Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Analisa Saham ELSA | 30 April 2018

ELSA Daily  :  Trading Buy , resistance terdekat di 456, strong resistance di 490-492. Support terdekat di 410,strong support di 390.

Berdasarkan  hasil perhitungan Peak and Trough . Dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 8 hari   terakhir terlihat rata-rata di 2,203 dan net avg sell di 456

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar  163  minggu terakhir dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 294 dengan rata-rata net buy sekitar  411

Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 358  –  398. Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 478 – 490

Saat ini harga akan naik dari  net avg  buy dan coba naik ke net avg sell dan distribusi area. Dengan demikian potensi kenaikkan masih terlihat.  Kenaikkan lebih lanjut akan confirm jika risk ratio level di 424 dapat ditembus dengan volume tran…

Analisa Saham WSBP | 30 April 2018

Waskita Beton Precast (WSBP IJ)
Higher earnings on the back of strong revenues WSBP booked 1Q18 earnings of IDR511bn, up 163%yoy on the back of 88.5%yoy growth in revenues and margins expansion. The 1Q earnings are 39% of our full year forecast and 46% of consensus estimates, higher than the past two-year’s average of 17.7%. Operating cash flow in Mar 18 was a positive IDR860bn as the company received payment for the Becakayu toll road project of IDR1.55tn in Jan 18. Maintain BUY.
Revenues in 1Q18 reached IDR2.3tn… up 88.5%yoy from IDR1.2tn in 1Q17. The strong revenues growth came on the back of a solid order book. The 1Q revenues are 25% of our full year target of IDR9.0tn and 28% of consensus estimates of IDR8.2tn. The 1Q revenues are historically 16% of the full year figure.
Order book. The strong revenues growth was supported by a solid order book which reached IDR16.2tn as of Mar18. The order book included IDR14.1tn of carry over contracts. New contracts secured in 3M18 reached …

Berita Saham KLBF | 30 April 2018

PENJUALAN KALBE FARMA NAIK 2,4% DI TRIWULAN PERTAMA 2018.
IQPlus, (30/04) - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) meraih penjualan bersih Rp5,015 triliun hingga triwulan pertama 2018 naik 2,4% dibandingkan penjualan bersih Rp4,89 triliun di tahun sebelumnya.

"Dalam kondisi makro ekonomi yang belum menunjukkan pemulihan, kami memfokuskan pada upaya mempertahankan pangsa pasar dan pengendalian biaya," kata Bernadus Karmin Winata, Direktur Keuangan dan Sekretaris Perusahaan Kalbe.

Laba kotor mencapai Rp 2.428 miliar di triwulan pertama tahun 2018, stabil dibandingkan Rp 2.411 miliar pada tahun 2017. Rasio laba kotor terhadap penjualan menurun menjadi 48,4% dari 49,2% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini terutama merupakan dampak pelemahan nilai tukar Rupiah.

Laba usaha pada triwulan pertama tahun 2018 meningkat sebesar 1,7% dengan rasio laba usaha mencapai 15,6%, stabil dibandingkan 15,7% pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. Perseroan Perseroan akan terus mengendalika…

Berita Saham SILO | 30 April 2018

PENDAPATAN OPERASIONAL BRUTO SILOAM HOSPITALS CAPAI Rp1,4 TRILIUN.
IQPlus, (30/04) - PT Siloan International Hospitals Tbk (SILO) meraih pendapatan operasional bruto sebesar Rp1,4 triliun di kuartal pertama tahun ini naik 12,4% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Menurut keterangan perseroan Senin, laba kotor diraih Rp643,5 miliar naik 10,3% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) turun 1,9% menjadi Rp182,5 miliar disebabkan kenaikan biaya operasional serta biaya sewa.

Laba bersih tercatat Rp,05 miliar turun 98,8% dari periode tahun sebelumnya karena kenaikan 21% dalam depresiasi sebagai akibat dari akuisisi aset yang dilakukan pada kuartal keempat 2017.

Pada volume, perseroan mencatat pertumbuhan moderat tahun ini. Kunjungan pasien rawat jalan tumbuh 13,7% dari kuartal pertama tahun sebelumnya dan admisi rawat inap tumbuh 13,1% dari tahun sebelumnya. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/silo-pendapat…

Berita Saham ACES | 30 April 2018

ACE HARDWARE ALAMI KENAIKAN LABA 35,% HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (30/04) - PT Ace Hardware Tbk (ACES) meraih kenaikan laba periode berjalan yang didistribusikan ke entitas induk sebesar 35,5% menjadi Rp208,89 miliar hingga 31 Maret 2018 dibandingkan laba Rp154,11 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, penjualan bersih naik menjadi Rp1,57 triliun dari Rp1,29 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp751,98 miliar dari laba kotor Rp618,35 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba usaha meningkat menjadi Rp264,07 miliar dari laba usaha Rp193,84 miliar tahun sebelumnya. Sementara laba sebelum pajak penghasilan naik menjadi Rp261,51 miliar dari laba sebelum pajajk Rp191,23 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp4,67 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dari total aset Rp4,42 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/aces-ace-hardware-alami-kenaikan-laba-35---hingga-maret-2018,19102011.html

