530; Stoploss: 446-442;

Saham MTEL

Trend: Downtrend (minor)
Indicator(s): BB25(biru), MACD, MA25(oranye) & MA100(merah)
Potential:
Saat ini stabil setelah downtrend dan bertahan di atas lower BB25(biru) @ 665.
MACD line crossing ke bawah signal line di bawah zero line. MACD histogram mulai naik setelah turun dalam.
Entry level di dynamic resistance area MA100(merah) @ 685-690. Target Price di dynamic resistance area MA25(oranye) @ 725-730 dan upper BB25(biru) @ 780-785. Stoploss di dynamic support area lower BB25(biru) @ 665-660.
Rekomendasi
Buy On Break, Entry Level: 685-690; Target: 725-730 / 780-785; Stoploss: 665-660;
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Persada Inti Sejahtera Kurangi Kepemilikan Saham JAST


PT Persada Inti Sejahtera sebagai pemegang saham pengendali PT Jasnita Telekomindo Tbk. (JAST) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 25 September 2023.

Nathania Olinda Corporate Secretary JAST dalam keterangan tertulisnya Selasa (26/9) menuturkan bahwa PT Persada Inti Sejahtera telah menjual sebanyak 45.454.545 lembar saham JAST di harga Rp55 per saham senilai Rp2,49 miliar.

"Tujuan transaksi ini adalah untuk Restrukturisasi Internal dengan kepemilikan saham langsung dan tidak menyebabkan perubahan Pemegang Saham Pengendali Perseroan ,"tuturnya.

Pasca penjualan maka kepemilikan saham PT Persada Inti Sejahtera di JAST berkurang menjadi 521,03 juta lembar saham setara dengan 48,13% dibandingkan sebelumnya sebanyak 566,4 juta lembar saham setara dengan 52,33%. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Transaksi Saham Meningkat, Ini Penjelasan Manajemen DGIK


Manajemen PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) mengaku bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material di dalam kegiatan dan perencanaan usaha Perseroan yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary DGIK, Almanda Pohan sehubungan dengan adaya permintaan penjelasan oleh Bursa Efek Indonesia melalui surat nomor S-08212/BEI.PP1/09-2023 tanggal 25 September 2023 perihal Permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi efek.

"Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material di dalam kegiatan dan perencanaan usaha Perseroan yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal," ucapnya.

Diketahui, pada tanggal 22 September 2023, aktivitas transaksi saham DGIK meningkat menjadi sebanyak 207.466.500 saham dengan frekuensi 20.274 kali dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya sejumlah 24.827.600 saham dengan frekuensi 1.814 kali serta harga ditutup meningkat sebesar Rp8 atau 7,47% dari harga penutupan hari bursa sebelumnya pada Rp107 menjadi Rp115 per saham.

"Perseroan saat ini belum memiliki informasi atau fakta material di dalam kegiatan dan perencanaan usaha Perseroan yang dapat mempengaruhi harga efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," tegasnya.

Selain itu, Almanda menambahkan, Perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham sebagaimana yang dimaksud diatas. Kemudian, hingga saat ini, Perseroan belum merencanakan tindakan korporasi (Corporate Action) yang kemungkinan akan dilakukan dalam jangka waktu kurang lebih 3 bulan mendatang. Jika nantinya dalam periode tersebut, Perseroan akan melakukan tindakan korporasi maka Perseroan akan melakukan pelaporan kepada Bursa sesuai aturan yang berlaku.

"Setelah berkomunikasi dengan Pemegang Saham Utama, hingga saat ini Pemegang Saham Utama belum memiliki rencana lain perihal kepemilikan sahamnya pada Perseroan," imbuhnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) Terbitkan MTN Senilai Rp550 Miliar


PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
pada Selasa ini melakukan distribusi Medium Term Notes (MTN) sebesar Rp550 miliar.

Menurut keterangan perseroan Selasa, MTN tersebut diterbitkan dengan tingkat bunga tetap 6,2% per tahun dengan jangka waktu 370 hari sejak tanggal distribusi.

Menurut keterangant ersebut, penerbitan MTN 2023 akan memberikan dukungan finansial yang lebih baik terhadap kondisi keuangan perseroan, sehingga memberikan dampak positif bagi kegiatan perseroan.

