Jadwal Pembagian Dividen Saham INKP, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk


PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) akan membagikan dividen dari laba tahun 2020. Emiten Grup Sinarmas ini akan membagikan dividen Rp 50 per saham.

Total dividen yang dibagi ini mencapai Rp 273,55 miliar atau setara US$ 18,88 juta. Dividen ini setara dengan 6,42% dari laba INKP tahun lalu.

Pembagian dividen Indah Kiat telah mengantongi persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 26 Agustus 2021. RUPST menetapkan US$ 10 juta laba tahun lalu atau setara Rp 144,91 miliar sebagai dana cadangan.

Sedangkan sisa laba setelah pajak akan dimasukkan sebagai saldo laba. Berikut jadwal  pembagian dividen INKP berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/8):


Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 September 2021

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 6 September 2021

Cum dividen di pasar tunai: 7 September 2021

Ex dividen di pasar tunai: 8 September 2021

Recording date: 7 September 2021

Pembayaran dividen: 29 September 2021


Dengan harga saham INKP yang berada di Rp 7.450 per saham, yield dividen Indah Kiat sebesar 0,67%.


Sumber: KONTAN

Jadwal Pembagian Dividen Saham TKIM, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk


PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) akan membagikan dividen dari laba tahun 2020. Emiten Grup Sinarmas ini akan membagikan dividen Rp 25 per saham.

Total dividen yang dibagi ini mencapai Rp 77,83 miliar atau setara US$ 5,37 juta. Dividen ini setara dengan 3,62% dari laba TKIM tahun lalu.

Pembagian dividen Tjiwi Kimia telah mengantongi persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 26 Agustus 2021. RUPST menetapkan US$ 10 juta laba tahun lalu atau setara Rp 144,91 miliar sebagai dana cadangan.

Sedangkan sisa laba setelah pajak akan dimasukkan sebagai saldo laba. Berikut jadwal  pembagian dividen TKIM  berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/8):


Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 3 September 2021

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 6 September 2021

Cum dividen di pasar tunai: 7 September 2021

Ex dividen di pasar tunai: 8 September 2021

Recording date: 7 September 2021

Pembayaran dividen: 29 September 2021


Dengan harga saham TKIM yang berada di Rp 7.125 per saham, yield dividen Tjiwi Kimia sebesar 0,35%.


Sumber: KONTAN

PT Indomobil Sukses Internasional Tbk Raih Laba setelah Rugi Tahun Sebelumnya


PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) berhasil meraup laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp29,46 miliar hingga periode 30 Juni 2021 usai mencatat rugi Rp347,41 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan neto diraih Rp9,52 triliun naik dari Rp7,38 triliun.

Laba kotor naik menjadi Rp1,87 triliun dari laba kotor Rp1,67 triliun tahun sebelumnya.

Laba usaha naik menjadi Rp720,40 miliar dari laba usaha Rp337,76 miliar tahun sebelumnya.

Sementara laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp136,73 miliar usai mencatat rugi sebelum pajak Rp321,99 miliar.

Total aset perseroan mencapai Rp49,46 triliun hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp48,41 triliun hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PT Sinar Mas Multiartha Tbk akan Terbitkan Obligasi dalam Tiga Seri


PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) berencana menggelar aksi korporasi di pasar modal melalui penerbitan obligasi maksimal senilai Rp705,7 miliar.

Obligasi Obligasi Berkelanjutan II Sinar Mas Maultiartha Tahap I tahun 2021 ini akan ditawarkan dalam tiga seri. Demikian prospektus ringkas yang disampaikan Manajemen SMMA, Senin (30/8).

Untuk Seri A, ditawarkan maksimal senilai Rp507 miliar, memiliki kupon bunga tetap 6,75 persen dan akan jatuh tempo 370 hari sejak diterbitkan. Kemudian untuk Seri B, yakni senilai Rp79,7 miliar dengan bunga sebesar 8 persen dan akan jatuh tempo pada dua tahun sejak diterbitkan. Dan yang terakhir seri C yakni ditawarkan sebanyak-banyaknya Rp119 miliar berbunga 8,75 persen dan akan jatuh tempo 3 tahun sejak diterbitkan.

Adapun dana hasil penerbitan surat utang tersebut rencananya akan dipergunakan untuk penyertaan terhadap anak usaha, PT Shinta Utama sebesar Rp466, 2 miliar.Untuk diketahuim Shinta utama adalah investasi berupa penyertaan saham, perdagangan dan jasa. Sedangkan sisanya, sebesar Rp233,067 miliardipergunakan sebagai peningkatan penyertaan terhadap anak usaha yaitu PT Arthamas Solusindo. Anak usaha itu memiliki kegiatan usaha jasa informasi.

Dalam hajatan kali ini, Perseroan telah ditunjuk Aldiracita Sekuritas Indonesia, BRI Danareksa Sekuritas, dan Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi obligasi. Ketiga penjamin emisi itu mulai menawarkan surat utang dengan peringkat irAA dari Kredit Rating sejak tanggal 30 Agustus hingga 1 September 2021. Dan diharapkan obligasi dapat tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 September 2021.(end/as)

Sumber: IQPLUS

PT Sillo Maritime Perdana Tbk Catatkan Pertumbuhan Pendapatan di Semester Pertama 2021


PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) mencatat pendapatan sebesar US$53,27 juta di semester pertama 2021, atau tumbuh jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar US$39,23 juta.

Namun demikian dalam laporan keuangan, disebutkan bahwa bebasn pokok pendapatan meningkat menjadi sebesar US$29,72 juta dari US$20,22 juta. Akan tetapi, laba bruto Perseroan berhasil naik dari US$19,01 juta menjadi US$23,54 juta.

Sementara, laba usaha Perseroan pada periode tersebut terlihat mengalami kenaikan menjadi sebesar US$20,21 juta dari US$16,27 juta. Sehingga, total laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ikut meningkat menjadi sebesar US$9,71 juta dari US$8,19 juta.

Patut diketahui bahwa pada periode Januari-Juni 2021, laba per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk alami kenaikan menjadi senilai US$0,0036 dari US$0,0030.

Total aset SHIP di enam bulan pertama 2021, sebesar US$284,35 juta atau sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan akhir Desember 2020, yang sebesar US$294,56 juta. (end)

Sumber: IQPLUS

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Catatkan Pertumbuhan Pendapatan di Semester Pertama 2021


PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) berhasil mencatat pendapatan sebesar Rp69,48 triliun di semester pertama 2021, atau tumbuh jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan perusahaan di periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp66,85 triliun.

Dalam laporan keuangan yang telah dipublikasikan Manajemen TLKM, tercatat laba usaha emiten BUMN telekomunikasi ini meningkat pada periode Januari-Juni 2021, menjadi sebesar Rp23,61 triliun, dibanding periode serupa tahun sebelumnya yakni sebesar Rp22,25 triliun.

Hal tersebut diikuti oleh kenaikan laba sebelum pajak penghasilan pada periode tersebut menjadi sebesar Rp21,79 triliun dari sebelumnya Rp20,01 triliun. Sehingga, laba periode berjalan TLKM juga ikut tumbuh menjadi sebesar Rp16,92 triliun dari Rp15,43 triliun.

