google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 28, 2023

Rekomendasi Saham BIPI, BFIN, AVIA dan INCO oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia | 28 Juli 2023

NH Korindo Sekuritas Indonesia 28 Juli 2023 IHSG KONSOLIDASI - Candle serupa Bearish Engulfing (= potensi trend reversal). Support : 6880 / 6800 / 6765-6735 / 6685 / 6620-6600 / 6560-6550. Resistance : 6950-6970 / 7000. ADVISE : Hold, Wait & See. Saham BIPI Break garis Resistance mid-term. Uji Support MA10 & MA20. Uji Resistance MA50. Advise Speculative Buy. Entry Level: 131-127 Average UP >135 Target: 138 / 148-150. Stoploss: 125 Saham BFIN Uji Support lower channel – Uptrend jk.menengah. Candle : serupa long-leg Hammer. Advise Speculative Buy. Entry Level: 1305-1330 Average Up >1335 Target : 1360-1375 / 1400 / 1430 / 1475. Stoploss : 1260. Saham AVIA Uji Support lower channel. Advise Speculative Buy. Entry Level: 615. Average Up >625 Target: 640 / 675-680 / 700 Stoploss: 595. Saham INCO Pullback sejenak uji Support Moving Average. Advise Buy on Weakness. Entry Level: 6650-6500 Average UP >6800 Target : 7000 / 7125-7200 Stoploss: 6400. - Materi video tutorial bela

Rekomendasi Saham ASRI, ICBP dan LSIP oleh Mirae Asset Sekuritas | 28 Juli 2023

Mirae Asset Sekuritas Technical Insight 28 Juli 2023 Tasrul IHSG Daily, 6,896.66 (-0.74%), consolidation, daily trading range 6,883 - 6,920. Critical level di 6,820. Indikator MFI optimized sudah berada di overbought area dan indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih rawan koreksi. Indeks ini diatas centerline pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized masih berada di overbought area dan rawan koreksi dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply berada sekitar level saat ini.  ASRI Daily, 183 (-3.17%), buy on weakness, TP 198, daily trading range 181 - 187. cut loss level di 178. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized sudah berada di oversold area. Harga saat ini berada di bawah center line pada Bollinger Bands optimized dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan sisi supply berada di atas level saat ini.  ICBP Dail

Rekomendasi Saham HRTA dan MRAT oleh Phillip Capital | 28 Juli 2023

Phillip Capital 28 Juli 2023 Technical Recommendations HRTA Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 470 Target Price 1 : 540 Target Price 2 : 565 Stop Loss : 406 MRAT Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 605 Target Price 1 : 635 Target Price 2 : 650 Stop Loss : 575 - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ASSA dan SCMA oleh HP Sekuritas | 28 Juli 2023

HP Sekuritas 28 Juli 2023 Saham ASSA Trend: Uptrend (minor) Pattern: Double Bottom Pattern (Major) Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD Potential: Saat ini terkoreksi tapi berhasil bertahan di atas Dynamic support MA25(biru) @ 1275. Saat ini sudah crossing ke atas signal line. Entry level di Dynamic support MA25(biru) @ 1270-1280. Target Price di resistance area @1365-1375 dan @ 1410-1425. Stoploss di support area @ 1220-1210. Rekomendasi Buy On Weakness, Entry Level: 1270-1280; Target: 1365-1375 / 1410-1425; Stoploss: 1220-1210 Saham SCMA Trend: Sideways (minor) Indicator(s): MA25 (biru) & MA100 (merah), MACD Potential: Saat ini terkoreksi setelah breakout ke bawah Dynamic support MA25(biru) @ 166 MACD histogram mulai meningkat di sisi bawah zero line Entry level di Dynamic resistance area MA25(biru) @ 165-166. Target Price di resistance area @ 174-175 dan @ 185-187. Stoploss di support area @ 161-159. Rekomendasi Buy On Break, Entry Level: 165-166;Target: 174-175

Jaya Real Property (JRPT) Akan Jual 35 Juta Saham Treasuri

PT. Jaya Real Property Tbk. (JRPT) akan melakukan penjualan saham hasil pembelian kembali (buyback). Dalam keterangan tertulisnya Yohannes Henky Wijaya Wakil Direktur Utama JRPT Kamis (27/7) menyampaikan bahwa penjualan saham treasuri Perseroan ini akan dilakukan di Bursa Efek lndonesia sebanyak 35.000.000 lembar saham. "JRPT menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai pelaksana transaksi ini dan dilakukan menggunakan harga yang sesuai dengan regulasi OJK dalam POJK 30,"tuturnya. Lebih lanjut Yohannes memaparkan pelaksanaan penjualan Saham dimulai 10 Agustus 2023 dan akan dibeli oleh PT. Jaya Jasa Niaga (JJN) yang dikendalikan oleh pihak yang sama dengan JRPT yaitu PT. Pembangunan Jaya. Selanjutnya ada beberapa pengurus JJN yang sama dengan pengurus JRPT sehingga transaksi ini merupakan transaksi afiliasi dan tidak mengandung benturan kepentingan sesuai regulasi OJK pasal 28 dalam POJK 30. Sebagai informasi, kepemikan saham PT. Pembangunan Jaya dalam JJN sebanyak 1.950.000 a

