google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni 19, 2017

Berjta Saham BVIC 19 Juni 2017

Perusahaan investasi asal Jerman, Deutsche Investitions und Entwickluungsgesellschaft (DEG), dalam waktu dekat berencana menambah lagi saham di Bank Victoria. Saat ini DEG telah mempunyai 9 % saham di bank berkode saham BVIC ini melalui private placement. Saat ditemui disela coffe break pertemuan para Bankir di Seminar Ekonomi yang berlangsung di Jakarta (19 Juni), Marc Oliver Jünemann, Vice President Financial Institutions Equity DEG belum mau merinci berapa maksimal saham yang akan ditambah di Bank Victoria. “Namun kami tidak akan menjadi pemegang saham mayoritas, tentu nya harga yang kami harapkan sama saat private placement, diharga 350”. Lanjutnya Marc mengatakan "Tentunya public mengetahui Income Statement Bank Victoria telah mengalami pertumbuhan nett income yang baik sekali terutama Q4 2016 dan Q1 2017. Mudah mudahan dalam waktu dekat ini, kami akan mengulang lagi pembicaraan yang pernah kami lakukan sebelumnya, minimal sama yang pernah dulu disepakati". Perusahaan

Berita Saham BNGA 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah menyiapkan dana untuk membayar bunga dua obligasinya yakni bunga ke-28 Obligasi Subordinasi I Tahun 2010 dan bunga ke-26 Obligasi Subordinasi II tahun 2010. Menurut keterangan Mulyawan Gandi, Head of Strategy & Investor Relations Perseroan Senin, besaran bunga ke-28 yakni Rp38.985.000.000 sedangkan bunga ke-26 sebesar Rp43.400.000.000. Namun untuk Obligasi Subordinasi I Tahun 2010, perseroan juga akan melunasi pokok obligasi sebesar Rp1.380.000.000.000 sehingga jika ditambah dengan bunga maka total pembayaran pelunasan pokok dan bunga Obligasi Subordinasi I Tahun 2010 mencapai Rp1.418.985.000.000. Sedangkan untuk Obligasi Subordinasi II Tahun 2010 belum jatuh tempo dan memiliki pokok obligasi sebesar Rp1.600.000.000.000. (end)

Berita Saham KMTR 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) hari ini resmi melantai di pasar modal. Perusahaan yang bergerak di bidang industri karet ini menjadi emiten ke 12 yang listing tahun ini. Pada saat dicatatkan saham yang memiliki kode KMTR ini langsung menguat 142 poin atau 31% ke level Rp 600 dan sudah bertengger di level Rp685 atau naik 49,5% (Rp227) pada jam 10.05 WIB. Adapun harga penawaran awal dipatok pada level Rp 458 per saham. Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat menyambut baik kedatangan KMTR. Dia berharap perseroan bisa ikut memajukan pasar modal "Kita berharap ke depannya ikut aturan main pasar modal Indonesia," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin.(end)

Berita Saham AGRS 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan perdagangan dua emiten sejak sesi pertama Senin pagi ini yakni PT Evergreen Invesco Tbk dan PT Bank Agris Tbk (AGRS). Menurut keterangan Irvan Susandy, Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI Senin. suspensi dilakukan karena telah terjadi peningkatan harga kumulatif pada kedua saham sehingga dalam rangka cooling down maka BEI melakukan suspensi. Penghentian sementara kedua saham dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan pada kedua saham tersebut. (end)

Berita Saham BKSL 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Sentul City Tbk (BKSL) yang digelar pada 16 Juni 2017 lalu memutuskan untuk tidak membagikan dividen Menurut keterangan perseroan Senin, laba bersih 2016 sebesar Rp562 miliar ditetapkan sebesar Rp1 miliar untuk dana cadangan umum dan sisa laba Rp561 miliar untuk mengembangkan usaha dan memperkuat struktur permodalan. RUPS yang dihadiri oleh 80,1% pemegang saham perseroan ini juga menyetujui susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sbb" Direksi Presiden Direktur : Keith Steven Muljadi Direktur Independen : Syukurman Larosa Direktur : Ricky Kinanto Teh Direktur : Rickey Mabbun Leuterio Komisaris Presiden Komisaris/Indp. : Tranggono Ting Wakil Preskom : Antonius P. Kristanto Komisaris Independen : Soemarso Slamet Rahadjo Komisaris : Sumarsono