Demikian pada laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk TLKM di enam bulan pertama tahun ini menjadi sebesar Rp12,45 triliun, dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp10,98 triliun. Alhasil, jumlah laba komprehensif periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk turut meningkat menjadi sebesar Rp12,52 triliun dari Rp11,04 triliun.

Sebagai informasi, jumlah aset TLKM pada semester I 2021, sebesar Rp263,97 triliun, lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah aset TLKM pada akhir Desember 2020, yakni sebesar Rp246,94 triliun. (end/as)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham CENT, TBIG dan TOWR oleh Mirae Asset Sekuritas | 31 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Agustus 31, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,144.9(+1.71%), test resistance at 6,160. Trading range 6,117 – 6,160. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih cenderung bergerak naik. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized juga mulai bergerak naik. Daily support di 6,117 dan daily resistance di 6,160. Cut loss level di 6,040.

CENT Daily, 362 (+3.43%), trading buy,  trading range 352 – 380. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 352 dan daily resistance di 380. Cut loss level di 346.

TBIG Daily,3,060 (+4.79%), trading buy, trading range 2,980 – 3,130. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik. Daily support di 2,980, dan daily resistance di 3,130. Cut loss level di 2,940.

TOWR Daily,1,345(+3.46%), trading buy, trading range 1,310 – 1,360. Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 1,310 dan daily resistance terdekat di 1,360. Cut loss level di 1,290.

Rekomendasi Saham BMRI dan WSKT oleh HP Financials | 31 Agustus 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

31 Agustus 2021

Saham BMRI


BMRI berhasil ditutup menguat di atas 3 lapisan MA, sekaligus break pola Parallel Channel (biru). Hal ini mengindikasikan bahwa BMRI memiliki potensi untuk melanjutkan kenaikannya ke area Previous High sekaligus Upper Triangle merah 6100-6175. Area ini penting untuk dihadapi, sehingga terbuka jalan menuju Target selanjutnya di kisaran 6325-6350, sampai dengan tutup Gap 6550-6625.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 5950; Target: 6100-6175 / 6325-6350 / 6550-6625; Stoploss: 5875.

Saham WSKT


WSKT berhasil ditutup menguat di atas MA20 @827, sehingga berpotensi untuk menuju Resistance selanjutnya di MA50 @ 874 (Average Up). Target terdekat berada pada level Previous High di 910, disusul Target Upper Channel biru di kisaran 950-960.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 830; Target: 910 / 950-960; Stoploss: 810.

Rekomendasi Saham BBRI, BMRI, TLKM dan INTP oleh Indopremier | 31 Agustus 2021


IHSG (6.100 – 6.190) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.190 kemudian 6.235 dengan support di level 6.100 dan 6.055.

BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.030 kemudian 4.120 dengan support di level 3.850, cut loss jika break 3.760.

BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.050 kemudian 6.150 dengan support di level 5.850, cut loss jika break 5.750.

TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.470 kemudian 3.540 dengan support di level 3.330, cut loss jika break 3.260.

INTP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 11.575 kemudian 11.750 dengan support di level 11.225, cut loss jika break 11.050.

XDIF (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 433 kemudian 439 dengan support di level 421, cut loss jika break 415.

XISI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 319 kemudian 324 dengan support di level 309, cut loss jika break 304.

XMTS (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 422 kemudian 427 dengan support di level 412, cut loss jika break 407.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbvrq

Ulasan Pasar Global | 31 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 31, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

&P dan Nasdaq mencatatkan rekor lagi karena pembicaraan taper Fed yang dovish

S&P 500 dan Nasdaq memuncaki rekor penutupan mereka sekali lagi pada hari Senin, didukung oleh saham teknologi, karena komentar dovish minggu lalu dari Federal Reserve tentang pengurangan stimulus moneternya memfokuskan kembali pikiran investor pada pertumbuhan ekonomi.

S&P 500 naik 19,42 poin atau 0,43% menjadi 4.528,79. Nasdaq menambahkan 136,39 poin atau 0,9% menjadi 15.265,89. Dow Jones turun 55,96 poin atau 0,16% menjadi 35.399,84,

Itu adalah rekor penutupan tertinggi keempat dalam lima sesi untuk S&P, dan yang kelima dalam enam sesi untuk Nasdaq, hanya terhenti oleh kegelisahan menjelang pidato Jackson Hole dari Ketua Fed Jerome Powell. Pada akhirnya, kekhawatiran ini tidak berdasar karena Powell mengatakan pada hari Jumat bahwa bank sentral akan terus berhati-hati dalam pendekatannya untuk mengurangi stimulus besar-besaran era pandemi, sambil menegaskan kembali pemulihan ekonomi yang stabil. Dengan pemikiran ini, investor beralih ke saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi yang cenderung mendapat manfaat dari ekspektasi suku bunga yang lebih rendah karena nilainya sangat bergantung pada pendapatan masa depan.

Eropa

Bursa Eropa ditutup datar, kenaikan bulan Agustus berakhir

Bursa Eropa berakhir datar pada hari Senin karena hari libur Inggris dibuat untuk perdagangan lesu, tetapi ditetapkan untuk kenaikan bulanan yang kuat di tengah ekspektasi bahwa dukungan bank sentral yang berkelanjutan akan mempertahankan pemulihan ekonomi.

STOXX 600 di seluruh Eropa berakhir sebagian besar tidak berubah pada 472,68 poin.

Saham-saham kimia, yang kemungkinan akan mendapat keuntungan dari kebangkitan ekonomi, adalah yang berkinerja terbaik untuk hari ini, naik 0,6%, sementara saham-saham teknologi naik 0,5%. Ekuitas global tetap didukung setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell menjelaskan pada hari Jumat mengapa bank sentral tidak terburu-buru untuk mengetatkan kebijakan moneter, dan tidak memberikan sinyal tentang kapan berencana untuk memotong pembelian asetnya selain mengatakan itu bisa "tahun ini."

Bandarmologi Saham UNTR, SMRA, KLBF dan ASII | 31 Agustus 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Tuesday (31/08/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,102 - 6,194

SUMMARY: STRONG BUY‼️‼️


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): NEUTRAL

STOCH (9,6,3): BUY!!

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): HIGH VOLATILITY

ADX (14): NEUTRAL

CCI (14): *BUY!!

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: SELL‼️

WILLIAMS R: BUY!!

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


UNTR 19,500 - 20,750

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 20,000

TARGET PRICE: 20,750

STOP-LOSS: 19,500


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️



SMRA 765 - 880

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 805

TARGET PRICE: 880

STOP-LOSS: 765


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



KLBF 1,365 - 1,445

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,395

TARGET PRICE: 1,445

STOP-LOSS: 1,365


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



ASII 5,075 - 5,775

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 5,275

TARGET PRICE: 5,775

STOP-LOSS: 5,075


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



INCO 4,975 - 5,275

TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY, BUY 5,075

TARGET PRICE: 5,275

STOP-LOSS: 4,975


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On) 

Rekomendasi Saham PGAS, BSDE, TKIM dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 31 Agustus 2021


MNC Daily Scope Wave

31 Agustus 2021

IHSG ditutup menguat 1,7% ke level 6,144 pada perdagangan kemarin (30/8), pergerakan IHSG berhasil menembus MA60 dan level resistance di 6,138 dengan tekanan beli yang cukup tinggi. Selama IHSG masih mampu berada di atas support 5,938, maka IHSG berpeluang menguji resistance selanjutnya di 6,179. Namun demikian, tetap perhatikan support 5,938, apabila tertembus dengan agresif maka IHSG akan mengarah ke 5,850-5,900.

