HERO INTIPUTRA DIVESTASI SAHAM MCAS


PT. Hero Intiputra selaku Pemegang saham dari PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) telah melakukan penjualan sahamnya pada tanggal 27 Juli 2021.

Menurut keterangan tertulis dari Direktur PT. Hero Intiputra Ipung Kurnia menyampaikan bahwa telah menjual sebanyak 3 juta lembar saham di harga Rp5.000 per saham. Dengan transaksi tersebut PT. Hero Intiputra mendapatkan dana sebesar Rp15 miliar.

"Tujuan transaksi tersebut adalah untuk Realisasi investasi dengan kemilikan langsung ", tutur Ipung.

Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT. Hero Intiputra di MCAS berkurang menjadi 61.271.500 atau setara dengan 7,065% dibandingkan sebelumnya 64.271.500 lembar saham atau setara dengan 7,41%.(end/ar)

Sumber: IQPLUS

ASTRA INTERNATIONAL CATAT PENDAPATAN Rp107,4 TRILIUN DI SEMESTER PERTAMA 2021


PT Astra International Tbk (ASII) mencatat pendapatan bersih sebesar Rp107,4 triliun pada periode Januari-Juni 2021. Angka naik sekitar 20% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Sebagian besar bisnis grup mengalami perbaikan pada semester pertama tahun 2021, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 ketika kami menghadapi pembatasan-pembatasan bisnis yang signifikan terkait dengan penanggulangan pandemi COVID-19,"tutur Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro dalam keterangannya, Kamis (29/7/2021).

Namun demikian dalam laporan keuangannya disebutkan bahwa keuntungan atau laba bersih ASII justru turun sekitar 22% pada periode tersebut menjadi sebesar Rp8,8 triliun dibanding periode serupa tahun sebelumnya.

Diketahui keuntungan Astra Grup pada tahun lalu itu mencapai Rp 11,3 triliun. Hal itu salah satunya disumbang dari penjualan saham Bank Permata.

Adapun perolehan laba pada semester pertama 2021, paling besar disumbang dari divisi otomotif yakni sebesar Rp 3,3 triliun atau naik 362% dari periode yang sama tahun lalu. Perusahaan mencatatkan kenaikan penjualan kendaraan bermotor, hal ini juga didorong oleh insentif sementara pajak penjualan barang mewah. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT SOLUSI BANGUN INDONESIA RAIH PENDAPATAN SEBESAR Rp5,06 TRILIUN HINGGA JUNI 2021


PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) meraih pendapatan sebesar Rp5,06 triliun hingga periode 30 Juni 2021 meningkat dari pendapatan Rp4,52 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba kotor diraih Rp1,28 triliun naik dari laba kotor Rp1,16 triliun tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih Rp351,70 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp152,23 miliar tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan mencapai Rp249,26 miliar naik dari laba Rp82,08 miliar tahun sebelumnya.

Total aset mencapai Rp20,65 triliun hingga periode 30 Juni 2021 turun tipis dari total aset Rp20,74 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

BANK MANDIRI LAKUKAN RESTRUKTURISASI KEPADA 439.629 RIBU DEBITUR


Direktur Manajemen Risiko PT Bank Mandiri (Persero) Ahmad Siddik Badruddin menyatakan pihaknya telah melakukan restrukturisasi kredit kepada 439.629 debitur dengan total baki debet sebesar Rp96,5 triliun per Juni 2021.

Restrukturisasi tersebut meliputi debitur UMKM sebanyak 270.806 debitur atau 62 persen dengan baki debet Rp25,5 triliun dan debitur non-UMKM sebanyak 168.823 debitur atau 38 persen dari total debitur dengan baki debet Rp71 triliun.

"Bank Mandiri telah melakukan restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak pandemi COVID-19 dan kita telah memberikan support ke lebih dari 439 ribu debitur," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Ahmad menyebutkan terdapat beberapa sektor produktif terbesar yang masuk dalam program restrukturisasi kredit ini yang meliputi sektor jasa konstruksi infrastruktur sebesar Rp21,1 triliun serta hotel, restoran, dan akomodasi sebesar Rp7 triliun.

Kemudian jasa transportasi Rp6,1 triliun, energi dan air Rp6 triliun, serta perdagangan eceran makanan, minuman dan rokok Rp5,3 triliun.

Selain itu Bank Mandiri turut melaksanakan program pemerintah berupa bantuan sosial (bansos) secara nasional untuk menjaga daya tahan ekonomi masyarakat.(end)

Sumber: IQPLUS

PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH PT CIMB NIAGA CAPAI Rp6,54 TRILIUN HINGGA JUNI 2021


Pendapatan bunga dan syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencapai Rp6,54 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari pendapatan Rp6,20 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba operasional bersih Rp2,74 triliun naik dari laba operasikan bersih Rp2,19 triliun.

Laba sebelum pajak mencapai Rp2,80 triliun naik laba sebelum pajak Rp2,27 triliun tahun sebelumnya.

Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp2,13 triliun naik dari laba bersih Rp1,74 triliun.

Total aset perseroan hingga periode 30 Juni 2021 mencapai Rp288,93 triliun naik dari total aset Rp280,94 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham MPPA, PNBS dan SAME oleh Mirae Asset Sekuritas | 30 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Juli 30, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)


IHSG Daily, 6,120.73(+0.53%), test resistance at 6,145. Trading range 6,090 – 6,145. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized naik terbatas. Daily support di 6,090 dan daily resistance di 6,145. Cut loss level di 6,070.

MPPA Daily, 930 (+0.54%), trading buy,  trading range 900 – 975. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 900 dan daily resistance di 975 Cut loss level di 870.

PNBS Daily, 145 (+0.69%), trading buy, trading range 142 – 152. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 142 dan daily resistance di  152. Cut loss level di 138.

SAME Daily, 690 (+2.20%), trading buy, trading range 680 – 725. Indikator MFI optimized dan koreksi RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 680 dan daily resistance terdekat di 725. Cut loss level di 650.

Rekomendasi Saham LSIP, TINS, TLKM dan SCMA oleh Indopremier | 30 Juli 2021


IHSG (6.080 – 6.160) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.160 dan 6.200 dengan support di level 6.080 kemudian 6.040.

LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.155 kemudian 1.180 dengan support di level 1.105, cut loss jika break 1.080.

TINS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.680 kemudian 1.725 dengan support di level 1.590, cut loss jika break 1.545.

TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.280 kemudian 3.330 dengan support di level 3.180, cut loss jika break 3.130.

SCMA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.200 dengan resist di level 2.300 kemudian 2.330.

XIJI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 565 kemudian 570 dengan support di level 555, cut loss jika break 550.

XIPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 161 kemudian 163 dengan support di level 157, cut loss jika break 155.

XPES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 347 kemudian 350 dengan support di level 341, cut loss jika break 338.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbuzo

Ulasan Pasar Global | 30 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 30, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

Wall Street naik karena rilis pendapatan dan prakiraan yang optimis

Bursa AS berakhir lebih tinggi pada hari Kamis, didorong oleh pendapatan dan perkiraan AS yang kuat, sementara data menunjukkan ekonomi pulih ke tingkat pra-pandemi pada kuartal kedua.

Dow Jones naik 153,6 poin atau 0,44% menjadi 35.084,53. S&P 500 naik 18,51 poin atau 0,42% menjadi 4.419,15. Nasdaq menambahkan 15,68 poin atau 0,11% menjadi 14.778,26.