Berita Saham SIDO | 30 April 2018

SIDO MUNCUL RAIH LABA Rp169,08 MILIAR HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (30/04) - PT Sido Muncul Tbk (SIDO) meraih laba sebesar Rp169,08 miliar hingga 31 Maret 2018 naik dibandingkan laba Rp127,54 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, pendapatan usaha naik menjadi Rp620,84 miliar dari Rp603,48 miliar dan laba bruto meningkat menjadi Rp305,89 miliar dari laba bruto Rp259,73 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan laba sebelum pajak naik jadi Rp221,10 miliar dari laba sebelum pajak Rp170,52 miliar tahun sebelumnya. Total aset hingga 31 Maret 2018 naik jadi Rp3,33 triliun dibandingkan total aset Rp3,15 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/sido-sido-muncul-raih-laba-rp169-08-miliar-hingga-maret-2018,19091924.html

Berita Saham BIRD | 30 April 2018

LABA BLUE BIRD TURUN 15,8% HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (30/04) - PT Blue Bird Tbk (BIRD) alami penurunan laba bersih sebesar 15,8% hingga Maret 2018 menjadi Rp98,91 miliar dibandingkan laba bersih Rp117,46 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Senin menyebutkan, pendapatan turun menjadi Rp973,37 miliar dari Rp1,03 triliun dan laba bruto juga turun menjadi Rp258,67 miliar dari laba bruto Rp307,71 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan beban usaha naik menjadi Rp139,40 miliar dari Rp133,66 miliar membuat laba usaha turun menjadi Rp119,27 miliar dari laba usaha Rp174,05 miliar tahun sebelumnya. Meski pendapatan lain-lain diraih Rp9,50 miliar usai mencatat beban lain-lain Rp18,27 miliar tahun sebelumnya namun laba sebelum pajak tetap turun menjadi Rp128,77 miliar dari laba sebelum pajak Rp155,77 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp6,63 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dari total aset Rp6,51 triliun yang tercatat hingga 31 Desember …

Berita Saham BJTM | 30 April 2018

BANK JATIM RAIH LABA Rp376,84 MILIAR HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (30/04) - PT Bank Jatim Tbk (BJTM) meraih laba yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp376,84 miliar hingga 31 Maret 2018 naik dibandingkab laba Rp339,99 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan Senin, pendapatan bunga bersih diraih Rp874,43 miliar naik dari Rp846,85 miliar tahun sebelumnya dan beban operasional selain bunga bersih turun jadi Rp357,77 miliar dari beban Rp390,20 miliar.

Laba operasional naik jadi Rp516,66 miliar dari laba operasional Rp456,65 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak diraih Rp519,32 miliar meningkat dari laba sebelum pajak Rp464,24 miliar tahun sebelumnya.

Sedangkan total aset hingga 31 Maret 2018 mencapai Rp55,31 triliun naik dari total aset hingga 31 Desember 2017 yang Rp51,51 triliun. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bjtm-bank-jatim-raih-laba-rp376-84-miliar-hingga-maret-2018,19083522.html

Berita Saham TARA | 30 April 2018

MESKI PENJUALAN NAIK NAMUN LABA SITARA PROPERTINDO TURUN HINGGA MARET.
IQPlus, (30/04) - PT Sitara Propertindo Tbk (TARA) alami kenaikan penjualan sebesar 11,55% hingga 31 Maret 2018 menjadi Rp12,06 miliar dibandingkan penjualan Rp10,81 miliar tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok naik menjadi Rp4,98 miliar dari beban pokok Rp4,65 miliar dan laba bruto meningkat menjadi Rp7,08 miliar dari laba bruto Rp6,16 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak turun menjadi Rp469,24 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp965,35 juta salah satunya karena kenaikan beban keuangan menjadi Rp5,23 miliar dari Rp3,96 miliar.

Laba bersih turun menjadi Rp236,71 juta dari laba bersih Rp763,15 juta tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp1,23 triliun hingga 31 Maret 2018 relatif sama dibandingkan total aset Rp1,23 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/tara-meski-penjualan-naik-namun-laba-sitara-propertindo-turun…

Berita Saham INDF | 30 April 2018

INDOFOOD CATAT LABA Rp1,19 TRILIUN DI KUARTAL I.
IQPlus, (30/04) - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) meraih penjualan neto konsolidasi sebesar Rp17,63 triliun hingga 31 Maret 2018 turun 1,1% dibandingkan Rp17,83 triliun tahun sebelumnya. kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek, Bogasari, Agribisnis dan distribusi masing-masing memberikan kontribusi 54%,22%,15%, dan 9%.

