Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 27, 2019

Strategi Trading Menggunakan GAP UP

Gap adalah area pada grafik di mana harga saham (atau instrumen keuangan lainnya) bergerak naik atau turun dengan tajam, dengan sedikit atau tidak ada perdagangan di antaranya. Akibatnya, bagan aset menunjukkan celah dalam pola harga normal. Trader yang giat dapat menafsirkan dan mengeksploitasi celah ini untuk mendapatkan keuntungan. Artikel ini akan membantu Anda memahami bagaimana dan mengapa Gap terjadi, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk menghasilkan perdagangan yang menguntungkan.
Konsep Dasar Gap Gap terjadi karena faktor fundamental atau teknikal yang mendasarinya. Misalnya, jika pendapatan perusahaan jauh lebih tinggi dari yang diharapkan, saham perusahaan mungkin akan menganga pada hari berikutnya. Ini berarti harga saham dibuka lebih tinggi daripada penutupan sehari sebelumnya, sehingga meninggalkan celah. Di pasar forex, tidak jarang sebuah laporan menghasilkan begitu banyak gebrakan sehingga memperluas penawaran dan meminta spread ke titik di mana celah yang si…

Saham TLKM | Telekomunikasi Indonesia (TLKM) Tak Berniat Akuisisi Perusahaan Seluler

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. menyebut hingga saat ini perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan akuisisi terhadap perusahaan penyedia seluler.
Direktur Keuangan Telekomunikasi Indonesia Harry M. Zen mengatakan bahwa dengan penguasaan market share yang besar dan cakupan wilayah yang paling luas di Indonesia, menurutnya aksi akuisisi belum diperlukan hingga saat ini.
“Karena posisi kami yang dengan cakupan kami sekarang, mungkin agak sulit bagi kami melakukan akuisisi nanti bisa market share kami bisa terlalu besar, jadi kita tidak melakukan aksi yang active action itu,” ujarnya di Jakarta, Selasa (26/3/2019).
Meski demikian, lanjut Harry, perseroan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan akuisisi di luar bisnis penyedia jasa telekomunikasi. Salah satu akuisisi yang dilakukan emiten berkode saham TLKM tersebut pada tahun ini yakni akuisisi perusahaan penyedia menara seluler.
Pada 6 Maret 2019, TLKM melakukan akuisisi saham PT Persada Sokka T…

Saham JSMR | Garap Proyek Jalan Tol, JSMR Raih Dana Talangan Rp 4 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah sibuk mencari pendanaan untuk mendanai proyek tolnya. Emiten pelat merah ini setidaknya telah mengamankan satu sumber dana tahun ini.
Perusahaan memperoleh kredit sindikasi dana talangan tanah senilai Rp 4 triliun. Pinjaman ini berasal dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri. Perjanjian pinjaman ini telah ditandatangani semua pihak kemarin, Selasa (26/3).
Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), pinjaman tersebut bakal digunakan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng- Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan akan menjadi bagian dari Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Tahap II (JORR2).
Bukan hanya instrumen utang. JSMR juga berupaya mencari pendanaan melalui instrumen ekuitas. Salah satunya melalui penerbitan dana investasi infrastruktur (Dinfra) sekitar Rp 700 miliar.
Direktur Keuangan JSMR Donny Arsal mengatakan, proses instrumen yang menjad…

Saham AUTO | Anak Usaha Astra Otoparts (AUTO) Menargetkan Produksi 3.000 Unit AMMDes

KONTAN.CO.ID - BOGOR. Anak usaha PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia alias KMWI, menargetkan produksi perdana Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) KMW sebanyak 3.000 unit pada tahun ini. Target produksi tersebut sejalan dengan kemampuan pabrik di Citeureup, Bogor, Jawa Barat.
KMWI akan memasarkan produk mulai April 2019. Proses pemasaran dan layanan purna jual alias after sales service melibatkan PT Kreasi Mandiri Wintor Distribusi (KMWD) dan jaringan Grup Astra. KMWD terafiliasi dengan KMWI.
Ada dua sistem penjualan AMMDes-KMW. Salah satunya yakni penjualan melalui e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan harga jual harga Rp 70 juta per unit. Harga belum termasuk fungsi tambahan.
Cara pemasaran lain melalui pasar ritel. Namun banderol harga jual pada segmen ini bakal lebih mahal ketimbang e-katalog LKPP.
Secara bertahap, KMWI bakal mengerek kemampuan produksi. Ambisinya ke depan adalah meningkatkan kemampuan produksi…