Support: 5,938, 5,884

Resistance: 6,179, 6,263

PGAS - Buy on Weakness (1,030)

Kemarin (30/8), PGAS ditutup menguat 2% ke level 1,030. Selama PGAS masih mampu bergerak di atas 990 sebagai supportnya, maka kami perkirakan pergerakan PGAS saat ini sedang berada di awal wave 3 sehingga PGAS berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,000-1,030

Target Price: 1,100, 1,250

Stoploss: below 990

BSDE - Buy on Weakness (945)

BSDE ditutup menguat 3,8% ke level 945 pada perdagangan kemarin (30/8), pergerakan BSDE pun masih tertahan oleh MA60-nya. Kami perkirakan, pergerakan BSDE saat ini sedang membentuk awal wave [iii] dari wave 1.

Buy on Weakness: 910-945

Target Price: 1,000, 1,060

Stoploss: below 885

TKIM - Buy on Weakness (7,125)

Pada perdagangan kemarin (30/8), TKIM ditutup menguat cukup signifikan sebesar 5,9% ke level 7,125. Kami memperkirakan, posisi TKIM saat ini sedang berada di awal wave 1, hal ini akan berjalan selama TKIM terjaga di atas 6,325 sebagai supportnya.

Buy on Weakness: 6,775-7,050

Target Price: 7,650, 9,000

Stoploss: below 6,325

SMGR - Buy on Weakness (9,125)

SMGR ditutup menguat 3,1% ke level 9,125. Selama SMGR tidak terkoreksi ke bawah 8,500 sebagai supportnya, maka posisi SMGR saat ini sedang berada di awal wave C. Wave C sendiri akan lebih terkonfirmasi bila SMGR mampu break resistancenya di 9,600.

Buy on Weakness: 8,625-9,025

Target Price: 9,700, 10,300

Stoploss: below 8,500

Disclaimer On

Analisa Saham SILO | 31 Agustus 2021


Analisa Saham SILO

Saham SILO pada tanggal 31 Agustus 2021 ditutup melemah pada harga 8050, turun -1,52%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 81% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah Downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 8200

Jika naik di atas 8375 maka berpeluang ke 8850-11000

Jika turun di bawah 8000 maka berpeluang ke 7550

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Update Harga Komoditas dan Indeks | 31 Agustus 2021


Stock futures rose slightly in overnight trading on Monday as the S&P 500 looks to wrap up its seventh straight month of gains at a record high.


Dow.......35399  -55.96     -0.16%

Nasdaq.15266  +136.4    +0.90%

S&P 500..4529  +19.4      +0.43%.


FTSE.......7148    closed     +0%

Dax........15887   +35.6       +0.22%

CAC........6687    +5.4          +0.08%


Nikkei...27789     +148.2     +0.54%

HSI........25540    +131.7     +0.52%

Shanghai..3528   +5.99       +0.17%

ST Times..3102   +21.3       +0.69%


IDX.....  6144.90   +103.54  +1.71%

LQ45.....866.95    +21.24     +2.51%

 

Indo10Yr..6.3390   -0.0177    -0.28%

ICBI.....327.1766   +0.3417   +0.10%

US10Yr...1.2850     -0.0270    -2.06%

VIX............16.19     -0.20        -1.22%

  

USDIndx .....92.6530    -0.0330   -0.04%

Como Indx.....219.52   +0.34      +0.16%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........160.69   +0.56       +0.35%


IndoCDS..69.7977   -2.3029   -3.24%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14370.50      -47.5       -0.33%

Jisdor..14374.00     -77          -0.53%


Euro.........1.1799   +0.0004    +0.04%


TLKM........23.75     +0.37        +1.58%

(3414)

EIDO..........21.15     +0.26        +1.24%

EEM..........51.70      +0.11        +0.21%


Oil............69.10        +0.36       +0.52%

Gold .....1819.50       -7.00        -0.38%

Timah ...33642.50   closed     +0%

Nickel....19005.00   closed     +0%

Silver..........24.11     -0.05         -0.21%

Copper......437.75    +4.55       +1.05%

 

Coal price...171.35    +0.35     +0.20%

(Sep/Newcastle) 

Coal price...167.40    +1.60     +0.97%

(Okt/Newcastle)

Coal price....149.05   +0.05     +0.03%

(Sep/Rotterdam) 

Coal price....148.79   +3.05     +2.09%

(Okt/ Rotterdam)


CPO(Nov)..... .4254   -75          -1.73%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........542.75    -11.00     -1.99%

SoybeanOil..59.61   -0.73        -1.21%

Wheat.......723.50    -11.00      -1.99%


Wood pulp.....4700.00  unch  +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

PT Wijaya Karya Beton Tbk Raih Kontrak Baru 2,82 Triliun


Kinerja PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) moncer dalam meraih kontrak baru. Hingga Juli 2021, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 2,82 triliun.

"Perolehan kontrak baru ini berasal dari WIKA 9,44%, pemerintah 3,28%, BUMN 17,65%, serta swasta 69,61%," ungkap Sekretaris Perusahan Wika Beton Yuherni Sisdwi kepada Kontan.co.id, Minggu (29/8).

Yuherni merinci, beberapa proyek besar yang berkontribusi terhadap performa WTON adalah pada sektor infrastruktur sebesar 77,42%, disusul proyek di sektor properti sebesar 14,35%. Sedangkan sisanya berasal dari sektor energi, tambang, dan industri masing-masing menyumbang sebesar 8,02%, 0,18%, dan 0,03%. 

Proyek-proyek besar yang mendukung kinerja WTON antara lain adalah Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Jalan Tol Serpong-Balaraja, Kawasan Industri Terbadu Batang, Pengaman Muara Sungai Bogowonto, Tanggul Pengaman Pantai NCICD, RDMP Balikpapan, Jembatan Tahang, Tol AP Pettarani, Pembangunan Sarana & Prasarana Konstruksi Layang, serta PLTU Sulut.

Dari sisi kinerja keuangan, lanjut Yuherni, hingga semester pertama 2021 WTON berhasil mencatatkan kenaikan margin laba bersih dari 2,55% menjadi 5,88%. Secara nominal WTON meraih laba bersih sebesar Rp 35,76 miliar atau naik 4,6% dari periode yang sama di tahun 2020 yang sebesar Rp 34,18 miliar.

Perolehan laba tersebut ditopang oleh angka omzet penjualan sebesar Rp 1,26 triliun. "WIKA Beton juga berhasil mempertahankan arus kas operasi tetap positif sebesar Rp 731,45 miliar yang dapat menjadi indikator likuiditas Perseroan yang kuat," kata Yuherni.