Menurut keterangan perseroan Senin, laba usaha stabil di kisaran Rp2,48 triliun sedangkan marjin laba usaha naik menjadi 14,1% dari 13,9%. Laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk naik 1,1% menjadi Rp1,19 triliun dari Rp1,18 triliun dan marjin laba bersih naik menjadi 6,7% dari 6,6%.

Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit dan mencerminkan kinerja operasional naik 4,7% menjadi Rp1,22 triliun dari Rp1,16 triliun.

Anthoni Salim, Direktur utama Perseroan mengatakan di awal 2018, kondisi pasar masih tetap menantang. Harga CPO mengalami teka…

Berita Saham LSIP | 30 April 2018

LONSUM ALAMI PENURUNAN LABA 64,6% HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (30/04) - PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) alami penurunan laba periode berjalan yang didistribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 64,6% hingga 31 Maret 2018 menjadi Rp115,99 miliar dibandingkan laba Rp327,68 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, penjualan turun tajam menjadi Rp868,33 miliar dari penjualan Rp1,46 triliun di periode sama tahun sebelumnya dan beban pokok tercatat Rp666,11 miliar turun dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp947,35 miliar.

Laba bruto turun menjadi Rp202,21 miliar dari laba bruto Rp516,43 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha turun menjadi Rp122,04 miliar dari laba usaha Rp400,91 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak penghasilan turun menjadi Rp141,84 miliar dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang Rp411,31 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp10,24 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dari total aset Rp9,85 triliun hingga …

Berita Saham ADHI | 30 April 2018

ADHI KARYA RAIH PENDAPATAN Rp3.14 TRILIUN.
IQPlus, (30/04) - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih pendapatan usaha Rp3,14 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dibandingkan pendapatan usaha Rp2,24 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan menyebutkan, beban pokok pendapatan naik jadi Rp2,71 triliun dari Rp2,010 triliun dan laba kotor naik jadi Rp431.86 miliar dari laba kotor Rp238,07 miliar.

Beban usaha naik jadi Rp123,88 miliar dari Rp107,70 miliar dan laba usaha naik jadi Rp310,07 miliar dibandingkan laba usaha Rp156,76 miliar dan laba sebelum pajak diraih Rp187,08 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp96,52 miliar.

Laba yang didistribusikan ke pemilik entitas induk naik menjadi Rp73,28 miliar dari laba Rp19,14 miliar tahun sebelumnya. Total aset hingga 31 Maret 2018 mencapai Rp27.25 triliun turun dari total aset Rp28,33 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/adhi-adhi-karya-raih-pendapatan-rp3-14-triliun,1907…

Analisa Saham JPFA dan ICBP | 30 April 2018

HP Key Calls

JPFA
JPFA ditutup menguat setelah sempat low menyentuh support area 1440-1460, maka saat ini berpeluang bergerak menguat dengan R1: 1600. Volume baru mencapai 0.8x rerata 20hari.

Rekomendasi
Trading buy
Entry Level: 1500
Target: 1600
Stoploss: 1470

ICBP
ICBP ditutup menguat dengan berhasil bertahan kembali diatas support area 8050-8150 yang menahan sejak 2017. Maka masih terbuka peluang menguat dengan resistance terdekat di 8450. Volume baru mencapai 0.7x rerata 20hari.

Rekomendasi
Trading buy
Entry Level: 8175
Target: 8450
Stoploss: 8050

LQ45
LQ45 ditutup menguat tipis dengan bertahan diatas support area 940-950 atau previous resistance, maka saat ini masih berpeluang bergerak fluktuatif dengan kecenderungan untuk short-term akan menguat.

Rekomendasi
Speculative buy
Support: 940
Resistance: 978

:copyright:Henan Putihrai

Analisa Saham WSBP | 30 April 2018

Samuel Sekuritas on Waskita Beton Precast (WSBP) 04/23/2018
1Q18 net profit beats our forecast

-  WSBP melaporkan kinerja keuangan 1Q18A yang solid. Pendapatan sebesar Rp2.29tn bertumbuh +88.5%YoY, didorong salah satunya oleh tambahan pengakuan pendapatan proyek periode 4Q17 yang masuk di 1Q18. Laba bersih juga dilaporkan naik tajam +163.4%YoY menjadi Rp511miliar.

-  Pendapatan di periode 1Q18 mencapai 27.96% vs FY18E kami dan 25.35% dibandingkan dengan angka konsensus, serta lebih baik vs tahun lalu (1Q17A vs FY17A) sebesar hanya 17.15%. Demikian pula dengan laba bersih yang mencapai 45.54% dan 39.46% vs konsensus serta jauh diatas tahun lalu 19.62%. Laporan 1Q18A juga jauh melampaui 1Q18E kami, dimana pendapatan 74% diatas estimasi kami dan laba bersih yang kami perkirakan hanya Rp199.7miliar vs 1Q17A Rp511miliar.

