Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 2, 2021

Fitch sematkan rating B+ untuk surat utang anak usaha Medco Energi (MEDC)

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menetapkan calon senior notes yang akan diterbitkan anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan peringkat  B+ dan peringkat recovery rating ‘RR4’. Surat utang ini akan diterbitkan oleh anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh MEDC, yakni Medco Laurel Tree Pte. Ltd., Surat utang yang dijamin oleh Medco dan beberapa anak perusahaan utamanya ini berada pada peringkat yang sama dengan Issuer Default Rating (IDR) MEDC. Hal ini karena notes tersebut merupakan kewajiban langsung, tidak bersifat subordinasi dan tanpa jaminan. Dalam laporannya, Senin (1/11), Fitch menyebut MEDC akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi tersebut untuk menyelesaikan akuisisi yang direncanakan atau untuk membiayai kembali (refinancing) beberapa surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang ada yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan 2026. Pemeringkatan yang dilakukan oleh Fitch ini mengasumsikan bahwa surat utang yang diusulkan MEDC akan dig

Krakatau Steel (KRAS) raup untung Rp 853 miliar, ini faktor pendorongnya

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menorehkan kinerja positif sepanjang Januari-September 2021. Emiten produsen baja ini membukukan laba bersih senilai US$ 59,72 juta atau setara Rp 853 miliar per akhir kuartal III 2021. Realisasi ini membaik dari periode yang sama tahun lalu dimana KRAS membukukan kerugian US$ 27,39 juta. Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim, menyebut, keuntungan yang diperoleh Krakatau Steel disebabkan oleh peningkatan penjualan, peningkatan efisiensi, serta kontribusi anak perusahaan. Ketiga hal ini merupakan hasil transformasi secara menyeluruh di Krakatau Steel Group. Adapun hingga akhir September 2021, KRAS membukukan pendapatan bersih senilai US$ 1,61 miliar atau setara Rp 23 triliun. Jumlah ini melesat 71,64% dari pendapatan di kuartal III 2020 yang hanya US$ 938,79 juta. Silmy menjabarkan, secara volume, angka penjualan produk baja utama yaitu hot rolled coil dan cold rolled coil serta produk pipa baja, long product maupun pelat baja mengalami peningkatan 36,9

PERKUAT PUSAT BELANJA POINS, INTILAND KERJASAMA DENGAN DIAMOND SUPERMARKET

PT Intiland Development Tbk melakukan kerjasama dengan Diamond Supermarket di pusat perbelanjaan Poins, Jakarta Selatan. Diamond Supermarket menjadi anchor tenant di pusat perbelanjaan yang dulu bernama Poin Square ini. Permadi Indra Yoga, Direktur Pengembangan Bisnis PT Intiland Development Tbk mengatakan, Diamond Supermarket akan melengkapi fasilitas pusat perbelanjaan Poins sebagai transit mall dan menjadi hubs dan meeting point baru di Jakarta Selatan. "Masuknya Diamond Supermarket akan memperkuat positioning Poins sebagai transit mall modern di Kawasan TOD (Transit Oriented Development) Lebak Bulus," kata Permadi Indra Yoga, Jumat (29/10). Sementara itu, Felix Raharja, Direktur Diamond Supermarket mengatakan pembukaan Diamond Supermarket Poins merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan pasar khususnya di daerah Jakarta Selatan dan sekitarnya,. "Kami hadir di Poins untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat berbelanja di tempat yang tepat dengan pelayanan

