PGAS | PGN AKAN PERLUAS JARINGAN INFRASTRUKTUR GAS BUMI DI YOGYAKARTA


IQPlus, (02/09) - Perusahaan Gas Negara akan memperluas jaringan infrastruktur untuk pemanfaatan gas bumi di Kota Yogyakarta sehingga produknya dari perusahaan tersebut bisa dinikmati lebih luas oleh masyarakat di kota tersebut.

"Selain ditujukan untuk sektor rumah tangga, perluasan jaringan infrastruktur untuk pemanfaatan gas bumi tersebut juga ditujukan untuk industri menengah ke bawah," kata Direktur Utama Perusahaan Gas Negara (PGN) Gigih Prakoso usai penandatanganan kesepahaman bersama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta di Yogyakarta, Senin.

Menurut dia, sudah ada satu usaha kuliner oleh-oleh khas Yogyakarta, bakpia, yang memanfaatkan gas yang diproduksi oleh PGN dan perusahaan tersebut juga mendorong pelaku usaha hotel untuk memanfaatkan produk gas PGN karena lebih efisien sehingga mampu meningkatkan daya saing usaha.

Ia menyebut, proyek percontohan perluasan infrastruktur pemanfaatan gas bumi tersebut dilakukan sebagai upaya mendukung Kota Yogyakarta menjadi kota hijau.

"Tentunya, kami akan menindaklanjuti kesepahaman bersama ini dengan melalukan studi kelayakan dan dibutuhkan dukungan regulasi dari pemerintah daerah," katanya.

Studi kelayakan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk dilanjutkan dengan tahap implementasi. PGN menyebut, akan berkoordinasi dengan tim dari Pemerintah Kota Yogyakarta dalam penyusunan perencanaan termasuk tata kala kegiatan.

Gigih menambahkan, untuk penyediaan energi gas bumi, PGN akan membangun berbagai infrastruktur di sejumlah daerah seperti jaringan pipa distribusi sepanjang 500 kilometer, pipa transmisi 528 km, tujuh liquified natural gas filling station untuk truk atau kapal, lima FSRU, 3,59 juta sambungan rumah tangga, dan 17 LNG untuk menyuplai kebutuhan konsumen.

Pada tahun ini, PGN menargetkan mampu membangun 78.216 sambungan rumah dari target 4,7 juta sambungan pada 2025 dan pada saat ini sedang menyelesaikan proyek pipa gas dari Gresik ke Semarang sepanjang 267 kilometer.

"Jaringan pipa tersebut akan memasok gas ke PLTGU Tambak Lorok di Semarang dan akan mengalirkan gas memenuhi kebutuhan konsumen di Jawa Tengah dan Yogyakarta," katanya.(end)

ASII | ASTRA DUKUNG PEMERINTAH KEMBANGKAN KUALITAS IRIGASI


IQPlus, (02/09) - Dalam mengembangkan kualitas irigasi yang perlu ditingkatkan seiring dengan naiknya permintaan hasil pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI mengadakan The 3rd World Irrigation Forum dan 70th International Executive Council Meeting of International Commission of Irrigation and Drainage yang bertempat di Denpasar, Bali.

Acara itu dihadiri oleh Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, perwakilan Kementerian Pertanian RI, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Pariwisata RI dan menteri-menteri dari mancanegara.

Sebagai bentuk dukungan kegiatan, Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk Boy Kelana Soebroto mengatakan, Astra turut berpartisipasi menjadi sponsor utama dalam acara tersebut dengan menghadirkan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) dengan merek KMW.

"KMW AMMDes didesain, dikembangkan dan diproduksi oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) dan didistribusikan oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor (KMWD)," kata Boy, seperti dikutip Senin.

