Tampilkan postingan dengan label Saham CLEO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham CLEO. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham CLEO dan ELSA oleh Phillip Capital | 26 September 2023


Phillip Capital 

26 September 2023

Technical Recommendations

CLEO

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 645
Target Price 1 : 670
Target Price 2 : 690
Stop Loss : 620

ELSA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 416
Target Price 1 : 428
Target Price 2 : 438
Stop Loss : 406
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Tumbuh Di Atas Rata-rata Industri, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Giat Lakukan Inovasi


Produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek CLEO, PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) menargetkan penjualan di tahun 2023 bisa tumbuh di atas rata-rata industri air minum dalam kemasan (AMDK) di Indonesia.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan Nasional (Asparminas) Eko Susilo mengatakan, terdapat peningkatan pangsa pasar pada produk-produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) lokal.

Data terbaru yang dikeluarkan Asparminas pada awal 2023, pertumbuhan pasar AMDK galon pada 2022 mencapai angka 4%, sedangkan pemain besar yang dikuasai investasi asing cenderung stagnan.

Untuk mencapai target pertumbuhan penjualan bisa di atas rata-rata industri, CLEO giat melakukan berbagai aktivitas untuk menangkap peluang dari peningkatan laju permintaan AMDK tersebut. Salah satunya adalah dengan meluncurkan varian produk terbaru untuk semakin memperdalam penetrasi pasar.

Bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun (HUT) Perseroan yang ke-20, CLEO telah memperkenalkan inovasi varian galon baru yang disebut Cleo Nusantara.

Varian baru galon Cleo Nusantara hadir dengan kemasan 12,8 liter yang ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana, dengan model sekali pakai, higienis, serta BPA free.

Produk baru ini diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mengkonsumsi air murni untuk berbagai kebutuhan. Dalam komitmennya untuk menjaga lingkungan, CLEO mempertahankan penggunaan bahan yang 100% recyclable pada produk-produknya sehingga ramah lingkungan.

"Salah satu kunci kesuksesan CLEO dalam menjalani bisnis ini adalah karena kami terus berinovasi untuk menciptakan produk baru sesuai dengan kebutuhan pasar, membangun pabrik, jaringan distributor, hingga meningkatkan automasi dan efisiensi setiap pabrik. Produk baru galon Cleo Nusantara ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat mengkonsumsi air murni baik di rumah, perjalanan, maupun saat berkegiatan di luar rumah seperti berkemah dan sejenisnya," kata Melisa Patricia, CEO dari CLEO.

Lebih jauh, seiring dengan kecenderungan pertumbuhan permintaan pasar AMDK, dalam lima tahun terakhir CLEO telah membuka 7 pabrik baru yang telah beroperasi.

Perseroan secara konsisten terus menambah kapasitas dari pabrik yang sudah ada, serta menambah ribuan outlet dan distributor agar produk-produk CLEO makin tersebar. Perseroan memperkirakan akan ada 32 pabrik yang akan beroperasional pada akhir tahun 2023 Di samping itu, CLEO juga aktif menggelar promosi melalui berbagai event, termasuk menjadi sponsor air minum tunggal pada beberapa acara konser di Indonesia. Berbagai upaya pemasaran dan penjualan tersebut bersambut dengan antusiasme masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan luar ruangan pasca pandemi, telah berbuah pada peningkatan penjualan CLEO.

Pada Semester-I 2023, CLEO berhasil mencatatkan pertumbuhan meroket melampaui rata-rata industri dengan kenaikan penjualan sebesar 14,9% YoY mencapai Rp752,3 miliar. Secara QoQ, kinerja kuartal-II 2023 lebih unggul dari kuartal-I 2023, dengan mencatat lonjakan 14,6% QoQ menjadi Rp 401,8 miliar.

