Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 20, 2021

Raih dana rights issue Rp 1,6 triliun, ini rencana Bumi Resources Minerals

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) meraih dana Rp 1,6 triliun dari penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Dengan begitu, seluruh pemegang saham yang tercatat pada daftar pemegang saham BRMS per 30 Maret 2021 (cum date) telah melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang diterbitkan dalam PMHMETD tersebut. Pasca rights issue, jumlah saham BRMS meningkat menjadi 93,9 miliar saham. direktur Utama BRMS Suseno Kramadibrata mengatakan, selesainya pelaksanaan PMHMETD sekaligus menandakan adanya kepercayaan para pemegang saham terhadap BRMS. "Kami akan menjunjung tinggi kepercayaan ini dan bekerja keras mengoptimalkan nilai dari para pemegang saham kami," ujar Suseno dalam keterangan tertulis, Senin (19/4). Selanjutnya, BRMB bakal mengalokasikan sekitar US$ 23 juta dari dana hasil rights issue untuk melakukan pengeboran di beberapa prospek emas di Poboya, Palu (Sulawesi). Suseno berharap, BRMS bisa mendapatkan tambahan sekitar 15

Chitose Internasional akan tebar dividen Rp 1 miliar, berikut jadwalnya

PT Chitose Internasional Tbk (CINT) akan membagikan dividen hingga Rp 1 miliar. Pembagian dividen ini telah mengantongi persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu (14/4).  Nantinya, setiap pemegang saham akan menerima dividen Rp 1 per saham. Dividen akan dibagikan secara tunai pada 11 Mei 2021.  Mengutip pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Senin (19/4), berikut jadwal lengkap pembagian dividen Chitose: Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi: 22 April 2021 Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi: 23 April 2021 Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai: 26 April 2021 Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 27 April 2021 Tanggal Pencatatan (Recording Date): 26 April 2021 Tanggal Pembayaran Dividen Tunai: 11 Mei 2021 Tanggal Penyerahan bukti rekam SKD/DGT: 29 April 2021 Jika berpatok harga saham CINT pada perdagangan, Senin (19/4), maka dividend yield yang akan diterima pemegang saham mencapai 0

Sritex minta penundaan pembayaran bunga dan pokok pinjaman

 Proses restrukturisasi pinjaman sindikasi PT Sri Rejeki Isman Tbk / Sritex (SRIL) senilai US$ 350 juta terus berlanjut. Baru-baru ini, Sritex mengajukan permohonan penundaan sementara pembayaran bunga dan pokok pinjaman sampai dengan proposal restrukturisasi diajukan, yakni paling lambat pada pekan kedua Agustus 2021. Permohonan ini disampaikan Sritex dan Helios Capital selaku advisor proses restrukturisasi dalam pertemuan dengan kreditur pinjaman sindikasi dan pinjaman bilateral yang berlangsung Senin, 12 April 2021. "Alasan utama permintaan penundaan sementara pembayaran bunga dan pokok adalah karena kami membutuhkan waktu untuk menganalisis kondisi keuangan serta memprioritaskan operasional perusahaan guna memastikan kelangsungan usahanya," kata sumber dari Helios Capital saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (19/4). Menurut sumber ini, berdasarkan keterangan manajemen Sritex, beberapa kreditur sudah meminta penurunan kredit modal kerja pada awal tahun 2021. Alhasil, Sritex

Chandra Asri akan tebar dividen US$ 38,5juta

 PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2020 sebesar US$ 38,5 juta atau senilai Rp 31,60 per saham. Jumlah ini merupakan 75% dari total laba bersih TPIA tahun 2020. Keputusan pembagian dividen ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Chandra Asri Petrochemical yang berlangsung pada Kamis (15/4). Adapun estimasi yield dividen TPIA adalah sebesar 0,30%. Yield ini didapatkan dengan membandingkan dividen per saham dengan harga penutupan saham TPIA per Senin (19/4) yakni di level Ro 10.425. Mengutip pengumuman di laman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), berikut ini merupakan jadwal lengkap dividen TPIA : Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi: 23 April 2021 Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi: 26 April 2021 Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai:  27 April 2021 Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 28 April 2021 Tanggal Pencatatan (Recording Date): 27 April 2021 Tanggal Pembayaran Dividen