Kedua perusahaan merupakan unit usaha PT Astra Otoparts Tbk. AMMDes memiliki fungsi untuk menumbuhkan produktivitas dan perekonomian guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di pedesaan. Saat ini KMW AMMDes yang dihadirkan membawa alat penjernih air dan mesin pembuat adonan beton. (end/ba)

MAMI | MAS MURNI RAIH PEnDAPATAN Rp89,24 MILIAR HINGGA JUNI 2019


IQPlus, (03/09) - PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) meraih pendapatan sebesar Rp89,24 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari pendapatan Rp54,84 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp47,73 miliar dari Rp29,43 miliar dan laba bruto naik menjadi Rp41,51 miliar dari laba bruto Rp25,41 miliar.

Laba usaha naik menjadi Rp23,54 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp10,78 miliar dan laba sebelum beban pajak penghasilan naik menjadi Rp10,01 miliar dari laba sebelum beban pajak tahun sebelumnya yang Rp4,07 miliar.

Sedangkan laba tahun berjalan diraih Rp7,79 miliar naik dari laba tahun berjalan Rp3,11 miliar tahun sebelumnya. Sementara total aset perseroan hingga periode 30 Juni 2019 mencapai Rp1,69 triliun naik dari total aset Rp994,89 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

LAND | PENDAPATAN NAIK, NAMUN LABA TRIMITRA HINGGA JUNI 2019 TURUN


IQPlus, (03/09) - PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) meraih pendapatan sebesar Rp29,61 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari pendapatan Rp26,54 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba bruto naik menjadi Rp12,63 miliar dari laba bruto Rp10,16 miliar tahun sebelumnya namun laba usaha turun menjadi Rp2,63 miliar dari laba usaha Rp11,81 miliar.

Penurunan disebabkan karena kenaikan beban usaha menjadi Rp10,14 miliar dari Rp5,67 miliar dan penurunan pendapatan operasi lain menjadi Rp216,25 juta dari Rp7,38 miliar. Laba sebelum pajak turun menjadi Rp5,53 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp11,83 miliar.

Laba periode berjalan turun menjadi Rp4,83 miliar dari laba periode berjalan tahun sebelumnya yang Rp11,17 miliar. Total aset perseroan mencapai Rp696,49 miliar hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp686,39 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

BBRI | SUNARSO JADI DIREKTUR UTAMA BANK BRI


IQPlus, (03/09) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank BRI menyetujui Sunarso sebagai Direktur Utama BRI menggantikan Suprajarto.

"RUPSLB menyetujui penunjukkan Sunarso sebagai Direktur Utama," kata Sunarso yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BRI saat membacakan hasil RUPSLB tersebut di Jakarta, Senin.

RUPSLB juga menetapkan direksi baru yaitu Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama, kemudian Herdy Rosady Harman, Agus Sudiarto, Agus Noorsanto dan Azizatun Azhimah masing-masing menjabat sebagai Direktur Bank BRI. Sementara Loeke Larasati Agoestina sebagai Komisaris Bank BRI.

Pengangkatan direksi baru ini akan berlaku efektif setelah uji kemampuan dan kepatutan yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Dalam kesempatan ini, RUPSLB memberhentikan dengan hormat Sis Apik Wijayanto, Osbal Saragi Rumahorbo, Sophia Alizsa dan Mohammad Irfan sebagai direksi bank tersebut.



Selain perubahan pengurus, RUPSLB ikut membahas kinerja keuangan BRI hingga akhir semester I-2019 yang secara konsolidasi tumbuh positif secara berkelanjutan.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih Bank BRI tercatat sebesar Rp16,16 triliun atau tumbuh 8,2 persen (yoy) yang didukung oleh penerapan strategi bisnis bank yang konsisten dengan pertumbuhan maupun kualitas kredit yang baik.

Selain itu, pertumbuhan pendapatan alternatif, seperti fee based income, recovery dan efisiensi biaya yang cukup terjaga, baik dari sisi operasional maupun biaya pencadangan kredit, juga mencatatkan kinerja baik.

RUPSLB juga menyetujui pengkinian rencana aksi yang memuat perubahan trigger level, opsi pemulihan dan pemenuhan kecukupan dan kelayakan instrumen utang atau investasi yang memiliki karakteristik modal yang dimiliki.

