Investasi Saham Aktif vs Saham Pasif, Ini Bedanya


Meskipun memiliki risiko yang tinggi, saham tetap menjadi salah satu investasi yang diminati banyak orang. Itu karena sanggup memberi keuntungan atau return menggiurkan.

Dalam investasi saham, terdapat dua jenis investasi, yaitu saham aktif dan pasif. Apa perbedaan antar keduanya?

1. Cara investor melakukan pendekatan

Investasi saham ada dua, yakni saham aktif dan pasif

Dalam investasi aktif, seorang investor tidak hanya bertugas untuk menyetorkan atau membeli saham di bursa efek, tetapi juga bertindak sebagai manajer investasi. Investor mangatur kinerja portofolio investasinya sendiri, sehingga kerugian dapat diminimalisir sekecil mungkin. 

Pendekatan yang dilakukan investor aktif adalah pendekatan langsung. Di mana mereka akan menggunakan pergerakan harga saham guna memaksimalkan keuntungan. Sedangkan investor pasif kebalikannya, tidak terlalu banyak mengeluarkan uang untuk membeli saham. Ini karena mereka tidak asal beli karena sekilas terlihat menguntungkan saja. Secara keseluruhan, investor pasif mengharapkan keuntungan penuh dengan modal yang sedikit-dikitnya. Keuntungan ini didapatkan dari bonus, penjualan, rewards, dan lain sebagainya. 


2. Dari siapa yang paling agresif

Tentang siapa yang paling agresif, investasi aktif jauh lebih agresif dibandingkan pasif. Manajer investasi akan memperoleh informasi terbaru dari klien agar tetap up to date pada berita yang baru-baru saja terjadi di depan anaknya.

Tidak sendiri, investor dibantu oleh seluruh tim yang berkaitan dengan kegiatan pembuatan strategi investasi. Agar bisnisnya berjalan sukses, sebaiknya pelajari tingkat kompetisi di pasar. 

Sementara investor saham pasif, lebih suka “main cantik”. Artinya pembelian dilakukan dengan segenap pertimbangan. Bukan pas harga saham turun, langsung hajar dibeli

Mereka akan lebih dulu menganalisa kemungkinan pergerakan harga saham dalam beberapa tahun ke depan. Tinggal menyiapkan uang, lalu bayar.


3. Tingkat ketelitian dalam mengamati pasar

Investor saham aktif setiap harinya berusaha mengamati pergerakan saham di pasar untuk mengetahui saham yang pas untuk kebutuhannya kala itu. Pengamatan ini juga berguna untuk meminimalisir terjadinya kesalahan saat berinvestasi. Misalnya seperti cut loss. Sedangkan investasi pasif cukup berbeda. Di mana keputusan untuk beli dan jual saham didasarkan atas analisis karena biasanya untuk investasi jangka panjang. Contoh membeli saham blue chip, atau yang masuk indeks saham.

4. Kebiasaan mencari informasi

Investor saham harus berupaya memperkaya dirinya dengan sejumlah informasi bermanfaat. Tujuannya untuk meminimalisir kerugian yang mungkin terjadi saat mereka salah mengambil suatu keputusan investasi.

Informasi ini juga sebagai dasar dalam melakukan aktivitas jual beli saham. Saat reputasi suatu informasi yang tersebar di masyarakat dicap buruk, ada indikasi kalau harga saham akan turun.

Di sinilah para investor aktif melakukan pembelian. Sayangnya, investor aktif harus menyediakan modal besar untuk memborong saham yang sedang turun kala itu.

Sedangkan investor pasif tidak mau terlalu ambil pusing terhadap informasi yang ada di masyarakat. Sebab, keuntungan yang mereka harapkan juga tidak sebesar para investor aktif.

Keuntungan yang investor pasif dapatkan biasanya berasal dari pembagian dividen atau keuntungan suatu emiten setiap tahun.

5. Jangka waktu investasi

Investor aktif memilih untuk berinvestasi dalam jangka pendek. Tak heran kalau mereka selalu memantau pergerakan harga saham kapan saja dan di mana saja.

Barangkali harga sahamnya turun, mereka langsung tahu persentase kerugiannya. Jadi, orang-orang yang aktif menjual saham di bursa adalah para investor aktif.

Dengan aktif melakukan jual beli, investor percaya kalau keuntungan yang diperolehnya menjadi lebih maksimal. Hal berbeda dengan investor pasif yang cenderung membiarkan sahamnya bertumbuh dan berkembang seiring berjalannya waktu.

Namun dalam suatu waktu, investasi pasif bisa saja menjual seluruh lot saham miliknya. Tentu dengan catatan keuntungan yang didapatkannya sudah maksimal.

6. Biaya operasional

Aktivitas jual beli saham hampir sama seperti membeli di suatu supermarket atau makan di sebuah restoran. Ada sejumlah biaya lainnya yang harus dikover karena telah menikmati fasilitas yang supermarket maupun restoran sediakan.

Bedanya di saham cenderung ke biaya operasional untuk membayar fee platform sebagai tempat bertransaksi jual beli saham. Semakin aktif investor bertransaksi, semakin besar biaya operasionalnya.

Sedangkan biaya operasional investor pasif tidak sebesar yang aktif. Sebab, investor pasif jarang melakukan jual beli. Kalaupun ingin membeli, mereka cenderung memilih saham-saham blue chip yang tidak hanya memberikan dividen dalam jumlah lumayan, tapi juga perlindungan terhadap kegiatan bisnisnya yang selalu terjaga.

Pilih Investasi Saham Aktif atau Pasif?

Baik investor aktif maupun pasif, keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sesuaikan lagi dengan mentalmu dalam berinvestasi dan fleksibilitas waktu. Jika mentalmu kuat, waktumu banyak, jadilah investor aktif atau sebaliknya.

sumber : cermati


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Kisah Inspiratif Juru Parkir Punya Saham di 10 Perusahaan


Pasar modal atau saham bisa menjadi salah satu investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang. Namun, tidak semua orang tertarik terjun di dalamnya. Seorang sekuriti sekaligus juru parkir, Eko Rochmadi, memiliki saham di 10 perusahaan.