Golden Energy Mines tebar dividen hingga US$ 75 juta

PT Golden Energy Mines  Tbk (GEMS) akan membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Keputusan ini  merujuk pada persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tertanggal 15 April 2021 Perusahaan tambang batubara Grup Sinarmas ini akan membagikan US$ 75 juta atau setara Rp 1,09 triliun jika menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per tanggal 19 April 2021 senilai Rp14.592 per dolar AS.  Adapun besaran dividen per saham yang akan dibagikan sebesar Rp 186,05. Estimasi besaran yield yang dihasilkan dividen GEMS adalah 7,31%. Angka ini didapatkan dengan membandingkan besaran dividen per saham dengan harga saham GEMS terakhir yakni Rp 2.550. Adapun saham GEMS telah terkena suspense sejak 30 Januari 2018. Berikut merupakan jadwal pembagian dividen GEMS : Cum Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi : 23 April 2021 Ex Dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi :24 April 2021 Cum Dividen Interim di Pasar Tunai : 27 April 2021 Ex Dividen Interim di Pasar Tunai :  28 April 2021 Recor

Rekomendasi Saham GJTL, INDY dan SAME oleh Mirae Asset Sekuritas | 20 April 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight April 20, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,052.54 (-0.55%), consolidation. Trading range 6,009 – 6,096. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline Pada periode  weekly terlihat indikator MFI optimized cenderung naik dan indikator RSI optimized berada di oversold area Daily support di 6,009 dan daily resistance di 6,096. Cut loss level di 5,900. GJTL Daily, 910 (+1.68%), trading buy, trading range 890 – 925. Indikator MFI optimized dan RSI optimized cenderung naik. Daily support di 890 dan daily resistance di 925. Cut loss level di 860. INDY Daily, 1,465 (+2.81%), trading buy, trading range 1,415 – 1,495. indikator MFI optimized dan indikator  RSI  optimized masih cenderung naik. Daily support  di  1,415 dan daily resistance di 1,495. Cut loss level di 1,390. SAME Daily, 530 (-6.19%), buy on weakness, trading range 515 – 570.   Indikator MFI optimized dan RSI Optimized masih cenderung

Rekomendasi Saham BBNI, BJBR, BRIS dan WSKT oleh Indopremier | 20 April 2021

IHSG (6.000 – 6.100) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan pelemahannya. Target pelemahan indeks pada level 6.000 dan 5.950 dengan resist di level 6.100 dan 6.150. BBNI (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 5.825 dengan resist di level 5.975 kemudian 6.100. BJBR (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.455 dengan resist di level 1.515 kemudian 1.540. BRIS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.500 kemudian 2.540 dengan support di level 2.420, cut loss jika break 2.380. WSKT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.110 kemudian 1.140 dengan support di level 1.050, cut loss jika break 1020. XIJI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 597 dan 591 dengan resist di level 609 kemudian 615. XPES (Sell) : Target pelemahan harga pada level 371 dan 367 dengan resist di level 379 kemudian 383. XPSG (Sell) : Target pelemahan harga pada level 368 dan 365 dengan resist di level 374 kemudian 377. Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t

Ulasan Pasar Global | 2 April 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market (Apr 20, 2021) Investment Information Team (angga.choirunnisa@miraeasset.co.id) A.S Wall Street tergelincir dari rekor tertinggi, Tesla turun setelah kecelakaan fatal Bursa AS ditutup lebih rendah pada hari Senin, tergelincir dari level rekor minggu lalu, karena investor menunggu panduan dari pendapatan kuartal pertama untuk membenarkan penilaian tinggi, sementara saham Tesla Inc jatuh setelah kecelakaan mobil yang fatal. Dow Jones turun 123,04 poin atau 0,36% menjadi 34.077,63. S&P 500 kehilangan 22,21 poin atau 0,53% pada 4.163,26. Nasdaq turun 137,58 poin atau 0,98% menjadi 13.914,77. Pembuat mobil listrik itu tergelincir 3,4% setelah sebuah kendaraan Tesla yang diyakini beroperasi tanpa seorang pun di kursi pengemudi menabrak pohon pada hari Sabtu di utara Houston, menewaskan dua penumpang. S&P 500 sebagian besar lebih rendah, dengan Microsoft Corp, Amazon.com Inc dan Nvidia Corp juga membebani indeks acuan karena analis menungg

Analisa Saham SIDO | 20 April 2021

Analisa Saham SIDO Saham SIDO pada tanggal 19 April 2021 ditutup menguat pada harga 800, naik 1,9%. Hal ini disertai dengan kenaikan volume.  Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area jenuh beli dengan kecenderungan bullish.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bullish. Status Saham Saat Ini: Trendnya adalah BUllish Rekomendasi dari kami adalah Beli Jika naik di atas 835 maka berpeluang ke 895 Jika turun di bawah 785 maka berpeluang ke 765 Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko. Disclaimer ON Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut : Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID Youtube Channel :  https://www.youtube.com/c/sahamonlineid Instagram :  @sahamonlineid ( https://www.instagram.com/sahamonlineid/ ) Facebook Page :  @sahamindonesiahariini ( https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/ )