Ekonomi AS tumbuh solid pada kuartal kedua, menempatkan tingkat produk domestik bruto di atas puncak pra-pandemi, tetapi laju pertumbuhan PDB lebih lambat dari yang diperkirakan para ekonom. Di antara berita pendapatan optimis terbaru, saham Ford Motor Co melonjak 3,8% karena perusahaan menaikkan perkiraan laba untuk tahun ini, sementara pemilik KFC Yum Brands Inc naik 6,3% setelah mengalahkan ekspektasi untuk penjualan kuartalan. Bursa mendapat dorongan pada hari Rabu setelah The Fed mengatakan belum waktunya untuk mulai menarik stimulus moneter besar-besaran. Kelompok yang sensitif secara ekonomi termasuk keuangan, material dan energi memimpin kenaikan sektor S&P pada hari Kamis.

Eropa

Bursa Eropa ditutup pada level tertinggi baru karena peningkatan pendapatan

Bursa Eropa mencapai tertinggi sepanjang masa pada hari Kamis setelah pendapatan yang kuat dari komoditas utama, Airbus dan beberapa perusahaan lain, sementara data menunjukkan rekor sentimen ekonomi zona euro yang tinggi pada bulan Juli menambah suasana positif.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5% menjadi 460,57 poin.

Royal Dutch Shell yang terdaftar di Inggris naik 3,8% dan TotalEnergies Prancis bertambah 2,2% setelah kedua perusahaan mengumumkan pembelian kembali saham karena lonjakan harga minyak dan gas meningkatkan pendapatan mereka. Penambang, yang sudah menjadi pemain sektoral terbaik pada tahun 2021, melonjak 2,4% setelah Anglo American meningkatkan pembayaran pemegang sahamnya ke rekor $ 4,1 miliar. Naiknya harga perak dan emas juga mendorong sektor ini. Airbus naik tipis 0,6% lebih tinggi setelah pembuat pesawat terbesar di dunia secara tajam menaikkan perkiraannya untuk pengiriman dan pendapatan setahun penuh.

Rekomendasi Saham AGII, BFIN, INCO dan AALI oleh MNC Sekuritas | 30 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave 30 Juli 2021

Pada perdagangan kemarin (29/7), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,120. Perhatikan level support terdekat di 6,015, selama IHSG masih berada di atas level supportnya maka pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Kami memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6,080-6,140 dan apabila IHSG berhasil menembus resistance di 6,166, maka IHSG akan menuju ke 6,200-6,230.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,230

AGII - Buy on Weakness (1,805)

Kemarin (29/7), AGII ditutup menguat 4,3% ke level 1,805, pergerakan AGII juga diikuti oleh meningkatnya tekanan beli dan menembus resistance 1,785. Kami perkirakan, saat ini posisi AGII sedang berada pada wave [iii] dari wave 5. Hal ini berarti, pergerakan AGII berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,740-1,800

Target Price: 1,850, 2,000

Stoploss: below 1,670

BFIN - Buy on Weakness (965)

BFIN terkoreksi sebesar 1% ke level 965 pada perdagangan kemarin (29/7) diiringi dengan munculnya tekanan jual. Kami memperkirakan, posisi BFIN saat ini sedang membentuk wave [iv] dari wave 1 dari wave (5). Hal ini berarti, koreksi dari BFIN akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 920-960

Target Price: 1,015, 1,090

Stoploss: below 880

INCO - Buy on Weakness (5,400)

INCO ditutup menguat 1,4% ke level 5,400 pada perdagangan kemarin (29/7), pergerakan INCO pun masih tertahan MA5-nya. Saat ini, posisi INCO kami perkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, INCO masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,275-5,400

Target Price: 5,600, 6,000

Stoploss: below 5,125

AALI - Buy on Weakness (8,250)

Kemarin (29/7), AALI ditutup menguat 0,9% ke level 8,250. Kami memperkirakan, posisi AALI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [a]-nya. Hal ini berarti, pergerakan AALI kami perkirakan masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 7,950-8,150

Target Price: 8,750, 9,800

Stoploss: below 7,800

Disclaimer On

Analisa Saham UNTR | 30 Juli 2021


Analisa Saham UNTR

Saham UNTR pada tanggal 29 Juli 2021 ditutup stabil pada harga 19750. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 181% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bearish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Sideway

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 20200

Jika naik di atas 21475 maka berpeluang ke 23000

Jika turun di bawah 19625 maka berpeluang ke 19000

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/

Bandarmologi Saham ITMG, BRPT, EXCL dan AGII | 30 Juli 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Friday (30/07/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Indonesia Tetap Nomor 1 Di Dunia Kasus Kematian Baru Covid19 (+1,893 Orang): Kembali Kalahkan Gabungan India (+549 Orang) & Brazil (+1,225 Orang)‼️️‼️️️‼️


IDX Composite 6,071 - 6,163

SUMMARY: STRONG BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): BUY

STOCH (9,6,3): BUY!!

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILITY

ADX (14): BUY

CCI (14): *BUY!!

HIGHS/LOW (14): BUY

UO: NEUTRAL

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!! ️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


ITMG 16,800 - 17,550

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 17,050

TARGET PRICE: 17,550

STOP-LOSS: 16,800


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



BRPT 890 - 1,055

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 955

TARGET PRICE: 1,055

STOP-LOSS: 890


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



EXCL 2,440 - 2,690

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 2,540

TARGET PRICE: 2,690

STOP-LOSS: 2,440


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



AGII 1,745 - 1,905

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 1,805

TARGET PRICE: 1,905

STOP-LOSS: 1,745


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



TINS 1,595 - 1,710

TECHNICAL INDICATORS: BUY, BUY 1,635

TARGET PRICE: 1,710

STOP-LOSS: 1,595


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 30 Juli 2021


Dow climbs 150 points to touch an intraday record as investors look past weak economic data

U.S. stocks rose to record levels on Thursday as investors shrugged off economic data pointing slower-than-expected growth.


Dow.......35085  +153.6     +0.44%

Nasdaq.14778  +15.7       +0.11%

S&P 500..4419  +18.5       +0.42%


FTSE.......7078    +61.8        +0.88%

Dax........15641   +70.1        +0.45%

CAC........6634    +24.5        +0.37%


Nikkei...27782     +200.8      +0.73%

HSI........26315    +841.4      +3.30%

Shanghai .3412   +50.1        +1.49%

ST Times..3181  +38.9         +1.24%


IDX.....  6120.73  +32.20      +0.53%

LQ45.....832.75   +2.05        +0.25%

 

Indo10Yr..6.4648   -0.0140     -0.22%

ICBI.....323.0287    +0.2656   +0.08%

US10Yr...1.2690     +0.0080   +0.63%

VIX............17.70    -0.61       -3.33%

  

USDIndx .....91.8980   -0.3760   -0.41%

Como Indx....221.21  +2.13       +0.97%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........162.90  +2.28      +1.42%


IndoCDS..80.4759     -2.3286    -2.81%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14482.50     -5.00          -0.03%

Jisdor....14491.00  -7.00         -0.05%


Euro.........1.1889  +0.0045   +0.38%


TLKM........22.61   +0.40        +1.80%

(3276)

EIDO..........20.19   +0.12        +0.60%

EEM..........52.10    +0.26        +0.50%


Oil.............73.62    +1.23         +1.70%

Gold ....1835.80      +31.20      +1.73%

Timah ..34782.50   +210.00    +0.61%

Nickel...19890.00   +360.00    +1.84%

Silver..........25.78    +0.91        +3.64%

Copper......452.35    +4.16       +0.93%*


Coal price...150.00    -0.10      -0.06%

(Jul/Newcastle) 

Coal price...152.40    +1.20     +0.79%

(Agt/Newcastle)

Coal price....132.90    unch      +0%

(Jui/Rotterdam) 

Coal price.....139.05   +0.45     +0.32%

(Agtl/ Rotterdam)

 

CPO(Okt).....4431     +134    +3.12%‼

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........556.50  +7.50     +1.37%

SoybeanOil..64.71 +1.31     +2.07%

Wheat.......705.25  +16.50   +2.40%


Wood pulp.....4762.50  -37.50   -0.78%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

Perbedaan Investasi dan Trading


Banyak orang tidak bisa membedakan antara konsep investasi dan trading. Padahal ada perbedaan mendasar antara investasi dan trading. Tanpa pemahaman tentang investasi dan trading yang benar, maka hal tersebut bisa menjadi masalah bagi sesesorang untuk sukses di pasar finansial.

