Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April 5, 2019

Pengertian Hawkish dan Dovish

Apa arti Hawkish dan Dovish? Kita sering mendengar orang bilang "wah, the FED lagi Dovish", tapi kadang kita sendiri tidak tahu maknanya. Ada Dovish, ada juga Hawkish. Sebagai investor di pasar saham, kita harus memahami pengertian kedua istilah tersebut.
Dulu saya bingung dengan istilah hawkish dan dovish. Baik dengan makna maupun yang lebih penting, bagaimana setiap kebijakan moneter dapat memengaruhi nilai mata uang suatu negara.
Tetapi setiap kali Anda membaca sesuatu tentang kebijakan moneter, biasanya dalam bahasa geek dan butuh beberapa menit untuk mencerna makna nyata dan aplikasi kehidupan nyata dari istilah tersebut. 
Ingatlah bahwa ada banyak faktor yang berperan dalam perekonomian suatu negara. Jadi, sementara saya akan membuat ini semudah mungkin dimengerti, efek kebijakan moneter terhadap ekonomi suatu negara tidak pernah hitam dan putih.
Hawkish dan dovish adalah istilah yang merujuk pada sentimen umum bank sentral negara mana pun, atau siapa pun yang berbicar…

Saham PBID dan IGAR | Menjelang Lebaran, Produsen Plastik dan Kemasan Menggenjot Produksi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi produsen plastik dan kemasan, momentum Ramadhan dan Lebaran bakal menjadi katalis positif untuk memompa kinerja operasional. Pasalnya, permintaan kedua produk tersebut berpotensi melonjak seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat.
Untuk mengantisipasi pertumbuhan permintaan, pelaku industri plastik dan kemasan mengerek produksi dan menerapkan manajemen stok barang untuk menyiasati hambatan distribusi sepanjang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
Produsen raw material plastik PT Trinseo Materials Indonesia optimistis bakal menggenggam keuntungan di momentum saat ini. "Permintaan memang cenderung kuat dan stabil menjelang puasa," ujar Donny Wahyudi, Sales Manager PT Trinseo Materials Indonesia kepada KONTAN, kemarin.
Namun dia tak memerinci perbandingan kenaikan permintaan ketimbang bulan-bulan biasa. Satu hal yang pasti, saat ini Trinseo sedang sibuk memenuhi permintaan bahan baku plastik dan kemasan.
Trinseo memproduksi polystyrene dan l…

Saham MDKA | Boy Thohir Tambah Kepemilikan Saham Merdeka Copper Gold Senilai Rp 91 Miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengusaha nasional, Garibaldi Thohir menambah kepemilikan saham di PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Per tanggal 1 April 2019, mengutip data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), pria yang akrab disapa Boy Thohir itu menambah kepemilikan saham MDKA sebanyak 27 juta saham.
Alhasil, porsi kepemilikan saham MDKA milik Boy Thohir bertambah dari sebelumnya 8,76% menjadi 9,41% atau 391,813,023 saham. Adapun pemilik saham terbesar MDKA, masih dipegang oleh PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) sebanyak 20,76%.
Belum diketahui, pada harga berapa Boy Thohir menambah kepemilikan saham MDKA. Namun dengan asumsi harga penutupan saham MDKA per 29 Maret di level Rp 3.390 per saham, maka setidaknya dana yang harus dikeluarkan Boy Thohir guna membeli 27 juta saham MDKA mencapai Rp 91,53 miliar.
Ini aksi pembelian saham MDKA pertama Boy Thohir di tahun 2019. Sepanjang tahun 2018 lalu, pemilik kekayaan US$ 1,67 miliar versi Forbes itu menambah porsi kepemilikan saham MDKA…