Di sisi lain, CLEO juga sukses membukukan peningkatkan laba bersih sebesar 23,2% YoY menjadi Rp126,1 miliar dengan net profit margin di level tertinggi sebesar 16,8% pada Semester-I 2023. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CLEO dan MAPA oleh Phillip Capital | 13 September 2023


Phillip Capital

13 September 2023

Technical Recommendations

CLEO

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 640
Target Price 1 : 665
Target Price 2 : 690
Stop Loss : 615

MAPA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trading Buy : 810
Target Price 1 : 860
Target Price 2 : 890
Stop Loss : 775
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CLEO, DRMA dan BMRI oleh Mirae Asset Sekuritas | 12 September 2023


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

September 12, 2023
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,963.39 (+0.56%), mixed to higher, daily trading range 6,922 – 6,997. Critical level di 6,850. Indikator MFI optimized,indikator RSI optimized mulai bergerak naik, sementara indikator Stochastic%D optimized masih cenderung terkoreksi sementara. Indeks ini di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized masih cenderung naik namun indikator Stochastic%D optimized rawan koreksi dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply diatas level saat ini.

CLEO Daily, 625 (-2.34%), trading buy, TP 710, daily trading range 615 – 645. Cut loss level di 600. Indikator MFI optimized mulai bergerak naik sementara koreksi indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized mulai tertahan dengan kecenderungan menguat. Harga saat ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level saat ini.

DRMA Daily, 1,400 (+0.71%), trading buy, TP 1,620 daily trading range 1,365 – 1,45. cut loss level di 1,340. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung menguat. Harga masih berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada diatas level harga saat ini.

BMRI Daily, 5,925 (+0.42%), trading buy, TP 6,125, daily trading range 5,825 – 6,050, cut loss level di 5,726. Indikator MFI optimized dan indikator Stochastic%D optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas sementara indikator RSI optimized cenderung naik. Harga di bawah center line pada Bollinger Bands optimized sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply berada di atas level saat ini.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Di Semester I 2023


Semakin maraknya aktivitas masyarakat setelah masa pandemi membuka peluang pertumbuhan bisnis consumer goods produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang lebih dikenal sebagai .CLEO., yang diproduksi oleh PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group).

CLEO secara agresif terus memperkenalkan brand CLEO dan turunannya kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas pemasaran, baik above the line maupun below the line.

Produk CLEO berbeda dengan air minum pada umumnya. CLEO menghadirkan air murni yang lebih sehat, tidak mengandung mineral berbahaya, bakteri, kuman, atau mikroorganisme lainnya yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Hal ini dicapai melalui penerapan teknologi nano filter yang seragam di seluruh pabrik Perseroan, sehingga kualitas produk CLEO tetap konsisten di seluruh wilayah.

"Kami sadar sebagai brand air murni yang berbeda dengan air mineral biasa, strategi branding kami haruslebih ke arah edukasi kenapa produk-produk CLEO itu sangat direkomendasi bagi masyarakat yang ingin hidup lebih sehat lagi. Bahkan di bulan Juli lalu kami juga sukses menggelar festival kuliner terbesar di Bandung bertajuk CLEO Festival Kuliner, dengan dihadiri oleh lebih dari 80.000 orang," ungkap Melisa Patricia, CEO dari CLEO.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan, dimana tidak hanya fokus pada pengembangan segmen general trade, tapi juga mulai banyak di modern trade sejalan dengan jumlah pabrik dan jaringan distribusi yang tiap tahun dibuka di seluruh Indonesia, sekaligus secara perlahan meningkatkan penetrasi CLEO di setiap daerah.

Dalam lima tahun terakhir, CLEO telah membuka 7 pabrik baru yang telah beroperasional dan secara konsisten terus menambah kapasitas pabrik existing-nya, serta menambah ribuan outlet dan distributor agar produk-produk CLEO mulai tersebar di mana-mana.

Sejalan dengan perkembangan situasi tersebut, strategi perolehan pangsa pasar CLEO dengan cara menggelar promosi melalui berbagai event, termasuk menjadi sponsor air minum tunggal pada beberapa acara konser di berbagai tempat di Indonesia juga semakin banyak dilakukan.