Investasi atau Trading

Pendapat umum mengatakan bahwa investasi dan trading memiliki substansi yang sama. Pendapat ini ada juga benarnya. Investasi atau trading saham bukankah sama-sama membeli saham kemudian menjualnya di harga lebih tinggi sehingga mendapatkan profit. Walaupun mirip tetapi ada perbedaannya. Untuk memudahkan memahaminya, mari mencermati pebisnis kambing.

Pebisnis A datang ke pasar kambing. Ia memilih kambing dengan cermat, mulai dari kesehatannya, bulunya, berat badannya, dan sebagainya. Ia akhirnya memilih kambing muda yang sehat. Ia melihat kambing yang ia piilih berpotensi bertambah besar di masa depan dan ia bisa menjualnya lagi dengan harga jauh lebih tinggi. Ia membayar dengan harga cukup mahal, tapi ia merasa tidak masalah karena ia membeli kambing yang berkualitas.. Dibawanya kambing ke rumah, dirawat dengan baik. Beberapa tahun kemudian ia kembali lagi ke pasar membawa kambingnya yang sudah lebih besar. Ia berhasil menjualnya dengan harga sangat tinggi.

Pebisnis B juga datang ke pasar kambing. Sebelum memilih ia berkeliling ke pasar. Ia bertanya-tanya kalau ada yang berminat membeli kambing. Ia melihat kalau ada peminat kambing cukup banyak. Kemudian ia membeli kambing. Ia tidak terlalu memperhatikan kondisi kambing, yang penting punya kambing. Sesaat setelah membeli kambing, ia lalu menawarkan kambingnya di pasar. Setelah kambingnya laku ia kembali lagi membeli kambing dan menjualnya lagi, begitu seterusnya. Kalau ia melihat sudah tidak ada peminat kambing, ia berhenti berjualan kambing.

Walaupun sama-sama berjualan kambing, cara yang dilakukan pebisnis A dan B berbeda. Pebisnis A melakukan INVESTASI. Sedangkan Pebisnis B melakukan TRADING.

Perbedaan Investasi dan Trading

Dari analogi di atas dapat disimpulkan, bahwa investasi di pasar saham adalah kegiatan membeli saham, untuk disimpan dan dijual kembali di masa depan. Karakteristk kegiatan investasi antara lain:

  • Prinsipnya adalah Buy and Hold
  • Strateginya adalah membeli saham perusahaan yang sehat dan berfundamental baik
  • Biasanya saham disimpan untuk jangka panjang, biasanya dalam hitungan tahun
  • Investor tidak terlalu peduli pada fluktuasi harga. Yang penting selama perusahaan tersebut masih sehat secara finansial maka ia masih menyimpan sahamnya. Ia baru menjualnya saat kinerjanya sudah mulai menunjukkan kemunduran, atau butuh uang.
  • Karena itu investor menggunakan Analisis Fundamental untuk mengetahui mana perusahaan yang berkinerja baik.

Sedangkan trading di pasar saham adalah kegiatan membeli saham, untuk dijual kembali dalam waktu tidak terlalu lama. Biasanya saham dijual segera, paling lama dalam hitungan bulan, untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek. Berikut adalah karakteristik kegiatan trading:

  • Prinsipnya adalah Buy and Sell
  • Strateginya adalah membeli saham yang harganya berpotensi naik dalam waktu dekat
  • Trading lebih fokus untuk mendapatkan profit dalam jangka pendek
  • Jadi fokusnya adalah pergerakan harga saham. Kesehatan perusahaan walaupun kadang juga diperhatikan, tetapi biasanya bukan patokan utama.
  • Karena itu trader lebih banyak menggunakan Analisis Teknikal untuk mengetahui pergerakan harga saham.

Mengapa Perlu Membedakan Investasi Dan Trading?

Sebaiknya kita memutuskan apakah kita akan menjadi trader atau investor. Jika kita tidak mengetahui dengan jelas apakah kita seorang investor atau seorang trader, maka kita bisa mendapatkan kesulitan di pasar saham.

Masalah terjadi bila kita mencampuradukkan antara investasi dan trading:

  • Melakukan investasi tapi dengan kacamata trading (sibuk melihat harga, portfolio berisi saham-saham yang fundamentalnya tidak jelas, saham-saham gorengan untuk spekulasi dan sebagainya)
  • Melakukan trading tapi dengan kacamata investasi (niat awal trading, tapi saat nyangkut tidak mau cut loss)

Jika tidak mengetahui seperti apa sebenarnya diri kita, apakah investor atau trader, maka kita tidak akan punya strategi yang jelas. Bersiap-siaplah untuk dilibas oleh ganasnya bursa saham.

Yang terbaik adalah melakukan investasi atau trading dengan kacamata yang sama. Dengan cara ini kita akan lebih memahami kelebihan dan kekurangan strategi masing-masing. Sehingga akan mampu melakukan investasi atau trading dengan baik.

Sumber: JurusCuan

PT ASTRA OTOPARTS MERAIH PENDAPATAN Rp7,15 TRILIUN HINGGA JUNI 2021


PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) meraih pendapatan Rp7,15 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari pendapatan Rp5,65 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto naik menjadi Rp890,49 miliar dari laba bruto Rp641,69 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp346,98 miliar dibandingkan rugi sebelum pajak Rp276,95 miliar tahun sebelumnya.

Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp267,06 miliar dari rugi Rp296,09 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp16,08 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp15,18 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PENDAPATAN NAIK, SILO CATAT LABA HINGGA JUNI 2021


Pendapatan PT Siloam Health Care Tbk (SILO) naik menjadi Rp3,81 triliun hingga periode 30 Juni 2021 dibandingkan dengan Pendapatan Rp2,51 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, laba bruto diraih Rp1,79 triliun meningkat dari laba bruto Rp956,41 miliar.

Sedangkan laba usaha mencapai Rp493,82 miliar meningkat dari laba usaha Rp4,94 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp468,89 miliar usai menderita rugi sebelum pajak Rp76,93 miliar tahun sebelumnya.

Laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp291,54 dibandingkan rugi Rp130,04 miliar tahun sebelumnya.

Total liabilitas mencapai Rp2,63 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total liabilitas Rp2,41 triliun hingga periode 31 Desember 2020.

Total aset perseroan mencapai Rp8,73 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp8,43 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

BANK JATIM LUNCURKAN REKENING DIGITAL


PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim berencana meluncurkan rekening digital, hal ini untuk menjawab tantangan tren digitalisasi yang telah merubah perilaku masyarakat dalam menikmati layanan pembukaan rekening.

"Kami memang berencana ke sana, dan meluncurkan digital platform dalam waktu dekat, hal ini untuk membuka pasar yang semakin luas," kata Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman di Surabaya, Rabu.

