Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus 19, 2021

Bank Rakyat Indonesia Catatkan 5,7 Milyar Transaksi e-channel di Triwulan II 2021

BRI mencatatkan 5,7 miliar transaksi e-channel selama triwulan II 2021 seiring perubahan perilaku masyarakat menjadi transaksi digital selama pandemi COVID-19. "Angka tersebut meningkat 33 persen (yoy) dibandingkan tahun 2020," Direktur Konsumer BRI Handayani dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu. Handayani mengungkapkan seiring dengan meluasnya penggunaan transaksi e-channel oleh masyarakat, BRI terus memacu pengembangan digital banking, salah satunya melalui BRImo. Mengangkat tema #SemuaPakeBRImo yang bermakna semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses layanan keuangan dengan mudah, aman, dan nyaman, BRI sukses mendorong minat nasabah untuk memaksimalkan penggunaan BRImo. "BRImo pun menjadi penyumbang besar transaksi e-channel BRI, hal tersebut dibuktikan dengan tercapainya 1,89 miliar transaksi selama triwulan II 2021 dengan peningkatan transaksi sebesar 65 persen (yoy)," ujarnya. Menurutnya, fitur transaksi menjadi salah satu kunci

PT BUMI Resources Tbk Luncurkan Laporan Energi Berkelanjutan

PT BUMI Resources Tbk. (BUMI) terus berkomitmen dalam implementasi lingkungan, sosial dan tata kelola (Environmental, Social and Governance - ESG). Tahun ini Perseroan telah membuat Laporan Berkelanjutan 2020 (Sustainability Report 2020) yang ke-5 berjudul Membangun Ketahanan di Tengah Ketidakpastian Untuk Menjaga Keberlanjutan (Building Resiliency Amid Uncertainty to Maintain Sustainability). Begitu juga dengan unit usaha BUMI, PT Kaltim Prima Coal (KPC) sudah mengeluarkan Laporan tersebut dengan judul Energi Batubara Yang Berkelanjutan di Tengah Pandemi (Sustainable Coal Energy in the Midst of Pandemic). Laporan ini dapat diunduh di website BUMI www.bumiresources.com/en/sustainability dan website KPC www.kpc.co.id/sustainability-report. Laporan Berkelanjutan yang dikeluarkan BUMI dan KPC selalu berdasarkan standar terkemuka di dunia, yakni Global Reporting Initiative (GRI). Untuk SR 2019, BUMI meraih Gold Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) Award 2020 yang diberi

Harga Test PCR Turun, PT Kimia Farma Tbk Bagaimana?

Keputusan pemerintah menurunkan batas biaya tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) untuk Covid-19 diproyeksi berdampak pada permintaan terhadap tes tersebut.   PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pun mendukung penuh penurunan harga tes PCR ini, karena bisa memperbanyak testing dan tracing penyebaran Covid-19 di Tanah Air.  "Proyeksi permintaan dari sisi hukum ekonomi, penurunan harga akan meningkatkan demand. Tentu hal ini akan sangat baik  untuk pencegahan penularan Covid-19. Kami sangat mendukung untuk meningkatkan pemeriksaan tes PCR sehingga penyebarannya bisa diantisipasi," kata Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo, hari ini (18/8). Dia memaparkan, sejak kemarin, KAEF sudah mulai melaksanakan penurunan harga tes PCR menjadi Rp 495.000. Harga swab antigen juga ikut mengalami penurunan menjadi Rp 85.000 untuk jenis alat regular, dan untuk merk Abbot Panbio turun ke harga Rp 125.000. Adapun, laboratorium uji sample PCR Kimia Farma terletak di Jakarta

PT Zebra Nusantara Tbk akan Melakukan Rights Issue

PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) bakal menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) alias rights issue dengan melepas 1,71 miliar saham baru. Jumlah tersebut setara 200% dari jumlah saham sebelum pelaksanaan rights issue. Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (18/8), HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham ZBRA yang tercatat pada tanggal 27 Agustus 2021. Setiap pemilik 1 saham lama akan memperoleh 2 HMETD yang dapat digunakan untuk membeli saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 812 per saham. Dengan begitu, Zebra Nusantara berpotensi memperoleh dana segar hingga Rp 1,39 triliun dari aksi korporasi ini. Rencananya, PT Trinity Healthcare, PT European Hospital Development, PT Jadegreen Equities, dan PT Holisitc Ventures akan mengambil bagian atas sejumlah saham baru dengan melaksanakan HMETD. Secara rinci, Trinity Healthcare selaku pemegang saham utama dan pemegang saham pengendali akan melaksanakan HMETD sebanyak 1,1 miliar saham. Jika ada saham yang