JASAMARGA GEMPOL PEROLEH PEMBIAYAAN KREDIT DARI BANK MANDIRI Rp2,6 TRILIUN

PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jatim Prasarana Utama (JPU) memperoleh pembiayaan kredit sebesar Rp2.630.000.000.000 dari Bank Mandiri yang digunakan untuk refinancing pinjaman kredit eksisting. Perjanjian kredit yang dilaksanakan di Plaza Tol Pasuruan ini ditandatangani oleh Direktur Utama PT JGP Widiyatmiko Nursejati dan Department Head CB 2 Group Bank Mandiri Mohamad Ikhsan Subekti, Jumat (29/10). Penandatanganan perjanjian kredit ini turut disaksikan oleh perwakilan para Pemegang Saham PT JGP yaitu Corporate Finance Group Head Jasa Marga Eka Setya Adrianto dan Direktur Utama PT JPU Edy Zulham Rivelindo serta Pimpinan Bank Mandiri Sidoarjo dan Pimpinan Bank Mandiri Pasuruan Imam Setiyadi. Eka Setya Adrianto sebagai perwakilan pemegang saham dari Jasa Marga dan Edy Zulham Rivelino sebagai pemegang saham dari Jatim Prasarana Utama mendukung pembiayaan kembali fasilitas kredit PT JGP. "Pinjaman ini digunakan untuk melakukan ref

IPCC catatkan pertumbuhan pendapatan jasa terminal sebesar 39,31% di kuartal III-2021

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) bukukan total Pendapatan Operasi IPCC di kuartal III-2021 mencapai Rp 347,77 miliar atau naik 39,54% YoY dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang sebesar Rp 249,23 miliar. Hal itu seiring dengan membaiknya sektor otomotif yang diikuti dengan mulai meningkatnya penjualan kendaraan sebagai imbas meningkatnya permintaan di masyarakat, hal itu turut membantu peningkatan kinerja operasional di Terminal PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC).  Meningkatnya jumlah kendaraan dan spareparts/general cargo yang ditangani hingga kuartal III-2021 berimbas pada meningkatnya perolehan pendapatan dari sisi Pelayanan Jasa Terminal maupun Pelayanan Jasa Barang.  Perseroan mencatat pelayanan Jasa Terminal yang memiliki kontribusi sebanyak 93,46% dari total pendapatan mengalami kenaikan 39,31% YoY menjadi Rp 325,03 miliar sepanjang periode sembilan bulan 2021.  Adapun pelayanan jasa barang dengan kontribusi 5,31% terhadap total pendapatan mengalami k

Rekomendasi Saham ISAT, SMGR, BBTN, ADHI dan SMRA oleh Valbury Sekuritas | 2 November 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA Daily News 02 Nov 2021 Prediksi IHSG : IHSG diperkirakan melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (02/11), kendati sentimen terbilang variatif terutama dari eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Dewan Perwakilan Rakyat telah selesai menetapkan UU APBN tahun 2022 (+), 2) Inflasi Oktober menjadi sinyal positif terhadap perekonomian kuartal IV 2021 (+), 3) Kementerian Keuangan terus mencari opsi untuk mendanai pembangunan infrastruktur yang merupakan proyek strategis (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan depresiasi terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan melemah (-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (01/11) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara berada di territorial negatif (-), Sentimen global ; 1) Para pemimpin kelompok negara G20 menyetujui perjanjian pengenaan pajak minimum 15% terhadap perusahaan-perusahaan multinasional (+/-) dan, 2) Para pemimpin negar

Rekomendasi Saham JPFA dan BRIS oleh HP Financials | 2 November 2021

HP Financials Technical View & Key Calls 2 November 2021 Saham JPFA JPFA nampaknya berhasil uji Support di sekitar Lower Channel biru sekaligus FR0.618 di level 1720. Seiring RSI yang mulai mengarah ke atas, JPFA berpeluang untuk rebound menuju lapisan MA di range 1820-1850, disusul Trendline merah 1920 extended to Resistance previous High 1990. Rekomendasi Speculative Buy, Entry Level: 1750-1720; Target: 1820-1850 / 1920-1990; Stoploss: 1700 Saham BRIS Buy on Break BRIS ketika mampu bergerak di atas Lower Channel biru sekaligus 3 lapisan MA di range 2130-2150. Seiring terdeteksinya RSI Positive Divergence, BRIS berpeluang untuk rebound menuju titik previous High sekaligus rasio Fibonacci di seputar 2290-2240, disusul Target selanjutnya 2510-2550. Rekomendasi Buy on Break, Entry Level: 2130-2150; Target: 2290-2240 / 2510-2550; Stoploss: 2080