Saham HITS | Alokasikan Belanja Modal US$ 82 Juta, Humpuss (HITS) Akan Rilis Obligasi Rp 1 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) mengalokasikan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai US$ 82 juta pada tahun ini. Salah satu sumber pendanaannya berasal dari penerbitan surat utang atau obligasi berkelanjutan dengan nilai maksimal sekitar Rp 1 triliun.
Humpuss Intermoda menargetkan, penerbitan obligasi tahap pertama bisa terealisasi pada akhir semester I 2019. Mereka menunjuk Bahana Sekuritas sebagai penjamin emisi. Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) kemarin juga sudah merestui rencana tersebut.
Namun, realisasi penerbitan obligasi tahap pertama masih harus menunggu selesainya pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2018. "Setelah itu menunggu rating dari Fitch," terang Theo Lekatompessy, Komisaris Utama PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk, Kamis (4/4).
Selain obligasi, Humpuss Intermoda bermaksud merogoh kocek pribadi untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tahun ini. Perusahaan berkode saham HITS di Bu…

Saham KOBX | Kobexindo (KOBX) Mengantongi Pencairan L/C Senilai US$ 10 Juta

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah sabar menanti, akhirnya pengajuan PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) atas fasilitas pendanaan non tunai berupa letter of credit (L/C) senilai US$ 10 juta dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) cair juga. Manajemen Kobexindo akan menggunakannya untuk memenuhi pesanan alat berat dari para pelanggan.
Fasilitas L/C senilai US$ 10 juta itu merupakan bagian dari pengajuan L/C kepada BCA sebesar US$ 35 juta pada 2018. Sebanyak US$ 25 juta di antaranya sudah cair pada tahun lalu. Sementara jika digabungkan dengan total pengajuan fasilitas L/C sepanjang 2018, Kobexindo mengajukan L/C senilai 40 juta.
Selain fasilitas L/C, Kobexindo menyiapkan dana belanja modal (capex) yang bersumber dari kas internal. Capex tersebut untuk membiayai kegiatan operasional. Mereka tidak mengungkapkan besarannya.
Berdasarkan laporan keuangan 2018, duit lancar Kobexindo tak banyak. Emiten berkode saham KOBX di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini hanya memiliki kas dan setara kas senilai US$ 7…

Saham MABA | Marga Abhinaya (MABA) Fokus Mengurangi Beban Utang

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Optimalisasi performa aset untuk menopang pundi-pundi pendapatan akan menjadi agenda bisnis PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) sepanjang tahun ini. Selain bisnis perhotelan, perusahaan ini bakal memaksimalkan pendapatan dari penjualan unit apartemen.
Marga Abhinaya akan memanfaatkan dana hasil pendapatan tahun ini untuk mengurangi beban keuangan. Penurunan beban keuangan akan menjadi fokus perusahaan ini.
"Seperti beban bunga, beban utang dan intinya beban pembiayaan," kata Adrian Bramantyo, Direktur Utama PT Marga Abhinaya Abadi Tbk, saat ditemui usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) di Jakarta, Kamis (4/4).
Salah satu agenda RUPST Marga Abhinaya kemarin adalah membatalkan program Management and Employee Stock Options Program (MESOP). Marga Abhinaya juga menunda rencana pemecahan saham (stock split).
Emiten saham pengelola properti, hotel dan makanan  yang berkode saham MABA di Bursa Efek Indonesia (BEI) tersebut juga sedang menunggu moment…

Analisa Saham PTPP dan EXCL

Analisa Saham PTPP PTPP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 2.310 kemudian 2.390 dengan support di level 2.150, cut loss jika break 2.070.

Analisa Saham EXCL EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.590 dengan resist di level 2.670 kemudian 2.710.

Full report bisa diakses di : IPOT

Analisa Saham JPFA dan PGAS

Analisa Saham JPFA JPFA Weekly, 1,735 (-1.14%), buy on weakness, trading range 1,760–1,830. indikator MFI optimized masih coba bergerak naik dan W%R optimized akan menguji support trendline. Weekly support  1,590 dan resistance di 1,830. Cut loss level di 1,580.

Analisa Saham PGAS PGAS Weekly, 2,310 (-1.70%), trading buy 2,210 – 2,420. indikator MFI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Weekly support di 2,210 sementara itu weekly resistance di 2,420. Cut loss level di 2,200.

by Mirae Asset Sekuritas (tasrul@miraeasset.co.id)

Analisa Saham BEST dan GMFI

Analisa Saham BEST Setelah berhasil keluar dari pola konsolidasi dalam chanel turun jangka pendeknya, saham BEST berhasil mencapai target terdekat di level 276. Penembusan keatas resistance level 276, membuka peluang bagi saham ini untuk mengakhiri tren turun jangka panjangnya dan mulai bergerak menguat. Indikator teknikal MACD yang bergerak naik diatas centreline mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam tren positif. Jika mampu melanjutkan penguatannya, maka BEST akan memulai fase bullish-nya kembali menuju target 360, dengan minor target di 308.
Rekomendasi: Hold. Trailing stop jika kembali turun dan gagal bertahan di 256.