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk Alami Lonjakan Labar Bersih Semester I 2021

PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP) berhasil membukukan laba bersih yang melonjak tinggi di semester I/2021. Laba bersih yang dibukukan mencapai Rp 501 miliar atau melonjak 444,9% secara year on year (yoy). Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa dalam risetnya menjelaskan, hal yang mendorong kinerja LSIP adalah harga jual rata-rata (ASP) minyak sawit mentah (CPO) yang lebih kuat, dan volume penjualan yang lebih tinggi. Peningkatan keuntungan dari penukaran valuta asing, pendapatan bunga, dan penurunan beban bunga juga mendorong laba perusahaan di semester I/2021. Selanjutnya, pendapatan LSIP naik sebanyak 39% secara yoy menjadi Rp 2,18 triliun. Ia juga melihat pengeluaran operasional LSIP yang turun sehingga laba operasional naik sebanyak 322,8% secara yoy menjadi Rp 601 miliar.  Tandan buah segar (TBS) dari perkebunan inti mencapai 616 ribu ton pada akhir Juni 2021, ini sedikit berada di bawah proyeksi Yasmin untuk semester I/2021. “Dengan produksi TBS musiman di semester II/2021

Rekomendasi Saham BBTN, ICBP, ISAT dan SIDO oleh Indopremier | 19 Agustus 2021

IHSG (6.070 – 6.170) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.170 dan 6.220 dengan support di level 6.070 kemudian 6.020. BBTN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.450 kemudian 1.475 dengan support di level 1.400, cut loss jika break 1.375. ICBP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 8.450 kemudian 8.550 dengan support di level 8.250, cut loss jika break 8.150. ISAT (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 5.875 dengan resist di level 6.100 kemudian 6.275. SIDO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 780 dengan resist di level 800 kemudian 820. XBNI (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 969 kemudian 980 dengan support di level 947, cut loss jika break 936. XISR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 351 kemudian 355 dengan support di level 343, cut loss jika break 339. XPFT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 494 kemudian 499 dengan support di level 484, cut loss jika bre

Ulasan Pasar Global | 19 Agustus 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Aug 19, 2021) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) A.S S&P 500 berakhir turun lebih dari 1% setelah risalah Fed Indeks utama Wall Street turun pada hari Rabu, dengan S&P 500 jatuh lebih dari 1%, setelah rilis risalah dari pertemuan kebijakan Federal Reserve bulan lalu menunjukkan para pejabat merasa patokan ketenagakerjaan untuk penurunan dukungan untuk ekonomi "dapat dicapai tahun ini." Dow Jones turun 382,59 poin atau 1,08% menjadi 34.960,69. S&P 500 kehilangan 47,81 poin atau 1,07% menjadi 4.400,27. Nasdaq turun 130,27 poin atau 0,89% menjadi 14.525,91. Risalah pertemuan Fed 27-28 Juli menunjukkan kelompok yang berbeda khawatir tentang inflasi dan kebutuhan untuk bersiap untuk memeranginya, dengan yang lain mengatakan itu akan memakan waktu, dan membutuhkan kesabaran dari The Fed, untuk membuat orang Amerika kembali bekerja. Investor mencari tanda-tanda tentang kapan bank sentral akan me

Rekomendasi Saham BMRI dan JSMR oleh HP Financials | 19 Agustus 2021

HP Financials Technical View & Key Calls 19 Agustus 2021 Saham BMRI Buy On Break BMRI setelah berhasil lalui MA50 di angka 6175 dengan Average Up di atas level previous High 6350 ; untuk tujuan Target jk.pendek di sekitar 7000. Rekomendasi Buy On Break, Entry Level: 6200-6250; Target: 7000; Stoploss : 6100 Saham JSMR JSMR terlihat confirm break out pola Flag dan tembus Resistance trendline mid-term, membuka peluang penguatan menuju Target 4500. Average Up disarankan selepas level previous High 4100. Rekomendasi Buy, Entry Level: 4000-3970; Target: 4500; Stoploss: 3940.