Sementara itu, antusiasme masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan luar ruangan telah menghasilkan lonjakan permintaan air minum dalam kemasan untuk dikonsumsi saat bepergian. Oleh karenanya, pada Semester-I 2023, CLEO berhasil mencatatkan pertumbuhan meroket melampaui rata-rata industri dengan kenaikan penjualan sebesar 14,9% YoY mencapai Rp752.3 Miliar di Semester-I 2023. Secara QoQ, kinerja kuartal-II 2023 lebih unggul dari kuartal-I 2023, dengan mencatat lonjakan 14.6% QoQ menjadi Rp401.8 Miliar. Hal ini sejalan dengan adanya momen Hari Raya Idul Fitri pada KuartalII 2023 dan peningkatan aktivitas di luar ruangan yang berdampak positif terhadap permintaan produk Perseroan.

Di sisi lain, CLEO juga sukses membukukan laba bersih meningkat 23.2% YoY menjadi Rp126.1 miliar dengan net profit margin di level tertinggi sebesar 16.8% pada Semester-I 2023.

"Salah satu kesuksesan kita dalam menjalani bisnis ini adalah karena kita terus berinovasi untuk menciptakan produk baru, membangun pabrik, jaringan distributor, hingga meningkatkan automasi dan efisiensi setiap pabrik. Kita harapkan pertumbuhan positif terus menerus ini akan terus berlangsung dimana masyarakat mulai paham manfaat memilih CLEO sebagai air minum utama mereka," kata Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia. (end)
Sumber: iqplus
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Sariguna Primatirta (CLEO) Catat Penjualan Bersih Sebesar Rp752,34 Miliar Hingga Juni 2023


PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)
mencatat penjualan bersih sebesar Rp752,34 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari penjualan bersih Rp655,06 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp446,52 miliar dari Rp392,41 miliar membuat laba bruto naik menjadi Rp305,82 miliar dari laba bruto Rp262,65 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum beban pajak diraih Rp159,68 miliar naik dari laba sebelum beban pajak Rp130,75 miliar. Sedangkan laba periode berjalan diraih Rp126,08 miliar naik dari laba periode berjalan Rp102,36 miliar.

Jumlah liabilitas perseroan tercatat Rp546,48 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp508,37 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Sedangkan jumlah aset mencapai Rp1,84 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah aset Rp1,69 triliun hingga periode 31 Desember 2022. (end)
Sumber: iqplus-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham GOTO, HRUM, KAEF, CLEO dan OASA oleh Jasa Utama Capital | 11 Juli 2023


Jasa Utama Capital

11 Juli 2023

1. #GOTO 

Buy on Weakness 103
Target 935
StopLoss 790

2. #HRUM 

Buy on Weakness 1575
Target 1710
StopLoss 1545

3. #KAEF 

Buy on Break 880
Target 955
Stoploss 835

4. #CLEO 

Buy on Weakness 600
Target 670
Stoploss 570

5. #OASA 

Buy on Weakness 138
Target 158
Stoploss 133
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CLEO dan CTRA oleh Phillip Capital | 6 Juni 2023


Phillip Capital

6 Juni 2023

Technical Recommendations

CLEO

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 545
Target Price 1 : 595
Target Price 2 : 625
Stop Loss : 494

CTRA

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 1095
Target Price 1 : 1150
Target Price 2 : 1185
Stop Loss : 1040
-
Dapatkan informasi pasar dan rekomendasi saham dengan aplikasi Android: Saham Indonesia
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CLEO dan JSMR oleh Phillip Capital | 10 Mei 2023


Phillip Capital

10 Mei 2023

Technical Recommendations

CLEO

Short Term Trend : Bearish
Medium Term Trend : Bearish
Trade Buy : 535
Target Price 1 : 580
Target Price 2 : 610
Stop Loss : 490

JSMR

Short Term Trend : Bullish
Medium Term Trend : Bullish
Trade Buy : 3430
Target Price 1 : 3710
Target Price 2 : 3890
Stop Loss : 3150
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Belinda Natalia Tambah Kepemilikan Saham CLEO


Belinda Natalia selaku Direktur utama PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 4 April 2023.

Dalam keterangan tertulisnya Belinda Natalia Kamis (13/4) menyampaikan bahwa telah membeli sebanyak 10 juta lembar saham CLEO di harga Rp470 per saham.

