Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 4, 2019

Pola Falling dan Rising Wedge

Pola Falling dan Rising Wedge adalah pola pembalikan gelombang harga. Wedge terbentuk ketika gelombang aset bergerak dalam rentang penyempitan, miring ke atas atau ke bawah. Ketika segitiga dibentuk oleh harga yang bergerak ke samping, Wedge dapat membuat perubahan harga yang signifikan baik naik atau turun.
Ketika pola selesai, dan harga breakout dari Wedge, biasanya di arah yang dituju adalah arah yang berlawanan. Inilah sebabnya mengapa disebut pola pembalikan. Misalnya, jika sebuah Wedge miring ke bawah — disebut "Falling Wedge" - harga akan sering breakout di atas bagian atas pola dan rally. Dalam kasus wedge miring ke atas - "Rising Wedge" - breakout biasanya ke downside, menunjukkan bahwa harga akan menuju area lebih rendah.
Contoh Pola Wedge Gambar sebuah Wedge dengan menghubungkan Harga High beberapa swing dengan garis tren, dan hubungkan posisi terendah Swing dengan garis tren lainnya. Selama Falling Wedge, perhatikan harga untuk bergerak di atas trendlin…

Saham BRMS | Saham Disuspen Karena Tak Cetak Pendapatan, Ini Janji Bumi Resources Minerals (BRMS)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), Selasa (2/4). Suspensi itu dilakukan lantaran BRMS tidak membukukan pendapatan pada kuartal keempat 2018.
Manajemen Bumi Resources Minerals mengaku telah bertemu dengan BEI terkait suspensi tersebut. Herwin Hidayat, Direktur dan Hubungan Investor Bumi Resources Minerals mengatakan, hingga proyek tambang beroperasi, perusahaan masih akan membukukan pendapatan dari sektor jasa tambang. Ia juga memastikan, proyek tambang emas di Palu, Sulawesi akan beroperasi tahun ini dan bakal menyumbang pendapatan di akhir tahun 2019. 
Herwin mengatakan, sejatinya, perusahaan sudah menandatangani perjanjian jasa konsultasi tambang pada kuartal empat 2018 lalu. Namun, pendapatan tersebut baru akan diterima dan dibukukan di kuartal I 2019. "Kami sudah menyampaikan ke BEI bahwa pendapatan ini akan dicatatkan dalam pembukuan kuartal I 2019," ujarnya saat dihubungi K…

Saham INCO | INCO Pilih Tidak Membagi Dividen 2018

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sudah kembali mencetak laba. Meski begitu, perusahaan tambang ini masih belum membagikan dividen.
Direktur Keuangan INCO Bernadus Irmanto mengatakan, pihaknya menunda pembagian dividen lantaran tengah butuh modal ekspansi. Perusahaan ini menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) US$165 juta tahun ini, naik 98% dibanding anggaran tahun lalu. "Capex diambil dari kas," ujar Bernadus, Selasa (2/4).
Capex bakal digunakan untuk pengembangan blok Pomalaa dan Bahadopi. INCO berniat membentuk joint venture (JV) di kedua blok tersebut. Bukan hanya untuk menambang, tapi juga memproduksi feronikel.
Di Pomalaa, INCO menggandeng Sumitomo. Sedangkan di Bahadopi, proses pencarian mitra masih dalam tahap finalisasi kesepakatan komersial.
Wakil Presiden Direktur INCO Febriany Eddy menambahkan, calon mitra sudah mengerucut pada dua nama dari China. Diharapkan kesepakatan bisa muncul pada kuartal kedua.
Selain itu, INCO ju…

