Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 5, 2019

Analisa Saham MNCN | Mampukah MNCN Menembus 1.150?

Bisnis.com, JAKARTA — Sebagai pemimpin pasar industri media di Indonesia dengan pangsa pasar periklanan mencapai 45% pada kuartal I/2019, mampukah saham PT Media Nusantara Citra Tbk. menembus Rp1.150?

Analis Panin Sekuritas Rendy Wijaya dalam risetnya menyebutkan bahwa emiten berkode saham MNCN tersebut berhasil melakukan penetrasi di media sosial, yang menjadikannya unggul dengan jumlah subscribers 37,6 juta dan jumlah penonton 13,7 miliar dibandingkan dengan pesaingnya.

MNCN juga terus berekspansi dalam bisnis digital dengan rencana peluncuran RCTI+ pada Agustus 2019.

Panin Sekuritas masih mempertahankan outlook positif untuk MNCN yang didukung oleh perkembangan bisnis digital yang meliputi iklan digital dan segmen konten, serta didukung oleh basis yang kuat seiring dengan meningkatnya penetrasi smartphone di Indonesia.

Selain itu, struktur permodalan yang lebih solid setelah eksekusi dari rencana private placement. Manajemen telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham untuk …

KRAS | KRAKATAU STEEL PASTIKAN DEMO DILAKUKAN PEKERJA OUTSOURCING

(Baca juga: Pengertian Technical Rebound)
IQPlus, (04/07) - PT Krakatau Steel memastikan aksi demo buruh menolak PHK massal beberapa waktu lalu dilakukan oleh pegawai outsourcing yang telah habis kontrak kerjanya.

"Kontrak mereka habis di Agustus ini," kata Senior Corporate Comunication (Corcom) PT KS Vicky Muhamad Rosyad saat dihubungi Antara, Kamis.

Vicky pun mengungkapkan alasan mengapa perusahaan tidak memperpanjang kontrak pegawai outsourcing.

"Karena beberapa fasilitas produksi tidak beroperasi. Maka kontrak tidak diperpanjang," ujar dia.

PT Krakatau Steel saat ini tengah menjalankan program restrukturisasi agar kinerja perusahaan dapat kembali sehat dan berdaya saing.

Restrukturisasi perusahaan yang dijalankan meliputi restrukturisasi hutang, restrukturisasi bisnis, dan restrukturisasi organisasi.

Direktur Utama PT Krakatau Steel Silmy Karim, menegaskan tidak ada pemecatan hubungan kerja (PHK) massal kepada karyawannya seperti kabar yang ramai diberitakan.

WSKT | WASKITA KARYA TERUS GENJOT EKSPANSI BISNIS DI LUAR NEGERI

(Baca juga: Pengertian Technical Correction)
IQPlus, (05/07) - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus menggenjot ekspansi bisnis di mancanegara, untuk ekspansi ke luar negeri, perseroan akan mengambil dana dari belanja modal atau capital expenditure (capex) tahun ini yang dianggarkan sebesar Rp29 triliun.

Ekspansi Waskita ke luar negeri merupakan wujud nyata bahwa perusahaan nasional memiliki kemampuan dalam mengerjakan berbagai proyek skala global,รข€ ujar Director of Finance and Strategy Waskita Karya Haris Gunawan dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.

Eskpansi Waskita ke luar negeri juga sesuai dengan keinginan Presiden Jokowi dan Menteri BUMN agar perusahaan BUMN harus berani keluar kandang dan menjadi pelopor untuk ekspansi bisnis ke luar negeri. Untuk membuka pasar, membuka jaringan, sehingga bisa berkiprah di pasar global.

"Langkah ekspansi ini juga diharapkan akan meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus sebagai upaya go international," kata Haris.

Dia juga me…

BIRD | Simak Rencana Bisnis Blue Bird yang Bakal digeber Tahun Ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang tahun ini PT Blue Bird Tbk (BIRD) menggelontorkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 1,5 triliun. Hingga kini realisasinya baru setara 40% dari total alokasi dana capex.

Manajemen Blue Bird menyebutkan, sebesar 70% sumber pendanaan belanja modal berasal dari pinjaman perbankan, sementara sisanya 30% berasal dari kas internal.

Direktur Keuangan BIRD Sandy Permadi mengatakan penyerapan dana belanja modal hingga akhir Juni memang terbilang rendah karena manajemen masih mencermati kondisi pasar terkini.

Selain itu, utilitas kendaraan masih terus dipantau. "Kami berencana tetap menggunakan belanja modal untuk peremajaan kendaraan dan investasi di bidang teknologi," ungkap dia kepada KONTAN, Rabu (3/7).