Analisa Saham WIFI | 19 Agustus 2021

Analisa Saham WIFI Saham WIFI pada tanggal 19 Agustus 2021 ditutup melemah pada harga 890, turun -3,26%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 95% dari hari sebelumnya.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bearish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan bullish. Investor asing terlihat melakukan aksi jual sebesar 1,1 Milyar pada saham ini. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Sideway  Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 950 Jika naik di atas 1140 maka berpeluang ke 1340 Jika turun di bawah 860 maka berpeluang ke 845 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel :  https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram :  @sahamonl

Rekomendasi Saham ANTM, BANK, ELSA dan ISAT oleh MNC Sekuritas | 19 Agustus 2021

MNC Daily Scope Wave 19 Agustus 2021 Pada perdagangan kemarin (18/8), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,118, penguatan IHSG kemarin tertahan oleh MA20-nya dan mulai muncul adanya tekanan beli. Kami perkirakan, dalam jangka pendek IHSG akan menguji area 6,150-6,180 terlebih dahulu. Namun apabila IHSG belum mampu bergerak menguat di atas 6,179 maka IHSG rawan untuk terkoreksi membentuk wave [c] dari wave E ke area 5,850-5,900, terlebih bila IHSG bergerak ke bawah support 6,042. Skenario terbaiknya, pada label merah, dimana koreksi IHSG hanya akan menguji 6,000-6,010 dan kembali menguat. Support: 6,015, 5,947 Resistance: 6,209, 6,263 ANTM - Buy on Weakness (2,400) Pada perdagangan kemarin (18/8), ANTM ditutup menguat 0,4% ke level 2,400, pergerakan ANTM kemarin diikuti dengan meningkatnya tekanan beli dan masih menguji MA60-nya. Kami perkirakan, selama ANTM masih bergerak di atas 2,240, maka saat ini posisi ANTM sedang berada di awal wave C dari wave (Y). Buy on Weakness: 2,360-2,400 T

Bandarmologi Saham BBNI, CTRA, SMGR dan ASII | 19 Agustus 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Thursday (19/08/2021) By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. New Threat: Apakah Akan Ada Tapering Di Akhir Tahun Ini?‼️‼️ IDX Composite 6,071 - 6,163 SUMMARY: NEUTRAL 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): NEUTRAL STOCH (9,6,3): SELL‼️ MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): SELL‼️ CCI (14): *NEUTRAL HIGHS/LOW (14): NEUTRAL UO: SELL‼️ ROC: BUY!! WILLIAMS R: SELL‼️ BULLBEAR (13): SELL‼️ BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION STOCKS PICK: BBNI 5,225 - 5,725 TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY BUY 5,425 TARGET PRICE: 5,725 STOP-LOSS: 5,225 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION CTRA 850 - 1,000 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 900 TARGET PRICE: 1,000 STOP-LOSS: 850 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️ NET BUY SELL ASING: PERIODE

Update Harga Komoditas dan Indeks | 19 Agustus 2021

Major U.S. stock indexes slipped for a second day Wednesday as investors digested the latest Federal Reserve meeting minutes for insights into tapering plans. Dow.......34961   -382.6    -1.08% Nasdaq.14526   -130.3    -0.89% S&P 500..4400    -47.8      -1.07% FTSE.......7169    -11.8       -0.16% Dax........15966   +44.02   +0.28% CAC........6770    -11.8        -0.16% Nikkei...27586     +161.4     +0.59% HSI........25867    +121.1     +0.47% Shanghai -3485  +38.3       +1.11% ST Times..3131  +12.9       +0.41% IDX.....  6118.15   +30.24   +0.50% LQ45.....869.92    +17.07   +2.00%   Indo10Yr..6.4579   -0.0117    -0.18% ICBI.....324.3675    +0.3159  +0.10% US10Yr...1.2730     +0.0150  +1.19% VIX.............21.57  +3.66        +20.44%    USDIndx .....93.1670  +0.0140  +0.02% Como Indx....212.89   -1.25        -0.58% (Core Commodity CRB)I BCOMIN........155.36   -2.59       -1.64% IndoCDS....73.8484  -0.7815   -1.05%👍  (5-yr INOCD5)     IDR.....14372.50      unch       +0% Jisdor..1

Saham Online di Facebook