Sedangkan dalam hal omzet kontrak hingga Juni 2021, WTON mencatat raihan Rp 2,51 triliun atau 174% dibanding periode yang sama 2020 sebesar Rp 1,44 triliun. Dengan carry over sebesar Rp 2,39 triliun, WTON memiliki kontrak yang dihadapi saat ini senilai Rp 4,90 triliun.

Wika Beton pun optimistis terhadap capaian kinerja di sisa tahun 2021 ini. Sejak tahun lalu, WTON telah menerapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja. Pertama, dengan melakukan penghematan di seluruh aktivitas perusahaan tanpa mengurangi kualitas yang diterima oleh konsumen.

Kedua, menunda investasi yang tidak memberikan tambahan penghasilan secara langsung. Ketiga, mengoptimalkan keunggulan komparatif Wika Beton. Keempat, mencari peluang perolehan baik di produk baru maupun pasar baru yang digarap oleh WTON.

Strategi ini terbukti mampu menyelamatkan kinerja sehingga pada 2020 lalu WIKA Beton masih dapat menghasilkan laba di saat sektor konstruksi Indonesia turun signifikan. "Ke depannya, optimisme manajemen WIKA Beton cukup bergantung pada bergairahnya kembali sektor konstruksi," ujar Yuherni.

Terlebih anggaran pemerintah untuk sektor infrastruktur mengalami sedikit kenaikan dibanding tahun lalu, yang diperkirakan akan digelontorkan pada semester kedua 2021. Hal ini diharapkan dapat mendorong pencapaian target Perseroan hingga akhir tahun 2021.

Hingga periode paruh pertama, WTON masih belum agresif menggelontorkan capex. Sampai dengan kuartal kedua tahun 2021, realisasi capex WTON baru sekitar Rp 5,5 miliar yang sebagian besar dialokasikan untuk pembelian peralatan pabrik.

Adapun untuk menopang kinerjanya, WTON menganggarkan belanja modal (capex) sebesar Rp 335 miliar hingga akhir tahun nanti. "Dana ini akan digunakan untuk investasi peralatan, investasi pengembangan supply chain management, dan pembangunan Pabrik Pipa untuk Project SPAM Jatiluhur," terang Yuherni.

Dia juga memastikan, di tengah pandemi covid-19 yang masih berlangsung, WTON tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja pegawai di seluruh unit. 

Sumber: IQPLUS

PT Lotte Chemical Titan Tbk Raih Kenaikan Laba Periode 30 Juni 2021


PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) meraih laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk US$8,83 juta hingga periode 30 Juni 2021 naik dari laba US$3,36 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan dari kontrak diraih US$205,84 juta naik dari US$142,80 juta.

Laba kotor diraih US$16,51 juta dibandingkan rugi kotor yang tercatat US$1,02 juta tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak tercatat US$11,22 juta dari laba sebelum pajak US$687 ribu tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai US$182,25 juta hingga periode 30 Juni 2021 naik dari jumlah aset US$149,38 juta hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PT Itama Ranoraya Tbk Raih Kontrak 50 Juta Jarum Suntik ADS


PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) emiten yang bergerak di bidang peralatan dan perlengkapan medis berteknologi tinggi (HiTech Healthcare Solutions) mendapatkan kontrak pembelian 50 juta jarum suntik auto disable syringe (ADS) dari Pemerintah melalui Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk program vaksinasi pemerintah.

Produk jarum suntik ADS yang dibeli tersebut berukuran khusus 0,3 ml, berbeda dengan produk jarum suntik ADS yang digunakan untuk vaksin lainnya seperti Asta Zeneca, Sinovac maupun Moderna yang menggunakan ADS berukuran 0,5 ml. Penandatanganan kontrak sales and purchase agreement (SPA) dilakukan pada 19 Agustus 2021 termasuk proses pendistribusian.

Jarum suntik ADS berukuran 0,3 ml tersebut akan diperuntukkan bagi vaksin Pfizer/BioNTech yang merupakan vaksin Covid-19 hasil kerjasama produksi antara Pfizer Inc perusahaan farmasi asal Amerika dan BioNTech perusahaan bioteknologi asal Jerman. Dalam pasar jarum suntik global, ukuran 0,3 ml merupakan produk yang belum banyak tersedia di pasar. PT Oneject Indonesia (sister company) menjadi produsen yang mampu memproduksi lebih dahulu ADS untuk ukuran 0,3 ml yang akan digunakan untuk vaksin Covid-19 milik Pfizer/BioNTech.

Direktur Utama Itama Ranoraya Heru Firdausi Syarif mengungkapkan, perolehan kontrak tersebut merupakan perolehan kontrak pertama di tahun ini dari Kemenkes untuk program vaksinasi Covid-19. Semenjak tahun lalu, penjualan untuk jarum suntik ADS meningkat dengan adanya pandemi Covid-19.

Sebelumnya, pertumbuhan penjualan ADS diharapkan dari peralihan penggunaan jarum suntik konvensional (non-ADS) ke jarum suntik ADS. Adanya pandemi Covid-19 menimbulkan kenaikan permintaan yang ekstrem terhadap jarum suntik ADS, tidak hanya di Indonesia, namun juga diseluruh dunia. Lonjakan ini terjadi karena pelaksanaan vaksinasi dan juga adanya standardisasi dari badan kesehatan dunia WHO untuk kategori alat suntik yang digunakan.

"Kami bersyukur kalau pabrik jarum suntik Oneject sister company kami, bisa memenuhi permintaan dengan cepat, untuk kategori ADS ukuran 0,3 ml bisa di bilang masih belum banyak yang memproduksi. Hal ini menunjukkan teknologi produksi yang dimiliki sudah sangat mumpuni untuk bisa memenuhi permintaan global untuk kebutuhan smart syringe dengan standardisasi WHO," ungkap Heru, Minggu (29/8).

Produk alat suntik ADS Itama merupakan produk alat suntik yang sudah berstandar WHO dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 60%. Produksinya sendiri dilakukan oleh PT Oneject Indonesia (Oneject) yang merupakan sister company Itama Ranoraya. Produk alat suntik ADS saat ini menjadi produk wajib standard WHO untuk program vaksinasi dan imunisasi termasuk vaksinasi Covid-19.

Tahun ini, kontribusi untuk pembelian produk ADS masih akan didominasi oleh pembelian dari pemerintah baik untuk kebutuhan program vaksinasi Covid-19 dan juga program imunisasi. Pembelian dari non-pemerintah masih memberikan kontribusi rendah tapi tumbuh signifikan. Untuk segmen non-pemerintah, Itama berharap dari peralihan penggunaan jarum suntik non-ADS ke jarum suntik ADS.

Potensi peralihan ini cukup besar, jika melihat penggunaan jarum suntik ADS di medis baru mencapai 20%, artinya 80% jarum suntik yang digunakan oleh Medis masih menggunakan jarum suntik Non-ADS.

Direktur Pemasaran Itama Ranoraya Hendry Herman mengungkapkan, potensi konsumen jarum suntik ADS masih besar. Apalagi dengan kampanye global WHO untuk penggunaan jarum suntik aman dalam dunia medis dan komitmen pemerintah terhadap penggunaan produk lokal untuk kebutuhan dalam negeri.