Tahun ini, BIRD berniat meremajakan sebanyak 4.000 unit kendaraan operasional. Sampai Juni 2019, tercatat sebanyak 1.500 unit kendaraan yang sudah diganti oleh kendaraan jenis multi purpose vehicle (MPV). Manajemen Blue…

TLKM | Menanti Sinyal Kuat Saham TLKM

(Baca juga: Cara Beli Saham Online Indonesia)
Bisnis.com, JAKARTA — Tren penggunaan data yang kuat yang sepanjang periode Lebaran dan adanya sinyal kenaikan tarif data menjadi sinyal positif untuk industri telekomunikasi.

Berdasarkan riset Analis Ciptadana Sekuritas Gani menyebutkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. menaikkan tarif data selama liburan Lebaran. Kenaikan tarif tersebut terjadi pada semua merek yaitu Simpati, Kartu As, dan Loop pada paket data bulanan. Kenaikan tarif bervariasi di kisaran 1,3%—13,9%.

Menurutnya, penyesuaian tarif data tersebut menunjukkan bahwa perbaikan tarif data sedang terjadi di industri telekomunikasi, meskipun tidak terjadi secara cepat.

“Kenaikan tarif menegaskan pandangan kami bahwa lanskap kompetitif industri sedang menuju ke arah yang lebih baik,” sebutnya.

Dia mengatakan bahwa, kenaikan tarif yang terjadi pada kuartal II/2019 saat arus yang melonjak pada Hari Raya Lebaran membuat posisi TLKM pada periode tersebut menjadi kuat.

Penjualan …

TELE | PENDAPATAN TIPHONE MOBILE HINGGA MARET 2019 Rp6,61 TRILIUN

(Baca Juga: Pengertian Gap dalam Saham)
IQPlus, (05/07) - PT Tiphone Mobile Tbk (TELE) meraih pendapatan neto sebesar Rp6,61 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik dari pendapatan neto Rp6,44 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok naik lebih tinggi menjadi Rp6,28 triliun dari Rp5,98 triliun membuat laba bruto turun menjadi Rp339,15 miliar dari laba bruto Rp451,28 miliar.

Laba usaha turun menjadi Rp173,87 miliar dari laba usaha Rp268,78 miliar dan laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp82,77 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp167,82 miliar.

Laba neto tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi Rp52,51 miliar dari laba neto Rp125,68 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp8,49 triliun hingga periode 31 Maret 2019 naik dari total aset yang tercatat Rp8,34 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

CAMP | Es Krim Campina Bakal dinikmati di Banyak Pelosok Indonesia

(Baca juga: Pengertian Inverted Yield Curve)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) memproyeksikan penjualan es krim hingga akhir tahun ini masih akan terasa manis. Apalagi, produsen es krim itu terus memperkuat jaringan distribusi serta melakukan inovasi di berbagai produk.

Dengan memperkuat jaringan distribusi dan inovasi, manajemeen CAMP menargetkan penjualan es krim hingga akhir tahun ini bisa meningkat hingga 4% year on year (yoy). "Prospek es krim di Indonesia sampai semester kedua masih kami lihat cukup positif," ujar Sagita Melati, Sekretaris Perusahaan CAMP kepada KONTAN, Kamis (4/7).

Untuk itulah manajemen berencana melakukan ekspansi pasar ke beberapa kota seperti Bengkulu, Merauke dan sejumlah wilayah di pelosok Indonesia. Sejauh ini, Campina baru membuka kantor distribusi di Kota Jayapura. "Kami ingin dapat memenuhi target pemasaran di kota-kota tersebut," ungkap dia.

Selain memperluas jaringan distribusi, Campina m…

Analisa Saham APLN, PTPP dan PWON

(Baca juga: Tujuan IPO)
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
July 5, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,375.97(+0.21%), consolidation, trading range 6,343 – ,6,408. indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized akan menguji support trend line. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized  masih cenderung naik. Daily resistance terdekat di 6,408 dan support di 6,343. Cut loss level di 6,320.

APLN Daily, 242 (+0.83%), buy on weakness, trading range 240 – 254 . indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized akan menguji support trendline. Daily support 240 dan resistance di 254. Cut loss level di 230.

PTPP Daily  , 2,100 (-2.33%), buy on weakness, trading range 2,080 – 2,170.  indikator MFI optimized dan W%R optimized masih akan menguji support trendline. Daily  support  di 2,080 sementara itu daily resistance  di 2,170. Cut loss level di 2,020.