Berita Saham VOKS 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Voksel Electric Tbk (VOKS) mulai memperdagangkan nominal saham baru di pasar reguler/negosiasi pada 3 Juli 2017 mendatang. Menurut keterangan perseroan Senin, perdagangan dengan nominal saham baru di pasar tunai dilakukan pada 6 Juli 2017. Voksel Electric telah disetujui dalam RUPS 19 Mei lalu untuk melakukan pemecahan nominal saham dengan perbandingan 1:5 dari harga nominal lama Rp500 menjadi Rp100 per lembar saham. Jumlah saham perseroan sebelum stock split sebanyak 831.120.519 lembar menjadi 4.155.602.595 per lembar. (end)

Berita Saham WSBP 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) akan melakukan rencana pembelian kembali sahamnya (buyback) saham sebesar maksimal 7% dari total saham perseroan atau sebanyak 1.845.281.027 lembar. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa pelaksanaan buyback ini akan digelar selama 18 bulan sejak disetujui dalam RUPS Tahunan perseroan yang akan digelar 26 Juli 2017 mendatang. Perseroan menganggarkan biaya buyback sebesar Rp1 triliun termasuk biaya-biaya lainnya yang terkait pelaksanaan buyback. (end)

Berita Saham ADHI 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menetapkan bunga obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar 9,25% dari kisaran sebesar 8,75-9,50% sebelumnya. Menurut keterangan perseroan Senin, nilai obligasi sebesar Rp3,5 triliun yang merupakan bagian dari rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan II senilai Rp5 triliun. Sejumlah Rp2,736 triliun dijamin dengan kesanggupan penuh dan berjangka waktu 5 tahun dan sisanya Rp764 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik. Masa penawaran pada 19 Juni 2017 dan pencatatan di BEI pada 3 Juli 2017. Pefindo memberikan peringkat idA- untuk obligasi ini. Bahana Sekuritas, BCA Sekuritas, Danareksa Sekuritas dan Mandiri Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi dengan wali amanat Bank Mega Tbk. (end)

Berita Saham ASBI 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp12,5 per lembar saham pada 19 Juli 2017. Menurut keterangan perseroan Senin, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 7 dan 10 Juli 2017 sedangkan di pasar tunai 12 dan 13 Juli 2017 dengan DPS hingga 12 Juli 2017. Dalam RUPS Tahunan 15 Juni lalu, ditetapkan penggunaan laba bersih 2016 yang sebesar Rp15.304.781.000 sebagai dana cadangan Rp765.239.050, sebagai dividen Rp4.354.83.900, Rp207.450.000 sebagai dividen tanda laba untuk 461 sertifikat Tanda Laba dan sisanya untuk laba ditahan. (end)

Berita Saham BATA 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang sahamnya sebesar Rp5,55 per lembar saham pada 19 Juli 2017 mendatang. Menurut keterangan perseroan Senin, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 22 dan 23 Juni 2017 sedangkan di pasar tunai 4 dan 5 Juli 2017 dengan DPS hingga 4 Juli 2017. Dalam RUPS Tahunan yang digelar 15 Juni lalu, ditetapkan penggunaan laba 2016 sebesar Rp50.000.000 sebagai dana cadangan, dan Rp7.215.000.000 sebagai dividen serta sisa laba untuk laba ditahan. (end)

Berita Saham FREN 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Smartfren Tbk (FREN) pada 15 Juni 2017 telah melakukan pelunasan atas Obligasi I Mobile-8 Telecom Tahun 2007 sebesar Rp603 miliar yang jatuh tempo di tanggal tersebut. James Wawengkan, Sekretaris Perusahaan Perseroan dalam keterangannya Senin menyebutkan bahwa dana yang digunakan untuk melakukan pelunasan berasal dari penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK) II perseroan. Menurut James, dengan adanya pelunasan obligasi perseroan tersebut otomatis akan mengurangi jumlah liabilitas perseroan. (end)

Berita Saham ITMA 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA) meraih pendapatan usaha sebesar US$135,16 ribu hingga periode 31 Maret 2017 naik tipis jika dibandingkan dengan pendapatan usaha sebesar US$133,50 ribu tahun sebelumnya di periode yang sama. Menurut laporan keuangan perseroan yang diperoleh Senin, karena beban pokok tidak tercatat maka laba bruto dibukukan sama yakni US$135,16 ribu naik tipis dari laba bruto tahun sebelumnya US$133,50 ribu. Perseroan mencatat lonjakan laba sebelum pajak penghasilan menjadi US$41,00 juta usai mencatat rugi sebelum pajak US$58,90 ribu karena melonjaknya bagian atas hasil bersih asosiasi menjadi US$41,10 juta dari bagian laba US$70,33 ribu di tahun sebelumnya. Sementara itu bersih diraih US$41,00 juta dari rugi bersih US$558,90 ribu di periode Maret tahun sebelumnya. Jumlah aset perseroan hingga 31 Maret 2017 tercatat sebesar US$132,65 juta naik tajam dibandingkan jumlah aset per 31 Maret 2016 yang US$91,35 juta. (end)