Berikut susunan pengurus baru Bank BRI hasil RUSLB:
Dewan Komisaris

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Andrinof A. Chaniago
Wakil Komisaris Utama: Wahyu Kuncoro
Komisaris Independen : A Fuad Rahmany
Komisaris Independen : Hendrikus Ivo
Komisaris Independen : A Sonny Keraf
Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
Komisaris: Hadiyanto
Komisaris: Nicolaus Teguh Budi Harjanto
Komisaris: Loeke Larasati Agoestina

Dewan Direksi

Direktur Utama: Sunarso
Wakil Direktur Utama: Catur Budi Harto
Direktur Manajemen Risiko: Agus Sudiarto
Direktur Human Capital: Herdy Rosadi Harman
Direktur Keuangan: Haru Koesmahargyo
Direktur Hubungan Kelembagaan: Agus Noorsanto
Direktur Kecil, Ritel dan Menengah: Priyastomo
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi: Indra Utoyo
Direktur Bisnis Mikro: Supari
Direktur Jaringan dan Layanan: Ahmad Solichin Luftiyanto
Direktur Kepatuhan: Azizatun Azhimah
Direktur Konsumer: Handayani

Analisa Saham ISAT, LSIP dan TINS


IHSG (6.245-6.330) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.245 kemudian 6.200 dengan resist di level 6.330 dan 6.370.
ISAT (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.830 kemudian 3.950 dengan support di level 3.620, cut loss jika break 3.520.
LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.240 kemudian 1.260 dengan support di level 1.195, cut loss jika break 1.180.
TINS ( Buy ) : Target kenaikan harga pada level 1.215 kemudian 1.320 dengan support di level 1.005, cut loss jika break 900.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7m06

Rekomendasi Saham Panin | 3 September 2019


Daily Technical 3 September 2019

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Selasa 3 September 2019.

IHSG ditutup menurun sebesar -37,92 poin (-0.59%) menuju 6.290,54 pada perdagangan hari Senin 2 September 2019 kemarin. Pelaku pasar memilih untuk menguji level 6.300 dulu dimana jika berhasil bertahan maka penguatan IHSG akan berlanjut, namun untuk saat ini beberapa saham tambang dapat menjadi pilihan Anda.
Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 6.250 s/d 6.320.

ACES
Membentuk pola bullish engulfing, berpotensi rebound.
Rekomendasi: Buy 1750 s/d 1775, TP 1800 s/d 1900, stop loss <11650 .="" p="">
ADRO
Momentum Indicator: Terbentuk golden cross MA5 dan MA20 (bagian dilingkari pada gambar) pada 1090.
Rekomendasi: Buy 1100 s/d 1155, TP 1200 s/d 1235, stop loss <1050 .="" p="">
TINS
Mengakhiri downtrend dengan breakout dari resistance.
Rekomendasi: Buy 1050 s/d 1100, TP 1250 s/d 1300, stop loss <1000 .="" p="">
UNVR
Tren Following: Menguji support MA5 pada 47950, jika berhasil dipertahankan maka penguatan akan berlanjut.
Rekomendasi: Buy on support 47950, TP 50000, stop loss <47000 .="" p="">
Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas

Rekomendasi Saham Tetra | 3 September 2019


Kondisi IHSG yang gagal breakout 6329 masih aman karena tertahan oleh support EMA7 6285. Masih memiliki 2 support ini membuat masih ada peluang index untuk terkonsolidasi terlebih dahulu sambil menunggu arah meningat sudah 3x area ini gagal ditembus. Ini menjadi pekan ke-5 index alami sideways dan bergerak di area 6022 – 6329 dalam rentang cukup lebar dan membuat sebagian trader merasa frustasi.

Membaiknya data manufaktur di China yang alami peningkatan dibanding ekspektasi analis Caixin/Markit factory PMI tercatat 50.4 dibandingkan proyeksi 49.8. Hal ini juga lebih tinggi dari data di bulan July yang tercatat 49.9. Selain itu harapan dari kepastian Brexit tanpa delay di 31 Oktober 2019 menjadi garansi PM Boris Johnson termasuk tidak adanya Pemilu yang dipercepat sebagaimana harapan partai oposisi.