Wilmar Cahaya Indonesia Raih Penjualan Neto Sebesar Rp3,03 Triliun Hingga Juni 2023

PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) meraih penjualan neto sebesar Rp3,03 triliun hingga periode 30 Juni 2023 turun dari penjualan neto Rp3,64 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok penjualan turun menjadi Rp2,84 triliun dari Rp3,33 triliun dan laba bruto turun menjadi Rp185,50 miliar dari laba bruto Rp310,38 miliar. Beban usaha naik menjadi Rp94,76 miliar dari beban usaha Rp79,29 miliar membuat laba usaha turun menjadi Rp90,74 miliar dari laba usaha Rp231,08 miliar. Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp92,03 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan Rp231,68 miliar. Sedangkan laba periode berjalan turun menjadi Rp72,27 miliar darilaba periode berjalan Rp180,94 miliar. Jumlah liabilitas mencapai Rp438,89 miliar hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp168,24 miliar hingga periode 31 Desember 2022. Sedangkan jumlah aset mencapai Rp2,00 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah aset Rp1

Masuk Semester Ii-2023, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Optimis Kualitas Kredit Semakin Baik

Seiring dengan semakin pulihnya kondisi perekonomian nasional, memasuki paruh kedua di tahun 2023, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kian optimistis kinerja perseroan akan semakin baik. Direktur Manajemen Risiko BRI Agus Sudiarto mengungkapkan bahwa perseroan menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran 10%-12% pada tahun ini. Dia pun mengungkapkan beberapa faktor pendorong pertumbuhan tersebut. Pertama, kondisi ekonomi makro Indonesia sejauh ini masih sangat kondusif untuk mendukung pertumbuhan kredit. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I/ 2023 sebesar 5,03% secara tahunan. Sedangkan Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2023 tetap kuat pada kisaran 4,5%-5,3%, didorong oleh perbaikan permintaan domestik dan tetap positifnya kinerja ekspor. "Yang kedua mengenai stimulus dari pemerintah tetap berjalan sehingga akan mendorong bisnis di UMKM juga akan berjalan ke depannya. Kemudian yang lain adalah daya beli. Ini c

Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) Catat Pendapatan Rp4,13 Triliun Hingga Juni 2023

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) mencatat pendapatan Rp4,13 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan Rp3,73 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp2,08 triliun dari Rp1,94 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp2,04 triliun dari laba kotor Rp1,78 triliun. Beban usaha naik menjadi Rp264,02 miliar dari Rp238,03 miliar dan laba usaha diraih sebesar Rp1,78 triliun naik dari laba usaha Rp1,55 triliun tahun sebelumnya. Laba sebelum beban pajak final tercatat Rp1,38 triliun naik dari laba sebelum beban pajak final Rp1,22 triliun. Sedangkan laba tahun berjalan diraih Rp1,02 triliun naik dari laba tahun berjalan Rp891,54 miliar tahun sebelumnya. Total liabilitas mencapai Rp23,73 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari total liabilitas Rp22,26 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Sedangkan total aset mencapai Rp56,78 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik tipis dari total ase

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) Catat Kenaikan Pendapatan Dan Laba Bersih Di Semester I 2023

Emiten perdagangan otomotif omnichannel yang bergerak di bidang penjualan retail mobil bekas (Caroline.id) dan bisnis lelang (JBA), PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) , sukses membalikkan situasi dari rugi menjadi membukukan laba bersih pada semester 1 2023. Pada periode ini, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih tahun berjalan Rp6,60 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp1,98 miliar pada semester 1 tahun 2022. Keberhasilan untuk bangkit dan kembali mencatatkan laba bersih ini didukung oleh keberhasilan Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp288,95 miliar, melonjak 81% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penjualan ritel kendaraan bekas dari Caroline.id menyumbang hampir 70% dari total pendapatan Perseroan. Pada periode ini, penjualan ritel melalui Caroline.id tercatat sebesar Rp200,87 miliar, melonjak 116% YoY dari Rp92,91 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Volume penjualan mobil bekas meningkat 134% YoY menjadi 1,361 unit terjual, dibandingkan

Astra Otoparts (AUTO) Raih Pendapatan Bersih Sebesar Rp9,38 Triliun Hingga Juni 2023

