Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari 20, 2020

Saham ADMF | ADIRA DINAMIKA MULTIFINANCE RAIH KENAIKAN LABA 16,16%.

IQPlus, (20/02) - PT Adira Dinamika Multifinance Tbk (ADMF) meraih kenaikan laba tahun berjalan sebesar 16,16% hingga periode 31 Desember 2019 menjadi Rp2,11 triliun dibandingkan laba Rp1,81 triliun di periode sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Kamis menyebutkan, pendapatan meningkat menjadi Rp11,34 triliun dari Rp10,18 triliun dan beban naik menjadi Rp8,46 triliun dari Rp7,70 triliun.
Laba sebelum pajak menjadi Rp2,88 triliun naik dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp2,48 triliun. Total aset perseroan hingga periode 31 Desember 2019 mencapai Rp35,12 triliun naik dari Rp31,49 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Saham PSSI | DUKUNG PERTUMBUHAN REVENUE, PSSI SIAPKAN CAPEX HINGGA US$30 JUTA.

IQPlus, (20/02) - PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar US$30 juta guna mendukung kinerja perseroan di sepanjang tahun ini.

Sekretaris Perusahaan PT Pelita Samudera Shipping Tbk, Imelda Agustina Kiagoes mengungkapkan bahwa, selain guna mendukung pertumbuhan kinerja keuangan, dana capex tersebut juga akan digunakan untuk penambahan, perbaikan dan pemeliharaan aset milik perseroan.

"Anggaran capex untuk penambahan aset TNB serta perbaikan dan pemeliharaan kapal. 4 unit MV yang dibeli di 2019 akan beroperasi penuh di 2020," kata dia, Kamis.

Imelda juga mengatakan, guna mendukung ekspansi bisnisnya, Perseroan akan terus mengeksplorasi potensi pasar logistik baru termasuk non-batubara.

Dengan demikian, ia mengatakan bahwa di sepanjang tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan bakal meningkat sekitar 20 hingga 25 persen atau sebesar US$92 - 95 juta, dengan strategi optimalisasi aset, diversif…

Saham BJBR | BANK BJB-AGRO JABAR KOLABORASI DI BIDANG PERTANIAN.

IQPlus,(20/02) - Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat (Jabar), yakni Bank BJB dan Agro Jabar, bersinergi menggelar tanam perdana komoditas jahe di Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Rabu.
Gubernur Jabar M Ridwan Kamil yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi langkah BJB dan Agro Jabar.
Menurut kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, sinergisitas tersebut menandakan bahwa kondisi dua BUMD itu terus membaik.
"Akhirnya BUMD Jawa Barat sudah mulai menampakkan kesehatan yang makin prima. Butuh waktu 12 bulan lebih mereformasi cara berbisnis yang baik dan memberikan SDM (Sumber Daya Manusia) baru yang hasilnya juga mengemuka," kata Emil.
Selain itu, Emil pun menilai jahe sebagai komoditas bernilai ekonomi baik untuk konsumsi lokal maupun ekspor.BJB dan Agro Jabar akan menanam jahe merah di lahan seluas 100 hektare melalui modal yang berasal dari bank BJB senilai Rp13 miliar.
"Yang menarik adalah sudah ada pembelinya yang siap. Ini sebenarny…

Saham BDMN | BANK DANAMON BUKUKAN LABA BERSIH Rp4,07 TRILIUN PADA 2019.

IQPlus,(20/02) - PT Bank Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp4,07 triliun pada 2019 atau tumbuh 4 persen dari tahun sebelumnya yaitu Rp3,9 triliun.
Pertumbuhan itu dikontribusikan oleh penuntasan transaksi penjualan 70 persen kepemilikan saham di PT Asuransi Adira Dinamika Tbk kepada Zurich Insurance Company Ltd yang merupakan perusahaan asuransi umum terkemuka di dunia.
"Pertumbuhan ini juga didorong oleh fokus bank pada segmen kunci yaitu segmen Enterprise Banking dan Consumer Mortgage serta pembiayaan kendaraan bermotor,. kata Direktur Utama Bank Danamon Yasushi Itagaki di Menara Danamon, Jakarta, Rabu.
Yasushi menyebutkan pertumbuhan pada portofolio kredit di segmen kunci yakni segmen enterprise banking yang terdiri dari perbankan korporasi, perbankan komersial, dan institusi keuangan atau EB & FI naik 6 persen menjadi Rp44 triliun.
Sementara untuk segmen perbankan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 1 pers…