Index diperkirakan akan menguji kembali area EMA7 dan MA20 sebagai support. Sektoral akan mixed sehingga berpotensi membuat index terkonsolidasi pada rentang 6258 – 6338.  Membaiknya harga batubara, tetap naiknya harga timah dan emas dapat menjadi pemicu aktifnya kembali sektor MINING hari ini.

Tone dan Manner perdagangan hari ini  : Resisten Gagal Ditembus, Saham MINING Menjadi Penahan Index Diatas Support EMA7
Potensi Pergerakan : 6258 - 6338 

STOCK HIGHLIGHT
Hari ini ada saham yang menarik untuk diperhatikan yaitu ADRO dan PGAS

Saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) telah keluar dari area minor downtrend dan membentuk pola minor uptrend. Buy on breakout bila berada diatas > 1155 dengan target penguatan 1220-1260. Trailing stop dengan menggunakan EMA7 untuk jangka pendek

Saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) hendak membentuk pola minor uptrend bila berhasil breakout dari area 2000. Saham ini posisinya sudah diatas garis EMA7 dan MA20 dan berpotensi golden cross. Bisa ditrading dengan teknik Swing atau Trend Following. Resisten berikut 2060 – 2100 dapat dipergunakan sebagai target terdekatnya. Trailing stop gunakan MA20 untuk jangka menengah.

SAHAM WATCHLIST
Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade/Trend Following :  ACES ARMY DILD MLIA PGAS PSAB RBMS TINS TOPS       (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  : HOME RBMS TINS INCO BRPT ANTM MAMI DKFT SMSM NUSA SILO POWR EXL PICO PGAS MINA POOL       (hanya berlaku hari ini)

https://tetraxchange.id/2019/09/resisten-gagal-ditembus-mining-tahan-index/

Analisa Saham PWON dan ACES


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
Sep 3, 2019
(tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,290.55(-0.60%), consolidation, trading range 6,269 – 6,333. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized masih cenderung turun. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized masih cenderung naik. Daily support di 6,269 dan resistance di 6,333. Cut loss level di 6,253.

PWON Weekly  , 620 (-3.13%), buy on weakness, trading range 600 – 650. Indikator MFI optimized dan W%R optimized koreksi terbatas. Weekly support  di 600 sementara itu weekly resistance  di 650. Cut loss level  di 580.

ACES Weekly , 1,775(+2.90%), buy on weakness, trading range 1,700 – 1,830. Indikator MFI optimized  masih cenderung bergerak turun dan RSI  optimized  masih cenderung naik. Weekly  support  di   1,700 sementara itu weekly resistance  di 1,830. Cut loss level  di  1,680.

Analisa Saham TINS, PTPP, WTON dan WIKA


MNC Daily Scope Wave
3 September 2019

Mengawali bulan September, IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,290. Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksinya untuk membentuk wave ii. Adapun level koreksi wave ii berada pada range 6,220-6,260. Setelahnya, IHSG berpeluang untuk menguat kembali.
Support: 6,240, 6,140
Resistance: 6,325, 6,400

TINS - Buy on Weakness (1,110)
Pada perdagangan kemarin (2/9), TINS ditutup menguat agresif sebesar 13,3% ke level 1,110. Kami perkirakan TINS dapat melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 1,030-1,070
Target Price: 1,170, 1,250
Stoploss: below 970

PTPP - Buy on Weakness (1,760)
Selama PTPP tidak terkoreksi kembali dan menembus 1,710, maka kami perkirakan PTPP sudah berada pada akhir dari wave (v) dari wave [c] dari wave 2. Dimana, koreksi PTPP sudah cenderung terbatas dan berpotensi untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,710-1,750
Target Price: 1,850, 1,950, 2,100
Stoploss: below 1,705

