Tampilkan postingan dengan label Saham KIJA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham KIJA. Tampilkan semua postingan

Rekomendasi Saham TLKM dan KIJA oleh CGSCIMB Sekuritas | 2 Oktober 2023


CGS CIMB Sekuritas

2 Oktober 2023

Saham TLKM

TLKM di perdagangan pada hari Jum’at (29/09) ditutup naik sebesar 0.81% menjadi 3,750, dimana pada Stoch indicator terlihat pola golden cross.
Melihat hal tersebut kami merekomendasikan TLKM Spec Buy dengan support di 3,700 cut loss jika break di bawah 3,660. Jika tidak break di bawah 3,700 potensi naik ke 3,800-3,850 short term.

Saham KIJA

KIJA di perdagangan pada hari Jum’at (29/09) ditutup menguat sebesar 0.63% menjadi 163, dimana Stoch indicator yang terlihat membentuk pola golden cross;
Melihat hal tersebut kami merekomendasikan KIJA Spec Buy dengan support di 5,900 cut loss jika break di bawah 5,800. Jika tidak break di bawah 5,900 potensi naik ke 6,100-6,200 short term.
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham KIJA | 22 September 2023

Analisis Saham KIJA


Saham KIJA berpeluang memulai uptrendnya dengan membentuk pola bullish triple bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika KIJA berhasil menguat menembus resisten 171, KIJA berpeluang memulai uptrendnya menuju target 190-200. Indicator teknikal MACD yang sudah golden cross mendukung prediksi kenaikan KIJA.

Rekomendasi

Trading buy kalau naik di atas 171 target 190-200.
Disclaimer ON
Sumber: doktermarket
-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham KIJA | 25 Agustus 2023

Analisis Saham KIJA


KIJA bergerak sideways. Jika KIJA berhasil menguat menembus resisten 171, KIJA akan membentuk pola bullish double bottoms yang memberikan sinyal bahwa KIJA berpeluang memulai uptrendnya menuju target 190-200.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 171 target 190-200.
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham KIJA | 10 Agustus 2023

Analisis Saham KIJA


Saham KIJA berpeluang memulai uptrendnya dengan membentuk pola bullish double bottoms. Pola ini menandakan bahwa jika KIJA berhasil menguat menembus resisten 171, KIJA berpeluang memulai uptrendnya menuju target 190-200.
Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 171 target 190-200.
Sumber: doktermarket-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Penjualan Pemasaran Jababeka (KIJA) Melampaui Target Tembus Rp1,72 Triliun


PT Jababeka Tbk (KIJA) merealisasikan Rp1,72 triliun penjualan pemasaran real estat untuk tahun 2022. Artinya, capaian tersebut melampaui target Full Year 2022 (FY22) yang sebesar Rp1,7 triliun sebesar 1% dan melampaui pencapaian FY21 sebesar Rp1,42 triliun sebesar 21%.

Corporate Secretary KIJA, Muljadi Suganda menuturkan bahwa pada tahun 2022, marketing sales dari Cikarang mencapai Rp844,2 miliar dari lahan seluas 14,4 hektar. Ini termasuk penjualan tanah matang seluas 10,6 hektar sebesar Rp377,6 miliar.

"Dari segmen penjualan tanah dan bangunan pabrik yang totalnya mencapai Rp558,1 miliar, dimana lebih dari 90% berasal dari investor domestik, sedangkan sisanya dari beberapa investor asing (terutama dari Korea Selatan) yang membeli tanah dan/atau bangunan pabrik standar di Kota Jababeka pada tahun 2022." katanya.

Kemudian, Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp737,2 miliar dengan total lahan seluas 54,1 hektar di tahun 2022, meningkat sekitar 74% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp423,9 miliar. Penjualan dari industri domestik juga mendominasi di Kendal dengan kontribusi sebesar 79% pada tahun 2022, sedangkan penjualan dari investor asing yang berasal dari Cina, Jerman, dan Korea Selatan, memberikan kontribusi sebesar 21%.

