Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November 12, 2019

Saham BBTN | BTN MASUK KE DALAM INDEKS SAHAM SRI-KEHATI

IQPlus, (12/11) - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk membidik untuk meluncurkan berbagai produk keuangan berkelanjutan seperti pembiayaan untuk sektor ekonomi ramah lingkungan (green lending), layanan perbankan ramah disabilitas, hingga kartu kredit terkait lingkungan dan sosial dalam lima tahun ke depan.

Oleh karena itu, emiten BUMN perbankan itu masuk dalam Indeks Saham SRI-Kehati periode November 2019-April 2020. Indeks ini merupakan indikator pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menggunakan tolak ukur dari prinsip ekonomi keberlanjutan, keuangan, dan tata kelola yang baik.

Direktur BTN Nixon L. P. Napitupulu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, mengatakan perseroan telah lama berfokus menerapkan pengelolaan bisnis berkelanjutan.

Terpilihnya perseroan dalam daftar indeks tersebut, ungkap Nixon, akan mendorong BTN untuk meningkatkan bisnis yang mengandung prinsip berkelanjutan.

"Hingga 2023 mendatang, kami membidik menjadi bank terdepan dalam sekt…

Saham FILM | RUPSLB MD PICTURES TUNJUK DIREKTUR BARU DI BIDANG DIGITAL

IQPlus, (12/11) - PT MD Pictures Tbk (FILM) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di MD Place, Jakarta. RUPSLB yang dipimpin oleh Komisaris MD Pictures, Sanjeva Advani, antara lain menyetujui perubahan susunan direksi dan menghapus jabatan direktur independen menjadi direktur, penggunaan dana penawaran umum saham perdana, serta persetujuan perubahan pasal 3 anggaran dasar.

"Sehubungan dengan makin berkembangnya era digital, dengan ini kami memutuskan untuk penambahan anggota direksi," ujar Manoj Punjabi, Presiden Direktur FILM dalam keterangan yang diperoleh Selasa.

RUPSLB menyetujui pengangkatan David Elliot Ulmer Jr sebagai direksi dengan periode 2019-2023. David Elliot Ulmer Jr memiliki banyak pengalaman di industri hiburan digital setelah bekerja di berbagai perusahaan global sepanjang  karirnya. Sebelum diangkat sebagai direktur untuk FILM, beliau menjabat sebagai Chief MD Digital dan antara lain bertanggung jawab atas kemitraan OTT (over-the-t…

Saham PGAS | PGN PERLUAS PASAR PELANGGAN KECIL KOMERSIAL DI SURABAYA

IQPlus, (12/11) - - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus berusaha memperluas pasar pelanggan kecil komersial di Surabaya, dengan mendorong pelaku usaha di Kota Pahlawan itu menggunakan jaringan gas alam yang terpasang.
PGN Sales Area Head Surabaya, Misbachul Munir di Surabaya, Senin, mengatakan pelanggan kecil komersial di Surabaya pada tahun 2018 hanya sebanyak tiga pelanggan, dan tahun 2019 bertambah hingga 16 pelanggan terpasang.
"Segera menyusul diselesaikan empat pelanggan lagi, sehingga nantinya menjadi total 20 pelanggan," katanya.
Di antara pelanggan tersebut, kata dia, yang terbilang cukup besar antara lain usaha potong ayam dan bebek di Wonorejo, serta pelaku usaha cuci pakaian di Gubeng Kertajaya dan Medokan, serta restoran Soto Ayam di Rungkut.
Salah satu pelaku usaha OK Coin Landry, Sony Sugiharto Leo mengakui penggunaan gas alam dari PGN mampu menghemat pengeluarannya setiap bulan.
Sony yang memiliki empat set mesin cuci lengkap dengan mesin pengering, dan…

Saham ITMG | LABA INDOTAMBANG RAYA TURUN 49,2% HINGGA SEPTEMBER 2019

IQPlus, (12/11) - PT Indotambang Raya Megah Tbk (ITMG) alami penurunan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 30 September 2019 sebesar 49,2% menjadi US$101,22 juta dari laba US$199,41 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan bersih turun menjadi US$1,31 miliar dari US$1,42 miliar tahun sebelumnya dan laba kotor turun menjadi US$237,83 juta dari laba kotor US$428,85 juta.

Meski beban lain-lain turun menjadi US$90,77 juta dari US$147,74 juta namun laba sebelum pajak penghasilan juga turun menjadi US$147,06 juta dari laba sebelum pajak penghasilan tahun sebelumnya yang US$281,11 juta.