Berita Saham GGRM 19 Juni 2017

IQplus, (19/06) - PT Gudang Garam Tbk Kediri, Jawa Timur, membagikan dividen sebesar Rp5 triliun lebih atau sebesar Rp2.600 per saham untuk tahun buku 2016. "Dividen tahun ini sama dengan dividen tahun lalu yaitu Rp2.600 per lembar saham," kata Direktur PT Gudang Garam Tbk Heru Budiman kepada wartawan setelah rapat umum pemegang saham (RUPS) yang diikuti jajaran direksi serta pemegang saham di Hotel Grand Surya Kediri, Jawa Timur, Sabtu. Ia juga mengatakan industri rokok sejak 2016 hingga saat ini mengalami penurunan kecil. Salah satunya karena adanya yang harus dipenuhi terlebih dahulu, misalnya adanya perbaikan. Selain itu, ia juga mengatakan dalam sektor lainnya misalnya biaya hidup juga ada peningkatan, transportasi ataupun bahan pokok. Namun, untuk keputusan pemerintah terkait dengan kenaikan tarif dasar listrik, ia menyebut, untuk listrik bukan komponen yang besar, melainkan cukai yang terbesar. "Kenaikan listrik bukan komponen yang besar. Item yang terbesar adalah

Berita Saham BBTN 19 Juni 2017

IQPlus, (19/06) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan dapat mendongkrak aset sedikitnya 18 persen menjadi Rp253 triliun hingga akhir 2017 dari posisi saat ini sebesar Rp214 triliun, sehingga perseroan dapat menjadi bank terbesar kelima di Indonesia. Direktur Utama BTN Maryono saat diskusi dengan media usai berbuka puasa di Jakarta, Minggu (18/6) malam, mengatakan peningkatan aset tersebut akan mendukung daya saing perseroan menjelang integrasi pasar perbankan di ASEAN secara menyeluruh (ASEAN Banking Integration Framework/ABIF) pada 2020. "BTN harus melakukan loncatan transformasi, tahun ini juga kami gencarkan efisiensi di sisi operasional," ujar dia. Saat ini, BTN menempati posisi bank dengan aset terbesar keenam di Indonesia. Maryono mengaku optimistis target pertumbuhan aset itu dapat tercapai. Salah satu upayanya, kata Maryono, BTN akan tetap fokus merambah pasar kredit pemilikan rumah (KPR). Menurut dia, KPR yang akan disalurkan BTN dalam sisa 2017 u

Analisa IHSG Menjelang Lebaran 19 Juni 2017

(OpisBoi‘s Technocopter) Ahead of coming Iedul Fitri’s Holiday, the rest of this week’s trading sessions will likely be shallow and choppy. As we seen last week the JCI ends lower to 5,723.64 pts, shrunk -0.91% as most market participants cashed out their gains and pushed the misc-industry, basic-industry index down by -1.70% and 1.05% respectively. On the flip side, Foreign Investors were recording a net purchase by IDR200bn across the board among 92,968.76mn shares traded. Weakened stocks outnumbered the rising ones by 208 and 128. This Evening Doji Star could be a bearish reversal of an upward attempt of the JCI, or restrain the market within its distribution area at 5,745 – 5,790. Having said that, with around 2.3% volatility’s – in the last 5 trading days, JCI expected to walk around 5,705 – 5,780 pts with 5,690 as the stop-loss level. These stocks might still have some room for trading (TradingBuy); BMRI BJTM INCO INDF ICBP; Foreign Investors eyed on some of these stocks; M