"Di Kendal, penjualan tunggal terbesar berasal dari perusahaan peralatan rumah tangga dari Indonesia, yang membeli lahan seluas 13,5 hektar sebesar Rp194,5 miliar pada tahun 2022." imbuhnya.

Terakhir, Tanjung Lesung dan produk lainnya membukukan marketing sales sebesar Rp135,5 miliar pada tahun 2022, lebih dari dua kali lipat dari tahun 2021. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

PT Fitch Ratings Indonesia Pangkas Rating PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)


PT Fitch Ratings Indonesia menurunkan peringkat PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menjadi CC (Double C) dari sebelumnya di level B- (Single B Minus), karena adanya ketidakpastian pembiayaan obligasi yang akan jatuh tempo.

Hal tersebut disampaikan Fitch dalam laporan Rating Action Commentary yang dirilis, Senin (17/10). Pada saat yang sama, Fitch juga menurunkan peringkat obligasi senior tanpa jaminan senilai USD300 juta yang jatuh tempo pada 5 Oktober 2023 menjadi CC dari B-.

"Surat utang tersebut diterbitkan oleh anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Jababeka International BV dan dijamin oleh KIJA," demikian dilaporkan Fitch sembari menyebutkan bahwa Peringkat Nasional Jangka Panjang m KIJA juga diturunkan menjadi CC dari BB+.

"Penurunan peringkat mencerminkan meningkatnya ketidakpastian mengenai apakah KIJA akan dapat memperoleh pembiayaan untuk mengatasi obligasi USD300 juta yang jatuh tempo pada Oktober 2023," jelas Fitch.

Fitch mengungkapkan, dana di kas maupun rekening bank milik KIJA tidak mencukupi untuk membayar utang yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan. Peringkat nasional CC juga menunjukkan adanya potensi risiko gagal bayar.
Author: Rizki
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Islamic Development Bank (IDB) Kembali Mengurangi Kepemilikan Saham Di Kawasan Industri Jababeka (KIJA)


Islamic Development Bank (IDB) kembali mengurangi kepemilikan saham di Kawasan Industri Jababeka (KIJA). Kali ini, IDB melepas 15.175.000 helai alias 15,17 juta lembar. Penjualan Saham itu, setara dengan 0,07 persen.

Menyusul Aksi itu, tabulasi saham IDB berkurang menjadi 2,41 miliar lembar atau setara 11,59 persen. Menciut dari sebelum transaksi dengan porsi sebanyak 2,42 miliar lembar alias sekitar 11,66 persen. 

Sayangnya, transaksi itu tidak disertai data pendukung. Misalnya, harga pembelian, total nilai transaksi, dan tujuan dibalik transaksi tersebut. Hanya, kalau mengacu harga saham perseroan 3 Oktober 2022 di level Rp153 per lembar, nilai transaksi IDB bernilai Rp2,32 miliar.

Sebelumnya, IDB juga telah membuang jutaan saham kawasan Industri Jababeka. Berdasar data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), IDB setidaknya mendivestasi 9.650.000 helai alias 9,65 juta lembar.

Merujuk data Biro Administrasi Efek PT Datindo Entrycom per 31 Agustus 2022, pemegang saham Kawasan Industri Jababeka antara lain Islamic Development Bank 2,43 miliar lembar alias 11,707 persen, Mu Min Ali Gunawan 4,39 miliar lembar setara 21,087 persen, masyarakat 13,70 miliar lembar atau 65,801 persen, dan saham treasuri 292,50 juta saham atau 1,405 persen. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

[KIJA] Tahun ini, PT Jababeka Tbk targetkan marketing sales mencapai Rp 1,4 triliun



PT PP Properti Tbk (PPRO) dan PT Jababeka Tbk (KIJA) lewat perusahaan patungan yang di bentuk yaitu PT PP Properti Jababeka Residence dengan mengembangkan proyek Little Tokyo di Jantung kota Jababeka, Cikarang. Tahun ini, KIJA menargetkan marketing sales sebesar Rp 1,4 triliun. 