PWON  Daily , 740 (+3.50%), trading buy, trading range 720 – 750. Indi…

Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | 5 Juli 2019

(Baca juga: Pengertian Breakout dalam Saham)
PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
05 July 2019

HEADLINE NEWS
•ITIC targetkan pertumbuhan pendapatan 33,81% YoY
•Pefindo tegaskan peringkat idAAA untuk BMRI
•MRT dan BIRD tandatangani nota kesepahaman
•Anak usaha MYTX kerjasama operasi dengan IJTI
•INDF kembali tambah kepemilikan di IFAR
•SFAN tingkatkan modal di Pigijo
•ISAT akan terbitkan obligasi dan sukuk ijarah
•ACES proyeksikan pertumbuhan laba 15% di 2019
•BMRI berpotensi dapatkan tambahan likuiditas Rp 4 triliun

VIEW MARKET 

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah melaporkan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN TA 2018, dengan menunjukkan beberapa capaian yang cukup baik. Perekonomian Indonesia tahun 2018 tumbuh 5,17%, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2017 sebesar 5,07%. Pemerintah mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 merupakan pertumbuhan tertinggi selama 4 tahun terakhir. Peningkatan pertumbuhan ekonomi tahun 2018 turut ditopang oleh kondisi e…

Analisa Saham LPKR, MEDC dan WSBP

Analisa Saham LPKR, MEDC dan WSBP
(Baca juga: Trading Menggunakan Gap Up)
1. LPKR, Daily (262) (RoE: 0.66%; PER: 30.65x; EPS: 8.68; PBV: 0.20x; Beta: 0.93):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli" pada level 256 - 264, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 256 & 242.
2. MEDC, Daily (830) (RoE: 7.79%; PER: 9.25x; EPS: 89.72; PBV: 0.72x; Beta: 2.18):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada area level 820 - 830, dengan target harga secara bertahap di level level 840, 850, 860 dan 895. Support: 820 & 805.
3. WSBP, Daily (396) (RoE: 13.88%; PER: 9.07x; EPS: 44.12; PBV: 1.26x; Beta: N/A):* Pergerakan harga masih bertahan di atas gari…

Analisa Saham AALI, GJTL dan IMAS

Analisa Saham AALI, GJTL dan IMAS
(Baca juga: Cup and Handle dalam Saham)
1. AALI, Daily (10475) (RoE: 0.77%; PER: 133.95x; EPS: 78.76; PBV: 1.04x; Beta: 1.1):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada area level 10200 - 10500, dengan target harga secara bertahap di level 10650, 10900 dan 11150. Support: 10400 & 10000.
2. GJTL, Daily (740) (RoE: 10.98%; PER: 3.78x; EPS: 193.08; PBV: 0.41x; Beta: 2.36):* Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan harga saham. "Sell on Strength" pada area level 745 - 760, dengan target harga secara bertahap di level 725 dan 710. Resistance: 760 & 770.
3. IMAS, Daily (2580) (RoE: 23.08%; PER: 2.86x; EPS: 901.40; PBV: 0.65x; Beta: -0.76):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullis…

Rekomendasi Saham Temantrader | 5 Juli 2019

(Baca juga: Mencermati Pola Head and Shoulders dalam Saham)
Hari ini index diperkirakan masih akan datar dan terkonsolidasi mengingat sepinya katalis.

Jumat ini Bank Indonesia akan rilis data cadangan devisa untuk bulan Juni 2019 yang oleh beberapa analis diproyeksikan akan naik USD 3-4 miliar. Hal ini ditopang oleh dua hal : masuknya dana asing sebesar USD 3.5 miliar serta issueance global bond senilai USD 750 juta dan EUR 750 juta yang dilakukan oleh kementrian Keuangan. 

Index diproyeksikan mixed dan bergerak di area 6336 – 6400. Sektor CONSUMER FINANCE PROPERTY dan INFRASTRUCTURE dapat diperhatikan karena masih dalam kondisi uptrend.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  :  Data Cadangan Devisi Rilis Hari Ini dengan Proyeksi Kenaikan, Index Bergerak Mixed dan Uptrend
Potensi Pergerakan Index : 6336 – 6399

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade/Trend Following :  BNGA BNLI CARS GGRM IIKP LPCK MCAS RBMS SMRA SRIL TPIA     (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade …

Analisa Saham CPIN dan JPFA

Analisa Saham CPIN dan JPFA
(Baca juga: Cara Menggunakan Pola Double Bottom)
CPIN CPIN berada dalam fase konsolidasi di area bottom-nya, dan membentuk pola reversal double bottom. Jika saham ini mampu menguat ke atas level 5200, terbuka ruang kenaikan menuju 6100 dengan minor target 5825. Saham ini akan mulai memasuki fase rally jangka menengah panjang jika mampu bertahan di atas 6100 dengan konfirmasi berupa konsolidasi tentunya.