Total aset perseroan hingga periode 30 September 2019 mencapai US$1,31 miliar turun dari total aset US$1,44 miliar hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham SPTO | SURYA PERTIWI AKAN BAGI DIVIDEN INTERIM PADA 12 DESEMBER

IQPlus, (12/11) - PT Surya Pertiwi Tbk (SPTO) berencana membagikan dividen interim tahun buku 2019 kepada para pemegang sahamnya sebesar Rp20 per lembar saham.

Menurut keterangan perseroan Selasa disebutkan, cum dan ex dividen di pasar reguler/negosiasi pada 18 dan 19 November 2019 sedangkan di pasar tunai pada 20 dan 21 November 2019 dengan DPS hingga 20 November 2019. Pembagian dividen interim dilakukan 12 Desember 2019.

Pembagian dividen interim ini berdasarkan keputusan dewan direksi dan persetujuan Komisaris perseroan pada 8 November 2019. Seperti diketahui hingga 30 September 2019 laba perseroan tumbuh hampir 12% menjadi Rp154,12 miliar. (end)

Saham BMSR | HARGANYA NAIK LEBIH DARI 200%, BEI SUSPENSI SAHAM BMSR

IQPlus, (12/11) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bintang Mitra Semetraraya Tbk (BMSR) karena telah mengalami peningkatan harga kumulatif yang signifikan.

Menurut keterangan Selasa disebutkan, suspensi dilakukan dalam rangka cooling down mulai 12 November 2019.

Penghentian sementara dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi para pelaku pasar dalam mempertimbangkan secara matang informasi yang ada dalam pengambilan keputusan investasinya di saham BMSR.

Harga saham BMSR masih berada di level Rp74 pada 4 November 2019 dan naik hingga ditutup di level Rp245 pada Senin (11/11) kemarin.

Analisis Saham PGAS : Prospek Menarik 2020

Analisis Teknikal Saham PGAS pada tanggal 11 November 2019 ditutup tidak berubah pada harga 2000. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 47% dari hari sebelumnya. Proses akumulasi saham ini terlihat seperti cooling down sementara. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas.  Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan turun dengan sedikit kemungkinan ke atas..
Informasi Terbaru Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk dan Sinopec menandatangani perjanjian jual beli LNG di China untuk tahun 2020. Perjanjian ini menandai milestone penting bagi PGN memainkan perannya secara global sebagai sub holding gas Indonesia. Dimana pada pertengahan 2019, PGN mendapat tugas dari Pertamina untuk mengelola bisnis LNG end-to-end secara penuh. 
Sumber Informasi: https://industri.kontan.co.id/news/pgn-dan-sinopec-tandatangani-perjanjian-jual-beli-lng
Rekomendasi Beli jika Break…

Rekomendasi Saham Mirae Asset Sekuritas | BNLI, SMRA dan BBRI

Technical Insight By Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id) 
IHSG Daily, 6,148.74 (-0.47%), consolidation, trading range 6,120 - 6,175. indikator MFI optimized,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun. Sementara pada periode weekly kenaikkan indikator MFI optimized ,indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized juga masih cenderung turun. Daily support di 6,120 dan resistance di 6,175. Cut loss level di 6,112. 
BNLI Daily, 1,255 (+0.0%) trading buy, trading range 1,230 - 1,300. Indikator MFI optimized, indikator W%R optimized dan indikator RSI optimized sudah berada di oversold area. Daily support di 1,230 sementara itu daily resistance di 1,300. Cut loss level di 1,210. 
SMRA Daily 1,170 (+1.30%), trading buy, trading range 1,140- 1,200. Indikator MFI optimized , indikator W%R optimized dan RSI optimized cenderung naik, Daily support di 1,140 sementara itu daily resistance di 1,200. Cut loss level di 1,130. 
BBRI Daily , 4,000 (+0.25%), trad…

Analisa Saham ISAT dan BBNI

PT Indosat Tbk (ISAT)
Saham ISAT menunjukkan tren menguat. RSI dan MACD berada pada area positif yang menunjukkan bahwa karakteristik tren sudah solid. Sedangkan stochastic overbought, mengindikasikan potensi koreksi dalam jangka pendek.
Rekomendasi: Buy Support: Rp 3.250 Resistance: Rp 3.500 William Hartanto, Panin Sekuritas
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
Saat ini pergerakan saham BBNI menunjukkan saham berada di area support, terlihat dari MA20 dengan kecenderungan menurun. Jika BBNI berhasil break di level 7.500 maka BBNI berpeluang ke area 7.300.
Rekomendasi: Buy Support: Rp 7.500 Resistance: Rp 7.800 Chris Apriliony, Jasa Utama Capital Sekuritas

