Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 7, 2019

Mengenal Indikator Saham RSI | Relative Strength Index

Relative Strength Index (RSI) Relative Strength Index (RSI) adalah indikator teknis yang digunakan dalam analisis pasar keuangan. Hal ini dimaksudkan untuk memetakan kekuatan atau kelemahan saat ini dan historis dari suatu saham atau pasar berdasarkan harga penutupan periode perdagangan terbaru. Indikator ini berbeda dengan indikator Relative Strength.
RSI diklasifikasikan sebagai osilator momentum, yang mengukur kecepatan dan besarnya pergerakan harga terarah. Momentum adalah tingkat kenaikan atau penurunan harga. RSI menghitung momentum karena rasio penutupan lebih tinggi terhadap penutupan lebih rendah: saham yang memiliki lebih banyak atau lebih banyak perubahan positif memiliki RSI lebih tinggi daripada saham yang memiliki lebih banyak atau lebih kuat perubahan negatif.
RSI biasanya digunakan pada jangka waktu 14 hari, diukur pada skala dari 0 hingga 100, dengan level tinggi dan rendah ditandai masing-masing 70 dan 30. Kerangka waktu yang lebih pendek atau lebih panjang digunakan…

Berita Saham TAXI | Bayar utang obligasi, Express Transindo Utama (TAXI) terbitkan 10 miliar saham baru

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) dalam waktu dekat akan melakukan penambahan modal lewat penerbitan saham baru tanpa melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atawa rights issue.

Emiten yang bergerak di bidang transportasi darat ini rencananya akan menambah 10 miliar saham baru senilai Rp 100 per saham atau total Rp 1 triliun rupiah. Nilai tersebut sama dengan 466,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh saat ini.

Penerbitan saham kali ini merupakan upaya yang dilakukan untuk memperbaiki posisi keuangan perusahaan, termasuk membayar utang Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 yang ratingnya telah dicabut oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) atas permintaan pihak manajemen Express Transindo Utama.

Berdasarkan kesepakatan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) pada 11 Desember 2018 lalu mayoritas pemegang obligasi setuju utang tersebut dikonversi dengan saham baru tanpa melalui rights issue.

Saham baru yang akan diterbitkan nantinya a…

Berita Saham PTPP | PTPP Bakal Terbitkan Obligasi Usai Pemilu 2019

Bisnis.com, JAKARTA— PT PP (Persero) Tbk. berencana menerbitkan obligasi sebagai bagian dari penawaran umum berkelanjutan usai pemilihan umum 2019.

Agus Purbianto, Direktur Keuangan dan Pengelolaan Kapital Manusia PP mengatakan pihaknya masih memiliki izin penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sampai dengan Maret 2020. Menurutnya, sisa izin yang masih dikantongi senilai Rp1,5 triliun.

Agus mengatakan emiten berkode saham PTPP itu berencana menerbitkan obligasi pada semester II/2019. Waktu yang dipilih perseroan menurutnya memiliki pertimbangan tersendiri.

“Setelah pemilihan umum [Pemilu 2019] menyesuaikan drawdown investasi dan wait and see suku bunga,” ujarnya kepada Bisnis.com, baru-baru ini.

Dia menyebut pertimbangan utama dari eksekusi penerbitan obligasi yakni utilisasi dana. Selain itu, tren suku bunga juga menjadi bahan pertimbangan.

Agus belum memastikan apakah nantinya sisa izin PUB Rp1,5 triliun akan diterbitkan sekaligus. Pihaknya akan mempertimbangkan kondisi pasar.

Berita Saham ARNA | Arwana Citramulia (ARNA) Cetak Kenaikan Penjualan 13,76%

Bisnis.com, JAKARTA -- Emiten produsen keramik PT Arwana Citramulia Tbk. membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,97 triliun sepanjang 2018, tumbuh 13,76% dari capaian tahun sebelumnya yang senilai Rp1,73 triliun.

Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2018 yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia pada Kamis (7/2/2019), beban pokok penjualan emiten berkode ARNA itu tercatat Rp1,5 triliun atau meningkat 12,9% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,33 triliun.