Saham JPFA | Kinerja Japfa (JPFA) Bagus, Ekspansi Jalan Terus

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) bakal lebih agresif pada tahun ini. Emiten yang bergerak di sektor peternakan dan perikanan itu mengalokasikan dana belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 3 triliun pada tahun ini.
Belanja modal tahun ini lebih besar ketimbang alokasi tahun lalu senilai Rp 2,28 triliun. Itu berarti, ada peningkatan 31,58% year on year (yoy).
Sumber dana capex tahun ini berasal dari kas internal dan utang bank. Hingga 31 Desember 2018, Japfa Comfeed memiliki kas Rp 1,08 triliun. Duit lancar itu turun 33,54% ketimbang akhir 2017 yang tercatat Rp 1,64 triliun.
Adapun pengalokasian dana belanja modal tahun ini mempertimbangkan tingkat konsumsi, daya beli dan pertumbuhan bisnis perusahaan. "Kami akan gunakan dananya untuk pembangunan gudang, silo, kandang dan ekspansi bisnis poultry," kata Putut Djagiri, Head of Corporate Finance Japfa Comfeed Indonesia saat paparan publik di Jakarta, Selasa (2/4).
Beberapa contoh …

Saham MKNT | Genjot Kinerja, MKNT Jual Cucu Usaha

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penjualan bersih PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) tahun lalu menyusut 24,96% year on year (yoy) menjadi Rp 4,75 triliun. Tak hanya itu, bottom line mereka pun berubah menjadi rugi sebesar Rp 7,24 miliar.
Biang keladi penurunan kinerja Mitra Komunikasi adalah PT Kasih Anugerah Kreasi yang mencatatkan performa jeblok. Menurut catatan internal mereka, perusahaan itu berkontribusi hingga Rp 1,5 triliun pada tahun 2017.
Namun tahun lalu, kontribusi Kasih Anugerah Kreasi hanya sekitar 10% dari pencapaian 2017. "Makanya segera kami ambil tindakan dengan melakukan divestasi," ujar Jefri Junaedi, Direktur PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Jakarta, Selasa (2/4).
Menurut informasi dalam keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), pada tanggal 27 dan 28 Desember 2018, Mitra Komunikasi melepas 99,99% saham Kasih Anugerah Kreasi yang dimiliki melalui anak usaha bernama PT Mitra Sarana Berkat. PT Mitra Abad…

Saham HOKI | Laba Bersih Naik 88%, Kinerja Buyung Poetra (HOKI) Melampaui Target

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membukukan kinerja moncer. Keuntungan produsen beras Topi Koki ini bahkan jauh melampaui target.
Laba bersih emiten anggota indeks Kompas100 ini, naik 88% menjadi Rp 90,19 miliar sepanjang 2018. Sebelumnya, manajemen HOKI menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 15% secara tahunan.
Sejatinya, pertumbuhan pendapatan HOKI tahun lalu hanya naik 19% jadi Rp 1,43 triliun. Namun, perusahaan ini berhasil menekan beban usaha hingga 20% sehingga turun jadi Rp 73,51 miliar.
Pada saat yang bersamaan, HOKI juga mencatat penerimaan kembali beban promosi Rp 3,37 miliar. Tahun 2017, pos keuangan ini kosong.
Sehingga, bukan hanya pertumbuhan laba yang melesat. "Karena efisiensi, gross dan net margin masing-masing terjaga di level 12% dan 6%," ujar Investor Relations HOKI Dion Ferdinand kepada KONTAN belum lama ini.
Meski demikian, torehan kinerja tersebut belum membuat HOKI lebih agresif berekspansi. Perusahaan ini mas…

Analisa Saham WOOD dan FREN

Analisa Saham WOOD WOOD Daily, 835 (+1.21%), trading buy, trading range 865 – 900. Indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trendline. Weekly support  815 dan resistance di 850. Cut loss level di 770.