Analisa Saham KBLI 19 Juni 2017

Saham KBLI mulai konsolidasi di area strong support. Volume transaksi yang turun di bawah rerata 20 hari mengindikasikan tekanan jual saham KBLI mulai berkurang. Dari indikator bollinger band yang mulai menyempit mengindikasikan fase konsolidasi saham KBLI akan segera berakhir. Target rebound saham KBLI kisaran resistance 580. Support saham KBLI 472-436 & acuan risk level <436 .="" p=""> Katalis saham KBLI program pembangkit listrik 35000 MW. Penjualan KBLI sebagian besar atau 40% kepada PT perusahaan listrik negara (PLN). Tahun ini net profit KBLI estimasi masih akan bertumbuh seiring dengan berjalannya program pembangkit listrik 35000 MW. Pemerintah telah berkomitmen untuk merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35000 Megawatt (MW) dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019). Sepanjang 5 tahun ke depan, pemerintah bersama PLN dan swasta akan membangun 109 pembangkit; masing-masing terdiri 35 proyek oleh PLN dengan total kapasitas 10.681 MW dan 7

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas Bandung 19 Juni 2017

Saham Pilihan Hasil Morning Meeting AISA, KLBF, Dorongan dari bulan puasa dan jelang lebaran INDF, Dorongan dari harga sahamnya yang telah jatuh dalam dan saham ini juga di untungkan dengan adanya bulan puasa dan jelang lebaran MEDC, ELSA, dorongan dari kenaikan harga minyak dimana hari Jumat di tutup menguat 0,63% MPPA, LPPF, RALS, dorongan dari jelang lebaran dimana daya beli masyarakat akan meningkat

Analisa Saham MAPI-TELE-TLKM-ERAA-SCMA 19 Juni 2017

IHSG: 5.724 (-0,9%) Trading range: 5.700 – 5.750 IHSG hari ini diperkirakan akan berfluktuasi dengan kecenderungan menguat terbatas. Berpeluang rebound dari support MA20. RSI di level 52,3 sementara MACD flat. 52 week range: 4.972 – 5.874 MAPI – 6.325 – Spec BUY Boleh beli selama bertahan diatas level 6.275 dengan level jual di 6.575 – 6.775. Cut loss jika tutup dibawah level 6.225. Rebound dari support MA(5,50) disertai volume. RSI di level 53,5 sementara MACD positif convergence. 52 week range: 4.030 – 6.775 TELE – 1.200 – Spec BUY Boleh beli selama bertahan diatas level 1.180 dengan level jual di 1.250 – 1.300. Cut loss jika tutup dibawah level 1.150. Berpeluang breakout resist MA20 dengan akumulasi volume. RSI di level 58,6 sementara MACD negatif divergence. 52 week range: 570 – 1.260 TLKM – 4.370 – Spec BUY Boleh beli selama bertahan diatas level 4.360 dengan level jual di 4.420 – 4.500. Cut loss jika tutup dibawah level 4.300. Berpeluang breakout resist MA20

Analisa Saham BBCA 19 Juni 2017

BCA Sekuritas on Bank Negara Indonesia (BBNI) 6/13/2017 Smooth sailing - BBNI akan menerbitkan obligasi bertenor 5 tahun senilai Rp3,0 triliun dengan kupon 7.8-8.2%, dengan harapan dapat meminimalkan ketidaksesuaian jatuh tempo dalam profil risiko kreditnya. Dari total pinjaman sebesar IDR397tn, total pinjaman infrastruktur tercatat sekitar Rp87 triliun, terhitung sekitar 22% pada akhir Maret 2017 - Meskipun manajemen tengah mencari pinjaman tambahan sejumlah IDR5-6tn untuk dimasukkan ke dalam restrukturisasi hutang (saat ini: IDR31tn), hal ini menunjukkan kecenderungan penuruanan dalam proporsi restrukturisasi hutang terhadap total pinjaman. Pendapatan 2017 diproyeksikan tumbuh sebesar 14,8% YoY, karena: 1) dukungan dari pertumbuhan kredit, 2) biaya provisioning yang lebih rendah dan 3) fee-based income yang lebih tinggi - Valuasi: BUY dengan TP Rp7,500

Analisa Saham BEST 19 Juni 2017

NH Korindo on Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) 6/13/2017 Beyond target - BEST membukukan marketing sales 2017 sebesar 12 ha dan berpotensi menambahkan 7 ha di akhir 2017. Sehingga, total penjualan lahan BEST di 1H17 seluas 19 ha atau setara 63% dari target 2017 seluas 30 ha. Estimasi penjualan lahan BEST dari 30 ha menjadi 40 ha dengan harga jual rata-rata (ASP) sebesar IDR2.6mn per sqm dan meningkatnya recurring income division seperti penyewaan gedung dan kantor merupakan katalis bagi peningkatan revenue 2017 - Marketing sales 2017 kawasan industri meningkat seiring dengan perbaikan investasi langsung, baik foreign direct investment (FDI) atau domestic direct investment (DD). Direktur Pemasaran yang baru, Wijaya Surya, memiliki kemitraan baik dengan Daiwa House Industry sehingga akan meningkatkan jumlah konsumen Jepang. BEST juga mendekati industri otomotif asal Kanada dan China untuk membeli kawasan industri BEST - Valuasi: BUY dengan TP Rp450