-  Valuasi: BUY dengan TP Rp580

Mirae Asset

Analisa Saham HMSP | 30 April 2018

BCA Sekuritas on HM Sampoerna (HMSP) 04/20/2018
Stubbornly soft

-  Data yang diterbitkan oleh Philip Morris International menunjukkan perjuangan yang berat untuk volume rokok di 1Q18, stick turun 2,4% YoY menjadi 69,3 miliar, terhadap ekspektasi kami sebesar 3% -5% pertumbuhan volume untuk setahun penuh 2018. Melawan tren momentum yang lebih kuat di di sektor ritel, tampaknya pemulihan segmen kelas bawah tetap bercampur pada titik waktu ini. PMI menyatakan bahwa konsumsi lunak tetap sebagai faktor utama, sebagian diperburuk oleh peningkatan cukai sebesar 10% untuk 2018. Perhatikan, bagaimanapun, bahwa 1Q18 volume lemah datang lebih tinggi dari survei awal yang dilakukan oleh Nielsen, yang menunjuk ke arah Penurunan 6% dalam pertumbuhan volume domestik.

-  HMSP berhasil sedikit meningkatkan pangsa pasarnya dari 33% di 1Q17 menjadi 33,2% di 1Q18, didorong oleh kinerja bintang lanjutan dari Marlboro Filter Black dan Dji Sam Soe Magnum Mild. Keduanya cenderung diklasifikasikan dalam segm…

Analisa Saham PTBA, LEAD dan ESSA | 30 April 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(April 30, 2018)
(tasrul@miraeasset.co.id )

IHSG Daily, 5,919.24(+0.2%), consolidation, trading range hari ini 5,893 – 5,957. indikator MFI optimized, indikator W%R dan indikator Stochastic%D optimized akan menguji support trend line.  Pada periode weekly ,indikator MFI optimized masih cenderung naik, indikator W%R optimized masih cenderung dan stochastic %D optimized akan menguji support trend line. Daily resistance terdekat di 5,957 dan support di 5,893. Cut loss level di 5,885.

PTBA Daily 3,140 (+2.61%),trading buy ,trading range 3,090  – 3,200.  indikator MFI optimized, indikator W%R  optimized akan menguji support trend line.  Sementara itu pada indikator Bollinger Band , harga saat ini akan coba mendekati center line. Daily support di 3,090 dan Daily resistance di 3,200. Cut loss level di 2,980..

LEAD Daily ,130(-3.70%),trading buy, 128-138. indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan Stochastic %D akan menguji support …

Analisa Saham PTBA, BMRI dan UNVR | 30 April 2018

IHSG (5.870-5.970) : indeks harga saham gabungan diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.970 kemudian 6.025 dengan support di level 5.870 dan 5.830

PTBA (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.200 kemudian 3.280 dengan support di level 3.060 , cut loss jika 3.010.

BMRI (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.025 kemudian 7.175 dengan support di level 6.800, cut loss jika break 6.725.

UNVR (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 47.100 kemudian 48.000 dengan support di 45.000, cut loss jika break 44.300.

Full report bisa di akses di : http://ipot.id/?g=r/t/3c5d70

Rekap Laba (-Rugi) Emiten 1Q18 vs 1Q17

Rekap Laba (-Rugi) Emiten 1Q18 vs 1Q17

BANK & FINANCE
• BMRI Rp5.86t vs Rp4.08t
• BBCA Rp5.51t vs Rp4.99t
• BBNI Rp3.64t vs Rp3.23t
• BDMN Rp1.04t vs Rp1.05t
• BNGA Rp877m vs Rp639m
• BBTN Rp684m vs Rp594m
• PNBN Rp667m vs Rp725m
• NISP Rp663m vs Rp563m
• BTPN Rp535m vs Rp478m
• BNII Rp463m vs Rp490m
• BJBR Rp460m vs Rp449m
• BJTM Rp377m vs Rp340m
• BFIN Rp351m vs Rp254m
• BNLI Rp164m vs Rp453m
• BBKP Rp126m vs Rp115m
• CFIN Rp74.4m vs Rp59.5m
• WOMF Rp54.9m vs Rp27.7m
• PNBS Rp4.00m vs Rp12.7m
• BBHI Rp971jt vs Rp2.32m

TELCO, TECH & MEDIA
• LINK Rp266m vs Rp236m
• ASGR Rp35.0m vs Rp33.5m
• BALI Rp12.8m vs Rp7.07m
• MARI Rp5.49m vs Rp9.02m