"Tujuan dari transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham tidak langsung melalui PT Berkat Nirwana Sentosa,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Belinda Natalia di CLEO bertambah menjadi 412 juta lembar saham setara dengan 3,43% dibandingkan sebelumnya sebanyak 402 juta lembar saham setara dengan 3,35 %. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Giat Ekspansi, Incar Penjualan Tumbuh 30%


PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan IDX ticker code: CLEO:IJ, terus meningkatkan jaringan distribusi terutama di Sumatera dan wilayah Indonesia bagian timur untuk mendukung kegiatan ekspansi, di samping mengoptimalkan jaringan distribusi yang sudah ada.

Selain mengembangkan jaringan distribusi, CLEO juga terus giat membangun pabrik baru, dimana saat ini Perseroan sedang membangun pabrik baru di Lampung dan Manado yang diharapkan akan dapat mulai beroperasi tahun depan. Tahun ini, Perseroan menargetkan penjualan dapat tumbuh 30%.

"Pengembangan jaringan distribusi dan pembangunan pabrik baru merupakan langkah ekspansi Perseroan yang saling terkait dan berkesinambungan.

Dimana setelah jaringan distribusi di suatu wilayah berhasil kita kembangkan dengan baik, maka selanjutnya akan kita susul dengan membangun pabrik baru di wilayah tersebut dengan tujuan untuk mengurangi biaya transportasi," kata Melisa Patricia, Wakil Direktur Utama PT. Sariguna Primatirta dalam siaran pers (14/3).

Untuk itu, Perseroan telah menyiapkan belanja modal atau CAPEX sebanyak Rp 300 miliar, yang mayoritas akan digunakan untuk pembangunan pabrik baru dan pengembangan jaringan, di samping untuk pembelian mesin baru.

CLEO optimis kinerja tahun ini akan lebih baik dari tahun lalu, karena pemerintah sudah mencabut aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada akhir tahun 2022.

Aktivitas masyarakat yang kembali meningkat seusai pencabutan PPKM tersebut otomatis akan meningkatkan kebutuhan air minum masyarakat. Karenanya, Perseroan terus menambah pabrik dan jaringan distribusi untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen di seluruh Indonesia.

Mayoritas layanan pemasaran produk CLEO hingga saat ini masih berada di pulau Jawa. Oleh sebab itu, setiap tahunnya Perseroan selalu membangun pabrik baru dan memperluas jaringan distribusinya di luar pulau Jawa, seperti halnya pembangunan pabrik di Lampung dan Manado yang sedang dikerjakan. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

CEO Sariguna Borong 40 Juta Saham CLEO Rp460-468 per Lembar


Belinda Natalia menambah porsi kepemilikan saham Sariguna Primatirta (CLEO). Sang CEO Sariguna itu, menyerok 40 juta lembar senilai Rp18,51 miliar. Transaksi dilakukan secara berantai pada harga pelaksanaan Rp460-468 per lembar. 

Aksi pembelian terjadi beberapa tahap periode 15, 17, dan 21 Februari 2023. Pada 15 Februari 2023, Belinda memborong 10 juta lembar sejumlah Rp4,65 miliar. Transaksi dilakukan sebanyak 5 kali secara maraton dalam sehari.

Lalu periode 17, dan 21 Februari 2023, Belinda menyerok 30 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp462 per eksemplar sejumlah Rp13,86 miliar. ”Transaksi untuk kepentingan investasi,” tulis Belinda Natalia.   

Menyusul transaksi itu, timbunan saham perempuan beralamat di J.A Soeprapto 22 RT001/008, Ketabang Genteng, Surabaya, Jawa Timur tersebut makin gendut. Menjadi 402 juta lembar setara 3,35 persen. Bertambah 0,33 persen dari sebelum transaksi 362 juta lembar alias 3,02 persen.

Saat bersamaan, Melisa Patricia memborong saham Sariguna senilai Rp18,4 miliar. Wakil CEO perseroan itu, membabat 40 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp458-464 per eksemplar. Transaksi dilakukan dalam tiga tahap.

Pertama, pada 16 Februari 2023, Melisa menjala 20 juta lembar pada harga Rp458 senilai Rp9,16 miliar. Lalu, pada 2 Februari 2023, Melisa menerok 10 juta unit dengan harga Rp464 sejumlah Rp4,64 miliar. Dan, pada 22 Februari 2023, Melisa menjaring 10 juta lembar dengan harga Rp460 sebesar Rp4,60 miliar. 