Analisa Pagi Pasar Saham Indonesia Mirae Asset Sekuritas 19 Juni 2017

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) Kami memperkirakan keberlanjutan selling pressures dari lokal sebagaimana kita memasuki minggu terakhir musim puasa (yaitu, meningkatnya permintaan uang). Di sisi lain, asing terus mengakumulasi saham Indonesia meski terjadi kenaikan suku bunga oleh the Fed. Kami mencatat bahwa panduan ke depan tetap tidak berubah - yang menyinggung fakta bahwa mereka memperkirakan kenaikan tiga tingkat tahun ini dan sejalan dengan ekspektasi pasar. Market Indicator JCI: 5,723.64 (-0.91%) EIDO: 27.05 (-1.13%) DJIA: 21,384.28 (+0.11%) FTSE100: 7,463.54 (+0.60%) USD/IDR: 13,299 (+0.10%) 10yr GB yield: 6.82% (-2bps) Oil Price: 44.74 (+0.63%) Foreign net purchase: IDR200.1bn Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141) TOP BUY: TLKM, BBCA, TBIG, MIKA, SCMA TOP SELL: BBRI, INDF, UNTR, LPPF, ADRO Most actively traded stocks (HOTS screen #0102) BBCA, TLKM, BBRI, ASII, BMRI Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.

Analisis Pagi Pasar Saham Indonesia (Valbury Sekuritas) 19 Juni 2017

Analisis Pagi Pasar Saham Indonesia (Valbury Sekuritas) 19 Juni 2017 VIEW MARKET  Sentimen pasar dari luar negeri: • Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah diselidiki oleh pengacara khusus Robert Mueller atas kemungkinan penghalang keadilan. Mueller memimpin penyelidikan FBI mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan. Trump akan di-investigasi oleh jaksa khusus Robert Mueller yang ditunjuk secara independen oleh jaksa agung AS. Kabarnya, dua anggota Partai Demokrat di Kongres AS mengkonfirmasikan penyusunan draf impeachment Trump. • Fokus pasar juga akan tertuju pada peristiwa politik di Inggris dan pidato beberapa anggota FOMC pasca kenaikan suku bunga The Fed. Sentimen pasar dari dalam negeri : • Bank Indonesia (BI) perkirakan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II/2017 akan sedikit lebih baik dari realisasi kuatal I/2017 sebesar 5,01 persen karena perbaikan konsumsi rumah tangga saat Ramadhan, Lebaran, dan kenaikan investasi swasta. •

Analisa Saham TLKM-TINS-SOCI-ICBP 19 Juni 2017

TLKM Buy TP1 4455 , TP2 4590, Target 4650 Support 4320 Stop loss TLKM sedang uptrend, dan sekarang sedang di support channel uptrendnya, jumat lalu di wall street TLKM mengalami kenaikan 1% yang mana cukup besar jika dibandingkan dengan EIDO yang mengalami penurunan. Secara Bandarmology Pemain Besar di TLKM adalah RX,DP, AK, waspadai jika MS buang barang namun saham big caps lapis 1, tidak begitu cocok untuk dianalisa secara bandarmology. TINS Buy on Breakout 810 TP1 870 TP2 910 Stop Loss 755 TINS sedang downtrend, saat ini bergerak di range harga 760-810, harga komoditas TIN (Timah) sedang naik sehingga menjadi sentimen positif untuk TINS. Secara Bandarmology Pemain Besar di TINS adalah YP dan GR waspadai jika FG dan OD buang barang. SOCI Buy on Breakout 328 TP1 348 TP2 374 Stop Loss 298 SOCI sedang downtrend, namun jumat kemarin telah muncul candle inverted hammer dengan tiang yang cukup panjang keatas yang mana menembus range harga ko