CONSUMER & PHARMACY
• HMSP Rp3.03t vs Rp3.29t
• GGRM Rp1.89t vs Rp1.89t
• UNVR Rp1.84t vs Rp1.96t
• MLBI Rp212m vs Rp302m
• SIDO Rp169m vs Rp127m
• TCID Rp68.1m vs Rp73.0m
• KINO Rp32.2m vs Rp3.55m
• CEKA Rp15.7m vs Rp36.0m
• ADES Rp13.5m vs Rp11.1m
• CLEO Rp12.6m vs Rp8.69m
• RMBA -Rp252m vs -Rp68.9m

RETAIL
• MCAS Rp21.9m vs Rp925jt
• …

Ulasan Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 30 April 2018

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (April 30, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Market cenderung trade soft hari ini, menjelang rilis data inflasi pada 2 Mei. Kami memperkirakan inflasi April akan berada di 3,49% (vs 3,40% bulan Maret). Pertemuan Korea Selatan dan Korea Utara (Jumat lalu) adalah momen bersejarah bagi kedua negara, namun, perkembangan nyata yang berpotensi menggerakkan market kemungkinan akan datang setelah pertemuan Kim Jong Un dan Trump bulan depan. Market Indonesia akan tutup pada 1 Mei (Hari Buruh).

Market Indicator
JCI: 5,919.24 (0.17%)
EIDO: 25.52 (-0.20%)
DJIA: 24,311.19 (-0.05%)
FTSE100: 7,502.21 (+1.09%)
USD/IDR: 13,893 (+0.01%)
10yr GB yield: 6.98% (-12bps)
Oil Price: 68.10 (-0.13%)
Foreign net purchase: -IDR358.4bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BMRI, PTBA, INKP, MNCN, LPPF
TOP SELL: BBCA, ADRO, PGAS, UNTR, BBRI

Most actively traded stocks (HOTS …

Analisa Saham ADHI | 30 April 2018

ADHI 1Q18 results: Net income soaring +283%YoY

Revenue 1Q’18: Rp3.14tn (+39.7% YoY, -51.2%QoQ)
Revenue 1Q’17: Rp2.24tn

Operating profit 1Q’18: Rp310bn (+97.8%YoY, -67.1%QoQ)
Operating profit 1Q’17: Rp157bn

Net income  1Q’18: Rp73bn (+282%YoY, -76.4%QoQ)
Net income  1Q’17: Rp19bn

Revenue 1Q18A vs FY18E:
15.9% SSI dan 15.5% cons (avg hist 3YR 13.4%) - Above
Net Income 1Q18A vs FY18E:
11.5% SSI dan 9.1% cons (avg hist 3YR 3.1%) - Above

Net income 1Q18A Rp73bn vs 1Q18E Rp23bn

Maintain BUY, TP Rp3,250 18.2x P/E18E, 1.7x PBV18E


Regards,
Akhmad Nurcahyadi
Samuel Sekuritas Indonesia

Rekomendasi Saham William Hartanto | 30 April 2018

WH Project Outlook 30 April 2018.

Simak outlook market dan rekomendasi saham hari ini.

IHSG mulai menuju Utara. Pada perdagangan hari Jumat, 27 April 2018 IHSG ditutup menguat 10,04 poin (+0.17%) menuju level 5919.24. Terbukti bahwa penurunan Rupiah tidak perlu disikapi berlebihan karena kita sama-sama tahu bahwa pemerintah tidak akan membiarkan begitu saja. Pasti akan ada upaya untuk memperbaiki atau setidaknya membendung depresiasi Rupiah.

Lanjut, saat ini USDIDR tercatat berada di level 13838 (data RTI). Menurun semakin jauh dari sebelumnya di level 13940. Jika penurunan ini bisa tertahankan sepanjang perdagangan hari ini maka dapat menjadi “bensin” bagi pergerakan IHSG hari ini menuju level 5970, dengan sektor utama yang tertolong adalah sektor perbankan.

IHSG masih memiliki waktu pengujian level 6000 sampai pada akhir pekan ini.

DOW TERMAKAN YIELD

Dari sebelumnya menguat sampai menembus 3%, dalam sepekan kemarin malah menurun sekitar 2.9%. Dengan demikian hampir dikatakan pengua…

Rekomendasi Saham PacificTrader | 30 April 2018

Market outlook for today:
- IHSG mulai melakukan konsolidasi di akhir pekan dan ditutup menguat tipis dibanding perdagangan sebelumnya. Secara volume terjadi distribusi selama 6 hari berturut-turut dan IHSG berada pada area oversold, diperkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak sideways di level 5919-6110

Highlight yang bisa di perhatikan :bangbang:
- BANK (BBCA, BMRI, BBRI)

Watchlist for today:exclamation:
:heavy_check_mark: ERAA
:heavy_check_mark: TKIM
:heavy_check_mark: MYOR
:heavy_check_mark: INKP
:heavy_check_mark: POLY