Busrul kepada wartawan dalam acara analyst meeting secara virtual, tidak menyebut secara pasti kapan rencana itu diaplikasi, namun dirinya mengakui bahwa selama pandemi COVUD-19 pengguna layanan digital Bank Jatim mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Ia mencatat, dari awal tahun hingga Juni 2021 (Year to date/Ytd), pengguna mobile banking Bank Jatim mengalami pertumbuhan sebesar 18 persen (Ytd).

Sedangkan pengguna sms banking dan internet banking juga mengalami pertumbuhan masing-masing sebesar 14,3 persen dan 13,2 persen (Ytd).

Tingginya angka pertumbuhan pengguna e-channel Bank Jatim itu, kata dia, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan digital bank milik Pemprov Jatim ini semakin meningkat, sehingga mendorong untuk terus dikembangkan.

"Kami memang melalui produk layanan digital, terus berusaha memberikan solusi kepada nasabah dan masyarakat yang sedang berada di rumah dalam rangka mendukung pencegahan penyebaran virus COVID-19," katanya.

Ia menjelaskan, dengan memanfaatkan layanan e-channel seperti fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah dan aman.(end)

Sumber: IQPLUS

BTN RENCANA TUTUP 29 CABANG PADA 2021 UNTUK TINGKATKAN PRODUKTIVITAS


PT Bank Tabungan Negara (Persero) berencana akan menutup 29 kantor cabang di Indonesia pada tahun 2021 untuk meningkatkan produktivitas kinerja perusahaan.

"Kami lebih banyak meningkatkan produktivitas pada tahun ini, sehingga ada penutupan beberapa kantor cabang yang belum produktif," ucap Direktur BTN Jasmin dalam paparan kinerja triwulan II-2021, di Jakarta, Rabu.

Jasmin mengatakan salah satu inisiatif strategis pada tahun 2021 yakni mengubah model kantor cabang BTN dari pelayanan point of service menjadi point of sales, kemudian fokus pada perlindungan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Adapun salah satu dari 29 kantor cabang BTN yang akan ditutup berada di Aceh, seiring dengan impelementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Nomor 11 tahun 2018 yang akan efektif pada 4 Januari 2022.

Sementara, sisa kantor cabang lainnya yang akan ditutup paling banyak berada di Jabodetabek dan pulau Jawa.

Kendati demikian, menurut Jasmin, penutupan kantor cabang tahun ini tak sebanyak tahun lalu yakni 130 cabang.

Selain perampingan outlet, Bank BTN juga menggelar beragam strategi pada tahun ini, mulai dari efisiensi, digitalisasi, hingga meningkatkan fee based income melalui transaksi non-kredit.(end)

Sumber: IQPLUS

BTPS SALURKAN PEMBIAYAAN Rp10,5 TRILIUN DI KUARTAL KEDUA


Lebih dari satu dekade fokus melayani nasabah inklusi, pada masa pandemi seperti saat ini, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah), menjadikan nasabah dan karyawan sebagai fokus utama bank. Dengan strategi ini Alhamdulillah, pada kuartal kedua, BTPN Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 10,05 Triliun, tumbuh 15% (YoY), dibanding periode sebelumnya Rp 8,74 Triliun. Pertumbuhan di saat pandemi ini tetap mengedepankan kualitas pembiayaan yang sehat dengan menjaga NPF (Non Performing Financing) di posisi 2,4%.

Selama masa penuh tantangan ini, nasabah pembiayaan benar-benar dijaga untuk tetap terhubung dengan Bank. Dengan demikian semangat serta perilaku unggul yang dibangun bersama yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS) tetap menyala, dan, keinginan berusaha untuk keluar dari keterpurukan pandemi terus terbangun. Berbagai program reward dan aktifitas sosial untuk nasabah, keluarga, dan lingkungan sekitar mereka seperti bantuan pendidikan untuk anak-anak nasabah tetap dijalankan. Dalam kondisi terbatas, dengan dibantu oleh petugas di lapangan, nasabah pembiayaan turut diberikan pelatihan secara online, untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mereka dalam menyiasati pandemi yang berkepanjangan. Inilah yang membuat nasabah pembiayaan terus dapat berkomunikasi dengan petugas di lapangan, sehingga petugas memahami langsung bagaimana kebutuhan mereka saat ini, termasuk kebutuhan penambahan modal usaha.

Di sisi karyawan, perhatian bank turut ditingkatkan. Sebagai aset perusahaan, kesehatan karyawan menjadi poin penting dalam melakukan pelayanan sepenuh hati terhadap nasabah yang membutuhkan. Perhatian ini dimulai dari pemberian perlengkapan bekerja kala pandemi, sampai dengan program vaksin karyawan beserta keluarga, pemberian bantuan obat-obatan bagi yang terpapar virus, dan penggunaan telemedicine. Program untuk karyawan juga dilakukan di kelas-kelas pembelajaran online, yang dikemas untuk membuat karyawan tepat menghadapi kondisi yang tak diinginkan.

"Membangun hubungan yang intensif dan memahami kebutuhan nasabah di masa pandemi ini merupakan salah satu kunci untuk tetap menjaga semangat optimisme nasabah prasejahtera,sehingga mereka merasa selalu memiliki pendamping. Lewat interaksi tersebut, menjadi kesempatan bagi kami untuk bisa memahami kebutuhan mereka dengan baik, misalnya perpanjangan angsuran, maupun mereka yang membutuhkan pembiayaan tambahan ketika melihat adaya potensi usaha yang cocok di masa pandemi. Inilah yang kami sebut pelayanan dari dan sepenuh hati" tutur Hadi Wibowo, Direktur Utama BTPN Syariah.

Di sisi lain, Bank juga akan terus mengembangkan berbagai inovasi teknologi agar nasabah di segmen ini lebih efektif dalam bertransaksi, dengan menyesuaikan kemampuan beradaptasi mereka. ".Kami menyiapkan aplikasi teknologi yang mengoptimalkan peran nasabah inspiratif BTPN Syariah yakni mereka yang telah tumbuh bersama kami dengan siklus pembiayaan yang panjang, sebagai mitra bank, yang kami sebut Mitra Tepat. Dimana, mitra dapat memperkenalkan dan membawa layanan perbankan dalam ekosistem terdekat mereka. Bank juga telah mengoptimalkan proses automasi pelayanan, dimana seluruh tim di lapangan telah menggunakan aplikasi termutakhir dalam melayani nasabah prasejahtera produktif. Upaya ini selain untuk mendukung produktivitas para tim di lapangan dalam melayani nasabah menjadi lebih cepat dan tepat, juga menjadi ikhtiar kami dalam mengedukasi nasabah inklusi kami untuk beradaptasi dengan teknologi. Dengan demikian, di masa mendatang, mereka dapat membangun ekosistem digital dengan prinsip syariah khusus untuk masyarakat inklusif. Ini yang menjadi aspirasi kami," tegas Hadi.