Saham NIKL | Pasca Merugi Pada Tahun Lalu, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Utilitas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja bottom line PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) alias Latinusa memerah pada tahun lalu. Produsen pelat timah tersebut menanggung rugi bersih tahun berjalan sebesar US$ 1,54 juta. Padahal, setidaknya dua tahun sebelumnya perusahaan tersebut masih meraup cuan.
Manajemen Latinusa berdalih, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) menyebabkan bottom line tertekan. Kerugian kurs yang mereka tanggung tahun lalu mencapai US$ 2,28 juta. "Faktor kurs terhadap dollar AS ini di luar kendali kami," ujar Ardhiman T. A, Direktur Utama PT Pelat Timah Nusantara Tbk saat paparan publik, Selasa (26/3).
Dalam periode tiga tahun terakhir, kinerja bottom line Latinusa 2018 otomatis menjadi yang terendah. Adapun tren kinerja bottom line tersebut berbanding terbalik dengan kinerja top line pada periode yang sama. Untuk periode tahun 2018 dibandingkan dengan tahun 2017 misalnya, penjualan bersih naik 7,48% menjadi US$ 163,14 juta.
Mayoritas …

Saham BNLI | Due Diligence Kelar, Bank Mandiri Lanjutkan Rencana Akuisisi Bank Permata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabar Bank Mandiri (BMRI) mengakuisisi Bank Permata (BNLI) belum kunjung reda. Terbaru, Bank Mandiri bersama dengan Morgan Stanley dikabarkan sudah merampungkan kajian atas kemungkinan akuisisi BNLI.
Hasil kajian, harga penawaran yang diinginkan Bank Mandiri atas akuisisi di kisaran Rp 1.115-Rp 1.200 per saham atau 1,4 atau 1,5 kali nilai buku atau price book value (PBV). Masih dari sumber yang sama, pasca jadi pengendali, Bank Mandiri rencananya akan menggabungkan Bank Permata dengan PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap).
Bank Mandiri dikabarkan sudah melakukan pembicaraan akuisisi 44,56% saham milik Astra International di BNLI. Dengan jumlah saham 44,56% setara 12,49 miliar saham, Bank Mandiri harus menyiapkan dana di kisaran Rp 13,93 triliun-Rp 14,99 triliun.
Ini tak menjadi soal. Pasalnya, Bank Mandiri memiliki kelebihan modal hingga Rp 30 triliun, antara lain dana ini akan digunakan untuk akuisisi bank. Sekadar mengingatkan, tahun 2006 silam, StanChart dan…

Analisa Saham GGRM, PGAS dan BMRI

IHSG (6.440 - 6.500) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.500 kemudian 6.530 dengan support di level 6.440 dan 6.410.
GGRM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 86.175 kemudian 88.075 dengan support di level 82.175, cut loss jika break 80.350.
PGAS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.400 kemudian 2.450 dengan support di level 2.340, cut loss jika break 2.300.
BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.475 kemudian 7.575 dengan support di level 7.275, cut loss jika break 7.175.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/e/3c7hk6

IHSG Tutup Gap Atas?

WH Project Outlook 27 Maret 2019
IHSG ditutup menguat sebesar 58,74 poin (+0.92%) menuju level 6469.99 pada perdagangan hari Selasa 26 Maret 2019.
MUNGKINKAH GAP ATAS DITUTUP HARI INI?
Tepat menguat setelah menutup gap bawah, kali ini IHSG meninggalkan gap atas pada 6520. Resistance yang sulit ditembus kini dihadapi lagi.
Dengan sentimen penguatan DJIA semalam, maka bukan hal yang aneh jika hari ini penguatan IHSG berlanjut namun terbatas. Pada dasarnya sentimen internal diperlukan untuk pergerakan IHSG dan perannya lebih dominan.

Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?
Secara teknikal, IHSG akan melanjutkan penguatannya namun terhadang kembali oleh resistance 6520.
IHSG VIEW
IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6450 s/d 6520.
REKOMENDASI SAHAM
Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: CTRA, SMRA, BBRI, BSDE.