Batasi Risiko yah :grin::ok_hand:
Jangan lupa review terlebih dahulu sebagai trader mandiri :+1:

Rekomendasi Saham TemanTrader | 30 April 2018

IDX DIRECTION 30 April 2018

Tone dan Manner perdagangan hari ini : IDX Rentang Konsolidasi, Wait and See Di Hari Kejepit

Berapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade : ZINC TLKM SMRU PSSI MAPI (cross over MA20 kemarin)
Fast Trade :BIMA ABBA INAF ALTO (hanya berlaku hari ini)

Swing Trade saham saham yang mengalami cross over MA20
Fast Trade saham yang mengalami lonjakan volume dan big white candle

Detail lengkap dan chart analisa pada tautan berikut
https://temantrader.com/2018/04/idx-direction-30-april-2018-market-terkonsolidasi-di-hari-kejepit/

Terima kasih

TEMAN TRADER

Analisa Saham BBCA | 30 April 2018

BBCA Daily  :   Buy  on Weakness, uji support di 21,900, strong support di 21,800, resistance terdekat di 22,675, strong resistance 23,200

Berdasarkan perhitungan Peak and Trough Analysis dimana dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 11  hari  terakhir terlihat rata-rata di 22,914 dan net avg sell di 22,946

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar  160 hari terakhir dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 21,800 dengan rata-rata net buy sekitar 21,900

Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 22,750  –  23,425. Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 22,750 – 22,950

Saat ini harga di bawah akumulasi area  dan menekati  net avg buy  dan  masih relative jauh dari net avg. sell, dengan demikian secara umum harga masih relatif murah karena secara umum terlihat dari sisi demand sa…

Analisa Saham ESSA | 30 April 2018

ESSA Daily  :  Trading Buy , Resistance terdekat di 330, berikutnya 340 dan 370 sebagai strong resistance, support  terdekat 302.

Berdasarkan perhitungan Peak and Trough Analysis dimana dari level tertinggi  terdekat saat ini  dari 16  hari  terakhir terlihat rata-rata di 327 dan net avg sell di 338.

Sementara itu jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar  73  hari terakhir dimana rata-ratanya mendekati level  terendah data terakhir rata-rata di 303 dengan rata-rata net buy sekitar 337

Akumulasi volume (pembelian terbesar atau akumulasi area – demand side)  antara level 330  –  350. Disisi lain  distribusi distribusi volume (penjualan terbesar atau distribusi area – supply side) antara level 330 – 334

Saat ini harga coba masuk ke akumulasi area  dan net avg buy dan juga  masih di bawah akumulasi area serta net avg. sell, dengan demikian secara umum harga masih relatif murah.

Tasrul Tanar

Analisa Saham BBRI | 30 April 2018

BBRI Weekly : Limited Downside, Buy on Weakness

Dari hasil terakhir optimasi indikator MFI (MFI optimized) pada saham ini terlihat masih cenderung naik hal ini mengindikasikan belum bahwa tekanan jual yang terjadi belum merubah arah aliran dana masuk menjadi negative (outflow).

Sementara indikator W%R optimized dan Stochastic %D terlihat sudah berada di sekitar support trendline (oversold), dengan demikian potensi koreksi juga makin terbaas denan perkiraan strong support sekitar level 3,060 dan perkiraab resistance terdekat di 3,550.

Volatilitas normal pergerakkan harga saham ini dalam periode weekly sepanjang uptrend channel rata-rata sekitar -2.15 % jika bergerak turun dan +2.049 jika bergerak naik, saat ini sudah terkoreksi dari awal minggu sekitar -14.28 % !

Tasrul Tanar

Update Harga Penting Saham | 30 April 2018

Good morning,

Dow.......24311    -11.2       -0.05%
Nasdaq...7120   +1.1         +0.02%
S&P 500..2670   +2.97       +0.02%

FTSE........7502   +80.8       +1.09%
Dax........12581   +80.4       +0.64%
CAC..........5483   +29.6       +0.54%

Nikkei.....22468    +148.3     +0.66%
HSI..........30281    +272.99  +0.91%
Shanghai..3082    +7.2         +0.23%
ST Times..3577    +7.2         +0.20%

Indo10Yr..7.2825    +0.0265  +0.37%
INDOBex241.3976 +1.0651   +0.44%
US10Yr........2.957    -0.033     -1.10%
VIX...............15.41    -0.83       -5.11%

USDIndx ....91.542    -0.019     -0.02%
Como Indx201.3893+0.1709  +0.08%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL........54.47    -2.46       -4.32%
(Dow Jones US Coal Index)

IndoCDS....105.875  +0.075    +0.07%       
(5-yr INOCD5)

IDR........13893     +2          +0.01%*
Jisdor....13879     -51         -0.37%
IDR Fut..13865     -26         -0.19%