Dengan penuntasan transaksi itu, tabungan saham wanita bertempat tinggal di Jalan Kertajaya Indah 8/34 Surabaya, Jawa Timur tersebut menjadi 402 juta lembar setara 3,35 persen. Melejit dari sebelum transaksi dengan donasi 362 juta eksemplar alias 3,02 persen. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Sariguna Primatirta (CLEO) Luncurkan Kemasan Baru


PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO), Tanobel Group emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) luncurkan kemasan baru Cleo New Look 3D Parametrik memiliki bentuk wave of purity.

“Melalui peluncuran kemasan baru ini, kami memperbaharui semangat dan komitmen aliran kemurnian, dimana CLEO hadir bukan hanya untuk mencari keuntungan semata, tetapi CLEO juga hadir untuk turut berperan serta menciptakan lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola yang lebih baik,” kata Wakil Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia.

Komitmen CLEO terhadap lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola atau ESG (Enviromental, Social, Governance) itu sendiri diwujudkan antara lain dengan melengkapi pabrik CLEO di Pandaan Jawa Timur dengan mesin water recovery, sudah memasang solar panel untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di beberapa pabrik, serta hanya menggunakan kemasan bebas Bisphenol A atau biasa disebut BPA-free.

CLEO mendukung aturan BPOM mengenai peringatan akan kemasan yang mengandung BPA, karena memahami bahwa BPA merupakan zat kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan, hormon, sistem reproduksi, termasuk menjadi pemicu resiko kanker pada manusia.

Dengan komitmen yang kuat untuk menerapkan prinsip ESG di berbagai aspek bisnis yang dimiliki, CLEO telah membangun jaringan distribusi yang kuat di berbagai kota yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. 

Selain itu, CLEO juga gencar meluncurkan inovasi produk-produk baru untuk dapat memenuhi kebutuhan produk air minum dalam kemasan dari segmen yang berbeda-beda. Produk-produk CLEO untuk memenuhi kebutuhan segman yang berbeda tersebut meliputi; Cleo Mini, Cleo Classic, Cleo Eco Shape, Cleo Gallon, Cleo Bottle, Cleo Cup, Cleo Sport, Cleo Platine, Cleo Eco Green, Cleo Glass, air oksigen extra SuperO2.
Author: K M
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Gunakan Plastik Daur Ulang, CLEO Targetkan Penggunaan Botol R-pet Capai 20% Tahun Ini


PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group) emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan IDX ticker code: CLEO:IJ, menargetkan penggunaan plastik daur ulang (r- PET/recycled plastic) untuk botol kemasan air minum produk Perseroan hingga mencapai 20% pada tahun ini.

Melalui perusahaan terafiliasi PT Sukses Okindo Kurnia Abadi (SOKA), CLEO telah memiliki pabrik daur ulang plastik botol kemasan air minum sejak tahun 2013. Penggunaan r-PET untuk plastik botol kemasan produk Perseroan terus meningkat setiap tahunnya, hingga telah mencapai 17% pada akhir tahun lalu.

"CLEO memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap lingkungan hidup secara berkelanjutan, sehingga kami telah menggunakan r-PET yang ramah lingkungan sejak 10 tahun lalu. Karena kami sadar, bisnis juga hanya akan bisa berjalan berkesinambungan kalau didukung oleh lingkungan hidup yang lestari berkesinambungan," kata WakiL Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia.

Dengan semakin tinggi penggunaan plastik daur ulang, berarti Perseroan telah membantu mengurangi penggunaan plastik dan lebih ramah lingkungan. Kemasan berbahan plastik daur ulang ini dibuat tanpa menggunakan bahan kimia tambahan juga mempunyai kelebihan lebih hemat energi, serta emisi CO2 yang lebih rendah.

Penggunaan r-PET ECOPET dari SOKA oleh Perseroan, memberikan jaminan keberlanjutan dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan serta penyediaan pangan yang sehat secara keberlanjutan. Jaminan tersebut bisa diperoleh karena ECOPET diproses secara tara pangan dan ter sertifikasi. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Sariguna Primatirta (CLEO) Sudah Pasang Panel Surya di 8 Pabriknya


PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) yang masuk dalam Tanobel Group), emiten produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), hingga awal tahun ini telah memasang panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 8 pabriknya yang terletak di Pandaan, Bojonegoro, Kediri, Ngoro, Cirebon, Citeureup, Gunung Sindur dan Kudus.

