Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 15, 2019

Saham KBLI | Kerek Harga Saham, KMI Wire and Cable (KBLI) Fokus Tingkatkan Kinerja Tahun Ini

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten kabel, PT KMI Wire and Cable Tbk. fokus meningkatkan kinerja pada tahun ini, untuk memberikan sentimen positif pada harga saham. 
Corporate Secretary PT KMI Wire and Cable Tbk. Made Yudana menjelaskan, nilai pasar merupakan harga yang dibentuk di pasar modal atau pasar sekunder. Dengan demikian, nilai pasar tidak banyak lagi dipengaruhi oleh emiten.
"Perseroan dalam mencapai tujuannya tetap berusaha sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh direksi dan manajemen sebelumnya," katanya, dikuti Senin (15/4/2019)
Emiten dengan kode saham KBLI ini bakal terus melakukan diversifikasi pasar dengan sejumlah pertimbangan yang meliputi profitabilitas, likuiditas, dan risiko nilai tukar. Hal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha perseroan menyambut momentum peningkatan permintaan kabel nasional seiring dengan pembangunan megaproyek 35.000 MW. 
Made menambahkan, upaya ini sejalan dengan pengembangan produk dan proses produksi yang berkesinambun…

Saham SMSM | Laba Selamat Sempurna (SMSM) Naik 11,5 Persen di 2018 Berkat Efisiensi

Bisnis.com, JAKARTA — Efisiensi berhasil meningkatkan laba PT Selamat Sempurna Tbk. pada 2018 dengan tumbuh sebesar 11,5%% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan 2018, emiten berkode saham SMSM itu berhasil mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp556,9 miliar meningkat 11,5% dibandingkan tahun sebelumnya Rp499,43 miliar.
Sekretaris Perusahaan Selamat Sempurna Lidiana Widjojo mengatakan bahwa menebalnya laba perseroan pada 2018 disebabkan oleh efisiensi yang diterapkan oleh perseroan.
Efisiensi yang dimaksud ialah dengan mencari bahan baku yang memiliki kualitas yang setara, akan tetapi secara harga bersaing. Di samping itu efisiensi saat di proses produksi termasuk juga di dalamnya. “Intinya bagaimana terus meningkatkan produktivitas, karena dengan begitu cost per unit menjadi lebih baik,” ujarnya kepada Bisnis.com, dikutip Senin (15/4/2019).
Dari sisi pendapatan, SMSM juga mengantongi pertumbuhan sebesar dua digit. …

Saham ABBA | Masih Alami Rugi di 2018, Mahaka Media (ABBA) Siap Perkuat Kinerja Anak Usaha

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mahaka Media Tbk. (ABBA) masih membukukan kerugian tahun lalu sebesar Rp19,6 miliar. Nilai kerugian itu bisa ditekan jika dibandingkan pada 2017 sebesar Rp27,7 miliar.
Direktur Utama ABBA Adrian Syarkawie mengatakan kerugian besar masih dialami oleh anak usaha, utamanya Koran Republika yang selama ini menjadi sumber utama pendapatan dan keuntungan.  Menurut laporan keunagan 2018, seluruh lini penjualan bersih ABBA mengalami penurunan, misalnya dari sirkulasi, iklan surat kabar dan buku hanya meraup Rp91 miliar dibandingkan dengan 2017 mencapai Rp100 miliar.
Begitu juga dengan media penyiaran dari Rp44 miliar menjadi hampir separuhnya yakni Rp23 miliar. Selain itu ABBA juga tak lagi memperoleh penjualan dari media luar ruang.
Menurut Adria,n sejumlah strategi telah mulai dilakukan sejak tahun lalu dengan menyiapkan sejumlah pondasi yang bisa mengantisipasi perubahan yang terjadi di pasar baik dari sisi pengguna media maupun klien iklan.
“Pada 2018 yang sudah k…

Saham MNCN | Media Nusantara Citra (MNCN) Bidik Pertumbuhan Pendapatan dan Laba hingga 10 Persen

Bisnis.com, JAKARTA — PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) memasang target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih sebesar 7% hingga 10% pada tahun ini.
Direktur Utama PT Media Nusantara Citra Tbk. David Fernando Audy mengatakan bahwa industri iklan media secara nasional pada 2018 masih bertumbuh sekitar 3%—5%. Di sisi lain, MNCN bisa tumbuh 7%. Kondisi ini, kata dia, Lebih baik dibandingkan dengan 2017.
Konglomerasi media milik Hary Tanoesoedibjo mengharapkan bahwa pada tahun ini industri media akan membaik, terutama setelah Pemilu yang akan kembali menggerakkan roda perekonomian. Kondisi itu ditandai dengan mulai maraknya peluncuran produk /merek baru dalam waktu dekat. Namun, imbuh dia, sentimen negatif bisa saja membayangi apabila timbul ketidakpastian global yang ditandai dengan nilai tukar tidak stabil.
Perusahaan pun memasang target pertumbuhan top line dan bottom line sebesar 7%-10%. “Hal itu akan didorong dari pertumbuhan harga iklan TV dan juga dari sumber pendapatan baru, y…