Adapun, kebijakan Bank Indonesia (BI) yang telah menurunkan suku bunga menjadi 3,5% serta pelonggaran Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) untuk semua jenis properti hingga 100% di sambut baik oleh perseroan.

Sekretaris Perusahaan KIJA Muljadi Suganda menjelaskan, relaksasi LTV ini akan berpengaruh tidak hanya bagi pembeli rumah pertama, namun juga untuk investasi. “karena dapat dengan mudah dan cepat membeli properti kedua, ketiga, dan seterusnya untuk dijadikan portofolio investasinya,” kata Muljadi kepada KONTAN.co.id, Kamis (15/4). 

Selain dapat mempermudah konsumen, pelonggaran tersebut dinilai dapat membantu developer sebab penjualan rumah akan menjadi lebih mudah. Tak hanya itu, ia mengatakan para pengembang juga akan lebih mudah dan lebih cepat mendapatkan pencairan kredit sehingga penjualan rumah lebih lancar sehingga likuiditas developer lebih baik.

“Dengan adanya aturan tersebut diharapkan bisa meningkatkan jumlah pengguna, minat, dan daya beli properti masyarakat,” ujarnya. 

Selain itu, di tahun ini perseroan juga menyiapkan beberapa strategi diantaranya yakni melakukan pemasaran dengan pola baru dan inovatif agar dapat menjangkau konsumen secara langsung dan lebih luas, seperti mengembangkan penjualan secara online dan bekerjasama dengan agen properti serta meluncurkan produk-produk yang akan dibutuhkan dan diminati konsumen/public. 

“Kami juga memberikan insentif kepada calon pembeli termasuk pemberian harga khusus dan penyesuaian skema pembayaran,” katanya. 

Sementara untuk segmen residensial komersial (reskom) Jababeka akan meluncurkan tiga sampai empat produk reskom di Kota Jababeka, Cikarang. Perseroan menargetkan market mid-high end product dengan kisaran harga dari Rp 500 juta hingga di atas Rp 1 milyar baik untuk produk residential maupun komersial. 

Hal itu didorong juga dengan prospek bisnis di tahun ini akan lebih baik dan menjanjikan. Hal ini di dorong oleh pelaksanaan vaksinasi yang sudah mulai dilaksanakan ini serta dampak dari omnibus law juga sangat berperan dalam mendorong sentimen dan kondisi iklim investasi. “Ditambah lagi adanya insentif dari pemerintah yang bekerjasama dengan BI melalui relaksasi rasio LTV dan DP rumah 0%,” tambahnya. 

Dengan demikian, beberapa faktor di atas menurutnya akan menjadi salah satu pendorong bagi Jababeka bahwa prospek tahun 2021 akan lebih baik dari pencapaian di tahun sebelumnya. 

Adapun, di tahun ini KIJA menargetkan marketing sales sebesar Rp 1,4 triliun pada 2021. Di mana Rp 1 triliun dari segmen residensial maupun komersial serta Rp 400 miliar dari seluruh sektor industri. Adapun Target tersebut naik 55,78% dari realisasi marketing sales di tahun lalu yang mencapai Rp 898,7 miliar. 

“Meskipun membaik dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kami perkirakan marketing sales di tahun 2021 ini masih belum pulih sebagaimana sebelum adanya Covid-19 karena tantangannya masih ada,” imbuhnya. 

Sebagai informasi, Jababeka memiliki model bisnis yang holistik dengan tiga pilar yakni Land Development yaitu yang terdiversifikasi dengan beragam produk yang lengkap dari Industri, Residensial dan Komersial, Leisure serta bisnis Infrastruktur yang menghasilkan recurring revenue sehingga dapat menopang volatilitas bisnis properti. 

“Dengan demikian diharapkan Perseroan dapat menghadapi tahun 2021 dengan baik di tengah tantangan pandemi Covid-19,” tutupnya. 

Sumber: KONTAN

IKUTI PROYEK PATIMBAN, KIJA BENTUK KONSORSIUM DENGAN SAMUDERA INDONESIA



PT Jababeka Tbk (KIJA) dan PT Samudera Indonesia Tangguh telah menyampaikan dokumen prakualifikasi pada proyek Pelabuhan laut Internasional Patimban, Jawa Barat.

Dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10), disebutkan bahwa kedua perusahaan yakni KIJA dan PT Samudera Indonesia Tangguh atau induk usaha dari PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) sebelumnya telah membentuk konsorsium yang dinamakan "Konsorsium Samudera-Jababeka".

"Dokumen prakualifikasi pengadaan Badan Usaha Pelaksana Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha Pelabuhan Patimban Provinsi Jawa Barat telah disetor ke Kementerian Perhubungan Republik Indonesia oleh 'Konsorsium Samudera-Jababeka' pada tanggal 15 Oktober 2020,"tulis Manajemen KIJA, dalam keterangan tersebut.

Mengingat pada saat ini pengajuan Proyek tersebut baru dalam tahap prakualifikasi, "maka belum terdapat dampak secara material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha Perseroan."terang KIJA. (end)

Sumber: IQPLUS

Rekomendasi Saham HOKI, JAST dan KIJA oleh Mirae Asset Sekuritas | 16 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 16, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,105.16(-1.37%), consolidation, trading range 5,085 – 5,158. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak turun namun mulai terbatas. Pada periode  weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,085 dan daily resistance di 5,158. Cut loss level di 5,025.

HOKI Daily, 815 (+1.88%), trading buy, trading range 800 – 830. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 800 dan daily resistance di 830. Cut loss level di 780.

JAST Daily, 113 (+7.62%), trading buy, trading range 107 – 122. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Daily support  di 107 dan daily resistance di 122. Cut loss level di 98.

KIJA Daily, 204 (+0.00%), trading buy, trading range 200 – 220. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik dan indikator W%R optimized akan menguji support trend line. Perkiraan daily support di 200 dan daily resistance terdekat di 220. Cut loss level di 194.

Rekomendasi Saham KIJA, MDKA dan IRRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 15 Oktober 2020


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight

Oktober 15, 2020
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 5,176.1(+0.85%), consolidation, trading range 5,146 – 5,198. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih bergerak naik namun sudah berada di overbought area.Pada periode  weekly mulai terlihat pola uptrend namun belum begitu kuat. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized mulai bergerak naik. Daily support di 5,146 dan daily resistance di 5,198. Cut loss level di 5,070.

KIJA Daily, 204 (-0.97%), buy on weakness, trading range 200 – 218. Indikator MFI optimized masih cenderung naik dan indikator RSI optimized koreksi terbatas. Daily support di 200 dan daily resistance di 218. Cut loss level di 196.

MDKA Daily, 1,805 (+0.00%), sell on strength, trading range 1,765 – 1,840. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di overbought area. Daily support  di 1,765 dan daily resistance di 1,840. Cut loss level di 1,750.

IRRA Daily, 805 (-0.63%), trading buy, trading range 785 – 825. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di 785 dan daily resistance terdekat di 825. Cut loss level di 770.

Saham KIJA | PT Kawasan Industri Jababeka Tbk Akan Lakukan Buyback Saham

KIJA SIAPKAN Rp300 MILIAR UNTUK BUYBACK SAHAM.

IQPlus, (19/03) - PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) berniat melakukan buyback saham dalam kondisi pasar yang berfluktiatif signifikan.

Menurut keterangan perseroan Kamis disebutkan, pembelian kembali akan dilakukan selama tiga bulan dari 18 Maret hingga 17 Juni 2020.

Perseroan menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp300 iliar yang disisihkan dari saldo laba per 30 September 2019. Jumlah saham yang akan dibeli maksimal 20% dari modal dasar dan ditempatkan perseroan. (end)

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | AKRA, GGRM, ICBP, KIJA


Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Senin 27 Januari 2020.

IHSG ditutup menurun sebesar -5,10 poin (-0.08%) menuju level 6.244,10 pada perdagangan hari Jumat 24 Januari 2020 kemarin. IHSG kembali gagal menguat karena aksi profit taking oleh investor lokal, diperkirakan karena akan libur Imlek. Secar teknikal IHSG sudah jenuh jual ditandai dengan Stochastic yang golden cross namun masih menguji resistance 6.250.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam range 6.220 s/d 6.265.