WTON - Buy on Weakness (478)
Selama WTON tidak terkoreksi melebihi 460, maka kami perkirakan koreksi WTON sudah cukup terbatas dan sedang membentuk wave C dari wave (B). Selanjutnya, WTON berpotensi untuk menguat kembali.
Buy on Weakness: 462-472
Target Price: 525, 545, 565
Stoploss: below 458

MIKA - Sell on Strength (2,520)
Kami memperkirakan MIKA berada pada akhir dari wave (v) dari wave [iii], dimana penguatan MIKA sudah cenderung terbatas. Selanjutnya, MIKA berpotensi untuk terkoreksi membentuk wave [iv].
Sell on Strength: 2,520-2,650

Disclaimer On

Analisa Saham BJBR, TPIA dan INTP


1. PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR, anggota indeks Kompas100)
Pergerakan harga saham BJBR dinilai masih tampak berada dalam area bearish trend. Hal ini dikonfirmasi oleh pergerakan harga yang masih di bawah EMA21. Selain itu terbentuknya pola ascending broadening wedge mengkonfirmasi peluang bearish lanjutan, dan menuju support berikutnya
Rekomendasi: Sell
Support: Rp 1.430
Resistance: Rp 1.600
Anthonius Edyson, Analis Astronacci Sekuritas

2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA, anggota indeks Kompas100)
Saat ini pergerakan harga TPIA sudah cenderung terbatas, sehingga rawan untuk terkoreksi. Hal ini tampang dari pergerakan indikator RSI dan MACD yang keduanya sudah cenderung tinggi dan menunjukkan tren bearish
Rekomendasi: Sell on Strength
Support: Rp 7.900
Resistance: Rp 9.000
Herditya Wicaksana, Analis Teknikal MNC Sekuritas

3. PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk (INTP, anggota indeks Kompas100)
Pergerakan harga saham INTP tengah menguji three black crows pattern candle, dengan Moving Average (MA)60 berpotongan dengan death cross. Selain itu, indikator RSI melemah dan volume perdagangan juga menurun
Rekomendasi: Sell on Strength
Support: Rp 20.750
Resistance: Rp 22.150
Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas

Analisa Saham BNLI, HMSP, MEDC dan RALS


PT Bank Permata Tbk (BNLI)
Daily (Rp955) (RoE: 6,01%; PER: 18,66x; EPS: 51,18; PBV: 1,12x; Beta: 1,32). Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp950-960, dengan target harga secara bertahap di level Rp990, 1.085 dan 1.180. Support: Rp950 dan 915.

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
Daily (Rp2.630) (RoE: 42,49%; PER: 22,59; EPS: 116,42; PBV: 9,60x; Beta: 0,87). Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.570-2.640, dengan target harga di level Rp2.840. Support: Rp2.550.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Daily (Rp730) (RoE: 3,86%; PER: 16,52x; EPS: 44,20; PBV: 0,64x; Beta: 2,2). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp715-735, dengan target harga secara bertahap di level Rp745, 755 dan 790. Support: Rp710 dan 700.

PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
Daily (Rp1.205) (RoE: 26,87%; PER: 7,25x; EPS: 166,14; PBV: 1,95x; Beta: 1,04). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.200-1.210, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.225, 1.265 dan 1.355. Support: Rp1.160.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham APLN, ASRI dan AUTO


PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN)
Daily (Rp188) (RoE: 2,33%; PER: 12,72x; EPS: 14,78; PBV: 0,30x; Beta: 1,39). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp186-189, dengan target harga secara bertahap di level Rp194 dan 202. Support: Rp180.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI)
Daily (Rp310) (RoE: 3,09%; PER: 20,08x; EPS: 15,44; PBV: 0,62x; Beta: 1,57). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp304-312, dengan target harga secara bertahap di level Rp318, 332, 370 dan 404. Support: Rp304, 296 dan 288.

PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)
Daily (Rp1.340) (RoE: 4,31%; PER: 13,04x; EPS: 102,36; PBV: 0,56x; Beta: 1,25). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.320-1.340, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.360, 1.390 dan 1.425. Support: Rp1.320 dan 1.300.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama