Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli 23, 2019

INCO | PRODUKSI NIKEL INCO 17.631 TON DI TRIWULAN KEDUA 2019

IQPlus, (22/07) - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengumumkan bahwa Perseroan memproduksi 17.631 metrik ton (t) nikel dalam matte di triwulan kedua tahun 2019.

"Produksi di triwulan kedua tahun 2019 lebih tinggi dibandingkan dengan produksi di triwulan pertama tahun 2019 disaat aktivitas pemeliharaan yang telah direncanakan selesai,. kata Nico Kanter," CEO dan Presiden Direktur PT Vale dalam keterangan Senin.

"Kami optimis dapat mencapai target produksi tahun 2019 sekitar 71.000-73.000 ton," lanjutnya.

Volume produksi di 2T19 sekitar 35% lebih tinggi dibandingkan dengan volume produksi yang direalisasikan di 1T19. Secara year-on-year, produksi di triwulan kedua tahun 2019 sekitar 7% lebih rendah dibandingkan dengan produksi di triwulan kedua tahun 2018, dan, produksi di 1H19 adalah 15% lebih rendah dibandingkan dengan 1H18. Hal ini terutama disebabkan oleh kombinasi adanya aktivitas pemeliharaan yang telah direncanakan terkait dengan Larona Canal Relining, shutdown p…

BBTN | BTN JALIN KERJA SAMA DENGAN TNI

IQPlus, (23/07) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan TNI dalam rangka memperluas meningkatkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah atau KPR.

"Penandatanganan MoU menjadi dasar kerjasama kami dengan TNI untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi anggota TNI khususnya layanan produk KPR baik subsidi maupun nonsubsidi serta kredit ringan dan juga produk tabungan seperti deposito dan giro," kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono usai menandatangani MoU dengan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI di Jakarta, Senin.

Menurut Maryono, potensi yang dibidik dari kerja sama itu cukup besar karena TNI memiliki anggota yang sangat banyak dan tersebar di seluruh Nusantara.

Dia memperkirakan sebagian besar anggota TNI berpotensi menyerap KPR subsidi maupun non subsidi untuk sekitar 300.000 unit rumah.

"Tahap awal kami berharap dapat menyalurkan KPR untuk sekitar 80 ribu unit rumah bagi para anggota TNI," kata Dirut BTN.

Tida…

JSMR | JASA MARGA RAIH KENAIKAN LABA TIPIS 1,35% HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (23/07) - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat pertumbuhan tipis laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 1,35% hingga periode 30 Juni 2019 menjadi Rp1,06 triliun atau Rp146,02 per saham dari laba Rp1,04 triliun atau Rp144,07 per saham di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan turun menjadi Rp13,83 triliun dari Rp18,66 triliun dan beban turun menjadi Rp10,73 triliun dari Rp15,77 triliun membuat laba bruto meningkat menjadi Rp3,1 triliun dari laba bruto Rp2,88 triliun tahun sebelumnya.

Laba usaha naik menjadi Rp2,76 triliun dari laba usaha Rp3,40 triliun tahun sebelumnyadan laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,51 triliun naik dari laba sebelum pajak Rp1,33 triliun tahun sebelumnya.

Total aset perseroan mencapai Rp89,67 triliun hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp82,42 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

SIDO | SIDO MUNCUL RAIH KENAIKAN LABA 28,22% HINGGA JUNI 2019

IQPlus, (23/07) - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) meraih kenaikan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga periode 30 Juni 2019 sebesar 28,22% menjadi Rp374,12 miliar dibandingkan laba Rp291,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan perseroan mencapai Rp1,41 triliun naik dari pendapatan Rp1,27 triliun dan beban pokok penjualan naik menjadi Rp651,92 miliar dari Rp638,46 miliar.

Sedangkan laba usaha naik menjadi Rp474,64 miliar dari laba usaha Rp365,08 miliar dan laba sebelum beban pajak penghasilan diraih Rp498,70 miliar naik dari laba sebellum beban pajak penghasilan Rp387,01 miliar.

Total aset perseroan hingga periode 30 Juni 2019 mencapai Rp3,27 triliun turun dari total aset Rp3,34 triliun yang tercatat hingga periode 31 Desember 2018. (end)

MTDL | METRODATA ELECTRONICS RAIH PERTUMBUHAN LABA 32,3%

IQPlus, (23/07) - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) meraih kenaikan laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 32,3% hingga periode 30 Juni 2019 menjadi Rp152,52 miliar dibandingkan laba bersih Rp115,27 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan bersih naik menjadi Rp6,16 triliun dari Rp5,42 triliun dan laba kotor naik menjadi Rp511,18 miliar dari laba kotor Rp440,33 miliar.

Laba sebelum pajak diraih sebesar Rp286,19 miliar dari laba sebelum pajak Rp232,00 miliar tahun sebelumnya. Sedangkan total aset perseroan mencapai Rp5,16 triliun hingga periode 30 Juni 2019 naik dari total aset Rp4,85 triliun hingga periode 31 Desember 2018. (end)

Analisa Saham ASII dan INCO

Analisa Saham ASII dan INCO
HP Key Calls
ASII
ASII membentuk candle Doji di area Support. Antisipasi rebound dengan Target pertama yaitu kumpulan Moving Average di sekitar 7300, dan apabila mampu ditembus maka next Resistance adalah Trendline di level 7450.

Rekomendasi
Speculative Buy, 
Entry Level:    7100;
Target: 7300/7450;
Stoploss :   7025

INCO
INCO berada persis di Support lower channel (hitam). Speculative Buy untuk antisipasi Uptrend masih terjaga dengan Target pertama level previous High 3300, disusul area Resistance sekitar upper channel di range 3370-3470.

Rekomendasi
Speculative Buy, 
Entry Level: 3020-3000;
Target: 3300 / 3370-3470;
Stoploss:   2980

by Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham SMRA, APLN dan BBNI

Analisa Saham SMRA, APLN dan BBNI
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight
(Juli 23, 2019)
(tasrul@miraeasset.co.id)

Technical Insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

IHSG Daily, 6,433.55 (-0.36%), consolidation, trading range 6,414 – 6,471. Indikator MFI optimized dan indikator W%R  optimized mulai bergerak turun. Sementara pada periode weekly indikator MFI optimized  naik terbatas. dan indikator RSI optimized  Daily cenderung turun. Support di 6,414 dan resistance di 6,471. Cut loss level di 6,400.

SMRA Daily, 1,200 (+1.27%), buy on weakness, trading range 1,165 – 1,235 . Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized masih cenderung turun namun terbatas. Daily support 1,165 dan resistance di 1,235. Cut loss level di 1,150.

APLN Daily, 210 (-0.94%), buy on weakness, trading range 208 – 220.  Indikator MFI optimized dan W%R optimized akan menguji support trend line. Daily  support  di 208 sementara itu daily resistance  di 220. Cut loss level di 206.

BBNI Daily , 8…

Rekomendasi Saham TemanTrader | 23 Juli 2019

Walaupun asing catatkan posisi net sell 246 milyar namun di pasar regular catatan nilai penjualan bersihnya hanya -17.89 milyar, artinya secara selektif dilakukan reposisi beberapa portfolio antisipasi performa laporan keuangan yang mulai dirilis oleh emiten. 5 saham yang banyak dibeli asing BBCA BBRI ANTM MNCN BBNI sedangkan 5 saham yang banyak dibuang asing BMRI UNTR BDMN SRIL dan HMSP
Candle spinning top yang terbentuk kemarin dengan lower candle yang lebih panjang menandakan index masih berpotensi terkonsolidasi pada rentang 6417 – 6456 dengan penguatan. Kelompok saham FINANCE dan MINING dapat menjadi perhatian untuk hari ini disamping BASIC-IND yang kemarin sudah berada di luar upper bolinger nya (untuk take profit sementara).

Tone dan Manner perdagangan hari ini  :  Market Terkonsolidasi Dengan Potensi Penguatan dan Masih Uptrend, Kelompok MINING dan FINANCE Bisa Masuk Watchlist
Potensi Pergerakan Index : 6430 - 6482

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade…

Analisa Saham BMRI dan TKIM

Analisa Saham BMRI dan TKIM
HP Key Calls
BMRI
BMRI hampir berada pada Support lower channel (hitam) beserta MA50 di sekitar 7800-7750. Average Up ketika sudah mampu lewati MA10 & 20 di pintu 8000, dengan Target level previous High sekaligus upper channel di range 8175-8250.

Rekomendasi
Buy On Weakness, 
Entry Level:    7800-7750;
Target: 8175-8250;
Stoploss :   7700

TKIM
TKIM mid to long-term sejatinya mempunyai Target naik  dr pola Cup and Handle (pink) ke arah 18000 , yg mana setara dengan level all-time-high yang terjadi bulan Juni 2018. Uji Support akan confirm berhasil dilakukan begitu harga mampu naik ke atas 13000.

Rekomendasi
Buy, 
Entry Level: 12600-12300;
Target: 18000;
Stoploss:   11700

Henan Putihrai Sekuritas

Analisa Saham BRPT dan HOKI

Analisa Saham BRPT dan HOKI
BRPT BRPT bergerak dalam tren naik jangka pendeknya dan berpeluang menguji level all time high di 4170. Jika saham ini mampu bertahan di atas kisaran 3750 – 3900, maka kenaikan BRPT bukan hanya berpeluang mencapai 4170 namun bisa bergerak bullish jauh di atas level tersebut. Namun kenaikan perlu diawali dengan konsolidasi sebagai pondasi yang lebih sehat dan idealnya berada di atas range 3750 – 3900 di atas.

Rekomendasi: Hold, tunggu konsolidasi baru sebagai pondasi yang lebih sehat. Stoploss level 3570. Buy on weakness diperkenankan jika terkoreksi Mendekati area support-nya.

by GaleriSaham

HOKI Sejak direkomendasikan beli di harga 670 pada 2 bulan lalu, saham HOKI terus bergerak naik dan telah mencapai target-targetnya di level 745 dan 800. Saat ini kenaikan saham ini tertahan di minor resistance 830. Indikator teknikal MACD bergerak mendatar di atas centreline, mengindikasikan bahwa saham ini sedang berkonsolidasi dalam jangka pendek.

Apabila nantinya H…

Bandarmologi Saham ESSA, BRPT, ANTM, HOKI dan MDKA

Bandarmologi Saham ESSA, BRPT, ANTM, HOKI dan MDKA
Tuesday (23/07/2019) New Early BIRD Technical & Bandarmology Prespectives (Dr Cand., Edwin Sebayang, CSA®., CIB®-MNC Sekuritas)

IDX Composite 6,379 - 6,472
SUMMARY: STRONG BUY

11 TECHNICAL INDICATORS:
RSI (14): BUY
STOCH (9,6): BUY
MACD(12,26): BUY
ATR (14): LESS VOLATILITY
ADX (14): NEUTRAL
CCI (14): BUY
HIGHS/LOW (14): NEUTRAL
VO: BUY
ROC: BUY
WILLIAMS R: OVERBOUGHT
BULLBEAR (13): BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER  ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


STOCKS PICK:

ESSA 300 - 330
TECHNICAL INDICATORS: BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION


NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


BRPT 3,760 - 3,930
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER ACCUMULATED
PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:
PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


ANTM 925 - 990
TECHNICAL INDICATORS: STRONG BUY

BANDARMOLOGY:
TOP 5 BROKER AC…

Saham Online di Facebook