AKRA
Higher Low Pattern: Membentuk pola higher low pattern yang menandakan
mulai terjadi uptrend.
Rekomendasi: Buy 3450 s/d 3490, TP 3750 s/d 3800, stop loss <3370 .="" p="">
Support: 3370.
Resistance: 3750.

GGRM
Candlestick Pattern: Membentuk pola bullish engulfing yang
mengindikasikan penguatan lanjutan.
Rekomendasi: Buy 58000 s/d 58300, TP 60000, stop loss <56000 .="" p="">
Support: 56000.
Resistance: 60000.

ICBP
Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang merupakan indikasi
pembalikan arah (reversal).
Rekomendasi: Buy 11700, TP 12000 s/d 12200, stop loss <11500 .="" p="">
Support: 11500.
Resistance: 12000.

KIJA
Momentum Indicator: Berpotensi membentuk golden cross MA5 dengan MA20
yang merupakan indikasi penguatan jangka pendek.
Rekomendasi: Buy 298, TP 306, stop loss <290 .="" p="">
Support: 290.
Resistance: 306.

Semoga bermanfaat, happy trading!


Best Regards,
Panin Sekuritas

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | CAMP, INDF, KIJA, PZZA


Daily Technical 1 November 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Jumat 1 November 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -67,43 poin (-1.07%) menuju level 6.228,31 pada perdagangan hari Kamis 31 Oktober 2019 kemarin. IHSG gagal menguji resistance 6.300 bersamaan dengan maraknya aksi ambil untung kemarin.
Namun secara teknikal IHSG menguji support pada MA60, sehingga akan ada pengujian baru hari ini, dan IHSG berpotensi menguat kembali pada pekan depan jika bertahan di atas support 6.200.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.200 s/d 6.300.

CAMP
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 (bagian dilingkari pada gambar) pada 414.
Rekomendasi: Buy  414 s/d 430, TP 434 s/d 450, stop loss <400 .="" p="">
INDF
Making New Support: Membentuk support baru pada 7500, toleransi penurunan jika ditembus adalah pada 7275 yang mengartikan tren kembali sideways.
Rekomendasi: Buy and hold >7275, TP 7800 s/d 8000.

KIJA
Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 (bagian dilingkari pada gambar) pada 316.
Rekomendasi: Buy 316 s/d 320, TP 330, stop loss <310 .="" p="">
PZZA
Trend Continuation: Menguat kembali setelah koreksi sebelumnya namun bertahan di atas support pada 1060.
Rekomendasi: Buy 1150 s/d 1190, TP 1200 s/d 1250, stop loss <1060 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

KIJA | KIJA OPTIMISTIS PENJUALAN SEMESTER KEDUA LEBIH BAIK.


IQPlus, (13/08) - PT Kawasan Industri Jababeka TBK (KIJA) optimistis pencapaian kinerja penjualan pada semester kedua 2019 akan lebih baik dibanding dengan periode sama tahun sebelumnya.

"Berdasarkan pada prospek dan pipeline yang ada, perseroan percaya bahwa pencapaian kinerja penjualan pada semester kedua akan lebih baik," ujar Direktur Utama KIJA Tedjo Budianto Liman di Jakarta, Senin.

Pada semester pertama tahun ini, ia mengemukakan, perseroan membukukan total penjualan sebesar Rp885,6 miliar, menurun tipis lima persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018.

"Meskipun diwarnai oleh pelaksanaan pemilu, pelaksanaan puasa Ramadhan serta perayaan Hari Raya ldul Fitri di kuartal kedua 2019, manajemen telah menjalankan usaha perseroan dengan baik," katanya.

Ia mengemukakan, perseroan juga mencatat penjualan real estat secara marketing (marketing sales) senilai Rp758,9 miliar pada semester pertama 2019, yang setara dengan 47 persen dari total target tahun 2019 senilai Rp1,6 triliun dan meningkat 27 persen jika dibandingkan dengan semester pertama tahun 2018.