Saham BMRI | DIRUT MANDIRI OPTIMISTIS CAPAI TARGET KREDIT MESKI TERDAMPAK CORONA.

IQPlus, (20/02) - Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Royke Tumilaar tetap optimistis dapat mencapai target pertumbuhan kredit 10 persen tahun ini meski penyaluran kredit diprediksi terdampak wabah virus Corona.
"Saya masih optimis ya capai target, sepanjang Corona ini cepat berakhir. Saya berharap tetap sampai 10 persen lah," ujar Royke di Jakarta, Rabu.
Menurut Royke, semester pertama tahun ini pertumbuhan kredit pasti akan melambat seiring masih berkembangnya wabah virus Corona.
"Kita lihatin dengan Corona ini pasti akan "impact". Itu kan kajiannya gak gampang juga untuk dilihat, tapi pasti ada impact-nya, pertumbuhan kredit agak slow di awal-awal ini," katanya.
Ia menilai, dampak wabah virus Corona akan sangat terasa di sektor pariwisata serta industri yang menggunakan bahan baku yang diimpor dari China, misalnya industri otomotif.
Royke juga memperkirakan, rasio kredit bermasalah (NPL) perseroan akan meningkat sekitar 0,2-0,3 persen dengan …

Saham TLKM | DIRUT TELKOM : MENTERI BUMN INGIN KAMI CEPAT BERTRANSFORMASI.

IQPlus, (20/02) - Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Ririek Adriansyah menanggapi pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir terkait wacana pembubaran BUMN tersebut, dengan menyebut bahwa Erick mengharapkan Telkom cepat bertransformasi.

"Beliau ingin Telkom bertransformasi ke depan. Kita sudah punya rencana itu, tapi beliau ingin lebih cepat lagi," kata Ririek saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (19/2) malam.
Pernyataan tersebut disampaikan Ririek saat menjawab pertanyaan beberapa anggota Komisi VI terkait pernyataan Erick Thohir tersebut.
Ririek menambahkan, Telkom juga berkomitmen untuk melalukan transformasi bisnis sekaligus berinovasi untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.
Diketahui, BUMN telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk agresif memodernisasi jaringan telekomunikasi dengan menggunakan teknologi 100 persen berbasis fiber optik di kota dan kabupaten seluruh Indonesia, sekalig…

Rekomendasi Saham Panin Sekuritas | HEXA, PAMG, SIDO, TINS

Daily Technical 20 Februari 2020
Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical untuk hari ini, Kamis 20 Februari 2020.
IHSG ditutup menguat sebesar 41,82 poin (+0.71%) menuju level 5.928,79 pada perdagangan hari Rabu 19 Februari 2020 kemarin. IHSG berpotensi menguat kembali menguji resistance 5.940, dimana menjadi penentu penguatan IHSG selama 11 tahun berhasil dipertahankan atau tidak. Melihat pasar sudah mengantisipasi sentimen suku bunga BI yang dikabarkan akan diumumkan hari ini, maka diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dan mengalami aksi profit taking. Hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menurun dalam range 5.900 s/d 5.940.
[HEXA] Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dan MA20 yang menjadi sinyal penguatan jangka pendek. Rekomendasi: Buy 3180 s/d 3190, TP 3300, stop loss <3160 .="" p=""> Support: 3160. Resistance: 3300.
[PAMG] Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dan MA20 yang menjadi sinyal penguatan jangka…