SELEPAS shift malam, Eko menyempatkan diri menemui Jawa Pos Radar Solo. Berbagi ilmu mengenai saham ternyata menjadi antusiasme tersendiri bagi Eko. Meski baru tiga bulan menanamkan modal di beberapa perusahaan, dia mengaku sudah mulai untung. Semua ini dipersiapkan untuk biaya sekolah anaknya.

“Saya mengenal investasi itu sejak sekolah. Beberapa di antaranya ada tabungan, obligasi, dan saham. Saya tertarik. Cuma, waktu itu kan saya hanya tahu ilmunya dari baca, jadi belum ada keberanian menanamkan saham karena memang tidak tahu,” jelas Eko yang bekerja sebagai juru parkir (jukir) dan sekuriti di salah satu perusahaan industri di Kota Solo.

Hobinya tak hanya membaca buku, melainkan juga koran. Ketertarikan mengenai saham semakin tumbuh setelah dia banyak membaca koran mengenai rubrik ekonomi.

Setelah Kantor Bursa Efek Indonesia Cabang Surakarta membuka sekolah pasar saham, dia pun daftar. Rasa ingin tahu yang tinggi ternyata membuat dia ingin tahu lebih dalam mengenai saham.

Pada Februari lalu, Eko mulai berani daftar dan menaruh deposit dari hasil kerjanya sebagai tukang parkir di salah satu pasar Kota Solo. Meski sudah memiliki pekerjaan tetap sebagai sekuriti, Eko tetap mencari pekerjaan sampingan untuk menabungkan uang hasil kerjanya ke pasar saham. Setelah satu bulan belajar dan berlatih, pada Maret lalu, dia mulai mencoba menanam modal di beberapa perusahaan.

“Ragu sebenarnya tidak ada, karena kita didampingi terus oleh sekuritas. Bahkan 10 perusahaan yang saya pilih itupun juga atas rekomendasi dari sekuritas, di antaranya ada perbankan dan beberapa perusahaan lain. Meski terlihat semuanya sehat, saya pernah mengalami satu dua perusahaan yang sempat anjlok, karena kondisi ekonomi global,” terangnya.

Meski begitu, Eko mengalihkan kekhawatirannya dengan selalu bertanya kepada sekuritas. Hal tersebut tidak membuatnya kapok atau memutuskan untuk berhenti. Karena niatnya adalah untuk investasi jangka panjang. Dia tetap yakin, meski saat itu anjlok, perusahaannya tetap akan tumbuh.

“Tidak ada kendala selama berkecimpung dalam dunia pasar modal ini. Asalkan ada niat terus belajar, akan dapat ilmunya,” ujarnya.

Keterbatasan ekonomi yang dialami tak menyurutkan dia terus bertahan di dunia saham. Ternyata di balik niat itu ada istri yang selalu mendukung. Sampai saat ini, Eko bisa mengerti kapan waktunya menjual dan membeli saham serta memupuknya.

“Jujur saja, investasi ini saya lakukan untuk mempersiapkan putri saya yang baru berumur dua bulan. Meski sudah ada uang yang dihasilkan dari saham tersebut, saya memilih untuk menanamkan kembali karena niatnya memang untuk investasi,” tandasnya.

Bagi Eko, pasar modal bukanlah investasi tanpa tujuan. Semuanya jelas dan termonitor. Bahkan segala laporan perusahaan transparan diinformasikan kepada seluruh pemilik saham. Pasar saham ini merupakan peluang yang harus diambil, khususnya anak muda karena dengan menanamkan modal di perusahaan dalam negeri, ada sumbangsih masyarakat untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

Prinsip yang selalu dipegang oleh pecinta sekaligus guru olahraga catur ini adalah niat bulat untuk investasi saham dan manajemen keuangan yang tepat. Sehingga semua yang dilakukan bisa jelas. “Tentu harus rajin baca, bertanya, dan belajar menjadi sebuah keharusan bagi pemilik saham,” ujarnya.

sumber : pojoksulsel


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Q3-2021 TUMBUH 25 PERSEN, SUPARMA OPTIMIS TARGET PENJUALAN Rp2,5 TRILIUN TERLAMPAUI.


PT Suparma Tbk (SPMA) tetap optimis tahun Ini target penjualan sebesar Rp2,5 triliun akan tercapai dengan baik meskipun kondisi market masih dibayangi pandemic covid. Hingga September 2021 penjualannya sudah mencapai Rp1,9 triliun naik 25 persen dari tahun lalui periode yang sama.

Menurut Hendro Luhur, tahun ini kondisinya lebih baik dibanding tahun 2020. Hal ini karena ekonomi berjalan lebih baik menyusul adanya kelonggaran PPKM di Indonesia. Sehingga beberapa sektor ekonomi juga ikut tumbuh termasuk sektor hotel, restorant, café dan UMKM.

Membaiknya ekonomi tersebut berimbas positif terhadap pekembangan kinerja perseroan. Sebab kebutuhan berbagai kertas langsung melonjak. Hal ini terlihat dari penjualan hingga kuartal tiga yang berakhir pada 30 September 2021 sudah mencapai Rp1,9 triliun.

Jumlah tersebut naik 25 persen dari tahun lalu periode yang sama dengan nilai Rp1,5 triliun atau setara dengan 77 persen dari target tahun ini sebesar Rp2,5 triliun. Sedangkan laba periode berjalan mencapai Rp 188,1 miliar naik signifikan dibanding tahun lalu Rp 83,6 miliar periode yang samna.

