google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Di Semester I 2023 Langsung ke konten utama

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Di Semester I 2023


Semakin maraknya aktivitas masyarakat setelah masa pandemi membuka peluang pertumbuhan bisnis consumer goods produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) yang lebih dikenal sebagai .CLEO., yang diproduksi oleh PT Sariguna Primatirta Tbk (Tanobel Group).

CLEO secara agresif terus memperkenalkan brand CLEO dan turunannya kepada masyarakat melalui berbagai aktivitas pemasaran, baik above the line maupun below the line.

Produk CLEO berbeda dengan air minum pada umumnya. CLEO menghadirkan air murni yang lebih sehat, tidak mengandung mineral berbahaya, bakteri, kuman, atau mikroorganisme lainnya yang dapat membahayakan kesehatan tubuh.

Hal ini dicapai melalui penerapan teknologi nano filter yang seragam di seluruh pabrik Perseroan, sehingga kualitas produk CLEO tetap konsisten di seluruh wilayah.

"Kami sadar sebagai brand air murni yang berbeda dengan air mineral biasa, strategi branding kami haruslebih ke arah edukasi kenapa produk-produk CLEO itu sangat direkomendasi bagi masyarakat yang ingin hidup lebih sehat lagi. Bahkan di bulan Juli lalu kami juga sukses menggelar festival kuliner terbesar di Bandung bertajuk CLEO Festival Kuliner, dengan dihadiri oleh lebih dari 80.000 orang," ungkap Melisa Patricia, CEO dari CLEO.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari strategi Perseroan, dimana tidak hanya fokus pada pengembangan segmen general trade, tapi juga mulai banyak di modern trade sejalan dengan jumlah pabrik dan jaringan distribusi yang tiap tahun dibuka di seluruh Indonesia, sekaligus secara perlahan meningkatkan penetrasi CLEO di setiap daerah.

Dalam lima tahun terakhir, CLEO telah membuka 7 pabrik baru yang telah beroperasional dan secara konsisten terus menambah kapasitas pabrik existing-nya, serta menambah ribuan outlet dan distributor agar produk-produk CLEO mulai tersebar di mana-mana.

Sejalan dengan perkembangan situasi tersebut, strategi perolehan pangsa pasar CLEO dengan cara menggelar promosi melalui berbagai event, termasuk menjadi sponsor air minum tunggal pada beberapa acara konser di berbagai tempat di Indonesia juga semakin banyak dilakukan.

Sementara itu, antusiasme masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan luar ruangan telah menghasilkan lonjakan permintaan air minum dalam kemasan untuk dikonsumsi saat bepergian. Oleh karenanya, pada Semester-I 2023, CLEO berhasil mencatatkan pertumbuhan meroket melampaui rata-rata industri dengan kenaikan penjualan sebesar 14,9% YoY mencapai Rp752.3 Miliar di Semester-I 2023. Secara QoQ, kinerja kuartal-II 2023 lebih unggul dari kuartal-I 2023, dengan mencatat lonjakan 14.6% QoQ menjadi Rp401.8 Miliar. Hal ini sejalan dengan adanya momen Hari Raya Idul Fitri pada KuartalII 2023 dan peningkatan aktivitas di luar ruangan yang berdampak positif terhadap permintaan produk Perseroan.

Di sisi lain, CLEO juga sukses membukukan laba bersih meningkat 23.2% YoY menjadi Rp126.1 miliar dengan net profit margin di level tertinggi sebesar 16.8% pada Semester-I 2023.

"Salah satu kesuksesan kita dalam menjalani bisnis ini adalah karena kita terus berinovasi untuk menciptakan produk baru, membangun pabrik, jaringan distributor, hingga meningkatkan automasi dan efisiensi setiap pabrik. Kita harapkan pertumbuhan positif terus menerus ini akan terus berlangsung dimana masyarakat mulai paham manfaat memilih CLEO sebagai air minum utama mereka," kata Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia. (end)
Sumber: iqplus
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...