MTN ini akan bertenor 3 bulan dan jatuh tempo pada 6 Oktober 2024. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebagai agen pemantau. Sedangkan penata laksana penerbitan yaitu BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Limas Indonesia Makmur (LMAS) Melakukan Penutupan Kegiatan Usaha


Emiten yang bergerak di bidang Computer and Services, PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) melakukan penghentian atau penutupan sebagian atau seluruh segmen usaha. Hal itu disampaikan oleh Corporate Secretary, Baso Amir, dalam keterangan resminya, Selasa (26/9/2023).

"Perseroan akan menghentikan kegiatan usaha Terminal Data Real Time Pasar Saham pada 30 September 2023," ucapnya.

Terkait dampak yang akan terjadi, Baso Amir mengaku bahwa penghentian bisnis tersebut akan menyebabkan pengurangan pendapatan dari bisnis terminal data real time.

Sebagai informasi, PT Limas Indonesia Makmur Tbk didirikan pada 4 Juni 1996. Semula bernama PT Limas Stokhomindo, nama Perseroan diubah menjadi Limas Centric Indonesia seiring restrukturisasi bisnis pada Oktober 2005. Lalu pada 8 Agustus 2014 nama Perseroan kembali diubah menjadi PT Limas Indonesia Makmur Tbk.

Perseroan menjadi perusahaan publik yang sahamnya dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 28 Desember 2001. Pencatatan saham Perseroan di pasar modal didahului perubahan status menjadi perseroan terbatas dalam rangka Penanaman Modal Asing (PMA) pada 22 September 2000.

Perseroan adalah salah satu pioner di bidang penyediaan layanan data, berita dan analisis pasar saham dan keuangan secara real time di Indonesia. Untuk dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan yang kian kompleks, Perseroan tidak hanya mengembangkan layanan teknologi untuk mengakses data perdagangan efek, tetapi juga telah menyediakan solusi untuk melakukan perdagangan saham secara jarak jauh (remote trading) di BEI.

Produk dan layanan Perseroan mencakup terminal data dan informasi keuangan real time StockWatch, solusi perdagangan saham secara jarak jauh StockTrade, Limas DataFeed dan portal finansial e-Bursa.com (www.e-bursa.com).

Pada 14 Oktober 2004 Perseroan mengakuisisi PT Geotech System Indonesia (GSI). Melalui anak usaha tersebut, Perseroan menawarkan solusi terintegrasi berupa perangkat keras (hardware) dan lunak (software) serta jasa konsultansi teknologi informasi bagi perusahaan-perusahaan telekomunikasi, minyak dan gas bumi serta pembangkitan tenaga listrik. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

MBMA Kerjasama Dengan Gem Bangun Pabrik Hpal Senilai US$600 Juta


PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)
menyampaikan bahwa pihaknya akan berkolaborasi dengan GEM Co Ltd asal China dalam pembangunan pabrik pengolahan High-Pressure Acid Leach (HPAL). Hal itu disampaikan Investor Relations Merdeka Battery Materials, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Senin (26/9/2023).

Ia mengatakan, dana yang dibutuhkan untuk membangun pabrik tersebut mencapai US$600 juta atau sebesar Rp9,2 triliun. Nantinya, pabrik ini memiliki kapasitas produksi sebanyak 30.000 ton nikel dalam Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) per tahun.

Disebutkan bahwa pabrik hasil patungan (joint venture) HPAL antara Merdeka Battery dan GEM tersebut akan dibangun dan dioperasikan oleh PT ESG New Energy Material (HPAL JV Co). Adapun komposisi kepemilikannya yakni sebesar 55% dikuasai oleh Merdeka Battery atas HPAL JV Co, sedangkansisanya 45% dimiliki oleh GEM.

Untuk diketahui, pabrik ini akan dibangun secara bertahap. Untuk tahap pertama, pabrik ini akan memiliki kapasitas nameplate sebesar 20.000 ton nikel terkandung dalam MHP per tahun. Sementara untuk tahap kedua kapasitas nameplate akan meningkatkan menjadi sekitar 30.000 ton nikel terkandung dalam MHP per tahun.