by William Hartanto

IHSG Terhadang Gap Resistance

Dengan kenaikan kemarin index saat ini kembali memilik 2 resisten EMA 7 dan MA20 untuk jangka pendek di 6467 dan 6457. Hari ini index berpotensi lanjutkan konsolidasi untuk mencoba keluar dari inside candle 6474 yang merupakan candlestick penurunan pada hari Senin. Tantangan selanjutnya adalah pada area gap resisten 6474-6491 yang dapat jadi penghalang kenaikan berikutnya.
Saham saham terkait Minyak dan Nikel ELSA MEDC INCO dan ANTM dapat diperhatikan terpengaruh sentimen harga komoditasnya. Dari sektoral, kelompok FINANCE dan BASIC-IND dapat menjadi perhatian.
Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Setelah Rebound Kemarin, Index Terhadang Gap Resisten di 6491 Potensi Pergerakan Index : 6440 - 6500
Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :
Swing Trade : ADMF BTEK KLBF MIKA PTSN RIMO SMRU SSMS TLKM   (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade  :  BTEK KPAS MABA BNLI FILM VIVA AKRA MTDL PWON EXCL PTSN ISSP JSMR BSDE TBIG ESSA WTON SMGR BEST SMRA INTP DEAL ZINC LPKR   ( hanya berlaku…

Analisa Saham PPRO, RALS dan MAPI

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight (Mar 27, 2019) (tasrul@miraeasset.co.id)
IHSG Daily, 6,470 (+0.92%), test resistance at 6,492. indikator MFI optimized menguji support trendline dengan kecenderungan menguat dan indicator W%R optimized cenderung naik. Pada periode weekly, indikator MFI optimized  masih cenderung naik dan indikator RSI optimized  akan menguji support trendline. Daily resistance terdekat di 6,492 dan support di 6,433. Cut loss level di 6,395.
PPRO Daily, 152 (+0.66%), trading buy, trading range 149 –156. Indikator MFI optimized akan menguji support trendline dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily support 149 dan resistance di 156. Cut loss level di 148.
RALS Daily, 1,755 (+2.33%), trading buy, 1,715 – 1,785. indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung naik. Daily support  di 1,715 sementara itu daily resistance  di 1,785. Cut loss level di 1,680.
MAPI Daily, 1,005 (-4.74%), trading buy, trading range 995 – 1,050. Indikator MFI optim…

Analisa Saham UNTR : Tertahan Resistance

Rebound saham UNTR untuk sementara tertahan oleh resistance level 28.000. Apabila dapat melewati resistance tersebut, maka UNTR berpeluang bergerak naik menuju target terdekat dikisaran 29.500-30.000. Nantinya jika rebound saham ini dapat berlanjut, maka UNTR berpotensi menuju target berikutnya dikisaran level 31.000-31.250. Indikator teknikal MACD yang mulai bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini cenderung bergerak positif.
Rekomendasi: Buy jika break out 28.000. Batasi resiko apabila kembali turun dan gagal bertahan di 26.750, karena akan mengkonfirmasi false break.

Sumber : StepTrader

Analisa Saham BBTN | Buy Saat Break

BBTN berkonsolidasi pasca bergerak rebound dari tren turun jangka pendeknya. Jika saham ini mampu menembus resisten 2530, terbuka ruang bagi saham ini menguat menuju batas atas konsolidasi panjang di 2860. Perlu diperhatikan, BBTN saat ini masih dalam range konsolidasi jangka panjang di kisaran 2000 – 2900 yang berlangsung sejak Juni 2018. Jika nantinya level 2860 dapat dilampaui, saham ini berpeluang bergerak bullish jangka menengah – panjang menuju 3130 dengan minor target 3010 sebagai target awalnya.
Rekomendasi: Buy jika break 2530. Stoploss level 2390.

Disclaimer ON
Sumber: GaleriSaham

Analisa Saham JPFA | Acc Buy

JPFA Daily : Acc Buy, 2,150 sebagai support terdekat (jangan buru buru CL jika tembus) dan 2,220 sebagai resistance terdekat dan berikutnya berpotensi ke 2,270. Harga saat ini di bawah VAP Maximum baik sisi deman maupun supply dan di bawah net avg buy all & dominant broker serta net avg sell all & dominant boker. Namun tetap dalam pola trading jangka pendek karena rata-rata volume sisi demand < sisi supply,

by Tasrul Tanar

Analisa Saham PWON | earnings above ours and consensus estimate

PWON (BUY, TP: 725): earnings above ours and consensus estimate
PWON mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,8 triliun di 4Q18, +0,0% QoQ, +36,6% YoY, sehingga pendapatan di 2018 tercatat sebesar Rp7,1 triliun, +23,2% YoY, diatas estimasi (PANS: 110%; Cons: 107%) peningkatan  pendapatan didorong oleh: (1) kenaikan pendapatan sewa yang naik ke Rp1,6 triliun, +16,4% YoY (2) penjualan kondominium dan kantor yang naik ke Rp2,2 triliun, +12% YoY serta penjualan tanah dan bangunan yang naik ke Rp1,4 triliun, +76,8% YoY. Kenaikan marjin laba bersih ke 41,2% di 4Q18 (3Q18: 35,2%; 4Q17: 33,3%) yang disebabkan oleh penurunan net gearing ratio ke 0,07x (2017: 0,16x) mengakibatkan beban bunga tercatat turun ke Rp273 miliar, -18,7% YoY sehingga laba bersih naik ke Rp762 miliar, +17,1% QoQ, +69,0% YoY, sehingga laba di 2018, tercatat sebesar Rp2,5 triliun, +35,8% YoY, diatas estimasi (PANS: 115%; Kons: 112%).
Kami masih merekomendasikan BUY untuk PWON dengan TP:725 (implied 39,9% discount to NAV), dido…