Kendati demikian, perusahaan mampu membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp156,62 miliar pada 2018 atau naik 29,62% dibandingkan dengan 2017 yang sebesar Rp120,83 miliar.

Per 31 Desember 2018, ARNA memiliki aset sebesar Rp1,65 triliun, naik 3,22% dibandingkan dengan per 31 Desember 2017 yang sebesar Rp1,6 triliun. Adapun liabilitas dan ekuitas ARNA masing-masing senilai Rp556,31 miliar dan Rp1,1 triliun.

Berdasarkan catatan Bisnis, perusahaan tersebut menargetka…

Berita Saham FREN | FREN Pimpin Sektor Telko, Market Cap Kalahkan EXCL dan ISAT

Bareksa.com – Perlahan tapi pasti, saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) merangkak naik dan memberi return positif bagi para investornya. Terlebih, saham telekomunikasi milik Grup Sinarmas ini merupakan anggota klub gocap hingga 11 April 2018.

Sepanjang 2018 lalu, saham FREN bangun dari tidurnya setelah cukup lama mendekam di level terendah Rp50. Menutup tahun 2018, posisi FREN berada pada level Rp78 yang artinya naik 56 persen. Bahkan, saham FREN sempat menyentuh level tertingginya Rp163 pada 31 Juli 2018.

Mengawali tahun 2019, tren pergerakkan saham FREN terus menanjak. Membuka perdagangan awal tahun pada level Rp80, kini (per 4 Februari 2019), FREN telah menyentuh angka Rp141 atau naik 80,77 persen dari posisi akhir tahun 2018.

Menutup bulan pertama tahun ini, FREN bahkan sempat menutup perdagangan pada level Rp147. Penguatannya pun kembali berlanjut pada hari ini (Rabu, 6 Februari 2019).

Menutup sesi I hari ini, FREN menguat 16,31 persen ke level Rp164 yang artinya menjadi level t…

Berita Saham MYOR | MENDAG DORONG MAYORA BANGUN PABRIK DI RUSIA

IQPlus, (06/02) - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mendorong produsen makanan dan minuman Grup Mayora untuk membangun pabrik di Rusia, setelah berhasil mengirim produk kopinya sebanyak 1.000 kontainer ke negara "Beruang Merah" tahun lalu.

"Saya akan mendorong Mayora untuk bikin pabrik di Rusia, dan saya meyakini produk kopi Indonesia bisa menjadi merek kopi ternama di Rusia," kata Mendag Enggartiasto Lukita di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan Mendag saat menghadiri Konferensi Pers Pelepasan Ekspor Mayora ke Rusia yang juga dihadiri oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva dan Direktur Jenderal Amerika Eropa Kementerian Luar Negeri Muhammad Anshor.

Mendag mengapresiasi langkah Mayora yang mampu menembus pasar Rusia untuk produk-produk kopinya.

"Kami mengapresiasi dan mendorong agar Mayora dapat terus meningkatkan ekspornya, jangan hanya kopi, kalau bisa semua produk bisa menembus pasar Rusia," ujar dia.

Sement…

Analisa Saham LEAD, INKP, BJBR dan UNVR

Daily Technical 7 February 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 7 February 2019.

IHSG ditutup menguat sebesar poin (1.02%) menuju 6,547.87  pada perdagangan hari Rabu 6 February 2019 kemarin.

Hari ini IHSG berpotensi menguat kembali dan bergerak dalam range 6,522 s/d 6, 574 didorong dari eksternal, yaitu pidato Trump yang siap membuat kesepakatan dagang dengan China dan Delegasi AS yang berganti akan  mengunjungi China untuk melanjutkan dialog damai dagang, hal ini semakin memperkuat damai dagang AS-China akan terwujud.

Sedangkan dari domestik, yaitu rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal IV yang mencapai 5.17% (di atas estimasi) masih akan menjadi pendorong kenaikan IHSG, lalu hari ini akan dirilis data indeks keyakinan konsumen (IKK). 