Dengan pengoperasian PLTS Atap ini, Perseroan berhasil menghemat 5.689.727 kwh setiap tahunnya.

Dengan demikian, CLEO akan menjadi perusahaan produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang paling banyak memasang panel surya di Indonesia.

Selanjutnya, Perseroan akan memasang PLTS Atap di 6 pabriknya yang terletak di Banjarmasin, Makassar, Medan, Balikpapan, Palangkaraya dan Palembang.

Pemasangan panel surya untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di pabrik-pabrik CLEO ini, merupakan wujud nyata dari komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip bisnis berkelanjutan yang memperhatikan lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola atau ESG (Enviromental, Social, Governance).

“Pemasangan PLTS Atap ini sejalan dengan komitmen aktif Perseroan dalam pemanfaatan energy bersih dan berkelanjutan yang sejalan dengan nilai Sustainability pada aspek ESG. Selain itu, dengan pemasangan PLTS Atap di pabrik-pabrik milik CLEO ini, kami berharap dapat membantu upaya pemerintah untuk mencapai target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di Indonesia sebesar 23% pada tahun 2025 dan mencapai net-zero carbon emission pada tahun 2060,” kata Wakil Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia dalam keterangan pers, Sabtu (28/1).

Lebih jauh diungkapkan, perhatian Perseroan untuk terciptanya lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola yang lebih baik, adil dan bertanggung jawab telah ada bahkan sejak awal pendirian CLEO.

Hal itu berwujud dalam bentuk komitmen para pendiri perusahaan, bahwa CLEO selalu memperhatikan kualitas air murni yang dihasilkan maupun kualitas kemasan yang digunakan.
 
Oleh karenanya, CLEO hanya menggunakan kemasan bebas Bisphenol A atau biasa disebut BPA-free.

Karena BPA merupakan zat kimia yang dapat mempengaruhi kesehatan, hormon, sistem reproduksi, termasuk menjadi pemicu resiko kanker pada manusia.

Dengan komitmen yang kuat untuk menerapkan prinsip ESG di berbagai aspek bisnis yang dimiliki, CLEO telah membangun jaringan distribusi yang kuat di berbagai kota yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Selain itu, CLEO juga gencar meluncurkan inovasi produkproduk baru untuk dapat memenuhi kebutuhan produk air minum dalam kemasan dari segmen yang berbeda-beda.

Produk-produk CLEO untuk memenuhi kebutuhan segman yang berbeda tersebut meliputi; Cleo Mini, Cleo Classic, Cleo Eco Shape, Cleo Gallon, Cleo Bottle,Cleo Cup, Cleo Sport, Cleo Platine, Cleo Eco Green, Cleo Glass, air mineral SuperO2, dan SuperO2 Sportivo.

Untuk semakin menunjukkan komitmen, bahwa Perseroan akan terus hadir mendukung ketersediaan air minum yang murni dan sehat, CLEO akan segera meluncurkan kemasan baru.

Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa CLEO yang digelar tanggal 25 Januari 2023, para pemegang saham menyetujui rencana Perseroan untuk menjaminkan sebagian besar aset kepada bank dan atau lembaga keuangan lain sesuai dengan pasal 10 ayat 4 Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana relevan dengan mengacu kepada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan atau Peraturan Perundang-undangan terkait.

Hal ini sesuai dengan rencana CLEO untuk terus tumbuh dan berkembang di masa mendatang.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan pasal 15 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Nio Eko Susilo Tambah Kepemilikan Saham CLEO


Nio Eko Susilo selaku Direktur PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 21 November hingga 28 November 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Nio Eko Susilo Senin (5/12) menuturkan bahwa telah membeli saham CLEO sebanyak 21.200 lembar saham di harga Rp585 per saham.

"Tujuan dari pembelian saham adalah untuk investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.

Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Nio Eko Susilo di CLEO bertambah menjadi 471.200 lembar saham setara dengan 0,0039% dibandingkan sebelumnya sebanyak 450.000 lembar saham setara dengan 0,0038% (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham CLEO, LPPF dan PNBN oleh Mirae Asset Sekuritas | 2 November 2022


Mirae Asset Sekuritas

2 November 2022
by Tasrul

IHSG Daily, 7,052.3 (-0.66%), limited upside, daily trading range 7,024 - 7,108. Cut loss level di 6,980. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R sementara tertahan. Indeks ini akan coba naik mendekati upper bands pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. 

CLEO Daily, 735 (+2.08%), trading buy,TP 760, daily trading range 710 - 750, cut loss level di 690. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized masih cenderung menguat. Harga saat ini di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. 

LPPF Daily, 4,700 (+0.64%), trading buy, TP 4,850 daily trading range 4,570 - 4,780, cut loss level di 4,540. Indikator MFI optimized sudah berada di oversold area. OIndikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. Harga masih di atas center line pada Bollinger Bands optimized. 

PNBN Daily, 2,240 (-6.66%), trading buy, TP 2,620, daily trading range 2,200 - 2,360, cut loss level di 2,170. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI optimized dan indikator W%R Optimized sudah berada di oversold area. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. 
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham PNLF, PNBN dan CLEO oleh Mirae Asset Sekuritas | 1 November 2022


Mirae Asset Sekuritas

1 November 2022
Tasrul

IHSG Daily, 7,098.89 (+0.61%), consolidation, daily trading range 7,060 - 7,130. Cut loss level di 6,980. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline, sementara indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized naik terbatas. Indeks ini akan coba tembus upper bands pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung naik namun mulai terbatas. 

PNLF Daily, 635 (-4.51%), trading buy,TP 755, daily trading range 620 - 670, cut loss level di 590. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized sudah berada di oversold area dengan kecenderungan menguat. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized. 

PNBN Daily, 2,400 (-1.23%), trading buy, TP 2,700, daily trading range 2,320 - 2,460, cut loss level di 2,280. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun mulai terbatas Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands optimized. 

CLEO Daily, 720 (+2.13%), trading buy, TP 760, daily trading range 705 - 745, cut loss level di 690, indicator MFI Optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R masih cenderung bergerak naik. Harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.
-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

MTDL & CLEO akan Bayar Dividen Saham, Simak Jadwal Pembayaran & Rinciannya


Musim pembayaran dividen saham masih berlangsung pada Juni 2022. Dua emiten yakni PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) dan PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)  akan melakukan pembayaran dividen saham.

Pembayaran dividen saham MTDL dan CLEO kali ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk Anda pemburu dividen saham, simak jadwal lengkap pembayaran dividen saham MTDL dan CLEO.

MTDL akan melakukan pembayaran dividen Rp 128,9 miliar kepada pemegang saham. Emiten teknologi informasi dan komunikasi (TIK) digital ini melakukan pembayaran dividen 25,3% dari laba bersih tahun lalu.

Metrodata mengantongi total laba bersih Rp 508,9 miliar pada 2021. MTDL menyebut, besaran dividen tahun ini meningkat 41,9% ketimbang tahun lalu.

Emiten bidang solusi digital serta distribusi digital ini akan menebar dividen Rp 10,5 per saham bagi pemegang saham. Dengan harga saham MTDL yang berada di Rp 690 per saham pada Selasa (7/6), yield dividen Metrodata sebesar 1,52%.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (6/6) berikut jadwal pembayaran dividen saham MTDL:

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 10 Juni 2022

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 13 Juni 2022

Cum dividen di pasar tunai: 14 Juni 2022

Ex dividen di pasar tunai: 15 Juni 2022

Recording date: 14 Juni 2022

Pembayaran dividen saham MTDL: 6 Juli 2022

Pembagian dividen ini telah mengantongi persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan MTDL pada 2 Juni 2022 lalu. Metrodata akan menyisihkan sisa laba sebesar Rp 379,97 miliar sebagai laba ditahan.


Pembayaran dividen saham CLEO

CLEO akan melakukan pembayaran dividen saham sebesar Rp 41,9 miliar dari laba bersih tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp 180,7 miliar. Total dividen ini setara dengan Rp 3,5 per saham.