Analisa Saham GMFI Saham GMFI masih bergerak naik dengan bertahan diatas support uptrend-nya. Indikator teknikal Stochastic mulai bergerak naik dan bersiap keluar dari area oversold, sedangkan MACD berpotensi terjadi golden cross dan diharapkan dapat bergerak naik lagi keatas centreline. Dari kondisi teknikal tersebut mengindikasikan bahwa saham ini …

Analisa Saham WSBP dan ADHI

Analisa Saham WSBP WSBP telah break resisten minor 406 dan saat ini menguji area kisaran 406 – 420. Jika area ini dapat dilampaui, saham ini berpeluang bergerak bullish dimana target kenaikan berada di kisaran 490 dengan minor target 450. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini bergerak positif.
Rekomendasi: Buy di kisaran 406 – 418. Stoploss level 388.

Analisa Saham ADHI ADHI menguat menembus downtrend resist linenya di kisaran 1685 setelah berhasil menguat menembus resisten minor di 1630. Jika saham ini mampu bertahan di atas 1685, terbuka ruang bagi ADHI untuk memulai fase bullish-nya kembali menuju 2300 dengan minor target 2010. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini berada dalam fase pergerakan positif.
Rekomendasi: Buy di kisaran 1630 – 1680. Stoploss level 1520.

Sumber: Galeri Saham WSBP ADHI

Analisa Saham SIMP dan HMSP

Analisa Saham SIMP SIMP – BUY
Harga melakukan rebound dari level supportnya sehingga aksi beli dapat dilakukan di level Rp448 dengan target keuntungan di level Rp470.


Analisa Saham HMSP HMSP – BUY
Harga membentuk candlestick bullish sehingga aksi beli dapat dapat dilakukan di level Rp3,800 dengan target keuntungan di level Rp4,000.


by UOBKH

Analisa Saham CTRA, PWON dan SMRA

Indonesia Property: Postcard From Kuala Lumpur: BUY CTRA, PWON, SMRA (Henry Wibowo, Ghibran Al Imran - RHB Sekuritas) 
Kuala Lumpur marketing feedback; CTRA, PWON, SMRA are Top Picks. Our key message was our OVERWEIGHT sector rating (upgraded in Dec 2018). This was on a dovish rate sentiment, a stronger IDR and overhang related to the 17 Apr presidential election which is coming to an end, as pre-sales launch expectations for 2H19 have turned more aggressive. Property is among the key laggard sectors in the past 12 months, which we believe could see big turnaround post election (euphoria). 
Mixed feedbacks as some maintained it was too early, but we beg to differ. Property is one of the most underowned sectors in Indonesia right now. We expect the tide to turn post-election overhang, as developers are holding off on new launches while investors/property buyers are still in a wait-and-see mode. This is further backed by positive sentiment on the reversal of the interest rate direction…

Analisa Saham ACES : Acc. BUY

Analisa Saham ACES ACES Daily : Acc. Buy. Koreksi harga saham ini diperkirakan mulai tertahan. Berdasarkan pendekatan Peak & Trough Analysis dan Optimasi  terlihat suppot berikutnya di 1,635 -1,645 dan resistance terdekat di 1,710 -1,740

by Tasrul Tanar

Analisa Saham MAPI, SSIA dan KLBF

Analisa Saham MAPI MAPI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.075 kemudian 1.110 dengan support di level 1.015, cut loss jika break 985.

Analisa Saham SSIA SSIA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 575 kemudian 585 dengan support di level 555, cut loss jika break 545.

Analisa Saham KLBF KLBF (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.555 kemudian 1.585 dengan support di level 1.495, cut loss jika break 1.465.

Full report bisa diakses di : IPOT

Saham Online di Facebook