LEAD, Berhasil menembus resistance downtrend line jangka pendek (yang dilingkari), sehingga berpeluang unutk melanjutkan kenaikan menuju 70 lalu ke 76.
Rekomendasi  : Entry 65. Stop Loss…

Analisa Saham GMFI | 7 Februari 2019

Setelah mencapai target-targetnya di level 234, 256 dan 272, saham ini masih terus bergerak naik di dalam uptrend channelnya yang telah terbentuk sejak awal tahun ini. Saat ini GMFI terlihat sedang membentuk pola reversal rounding bottom, dan membuka peluang menuju target di level 344, dengan minor target di 290 dan 312. Indikator teknikal yang masih bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa saham ini masih bergerak dalam tren positif.

Rekomendasi: Hold & let your profit run. Naikan trailing profit di 256.



http://step-trader.com/2019/02/06/gmfi-rebound-on-track-as-expected/

Analisa Saham WOOD | 7 Februari 2019

Saham dengan code emiten WOOD pada perdagangan rabu lalu (06/02/2019) berhasil menembus Resisten di 624 dengan ditutup di harga 630 dengan mengalami kenaikan sebesar 2.44%.  dan Volume pada hari tersebut terjadi peningkatan yang signifikan dari volume hari sebelumnya ( Volume > VMA 20).  Jika dilihat dari sisi Volume Price Analysis, harga selama 3 hari ini mengalami kenaikan harga dengan candle 3 hijauh dan Volume juga selama 3 hari kebelakang mengalami peningkatan, dapat disimpulkan kenaikan yang terjadi pada WOOD beberapa hari ini merupakan Kenaikan yang "VALID". namun perlu diperhatikan adalah di candle terakhir kemarin terjadi sedikit anomali dimana Spread body candle tidak sesuai dengan volume yang terjadi. Hal ini menyalahi Prinsip yang pernah di kemukan oleh Richard Wickoff yang salah satu prinsip tersebut berkaitan dengan Effort vs Result yakni dimana Effort = Volume dan Result = Price (Spread Body candle).  dalam hal ini WOOD tidak memenuhi kriteria tersebut di …

Analisa Saham CPIN, SMRA dan ADHI | 7 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Feb 7, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,547.88(+1.02%), test resistance at 6,568, trading range hari ini 6,507 – 6,568. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline. dan indikator W%R optimized  cenderung naik. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized, indikator RSI optimized sudah berada di overbought area namun indikator MACD optimized masih cenderung bergerak naik. Daily resistance terdekat di 6,568 dan support di 6,507. Cut loss level di 6,427.

CPIN Daily, 8,000(+0.63%),trading buy, trading range 7,725 – 8,100. indikator MFI optimized akan menguji dan W%R optimized masih cenderung naik. Daily support 7,725 dan resistance di 8,100. Cut loss level di 7,525.

SMRA Daily, 970(+1.51%), trading buy 950 – 1,000. indikator MFI optimized dan W%R optimized masih cenderung menguat. Daily resistance di 1,000. Sementara itu daily support di 950. Cut loss level di 920.

ADHI Daily, 1,675 (+2.45%), trading buy, trading ran…

Rekomendasi Saham William Hartanto | 7 Februari 2019

WH Project Outlook 7 Februari 2019

IHSG ditutup menguat sebesar 66.43 poin (+1.02%) menuju level 6547.88 pada perdagangan hari Rabu 6 Februari 2019.

BECAUSE SOMETHING GREAT IS COMING

Seperti biasanya, apa yang pernah kami ulas hampir semuanya menjadi kenyataan. Beberapa waktu yang lalu, kami membahas tentang potensi IHSG mendapat inflow besar-besaran dari asing jika ekonominya stabil. Karena stabilitas adalah kunci utama saat ini. Negara-negara lainnya sedang dipenuhi ketidakpastian.