"Sampai 31 Oktober 2021, penjualan kami mencapai Rp2,2 triliun setara dengan 88,4 persen dari target tahun ini. Bahkan realisasi penjualan bersih ini melebihi pencapaian selama tahun 2020 sebesar Rp2,151 triliun. Karena itu kami optimis tahun ini target penjualan Rp 2,5 triliun akan tercapai dengan baik, bahkan mungkin over," ujar Hendro Luhur saat public expose secara virtual, Kemarin.

Menurutnya ada beberapa factor yang menyebabkan penjualan tahun ini bertumbuh signifikan. Kuantitas penjualan produk kertas emiten berkode SPMA ini meningkat 6 persen dari tahun tahun lalu pereiode yang sama. Yang semula 140.270 metric ton (MT) menjadi 148.697 MT setara dengan 73,4 persen dari target tahun ini yakni 202.500 MT.

"Selain itu, kenaikan penjualan juga dipicu adanya harga jual rata-rata produk perseroan tahun ini yang juga naik 17,9 persen dari tahun lalu periode yang sama," tambah Hendro.

Soal mesin PM 10, Hendro mengaku PM 10 akan mulai boperasi pada Maret 2022. Hal itu akan membuat produk SPMA semakin banyak dan bervarian. Selain memproduksi kertas laminasi (kertas bungkus), mesin PM 10 juga akan digunakan untuk memproduksi kerta hand towel dan MG. komposisinya kertas hand towel 49 persen, kertas laminasi 33 persen dan MG 18 persen.

Dengan begitu, tahun 2022, kapasitas produksi persroan akan mengalami penambahan 54.0000 MT per tahun. Saat ini kapasitas terpasang 250.000 MT. Sedangkan kapasitas terpakai hingga September 2021 152.000 MT naik 4,4 persen dari periode yang sama tahun 2020 yakni 145.000 MT.

"Tahun ini kapasitas terpakai mencapai 200.000 MT dengan utilisasi 82,3 persen masing-masing naik 5,1 dan 4 persen dari tahun lalu. Kami optimis bisa mencapai. Sebab kami pernah mencapai utilisasi 95 persen," kata Hendro.

Bagaimana kinerja tahun 2022? Menurut Hendro Luhur, meskipun belum beani mengatakan secara pasti berapa target pertumbuhan dan nilai target penjualan tahun depan karena market masih fluktuatif, namun pihaknya berani memastikan bahwa tahun 2022 penjualannya akan tumbuh double digit.

"Sekarang masih dimatangkan. Karena pasar masih berfluktuatif karena pandemi. Nanti pertengahan Desember akan kami putuskan berapa target penjualan tahun depan dan berapa Capex yang akan kami belanjakan," pungkas Hendro Luhur. (end/ahd)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Siap hadapi tahun 2022, ini rencana bisnis Pinago Utama di tahun depan


PT Pinago Utama Tbk (PNGO) sudah ambil ancang-ancang untuk menghadapi tahun 2022. Terbukti, perusahaan telah merencanakan sejumlah ekspansi di tahun depan. Salah satu agenda ekspansi adalah perluasan tanaman baru dan juga penambahan pabrik kelapa sawit.

Direktur Pinago Utama Thomas Valian mengungkapkan, di tahun depan PNGO akan melakukan perluasan tanaman baru dan juga peremajaan terhadap tanaman sawit dan juga tanaman karet yang sudah tidak produktif lagi.

"Begitu juga untuk tanaman karet akan dilakukan peremajaan kembali serta tanam baru," kata Thomas, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Pinago Utama juga berencana melakukan penambahan pabrik kelapa sawit baru yang diperkirakan memiliki kapasitas 30 ton per jam atau 60 ton per jam.

Namun sayang, pihaknya belum bisa membeberkan lebih detail terkait dana investasi yang dicanangkan untuk agenda ekspansinya tersebut.

Mengutip laman resmi perusahaan, saat ini PNGO sendiri sudah mengoperasikan pabrik kelapa sawit dengan kapasitas produksi mencapai 120 ton per jam.

Sebagai informasi, hingga September 2021, Pinago Utama mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,54 triliun. Angka ini melesat 55,02% dari Rp 995,48 miliar yang dicatatkan hingga September 2020.

Penjualan PNGO dalam sembilan bulan pertama tahun 2021 itu masih ditopang oleh minyak sawit dan inti sawit yang mencapai Rp 838,39 miliar. Disusul oleh penjualan karet yang sebesar Rp 702,77 miliar dan kompos sebanyak Rp 2,12 miliar.

Begitu pun dengan capaian laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, berhasil meningkat, dari Rp 2,71 miliar menjadi Rp 175,50 miliar sepanjang Januari-September 2021.

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online


 

AIRLANGGA : TAHUN 2022 JADI MOMEN EMAS RI UNTUK MENGAKSELERASI EKONOMI.


Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai tahun 2022 menjadi momen emas Indonesia untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, sehingga Indonesia diharapkan dapat mengoptimalkan berbagai peluang yang ada.

"Walaupun masih ada tantangan terkait COVID-19 dan variannya, namun hal itu dapat dimitigasi,. ungkap Menko Airlangga Hartarto dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis

Pada tahun 2022 upaya penanganan pandemi yang sistematis dan pelaksanaan program vaksinasi secara konsisten diperkirakan dapat mendorong ekonomi untuk pulih dan tumbuh di kisaran 5,2 persen.

Pemerintah juga tetap memberikan dukungan kepada dunia usaha untuk menjaga proses keberlangsungan usaha selama masa pemulihan, di mana untuk UMKM berbagai program telah diberikan antara lain subsidi bunga, penempatan dana pemerintah pada bank umum mitra untuk mendukung perluasan kredit modal kerja, hingga restrukturisasi kredit UMKM.

Hingga 12 November 2021 total realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) telah mencapai Rp483,91 triliun atau 65 persen dari total pagu anggaran Rp744,77 triliun.