Saham SMBR | Maret 2019, Penjualan Semen Baturaja (SMBR) Tumbuh 8 Persen

Bisnis.com, JAKARTA — PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. mencatatkan pertumbuhan volume penjualan semen pada Maret 2019 sebesar 8%.
Volume penjualan semen pada Maret 2019 yakni sebesar 161.505 ton, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 150.071 ton.
Direktur Utama Semen Baturaja Jobi Triananda Hasjim menyebutkan bahwa berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), pertumbuhan volume penjualan tersebut jauh di atas rata-rata industri di wilayah Sumbagsel yang terkoreksi minus 14%.
Jobi menambahkan, pada Maret 2019, emiten berkode saham SMBR itu masih mampu meningkatkan market share-nya di seluruh wilayah pemasaran SMBR sebesar 25%.
"Dengan share tertinggi 68% untuk wilayah Sumatra Selatan dan 25% di wilayah Lampung yang merupakan pasar utama perseroan," ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (15/4/2019).
Lebih lanjut, perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah pemasaran SMBR.
“Demand untuk …

Saham BBNI | PORTOFOLIO KUR BNI SEKTOR GARAM Rp25,73 MILIAR

IQPlus, (15/04) - Portofolio penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) BNI di sektor garam hingga 11 April 2019 mencapai Rp25,73 miliar dengan 742 debitur, sementara portofolio penyaluran KUR Himbara mencapai Rp68,6 miliar dengan total debitur 2.358.
Menurut Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, potensi KUR sektor garam sangat besar, apalagi didukung dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No.8 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.
“Dengan adanya Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No.8 Tahun 2018 diharapkan penyaluran KUR di sektor garam tidak hanya dijalankan di 6 titik pada kegiatan ini saja, namun keberlanjutan dan ekspansi agar program pemerintah tersebut dapat bermanfaat bagi usaha kecil,” kata Anggoro Eko Cahyo.
Pemerintah di bawah komando Kementerian Koordinator Perekonomian meluncurkan Program Penyaluran KUR Garam Rakyat Perdana di di Lapangan Bunder, Kecamatan Pademawu, Kab…

Saham MASA | MICHELIN AKAN LAKUKAN PENAWARAN TENDER 12,41% SAHAM MASA

IQPlus, (15/04) - Michelin akan melakukan Penawaran Tender Wajib atas sebanyak-banyaknya 1.140.024.514 saham untuk PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) dengan nilai nominal Rp140 per saham atau mewakili 12,41% dari seluruh modal disetor dan ditempatkan dengan harga penawaran tender wajib Rp843 per lembar.
Menurut keterangan yang diperoleh Senin disebutkan, masa penawaran tender wajib 16 April-15 Mei 2019 dimana tanggal pembayaran pada 22 Mei 2019. PT Trimegah Sekuritas menjadi perusahaan yang ditunjuk untuk melaksanakan proses penawaran tender ini.
Michelin adalah perusahaan pengendali baru perusahaan dengan memiliki sebanyak 8.042.922.431 saham perseroan atau mewakili 85,79% dari total saham disetor dan ditempatkan perseroan setelah pengambilalihan. (end)

Saham WSKT | FITCH REVISI OUTLOOK WASKITA KE NEGATIF

IQPlus, (15/04) - Fitch Indonesia telah merevisi Outlook Peringkat Nasional Jangka Panjang PT Waskita Karya (Persero) Tbk menjadi Negatif dari Stabil dan telah mengafirmasi peringkat di 'A(idn)'. Pada saat bersamaan, Fitch telah mengafirmasi Peringkat Nasional di 'A-(idn)' untuk program obligasi berkelanjutan Waskita sebesar IDR10 triliun dan penerbitanotahapan obigasi yang diterbitkan dibawah program, dan juga menetapkan Peringkat Nasional di 'A-(idn)' untuk obligasi yang akan diterbitkan sebanyak-banyaknya sebesar IDR1,85 triliun, yang berasalmerupakan sisa porsi dari dana yang tersisa dari programnya.
Revisi Outlook merefleksikan resiko terkait tingginya leverage Waskita di 6,1x, dimana peningkatan terjadi karena perusahaan bergantung pada pendanaan eksternal untuk mengeksekusi order booknya. Kombinasi dari pembayaran proyek turnkey dan divestasi jalan tol dapat mendukung deleveraging menjadi di bawah 5,5x dalam satu atau dua tahun kedepan, yang dapan menye…