Sementara itu tercatat, laba bersih KIJA pada semester pertama tahun ini sebesar sebesar Rp49,3 miliar, dibandingkan dengan rugi bersih sebesar Rp249,8 milyar pada periode sama tahun sebelumnya.

Dipaparkan, alasan utama peningkatan itu adalah karena dampak pergerakan selisih kurs dimana pada semester pertama 2019 dibukukan laba selisih kurs sebesar Rp90 miliar, dibandingkan rugi selisih kurs sebesar Rp235,4 miliar yang tercatat pada semester pertama 2018 lalu.

Selain Kota Jababeka yang merupakan flagship, perseroan juga memiliki kawasan-kawasan lain yang akan dikembangkan menjadi kota mandiri baik berbasis industri manufaktur, perikanan maupun pariwisata yang tersebar mulai dari Tanjung Lesung Banten, Kendal Jawa Tengah maupun Morotai Maluku Utara, dengan total luas Iahan secara keseluruhan sekitar 3.362 hektare.

"Dengan aset yang besar dan visi Perseroan menciptakan kota-kota mandiri baru di seluruh Indonesia serta membuka lapangan kerja, perseroan ikut bangga telah memberikan kontribusi positif bagi Indonesia selama lebih dari 30 tahun," katanya.(end)


KIJA | BEI Telisik Dugaan Perubahan Pengendali Kawasan Industri Jababeka


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mendalami dugaan kerjasama pemegang saham atawa acting in concert dalam perubahan struktur manajemen PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).

Akibat perubahan ini, Jababeka diduga berpotensi tidak bisa membayar utang.

"Kami akan telaah lagi proses perubahan pengendali yang terjadi seperti apa," ujar Inarno Djajadi, Direktur Utama BEI, Selasa (16/7).

Inarno tak menampik ada kejanggalan dari proses perubahan pengendali tersebut. "Umumnya bila ada perubahan direksi, namanya sudah diajukan seminggu sebelum RUPS. Tapi ini diajukan persis di saat hari pelaksanaan RUPS," jelas dia.

Meski begitu, BEI tidak bisa ikut campur mengenai keputusan perusahaan yang sudah diketok palu tersebut. "Yang penting prosesnya," tegas Inarno.

Seperti diketahui sebelumnya, melalui keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan Kawasan Industri Jababeka Budianto Liman mengatakan terjadi perubahan pengendali perusahaan setelah pemegang saham bertindak bersama-sama untuk mengganti susunan direksi perseroan ini. Perubahan ini tidak sesuai dengan perjanjian notes senilai US$ 300 juta, sehingga KIJA wajib buyback.

Budianto menuding, PT Imakotama Investindo, salah satu pemegang saham KIJA, bersama afiliasinya mengambil tindakan bersama, sehingga terkumpul suara mayoritas untuk melakukan perubahan. "Kejadian ini dapat dilihat sebagai acting in concert, yang berpotensi mengakibatkan perubahan pengendalian berdasarkan syarat dan kondisi notes," jelas dia.

Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar 26 Juni lalu mengangkat Sugiharto sebagai direktur utama dan Aries Liman sebagai komisaris melalui voting 52,11% suara, melebihi suara yang dimiliki oleh permitted holders berdasarkan syarat dan kondisi dari notes.

Pengangkatan itu diusulkan oleh Imakotama selaku pemegang 6,38% saham KIJA dan Islamic Development Bank (IDB) selaku pemegang 10,84% saham. "Sebagian besar suara yang diberikan saat voting dilaksanakan oleh Imakotama dan pihak yang terkait dengan Imakotama," kata Budianto.

Terjadinya perubahan pengendalian membuat Jababeka berkewajiban membeli kembali surat utang dengan harga pembelian 101% dari nilai pokok ditambah bunga dalam waktu 30 hari sejak terjadinya perubahan pengendali. Padahal, kas KIJA kurang dari nilai notes.