Rekomendasi: Speculative Buy on Weakness jika melemah di area 4750. Stoploss level 4410. Untuk CPIN, strategi sementara adalah buy on weakness.

JPFA
JPFA menguat menembus 2 resist line-nya dan saat ini tengah menguji resisten konsoldiasi di level 1655. Jika saham ini mampu menguat melampaui level 1655, terbuka ruang kenaikan terbatas menuju 1890 dengan minor target 1745. Jika momentum kenaikan dapat dipertahankan, saham ini berpeluang menguat menuju 2110. JPFA baru akan berpotensi rally panjang jika mampu bertahan di atas level 2110 kemudian hari. MACD yang…

Analisa Saham LSIP, LUCK, MIKA dan SILO

Analisa Saham LSIP, LUCK, MIKA dan SILO
(Baca juga: Divestasi Saham)
LSIP
Menguji resistance pada 1250 dan membentuk pola doji yang mengindikasikan rebound.
Rekomendasi: buy on breakout 1200, TP 1250 s/d 1300, stop loss <1100 .="" p="">
LUCK
Masih dalam akumulasi dan harga saham terus bergerak di atas support MA5.
Rekomendasi: buy 1900 s/d 1940, TP 2000, stop loss 1800.

MIKA
Membentuk pola hammer tepat pada support trend line.
Rekomendasi: buy 1900 s/d 1950, TP 2000 s/d 2100, stop loss <1850 .="" p="">
SILO
Memantul pada support trend line, berpotensi melanjutkan penguatan.
Rekomendasi: buy 4700 s/d 4890, TP 5500, stop loss <4500 .="" p="">
Panin Sekuritas

Analisa Saham BBTN dan PTPP

Analisa Saham BBTN dan PTPP
(Baca juga: Pola Triangle dalam Saham)
Bank Tabungan Negara (BBTN IJ): NEUTRAL: Softer 2H19 Outlook (Henry Wibowo, Ghibran Al Imran – RHB Research)

Transfer of coverage: Stay NEUTRAL with IDR2,150 TP, 12% downside. 5M19 earnings growth accelerated to 9.1% (4M19: 7.9%), as provisions declined 4.7% (4M19: +4.7%). Loan growth remained high at 19%, but management guided for a weaker target of 10-12% on lower government housing budget. Additionally, overhang from a potential acquisition of Bukopin Syariah may impact negatively. Our Top Picks within Indonesia banks are BBRI, BMRI, and BBNI. This report marks a transfer of coverage to Henry Wibowo.

Earnings growth accelerated to 9% as provisioning trend improved; NIM continued to decline to 3.3%. 5M19 bank-only net profit was IDR1trn, up 9.1% YoY, a slight acceleration from 7.9% in 4M19, as provisions saw a decline of 4.7% YoY (vs +4.7% YoY in 4M18). Nonetheless, this accounted for merely 32% of our FY19F, which …

Analisa Saham BMTR, KIJA dan CTRA

Analisa Saham BMTR, KIJA dan CTRA
(Baca juga: Memahami Pola Flag dan Pennant dalam Saham)
BMTR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 436 kemudian 458 dengan support di level 388, cut loss jika break 368.
KIJA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 320 kemudian 326 dengan support di level 310, cut loss jika break 304.
CTRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.105 dengan resist di level 1.155 dan 1.180.
Full report bisa diakses di : ipot

Analisa Saham TINS, PWON dan DMAS

Analisa Saham TINS, PWON dan DMAS
(Baca juga: Memahami Pola Rising Wedge)
1. PT Timah (Persero) Tbk (TINS, anggota indeks Kompas100)
Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern/bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan harga saham TINS. Adapun indikator CCI dan Williams%R sudah menunjukkan oversold atau jenuh jual.

Rekomendasi: Acummulated Buy
Support: Rp 1.000
Resistance: Rp 1.100
Muhammad Nafan Aji, Binaartha Parama Sekuritas

2. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON, anggota indeks Kompas100)
Saham PWON membentuk pola candle dark cloud cover dengan indikator stochastic berada di area sideways di level 50. Bill William tampak melakukan fase akselerasi dengan momentum ke area positif.

Rekomendasi: Buy
Support: Rp 705
Resistance: Rp 775
Edo Ardiansyah, Erdikha Elite Sekuritas

3. PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS, anggota indeks Kompas100)
Saham DMAS limited downside untuk menguji support MA20 sekaligus support bullish channel. Hal ini terjadi sebelu…