Analisa Saham ADRO, BSDE, PTBA dan UNTR

ADRO membentuk pola hammer dan ditutup dengan harga yang kembali di atas support MA60. Ada potensi untuk technical rebound. Rekomendasi: speculative buy 1350 s/d 1350, TP 1400 s/d 1450, stop loss <1300 .="" p="">
BSDE membentuk pola hammer dan harga kembali menguat di atas support MA5. Rekomendasi: buy 1400 s/d 1435, TP 1500 s/d 1535, stop loss <1350 .="" p="">
PTBA mengawali penguatan setelah menembus resistance 4100 dan membentuk pola bullish engulfing. Rekomendasi: buy 4100 s/d 4120, TP 4200, stop loss <4000 .="" p="">
UNTR membentuk pola hammer yang mengindikasikan technical rebound namun terbatas pada resistance MA5. Jika berhasil breakout maka penguatan berlanjut.   Rekomendasi: buy on breakout 27400, TP 28000 s/d 28200, stop loss <27000 .="" p="">
Panin Sekuritas

Update Harga Penting Saham | 27 Maret 2019

S&P 500 rises for first time in 3 sessions, but worries over economy dampen Street sentiment

Stocks rose on Tuesday, but sentiment on Wall Street was dampened by lingering fears that the economy is slowing down.

Dow.....25658    +140.9        +0.55%
Nasdaq..7692    +53.98       +0.71%
S&P 500.2819    +20.1          +0.72%

FTSE.......7196     +18.7         +0.26%
Dax........11420    +72.8         +0.64%
CAC........5307      +46.7         +0.89%

Nikkei....21428     +451.3       +2.15%
HSI.........28567     +43.6         +0.15%
Shanghai.2997      -45.9          -1.51%
ST Times.3200      +17.4         +0.55%

Indo10Yr..7.7641    -0.0134     -0.17%
INDOBex251.8649 +0.5705    +0.23%
US10Yr....2.414        -0.006       -0.25%
VIX...........14.68        -1.65          -10.10%

USDIndx .....96.7360  +0.211     +1.04%
Como Indx..185.23     +0.92       +0.50%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL.........52.30     -0.09        -0.17%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS......101.155   -3.34       -3.20…

Analisa Saham TINS dan ISAT

Ciptadana Sekuritas on Timah (TINS) 4Q18 earnings lighten up full-year numbers
Timah (TINS) membukukan laba bersih sebesar Rp279miliar di 4Q18, naik 260,5% QoQ, didorong terutama oleh kombinasi pendapatan yang lebih tinggi dan ekspansi margin di seluruh papan. Pendapatan 4Q18 meningkat sebesar 75,2% menjadi Rp4,2tr, didorong oleh ASP yang lebih tinggi (+ 6% QoQ menjadi USD 22.032 / mt) dan volume penjualan yang lebih tinggi (+ 60,8% menjadi 18.121 mt). Meskipun, biaya penjualan meningkat 81% menjadi Rp36. Digerakkan oleh volume produksi yang lebih tinggi dan harga bahan bakar, laba kotor masih meningkat sebesar 46,2% QoQ menjadi Rp595M. 
Penghasilan 4Q18 yang kuat membantu meningkatkan pendapatan TINS FY18 menjadi Rp531M, naik 5,8% YoY, sejalan perkiraan kami tetapi sedikit melewatkan konsensus. Pendapatan FY18 tumbuh 19,9% menjadi Rp11 tn, didorong  peningkatan 13,1% YoY dalam penjualan timah menjadi 33.818mt meskipun ASP turun 1% YoY menjadi USD20.205/mt. COGS tumbuh dengan laju  l…

Analisa Saham PTBA, BBCA dan WTON

PTBA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.240 kemudian 4.310 dengan support di level 4.070, cut loss jika break 3.980.
BBCA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 27.450 kemudian 27.800 dengan support di level 26.950, cut loss jika break 26.675.
WTON (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 550 dengan resist di level 570 kemudian 585.

Full report bisa diakses di : IPOT