Pada semester pertama 2021 kapasitas produksi Oneject dapat mencapai 600 juta piece jarum suntik/tahun dan pada akhir semester kedua produksi dapat mencapai 1,2 miliar per tahun. Target tersebut jauh lebih cepat dibandingkan rencana semula dimana kapasitas 1,2 miliar per tahun baru akan di capai di tahun 2024.

Sumber: IQPLUS

PT PP (Persero) Tbk Raih Lima Penghargaan MURI


PT PP (Persero) Tbk, BUMN konstruksi dan investasi, meraih lima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dari pembangunan tiga proyek yang dikerjakan bertepatan dengan hari jadi ke-68 perusahaan.

"Di hari jadi perusahaan yang menginjak usia ke-68 tahun banyak pencapaian-pencapaian besar yang sudah kita torehkan," kata Direktur Utama PT PP (Persero) Novel Arsyad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Dikatakan Novel, Proyek Yogyakarta International Airport di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil meraih 1 kategori Piagam Penghargaan MURI dengan kategori Bandara Pertama yang Memperoleh Sertifikat Greenship.

Selanjutnya, Proyek Renovasi Gedung Kitawaya menjadi tempat Rujukan Penanganan COVID-19 di Provinsi Sulawesi Utara meraih 1 kategori Piagam Penghargaan MURI dengan kategori Alih Fungsi Gedung Sebaguna menjadi RS COVID-10 Tercepat.

Proyek ketiga, yaitu Proyek Renovasi Venue Utama dan Lapangan Latihan Piala Dunia U-20 di Provinsi Bali yang meraih 3 Piagam Penghargan MURI dengan kategori Penanaman Rumput Zoysia Matrella di Lapangan Sepak bola secara Serentak di Lokasi Terbanyak dalam 1 Provinsi, Stadion Pertama dengan Penerangan 2.400 Lux Menggunakan Lampu Pencahayaan Tinggi dengan Tiang Tunggal (Single Pole High Mast) Tinggi 48 meter, dan Pemasangan 5.000 Kursi Tercepat di Tribun Stadion

Sebagai pioneer, katanya, perseroan telah membangun banyak karya bersejarah dan monumental di Indonesia, sebut saja hotel pertama di Indonesia yaitu Hotel Indonesia, lalu jembatan cable-stayed pertama di Indonesia yaitu Jembatan Barelang yang menjadi icon kota Batam, Yogyakarta International Airport sebagai Bandara dengan pembangunan tercepat, Terminal Peti Kemas Kalibaru sebagai Pelabuhan dengan kapasitas terbesar di Indonesia, serta serangkaian karya prestisius lainnya.

Seluruh karya ini lahir dari generasi ke generasi, lahir dari tangan Insan andalan dan anak-anak muda PT PP yang saat ini juga mendominasi komposisi Insan PP sebesar 64 persen. Hingga kini, tercatat 1424 inovasi, 129 teknologi dan 11 inovasi berhasil dipatenkan oleh Insan PP.

"Di tahun ini, terdapat 1.100 ide dan karya gemilang insan perseroan lainnya melengkapi warisan perusahaan," katanya.

Dalam rangka memperingati HUT ke-68, perseroan telah melaksanakan beberapa kegiatan sosial seperti pembagian paket kebutuhan pokok kepada para pekerja dan masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan, donor darah, donor plasma konsvalesen, pemberian vaksinasi COVID-19 kepada keluarga karyawan dan masyarakat sekitar, serta peresmian tempat pelayanan kesehatan karyawan yang diberi nama First Aid Station.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Raih 3 Penghargaan Internasional


BRI berhasil meraih tiga penghargaan skala internasional pada ajang Human Capital Management Excellence Award yang diselenggarakan oleh Brandon Hall Group International.

Direktur Human Capital BRI Agus Winardono mengungkapkan penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen perseroan meningkatkan pengelolaan human capital berstandar dunia atau Becoming World Class Human Capital System and Practices.

"Sehingga diharapkan dapat memenuhi tuntutan dan tantangan terhadap Industri 4.0 menuju 5.0. Human Capital BRI saat ini juga sangat adaptif mengikuti arah transformasi perusahaan," kata Agus dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Tiga penghargaan yang diterima BRI adalah Gold Award pada bidang Talent Management Program, Silver Award pada bidang Leadership Development Program, dan Silver Award pada bidang Learning Program.

Agus mengungkapkan bahwa BRI terus meningkatkan pengelolaan human capital dengan memperkuat langkah strategis melalui penyusunan arsitektur pengelolaan human capital. Terdapat tiga pilar utama dalam arsitektur tersebut yaitu people, culture. dan organization.

Ia menjelaskan pilar people berorientasi melakukan grooming talent dan menciptakan great leader dengan pengembangan talenta yang sistematis melalui berbagai program. Pilar culture membangun budaya perusahaan yang kuat melalui internalisasi core values AKHLAK ke seluruh pekerja agar tercipta digital mindset dan implementasi BRI Group One Culture.

"Sedangkan pilar organization bertujuan untuk meningkatkan kompetensi organisasi dan membangun organisasi berbasis digital," ujarnya.

Lebih lanjut Agus menyampaikan BRI akan fokus dalam pengembangan Human Capital Management dalam rangka mempersiapkan pekerja yang profesional, kompeten dan berbasis performance driven culture terbaik.

"Hal ini dilakukan perseroan demi mewujudkan kinerja yang unggul serta turut membangun ekonomi negeri sebagai wujud kontribusi terbaik bagi bangsa dan memberi makna untuk Indonesia," tuturnya.(end)

Sumber: IQPLUS

PT XL Axiata Tbk Komitmen untuk Terus Menambah BTS


PT XL Axiata Tbk (EXCL) menilai industri telekomunikasi masih menghadapi tantangan dan situasi yang semakin berat karena merebaknya Pandemi Covid-19. 

Di samping itu, XL Axiata melihat daya beli masyarakat juga masih turun, kegiatan bisnis di berbagai sektor lesu dan beban biaya operasional juga tetap berjalan. Bahkan dinamika kompetisi juga terus berlangsung. 

Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih mengungkapkan hal tersebut tentu memberikan dampak terhadap keberlangsungan bisnis industri telekomunikasi. Meskipun demikian, ada juga peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan, antara lain layanan telko menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari, Evolusi dan adopsi teknologi terkini, Perubahan perilaku masyarakat yang semakin digital serta Berkembangnya usaha-usaha mikro di masyarakat/UMKM. 

“Menara telekomunikasi tentunya menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dari ekosistem bisnis layanan telekomunikasi, dan tentu kebutuhan penggunaan menara telekomunikasi ke depan juga berpeluang meningkat seiring dengan meningkatnya perluasan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan operator,” kata dia saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (29/8). 

Di tahun ini, EXCL tidak berencana untuk menambah atau membangun menara telekomunikasi. Namun EXCL akan terus memperluas jaringan data dengan menambah base transceiver station (BTS). 

Ayu mengatakan, sampai dengan pertengahan Juni 2021 atau di semester I ini total penambahan BTS sudah mencapai 12.000 BTS. Sebagai informasi, BTS merupakan sebuah infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara peranti komunikasi dan jaringan operator.

