google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021 Langsung ke konten utama

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR)


Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat.

Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat.

Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800. 

Rekomendasi: Trading Buy

Support: Rp 690

Resistance: Rp 800

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)


Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. Indikator Stochastic netral di lower area. Selasa (12/10), BRMS ditutup melemah 1,03% ke Rp 96. 

Rekomendasi: Akumulasi beli

Support: Rp 94

Resistance: Rp 103

Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas


PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)


Pegerakan harga saham PGAS breakout resistance. Volume transaksi saham PGAS kemarin naik. Pergerakan tersebut berpotensi membuat harga saham PGAS lanjut menguat. Selasa (12/10), PGAS ditutup menguat 3,72% ke Rp 1.535. 

Rekomendasi: Beli

Support: Rp 1.500

Resistance: Rp 1.550

Dennies Christoper Jordan, Artha Sekuritas. 


PT Bumi Resources Tbk (BUMI)


Muncul hammer candle dengan RSI melemah dan stochastic dead cross di area jenuh beli. Volume perdagangan menurun. MA5 potensi menjadi pijakan untuk swing trading. 

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 80

Resistance: Rp 102

Achmad Yaki, BCA Sekuritas 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...