Adapun sampai akhir Juni 2021, Bank masih memiliki rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang kuat di posisi 52%, jauh di atas rata-rata industri. Total aset tumbuh 14% (YoY) menjadi Rp 17,41 T dari Rp 15,27 T. Dana pihak ketiga tumbuh 12% (YoY) menjadi Rp 10,61 T dari Rp9,46 T. Laba bersih setelah pajak (NPAT) mencapai Rp 770 M.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham BMRI, BBTN, INCO dan PTBA oleh Valbury Sekuritas | 29 Juli 2021


VALBURY SEKURITAS INDONESIA

Daily News 29 July 2021

Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (29/07), dipengaruhi dominasi dari sentimen positif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : 1) BI melakukan penambahan likuiditas di perbankan capai Rp101,10 triliun hingga 19 Juli 2021  (+), 2) Pemerintah telah menerbitkan PMK 94/2021 sebagai upaya percepatan realisasi anggaran penanganan pandemi Covid-19 di daerah (+), 3) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 4) Indeks bursa regional Asia diperkirakan berpeluang menguat (+), 5) Indeks Wall Street pada perdagangan Rabu (28/07) ditutup variatif (+/-), 6) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak beragan (+/-), 7) CDC, AS merekomendasikan warga yang sudah divaksin lengkap untuk tetap memakai masker di dalam ruangan di tempat-tempat umum (+), 8) FOMC Rate Decision (Upper Bound), Jul-28, bertahan di level 0.25% (+), 9) GDP Annualized QoQ, 2Q A, diperkirakan naik menjadi 8.50% dari 6.40% (+), 10) Personal Consumption, 2Q A, diperkirakan turun menjadi 10.50% dari 11.40% (-) dan, 11) Initial Jobless Claims, Jul-24, diperkirakan turun menjadi 385k dari 419k (+)..


Perspektif tenikal

Support Level :    6070/6052/6028

Resistance Level :   6112/6135/6153

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


BMRI: Trading Buy

Close 5900, TP 6100

Boleh buy di level 5800-5900

Resistance di 6100 & support di 5800

Waspadai jika tembus di 5800

Batasi resiko di 5775


BBTN: Trading Buy

Close 1310, TP 1360

Boleh buy di level  1290-1310

Resistance di 1360 & support di 1290

Waspadai jika tembus di 1290

Batasi resiko di 1260


INCO : Trading Buy

Close 5325, TP 5500

Boleh buy di level  5275-5325

Resistance di 5500 & support di 5275

Waspadai jika tembus di 5275

Batasi resiko di 5150


PTBA:  Trading Buy

Close 2210, TP 2270

Boleh buy di level  2180-2210

Resistance di 2270 & support di 2180

Waspadai jika tembus di 2180

Batasi resiko di 2130


SCMA:  Trading Buy

Close 2300, TP 2380

Boleh buy di level  2150-2300

Resistance di 2380 & support di 2150

Waspadai jika tembus di 2150

Batasi resiko di 1915


ERAA:  Trading Buy

Close 655, TP 680

Boleh buy di level  615-655

Resistance di 680 & support di 615

Waspadai jika tembus di 615

Batasi resiko di 595


Ket.  TP : Target Price


WATCHING ON SCREEN;

SIDO, TBIG, TPIA, MDKA, ITMG,  


(Disclaimer ON)

Rekomendasi Saham EMTK, INCO, JSMR dan PTBA oleh Indopremier | 29 Juli 2021


IHSG (6.050 – 6.130) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.130 dan 6.170 dengan support di level 6.050 kemudian 6.010

EMTK (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.660 kemudian 2.700 dengan support di level 2.580, cut loss jika break 2.540.

INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.425 kemudian 5.525 dengan support di level 5.225, cut loss jika break 5.125.

JSMR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.790 dengan resist di level 3.910 kemudian 3.970.

PTBA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.180 dengan resist di level 2.260 kemudian 2.310.

R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 876 dengan resist di level 895 kemudian 905.

XISR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 323 dengan resist di level 330 kemudian 333.

XPSG (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 332 dengan resist di level 340 kemudian 346.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbuze

Ulasan Pasar Global | 29 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Jul 29, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 mengakhiri posisi terendah hari ini; Powell mengatakan Fed masih jauh dari kenaikan suku bunga

S&P 500 berakhir sedikit berubah pada hari Rabu tetapi turun dari sesi terendah setelah Federal Reserve mengatakan pemulihan ekonomi AS tetap di jalurnya dan Ketua Jerome Powell mengatakan bank sentral masih jauh dari mempertimbangkan menaikkan suku bunga.

Dow Jones turun 127,59 poin atau 0,36% menjadi 34.930,93. S&P 500 kehilangan 0,82 poin atau 0,02% menjadi 4.400,64. Nasdaq menambahkan 102,01 poin atau 0,7% menjadi 14.762,58.

Dalam konferensi pers setelah rilis pernyataan kebijakan baru dari The Fed, Powell juga mengatakan pasar kerja AS masih memiliki "beberapa alasan untuk ditutup" sebelum saatnya untuk menarik kembali dari dukungan ekonomi yang diberikan bank sentral AS. pada musim semi 2020 untuk melawan guncangan ekonomi akibat pandemi virus corona. Tepat setelah pernyataan Fed, indeks S&P 500 membalikkan sedikit penurunan meskipun masih berakhir sedikit lebih rendah pada hari itu. Investor khawatir tentang bagaimana kenaikan inflasi dan lonjakan kasus COVID-19 dapat memengaruhi rencana bank sentral untuk mulai menarik stimulusnya. Bank sentral juga mengatakan bahwa inflasi yang lebih tinggi tetap merupakan hasil dari “faktor sementara.” The Fed mempertahankan suku bunga acuan semalam mendekati nol dan tidak mengubah program pembelian obligasi.

Eropa

Bursa Eropa naik karena pendapatan mengangkat sentimen jelang Fed

Bursa Eropa menguat pada hari Rabu karena laporan pendapatan yang menggembirakan dari bank Inggris Barclays dan grup mewah Kering membantu investor mengatasi kekhawatiran masa lalu tentang tindakan keras peraturan China yang membuat pasar gelisah minggu ini.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,7%.

Barclays melonjak 2,0% karena mengumumkan dimulainya kembali pembayaran pemegang saham setelah mengalahkan ekspektasi laba semester pertama, sementara pemberi pinjaman Jerman Deutsche Bank naik tipis setelah memberikan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Sektor teknologi ditopang oleh kenaikan Capgemini 3,8% setelah penyedia layanan konsultasi dan TI Prancis menaikkan prospek 2021. Grup barang mewah Prancis Kering naik 3,6% karena penjualan kuartal kedua hampir dua kali lipat, dengan label fesyen bintangnya, Gucci, meningkat tajam.

Rekomendasi Saham IRRA, DGNS dan SAME oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 Juli 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Juli 29, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,088.52(-0.14%), consolidation. Trading range 6,065 – 6,120. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun namun mulai terbatas.. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized naik terbatas namun indikator RSI optimized cenderung turun. Daily support di 6,065 dan daily resistance di 6,120. Cut loss level di 6,040.

IRRA Daily, 1,950 (+3.17%), trading buy,  trading range 1,880 – 1,980. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 1,880 dan daily resistance di 1,980. Cut loss level di 1,830.

DGNS Daily, 1,050 (+3.96%), trading buy, trading range 1,025 – 1,115. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat. Daily support di 1,025 dan daily resistance di  1,115. Cut loss level di 990.

SAME Daily, 675 (+1.50%), buy on weakness, trading range 665 – 710. Indikator MFI optimized dan koreksi RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 665 dan daily resistance terdekat di 710. Cut loss level di 650.

Rekomendasi Saham BBKP dan MAIN oleh HP Financials | 29 Juli 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

29 Juli 2021

Saham BBKP


Buy on Break BBKP ketika mampu menghadapi Upper Channel merah @ 408, dan Average Up di sekitar MA50 @ 418. Seiring adanya RSI Positive Divergence yang biasanya merupakan signal trend reversal, BBKP berpotensi rebound menuju Fibonacci internal retracement 0.618 di angka 434, disusul Resistance previous High di seputaran 450-458, dan Target selanjutnya di range 478-488.