Rekomendasi Saham CTRA, SMRA dan WIKA oleh Mirae Asset Sekuritas | 2 November 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight November 2, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,552.89(-0.58%), test resistance at 6,604. Trading range 6,538 – 6,604. Kenaikan indikator MFI optimized masih terlihat dan indikator RSI  optimized cenderung konsolidasi. Pada periode weekly terlihat koreksi indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized sementara relatif tertahan . Daily support di 6,538 dan daily resistance di 6,604. Cut loss level di 6,500. CTRA Daily, 1,060 (-1.40%),trading buy,  trading range 1,050 – 1,100. Indikator MFI optimized cenderung menguat lebih lanjut dan indikator RSI optimized konsolidasi sekitar support trendline. Daily support di 1,050 dan daily resistance di 1,100. Cut loss level di 1,020. SMRA Daily, 930 (+1.64%), trading buy,  trading range 915 – 950. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Daily support di 915 dan daily resistance di 950. Cut loss level di 890. WIKA Daily, 1,250 (+0.40%), t

Rekomendasi Saham ACES, PWON, INCO dan PTPP oleh Indopremier | 2 November 2021

IHSG (6.480 – 6.620) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat.  Target kenaikan indeks pada level 6.620 dan 6.690 dengan resist di level 6.480 dan 6.410. ACES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.445 kemudian 1.465 dengan support di level 1.405, cut loss jika break 1.385. PWON (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 520 kemudian 530 dengan support di level 500, cut loss jika break 490. INCO (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.760 dengan resist di level 4.890 kemudian 4.970. PTPP (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.185 dengan resist di level 1.240 kemudian 1.270. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbxv0

Analisa Saham ELSA | 2 November 2021

Analisa Saham ELSA Saham ELSA pada tanggal 1 November 2021 ditutup menguat pada harga 306, naik 0,7%. Hal ini disertai dengan penurunan volume. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh jual dengan kecenderungan bearish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah Downtrend Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 312 Jika naik di atas 326 maka berpeluang ke 342 Jika turun di bawah 300 maka berpeluang ke 298 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/ Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ Aplikasi Android : https://pla

Rekomendasi Saham LPKR, SMGR, SIMP dan WIFI oleh MNC Sekuritas | 2 November 2021

MNC Daily Scope Wave 2 November 2021 IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,552 pada perdagangan kemarin (1/11), koreksi IHSG pun masih tertahan oleh MA20-nya. Dapat diwaspadai level 6,509 sebagai support IHSG, apabila IHSG terkoreksi di bawah supportnya, maka kami perkirakan saat ini IHSG akan menyelesaikan wave [iv] ke 6,457 terlebih dahulu. Best case-nya, bila mampu bertahan di atas support, maka pergerakan IHSG akan kembali menguji area 6,600-6,630. Support: 6,509, 6,451 Resistance: 6,600, 6,680 LPKR - Buy on Weakness (147) LPKR ditutup terkoreksi 0,7% ke level 147 pada perdagangan kemarin (1/11), koreksi LPKR tertahan oleh fibo 61.8 dan MA60-nya. Posisi LPKR saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi LPKR kami perkirakan akan terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave 3. Buy on Weakness: 140-147 Target Price: 170, 190 Stoploss: below 135 SMGR - Buy on Weakness (9,225) Pada perdagangan kemarin (1/11), SMGR kemba

Rekomendasi Saham BKSL, BNGA, ISAT dan ISSP oleh Kiwoom Sekuritas Indonesia | 2 November 2021

Kiwoom Sekuritas Indonesia  2 November 2021 Sukarno Alatas  PT Sentul City Tbk (BKSL) Entry Buy: Rp 64 – Rp 66 Target Harga: Rp 69 – Rp 71 Suport: Rp 63 – Rp 64 Cutloss: Rp 62 PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Entry Buy: Rp 1.060 – Rp 1.080 Target Harga: Rp 1.105 – Rp 1.115 Suport: Rp 1.050 – Rp 1.060 Cutloss: Rp 1.045 PT Indosat Tbk (ISAT) Entry buy: Rp 7.150 – Rp 7.325 Target Harga: Rp 7.575 – Rp 7.675 Suport: Rp 7.100 – Rp 7.150 Cutloss: Rp 7.075 PT Steel Pipe Industry of Indonesia  Tbk (ISSP) Entry Buy: Rp 364 – Rp 368 Target Harga: Rp 382 – Rp 394 Suport: Rp 358 – Rp 364 Cutloss: Rp 356