Euro.........1.2130 +0.0022 + 0.18%

TLKM.......27.18   +0.35    +1.30%
(3772)
EIDO.........25.52   -0.05     …

Reminder Corporate Action | 30 April 2018

Senin, 30 April 2018

1.Public Expose: ASSA, GMFI, MARK, TGKA
2.RUPS: ASSA, GMFI, MARK, SMGR, TGKA
3.Cum Date Cash Dividen:
•ABDA Rp. 90
•ADRO (Rasio Dividen akan diinformasikan pada saat Recording Date pada tanggal 4 Mei 2018)
•BELL Rp. 3
•CINT Rp. 8
•DMAS Rp. 6.5
•ERAA Rp. 38
•TPIA Rp. 40.61
•TRIS Rp. 5
4.Payment Date Cash Dividen: BBCA Rp. 175
5.IPO Refund Date: PT Charnic Capital Tbk

Rabu, 2 Mei 2018

1.IPO Listing Date: PT Charnic Capital Tbk Rp. 200
2.IPO Offering Period (End): PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk
3.Public Expose: ETWA, PDES
4.RUPS: ETWA, HADE, ICON, PDES, ZINC
5.Cum Date Cash Dividen: BNGA Rp. 23.89, FASW Rp. 62, WIKA Rp. 26.82012
6.Recording Date Cash Dividen: KAEF Rp. 17.66, META Rp. 2.5, MFMI Rp. 6.11, POWR Rp.  45.98634, TCID Rp. 410, TURI Rp. 20

Analisa Saham MEDC | 30 April 2018

MEDC kembali tertekan ke area support dari pola Head & Shoulder di kisaran 1140 dengan level support GS di 1250 telah ditembus (sinyal jual).

Jika saham ini tidak mampu bertahan di atas 1140, maka ada tendensi MEDC melemah dahulu menuju target penurunannya di 855 dengan minor target 1035.
Target fundamental atas MEDC ada di kisaran 1800. Namun secara teknikal saham ini memiliki potensi penurunan sementara waktu.

Rekomendasi: Sell di area 1195 – 1250. Strong Sell jika break 1140. (technical wise).

Disclaimer ON

http://galerisaham.com/medc-mampukah-bertahan-di-atas-1140-critical-moment/

Analisa Saham PGAS | 30 April 2018

PGAS bergerak dalam channel tren turunnya, dimana target penurunan terdekat 2100 telah dilampaui. Jika PGAS tidak mampu kembali ke atas 2100, saham ini cenderung melanjutkan pelemahannya menuju 1860, sekalian menuji area konsolidasi di akhir tahun 2017. Belum ada indikasi penguatan yang konsisten pada PGAS, sebaiknya hindari dahulu saham ini.

Rekomendasi: Sell on rebound.

Disclaimer ON

http://galerisaham.com/pgas-berpeluang-menguji-support-1860/

Ulasan Penutupan Pasar Saham Indonesia | 27 April 2018

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia*
Investment Information Team*Market Review 27 April 2018*Tercatat 198 saham menguat dan 211 saham melemah. *IHSG +10.04 poin (+0.16%) ke level 5.919,238*, dan *LQ-45  +2,34 poin (+0.24%) ke level 945,638*.*Sectoral Return :*
- Agri -0,74%
- Mining -1,78%
- Basic-Ind +0,00 %
- Misc-Ind +1,67%
- Consumer -0,08%
- Property -0,93%
- Infrastructure +0,54%
- Finance +0,76%
- Trade -0,12%
Investor asing *net sell senilai Rp 358,44 Milyar*.*USD/IDR +5,00 poin (+0.04%)* terhadap Rupiah di angka 13.888.*Saham yang ditutup menguat*

- *INCO ditutup menguat Rp 30 (+0.93%) ke level Rp 3.230*. Harga komoditas yang lebih tinggi membawa keuntungan bagi PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di awal tahun ini. Pendapatan emiten nikel ini melonjak 18,42% pada kuartal pertama 2018 menjadi sebesar US$ 170,45 juta jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu US$ 143,45 juta. Meski beban pokok pendapatan naik tipis, Vale masih bisa mencatat laba kotor US$ 16,27 juta pada tig…

Berita Saham TINS | 27 April 2018

PT TIMAH BAYARKAN PAJAK Rp409 MILIAR SEPANJANG 2017.
IQPlus, (27/04) - Kontribusi berupa pajak yang dibayarkan PT Timah Tbk selama 2017 mencapai Rp409 miliar atau naik 120 persen dari data pada tahun sebelumnya sebesar Rp185 miliar karena penjualan tin chemical dan tin solder perusahaan itu meningkat.