"Untuk tahap 1 dan 2 masing-masing ditargetkan rampung (commissioning) pada akhir 2024 dan pertengahan 2025. Adapun total investasi konstruksi gabungan untuk kedua tahap dibatasi hingga US$ 600 juta, dengan jaminan biaya konstruksi disediakan oleh GEM," tuturnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Arthavest Raih Pendapatan Usaha Rp28,82 Miliar Hingga Juni 2023


PT Arthavest Tbk (ARTA)
meraih pendapatan usaha mencapai Rp28,82 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan usaha Rp21,86 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban departementalisasi naik menjadi Rp6,83 miliar dari beban departementalisasi Rp3,22 miliar membuat laba bruto departementalisasi Rp21,99 miliar naik dari laba bruto departementalisasi Rp18,64 miliar.

Rugi usaha turun menjadi Rp525,30 juta dari rugi usaha Rp6,80 miliar. Laba sebelum manfaat pajak diraih Rp284,54 juta usai mencatat rugi sebelum manfaat pajak Rp6,18 miliar.

Manfaat pajak tercatat Rp858,13 juta naik dari manfaat pajak Rp775,80 juta. Laba periode berjalan diraih Rp1,14 miliar usai mencatat rugi periode berjalan Rp5,41 miliar.

Jumlah liabilitas mencapai Rp15,45 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp14,06 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai Rp302,19 miliar hingga periode 30 Juni 2023 turun dari jumlah aset Rp360,73 miliar hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Miniwati Kasmita Tambah Kepemilikan Saham NSSS


Miniwati Kasmita selaku Direktur PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 20 September 2023.

Dalam keterangan tertulisnya pada keterbukaan Informasi Selasa (26/9) Miniwati menyampaikan telah membeli sebanyak 1.052.700 lembar saham NSSS di harga Rp190 per saham.

"Transaksi ini dilakukan untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Miniwati Kasmita di NSSS bertambah menjadi 2,05 juta lembar saham setara dengan 0,00863% dibandingkan sebelumnya sebanyak 1 juta lembar saham setara dengan 0,0042%. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Setor Modal Rp98,58 Miliar Ke Perusahaan Afiliasi


Emiten Jasa Konstruksi, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan transaksi afiliasi dengan salah satu entitasnya yakni PT PP Sinergi Banjaratma (PPSB).

Sekretaris Perusahaan PTPP, Bakhtiyar Efendi menuturkan, perseroan melakukan setoran modal pada PSBB sebesar Rp98,58 miliar. Penyetoran modal itu dilakukan dengan mekanisme Debt to Equity Swap (DES) yang berasal dari konversi utang konstruksi perseroan.

Dengan melakukan setoran modal maka kepemilikan saham PTPP bertambah di PPSB menjadi sebesar 79,04% atau setara dengan 1,61 miliar lembar saham yang terdiri dari 206,12 juta lembar saham Seri A dan 1,41 miliar lembar saham Seri B senilai Rp119,19 miliar. Padahal sebelumnya hanya memiliki 32,5% atau setara 457,71 juta lembar saham atau senilai Rp32,04 miliar.

"Sebagai pemegang saham pengendali, perseroan memiliki hak kendali mayoritas dalam engambilan keputusan strategis yang lebih cepat dan diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi PPSB dan Perseroan. Selain itu, pencatatan piutang dan utang pada perseroan dan PPSB akan terhapus menjadi akun aset investasi dan modal. Kondisi ini akan memperkuat likuiditas dan solvabilitas bagi perseroan dan PPSB," tegasnya. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADRO, ANTM, MAPI dan NCKL oleh MNC Sekuritas | 27 September 2023


MNCS Daily Scope Wave

27 September 2023

IHSG

IHSG terkoreksi 1,1% ke 6,923 dan masih didominasi dengan munculnya volume penjualan, koreksi IHSG pun menembus MA20 namun masih tertahan oleh Lower Band. Diperkirakan, posisi IHSG saat ini sudah berada di awal wave (ii) dari wave [iii], sehingga diperkirakan IHSG akan menembus area support di 6,900 dan akan menuju ke rentang 6,747-6,861.
Support: 6,900, 6,823
Resistance: 7,053, 7,080