Saham DILD | PEFINDO TURUNKAN PERINGKAT DILD JADI idBBB

IQPlus, (15/04) - Pefindo telah menurunkan peringkat PT Intiland Development Tbk (DILD) beserta Obligasi II 2016 Seri B menjadi idBBB dari idBBB+. Di saat yang sama, Pefindo menurunkan peringkat Oblgasi II 2016 Seri A sebesar Rp428 miliar yang akan jatuh tempo 29 Juni 2019 menjadi idBBB.
Menurut keterangan yang diperoleh Senin, perusahaan berencana menggunakan fasilitas utang sindikasi dari BNI untuk membayar utang obligasi yang jatuh tempo. Pada Desember 2018, Perseroan meraih pinjaman sindikasi Rp2,8 triliun yang akan jatuh tempo 2026.
Penurunan peringkat mencerminkan espektasi Pefindo terhadap profil kredit DILD yang tetap lemah untuk kategori peringkat, karena pra-penjualan yang lebih rendah dari yang diperkirakan, terutama untuk beberapa proyek high-rise yang mana tingkat take-up nya sulit untuk ditingkatkan.
DILD membukukan arus kas operasi negatif selama lima tahun terakhir meski defisit tersebut membaik signifikan pada 2018. Hal ini mendorong perusahaan untuk menarik utang le…

Saham APLN | PERINGKAT TETAP, OUTLOOK AGUNG PODOMORO DIREVISI JADI NEGATIF

IQPlus, (15/04) - Pefindo menegaskan peringkat atas PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) serta Obligasi PUB I/2014-2015 pada idA-. Di saat yang sama, Pefindo juga menegaskan peringkat Obligasi I/2014 sebesar Rp750 miliar yang akan jatuh tempo pada 6 Juni 2019 pada idA-.
Menurut keterangan yang diperoleh Senin disebutkan, APLN berencana membayar obligasi jatuh tempo tersebut menggunakan pendanaan eksternal. Prospek untuk perusahaan direvisi menjadi "negatif" untuk mengantisipasi leverage keuangan yang lebih tinggi dari yang Pefindo perkirakan sebelumnya karena APLN lebih banyak tergantung pada pinjaman untuk kebutuhan modal kerjanya yang dogunakan untuk penyelesaian proyek ditengah kinerja pra penjualan yang lebih rendah dari yang diharapkan.
TIngkat Leverage perusahaan yang diukur dengan rasio utang terhadap EBITDA meningkat signifikan menjadi 6,6x di akhir tahun 2018 dari sebelumnya hanya 3,7x di tahun 2017 dan rata-rata dari tahun 2014-2017 sebesar 3,4x. Akibatnya, interest …

Analisa Saham TINS | Illegal Miners No More

*TINS IJ: Illegal Miners No More; Initiate with a BUY TP: IDR2,530 (92% Upside Potential)*(Andrew Hotama - RHB)Good morning Team,- We *initiate coverage on Timah (TINS IJ)*, with a *strong BUY call* TP:2,530/ share for *92% upside potential*.- Believe the *On-Going illegal mining crackdown is real & more proper* with *Indonesia's National Police & Criminal Investigation Agency* playing a role in *arresting illegal smelters.* Note that, *Indonesia's tin exports* have *gone down* by *24.8% YoY* ever since the regulatory crackdown began.- *TINS should be the sole beneficiary*; *expect 80%/78% increased in  production/sales volume* to *60k tons*. - *Supply side of the industry is interesting*, potential price drivers: *Indonesia (23% of global supply)* facing *supply disruptions* *(1Q19 Indonesia tin exports -10% YoY)* while *Myanmar* (accounting for *40% of China's total ore feed)* facing *declining supply* due to *declining ore stocks* *(China's January ore impor…