Dan benarlah, ekonomi Indonesia tumbuh membaik pada 5.17% secara tahunan 2018. Bagi sebagian orang, ini tidak sesuai dengan janji Presiden Jokowi pada masa kampanye bahwa ekonomi Indonesia akan berada pada 7% di bawah kepemimpinannya. Memang harus diakui, menjelang masa akhir kepemimpinannya, ekonomi Indonesia bisa dibilang stagnan di kisaran 5%, namun investor tidak melihat dari sisi janjinya melainkan kembali lagi, dari stabilitasnya.

Oleh karena itu, bukan hal yag aneh jika sepekan ini IHSG akan kedapa…

Rekomendasi Saham Tetra X Change | 7 Februari 2019

IDX DIRECTION  7 Februari  2019

Hallo Trader dan Investor Indonesia

Hari ini index diperkirakan bergerak terkonsolidasi di area 6500 – 6580 untuk uji resisten 6581. Penting untuk IHSG break area tersebut karena sudah pernah mengalami percobaan dan gagal . Bila area tersebut dipecahkan maka index berpotensi ke level 6671 – 6726 sebagai target jangka pendeknya di Februari 2019

Saham kelompok BASIC-IND  TRADE dapat menjadi fokus disamping FINANCE PROPERY FINANCE dan INFRASTRUCTURE yang masih dalam posisi UPTREND

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : IHSG Kembali Strong Uptrend, Uji Area 6580 Untuk Lanjutkan Kenaikan
Potensi Pergerakan Index : 6500 – 6580

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ACST ARMY BIRD BSDE DIVA DYAN ENRG FINN INKP ITMG JSMR LEAD LINK MDLN MNCN PTPP PWON ROTI SIDO SMGR TBIG UNTR WSKT        (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  : FREN RIGS WIIM MPPA ISSP KAEF ARMY DYAN MLPL LAND WEGE ANTM LEAD ISAT MDLN SSIA IIKP WTON JRPT BKSL SMGR JSMR P…

Analisa Saham LSIP | 7 Februari 2019

LSIP terkoreksi dalam kategori wajar menguji area 1375 yang sebelumnya menjadi area resist line. jika mampu bertahan di atas level ini, terbuka peluang bagi saham ini untuk mengawali fase tren naik barunya dengan lebih meyakinkan. Jika saham ini mampu menguat menembus resisten (saat ini di level 1520), terbuka peluang kenaikan awal menuju 1765 dengan minor target 1560. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, target selanjutnya ada di kisaran 1900an.



Rekomendasi: Speculative Buy jika break 1520.

Disclaimer ON

GALERISAHAM

Analisa Saham PTPP | 7 Februari 2019

PTPP Daily : Trading Buy, Resistance terdekat ke 2,410 sebelum lanjut ke 2,510, Support terdekat sekitar 2,180. Volume rata-rata sisi demand > sisi supply.Terlihat tape reading mulai relatif bagus meskipun secara order book belum menunjang, namu  saat ini terlihat kenaikkan signifikan pada transaction summary (banyak yg lansung beli pada offer). Tetap akumulasi jika sekalipun harga saham ini turun mendekati support dan VAP max juga berada diatas harga skrg.



Tasrul Tanar

Analisa Saham TOWR | 7 Februari 2019

Reminder !

Macquarie (RX) 1/2/19

TOWR OUTPERFORM TP 1200

Sarana Menara Nusantara (TOWR IJ) Shine bright

Key points

We upgrade our TP from Rp1,000 to Rp1,200 whilst increasing our 19E/20E earnings by 18%/12%.

We reiterate our Outperform recommendation on TOWR despite the recent 22% YTD rally

It remains one of the cheapest towercos at 7.6x FY19E EV/EBITDA vs our global coverage avg of 15.8x


Analisa Saham SPTO | 7 Februari 2019

Reminder !