"Alhamdulillah, royalti perusahaan 2017 juga naik 52 persen atau Rp263 miliar dari tahun sebelumya sebesar Rp173 miliar," kata Direktur Utama PT Timah Tbk. Mochtar Riza Pahlevi Tabrani di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan bahwa peningkatan kontribusi pajak dan royalti itu sebagai bentuk implementasi strategi pengembangan bisnis hilir timah, di antaranya PT Timah menandatangani kerja sama strategis dengan Yunnan Tin Group selaku produsen timah terbesar dunia dalam memasarkan produk hilir.

Selain itu, adanya sinergi dengan anggota holding BUMN industri pertambangan dan BUMN lainnya untuk optimalisasi nilai BUMN dan mendukung perekonomian serta kesejahteraan rakyat.

Sinergi yan…

Berita Saham SGRO | 27 April 2018

PENJUALAN DAN LABA SAMPOERNA AGRO TURUN HINGGA MARET 2018.
IQPlus, (27/05) - PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) meraih penjualan sebesar Rp667,64 miliar hingga periode 31 Maret 2018 turun dibandingkan penjualan Rp1,02 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok turun menjadi Rp511,34 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya yang Rp700,71 miliar dan laba bruto turun menjadi Rp156,30 miliar dari laba bruto Rp328,29 miliar.

Laba usaha turun tajam menjadi Rp66,79 miliar dari laba usaha Rp208,36 miliar tahun sebelumnya dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp21,13 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp161,17 miliar.

Laba periode berjalan yang didistribusikan ke entitas induk turun menjadi Rp15,32 miliar dari laba Rp117,39 miliar tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp8,25 triliun hingga 31 Maret 2018 turun dari total aset Rp8,31 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/sgro-penjualan-da…

Berita Saham KINO | 27 April 2018

PENJUALAN BERSIH KINO INDONESIA NAIK JADI Rp832,49 MILIAR HINGGA MARET.
IQPlus, (27/05) - Penjualan bersih PT Kino Indonesia Tbk (KINO) mencapai Rp832,49 miliar hingga 31 Maret 2018 naik dibandingkan penjualan bersih Rp670,26 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, beban pokok naik menjadi Rp456,08 miliar dari beban pokok Rp388,87 miliar tahun sebelumnya dan laba kotor naik kadi Rp376,40 miliar dari laba kotor Rp281,39 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak naik menjadi Rp42,65 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp5,37 miliar dan laba bersih diraih Rp32,19 miiar meningkat tajam dari laba bersih Rp3,55 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp3,37 triliun hingga 31 Maret 2018 naik dari total aset Rp3,23 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/kino-penjualan-bersih-kino-indonesia-naik-jadi-rp832-49-miliar-hingga-maret,16085412.html

Berita Saham BBHI | 27 April 2018

LABA BANK HARDA INTERNASIONAL TURUN MENJADI Rp971,36 JUTA.
IQPlus, (27/05) - PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) meraih laba sebesar Rp971,36 juta hingga periode 31 Maret 2018 turun tajam dibandingkan laba Rp2,32 miliar yang diraih pada periode sama tahun sebelumnya.

laporan perseroan Jumat menyebutkan, pendapatan bunga bersih naik menjadi Rp25,75 miliar dari pendapatan bunga bersih Rp23,06 miliar tahun sebelumnya dan pendapatan operasional lainnya mencapai Rp1,29 miliar turun dari Rp2,247 miliar dan beban operasional lainnya naik jadi Rp24,84 miliar dari Rp22,21 miliar.

Laba operasional turun menjadi Rp1,85 miliar dari laba operasional tahun sebelumnya yang Rp3,31 miliar dan laba sebelum pajak turun menjadi Rp1,67 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp3,34 miliar.

Total aset bank mencapai Rp2,40 triliun hingga 31 Maret 2018 turun tipis dari total aset Rp2,45 triliun hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/bbhi-laba-bank-harda-internas…

Berita Saham ADRO | 27 April 2018

ADARO ENERGY RAIH PENDAPATAN US$763,95 JUTA HINGGA MARET.
IQPlus, (27/05) - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) meraih pendapatan usaha sebesar US$763,95 juta hingga 31 Maret 2018 naik dibandingkan pendapatan usaha US$726,54 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Jumat menyebutkan, laba bruto naik menjadi US$226,37 juta dibandingkan laba bruto US$217,58 juta dan laba usaha turun menjadi US$167,92 juta dari laba usaha US$188,98 juta setelah beban perseroan naik menjadi US$58,4 juta dari beban US$26,6 juta tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak turun menjadi US$164,53 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$181,54 juta tahun sebelumnya dan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan ke pemilik entitas induk turun menjadi US$74,43 juta dari laba US$97,13 juta tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai US$6,76 miliar hingga 31 Maret 2018 turun dari total aset US$6,81 miliar hingga 31 Desember 2017. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/adro-a…

Saham Online on Facebook