Menko Airlangga Hartarto menegaskan bahwa pemerintah akan tetap menjaga fleksibilitas APBN dan melanjutkan Program PEN, yang akan dilanjutkan di tahun 2022 untuk mengantisipasi perluasan dampak pandemi di tahun depan dengan anggaran Rp321,2 triliun.

Alokasi Program PEN di tahun 2022 akan diarahkan untuk mendorong perekonomian melalui empat klaster program, di antaranya kesehatan Rp77,05 triliun, perlindungan masyarakat Rp126,54 triliun, program prioritas Rp90,04 triliun, serta dukungan UMKM dan korporasi Rp27,48 triliun.

"Pentingnya pemulihan kesehatan masyarakat juga akan tetap menjadi prioritas utama. Di saat yang sama, upaya penguatan program perlindungan sosial yang berfokus pada masyarakat miskin dan rentan juga akan dilakukan untuk membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar," tutur Menko Airlangga Hartarto.

Menurut dia, upaya penguatan ini juga akan diringi dengan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala sehingga dapat meningkatkan efektivitas program.

Di sisi lain pemerintah berkomitmen memfasilitasi akselerasi digitalisasi melalui peningkatan kualitas dan kuantitas talen digital melalui upskiling dan reskilling, pembangunan dan pemerataan infrastruktur digital, pembangunan database digital termasuk memastikan data safety dan security, serta peningkatan literasi digital masyarakat (konsumen digital).(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

TOPANG KINERJA SEKTOR MANUFAKTUR, INDUSTRI AGRO BERKONTRIBUSI HINGGA 51%.


Sektor industri agro memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional. Hal ini menandakan bahwa kinerjanya sebagai sektor hilir pertanian telah optimal dalam meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri.

"Pada kuartal III tahun 2021, sektor industri agro berperan terhadap pertumbuhan nasional sebesar 8,86% atau berkontribusi 51,16% terhadap pertumbuhan industri pengolahan nonmigas," kata Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika pada acara Gathering Forum Wartawan Industri (Forwin) di Bandung, Kamis (18/11).

Plt. Dirjen Industri Agro menyebutkan, industri makanan dan minuman sebagai subsektor industri agro memberikan kontribusi sebesar 38,91% terhadap pertumbuhan industri pengolahan nonmigas. Hal ini menunjukkan aktivitas industri makanan dan minuman tetap terjaga meskipun di tengah dampak pandemi.

Kontribusi lainnya berasal dari industri pengolahan tembakau sebesar 4,46%, industri kertas dan barang dari kertas sebesar 3,78%, industri kayu dan barang dari kayu sebesar 2,62%, serta industri furnitur sebesar 1,40%. .Secara umum, pertumbuhan PDB sektor industri agro menunjukkan performa yang membaik. Untuk itu, kami terus bekerja keras lebih giat lagi dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor industri agro ke depannya,. ungkap Putu.

Bahkan, sektor industri agro juga berperan penting dalam memberikan kontribusi terhadap capaian nilai ekspor industri pengolahan nonmigas dengan sumbangsihnya sebesar 36,73%. Selain itu, berkontribusi sebesar 28,54% terhadap total ekspor nasional pada Januari-September tahun 2021.

"Hal ini tentu tidak terlepas dari dukungan dari sektor-sektor hulu, yaitu sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan yang tidak kalah penting, sektor peternakan sehingga capaian-capaian tersebut dapat diraih," imbuhnya.

Putu menegaskan, pihaknya telah menjalankan amanah nota Perjanjian Kerja Sama antara Kemenperin dengan Kementerian Pertanian, yang bertujuan untuk menyinergikan tugas dan fungsi kedua lembaga tersebut dalam upaya mendukung pembangunan serta pengembangan industri agro ke depan.

"Ruang lingkup kesepakatan bersama tersebut meliputi peningkatan produksi, peningkatan mutu, nilai tambah, dan daya saing produk pertanian sebagai bahan baku industri, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), peningkatan jejaring kemitraan usaha pertanian dengan industri, pertukaran data dan informasi, sinergi regulasi dan standar dalam pengembangan, serta pembangunan agribisnis dan agroindustry," sebut Putu.

Di samping itu, dalam menjaga kesinambungan supply dan demand, pemerintah sedang menggodok kebijakan neraca komoditas, sebagaimana termaktub di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perindustrian sebagai turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja.

"Neraca tersebut akan menjadi pegangan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam rangka pengambilan keputusan terkait pengaturan kualitas produk yang dapat digunakan sebagai bahan baku dan bahan penolong industri serta menjadi acuan utama bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam menetapkan kuota ekspor-impor untuk seluruh komoditas," paparnya.

Pacu industri pakan hijauan

Pada kesempatan yang sama, Plt. Dirjen Industri Agro menyampaikan, salah satu subsektor yang sedang dipacu kinerjanya adalah industri pengolahan susu. Upaya ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar domestik yang kian meningkat.

"Industri pengolahan susu ini memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan di tanah air. Bahkan, dinilai mampu menumbuhkan wirausaha industri baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak sapi perah lokal," paparnya.

Putu menegaskan, pihaknya fokus untuk meningkatkan produktivitas industri pengolahan susu. Langkah strategis yang akan ditempuhnya adalah mendorong tumbuhnya industri pakan hijauan. .Pakan ternak ini sebagai critical point dalam meningkatkan produksi susu segar,. ujarnya.

Oleh karena itu, Ditjen Industri Agro akan melakukan program integrasi antara koperasi peternak sapi lokal sebagai pemasok bahan baku susu segar dengan industri pakan hijauan. "Pakan ternak yang perlu digenjot kuantitas dan kualitasnya adalah jenis ruminansia, yang terdiri dari pakan hijauan, konsentrat, vitamin dan mineral sebagai suplemen," jelasnya.