Rekomendasi Saham HMSP, INTP, INCO dan PTPP oleh MNC Sekuritas | 20 April 2021

MNC Daily Scope Wave 20 April 2021 IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,052 pada perdagangan kemarin (19/4). Waspadai akan adanya koreksi pada IHSG yang mengarah ke level 5,960-6,004 untuk IHSG membentuk wave [b]. Namun demikian, tetap perhatikan resistance di area 6,400, bila IHSG tidak sanggup bergerak ke atas resistance tersebut, maka penguatan IHSG akan berlangsung dalam jangka pendek dan rawan untuk terkoreksi kembali. Support: 5,880, 5,735 Resistance: 6,230, 6,388 HMSP - Spec Buy (1,315) HMSP ditutup terkoreksi 1,1% ke level 1,315 pada perdagangan kemarin (19/4). Selama HMSP masih mampu bertahan di atas 1,270, maka kami perkirakan pergerakan HMSP saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal ini berarti, koreksi HMSP sudah relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat. Spec Buy: 1,300-1,315 Target Price: 1,415, 1,600 Stoploss: below 1,270 INTP - Buy on Weakness (12,600) Pada perdagangan kemarin (19/4), INTP ditutup terkoreksi cukup signifikan sebesar 3,3% di level

Analisa Saham AALI, LPKR dan RALS | 20 April 2021

 PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) AALI saat ini berada dalam downtrend channel. Indikator MACD histogram negatif. Stochastic juga bergerak downtrend.  Rekomendasi: Sell  Support: Rp 9.425 Resistance: Rp 10.100 Dimas W.P. Pratama, NH Korindo Sekuritas PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) LPKR ditutup melemah di level Rp 196. Pergerakan harga telah menguji garis MA120 sehingga berpeluang terjadinya penguatan minimal ke level resistance pertama terbuka lebar. Indikator MACD dan RSI kompak memberi status neutral.  Rekomendasi: Akumulasi beli Support: Rp 177 Resistance: Rp 212 M. Nafan Aji, Binaartha Sekuritas PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) Terbentuk candle three white soldiers. Volume transaksi meningkat. MA5 hingga MA20 sekaligus berhasil terlampaui. Terjadi breakout upper band pada indikator bollinger band. RALS akan mencoba breakout pada tren penguatan jangka menengah. Namun, grafik intraday menunjukkan mulai adanya profit taking.  Rekomendasi: Hold Support: Rp 900 Resistance: Rp 950 He

Rekomendasi Saham BBNI, BJBR, DOID dan EMTK oleh Binaartha Sekuritas | 20 April 2021

Binaartha Sekuritas Daily 20 April 2021 by M. Nafan Aji Gusta Utama Bank Negara Indonesia (BBNI) Saham BBNI ditutup di Rp 5.875. (RoE: 2.91%; PER: 33.27x; EPS: 177.32; PBV: 0.97x; Beta: 1.97). Pergerakan harga saham BBNI telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.  Akumulasi pada area Rp 5.775 – Rp 5.875, dengan target harga di level Rp 6.050, Rp 6.900 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.450. BPD Jawa Barat (BJBR) Saham BJBR ditutup di Rp 1.480. (RoE: 14.05%; PER: 8.54x; EPS: 173.94; PBV: 1.20x; Beta: 1.89). Pergerakan harga saham BJBR telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar.  Akumulasi pada area level Rp 1.470 – Rp 1.480, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.510, Rp 1.530, Rp 1.610, Rp 1.695 dan Rp 1.775. Support ada di Rp 1.450. Delta Dunia Makmur (DOID) Saham DOID ditutup di Rp 376. (RoE: -1.73%; PER: -43.99x; EPS:

Update Harga Komoditas dan Indeks | 20 April 2021

Dow slips more than 100 points from a record, Nasdaq closes 1% lower U.S. stocks slipped from record levels to start the week on Monday as weakness in the technology sector weighed on the broader market. Dow.......34078   -123.04    -0.36% Nasdaq.13915   -137.6      -0.98% S&P 500..4183   -22.2        -0.53%   FTSE...... .7001   -19.5        -0.28% Dax........15368   -91.4        -0.59% CAC........6297    +9.6         +0.15% Nikkei...29685    +2.00       +0.01% HSI........29106   +136.4     +0.47% Shanghai .3478  +50.9       +1.49% ST Times..3210  +7.96       +0.25% IDX.....6052.54    -33.72       -0.55% LQ45.....903.15   -4.52         -0.50% JAKMIND.....987.11     -7.81      -0.78% JAKCONS....1658.00   -1.12      -0.07% JAKTRADE...886.80     -9.16      -1.02% JAKBIND......949.74     -21.46    -2.21% JAKAGRI...1529.32      -4.67       -0.30% JAKFIN.. ....1398.12     -3.37       -0.24% JAKPROP......349.16    +2.71     +0.78% JAKINFR...1048.42       -7.21     -0.68% JAKMANU..1260.15 

Saham Online di Facebook