Rekomendasi Saham Mirae Asset | CPIN, INDF, MDKA

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (20 Februari, 2020) Research Team (research@miraeasset.co.id)
Market comment by Hariyanto Wijaya, CFA, CPA (Aust), CMT (hariyanto.wijaya@miraeasset.co.id) IHSG ditutup menguat selama tiga hari berturut-turut. Kenaikan kemarin dipimpin oleh BBRI dan BMRI dipicu oleh pengumuman dividen yang menghasilkan imbal hasil dividen yang layak. Kami tegaskan pilihan teratas bulanan kami pada bulan Februari, BMRI, BBRI, BBCA, ASII, KINO, TOWR, TBIG, dan ITMG. Investor mengawasi keputusan kebijakan suku bunga BI hari ini (Menurut pool Reuters, para ekonom memperkirakan BI akan memotong 25 bps hari ini). Kami berharap IHSG akan diperdagangkan mixed ke level yang lebih tinggi hari ini.
Indeks AS ditutup lebih tinggi pada hari Rabu dengan S&P 500 dan Nasdaq Mencapai Rekor Tertinggi. Coronavirus tetap menjadi fokus, dengan Cina melaporkan sejumlah kasus yang baru dikonfirmasi. Tanda-tanda dukungan kebijakan fiskal dan moneter dari Beijing juga mengangkat …

Rekomendasi Saham IPOT | ASII, JSMR, BBTN

IHSG (5.895-5.960) : Indeks harga saham gabungan diprediksi akan melanjutkan penguatannya. Target kenaikan indeks pada level 5.960 kemudian 5.990 dengan support di level 5.895 dan 5.865.
ASII (Buy) : Target kenaikan harga pada level 6.350 kemudian 6.425 dengan support di level 6.150, cut loss jika break 6.050.
JSMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 5.100 kemudian 5.200 dengan support di level 4.900, cut loss jika break 4.800.
BBTN (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.940 kemudian 1.990 dengan support di level 1.850, cut loss jika break 1.800.
XPLC (Buy) : Target kenaikan harga pada level 477 kemudian 480 dengan support di level 468, cut loss jika break 463.
XPID (Buy) : Target kenaikan harga pada level 525 kemudian 531 dengan support di level 516, cut loss jika break 511.
XPES (Buy) : Target kenaikan harga pada level 394 kemudian 397 dengan support di level 388, cut loss jika break 385.
Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3c9lw8

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | PGAS, ANTM, GGRM, LSIP

MNC Daily Scope Wave 20 Februari 2020
Kemarin (19/2), IHSG kembali ditutup menguat 0,7% ke level 5,928. Kami perkirakan pergerakan IHSG berpotensi menguat untuk menguji resistance pada area 6,014. Apabila IHSG belum sanggup menembus level tersebut, maka waspadai koreksi lanjutan ke area 5,800. Support: 5,900, 5,850 Resistance: 5,950, 6,020
PGAS - Buy on Weakness (1,530) Pada perdagangan kemarin (19/2), PGAS menguat 1,7% dan disertai oleh volume pembelian yang cukup agresif. Selama tidak terkoreksi melebihi 1,445, maka kami perkirakan saat ini PGAS sedang membentuk wave 4 dari wave [C], dimana PGAS akan melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 1,490-1,520 Target Price: 1,650, 1,750 Stoploss: below 1,440
ANTM - Buy on Weakness (705) Kami memperkirakan pergerakan ANTM sudah menyelesaikan fase downtrend dari wave [B] yang ditunjukkan dengan munculnya volume beli yang cukup besar selama tiga hari. Saat ini, kami perkirakan posisi ANTM sedang berada pada awal wave [C], dimana ANTM masih …

Analisa Saham DMAS | 20 Februari 2020

Saham DMAS pada tanggal 19 Februari 2020 ditutup menguat pada harga 286, naik 2,87%. Hal ini disertai dengan penurunan volume, yaitu 81% dari hari sebelumnya. Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan ke arah atas. Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di bawah garis 0 dengan kecenderungan naik.
Rekomendasi : Beli Berpeluang ke 292-298 Jika turun di bawah 274 maka berpeluang ke 262
www.sahamonline.id Disclaimer ON