Pakan ternak hijauan yang biasa digunakan sebagai pakan pada usaha peternakan rakyat di pedesaan adalah rumput lapangan dan hasil samping pertanian, serta beberapa rumput introduksi sebagai rumput unggulan. "Ruminansia ini untuk seratnya, sedangkan protein diperoleh dari leguminosa atau tanaman polong-polongan. Langkah ini mulai berkembang di Indonesia," imbuhnya.

Putu pun optimistis, upaya tersebut juga dapat mendorong program substitusi impor. Upaya ini akan diwujudkan melalui pengembangan dan penguatan program kemitraan yang saling menguntungkan antara industri pengolahan susu dengan koperasi atau peternak sapi perah lokal.

"Kami menilai program kemitraan ini sangat penting. Contohnya peran dari Dairy Village yang dikelola oleh Koperasi Peternak Susu Bandung Utara (KPSBU) dan merupakan bantuan (hibah) dari Frisian Flag Indonesia di wilayah Subang, dengan memiliki sebanyak 104 sapi ternak. Dairy Village ini merupakan model Peternakan Sapi Perah Rakyat Modern yang sapinya berasal dari para peternak sapi lokal," ungkapnya.

Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro mengakui bahwa perusahaan merasakan manfaat besar dengan adanya program kemitraan dengan koperasi peternak sapi perah lokal. Hal ini dapat menjaga pasokan bahan baku susu segar bagi industri pengolahan susu.

"Industri pengolahan susu merupakan salah satu sektor yang memiliki resiliensi yang tinggi, khususnya di tengah dampak pandemi. Kami juga melihat Indonesia punya potensi besar dalam pengembangan industri pengolahan susu, seperti yang telah dilakukan oleh Frisian Flag Indonesia dalam menambah investasi dalam upaya ekspansi," paparnya.

Seiring peningkatan investasi tersebut, menurut Andrew, perlu ditopang dengan ketersediaan bahan bakunya sehingga produktivitas dapat terjaga dan berkelanjutan. "Kemitraan ini juga didukung dengan kebijakan yang baik, khususnya dari Kemenperin,. ujarnya.

Bagi Frisian Flag Indonesia, ada tiga pilar penting dalam menjalankan bisnisnya, yaitu aspek kesehatan, kesejahteraan, dan keselarasan dengan lingkungan. "Dengan adanya program kemitraan, kami bisa mendorong kesejahteraan para peternak sapi perah lokal. Hal ini menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan dari sektor hulu sampai hilir," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Gabungan Koperasi Susu Seluruh Indonesia (GKSI) Dedi Setiadi menyatakan, adanya dairy village merupakan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi koperasi susu segar. "Karena kami ingin punya sebuah peternakan yang dikelola secara modern, dengan kepemilikan dari para peternak lokal. Ini bisa terwujud setelah adanya kemitraan dengan Frisian Flag Indonesia," tuturnya.

Menurut Dedi, dairy village punya peran multifungsi. Selain sebagai bisnis, karena dapat menghasilkan keuntungan yang besar, juga berfungsi sebagai .sekolah. bagi para peternak sapi perah lokal dalam meningkatkan produksinya. .Kami berharap dairy village ini bisa direplikasi karena menjanjikan. Kami juga berterima kasih kepada Kemenperin terhadap fasilitas yang telah diberikan," ujarnya.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

KEMENHUB TARGETKAN ALIH OPERATOR PELABUHAN PATIMBAN DIMULAI DESEMBER.



Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan peralihan operator Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang dikerjasamakan dengan Jepang dapat dilakukan pada 16 Desember 2021.

"Setelah serah terima dilakukan, diharapkan pada 17 Desember 2021 sudah dimulai kegiatan ekspor di pelabuhan ini," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya dalam keterangannya yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Menhub Budi Karya saat mendampingi Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban, pada Kamis (18/11), mengatakan bahwa Pelabuhan Patimban dibangun dengan tujuan mengurangi biaya logistik, dengan mendekatkan pusat produksi dan pelabuhan.

Selain itu, kata dia, kehadirannya juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di Jakarta dengan pembagian arus lalu lintas kendaraan, serta untuk menjamin keselamatan pelayaran, termasuk eksplorasi gas.

Ia mengungkapkan peninjauan itu dilakukan guna pengecekan kesiapan pelabuhan jelang peralihan operator, dari sebelumnya dikelola sementara Kemenhub yang memberikan penugasan kepada Pelindo III (sekarang Pelindo), akan diserahterimakan kepada PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dan Toyota Tsusho Corporation.

Adapun sejak bulan Januari hingga November 2021, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Patimban sudah mencapai total 12.335 unit kendaraan, yang diangkut oleh sembilan kapal dengan rute Patimban-Belawan dan Patimban-Makassar.

Kesembilan kapal tersebut yaitu Ferrindo 5, Serasi V, MV Ostina, Kalimantan Leader, Harmoni Mas 3, Serasi I, Harmoni Mas 8, MV Sulawesi Leader, dan KM Panorama Nusantara.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Luhut Pandjaitan melakukan koordinasi terkait perencanaan dan upaya penyelesaian target-target yang telah ditetapkan guna mendukung optimalnya Pelabuhan Patimban, seperti kesiapan kegiatan ekspor, penyelesaian jalan tol yang ditargetkan selesai 2023, dan dukungan pemerintah daerah untuk optimalisasi pelabuhan.

Menko Luhut mengatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi cikal bakal kawasan industri dan perkotaan baru di Jabar bernama Rebana (Cirebon, Subang, Patimban dan Kertajati) Metropolitan, yang meliputi 6 (enam) kabupaten dan 1 (satu) Kota Cirebon, dengan jantung pertumbuhan kawasan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati.

"Kawasan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di Provinsi Jawa Barat," kata Luhut.

Ia juga mengatakan kehadiran Pelabuhan Patimban juga dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari kawasan industri ke pelabuhan.