Manajemen Jababeka memperkuat dugaan itu dengan menyodorkan jumlah kehadiran pemegang saham saat RUPST mencapai 90,43%, naik signifikan bila dibanding RUPS tahun-tahun sebelumnya.

KIJA | Ini Daftar Pemegang Guaranteed Senior Anak Usaha Kawasan Industri Jababeka



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mendadak surat utang Guaranteed Senior Notes Due 2023 yang diterbitkan Jababeka International B.V. (JIBV), anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menjadi perbincangan publik. Hal ini setelah Sekretaris Perusahaan KIJA, Tedjo Budianto Liman hari Minggu (7/7) lalu menyebut potensi default perusahaannya lantaran harus membeli kembali surat utang tersebut beserta bunganya karena telah terjadi acting in concert dan adanya perubahan pengendali KIJA.

Meski Soegiharto Direktur Utama baru KIJA yang terpilih lewat RUPS 26 Juni 2019 menggantikan Tedjo Budianto Liman telah menyatakan isu acting in concert dan adanya perubahan pengendalian tidak valid, namun hal ini tetap saja memancing rasa penasaran publik terhadap Guaranteed Senior Notes Due 2023. Hasil penelusuran KONTAN, mendapati nama-nama pengelola kekayaan bertaraf internasional, menjadi pembeli Guaranteed Senior Notes Due 2023 anak usaha KIJA.

Surat utang tersebut, sejatinya terdiri dari dua bagian. Bagian pertama merupakan guaranteed senior notes due 2023 JIBV berjumlah total US$ 189,15 juta yang terbit pada 5 Oktober dan 19 Oktober 2016. Sementara bagian kedua, merupakan guaranteed senior notes due 2023 (further notes) JIBV yang terbit pada 15 November 2017 senilai US$ 110,85 juta. Alhasil, guaranteed senior notes KIJA yang jatuh tempo tahun 2023 mendatang berjumlah total US$ 300 juta dengan suku bunga 6,5% per tahun.

Tedjo Budianto Liman sebelumnya menyebutkan, akibat perubahan komposisi pengendali di KIJA, maka JIBV wajib memberikan penawaran pembelian kepada para pemegang notes dengan harga pembelian 101% dari nilai pokok notes sebesar US$ 300 juta ditambah kewajiban bunga. "Dalam hal perseroan tidak mampu melaksanakan penawaran pembelian, maka Jababeka International BV akan berada dalam keadaan lalai atau default," ungkap Tedjo Budianto Liman, Minggu (7/7). Namun hal tersebut telah dibantah oleh Soegiharto.

Mengutip data Bloomberg per Rabu (10/7), sejumlah nama lembaga keuangan global ternama masuk dalam daftar pemegang guaranteed  senior notes due 2023 Jababeka International B.V. Seperti diantaranya adalah Prudential Plc, Credit Suisse Group AG, Morgan Stanley, Allianz SE, Deutsche Bank AG, BlackRock dan masih banyak lagi yang lain (lihat tabel). 

Daftar 20 Besar Pemegang Guaranteed Senior Notes JIBV
Nomor Nama Pembeli
1 Value Partners Group Ltd
2 Prudential Plc
3 HSBC Holdings Plc
4 Banque Lombard Odier & Cie SA
5 Credit Suisse Group AG
6 Ashmore Group Plc
7 St James's Place Plc
8 Morgan Stanley
9 Fideuram - Intesa Sanpaolo Private Bank
10 Manulife Financial Corp
11 Muzinich & Co Ireland Ltd
12 Allianz SE
13 Deutsche Bank AG
14 BlackRock Inc
15 Assicurazioni Generali SpA
16 GAM Holding AG
17 Royal Bank of Canada
18 OCBC Ltd
19 UBS Asset Management Taiwan Ltd
20 JP Morgan Chase & Co


Merujuk informasi dalam offering memorandum, Guaranteed  senior notes due 2023 JIBV memperoleh peringkat B+ dari Standard and Poor's (S&P) dan B+ dari Fitch Ratings (Fitch). Bertindak sebagai join lead managers penerbitan surat utang KIJA tersebut adalah Standard Chartered Bank, JP Morgan dan UBS.