Rekomendasi:

Buy on Break, Entry Level: 408-410; Target: 434 / 450-458 / 478-488; Stoploss: 398

Saham MAIN


Secara jangka panjang MAIN bergerak Bullish di dalam pola Parallel Channel orange. Pada perdagangan kemarin MAIN berhasil rebound dan ditutup di atas MA20 @ 715, sehingga terbentang jalan menuju titik previous High 750. Destinasi selanjutnya adalah Dynamic Resistance MA50 di seputaran 785-810.

Rekomendasi:

Buy, Entry Level: 715-710; Target: 750 / 785-810; Stoploss: 695

Rekomendasi Saham ICBP, ANTM, IRRA dan ERAA oleh MNC Sekuritas | 29 Juli 2021


MNC Daily Scope Wave

29 Juli 2021


IHSG kembali ditutup terkoreksi 0,1% ke level 6,088 pada perdagangan kemarin (28/7). Tetap perhatikan level support terdekat di 6,015, selama IHSG masih berada di atas level supportnya maka pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Apabila IHSG berhasil menembus resistance di 6,166, maka IHSG akan menuju ke 6,200-6,230.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,230


ICBP - Buy on Weakness (8,500)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ICBP ditutup flat di level 8,500 dan pergerakannya tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi ICBP saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi ICBP akan relatif terbatas dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 8,300-8,500

Target Price: 8,850, 9,450

Stoploss: below 8,200


ANTM - Buy on Weakness (2,520)

ANTM ditutup terkoreksi 0,4% ke level 2,520 pada perdagangan kemarin (28/7). Posisi ANTM saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave B dari wave (Y), hal ini berarti pergerakan ANTM akan terkoreksi terlebih dahulu dan berpeluang berbalik menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,370-2,500

Target Price: 2,730, 3,150

Stoploss: below 2,190


IRRA - Buy on Weakness (1,950)

IRRA ditutup menguat 3,2% ke level 1,950 pada perdagangan kemarin (28/7), penguatan IRRA pun diiringi dengan munculnya tekanan beli dan masih tertahan MA20-nya. Selama IRRA tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,810, posisi IRRA saat ini sedang berada di awal wave C dari wave (B). Wave C sendiri akan terkonfirmasi bila IRRA mampu menembus resistance di 2,280.

Buy on Weakness: 1,880-1,940

Target Price: 2,390, 2,850

Stoploss: below 1,810


ERAA - Sell on Strength (655)

Pada perdagangan kemarin (28/7), ERAA ditutup menguat cukup signifikan 8,3% ke level 655 diikuti dengan tingginya volume beli. Pada tanggal 22/7 lalu kami rekomendasikan BoW dan telah mengenai targetnya, saat ini posisi ERAA diperkirakan sedang berada di akhir wave B dari wave (A). Hal ini berarti, penguatan ERAA akan relatif terbatas dan rawan terkoreksi kembali, terlebih bila ERAA tidak sanggup menembus resistance 725. Adapun level koreksi ERAA berada pada 620 dan worstcase-nya di 510.

Sell on Strength: 655-680


Disclaimer On


Analisa Saham BJTM | 29 Juli 2021


Analisa Saham BJTM

Saham BJTM pada tanggal 29 Juli 2021 ditutup melemah pada harga 700, turun -0,7%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume, yaitu 118% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah sideway

Rekomendasi dari kami adalah beli jika di atas 710

Jika naik di atas 740 maka berpeluang ke 760-780

Jika turun di bawah 695 maka berpeluang ke 680

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Bandarmologi Saham ITMG, TBIG, ERAA dan AGII | 29 Juli 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Thursday (29/07/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


Indonesia Kembali Menduduki Posisi Nomor 1 Di Dunia Terkait Kasus Kematian Baru Covid19 (+1,824 Orang) Bersaing Ketat Dengan Brazil (+1,273 Orang) Di Posisi Nomor 2‼️️‼️️️‼️


IDX Composite 6,041 - 6,133

SUMMARY: BUY


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): BUY!!

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILITY

ADX (14): BUY

CCI (14): *BUY!!

HIGHS/LOW (14): NEUTRAL

UO: SELL‼️

ROC: BUY!!

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!! ️


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


ITMG 16,000 - 17,750

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 16,750

TARGET PRICE: 17,750

STOP-LOSS: 16,000


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



TBIG 3,110 - 3,270

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 3,170

TARGET PRICE: 3,270

STOP-LOSS: 3,110


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ERAA 600 - 730

TECHNICAL INDICATORS: BUY BUY 655

TARGET PRICE: 730

STOP-LOSS: 600


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



AGII 1,680 - 1,830

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 1,730

TARGET PRICE: 1,830

STOP-LOSS: 1,680


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



ESSA 458 - 542

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 492

TARGET PRICE: 542

STOP-LOSS: 458


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 29 Juli 2021


S&P 500 closes flat as Fed keeps easy policies, Alphabet and Boeing shares jump

The S&P 500 closed near the flatline on Wednesday after Federal Reserve Chairman Jerome Powell said substantial economic improvement is needed for the central bank to start dialing back its easy-money policies.


Dow.......34930   -127.6      -0.36%

Nasdaq.14763  +102.0     +0.70%

S&P 500..4401   -0.8           -0.02%


FTSE.......7017    +20.6        +0.29%

Dax........15570   +51.2        +0.33%

CAC........6609    +77.4         +1.19%


Nikkei...27582     -388.6       -1.39%

HSI........25474    +387.5      +1.54%

Shanghai .3362   -19.6         -0.58%

ST Times..3141  +2.9           +0.09%


IDX.....  6088.52   -8.53        -0.14%

LQ45.....830.70    -7.12        -0.85%

 

Indo10Yr..6.4788   -0.0054     -0.08%

ICBI.....322.7631    +0.1567   +0.05%

US10Yr...1.2610     +0.0270   +2.19%

VIX............18.31    -1.05       -5.42%

  

USDIndx .....92.2740   -0.1970   -0.21%

Como Indx....219.08  +0.97       +0.44%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........160.62 +0.32       +0.20%


IndoCDS..82.8045     -0.0133    -0.02%

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14487.50     -5.00          -0.03%

Jisdor....14498.00  +9.00        +0.06%


Euro.........1.1844  +0.0027   +0.23%


TLKM........22.21   -0.07          -0.31%

(3220)

EIDO..........20.07   -0.03          -0.15%

EEM..........51.84   +1.37         +2.71%


Oil.............72.39      +0.74       +1.03%

Gold ....1804.60       +0.60       +0.03%

Timah ..34572.50   +295.00    +0.86%

Nickel...19530.00   +200.00    +1.03%

Silver..........24.88     +0.23      +0.93%

Copper......448.20    -6.25       -1.38%


Coal price...150.10    +0.35    +0.23%

(Jul/Newcastle) 

Coal price...151.20    +1.55    +1.04%

(Agt/Newcastle)

Coal price....132.90   +0.30    +0.23%

(Jui/Rotterdam) 

Coal price.....138.60   +2.85    +2.09%

(Agtl/ Rotterdam)

 

CPO(Okt)......4297   -132       -2.98%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........549.00  +2.75     +0.50%

SoybeanOil..63.40 +0.49     +0.78%

Wheat.......688.75  +14.25   +2.11%


Wood pulp.....4800.00  -25.00   -0.52%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

Pengertian Rights Issue dan Konsekuensinya


Akhir-akhir ini dalam situs berita finansial dan bisnis sering menyebut kata right issue. Apalagi setelah pemerintah Republik Indonesia menganggarkan kucuran dana modal yang besar kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jadi sebetulnya apa sih right issue itu?