CLEO akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 11,96 miliar atau setara Rp 1 per saham pada pertengahan tahun 2022. Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK) sekaligus bagian dari Tanobel Group ini telah menebar dividen interim Rp 29,9 miliar atau setara Rp 2,5 per saham pada 20 Desember 2021 lalu.

Dengan harga saham CLEO yang berada di Rp 480 per saham pada Selasa (7/6), yield dividen Sariguna Primatirta sebesar 0,21%.

Berikut jadwal pembagian dividen CLEO berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia:

Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 9 Juni 2022

Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 10 Juni 2022

Cum dividen di pasar tunai: 13 Juni 2022

Ex dividen di pasar tunai: 14 Juni 2022

Recording date: 13 Juni 2022

Pembayaran dividen saham CLEO: 30 Juni 2022

Pembagian dividen ini telah mengantongi persetujuan rapat umum pemegang saham tahunan Sariguna Primatirta pada 31 Mei 2022 lalu. CLEO akan menyisihkan laba sebesar Rp 1 miliar sebagai dana cadangan umum. Sedangkan sisa laba Rp 137,85 dibukukan sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya.

Sepanjang tahun 2021, CLEO mencatatkan laba bersih sebesar Rp 180,7 miliar. Laba Sariguna Primatirta naik 36,1% ketimbang tahun sebelumnya. CLEO pun mencatat kenaikan penjualan bersih 13,5% menjadi Rp 1,1 triliun tahun lalu.

CLEO mempertahankan pencapaian sehingga mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 29,7% menjadi Rp 307,7 miliar di kuartal pertama 2022. Laba bersih Sariguna pun naik 9,4% menjadi Rp 45,8 miliar. 


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham CLEO, DOID, ELSA dan TBIG oleh PANIN SEKURITAS | 9 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
9 MEI 2022



Panin Sekuritas memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung melemah pada perdagangan hari ini (9/5). Sekedar mengingatkan, IHSG ditutup menguat 0,45% ke level 7.288,91 pada Kamis (28/4).

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, IHSG akan memulai perdagangan dengan masih terindikasi melemah dari MACD yang membentuk bearish divergence dan adanya sentimen dari kenaikan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed).

Menurutnya, IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. "Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam rentang Rp 7.162 - Rp 7.250," paparnya kepada Kontan.co.id, Senin (9/5).

Untuk perdagangan hari ini, William memberikan rekomendasi saham yang bisa dicermati pelaku pasar sebagai berikut.


1. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)

Chart Pattern: Menguji neckline pada pola inverted head and shoulders pada harga Rp 444.

Rekomendasi: Speculative buy on breakout Rp 444,

Target Harga: Rp 460 - Rp 500

Stop loss below Rp 424.

Support: Rp 424; Rp 412.

Resistance: Rp 444; Rp 460; Rp 500.


2. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)

Saham DOID menembus resistance pada harga Rp 525 kondisi ini juga mengkonfirmasi pola falling wedge yang merupakan pola bullish.

Rekomendasi: Buy Rp 525 sampai Rp 545

Target Harga Rp 645 - Rp 700

Stop loss: below Rp 480.

Support: Rp 525; Rp 480.

Resistance: Rp 645; Rp 700; Rp 820.


3. PT Elsuna Tbk (ELSA)

Chart Pattern: Membentuk pola symmetrical triangle dengan neckline pada harga Rp 300. Namun pola triangle yang terbentuk pada tren melemah biasanya adalah indikasi pelemahan lanjutan.

Rekomendasi: Sell on strength saat harga mendekati Rp 300.

Support: Rp 286; Rp 282.

Resistance: Rp 300; Rp 320; Rp 326


4. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)

Testing Support: Menguji support trend line pada harga Rp 2.970, tren pergerakan harga masih menguat selama suport ini mampu dipertahankan.

Rekomendasi: Buy on weakness Rp 2.970

Target harga: Rp 3.120 sampai Rp 3.220

Stop loss: batas toleransi di bawah Rp 2.900

Support: Rp 2.970; Rp 2.900.

Resistance: Rp 3.120; Rp 3.170; Rp 3.220.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online