ADRO - Buy on Weakness 

ADRO terkoreksi agresif 6,1% ke 2,770 disertai dengan peningkatan volume penjualan, koreksi ADRO pun menembus MA20 dan MA200. Kami perkirakan, pergerakan ADRO saat ini sedang berada di awal dari wave (ii) dari wave [c], sehingga ADRO masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 2,580-2,740
Target Price: 2,990, 3,100
Stoploss: below 2,520

ANTM - Buy on Weakness 

ANTM terkoreksi 0,5% ke 1,840 disertai dengan peningkatan volume penjualan. Kami perkirakan, posisi ANTM saat ini sedang berada di akhir wave c dari wave (y) dari wave [ii], sehingga ANTM diperkirakan masih rawan melanjutkan koreksinya.
Buy on Weakness: 1,795-1,820
Target Price: 1,885, 2,020
Stoploss: below 1,770

MAPI - Spec Buy 

MAPI menguat 1,9% ke 1,850 disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan MAPI masih tertahan oleh MA20. Selama MAPI masih mampu bergerak di atas 1,775 sebagai stoplossnya, maka posisi MAPI saat ini masih berada pada bagian dari wave 2 dari wave (C) sehingga MAPI masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 1,825-1,845
Target Price: 1,910, 1,985
Stoploss: below 1,775

NCKL - Buy on Weakness 

NCKL terkoreksi 4,7% ke 1,115 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi NCKL saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave [iv] dari wave C pada label hitam, sehingga NCKL masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1,015-1,085
Target Price: 1,205, 1,325
Stoploss: below 895

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham WIKA | 27 September 2023

Analisis Saham WIKA


WIKA berpeluang memulai uptrendnya dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika WIKA berhasil menguat menembus resisten 570, WIKA berpeluang memulai uptrendnya menuju target pertama di 700. Jika target 700 terlewati, target kedua berada di 900.

Rekomendasi

Buy kalau naik di atas 570. Target pertama 700 dan target kedua di 900.
Disclaimer ON
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham BRIS | 27 September 2023

Analisis Saham BRIS


Kenaikan BRIS kembali tertahan area swing high 1730 (box biru) dan kembali mengalami technical correction. Anda bisa cermati level swing low di 1530 – 1560. Jika penurunan BRIS mencapai area ini, maka saham ini berpeluang mengalami technical rebound dengan target kenaikan kembali menuju swing high 1730 – 1770. Terlihat juga trend optimizer yang memiliki warna acak dan tidak solid menunjukan saham ini berada di fase sideways.

Trading plan

Swing trading. Speculative buy on weakness di area swing low 1530 – 1560. Sell on strength jika berhasil mencapai ataupun mendekati area swing high 1730 – 1770. Cutloss jika dalam beberapa hari kedepan saham ini tidak mampu kembali dan bertahan di atas area swing low-nya.
Disclaimer ON
Sumber: galerisaham-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham DSNG | 27 September 2023

Analisis Saham DSNG


Saham DSNG masih berkonsolidasi dengan bergerak dalam fase sideways jangka pendek di range area trading 570 hingga 630 (kotak kuning). Kenaikan DSNG kembali tertahan di resistance 630 dan bergerak melemah, sehingga berpeluang turun menuju area kisaran support di 570-575 (kotak merah). Tetap bertahan di atas level tersebut ketika koreksi maka DSNG berpeluang menguat menguji level 630 kembali. Nantinya jika mampu breakout level tersebut, maka DSNG akan mengakhiri konsolidasinya dan bergerak rally menuju target selanjutnya di 660 dan 690. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak naik di atas centreline, mengindikasikan bahwa saham ini masih cenderung bergerak positif.

Trading Plan 

Spekulasi BOW dikisaran 570-585. Batasi resiko jika turun dan closed di bawah 570.
Disclaimer ON
Sumber: step-trader-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 27 September 2023


Dow sheds nearly 400 points in worst day since March as economic worries return.