“Kami akan terus memperluas jaringan data dengan menambah BTS. Namun tidak dalam bentuk membangun menara telekomunikasi di tahun ini, tetapi akan memanfaatkan keberadaan menara yang sudah ada serta menyewa dari penyedia bisnis menara,” tambahnya. 

Dengan rencana penambahan BTS itu, ia optimis pertumbuhan pelanggan akan tetap positif. Tercatat sampai saat ini pelanggan EXCL mencapai lebih dari 56 juta pelanggan dengan penetrasi smartphone sebesar 91%. 

“Tentu kami berharap pertumbuhan pelanggan termasuk pengguna data hingga akhir tahun 2021 nanti akan terus meningkat. Saat ini yang lebih penting bagi kami adalah mendorong peningkatan pendapatan & profitabilitas bisnis layanan data termasuk meraih pelanggan data yang berkualitas/produktif,” kata dia. 

Dengan demikian, XL Axiata masih akan terus fokus pada pengembangan bisnis layanan data, baik layanan mobile data dan juga mendorong bisnis layanan fixed data termasuk home entertainment (HOME) di tahun 2021. 

Terutama pengembangan bisnis layanan data yang tentunya juga didukung dengan fokus pengembangan atau ekspansi jaringan khususnya di wilayah luar Jawa.

Di samping itu, saat ini XL Axiata juga terus berupaya menyiapkan jaringan untuk implementasi layanan 5G. Sejumlah inisiatif telah dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas jaringan dan efisiensi jaringan yang mencakup radio, transport, dan core. 

Sumber: KONTAN

Rekomendasi Saham TLKM, ASSA dan EXCL oleh Mirae Asset Sekuritas | 30 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Agustus 30, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,041.37(-0.28%), consolidation. Trading range 5,998 – 6,075. Koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized mulai terbatas pada pergerakan daily. Sementara itu pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,998 dan daily resistance di 6,075. Cut loss level di 5,950.

TLKM Daily, 3,320 (-1.19%), trading buy,  trading range 3,300 – 3,370. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 3,300 dan daily resistance di 3,370. Cut loss level di 3,270.

ASSA Daily,2,620 (+1.55%), trading buy, trading range 2,510 – 2,680. indikator MFI optimized sudah berada di oversold area dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 2,510 dan daily resistance di 2,680. Cut loss level di 2,440.

EXCL Daily,2,650(-0.38%), trading buy, trading range 2,580 – 2,690. Indikator MFI optimized dan RSI Optimized cenderung terbatas. Perkiraan daily support di 2,580 dan daily resistance terdekat di 2,690. Cut loss level di 2,560.

Ulasan Pasar Global | 30 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Aug 30, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500, Nasdaq mencapai penutupan tertinggi sepanjang masa karena Powell menenangkan ketakutan

Wall Street reli pada hari Jumat, mendorong S&P dan Nasdaq ke rekor penutupan tertinggi untuk keempat kalinya minggu ini, karena pernyataan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di Simposium Jackson Hole menenangkan kekhawatiran atas jadwal penurunan dan membuat investor di akhir pekan ini dalam suasana senang.

Dow Jones naik 242,68 poin atau 0,69% menjadi 35.455,8. S&P 500 naik 39,37 poin atau 0,88% menjadi 4.509,37. Nasdaq Composite menambahkan 183,69 poin atau 1,23% menjadi 15.129,50.

Dalam sambutannya yang telah disiapkan, Powell tidak memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai waktu pengurangan pembelian aset oleh bank sentral atau menaikkan suku bunga, elemen kunci dari kebijakan moneter dovish yang bertujuan membantu ekonomi pulih dari resesi pandemi. Memang, Powell tampaknya memberikan nada yang lebih dovish daripada pejabat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) lainnya, termasuk Presiden Fed St. Louis James Bullard dan Presiden Fed Cleveland Loretta Mester, yang mengatakan pada hari sebelumnya bahwa mereka mengharapkan proses pengurangan akan dimulai. segera dan turun tahun depan.

Eropa

Bursa Eropa berakhir lebih tinggi karena Fed dovish, Entra memimpin kenaikan

Bursa Eropa naik pada hari Jumat setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell tidak menunjukkan tanda-tanda bank sentral AS akan mengurangi program stimulus besar-besaran, sementara saham real estat dipimpin lebih tinggi oleh Entra Norwegia setelah rekan utama mengambil saham di perusahaan.

Indeks STOXX 600 Eropa ditutup 0,4% lebih tinggi.

Saham yang terkait dengan komoditas adalah kinerja mingguan terbaik, karena mereka bangkit kembali dari kerugian tajam. Entra adalah pemain terbaik di STOXX 600, naik 4,6% karena rekan Castellum membeli 11,8% saham perusahaan dari dana pensiun pemerintah di Norwegia. STOXX 600 memperpanjang kenaikannya setelah pengumuman Powell yang sangat dinanti, yang meyakinkan investor bahwa program yang telah membanjiri pasar dengan likuiditas selama setahun terakhir akan tetap berlaku untuk saat ini.

Rekomendasi Saham KAEF, TLKM, MEDC dan HOKI oleh MNC Sekuritas | 30 Agustus 2021


MNC Daily Scope Wave

30 Agustus 2021

Menutup perdagangan pekan kemarin (27/8), IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,041, pergerakan IHSG pun masih tertahan oleh MA60 dan MA200-nya. Koreksi IHSG kami perkirakan sudah relatif terbatas untuk menguji ke 5,980-6,014, namun demikian tetap waspadai support di 5,938, selama IHSG mampu bertahan di atas level supportnya maka kami perkirakan masih berpeluang menguat ke 6,090. Worstcase-nya, bila menembus 5,938 maka akan mengarah ke 5,850-5,900 untuk membentuk wave E dari wave (X) pada pola triangle.

Support: 5,938, 5,884

Resistance: 6,179, 6,263

KAEF - Buy on Weakness (2,360)

KAEF ditutup terkoreksi 0,8% ke level 2,360 pada perdagangan Jumat kemarin (27/8). Selama KAEF tidak terkoreksi ke bawah 2,270 sebagai level supportnya, maka posisi KAEF saat ini sedang berada di awal wave 3. Hal ini berarti, KAEF berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 2,310-2,360

Target Price: 2,840, 3,300

Stoploss: below 2270

TLKM - Buy on Weakness (3,320)

Pada perdagangan Jumat kemarin (27/8), TLKM ditutup terkoreksi 1,2% ke level 3,320, pergerakan TLKM pun sudah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, posisi TLKM saat ini sedang membentuk wave [ii] dari wave C. Hal ini berarti, selama TLKM tidak terkoreksi ke bawah 3,190 maka pergerakan TLKM berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 3,240-3,300

Target Price: 3,440, 3,500

Stoploss: below 3,190

MEDC - Buy on Weakness (464)

MEDC ditutup terkoreksi 4,1% ke level 464 pada perdagangan Jumat kemarin (27/8), pergerakan MEDC pun telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, selama MEDC masih mampu bergerak di atas 418 sebagai supportnya, maka posisi MEDC saat ini sedang berada di akhir wave (b) dari wave [iv]. Hal ini berarti, koreksi MEDC akan relatif terbatas dan berpeluang menguat.