Analisa Saham FREN FREN Daily, 286 (+2.14%), trading buy, trading range 270 – 310. Indikator MFI optimized dan indkator W%R optimized sudah berada sekitar support trendline. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas dengan kecenderungan menguat. Perkiraan daily support di 270 dan daily resistance di 310. Cut loss level di 250.

by Mirae Asset Sekuritas (tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham INTP dan WIKA

INTP - Sell on Strength (22,350) Kami memperkirakan posisi INTP sudah berada pada akhir wave iii dari wave (v), dan INTP berpotensi untuk terkoreksi untuk membentuk wave iv ke level 20,575-21,150.
Sell on Strength: 22,350-23,100


WIKA - Sell on Strength (2,170) Kami perkirakan WIKA sudah berada pada akhir wave [iii] dari wave 3, dimana WIKA berpotensi untuk terkoreksi dan membentuk wave [iv] ke arah 2,020 dan idealnya 1,960.
Sell on Strength: 2,170-2,200


by MNC Sekuritas

Analisa Saham BBTN dan ISAT

BBTN - Buy on Weakness (2,340) Pada perdagangan Selasa (2/4), BBTN terkoreksi sebesar 1.7% ke level 2,340. Posisi BBTN kami perkirakan seudah berada pada akhir wave (ii) dan BBTN berpotensi menguat untuk membentuk wave (iii) ke level 2,600. Buy on Weakness: 2,310-2,330 Target Price: 2,410, 2,480, 2,600 Stoploss: below 2,250


ISAT - Buy on Weakness (2,330) Kami perkirakan fase koreksi ISAT belum selesai, dan saat ini ISAT berada pada wave [iii] dari wave C. ISAT berpotensi untuk menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [iv] dengan target 2,420. Buy on Weakness: 2,180-2,280 Target Price: 2,360, 2,420, 2,470 Stoploss: below 2,100

by MNC Sekuritas

Analisa Saham INTP dan KAEF

Analisa Saham INTP PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP, anggota indeks Kompas100 ini) Muncul hanging man candle dengan stochastic berada di area overbought, namun RSI menguat dan volume perdagangan meningkat. Kemarin, saham INTP dibuka dengan gap atas 21.900—22.400. Rekomendasi: Sell on Strength Support: Rp 21.400 Resistance: Rp 22.800 by Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Analisa Saham KAEF PT Kimia Farma Tbk (KAEF) Saham KAEF saat ini masih melanjutkan rally bullish. Hal ini terkonfirmasi dari pergerakan harga yang membentuk pola bullish continuation dan bergerak di atas Ema 34. Rekomendasi: Buy on Weakness Support: Rp 3.100 Resistance: Rp 4.200 Anthonius Edyson, Astronacci International

Analisa Saham INCO dan TINS

Analisa Saham INCO INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.690 kemudian 3.810 dengan support di level 3.450, cut loss jika break 3.330.

Analisa Saham TINS TINS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.380 kemudian 1.440 dengan support di level 1.260, cut loss jika break 1.200.

by IPOT

Analisa Saham WSBP dan WTON

Analisa Saham WSBP WSBP membentuk support baru pada 396. Lakukan pembelian selama harga saham tidak menurun di bawah level ini.
Rekomendasi: buy and hold >396, TP 420 s/d 430.


Analisa Saham WTON WTON berhasil menguji support 600, maka penguatan akan berlanjut kembali.
Rekomendasi: buy 600 s/d 620, TP 650 s/d 700, stop loss <580 .="" p="">

by Panin Sekuritas

Analisa Saham ANTM dan MINA

Analisa Saham ANTM ANTM membentuk pola bullish kicking. Pola ini mengindikasikan bahwa saham ini akan memulai penguatan kembali. Rekomendasi: buy on breakout 950, TP 975 s/d 1000, stop loss <880 .="" p="">


Analisa Saham MINA MINA menguat kembali dengan volume yang meningkat signifikan. Terdapat resistance 1225 yang perlu dilewati untuk mengkonfirmasi penguatan lanjutan. Rekomendasi: buy 1150 s/d 1195, TP 1225 s/d 1300, stop loss <900 .="" p="">


by Panin Sekuritas