Kehadiran pelabuhan tersebut akan menciptakan sekitar 4,3 juta peluang pekerjaan dalam 15 tahun ke depan, yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita juga berharap, kepadatan di Jakarta akan berkurang karena ada kawasan industri di sekitar Pelabuhan Patimban. Sehingga tidak perlu ke Priok, tetapi bisa langsung ke Pelabuhan Patimban," ucap Menko Luhut.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

HINGGA OKTOBER 2021 KRAKATAU STEEL RAIH LABA Rp1,05 TRILIUN.



PT Krakatau Steel (Persero) Tbk hingga Oktober 2021 meraih laba bersih sebesar Rp1,05 triliun. Laba ini diperoleh karena semakin meningkatnya penjualan dan produktivitas perusahaan.

"Krakatau Steel berhasil mencatatkan nilai penjualan Rp26,5 triliun hingga Oktober 2021, meningkat 73,19% dari sebelumnya sebesar Rp15,3 triliun di periode yang sama di tahun 2020," jelas Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim.

Hingga Oktober 2021, produktivitas Krakatau Steel juga mengalami peningkatan. Produksi Krakatau Steel naik 35% menjadi sebesar 1.628.000 ton dari sebelumnya sebesar 1.207.000 ton di periode yang sama tahun 2020.

Pada periode ini Krakatau Steel mampu menurunkan Variable Cost sebesar 10% dari tahun periode yang sama di tahun 2020 sebesar USD63/ton menjadi sebesar USD57/ton hingga Oktober 2021. Fixed Cost juga turun sebesar 8% menjadi USD60/ton di periode hingga Oktober 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yang sebesar USD65/ton.

Dari sisi EBITDA di periode hingga Oktober 2021 ini Krakatau Steel berhasil mencapai realisasi EBITDA sebesar Rp2,1 triliun, meningkat 2,3 kali dibandingkan EBITDA di periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp930 miliar.

"Kinerja Krakatau Steel yang semakin baik dan konsisten ini tidak lepas dari keberhasilan manajemen dalam melakukan restrukturisasi dan transformasi Krakatau Steel. Adapun mengenai kinerja Krakatau Steel ke depan, Krakatau Steel telah memiliki master plan jangka panjang yang tentunya ini akan menjaga kinerja positif secara berkesinambungan. Arah dan apa yang akan dilakukan sudah jelas, serta harus menghasilkan keuntungan," pungkas Silmy.(end)

sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Per Oktober 2021, produksi batubara Bukit Asam (PTBA) capai 25,7 juta ton


Emiten pertambangan pelat merah PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sudah berhasil memproduksi batubara sebanyak 25,7 juta ton dari Januari hingga akhir Oktober 2021.

Melihat realisasi tersebut, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto percaya diri Bukit Asam dapat menembus target produksi batubara sebesar 30 juta ton hingga tutup tahun ini.

"Produksi batubara 25,7 juta ton per akhir Oktober, itu 10 bulan, jika dihitung rata-rata produksi tiap bulan 2,5 juta ton. Jadi pasti mencapai target," ungkap Suryo, Kamis (18/11) malam.

Ke depannya, ia melihat prospek bisnis batubara masih menjanjikan. Suryo memperkirakan harga batubara masih dapat bertahan di posisi sekarang ini serta tidak akan jatuh dalam hingga akhir tahun 2022.

Mengutip data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Harga Batubara Acuan (HBA) November melonjak 33% atau US$ 53,38 per ton ke level US$ 215,01 per ton dari Oktober, yaitu US$ 161,63.

Menurut Suryo, ada beberapa faktor yang bisa membuat harga batubara terus membara. Pertama, dampak dari pandemi Covid-19 membuat negara-negara yang tadinya sudah enggan menggunakan batubara kembali menggunakan batubara.

 "Kedua, produksi China masih terbatas, faktor yang lain karena ada perang dagang antara China dan Amerika Serikat, ditambah memanasnya tensi dagang China dan Australia," paparnya.

Nah, untuk tahun depan Bukit Asam memasang target produksi batubara sebanyak 37 juta ton atau tumbuh 23,33% daripada target tahun ini yang sebesar 30 juta ton batubara.

Kenaikan produksi batubara tersebut didukung oleh tambahan produksi batubara dari tambang Banko Tengah yang direcanakan mulai beroperasi pada tahun depan. 

Selain itu, peningkatan produksi juga ditopang peningkatan produksi batubara dari tambang-tambang eksisting.

Seperti diketahui, PTBA memiliki tiga lokasi di unit pertambangan Tanjung Enim, takni tambang Air Laya, tambang Muara Tiga Besar Utara, selanjutnya ada tambang Banko Barat dan Banko Tengah. 

sumber : investasikontan


Lebih lengkapnya silahkan klik :Saham Online


 

SIG SALURKAN BANTUAN 200 ZAK SEMEN UNTUK PEMBANGUNAN RUMAH DI KOTA BATU.



PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama distributor semen PT Jawa Berkat Utama menyalurkan bantuan 200 zak semen untuk pembangunan rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Bantuan diserahkan oleh General Manager Sales Regional 3, Akhmad Yani Yulianto kepada Kepala Kecamatan Bumiaji, Bambang Hari Suliyan di Kantor Kecamatan Bumiaji, Jumat (12/11).

General Manager Sales Regional 3, Akhmad Yani Yulianto mengatakan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada korban banjir dan dukungan terhadap pemulihan infrastruktur. Banjir yang terjadi juga merusak rumah warga, sehingga perlu ditangani dengan cepat mengingat rumah merupakan kebutuhan utama sebagai tempat tinggal.

"Kami turut prihatin dan peduli atas bencana banjir yang menimpa, diharapkan dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban. Saat ini semen dan bahan bangunan lainnya sangat dibutuhkan warga yang mulai melakukan pembangunan dan perbaikan rumah akibat banjir,"kata Akhmad Yani Yulianto.