Buy on Weakness: 434-458

Target Price: 500, 530

Stoploss: below 418

HOKI - Spec Buy (188)

Jumat kemarin (27/8), HOKI ditutup terkoreksi 1,1% ke level 188. Selama HOKI tidak terkoreksi kembali menembus 183 sebagai level supportnya, maka kami perkirakan posisi HOKI saat ini sedang berada di awal wave C.

Spec Buy: 184-188

Target Price: 214, 236

Stoploss: below 183

Disclaimer On

Analisa Saham WTON | 30 Agustus 2021


Analisa Saham WTON

Saham WTON pada tanggal 27 Agustus 2021 ditutup menguat pada harga 230, naik 0,87%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 85% dari hari sebelumnya. 

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan atas dengan kecenderungan bullish. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah downtrend

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 238

Jika naik di atas 260 maka berpeluang ke 316

Jika turun di bawah 228 maka berpeluang ke 218

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram:

https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : 

https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : 

@sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ )

Facebook Page : 

@sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Aplikasi Android :

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : 

http://www.sahamonline.id/


Update Harga Komoditas dan Indeks | 30 Agustus 2021


Stocks rose on Friday heading for a winning week as Federal Reserve Chairman Jerome Powell prepared the markets for the central bank to pull back on some of its monetary stimulus, saying it’s likely to start tapering its $120 billion in monthly bond purchases this year.


Dow.......35456  +242.7    +0.69%

Nasdaq.15130  +183.7    +1.23%

S&P 500..4509  +39.4      +0.88%.


FTSE.......7148    +23.03    +0.32%

Dax........15852   +58.1       +0.37%

CAC........6682    +15.9        +0.24%


Nikkei...27641     -101.2      -0.36%

HSI........25408     -7.8          -0.03%

Shanghai..3522   +20.5       +0.59%

ST Times..3081   -28.7        -0.92%


IDX.....  6041.37   -16.71    -0.28%

LQ45.....845.71    -4.49       -0.53%

 

Indo10Yr..6.3398   -0.0373    -0.43%

ICBI.....326.7121    -0.2573   -0.08%

US10Yr...1.3120     -0.0300    -2.24%

VIX...........16.39    -2.45          -13.00%👍

  

USDIndx .....92.6860    -0.3760   -0.40%

Como Indx.....219.18   +2.81      +1.30%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........160.13   +1.81       +1.14%


IndoCDS..71.1006   -0.7797   -1.08%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14417.50      +20         +0.14%

Jisdor..14431.00     +8           +0.06%


Euro.........1.1795   +0.0039    +0.33%


TLKM........23.38     +0.18        +0.78%

(3373)

EIDO..........20.89     +0.35        +1.70%

EEM..........51.59      +0.63        +1.24%


Oil............68.74       +0.89        +1.31%

Gold ....1819.50      +24.70      +1.38%

Timah ...33690.00  +305.00   +0.91%

Nickel....19019.50  +212.50   +1.13%

Silver..........24.11     +0.49       +2.07%

Copper......433.20    +7.95       +1.87%

 

Coal price...171.00    +2.50     +1.48%

(Sep/Newcastle) 

Coal price...165.80    +2.40     +1.47%

(Okt/Newcastle)

Coal price....149.00   +1.90     +1.29%

(Sep/Rotterdam) 

Coal price....145.65   +1.95     +1.36%

(Okt/ Rotterdam)


CPO(Nov)..... .4329   -61         -1.39%

(Source: bursamalaysia.com)             

Corn..........55÷.75    +3.00      +0.54%

SoybeanOil..60.34   +0.31      +0.52%

Wheat.......732.50    -6.75        -0.91%


Wood pulp.....4700.00  unch  +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

PT Prima Cakrawala Abadi Tbk Raih Kenaikan Penjualan Periode 30 Juni 2021


PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR) meraih penjualan neto Rp60,67 miliar hingga periode 30 Juni 2021 naik dari Rp23,40 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba bruto diraih Rp9,91 miliar naik dari laba bruto Rp2,81 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha turun menjadi Rp8,08 miliar dari Rp11,73 miliar dan laba usaha mencapai Rp1,83 miliar usai mencatatkan rugi usaha Rp8,92 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat Rp953,31 juta dari rugi sebelum pajak Rp9,43 miliar.

Laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp950,49 juta dari rugi Rp9,43 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp104,65 miliar hingga periode 30 Juni 2021 naik dari total aset Rp103,35 miliar hingga periode 31 Desember 2020.(end/af)

Sumber: IQPLUS

PT Aksara Global Development Tbk Optimis Kinerja Tahun Ini Lebih Baik

PT Aksara Global Development Tbk (GAMA) optimis kinerja tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya.

Direktur Utama GAMA, Budiawan menuturkan, dua proyek yakni rumah susun The Spring Residence, Ciputat dan rumah tapak, The Senopati Residence bakal berkontribusi terhadap pendapatan tahun ini. Melalui dua proyek tersebut, Perseroan optimis dapat mencatat pendapatan sebesar Rp80 miliar.

"Kalau dirinci, dari The Spring Residence menyumbang Rp58,5 miliar dan The Senopati menyumbang Rp15 Miliar,"katanya, dalam paparan publik, di Tangerang Selatan, Kamis (26/8/2021).


Hingga saat ini, Budiman mengaku, penjualan rumah susun The Spring Residence telah mencapai 59% dari total 803 unit. Hanya saja, pencatatan penjualan itu diakui sebagai pendapatan yang baru dapat dilakukan pada saat serah terima kepada konsumen yakni di akhir tahun 2021.

"Kita tahu dengan penerapan PSAK 73 tentang pengakuan pendapatan rumah susun baru dapat dicatatkan sebagai pendapatan jika sudah serah terima,"ungkapnya.

Sementara, penjualan The Senopati telah mencapai 59% dari jumlah unit. Sehingga direncanakan akan menambah luasan proyek dengan menggagas The Senopati tahap ke-empat. "Ditambah, ada lahan kami yang terkena proyek tol, sehingga perlu dicari lahan baru,"pungkasnya.

Untuk tahun ini, Perseroan juga tengah membidik pendapatan berulang dari lahan 100 hektar di Solo Baru, Jawa Tengah. "Nantinya, lahan yang dekat jalan raya akan kami sewakan,"imbuhnya. (end/as)

Sumber: IQPLUS

PT MNC Kapital Indonesia Tbk Luncurkan MotionTrade


MNC Sekuritas merupakan unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) dan perusahaan sekuritas terbaik yang memiliki reputasi serta mendapat beragam penghargaan.

Sejalan dengan hal tersebut, MNC Sekuritas melakukan inovasi untuk menjadi semakin baik dari waktu ke waktu.

Salah satunya adalah dengan rebranding aplikasi MNC Trade New menjadi aplikasi MotionTrade, yang bertujuan untuk semakin menunjang aktivitas investasi nasabahnya.