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) meraih pendapatan bersih sebesar Rp9,38 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan bersih Rp8,58 triliun di periode sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok pendapatan naik menjadi Rp7,90 triliun dari Rp7,45 triliun dan laba bruto naik menjadi Rp1,48 triliun dari laba bruto Rp1,12 triliun. Laba sebelum pajak penghasilan diraih sebesar Rp1,02 triliun meningkat dari laba sebelum pajak penghasilan Rp516,17 miliar tahun sebelumnya. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp801,55 miliar naik dari laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp432,49 miliar tahun sebelumnya. Perseroan mencatat jumlah liabilitas Rp5,73 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp5,47 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Sedangkan jumlah aset mencapai Rp19,16 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah aset Rp18,52 triliun hingga periode 31 Desember 2022. (end) Sumber: iq

Astra Agro Lestari (AALI) Catat Pendapatan Bersih Rp9,39 Triliun Hingga Juni 2023

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatat pendapatan bersih Rp9,39 triliun hingga periode 30 Juni 2023 turun dibandingkan pendapatan bersih Rp10,96 triliun i periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok pendapatan turun menjadi R8,36 triliun dari beban pokok pendapatan Rp9,14 triliun membuat laba bruto turun menjadi Rp1,03 triliun dari laba bruto Rp1,82 triliun. Laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp536,72 miliar turun dari laba sebelum pajak penghasilan Rp1,20 triliun. Sedangkan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp367,57 miliar dari laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp837,61 miliar tahun sebelumnya. Jumlah liabilitas perseroan sebesar Rp7,23 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari jumlah liabilitas Rp7,00 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah aset mencapai Rp29,22 triliun hingga periode 30 Juni 2023 turun tipis dari jumlah aset Rp29,25 triliun hingga periode 31

XL Axiata (EXCL) Raih Pendapatan Sebesar Rp15,76 Triliun Hingga Juni 2023

PT XL Axiata Tbk (EXCL) meraih pendapatan sebesar Rp15,76 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik dari pendapatan Rp14,07 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp803,33 miliar naik dari laba sebelum pajak penghasilan Rp728,08 miliar tahun sebelumnya. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp650,68 miliar naik dari laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp614,91 miliar. Jumlah aset perseroan mencapai Rp83,69 triliun hingga periode 30 Juni 2023 turun dari jumlah aset Rp87,27 triliun hingga periode 31 Desember 2022. Jumlah ekuitas mencapai Rp25,87 triliun hingga periode 30 Juni 2023 naik tipis dari jumlah ekuitas Rp25,77 triliun hingga periode 31 Desember 2022. (end) Sumber: iqplus - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ARTO, CPIN, DOID dan TKIM oleh MNC Sekuritas | 28 Juli 2023

MNCS Daily Scope Wave 28 Juli 2023 IHSG IHSG ditutup terkoreksi 0,7% ke 6,896 disertai dengan munculnya volume penjualan. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave iv dari wave (a) dari wave [iii], hal tersebut berarti akan membawa IHSG ke rentang 6,794-6,884 sebagai area koreksinya. Pada skenario terbaiknya, koreksi dari IHSG hanya akan menuju ke 6,884 dan kembali menguat ke rentang area 6,989-7,013. Support: 6,798, 6,744 Resistance: 6,967, 7,054 ARTO - Spec Buy  ARTO menguat 1% ke 3,010 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama ARTO masih mampu bergerak di atas 2,920 sebagai stoplossnya, maka posisi ARTO saat ini sedang berada di awal wave [b] dari wave 2 pada label hitam. Spec Buy: 2,970-3,000 Target Price: 3,150, 3,290 Stoploss: below 2,920 CPIN - Buy on Weakness  CPIN terkoreksi 0,4% ke 4,980 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Posisi CPIN saat ini diperkirakan sedang berada di akhir wave [b] dari wave A, sehingga koreksi CPIN akan berlanjut da

Analisis Saham GOTO | 28 Juli 2023

Analisis Saham GOTO GOTO membentuk pola bullish broadening triangle dengan resisten di 119. Pola ini memberikan sinyal bahwa jika GOTO berhasil menguat menembus resisten 119 maka GOTO berpeluang melanjutkan kenaikannya menuju target terdekat di 130-132. Rekomendasi : Trading buy kalau naik di atas 119 target 130-132. Sumber: doktermarket - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisis Saham WIIM | 28 Juli 2023

Analisis Saham WIIM Saham ini masih melanjutkan tren kenaikannya dan berhasil mencapai target kenaikan kami di level 1785. Kenaikan WIIM terus membentuk level all time high baru. Cermati level support di 1605. Selama WIIM bergerakk di atas level supportnya, saham ini berpeluang untuk bergerak naik lebih tinggi menuju 2050. Pergerakan WIIM yang berada di atas rangkaian MA-nya mengarah ke atas menunjukkan bahwa saham ini berada dalam fase uptrend kuat. Trading plan: Hold bagi yang masih simpan saham ini. Buy di area 1710. Stoploss / taking profit di level 1605. Disclaimer ON Sumber: galerisaham - Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Saham Online di Facebook