Akhmad Yani Yulianto menyampaikan selain memberikan bantuan semen, SIG juga memastikan ketersediaan pasokan semen di daerah terdampak bencana terpenuhi guna mempercepat pemulihan infrastruktur," kata Akhmad Yani Yulianto

Sementara itu Kasie Kesra Kecamatan Bumiaji, Yudhi Suparnadi Arifin menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan SIG dan PT Jawa Berkat Utama. Menurutnya, banjir yang terjadi telah merusak 31 rumah dengan rincian 12 rusak berat, 5 rusak sedang dan 7 rusak ringan. Banjir juga menyebabkan kerusakan kebun, saluran air, tempat usaha warga.

Lebih lanjut Yudhi Suparnadi Arifin menjelaskan saat ini petugas dari kecamatan Bumiaji dan pihak terkait melakukan penyisiran dan pembersihan material pasca banjir dan juga melakukan pengkajian kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pada sektor perumahan dan permukiman,infrastruktur publik, ekonomi produktif dan sosial.

"Adanya bantuan semen sangat berarti bagi masyarakat untuk kembali melakukan pembangunan rumah. Melalui kerjasama yang baik antara instansi dan perusahaan, semoga dapat mempercepat pemulihan infrastruktur akibat bencana yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas normal,".ujar Yudhi Suparnadi Arifin. (end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Rekomendasi Saham ISSP, MAPI dan LSIP oleh MIRAE ASSET | 19 November 2021



MIRAE ASSET
19 NOVEMBER 2021


IHSG Daily, 6.636,47 (-0,59%), konsolidasi, dengan rentang perdagangan 6.611–6.667. Kenaikan indikator MFI-optimized masih terlihat dan koreksi indikator RSI-optimized relatif tertahan. Pada periode pekanan indikator MFI-optimized masih bergerak naik dan koreksi indikator RSI-optimized relatif tertahan sementara. Support harian di 6.611 dan resistensi harian di 6.667. Cut loss level di 6.590.

ISSP Daily, Rp454 (-1,30%), buy on weakness, rentang perdagangan Rp444–478. Indikator MFI-optimized dan indikator Williams%R-optimized masih cenderung bergerak naik. Support harian di Rp444 dan resistensi harian di Rp478. Cut loss level di Rp438.

MAPI Daily, Rp835 (+1,83%), buy on weakness, rentang perdagangan Rp805–846. Koreksi indikator MFI-optimized mulai terbatas dan indikator RSI-optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Support harian di Rp805 dan resistensi harian di Rp846. Cut loss level di Rp770.

LSIP Daily, Rp1.365 (+1,11%), buy on weakness, rentang perdagangan Rp1.340–1.390. Indikator MFI-optimized dan RSI-optimized masih cenderung bergerak naik. Perkiraan daily support di Rp1.340 dan resistensi terdekat di Rp1.390. Cut loss level di Rp1.320.


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham PGAS, BBTN, INDF, ICBP, TINS dan MNCN oleh VALBURY SEKURITAS | 19 November 2021



VALBURY SEKURITAS INDONESIA
19 NOVEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (19/11), ditengah bauran katalis baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pemerintah memproyeksikan pendapatan negara tahun 2021 akan tumbuh 16,3% yoy atau Rp1.916 triliun dari target dalam APBN sebesar Rp1.743,6 triliun, (+), 2) Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkirakan pemulihan ekonomi pada kuartal 4 tahun 2021 akan meningkat cukup kuat, (+), 3) Indonesia, BoP Current Account Balance, diperkirakan naik menjadi $3200 Mn dari -$2200 Mn, Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Kamis  (18/11) ditutup variatif (+/-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Japan, IHK Nasional (YoY), Oct, turun menjadi 0,1% dari 0,2% (+/-) dan, 2) Presiden AS Joe Biden sudah mewawancara Jerome Powell dan Lael Brainard. Powell hingga saat terakhir diperkirakan untuk dicalonkan kembali sebagai gubernur The Fed (+/-).


Perspektif tenikal

Support Level :    6658/6640/6629

Resistance Level :   6687/6697/6715

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


PGAS: Trading Buy

• Close 1500, TP 1530

• Boleh buy di level 1450-1500

• Resistance di 1530 & support di 1450

• Waspadai jika tembus di 1450

• Batasi resiko di 1420


BBTN: Trading Buy

• Close 1775, TP 1800

• Boleh buy di level  1730-1775

• Resistance di 1800 & support di 1730

• Waspadai jika tembus di 1730

• Batasi resiko di 1700


INDF : Trading Buy

• Close 6550, TP 6650

• Boleh buy di level 6375-6550

• Resistance di 1680 & support di 6375

• Waspadai jika tembus di 6375

• Batasi resiko di 6300


ICBP:  Trading Buy

• Close 9075, TP 9200

• Boleh buy di level  8900-9075

• Resistance di 9200 & support di 8900

• Waspadai jika tembus di 8900

• Batasi resiko di 8825


TINS:  Trading Buy

• Close 1595, TP 1640

• Boleh buy di level  1580-1595

• Resistance di 1640 & support di 1580

• Waspadai jika tembus di 1580

• Batasi resiko di 1550


MNCN:  Trading Buy

• Close 995, TP 1020

• Boleh buy di level  970-995

• Resistance di 1020 & support di 970

• Waspadai jika tembus di 970

• Batasi resiko di 950


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Rekomendasi Saham MAPI dan AGII oleh HP FINANCIALS | 19 November 2021



HP FINANCIALS
19 NOVEMBER 2021



Saham MAPI

MAPI nampak berhasil rebound setelah bertemu Lower Channel biru sekaligus MA50 di angka 820. Seiring Volume yang cenderung menguat, MAPI berpeluang untuk bergerak ke utara menuju MA10 @ 855 (Avg Up) hingga sampai pada MA20 di sekitar 870. Destinasi selanjutnya adalah titik previous High 915 extended to Target Parallel Channel merah @ 940.