KIJA | BEI Minta Penjelasan dari Jababeka



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memanggil PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Selasa (9/7). BEI memanggil manajemen KIJA untuk meminta penjelasan terkait isu risiko gagal bayar atau default atas notes atau surat utang yang diterbitkan anak usahanya, Jababeka International BV.

Direktur Penilaian I Gede Nyoman Yetna menjelaskan panggilan (hearing) adalah tindak lanjut dari permintaan klarifikasi atas berita yang beredar. Sebelumnya pihak bursa belum mendapatkan informasi, sehingga protokol yang dilakukan adalah suspensi sementara saham KIJA, jelas dia, saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/7).

Nyoman menuturkan, suspensi saham dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi KIJA menyampaikan klarifikasi. Manajemen perusahaan ini diberikan kesempatan untuk menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi dalam hearing tersebut.

Dia menyarankan investor tidak membuat penilaian terlebih dahulu. "Tunggu saja hasil pertemuan ini," imbuh Nyoman.

Seperti diketahui, pengumuman KIJA tentang potensi gagal bayar surat utang US$ 300 juta berbuntut panjang. Belakangan terungkap, hubungan di antara para pemegang saham tidak harmonis.

Pada pertemuan KIJA bersama awak media Senin (8/7) kemarin, Direktur Utama KIJA Budianto Liman menyatakan sejumlah direksi merasa menjadi korban dari keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang di luar dugaan.

RUPST KIJA memutuskan, PT Imakota Investindo yang memegang 6,39% saham dan Islamic Development Bank sebagai pemegang saham 10,84% saham KIJA menyetujui pengangkatan Sugiarto sebagai direktur utama KIJA. Sedang Aries Liman diangkat sebagai komisaris.

Keputusan ini ditengarai sebagai acting in concert atau kerjasama pihak tertentu yang menyebabkan terjadi pengubahan pengendalian. Alhasil, Jababeka International BV jadi memiliki kewajiban menawarkan buyback kepada para pemegang notes.

Harga pembelian harus dipatok sebesar 101% dari nilai pokok notes sebesar US$ 300 juta, ditambah kewajiban beban bunga. Sedangkan jumlah kas internal KIJA sendiri tidak mencukupi untuk membayar notes tersebut.

Analisa Saham BMTR, KIJA dan CTRA

Analisa Saham BMTR, KIJA dan CTRA



BMTR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 436 kemudian 458 dengan support di level 388, cut loss jika break 368.
KIJA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 320 kemudian 326 dengan support di level 310, cut loss jika break 304.
CTRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.105 dengan resist di level 1.155 dan 1.180.
Full report bisa diakses di : ipot

Analisa Saham CPIN, KIJA dan ADRO

Analisa Saham CPIN, KIJA dan ADRO



1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN, anggota indeks Kompas100 ini)

Pola long white marubozu candle terbentuk dan mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada saham CPIN. Hal ini didukung oleh indikator RSI dan SAR yang menunjukkan sinyal positif.

Rekomendasi: maintain buy
Support: Rp 4.830
Resistance: Rp 5.200

Muhammad Nafan Aji, Binaartha Parama Sekuritas

2. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA)

Saham KIJA tampak melambat di area resistance mingguan. Idealnya dalam beberapa waktu ke depan memiliki peluang terkoreksi sebelum kembali melanjutkan rally bullish.

Indikator stochastic terlihat di area overbought yang mengonfirmasi bahwa tren bullish sudah mulai terbatas dan peluang koreksi menjadi terbuka.

Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 286
Resistance: Rp 330

Anthonius Edyson, Astronacci International

3. PT Adaro Energy Tbk (ADRO, anggota indeks Kompas100 ini)

Saham ADRO limited upside untuk menguji resist upper line bollinger dan berpeluang koreksi teknikal sekaligus menguji support MA20 dan support bullish channel.

Rekomendasi: Sell on Strength
Support: Rp 1.320
Resistance: Rp 1.450

Muhammad Wafi, Bahana Sekuritas