Rekomendasi Saham IPOT : BBRI, ASII, SMRA

IHSG (6.115-6.180) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan  bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.115 kemudian 6.085 dengan resist di level 6.180 dan 6.210.
BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.050 kemudian 4.100 dengan support di level 3.950, cut loss jika break 3.900.
ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.725 kemudian 6.800 dengan support di level 6.575, cut loss jika break 6.500.
SMRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.180 kemudian 1.190 dengan support di level 1.150, cut loss jika break 1.140.
XISC (Sell) : Target pelemahan harga pada level 700 kemudian 695 dengan resist di level 710 dan 715.
XIPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 172 kemudian 173 dengan support di level 170, cut loss jika break 169.
XIIF (Sell) : Target pelemahan harga pada level 618  kemudian 613 dengan resist di level 628 dan 633.
Akses full report di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c7nm8

Analisa Saham CPIN dan WSKT

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
Daily (Rp7.275) (RoE: 16,55%; PER: 34,77x; EPS: 208,52; PBV: 5,75x; Beta: 1,45). Terlihat bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi terjadinya koreksi wajar pada pergerakan harga saham. 
Rekomendasi : "Partial Sell" pada kisaran Rp7.250-7.500, dengan target harga di level Rp6.900. Resistance: Rp7.800.
PT Waskita Karya Tbk (WSKT)
Daily (Rp1.475) (RoE: 5,20%; PER: 13,17x; EPS: 112,77; PBV: 0,68x; Beta: 1,68). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.460-1.480, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.510, 1.570, 1.620, 1.825, 2.030 dan 2.240. Support: Rp1.415.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham MEDC dan ANTM

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
Daily (Rp640) (RoE: 3,86%; PER: 14,48x; EPS: 44,20; PBV: 0,56x; Beta: 2,22). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi : "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp625-645, dengan target harga secara bertahap di level Rp670, 720 dan 785. Support: Rp620 dan 610.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Daily (Rp830) (RoE: 3,72%; PER: 26,46x; EPS: 31,17; PBV: 0,99x; Beta: 1,15). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp820-830, dengan target harga secara bertahap di level Rp855, 915, 1.075 dan 1.235. Support: Rp790 dan 755.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham LPCK dan CTRA

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK)
Daily (Rp1.225) (RoE: 5,09%; PER: 7,87x; EPS: 155,58; PBV: 0,10x; Beta: 1,61). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.210-1.230, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.290, 1.420, 1.525, 1.970, 2.410 dan 2.860. Support: Rp1.080.
PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
Daily (Rp1.065) (RoE: 3,20%; PER: 37,16x; EPS: 29,33; PBV: 1,19x; Beta: 1,74). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-200 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.050-1.070, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.020.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham BBRI dan BNGA

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
Daily (Rp4.000) (RoE: 16,06%; PER: 14,82x; EPS: 270,60; PBV: 2,38x; Beta: 1,66). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.920-4.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.200, 4.380, 4.520 dan 5.125. Support: Rp3.920 dan 3.660.
PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA)
Daily (Rp960) (RoE: 8,32%; PER: 6,62x; EPS: 143,44; PBV: 0,55x; Beta: 2,18). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp940-960, dengan target harga secara bertahap di level Rp980, 1.045 dan 1.125. Support: Rp915.
PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Analisa Saham SCMA : Squeezed and leaked

Analisa Fundamental SCMA mencatatkan pendapatan di 3Q19 sebesar Rp1,4 triliun (-9,0% QoQ; +4,7% YoY) membawa pendapatan di 9M19 tercatat sebesar Rp4,1 triliun (+9,2% YoY), inline dengan estimasi (PANS: 77,7%; Cons: 76,1%; rata-rata 5 tahun terakhir: 75,9%). Meski demikian, marjin laba kotor dan laba operasi tercatat turun di 9M19 masing-masing ke level 51,5% (9M19: 57,7%) dan 30,0% (9M18: 40,9%). Hal ini disebabkan kenaikan yang signifikan dari beban materi program dan biaya upah dan gaji dimana masing-masing biaya mencatatkan porsi terhadap pendapatan bersih sebesar 46,1% (9M18: 41,2%) dan 12,2% (9M18: 10,7%), meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih di 9M19 tertekan ke Rp1,0 triliun (-15,3% YoY) dibawah estimasi (PANS: 69,9%; Cons: 66,2%; rata-rata 5 tahun terakhir: 77,5%). Sejalan dengan hal ini, kami menurunkan estimasi laba operasi dan laba bersih di 2019F/20F masing-masing sebesar -11,6%/-15,3% dan -11,4%/-16,3% secara berturut-turut. Penurunan ini disebabkan oleh: …