Rekomendasi

Buy, Entry level: 835-820; Target: 870 / 915-940 / 965; Stoploss: 815


Saham AGII

AGII berhasil breakout dari 3 lapis MA, bahkan ditutup di atas Upper Triangle hijau @ 1455. Maka terbuka peluang menuju Resistance minor 1580 sebelum melanjutkan perjalanan menuju Trendline biru sekaligus Target pattern di seputaran 1700-1735. Destinasi selanjutnya adalah titik tertinggi sejak Juli lalu di range 1805-1825.

Rekomendasi

Buy, Entry Level: 1495 -1455; Target: 1580 / 1700 - 1735 / 1805-1825; Stoploss: 1430


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham HRTA, IMJS, PNBS dan FREN oleh MNC SEKURITAS | 19 November 2021



MNC Daily Scope Wave
19 November 2021


IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,636 dan koreksi dari IHSG tertahan oleh MA20-nya. Selama tidak terkoreksi ke bawah 6,550 atau bahkan ke bawah 6,480, maka saat ini posisi IHSG sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave A. Hal ini berarti, koreksi IHSG akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,690 dan 6,700.

Support: 6,550, 6,480

Resistance: 6,680, 6,700


HRTA - Buy on Weakness (240)

Pada perdagangan kemarin (18/11), HRTA ditutup menguat 0,8% ke level 240. Selama HRTA masih mampu bertahan di atas 220 sebagai supportnya, maka pergerakan HRTA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C dari wave (Y). Hal ini berarti, HRTA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 232-240

Target Price: 258, 288

Stoploss: below 220


IMJS - Spec Buy (456)

IMJS ditutup menguat 0,4% ke level 456 pada perdagangan kemarin (18/11). Saat ini, kami memperkirakan posisi IMJS sedang berada di akhir wave [b] dari wave B, sehingga IMJS diperkirakan bergerak melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 448-456

Target Price: 500, 550

Stoploss: below 442


PNBS - Buy on Weakness (98)

Kemarin (18/11), PNBS ditutup menguat cukup signifikan sebesar 8,9% ke level 98, pergerakan PNBS pun telah break dari MA60-nya dan diikuti dengan volume beli yang besar. Kami perkirakan, posisi PNBS saat ini sedang berada diakhir wave (i) dari wave [iii] dari wave 1. Hal ini berarti, koreksi PNBS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 91-98

Target Price: 112, 127

Stoploss: below 86


FREN - Buy on Weakness (101)

FREN ditutup terkoreksi 2,9% ke level 101 pada perdagangan kemarin (18/11), koreksi FREN masih tertahan oleh MA200-nya. Kami perkirakan, pergerakan FREN saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Hal ini berarti, FREN masih rawan koreksi terlebih dahulu.

Buy on Weakness: 94-100

Target Price: 110, 125

Stoploss: below 81


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Rekomendasi Saham BTPS, MNCN, SMRA dan RALS oleh INDOPREMIER | 19 November 2021



INDOPREMIER 
19 November 2021


IHSG

IHSG (6.635 – 6.715) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.675 kemudian 6.715 dengan support di level 6.595, kemudian 6.555.


Saham BTPS

BTPS (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 4.040 kemudian 4.110 dengan support di level 3.900 cut loss jika break 3.830.


Saham MNCN

MNCN (Buy) :  Target kenaikan harga pada level 1.005 kemudian 1.015 dengan support di level 985, cut loss jika break 975.


Saham SMRA

SMRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 945 dengan resist di level 970 kemudian 990.


Saham RALS

RALS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 765 dengan resist di level 785 kemudian 800.


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PLNF | 19 November 2021

Saham PLNF

PNLF berkonsolidasi di bawah resisten 210 dan makin lama makin melebar sehingga membentuk pola bullish broadening triangle. Pola grafik ini menandakan bahwa jika PNLF berhasil menembus resistennya, maka PNLF berpeluang memulai kenaikannya menuju 210. Jika target 210 terlewati, target kedua berada di 250.

analisa teknikal saham prediksi saham  september oktober november desember investasi saham nyangkut 2021 2022 hari ini besok mingguan bulanan harian rekomendasi kontan bisnis investor doktermarket bluechip lq45 unggulan  pnlf panin financial

Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 195. Target pertama 210 dan target kedua 250.

Sumber : doktermarket


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham ADHI | 19 November 2021

Saham ADHI

ADHI berkonsolidasi diatas area support kuat di 1030 – 1080 yang juga berdekatan dengan area moving averagenya. Jika kedepannya saham ini berkonsolidasi diatas area tersebut (box merah) dan berhasil menembus area resisten 1160, maka secara teknikal terbuka peluang kenaikan bagi ADHI menuju 1355 dengan minor target 1215.

Area minor target 1215 ini merupakan area resisten tertinggi sebelumnya. Akan sangat menarik jika ADHI berhasil melampaui dan bertahan diatas level tersebut. Kamu bisa ikuti technical Analisis ADHI di GSPRO Anda.

Trading plan : Buy jika mampu break resisten 1160. Stoploss level 1080.

Disclaimer ON

Sumber : galerisaham


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham INDF | 19 November 2021

Saham INDF

ndikator teknikal MACD telah golden cross dan mulai bergerak naik, mengindikasikan momentum saham ini mulai bergerak positif. Sedangkan volume transaksi yang meningkat tajam menunjukan dorongan pihak buyer yang cukup kuat. Apabila mampu melewati 6600, maka terbuka potensi bagi INDF bergerak naik menuju target dikisaran 6800 hingga 6950.

Rekomendasi : Hold. Naikan trailing stop di 6350.

Disclaimer ON

sumber : StepTrader


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online