CLSA (KZ) 16/12/18

SPTO INITIATE  BUY TP 1250

Leader of the pack

Dominant player with manufacturing capability
Surya Pertiwi (SPTO IJ), the sole distributor of the TOTO brand, is poised for 17% Ebitda Cagr in 2017-20CL driven by volume growth coupled with additional manufacturing margin. Project sales could still be the volume growth driver for next year, while higher utilisation rate in the manufacturing JV could lead to margin expansion (+150bps at Ebit level in 19CL). We believe the company is one of long-term key beneficiaries in the midst of the property market recovery given its dominant position in the industry. Initiate with BUY and TP of Rp1,250.


Update Harga Penting Saham | 7 Februari 2019

S&P 500 snaps 5-day winning streak

Stocks slipped on Wednesday as Wall Street digested mixed quarterly earnings results as well as President Donald Trump's second State of the Union address.

Dow.....25390   -21.2        -0.08%
Nasdaq..7375   -26.8       -0.36%
S&P 500.2732   -6.1         -0.22%

FTSE.......7173   -4.3          -0.06%
Dax........11325  -43.3        -0.38%
CAC........5079   -4.3           -0.08%

Nikkei....20874    +29.6      +0.14%
HSI.........27990   closed     +0%
Shanghai.2618    closed     +0%
ST Times.3185    closed     +0%

Indo10Yr..7.8921     -0.1643     -2.04%
INDOBex246.7566  +2.2226    +0.91%
US10Yr....2.7020      unch          +0%
VIX.......... 15.38        -0.19          -1.22%

USDIndx .....96.3880  +0.314   +0.33%
Como Indx..180.56     +0.61     +0.34%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL......55.50      -6.58      -10.60%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS......112.12     unch       +0%   
(5-yr INOCD5) 

IDR........13920.00   -41.50      -0.30%
Jisdor....…

Analisa Pasar Global | 7 Februari 2019

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Feb 7, 2019)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street Tumbang, Reli Lima Sesi Beruntun S&P 500 Berakhir

Keperkasaan lima sesi beruntun S&P 500 berakhir pada Rabu, setelah serangkaian laporan keuangan emiten yang variatif, termasuk kinerja yang lemah dari perusahaan videogame.

Dow Jones -21,22 poin atau turun 0,08% menjadi 25.390,30. Nasdaq -0,36% atau turun 26,80 poin menjadi 7.375,28. S&P -0,22%,  turun 6,09 poin menjadi 2.731,61.

Lebih dari 55 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan kinerja kuartalan hingga Rabu pagi, menurut FactSet. Dari perusahaan tersebut, 68 persen di antaranya berhasil melampaui ekspektasi.

Para analis wall street mengatakan pidato kenegaraan Presiden Donald Trump, Selasa malam, tidak berpengaruh banyak terhadap pasar saham.

Europe

Bursa Eropa terhenti setelah munculnya tanda terbaru dari kesulitan ekonomi di zona euro

Bursa Eropa sebagian besar berakhir m…

Analisa Saham SRIL | 7 Februari 2019

SRIL: Steady balanced growth

SRIL merupakan perusahaan tekstil dengan vertical integration untuk produk midstream tekstil dengan lokasi pabrik terpusat di Jawa Tengah. Penjualan SRIL terus tumbuh setiap tahun dengan CAGR 2013 – 2017 sebesar 13,9%, dimana per 9M18 SRIL mencatatkan penjualan sebesar USD764 juta (+33,4% YoY) dengan proporsi berimbang antara domestik dan ekspor (46,9% vs 53,1%). Disisi lain, SRIL mampu mempertahankan stabilitas dari tingkat profitabilitasnya dimana net profit margin konsisten dikisaran 8% - 9% sejak 2014 dengan CAGR 2013 – 2017 sebesar 21,3%, dimana per 9M18 laba bersih SRIL tercatat sebesar USD70 juta (+49,2% YoY). Tingkat hutang SRIL sedikit lebih tinggi dibanding peers namun masih dapat terjustifikasi oleh tingkat pertumbuhan dimana per 9M18, net gearing SRIL berada pada level 1,1x (rerata peers 0,9x). Kami memandang kinerja SRIL masih akan prospektif kedepan didorong oleh: 1) konsistensi peningkatan kapasitas, 2) vertical integration dan diversifikasi…