Analisa Saham ESSA, WIKA dan INTP

*Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight*
(Apr 15, 2019)
(tasrul@miraeasset.co.id)IHSG Daily, 6,406.87 (-0.07%), test resistance at 6,436. Trading range 6,378 – 6,436. Indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly ,indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line . Daily resistance terdekat di 6,436 dan support di 6,378. Cut loss level di 6,338.ESSA Daily , 366 (0.0 %), trading buy, trading range 358– 378. indikator MFI optimized dan indicator RSI optimized akan menguji support trend line. Pada periode weekly, indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line . Daily resistance terdekat di 6,436 dan support di 6,378. Cut loss level di 6,338.WIKA Daily, 2,130 (-2.29%), trading buy, 2,110– 2180. indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trendline. Daily support  2,110 dan resistance di 2,180. Cut loss level di 2,100.INTP Daily, …

Analisa Saham ELSA dan WEGE

ELSA
Saham ini sudah mulai menarik untuk dilirik. Perdagangan jumat kemarin ELSA ditutup dengan volume transaksi 4x dari volume perdagangan kamis. Hal ini dapat dikonfirmasi dari sisi Teknikal, bahwa jika ELSA berhasil close diatas area 390-400 berarti harga sudah menembus resistan dengan target profit di titik 440-460. Saya lihat disini playmaker sudah mulai ada pergerakan di area 378-382. Jika ini bertahan di perdagangan senin besok, ELSA menjadi emiten yang menarik untuk swing trade seminggu kedepan. Waspada jika ELSA close dibawah 370-360, target Support selanjutnya berada di titik 350-354. Sesuaikan dengan trade plan masing-masing

WEGE
Saham yang sangat diminati oleh para investor? Maybe yes, Maybe No. Namun secara teknikal kita masih menunggu saham ini bisa terkoreksi agak dalam dahulu untuk mengambil posisi ancang-ancang sebelum melanjutkan kenaikan yang masih sejalan dengan pararel channel. Saat ini jika harga close diatas 420 WEGE mungkin akan menarik trader-trader jangka pe…

Analisa Saham LPCK dan ANTM

LPCK– BUY
Harga bertahan di dekat area support sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp1,860 dengan target keuntungan di level Rp2,040.

ANTM – BUY
Pergerakan indikator semakin positif sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp890 dengan target keuntungan di level Rp990.

by UOBKH

Analisa Saham BSDE dan TLKM

BSDE Low BSDE kemarin telah sampai pada Support jangka panjang & MA50. BSDE diharapkan mampu menembus Resistance kedua Moving Average di level 1440 untuk tujuan Target 1495.
Rekomendasi Buy,  Entry Level:   1420-1390  Target: 1495 Stoploss :     1370

TLKM  TLKM telah sampai pada retracement Fibonacci 61.8% sekaligus berada di area Support MA20 & 50. Buy On Weakness TLKM around 3870-3850 dengan Target MA10 / 3960 atau sekitar level previous High di range 4050-4090.
Rekomendasi Buy On WEakness  Entry Level: 3870-3850  Target: 3960/4050  Stoploss:     3840

by Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham ITMG, EXCL dan INCO

ITMG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 20.350 kemudian 20.675 dengan support di level 19.625, cut loss jika break 19.325.

EXCL (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.725 kemudian 2.800 dengan support di level 2.600, cut loss 2.550.

INCO (Buy) : Target kenaikan harga pada  level 3.470 kemudian 3.570 dengan support di level 3.270, cut loss jika break 3.170.


Full report bisa diakses di : IPOT

Analisa Saham WSKT, TLKM, ICBP dan JSMR

Selamat pagi,*MNC Daily Scope Wave*
15 April 2019Menutup pekan, IHSG ditutup melemah tipis 0.1% ke level 6,405 dan sempat menyentuh 6,394 sebagai level terendah. Kami masih memperkirakan pergerakan IHSG cenderung melemah, dengan level koreksi berada pada 6,340-6,370. Meskipun IHSG menguat, diperkirakan hanya akan mengarah ke 6,440-6,460. Akan tetapi, apabila IHSG mampu menguat dan menembus level 6,510 dan 6,525 maka skenario bearish akan gagal dan IHSG akan berlanjut menguat menuju 6,610 dan 6,650.
Support: 6,390, 6,320
Resistance: 6,470, 6,510*WSKT - Buy on Weakness* (2,000)
WSKT diperkirakan telah menyelesaikan wave (ii) dari wave [iii]. Saat ini WKST berpotensi menguat ke arah 2,160 untuk membentuk wave (iii) dari wave [iii].
Buy on Weakness: 1,970-1,990
Target Price: 2,060, 2,100, 2,160
Stoploss: below 1,925*TLKM - Buy on Weakness* (3,830)
Kami perkirakan TLKM berpotensi melemah kembali untuk membentuk wave [e] dari wave B, dan diperkirakan akan menuju pada area level 3,740. Namun…

Saham Online di Facebook