Suatu perusahaan yang sudah melakukan penerbitan saham perdana atau sering disebut Initial Public Offering (IPO) akan memiliki banyak pemegang saham (investor) baik dari instansi ataupun perorangan. Setelah proses IPO, jika diperlukan, perusahaan bisa menerbitkan saham baru.

Para investor yang sudah masuk di perusahaan akan diprioritaskan untuk menyerap saham baru tersebut sebelum ditawarkan kepada investor baru. Hak yang diberikan kepada investor lama inilah yang disebut dengan right issue. Lalu jika hak ini tidak digunakan investor lama, maka bisa diambil oleh investor baru atau biasa disebut sebagai standby buyer.

Right issue biasanya diberikan berdasarkan rasio. Misalnya rasio yang diberikan adalah 1:2 maka setiap pemegang satu lembar saham maka memperoleh dua hak untuk membeli saham yang baru akan diterbitkan.

Harga saham baru yang diterbitkan melalui proses right issue disebut sebagai harga right. Harga right ini bisa lebih rendah, sama maupun lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar saham saat ini.

Namun jika ingin memberikan keuntungan lebih bagi investor lama, sebagian besar harga right berada dibawah harga pasar. Jadi bagi investor lama yang ingin menambah pembelian saham pada perusahaan tersebut akan memperoleh peluang untuk memperoleh harga saham yang lebih murah ketimbang yang mereka beli di Bursa Efek Indonesia.

Misalnya harga saham PT ABC diperdagangkan pada Rp1.000 per saham, lalu PT ABC akan menerbitkan saham baru dengan harga right Rp900 per right artinya investor hanya perlu membayar Rp900 per saham untuk satu saham baru.

Bagaimana agar kita termasuk dalam kategori "pemegang saham lama" di PT ABC?

Sebelum pelaksanaan right issue, maka sebelumnya PT ABC akan mengumumkan jadwal proses right issue. Anda perlu memperhatikan dua jenis tanggal di jadwal tersebut yakni tanggal cum (cum right) dan tanggal ex (ex right).

Anda akan dianggap sebagai pemegang saham lama atau memiliki hak (right) atas saham baru jika anda memegang saham PT ABC hingga tanggal terakhir "cum right".

Jika anda baru membeli saham PT ABC di periode "ex right" dan setelahnya maka anda sudah tidak lagi memiliki hak (right) atas saham baru -- "ex right" merupakan batas mulai tidak berlakunya aksi korporasi right issue --

Pertanyaan selanjutnya, "Kalau saya menjual saham PT ABC di "ex right", apakah hak saya menjadi hilang?" tentu saja tidak. Karena yang terpenting adalah tanggal terakhir "cum right" yang merupakan tanggal ditentukannya siapa-siapa saja yang menjadi pemegang saham PT ABC.

Apa proses selanjutnya setelah saya telah memperoleh hak (right) atas saham baru yang diterbitkan PT ABC?

Kita menukar hak (right) dengan saham baru dengan melakukan pembayaran senilai harga right pada periode pendaftaran, pembayaran dan pelaksanaan right yang tertera dalam jadwal.

Pada contoh sebelumnya rasio right PT ABC adalah 1:2 dengan harga right Rp900, maka untuk memperoleh 2 saham baru tersebut saya harus membayar Rp1.800 (2 dikali Rp900) kepada PT ABC. Setelah pembayaran tersebut maka jumlah saham PT ABC yang anda miliki menjadi 3 saham.

Apa dampak negatifnya jika saya tidak menggunakan hak (right) saya untuk membeli saham baru PT ABC?

Prosentase kepemilikan anda akan menurun. Misalnya dengan rasio 1:2, maka jumlah saham PT ABC yang tadinya hanya 1 lembar, dengan penerbitan saham baru maka jumlah sahamnya bertambah menjadi ada 3 lembar saham. Jadi jika saya tidak menggunakan hak untuk membeli saham baru, maka jumlah lembar saham PT ABC yang saya punya hanya 1 lembar, sedangkan 2 lembar saham baru akan dimiliki oleh pemegang saham baru. Dahulu 1 lembar saham mewakili 100 persen kepemilikan, karena jumlah saham bertambah menjadi 3 lembar maka 1 lembar saham yang saya miliki saat ini hanya mewakili 33,3 persen dari kepemilikan (perhitungan = 1 dibagi 3) atau anda kehilangan 66,7 persen kepemilikan.

Turunnya prosentase kepemilikan tersebut dikenal dengan istilah dilusi.

Jika saya sebagai pemegang saham lama tidak memiliki uang untuk membeli saham baru yang diterbitkan PT ABC, bisa kah hak (right) milik saya dijual?

Hak (right) bisa dijual di Bursa Efek Indonesia pada periode tanggal perdagangan right yang tertera di jadwal right issue sebelumnya. Jadi bagi investor yang tidak bisa membeli saham PT ABC pada periode "cum right", masih bisa membeli hak (right) pada perdagangan ini.

Biasanya perdagangan right akan lebih ramai jika harga right yang disampaikan PT ABC lebih rendah dari harga saham PT ABC saat ini di bursa, karena menawarkan potensi keuntungan bagi investor baru.

Apa pengaruhnya right issue terhadap saham PT ABC?

Sentimen right issue biasanya mendorong harga saham mengalami kenaikan

Pengaruhnya tergantung pada harga teorities setelah right issue. Apa itu harga teorities?

Misalnya pada tanggal terakhir "cum right", harga saham PT ABC berada pada Rp1000 per saham. Dengan asumsi rasio 1:2 dan harga right Rp900 maka harga teorities saham menjadi Rp933 per saham. Perhitungannya;

Harga teorities =( ( 1 kali Rp1000) ditambah (2 kali Rp900) ) dibagi ( 1 ditambah 2) = Rp2800 dibagi 3 = Rp933.

Maka pada tanggal "ex right", harga pembukaan perdagangan saham PT ABC mengacu pada harga teorities tersebut.

Sumber: Bareksa

MOTIONBANKING BERKOLABORASI DENGAN MASTERCARD LUNCURKAN KARTU DEBIT DAN KARTU VIRTUAL


PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), bagian dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) yang mengoperasikan MotionBanking dan Mastercard telah menandatangani MOU untuk meluncurkan MotionMastercard, kartu debit dan kartu kredit virtual, pengganti kartu debit dan kredit plastik yang dapat digunakan secara digital untuk untuk pembayaran online, di bawah jaringan pembayaran Mastercard.

Selain merilis kartu debit dan kartu kredit virtual, kemitraan ini akan menjajaki pengembangan Mobile Contactless dengan pengaktifan transaksi NFC (Near-Field Communication). Metode pembayaran ini memungkinkan smartphone yang telah memiliki MotionMastercard melakukan pembayaran tanpa kontak, cukup hanya didekatkan pada alat pembayaran merchant. MotionBanking juga berencana untuk membangun kerja sama strategis untuk penerbitan kartu virtual kolaborasi dengan para pemain ecommerce dan new economy lainnya, sejalan dengan pertimbangan solusi pembayaran tanpa kartu.

"Mastercard bangga dapat berkolaborasi dengan MNC Bank dalam berbagai peluang kerja sama strategis, terutama untuk peluncuran kartu debit dan kredit virtual MotionMastercard. Selain itu, Mastercard dan MotionBanking juga akan bekerja sama untuk memungkinkan transaksi mobile nirsentuh dalam waktu dekat, serta menerbitkan kartu debit dan kredit co-branding. Seiring pertumbuhan permintaan konsumen akan produk-produk digital-first untuk mendukung cara kerja dan kegiatan mereka sehari-hari, Mastercard berharap dapat meluncurkan lebih banyak solusi pembayaran inovatif bersama mitra seperti MNC Bank. Kedua perusahaan berkomitmen penuh dalam mendukung agenda nontunai dan inklusi keuangan pemerintah Indonesia," Navin Jain, Country Manager, Indonesia, Mastercard.

"MotionBanking selalu berinovasi dalam menyediakan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman. Kerjasama dengan Mastercard ini menghadirkan pengalaman baru dalam dunia pembayaran digital untuk menambah kenyamanan para pengguna. Melengkapi produk kartu debit dan kartu kredit fisik MNC Bank berlogo Mastercard, pada kesempatan ini, MotionBanking menggandeng Mastercard untuk penerbitan kartu debit dan kartu kredit virtual. Kerja sama ini semakin mengukuhkan arah MotionBanking menjadi solusi perbankan digital yang lengkap dan terintegrasi, meminimalisir berbagai interaksi fisik menjadi full digital. Kami berharap hadirnya MotionMastercard akan semakin mendorong jumlah transaksi online di Indonesia yang secara konsisten mencetak rekor baru,"Teddy Tee, COO MotionBanking.

Apa itu Kartu Virtual?

Kartu virtual bukan kartu plastik secara fisik. Sebagai gantinya, enam belas digit nomor kartu bersama dengan kode CVV dapat ditemukan di aplikasi MotionBanking sehingga kamu dapat menggunakannya untuk membayar online di aplikasi favorit kamu secara langsung tanpa harus mengambil kartu dari dompet.

Kartu virtual pada dasarnya adalah pembayaran kartu kredit "tanpa kartu" yang aman. Setelah disetujui, pemegang kartu dapat menggunakan kartu debit dan kredit virtual untuk berbagai transaksi online. Kartu debit dan kredit virtual ini dapat diakses langsung dari aplikasi MotionBanking, memberikan kemudahan akses bagi calon pemegang kartu.

Dengan kartu debit dan kartu kredit virtual ini, ke depannya, kamu juga dapat bertransaksi di merchant offline seperti restoran, supermarket, hotel, dan lainnya menggunakan QRIS dan NFC. (end/as)

Sumber: IQPLUS

DIRUT BRI SEBUT INVESTASI BERKELANJUTAN GLOBAL CAPAI 40 TRILIUN DOLAR


Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Sunarso mengatakan tren investasi berkelanjutan global terus meningkat dari Rp324 ribu triliun atau 22,9 triliun dolar AS pada 2016 menjadi Rp565 ribu triliun setara 40 triliun dolar AS pada 2020.

"Telah terjadi realokasi investasi di dunia yang mengarah kepada investasi berkelanjutan dan sudah meningkat 96 persen," kata Sunarso dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa.

Sementara itu, ia melanjutkan, investasi berkelanjutan di BRI juga naik dari Rp709 miliar pada Maret 2020 menjadi Rp2,15 triliun pada Maret 2021, yang berasal dari beberapa investor seperti BlackRock, JPMorgan, dan sebagainya.

Maka dari itu, Sunarso menilai penting bagi seluruh perbankan agar terlibat dalam gerakan investasi berkelanjutan, terutama untuk memastikan bahwa perusahaan bisa terus berkelanjutan.

Selain meningkatkan profitabilitas, perbankan juga diminta menjadi perusahaan yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara sosial, dan perusahaan yang memiliki tata kelola baik.

"Perusahaan dengan profil keberlanjutan yang baik akan membangun konektivitas dengan stakeholder dan menciptakan keunggulan yang akan berakibat pada valuasi," ungkap Sunarso.

Ia pun membeberkan, terdapat empat area yang bisa difokuskan perbankan agar bisa melakukan investasi berkelanjutan, yakni risiko, investor, regulasi, dan nasabah.

Adapun risiko berkelanjutan penting untuk difokuskan melalui identifikasi dan langkah preventif, sedangkan untuk investor yang perlu diperhatikan yakni keinginan penanam modal agar bank menjadi perusahaan yang berkelanjutan.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

ANTERAJA GELAR VAKSINASI MANDIRI BAGI 10.000 KARYAWAN DAN MASYARAKAT UMUM


PT Tri Adi Bersama (Anteraja), perusahaan rintisan(startup logistik) yang merupakan anakusaha dari PT Adi Sarana Armada Tbk(ASSA), menggelar vaksinasi mandiri bagikaryawan dan masyarakat umum dalam rangka mengurangi penyebaran virus Covid-19. Anteraja telah memberikan vaksin dosis pertama bagi 10.000 karyawan di area Jabodetabek dan masyarakat umum yang diselenggarakan pada 15-26 Juli 2021 di Graha Intirub Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

Suyanto Tjoeng selaku CEO Anteraja mengungkapkan, "Program vaksinasi ini merupakan bagian dari dukungan Anteraja terhadap upaya pemerintah dalam mengurangi dan menangani penyebaran virus Covid-19 pada kluster pekerja. Diharapkan dengan adanya program vaksinasi ini dapat menurunkan dampak apabila mereka terkena Covid. Kami juga senang kegiatan vaksinasi ini mendapat respon positif dari karyawan dan juga masyarakat sekitar."

Program vaksinasi Anteraja dilaksanakan melalui kerja sama dengan Puskesmas Kebon Pala, Puskesmas Kecamatan Makasar, Pemprov Jakarta Timur, Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Daya Medika. Selanjutnya, program vaksinasi dosis kedua dari Anteraja akan dilaksanakan pada tanggal 12-25 Agustus 2021.

Suyanto melanjutkan, melalui program vaksinasi ini perusahaan berharap dapat memberikan proteksi kepada karyawan dan pelanggan dari penularan Covid-19. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya turut memberikan apresiasi dan penghormatan kepada para tenaga kesehatan atas pengorbanan yang selalu siap siaga melayani masyarakat di tengah pandemi.

"Program ini sebagai upaya Anteraja untuk terus berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi pekerja yang masih harus melanjutkan pekerjaan di luar rumah, terutama untuk petugas garda terdepan seperti SATRIA, customer service serta petugas yang berhubungan langsung dengan pelanggan.

Secara paralel, Anteraja juga bekerja sama dengan pihak-pihak pusat vaksinasi daerah untuk mempercepat vaksinasi karyawan-karyawan Anteraja. Namun meskipun sudah menjalani vaksinasi,kami tetap menghimbau agar para karyawan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Di sisi lain, Fiena selaku perwakilan Kepala Puskesmas Kecamatan Makassar, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Anteraja atas dukungan dalam percepatan program vaksinasi di Indonesia. .Kami sangat senang dan bersemangat menjalankan tugas ini dengan adanya dukungan dari Anteraja.

Besar harapan kami semoga semua karyawan Anteraja dapat menjalani program vaksinasi agar kekebalan imunitas dapat cepat terbentuk. Diharapkan setelah adanya program vaksinasi ini, operasional perusahaan dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi para pekerja,. pungkasnya.

VP Human Capital Anteraja, Renata Catur menambahkan, selama masa pandemi ini, Anteraja memastikan penerapan protokol kesehatan sudah sesuai dengan anjuran pemerintah, seperti penerapan social distancing di area operasional, disinfektan yang dilakukan secara rutin pada peralatan yang digunakan mulai dari mesin sortir paket yang dikirim, hingga himbauan untuk selalu menggunakan masker.

"Segala upaya ini merupakan bagian dari langkah pencegahan dan penularan virus Covid-19 sektor usaha agar angka kasus positif Covid di Indonesia tidak semakin bertambah," tutup Renata.

Sumber: IQPLUS