The Dow Jones Industrial Average fell Tuesday after the latest home sales and consumer confidence reports stoked concern over the state of the U.S. economy.

Dow......33619  -388.00-1.14%
Nasdaq13064  -207.7   -1.57%
S&P 500.4274  -63.9     -1.47%

FTSE.....7626    +1.7      +0.02%
Dax......15256    -149.6   -0.97%
CAC......7074     -49.6      -0.70%

Nikkei...32315    -363.6    -1.11%
HSI.......17467    -262.4     -1.82%
Shanghai.3102 -13.33      -0.43%
 
IDX....6923.80    -74.58    -1.07%
LQ45....952.40   -10.21    -1.06%
IDX30...492.68   -5.22      -1.05%

IDXEnergy..2109.62  -60.49 -2.79%
IDX BscMat.1309.48  -38.11  -2.83%
IDX Indstrl...1179.44  -10.68  -0.90% 
IDXNONCYC.762.36  +4.55   +0.60%
IDX Hlthcare1452.38  -0.94    -0.06%
IDXCYCLIC...860.97    -5.58    -0.64%
IDX Techno.4307.24  +13.77 +0.32%
IDX Transp..1818.44  -11.90   -0.65%
IDX Infrast....907.21   -12.13   -1.32%
IDX Finance.1383.60  -13.18  -0.94%
IDX Banking.1202.17  -15.43  -1.27%
IDX Property...712       -9.30    -1.29%

Indo10Yr.6.8336+0.0564 +0.83%
ICBI....365.4716 -1.0544 -0.29%
US2Yr.5.134‼️  +0.007  +0.14%
US5Yr 4.620   +0.008 +0.17%
US10Yr4.544  +0.002 +0.04%
US30Yr.4.687 +0.158  +3.49%
VIX..... 18.94  +2.04   +12.07%‼️
  
USDIndx 105.9980‼️ +0.415 +0.39%
Como Indx...284.72  -0.22  -0.08%
(Core Commodity CRB)
BCOMIN.....140.03   -0.49   -0.35%

 IndoCDS.89.61 ‼️ +0.01  +0.01%
  (5-yr INOCD5) (22/09)

IDR.....15490.00‼️  +87.50 +0.57%
Jisdor.15464.00‼️  +65.00 +0.42%

Euro......1.0571  -0.0023  -0.22%
  
TLKM...24.09  -0.28   -1.15%
(3725)
EIDO....22.29   -0.52   -2.28%
EEM....37.76    -0.54      -1.41%

Oil.........90.47  +0.63   +0.70%
Gold...1919.20  -16.00  -0.83%
Timah..25888.00   -363.00  1.38-%
(Closed 25/09)
Nickel..18925.50‼️ -202.50 -1.06%
(Closed 25/09)
Silver...23.11       -0.27        -1.15%
Copper.364.30   -3.30        -0.90%

Iron Ore 62%121.33     -        -%
 (22/09)
Nturl Gas...2.852  -0.047  -1.62%
Ammonia  China.3966.67 +33.34 +0.84%
(Domestic Price)(25/09)

Coal price.160.35  +0.35  +0.22%
(Sept/Newcastle)
Coal price.160.75  +2.25  +1.42%
(Oct/Newcastle)
Coal price.166.00  +2.40  +1.47%
(Nov/Newcastle)
Coal price.168.50  +0.85  +0.51%
(Des/Newcastle)

Coal price.124.00  +1.45  +1.18%
(Sept/ Rotterdam)
Coal price.125.50   -0.20   -0.16%
(Oct/Rotterdam)
Coal price.125.75   unch   +0%
(Nov/Rotterdam)
Coal price.126.10 +0.10   +0.08%
(Des/Rotterdam)

CPO(Des)..3688 -26  -0.70%
(Source: bursamalaysia.com)       

Corn.........479.75  -1.50  -0.31%
SoybeanOil 57.71 +0.23 +0.40%
Wheat.....589.00    unch  +0%
 
Wood pulp..5270.00 +110 +2.13%‼️
(Closed 26/09)

©️Phintraco Sekuritas 
Broker Code: AT
Desy Erawati/ DE
Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia
Copyright: Phintraco Sekuritas-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online.