Dalam acara Peluncuran MotionTrade secara virtual pada Kamis (26/08/2021), MNC Sekuritas melakukan peresmian kerja sama dengan 14 Manajer Investasi (MI), antara lain:

1. MNC Asset Management, diwakili oleh Direktur Utama MNC Asset Management Frery Kojongian

2. Syailendra Capital Asset Management, diwakili oleh Head of Investment Specialist Capital Asset Management Mochamad Aldies Sageri

3. Avrist Asset Management, diwakili oleh Direktur Pemasaran Avrist Asset Management Jonni Hutabarat

4. Ciptadana Asset Management, diwakili oleh Direktur Utama Ciptadana Asset Management Paula Komarudin

5. Henan Putihrai Asset Management, diwakili oleh Managing Director Henan Putihrai Asset Management Markam Halim

6. KISI Asset Management, diwakili oleh Direktur Utama KISI Asset Management Mustofa

7. Kiwoom Investment Management Indonesia, diwakili oleh Direktur Utama Kiwoom Investment Management Indonesia Sudjadi Uganda

8. Maybank Asset Management, diwakili oleh Direktur Maybank Asset Management Raja Edham Zulkarnaen

9. Phillip Asset Management, diwakili oleh Direktur Utama Phillip Asset Management Pradono Joko T. Himawan

10. Pinnacle Persada Investama, diwakili oleh Direktur Pinnacle Persada Investama Andri Yauhari

11. Prospera Asset Management, diwakili oleh Direktur PT Prospera Asset Management Elisabeth Dwika Sari

12. STAR Asset Management, diwakili oleh Presiden Direktur STAR Asset Management Reita Farianti

13. Reliance Manajer Investasi, diwakili oleh Direktur Utama PT Reliance Manajer Investasi Akhabani

14. Trimegah Asset Management, diwakili oleh Direktur Utama Trimegah Asset Management Antony Dirga.

Direktur Utama MNC Sekuritas Susy Meilina mengungkapkan MotionTrade diharapkan akan menjadi supermarket reksa dana dengan berbagai pilihan produk reksadana dari Manajer Investasi terbaik dan ternama dalam satu aplikasi yang juga digunakan untuk bertransaksi saham.

Dana yang ada di Rekening Dana Nasabah juga dapat digunakan untuk membeli reksa dana. Selain itu, portofolio reksa dana dapat dijadikan jaminan transaksi saham.

"Kami sangat mendukung kerja sama yang terjalin antara MNC Sekuritas dengan 14 Manajer Investasi ini. Ke depannya, kami terbuka untuk memperluas jangkauan kerja sama maupun variasi produk di MotionTrade," tutup Susy. (end)

Sumber: IQPLUS

PT Bukit Asam Tbk Siapkan Lahan Bangun Tiga Proyek PLTS


PT Bukit Asam Tbk menyiapkan lahan luas bekas tambang untuk pembangunan tiga proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) total berkapasitas 300 Mega Watt (MW) yang bertujuan mendukung pengembangan energi hijau.

Direktur Pengembangan PT Bukit Asam Tbk Fuad IZ Fachroeddin mengatakan pihaknya menyediakan 200 hektare lahan di Ombilin, Sumatera Barat serta dua lokasi lain, yakni di Tanjung Enim, Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur.

"Di tiga titik tersebut rencana besar kami. Semoga PLN bisa approve masuk RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik). Jadi ketersediaan lahan sudah ada, lalu kami juga ingin memberikan value ke PLN," kata Fuad dalam webinar bertajuk "Pengembangan PLTS untuk Kemerdekaan Energi" di Jakarta, Kamis.

Menurut Fuad, pada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) hingga 2050, pengembangan EBT Bukit Asam cukup ambisius dan terukur karena mempunyai kelebihan dalam konteks lahan pasca tambang.

Hal itu merujuk bahwa tantangan dalam pengembangan EBT, khususnya PLTS adalah ketersediaan lahan dan tarif yang atraktif bagi pembeli.

"Kami sudah hitung dengan cermat untuk address dua hal tersebut," katanya.

Fuad mengatakan kalau dilihat dari Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) sudah dipetakan potensi 207,8 GW energi surya. Solar PV ditargetkan 45 GW pada 2050. Dari beberapa potensi EBT maka energi surya adalah salah satu yang terbesar.(end)

Sumber: IQPLUS

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Raih Best Priority Bank 2021


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., kembali menorehkan prestasi di kancah internasional dengan menyabet penghargaan Best Priority Bank dalam Global Private Banking Innovation Summit & Award 2021 yang diselenggarakan oleh The Digital Banker.

Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto menyampaikan penghargaan tersebut berhasil diraih BRI tak terlepas dari kinerja positif bisnis wealth management BRI.

"Bisnis wealth management juga diposisikan tidak hanya melayani segmen menengah ke atas semata, tetapi bertujuan memberikan layanan wealth management kepada seluruh masyarakat di Indonesia," ujar Catur dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

Komitmen tersebut menurutnya tertuang dalam visi BRI yakni menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast Asia & Champion in Financial Inclusion.

"Sebagai bagian dari BRI Group yang memiliki produk dan jasa keuangan yang lengkap, wealth management BRI memiliki dukungan yang lengkap, mulai dari investasi, bancassurance, sekuritas serta modal ventura. Ini memungkinkan kami untuk memberikan keluasan dan kedalaman produk serta layanan," katanya.

Per Agustus 2021 Wealth Management BRI mampu mencatatkan pertumbuhan fee based income sebesar 47 persen (yoy) karena total aset yang dikelola terus meningkat selama satu decade.

BRI terus mendorong penerimaan fee based income yang lebih besar di sektor investasi dan bancassurance. Salah satunya mengembangkan berbagai inovasi produk perbankan dan menambah jumlah outlet layanan BRI Prioritas.

Catur menyampaikan BRI telah membuka Kantor Cabang dan Sentra Layanan Prioritas (SLP) ke-4 di Jawa Barat yang berlokasi di Jalan Raya Pajajaran No.35 Kota Bogor, Jawa Barat. Mengusung desain modern, BRI ingin memberikan rasa nyaman kepada nasabah muda dari kalangan milenial dalam menggunakan layanan premium milik BRI.

"Target BRI hingga akhir tahun 2021 ini mendirikan 4 kantor Sentra Layanan Prioritas yang tersebar di beberapa kota besar, yakni Bogor, Cirebon, Samarinda & Pontianak," ungkap Catur.(end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham TLKM, TBIG dan TOWR oleh Mirae Asset Sekuritas | 27 Agustus 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Agustus 27, 2021

(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,058.08(-0.90%), consolidation. Trading range 6,025 – 6,103. Indikator MFI optimized dan indikator RSI  optimized masih konsolidasi pada pergerakan daily. Sementara itu pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized dan  indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 6,025 dan daily resistance di 6,103. Cut loss level di 5,930.

TLKM Daily, 3,360 (-0.30%), buy on weakness,  trading range 3,300 – 3,390. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun dalam kisaran terbatas. Daily support di 3,300 dan daily resistance di 3,390. Cut loss level di 3,280.

TBIG Daily,2,960 (-3.58%), buy on weakness, trading range 2,920 – 3,020. indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Daily support di 2,920 dan daily resistance di  3,020. Cut loss level di 2,900.

TOWR Daily,1,300(-1.52%), buy on weakness, trading range 1,275 – 1,330. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan koreksi RSI Optimized cenderung terbatas. Perkiraan daily support di 1,275 dan daily resistance terdekat di 1,330. Cut loss level di 1,260.