Rekomendasi Saham Henan Putihrai 19 Juni 2017

RALS RALS ditutup melemah tetapi masih mampu bertahan diatas MA200 dan 38.2% FR di 1230 dan 1240. Speculative buy jika harga mampu bertahan dan menguat diatasnya dengan target break 61.8% FR di 1340 yang menjadi resistance sejak May'17. Volume baru mencapai 0.81x rata-rata 20 hari. Rekomendasi Speculative Buy Entry Level: 1250-1260 Target: 1340 Stoploss: 1230 AISA AISA ditutup menguat setelah turun beberapa minggu terakhir, maka membuka peluang naik keatas MA nya. Saat ini R1: 1840 / MA10 & 23.6%FR dan R2: 1970 / MA20 & 38.2% FR. Volume mencapai 4.08x rata-rata 20 hari. Rekomendasi Speculative Buy Entry Level: 1800-1810 Target: 1840/1970 Stoploss: 1665 LQ45 LQ45 ditutup melemah tetapi masih mampu bertahan diatas support MA10 / 960. Tekanan aksi taking profit dan volume meningkat, jika kembali melemah support selanjutnya di MA20 / 958 dan antisipasi rebound di MA 50 / 945. Rekomendasi Sell Support: 958/945 Resistance: 974

NH Morning Briefing 19 Juni 2017

NH Morning Briefing – Juni 19 2017 Indonesian Market Recap IHSG melemah Jumat lalu di tengah kenaikan asumsi nilai tukar rupiah terhadap USD oleh Bank Indonesia pada 2018 dari 13.300-13.400 menjadi 13.300-13.500. Top losers: Trade (-1.93%), Misc Ind (-1.71%), Basic Ind (-1.06%) Today’s Outlook: Proyeksi Bank Indonesia Untuk hari ini kami mengestimasi IHSG cenderung bergerak flat dengan support range of 5703-5705 dan resistance range of 5754-5759. Memasuki pekan terakhir sebelum libur panjang Idul Fitri diperkirakan aktifitas perdagangan diperkirakan akan menurun. Dari domestik sentimen terkait inflasi masih menjadi fokus. Bank Indonesia menyatakan bahwa inflasi pada pekan kedua Juni hanya mencapai 4,17% lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan Mei. Namun Bank Indonesia juga merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2017 dari estimasi awal 5,2% menjadi 5,17% yang dipicu estimasi perlambatan ekonomi di 3Q17. Stocks Recommendation MEDC – Trading Buy. Cut Loss If Below 2600 2600

Analisa Saham AISA, PTPP 19 Juni 2017

IHSG (5.685-5.765) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 5.685 kemudian 5.645 dengan resist di 5.765 dan 5.810. AISA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.865 kemudian 1.930 dengan support di 1.730, cut loss jika break 1.660. PTPP (Spec Buy) : Target kenaikan harga berada pada level 4.410 kemudian 4.450 dengan support di 4.330, cut loss jika break 4.290. PTPP (SELL) : Target pelemahan harga berada pada level 3.050 kemudian 2.960 dengan resist di 3.230 kemudian 3.320. IPOT Chart Analysis

Cum Date Dividen Sepekan 19 Juni 2017

Cum Date Dividen RDTX : Rp90/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 TKIM : Rp5/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 INKP : Rp30/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 PDES : Rp35,3/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 APLN : Rp2/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 12 Juli 2017 PBSA : Rp20/saham Cum : 19 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 AHAP : Rp1/saham Cum : 20 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 ABDA : Rp90/saham Cum : 20 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 MYOR : Rp21/saham Cum : 21 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 JTPE : Rp29/saham Cum : 21 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 RUIS : Rp6/saham Cum : 21 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 ASDM : Rp69/saham Cum : 21 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 SMRA : Rp5/saham Cum : 22 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 CTRA : Rp4,75/saham Cum : 22 Juni 2017 Pay : 14 Juli 2017 TRST : Rp5/saham Cum : 22 Juni 2017 Pay : 16 Juli 2017 AMIN : Rp8/saham Cum : 22 Juni 2017 Pay : 12 Juli 2017 ASBI : Rp12,5/saham Cum

IPO KMTR 19 Juni 2017

KMTR akan listing hari ini 19 Juni 2017 di BEI, dengan harga Rp 458. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan karet ini memperoleh dana sekitar Rp 527 miliar dari 15% saham yang di distribusi ke publik. Dana IPO ini dialokasikan antara lain untuk pembayaran utang (porsi 22%) dan investasi anak usaha (58%) serta modal kerja (20%). Pada Laporan Keuangan 2016 emiten mencatat penjualan Rp 7.69 triliun dengan Aset Rp 3.8 triliun, utang Rp 2.75 triliun serta laba Rp 209 miliar, Saat ini KMTR (Rp 458) diperdagangkan pada PBV 3.3x (BV 137) dan PE 16.9x (EPS 27).

Saham Online di Facebook