Analisis Saham MYOR, JPFA dan SMGR | 2 November 2021

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Pergerakan harga MYOR memasuki area demand zone pada Rp 2.300 - Rp 2.360. Investor dapat akumulasi beli di area demand zone. Tetapi baiknya melakukan stop loss apabila harga menurun di bawah Rp 2.300. Senin (1/11), MYOR ditutup menguat 0,43% ke Rp 2.360.  Rekomendasi: Akumulasi beli Support: Rp 2.300 Resistance: Rp 2.360, 2.460, 2.590 William Hartanto, Panin Sekuritas PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Terbentuk morning star. Pergerakan harga JPFA mengindikasikan peluang teknikal reboynd. Stochastic golden cross. MACD Negatif mengecil.  Rekomendasi: Buy Support: Rp 1.725 Resistance: Rp 1.800 Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Candlestick membentuk higher high. Sementara higher low masih bergerak dalam tren bullish. Senin (1/11), SMGR ditutup menguat 1,37% ke Rp 9.225 per saham Rekomendasi: hold Support: Rp 9.100 Resistance: 9.400 Dennies Christopher, Artha Sekuritas Indonesia 

Bandarmologi Saham SMGR, ISAT, PRDA, MAPI dan PWON | 2 November 2021

Technical & Bandarmology Prespectives Tuesday (02/11/2021)  By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®. Fase Penyangkalan Diri: Coal Price Jatuh Ke Dalam Jurang??‼️️‼️️ IDX Composite 6,513 - 6,608 SUMMARY: NEUTRAL 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY STOCH (9,6,3): NEUTRAL MACD(12,26): BUY!! ATR (14): LESS VOLATILITY ADX (14): SELL‼️️‼️️ CCI (14): *NEUTRAL HIGHS/LOW (14): SELL‼️️️️‼️️ UO: SELL‼️️‼️️ ROC: BUY!! WILLIAMS R: SELL‼️️️️‼️️ BULLBEAR (13): SELL‼️️‼️️ BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION SELL: ITMG, ADRO, PTBA, HRUM, INDY, MBAP, BUMI‼️‼️ STOCKS PICK: SMGR 8,775 - 9,700 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 9,225 TARGET PRICE: 9,700 STOP-LOSS: 8,775 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ ISAT 6,950 - 7,700 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,325 TARGET PRICE: 7,700 STOP-LOSS: 6,950 BANDARMOLOGY: TOP

Update Harga Komoditas dan Indeks | 2 November 2021

Stocks rose slightly to new records on Monday — the first trading day of November — after markets emerged from a historically tough seasonal period successfully. Dow.......35914   +94.3    +0.26% Nasdaq.15596   +97.5    +0.63% S&P 500..4614   +8.3      +0.18% FTSE.......7289   +51.1      +0.71% Dax........15806  +117.5   +0.75% CAC........6893   +62.95   +0.92%    Nikkei...29647     +754.4    +2.61% HSI........25154     -222.9     -0.88% Shanghai..3545   -2.9          -0.08% ST Times..3219  +20.9      +0.65% lDX.....  6552.89   -38.46     -0.58% LQ45.....944.49    -8.10       -1.04%   Indo10Yr..6.3991   +0.0152   +0.24% ICBI.....329.9823    -0.1903    -0.06% US10Yr...1.5750     +0.0180   +1.16% VIX............16.41  +0.16       +0.92%    USDIndx .........93.8780   -0.2450  -0.26% Como Indx......239.23     +1.53      +0.64% (Core Commodity CRB)I BCOMIN...........166.89   +0.50      +0.30% IndoCDS..82.6524    +0.484    +0.59%  (5-yr INOCD5)     IDR......14274.00  +107    +0.76% Jisdo

Saham Online di Facebook